<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gosip - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/category/lifestyle/gosip/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 May 2023 06:41:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Gosip - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepanikan Penguasa dan Etika Tata Pemerintahan</title>
		<link>https://bnbabel.com/kepanikan-penguasa-dan-etika-tata-pemerintahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 06:45:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangka]]></category>
		<category><![CDATA[Election]]></category>
		<category><![CDATA[Gosip]]></category>
		<category><![CDATA[Kepanikan Penguasa dan Etika Tata Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=16695</guid>

					<description><![CDATA[PANGKAL PINANG, BNBABEL.COM — Yang berbeda dianggap lawan, segala kritikan dianggap sedang membenci dan bagi yang tidak memuji dianggap kelompok pencaci maki. Sedangkan bawahan dianggap tidak loyal, walau berkinerja baik <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kepanikan-penguasa-dan-etika-tata-pemerintahan/" title="Kepanikan Penguasa dan Etika Tata Pemerintahan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kepanikan-penguasa-dan-etika-tata-pemerintahan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PANGKAL PINANG, BNBABEL.COM — Yang berbeda dianggap lawan, segala kritikan dianggap sedang membenci dan bagi yang tidak memuji dianggap kelompok pencaci maki. Sedangkan bawahan dianggap tidak loyal, walau berkinerja baik &amp; inovatif plus jujur akan diperlakukan “dimatikan kariernya”, diambil kewenangannya dengan cara “dianggurin”. Pokoknya “Sekawayok” Anda-lah!.</p>
<p>DALAM tulisan ini saya harus menggunakan kalimat “penguasa”, bukan pejabat apalagi pemimpin. Sebab jauh berbeda arti atau makna dari ketiga kalimat tersebut, penguasa, pejabat apalagi pemimpin. Dalam pemahaman saya pribadi (bukan dari mbah google atau kamus apapun), Pejabat dalam pemerintahan misalnya adalah pejabat yang ditunjuk sesuai dengan kepangkatan dan kariernya. Memiliki aturan dan sistem yang harus dipenuhi dan ia menjalakan struktur organisasi yang sudah ada.</p>
<p>Sedangkan penguasa adalah makhluk yang memimpin sekaligus menguasai tanpa ada batasan sistem apapun kecuali dibuat sendiri dan ia memiliki kekuasaan penuh terhadap kekuasaannya. Siapapun bisa menjadi penguasa, misalnya dengan melakukan penguasaan terhadap organisasi, wilayah, maupun lainnya.<br />
Sedangkan pemimpin lebih pada jiwa seseorang yang bijak dan menggunakan hati serta kedewasaan.</p>
<p>Seorang pemimpin bisa tanpa jabatan maupun kekuasaan. Ketika jiwa kepemimpinannya menyatu dalam diri dan karakter, secara otomatis ia diikuti karena keteladanan diri dan intergitas yang dimiliki.</p>
<p>Makanya banyak kita temui sosok orang-orang yang tidak memiliki jabatan apapun, wilayah kekuasaan dimana pun, tapi ia diikuti dan diteladani. Sering dijadikan barometer dilingkungan sosial.</p>
<p>Sehingga sosok orang yang tidak memiliki jabatan maupun kekuasaan wilayah, seringkali disebut Tokoh.<br />
Yang menjadi persoalan, seringkali seseorang yang menjadi pejabat dan penguasa tidaklah menjadi tokoh sehingga sulit dijadikan keteladanan. Sehingga seorang pejabat tersebut bersikap sebagai seorang penguasa.</p>
<p>Pada titik nadirnya, mumpung berkuasa, maka memanfaatkan kekuasan tersebut untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan, kemewahan dan “ketaipauan” tingkat “begereng” sehingga isteri dan anak-anak berperilaku OKB (Orang Kaya Baru).</p>
<p>Tidak hanya itu, pada tingkat nadir selanjutnya adalah jabatan dan kekuasaan tersebut ia jauh dari etika dalam tata kelola pemerintahan. Misalnya, yang berseberangan dianggap musuh, gerbong saya atau gerbong musuh.</p>
<p>Semua yang berbeda dianggap lawan, segala kritikan dianggap sedang membenci dan bagi yang tidak memuji dianggap kelompok pencaci maki. Sedangkan bawahan dibawah kekuasaannya akan “dimatikan kariernya”, diambil kewenangannya dengan cara “dianggurin”.</p>
<p>Meminjam istilah cantik dari senior saya yang notabene sebagai Wartawan juga Penulis produktif, Ichsan Mokoginta Dasin: “Ketika sepah belum kehabisan manisnya”. Seorang penguasa bisa dilihat dari “keringol”-nya.</p>
<p>Beberapa cirri kepanikan tersebut antara lain, yakni yang diucapkan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Kebijakan yang dibuat umumnya terlihat untuk mengembalikan citra diri, bukan introspeksi diri, sehingga ia tidak bisa lagi membedakan mana yang teh botol mana alkohol, mana teh kotak mana arak dan lebih parah tidak bisa membedakan mana roti mana tai. Sehingga yang bagus tersingkirkan, yang menjilat diangkat.</p>
<p>Umumnya, ini salah satu cirri kekuasaan yang akan runtuh dan tidak akan bertahan lama, sebab tanpa disadari justru menciptakan “musuh” yang semakin meluas, terlebih adalah orang-orang yang pernah dekat dijadikan “musuh”.</p>
<p>Runtuhnya kekuasaan yang maha dahsyat seperti Fir’aun, Josef Stalin, Mikhail Gorbachev dan banyak lagi contoh lainnya. Apalagi hanya sekedar penguasa lokal di wilayah yang “seuprit” alias secuil. Justru kepemimpinan di bumi Melayu terkhusus misalnya di daerah-daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersikap merangkul bukan memukul, mengajak bukan mengejek dan kepada oposisi atau orang berseberangan harus menggunakan argument bukan sentiment.</p>
<p>Tapi pada kenyataannya, kerapkali kita saksikan justru sebaliknya, setiap yang berseberangan semakin dibuat dinding yang kian kokoh sebagai sekat.</p>
<p>Integritas, Loyalitas dan Isi Tas (Mewah)<br />
SEORANG berjiwa penguasa terlebih ia memiliki jabatan, maka setiap perbedaan akan sangat sulit diterima. Dalam berbicara selalu mengumandangkan “loyalitas”, yang sangat gampang dimaknai bahwa dirinya hanya membutuhkan soal “loyalitas” semua bawahan dan rakyat.</p>
<p>Karakter masyarakat Sumatera, termasuk Bangka Belitung adalah masyarakat egaliter. Disini, tidak ada loyalitas tanpa intergritas. Sebab kelas merunduk, kelas ngesot, apalagi menyembah bukanlah tipikal masyarakat Sumatera terlebih Bangka Belitung. Disini semua dianggap sederajat.</p>
<p>Loyalitas hanya bisa diciptakan ketika sang pengucap atau peminta tersebut memiliki integritas. Tapi kalaulah loyalitas hanya bermodalkan pencitraan, ucapan belaka, maka bernilai kemunafikan, sehingga tidak akan pernah hadir dalam relung-relung jiwa para bawahan yang bermental pemberani dan pemilik integritas.</p>
<p>Seorang penguasa yang hanya bermanis ria dan seribu senyum dalam slogan, namun antara slogan dan kenyataan jauh api dari tungku, maka tidak akan pernah “matang” dalam kekuasaan tersebut.</p>
<p>Sebagaimana penguasa, pejabat dan pemimpin yang saya maksud di atas, integritas, loyalitas dan isi tas adalah hal yang bisa mencapai popularitas seseorang.</p>
<p>Tinggallah kita memilih popularitas tersebut karena integritas, loyalitas apakah karena isi tas dan tas itu sendiri? Ah, disini kita bisa menilai. Terlebih ternyata isi tas (mewah) itu adalah kebun sawit ratusan hektar, rumah kost berpintu-pintu, rumah mewah plus kolam renang dan mobil mewah diluar wilayah kekuasaan dan masih sangat buanyak lagi lainnya.</p>
<p>Nah, kita saksikan akhir-akhir ini flexing yang dilakukan isteri dan anak para pejabat negara ternyata menjadi salah satu pintu masuk KPK dalam mengungkapkan kebobrokan oknum pejabat. Sebab, bukan barang mewah itu yang menjadi tujuan, namun jual beli jabatan, suap pengusaha (investor), upeti-upeti bawahan yang dikumpulkan dan diserahkan setiap bulan dengan angka fantastis, serta semua pemasukan yang “non halal”.</p>
<p>Kita tunggu, bahwa KPK benar-benar ada khususnya di Kepulauan Bangka Belitung agar menjadi kewaspadaan dan kehati-hatian bagi semua calon pejabat (hasil Pemilu 2024) dan pejabat yang ada sekarang ini.</p>
<p>Jadilah pemimpin bukan sekedar pejabat apalagi penguasa. Bersikaplah merangkul bukan memukul, mengajak bukan mengejek dan gunakan argument bukan sentiment.</p>
<p>Satu lagi, antara ucapan hendaknya seirama dan sejalan dengan keperibadian. Itulah integritas!<br />
Salam Intergitas!(*)</p>
<p>• Ahmadi Sofyan, dikenal populer dengan panggilan “Atok Kulop”. Telah menulis lebih dari 80 judul buku dan 1.000 (seribuan) lebih opini di berbagai media cetak maupun online. Ia disebut sebagai Pemerhati Budaya dan kerapkali mengisi materi atau seminar baik di tingkat lokal maupun nasional. Saat ini kesehariannya banyak diisi di kebun.</p>
<p>Oleh: AHMADI SOFYAN</p>
<p>(Julian/Rd)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kepanikan-penguasa-dan-etika-tata-pemerintahan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Babel Dikatakan Presiden Miliki Harmonisasi Keagamaan Tertinggi di Indonesia</title>
		<link>https://bnbabel.com/babel-dikatakan-presiden-miliki-harmonisasi-keagamaan-tertinggi-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 12:17:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangka Belitung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gosip]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkalpinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=10746</guid>

					<description><![CDATA[PANGKALPINANG &#8211; BNBABEL.COM- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ditunjuk untuk menjadi daerah sebagai pusat pengembangan pendidikan konghucu, terkhusus untuk mengembangkan Sekolah Tinggi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/babel-dikatakan-presiden-miliki-harmonisasi-keagamaan-tertinggi-di-indonesia/" title="Babel Dikatakan Presiden Miliki Harmonisasi Keagamaan Tertinggi di Indonesia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/babel-dikatakan-presiden-miliki-harmonisasi-keagamaan-tertinggi-di-indonesia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PANGKALPINANG &#8211; BNBABEL.COM- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ditunjuk untuk menjadi daerah sebagai pusat pengembangan pendidikan konghucu, terkhusus untuk mengembangkan Sekolah Tinggi Konghucu Indonesia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Hal ini dikarenakan, Babel memiliki harmonisasi keagamaan tertinggi di Indonesia.</p>
<p>Berita baik ini disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman, saat memberikan sambutan pada acara &#8216;Syukuran Hari Jadi Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) ke-99&#8217;, yang bertempat di Gedung Setia Bakti, Pangkalpinang,(12/4/2022) malam.</p>
<p>&#8220;Sehari sebelum imlek, kami pengurus MATAKIN menghadap presiden, dan beliau meminta agar segera didirikan Sekolah Tinggi Ilmu Konghucu di Bangka Belitung,&#8221; ujar Budi Santoso, Ketua Umum MATAKIN.</p>
<p>Ini juga sejalan dengan tenaga pendidik agama konghucu yang memang tergolong masih sedikit, namun kebutuhannya cukup tinggi untuk tiap sekolah. Belum lagi, penganut agama konghucu di Babel juga cukup banyak.</p>
<p>&#8220;Permintaan guru konghucu banyak sekali, tetapi tenaga pendidiknya masih kurang sekali. Bagaimana kita mau menciptakan guru agama konghucu, sedangkan sekolah tingginya pun tidak tersedia,&#8221; ujar Gubernur Erzaldi.</p>
<p>Dikatakan oleh Erzaldi, Permintaan dari Presiden Jokowi ini bukan lagi sebuah dorongan, tetapi sebuah kebutuhan yang harus didorong. Tak hanya itu saja, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) tentu akan membantu mewujudkan niat baik ini.</p>
<p>&#8220;Semoga sebelum masa jabatan saya berakhir, surat hibah tanah dari masyarakat dan Pemprov Babel kepada Kementerian Agama RI, khusus untuk membangun Sekolah Tinggi Konghucu di Babel akan segera dilayangkan dan diserahkan. Tapi kami minta waktu, mudah-mudahan minggu depan bisa bertemu dengan Yayasan Sentosa dan Yayasan Untaian Kasih 6,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk saat ini, rencananya ada dua lokasi yang akan dihibahkan untuk membangun sekolah ini, yakni di daerah Tanjung Bunga dan Kejora. Lalu, dengan modal yang ada sudah bisa meng-cover kurang lebih 4,5 hektar. Ditambah lagi, pemprov juga akan melengkapinya.</p>
<p>&#8220;Kita doakan bersama-sama, semoga di tahun depan, tahun ke-100, harus ditandai dengan membangun Sekolah Tinggi Ilmu Konghucu Indonesia di Babel,&#8221; ujar gubernur.</p>
<p>Hadir dalam acara ini Kapolda Babel Irjen Pol. Yan Sultra, Kasrem 045/Garuda Jaya Kolonel Infanteri Parluhutan, Walikota Pangkalpinang Maulana Akil, Kepala BNN Babel Brigjen Pol Muttaqien, Anggota DPD RI Alex, Kanwil Kemenag Muhammad Ridwan. (Diskominfo/pri)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/babel-dikatakan-presiden-miliki-harmonisasi-keagamaan-tertinggi-di-indonesia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tipu Keluarganya Sendiri, SZ Polwan Gadungan Diamankan Dit Reskrimum Polda Babel</title>
		<link>https://bnbabel.com/tipu-keluarganya-sendiri-sz-polwan-gadungan-diamankan-dit-reskrimum-polda-babel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 09:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangka Belitung]]></category>
		<category><![CDATA[Election]]></category>
		<category><![CDATA[Gosip]]></category>
		<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkalpinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=10733</guid>

					<description><![CDATA[PANGKALPINANG, BNBABEL.COM- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kep. Bangka Belitung mengamankan seorang wanita berinisial SZ lantaran telah melakukan dugaan penipuan. Mirisnya, aksi penipuan yang dilancarkan oleh SZ ini dilakukan terhadap <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tipu-keluarganya-sendiri-sz-polwan-gadungan-diamankan-dit-reskrimum-polda-babel/" title="Tipu Keluarganya Sendiri, SZ Polwan Gadungan Diamankan Dit Reskrimum Polda Babel" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tipu-keluarganya-sendiri-sz-polwan-gadungan-diamankan-dit-reskrimum-polda-babel/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PANGKALPINANG, BNBABEL.COM- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kep. Bangka Belitung mengamankan seorang wanita berinisial SZ lantaran telah melakukan dugaan penipuan.</p>
<p>Mirisnya, aksi penipuan yang dilancarkan oleh SZ ini dilakukan terhadap keluarganya sendiri.</p>
<p>Kabid Humas Polda Kep. Bangka Belitung Kombes Pol A. Maladi mengatakan Wanita berinisial SZ ini melakukan penipuan terhadap keluarganya sendiri dengan mengaku diterima menjadi anggota Polisi Wanita (Polwan).</p>
<p>Kasus tersebut dikatakan Kombes Pol Maladi berawal dari adanya laporan penipuan pada tanggal 11 April 2022 yang dilaporkan oleh paman dan orangtua si wanita tersebut.</p>
<p>&#8220;Keluarga termasuk SZ ini melapor ke Polda atas dugaan penipuan oleh beberapa orang yang menawarkan SZ untuk menjadi Polwan.&#8221;ujar Kombes Pol Maladi.</p>
<p>Dari keterangannya, mereka mengakui bahwa telah mentransfer uang sejumlah kurang lebih Rp50 juta ke beberapa nomor rekening.</p>
<p>Uang tersebut diakui mereka dikirimkan dan digunakan untuk meloloskan SZ sebagai anggota Polwan dan biaya selama mengikuti pendidikan.</p>
<p>Namun karena merasa janggal dengan keterangan tersebut, Tim Opsnal dan penyidik kembali memanggil dan melakukan introgasi terhadap mereka.</p>
<p>“Setelah dilakukan pendalaman terhadap laporan tersebut, ternyata terungkap bahwa SZ inilah yang mengarang dan merekayasa cerita seolah-olah dia sudah diterima menjadi polwan kepada orangtua dan pamannya.&#8221;jelas Kombes Pol Maladi.</p>
<p>Kombes Pol Maladi menyebutkan aksi tersebut dilakukan SZ ini dengan alasan merasa malu dan depresi karena sering dibully temannya dan juga tidak ingin mengecewakan orang tuanya dan keluarganya.</p>
<p>Atas alasan tersebut, menurut Kombes Pol Maladi timbullah niat dari SZ ini untuk memalsukan kepada orangtua dan keluarganya bahwa dirinya lolos dan terpilih menjadi anggota Polri.</p>
<p>&#8220;SZ ini memang pernah mendaftar Polri di tahun 2021, namun tidak lolos. Akhirnya timbul niat begitu karena tidak mau mengecewakan keluarganya.&#8221;jelasnya.</p>
<p>&#8220;Untuk lebih meyakinkan keluarganya, SZ juga pernah menggunakan seragam Polri yang dibelikannya melalui online.&#8221;tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali kepada masyarakat lainnya, Polda Babel menyampaikan himbauan agar tidak percaya dengan oknum-oknum yang menawarkan diri bisa meloloskan diri untuk menjadi anggota Polri.</p>
<p>Terlebih saat ini, Polri juga saat ini sedang melaksanakan rekrutmen atau penerimaan Polri tahun 2022.</p>
<p>&#8220;Kita sampaikan bahwa masuk Polisi tidak bayar, jangan mudah di bohong. Intinya ikuti Prosedur dan aturan yang berlaku.&#8221;himbau Kombes Pol Maladi. (WIWI)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tipu-keluarganya-sendiri-sz-polwan-gadungan-diamankan-dit-reskrimum-polda-babel/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
