<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bocah SMP Ini Kesulitan Biaya Operasi - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/bocah-smp-ini-kesulitan-biaya-operasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 May 2023 03:30:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Bocah SMP Ini Kesulitan Biaya Operasi - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tertembak Senapan Angin di Bagian Lehernya, Bocah SMP Ini Kesulitan Biaya Operasi</title>
		<link>https://bnbabel.com/tertembak-senapan-angin-di-bagian-lehernya-bocah-smp-ini-kesulitan-biaya-operasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 May 2023 03:40:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangka]]></category>
		<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah SMP Ini Kesulitan Biaya Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tertembak Senapan Angin di Bagian Lehernya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=16093</guid>

					<description><![CDATA[BANGKA, BNBABEL.COM — Nasib malang dialami bocah SMP Sri Ria Ningsih (15), Warga Jalan Melati, Gang Jawa II, RT 14, Desa Air Duren, Kecamatan Pemali, akibat terkena peluru senapang angin <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tertembak-senapan-angin-di-bagian-lehernya-bocah-smp-ini-kesulitan-biaya-operasi/" title="Tertembak Senapan Angin di Bagian Lehernya, Bocah SMP Ini Kesulitan Biaya Operasi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tertembak-senapan-angin-di-bagian-lehernya-bocah-smp-ini-kesulitan-biaya-operasi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANGKA, BNBABEL.COM — Nasib malang dialami bocah SMP Sri Ria Ningsih (15), Warga Jalan Melati, Gang Jawa II, RT 14, Desa Air Duren, Kecamatan Pemali, akibat terkena peluru senapang angin yang dipegang kakaknya saat membersihkan alat tembak untuk berburu pada pekan lalu.</p>
<p>Ria sempat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis.</p>
<p>Namun lantaran tidak memiliki BPJS Kesehatan, Ria harus dibawa pulang keluarganya lantaran tak sanggup membayar biaya operasi dan pengobatan yang besar.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr. Then Suyanti, Kamis (11/5) mengatakan biaya pengobatan Sri dapat dibantu dengan fasilitas Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).</p>
<p>Dia menyarankan agar Pasien Sri segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Depati Bahrin Sungailiat untuk dilakukan penanganan medis.</p>
<p>&#8220;Untuk warga tidak mampu dapat dibantu menggunakan SKTM, dan segera dibawa ke UGD untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar jelas petunjuk medisnya,&#8221; kata dr. Then Suyanti saat dihubungi via kontak WhatsApp.</p>
<p>Hanya saja, dr. Then mengatakan SKTM bisa digunakan untuk masyarakat yang tidak mampu di ruang lingkup Kabupaten Bangka, dan tidak bisa dijadikan jaminan rujukan untuk pelayanan medis di luar Bangka Belitung.</p>
<p>Sementara Kades Air Duren, Syaiful Ahyar saat dihubungi mengatakan ketika pasca kejadian ketidaksengajaan penembakan senapang angin yang digunakan kakak pasien, pihak Pemdes sudah melakukan pendampingan dan membuat selembar SKTM untuk administrasi biaya pengobatan warganya yang memang dalam kategori tak mampu.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, Ria harus menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru senapan angin yang bersarang di lehernya.</p>
<p>Namun menurut Syaiful Akhyar, saat itu pihak keluarga pasien hanya meminta keringanan biaya pengobatan dengan nilai 10-50 juta rupiah.</p>
<p>&#8220;Sudah dibuatkan SKTM pada awal dibawa ke rumah sakit. Saat itu katanya harus dioperasi dan membuatkan biaya yang lumayan. Tapi keluarga masih tidak sanggup. Akhirnya anak ini dibawa pulang kembali oleh keluarganya,&#8221; cerita Syaiful Ahyar.</p>
<p>Informasi lainnya, Kata Syaiful Ahyar, Ria pun harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk mengeluarkan 1 butir peluru tersebut.</p>
<p>Sebagai Kades, dia berharap bisa mendapatkan keringanan biaya pengobatan untuk warganya ini.</p>
<p>Terlebih lagi, ayah Ria, Hardi (53), saat ini pun dalam kondisi sakit dan tidak melakukan pengobatan medis.</p>
<p>&#8220;Katanya kemarin harus dirujuk ke Jakarta. Semoga ada solusi untuk warga kami. Kami siap mendampingi untuk prosedur pengobatan Ria. Tapi mudah mudahan operasi pun bisa dilakukan di Bangka,&#8221; harap Syaiful.</p>
<p>Direktur RSUD Depati Bahri, dr. Yogi Yamani sekaligus dokter spesialis bedah mengatakan Ria merupakan pasien yang ia tangani beberapa waktu lalu saat dibawa ke RSUD Depati Bahrin.</p>
<p>Menurut keterangan dr. Yogi, kondisi pasien luka tembusan peluru di bagian rongga thorax sehingga dia menyarankan dilakukan operasi.</p>
<p>Hanya saja, fasilitas dan Sumber Daya Manusia harus kompeten melakukan pembukaan rongga dada, sedangkan, kata dr. Yogi, fasilitas dan SDM di Bangka Belitung saat ini belum tersedia, sehingga dia menyarankan dirujuk ke Rumah Sakit wilayah Palembang atau Jakarta.</p>
<p>Namun mengingat pasien belum memiliki BPJS Kesehatan, dr. Yogi menyarankan dibuatkan BPJS terlebih dahulu karena pada saat ke RSUD kemarin, pasien ini menggunakan SKTM dan fasilitas ini tidak dapat digunakan untuk wilayah ke luar Babel.</p>
<p>&#8220;Karena posisi peluru ada di rongga thorax kami sarankan untuk diambil tapi fasilitas dan SDM- nya mesti yang benar-benar kompeten di bidang ini untuk buka rongga dada tersebut dan di Babel belum ada. Maka kemarin mau saya rujuk ke Palembang atau Jakarta. Tapi sebaiknya diurus dulu BPJS-nya. Dulu karena pakai SKTM ndak bisa keluar Babel,&#8221; kata dr. Yogi.</p>
<p>Menurutnya, pihak RSUD sudah berkoordinasi dengan SKTM level Provinsi Bangka Belitung, namun Dinkes Provinsi Bangka Belitung berkata untuk biaya pelayanan tidak bisa digunakan SKTM untuk rujukan.</p>
<p>&#8220;SKTM provinsi sudah saya tanyakan kemarin ke Dinkes provinsi untuk biaya pelayanan. Tapi tak bisa, paling untuk penampung saja kata mereka,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Lilis, tetangga Ria, saat dihubungi mengatakan saat ini kondisi Ria sekilas nampak baik-baik saja.</p>
<p>Tak ada rasa nyeri atau sakit yang ia rasakan, tapi dikhawatirkan efek peluru yang tidak dikeluarkan tersebut dapat berakibat suatu hari nanti, sehingga bila memiliki biaya berangkat ke rumah sakit di Jakarta, hal ini tetap dilakukan pihak keluarga untuk kebaikan bocah kelas 3 SMP ini.</p>
<p>&#8220;Anaknya ada di rumah. Katanya sih gak ada rasa sakit atau nyeri. Seperti baik baik saja. Tapi alangkah bagus kalau ada dana tetap diambil pelurunya. Biar tidak berakibat di kemudian hari,&#8221; katanya.</p>
<p>Hanya saja Lilis pun bingung bila biaya untuk kebutuhan rujukan dan BPJS sudah dibuatkan, maka siapa yang akan mendampingi Ria untuk berangkat ke Jakarta menjalani pengobatan.</p>
<p>&#8220;Itu kita bingung. Siapa nanti yang akan bawa Ria ke Jakarta. Mana bapaknya juga sekarang sakit luka infeksi di bagian kakinya,&#8221; tanyanya bingung. (Julian/Rd)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tertembak-senapan-angin-di-bagian-lehernya-bocah-smp-ini-kesulitan-biaya-operasi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
