<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bupati - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/bupati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 13:44:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Bupati - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Sudewo Patok Ratusan Juta untuk Jabatan di Pemerintah Desa</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-sudewo-patok-ratusan-juta-untuk-jabatan-di-pemerintah-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 13:44:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Patok]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Sudewo]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/bupati-sudewo-patok-ratusan-juta-untuk-jabatan-di-pemerintah-desa/</guid>

					<description><![CDATA[-Bupati Pati, Sudewo disebut mematok harga ratusan juta rupiah untuk setiap jabatan di lingkungan pemerintah desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, Bupati Sudewo mematok <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-sudewo-patok-ratusan-juta-untuk-jabatan-di-pemerintah-desa/" title="Bupati Sudewo Patok Ratusan Juta untuk Jabatan di Pemerintah Desa" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-sudewo-patok-ratusan-juta-untuk-jabatan-di-pemerintah-desa/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4859260085428287173" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Bupati Pati, Sudewo disebut mematok harga ratusan juta rupiah untuk setiap jabatan di lingkungan pemerintah desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.</p>
<p>Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, Bupati Sudewo mematok harga tertentu untuk setiap posisi jabatan perangkat desa. Posisi yang dijual adalah kepala urusan (kaur), kepala seksi (kasi), dan sekretaris desa (sekdes).</p>
<p>“Jadi memang ada jumlah tertentu yang dipatok untuk mengisi suatu jabatan di lingkup pemerintah desa. Nanti kami akan sampaikan secara detail angka-angkanya,” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa siang, 20 Januari 2026.</p>
<p>Namun demikian, Budi belum menyebutkan nominal uang yang dipatok Bupati Sudewo.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh, Bupati Sudewo mematok harga mulai dari Rp100 juta hingga Rp160 juta setiap jabatannya.</p>
<p>Selain itu, KPK juga sudah menetapkan empat orang tersangka, yakni Bupati Pati Sudewo, dan tiga orang pengepul. Penetapan tersangka itu dilakukan pada saat ekspose atau gelar perkara yang berlangsung pada Senin malam, 19 Januari 2026.</p>
<p>Dalam operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK membawa delapan orang ke Gedung Merah Putih KPK. Mereka adalah, Bupati Pati Sudewo, dua orang camat, tiga orang kepala desa, dan dua orang calon perangkat desa.</p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Selain itu, KPK juga mengamankan barang bukti uang senilai miliaran rupiah</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1" type="2eae1212fb2de6dac2c078f2-text/javascript"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-sudewo-patok-ratusan-juta-untuk-jabatan-di-pemerintah-desa/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pemerasan Gubernur Riau KPK Amankan Duit Rp400 Juta dari Rudin Bupati Indragiri Hulu</title>
		<link>https://bnbabel.com/kasus-pemerasan-gubernur-riau-kpk-amankan-duit-rp400-juta-dari-rudin-bupati-indragiri-hulu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 14:24:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Amankan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Duit]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Indragiri]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Rp400]]></category>
		<category><![CDATA[Rudin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/kasus-pemerasan-gubernur-riau-kpk-amankan-duit-rp400-juta-dari-rudin-bupati-indragiri-hulu/</guid>

					<description><![CDATA[-Uang Rp400 juta diamankan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah rumah dinas (Rudin) Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kasus-pemerasan-gubernur-riau-kpk-amankan-duit-rp400-juta-dari-rudin-bupati-indragiri-hulu/" title="Kasus Pemerasan Gubernur Riau KPK Amankan Duit Rp400 Juta dari Rudin Bupati Indragiri Hulu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kasus-pemerasan-gubernur-riau-kpk-amankan-duit-rp400-juta-dari-rudin-bupati-indragiri-hulu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-332585654136224911" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Uang Rp400 juta diamankan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah rumah dinas (Rudin) Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2025.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Indragiri Hulu pada Kamis 18 Desember 2025.
</p>
<p>“Tim mengamankan dan menyita beberapa dokumen dan sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura. Uang yang diamankan sekitar lebih dari Rp400 juta,” kata Budi kepada wartawan, Senin 22 Desember 2025.
</p>
<p>Uang dimaksud, kata Budi, terkait dengan pelaksanaan proyek-proyek di Riau.
</p>
<p>“Dugaan awal, terkait dengan proyek-proyek di Riau, temuan ini masih didalami,” pungkas Budi.
</p>
<p>Dari hasil OTT yang berlangsung sejak Senin 3 November 2025, KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, M Arief Setiawan selaku Kepala Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, dan Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Gubernur Riau. Ketiganya langsung ditahan sejak Selasa 4 November 2025 di Rutan KPK.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kasus-pemerasan-gubernur-riau-kpk-amankan-duit-rp400-juta-dari-rudin-bupati-indragiri-hulu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Lampung Tengah Goda Jurnalis usai Jadi Tersangka KPK: Kamu Cantik Hari Ini</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-lampung-tengah-goda-jurnalis-usai-jadi-tersangka-kpk-kamu-cantik-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 14:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Cantik]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Goda]]></category>
		<category><![CDATA[Hari]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/bupati-lampung-tengah-goda-jurnalis-usai-jadi-tersangka-kpk-kamu-cantik-hari-ini/</guid>

					<description><![CDATA[– Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (AW) menunjukkan sikap yang berbeda ketika resmi ditahan dan ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-lampung-tengah-goda-jurnalis-usai-jadi-tersangka-kpk-kamu-cantik-hari-ini/" title="Bupati Lampung Tengah Goda Jurnalis usai Jadi Tersangka KPK: Kamu Cantik Hari Ini" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-lampung-tengah-goda-jurnalis-usai-jadi-tersangka-kpk-kamu-cantik-hari-ini/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8434321827244213569" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (AW) menunjukkan sikap yang berbeda ketika resmi ditahan dan ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa. </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Bukannya bersedih dan menyesali perbuatannya, Ardito malah menggoda jurnalis perempuan saat dicecar pertanyaan oleh wartawan di Gedung Merah Putih KPK. Padahal, tangannya diborgol lengkap dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.
</p>
<p>“Kamu cantik hari ini,” ucap Ardito sembari tersenyum dan matanya mengarah ke seorang jurnalis salah satu televisi swasta, Kamis (11/12/2025).
</p>
<p>Setelah itu, Ardito tidak berbicara panjang lebar kepada awak media yang telah menunggunya. Ardito langsung masuk ke dalam mobil tahanan KPK.
</p>
<p>Diketahui, pada Februari-Maret 2025, pasca-dilantik menjadi Bupati Lampung Tengah, Ardito memerintahkan Anggota DPRD Lampung Tengah Riki Hendra Saputra untuk mengatur proyek di sejumlah SKPD Lampung Tengah melalui mekanisme penunjukkan langsung di E-Katalog.
</p>
<p>“Adapun rekanan atau penyedia barang dan jasa yang harus dimenangkan adalah perusahaan milik keluarga atau milik tim pemenangan AW, saat AW mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030,” kata Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Mungki Hadipratikto dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (11/12/2025).
</p>
<p>Kemudian, Mungki menjelaskan, pada Juni 2025, Ardito Wijaya diduga mematok fee sebesar 15 sampai 20 persen dari sejumlah proyek di Pemkab Lampung Tengah. Dimana diketahui postur belanja berdasarkan APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025 mencapai sekitar Rp3,19 triliun.
</p>
<p>Dari anggaran tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga program prioritas daerah.
</p>
<p>Menurut Mungki, dalam perkara tersebut, Ardito diduga menerima suap sebesar Rp5,75 miliar. Uang itu di antaranya dipakai untuk melunasi utang saat berkampanye sebagai calon Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030.
</p>
<p>“Sehingga total aliran uang yang diterima AW mencapai kurang lebih Rp5,75 miliar,” ucap Mungki.
</p>
<p>Adapun kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini adalah, Bupati Lampung Tengah 2025-2030 Ardito Wijaya, Riki Hendra Saputra Anggota DPRD Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo selaku Adik Bupati Lampung Tengah.
</p>
<p>Kemudian, Anton Wibowo selaku Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat Bupati, serta Mohamad Lukman Sjamsuri selaku pihak swasta atau Direktur PT EM atau Elkaka Mandiri.
</p>
<p>Sebagai pihak penerima suap, Ardito, Riki, Ranu, Anton, dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
</p>
<p>Sementara, Lukman selaku pemberi suap dijerat Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-lampung-tengah-goda-jurnalis-usai-jadi-tersangka-kpk-kamu-cantik-hari-ini/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Aceh Selatan Akui Umrah tanpa Izin, Mendagri Telepon Minta Klarifikasi</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-aceh-selatan-akui-umrah-tanpa-izin-mendagri-telepon-minta-klarifikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 01:57:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Akui]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Izin]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa]]></category>
		<category><![CDATA[telepon]]></category>
		<category><![CDATA[Umrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/bupati-aceh-selatan-akui-umrah-tanpa-izin-mendagri-telepon-minta-klarifikasi/</guid>

					<description><![CDATA[– Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya buka suara soal polemik keberangkatannya ke Tanah Suci di tengah banjir besar. Ia menyebut ada miskomunikasi terkait izin perjalanan luar negeri karena gangguan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-selatan-akui-umrah-tanpa-izin-mendagri-telepon-minta-klarifikasi/" title="Bupati Aceh Selatan Akui Umrah tanpa Izin, Mendagri Telepon Minta Klarifikasi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-selatan-akui-umrah-tanpa-izin-mendagri-telepon-minta-klarifikasi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5535684214939153469" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya buka suara soal polemik keberangkatannya ke Tanah Suci di tengah banjir besar.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Ia menyebut ada miskomunikasi terkait izin perjalanan luar negeri karena gangguan listrik dan jaringan di daerahnya, sehingga baru mengetahui penolakan izin setelah tiba di Makkah.
</p>
<p>Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tito Karnavian menelepon langsung Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang sedang umrah di tengah bencana banjir melanda wilayahnya.
</p>
<p>Mendagri menelepon Bupati Aceh Selatan untuk meminta klarifikasi soal kepergiannya saat Aceh dilanda banjir besar, termasuk Aceh Selatan.
</p>
<p>Kepada Tito Karnavian, Mirwan mengakui pergi umrah tanpa mengantongi izin dari Mendagri Tito Karnavian, maupun Gubernur Aceh.
</p>
<p>Hal itu diungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/12/2025).
</p>
<p>Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, mengatakan bahwa dalam pembicaraan tersebut Mirwan mengakui berangkat umrah tanpa mengantongi izin dari Mendagri maupun Gubernur Aceh.
</p>
<p>Mirwan juga menyampaikan akan tiba kembali di Indonesia pada Minggu (7/12/2025).
</p>
<p>“Kemendagri sudah mengirim tim Inspektorat Jenderal ke Aceh. Pemeriksaan akan dilakukan setelah yang bersangkutan pulang,” ujar Benni, Sabtu (6/12/2025).
</p>
<p>Sebelumnya, Wakil Mendagri Bima Arya Sugiarto juga menegaskan bahwa Mirwan berangkat umrah tanpa izin resmi. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, turut membenarkan bahwa ia tidak menandatangani permohonan izin perjalanan luar negeri Mirwan, bahkan sempat melarang keberangkatan tersebut.
</p>
<p>Di tengah kritik publik, Mirwan memberikan klarifikasinya.
</p>
<p>Ia menyebut adanya miskomunikasi karena gangguan listrik dan jaringan telekomunikasi di Aceh Selatan membuat informasi penolakan izin baru ia ketahui setelah tiba di Makkah.
</p>
<p>Mirwan juga menegaskan bahwa ia telah turun ke lapangan lebih dulu untuk memantau warga terdampak dan memastikan OPD bekerja sebelum memenuhi nazar umrah yang sudah lama direncanakan.
</p>
<p>Plt Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, membantah narasi bahwa Mirwan meninggalkan warganya.
</p>
<p>Menurutnya, bupati telah meninjau sejumlah lokasi banjir dan turut menyalurkan bantuan logistik sebelum berangkat.
</p>
<p>Mirwan menjadi sorotan publik setelah fotonya berangkat umrah bersama istri tersebar luas, terlebih keberangkatannya dilakukan beberapa hari setelah ia menandatangani surat ketidaksanggupan menangani banjir tanpa bantuan pemerintah provinsi dan pusat.
</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengakui ia memang tidak menandatangani surat izin perjalanan luar negeri Mirwan.
</p>
<p>Mualem juga mengatakan ia sudah melarang Mirwan untuk pergi umrah di tengah bencana banjir.
</p>
<p>Namun, menurut Mualem, Mirwan mengabaikan larangannya tersebut.
</p>
<p>“Tidak saya teken (surat izin perjalanan luar negeri). Walaupun Mendagri yang teken ya udah, itu terserah sama dia.”
</p>
<p> “Tapi, kami tidak teken. (Sudah diimbau) untuk sementara waktu jangan pergi, (tapi tetap) dia pergi juga, terserah,” ujar Mualem, Jumat sore, dikutip dari Serambinews.com.
</p>
<p>Sebut Ada Miskomunikasi
</p>
<p>Mengenai dirinya yang viral karena umrah di tengah bencana banjir, Mirwan MS menyampaikan klarifikasinya.
</p>
<p>Ia mengaku baru mengetahui ada penolakan dari Gubernur Aceh dalam hal pemberian izin perjalanan ke luar negeri, setelah sudah tiba di Makkah.
</p>
<p>Keterlambatan informasi itu dialami Mirwan sebab katanya, Aceh Selatan mengalami gangguan listrik akibat bencana.
</p>
<p>“Surat dari Gubernur Aceh saya ketahui setelah saya berada di Tanah Suci. Informasi dari daerah juga terlambat diterima karena jaringan telekomunikasi dan listrik di Aceh Selatan sempat padam akibat gangguan listrik di Aceh.”
</p>
<p>“Inilah yang  menyebabkan adanya miskomunikasi,” jelas Mirwan, Jumat, masih dari Kompas.com.
</p>
<p>Lebih lanjut, Mirwan mengatakan ia sudah lebih dulu turun ke lapangan untuk meninjau korban banjir dan situasi wilayahnya, sebelum berangkat umrah.
</p>
<p>Ia juga telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sesuai alur komando, agar penanganan korban banjir bisa dilakukan semaksimal mungkin.
</p>
<p>Situasi yang sudah terkendali jadi alasan Mirwan tetap berangkat ibadah umrah untuk menunaikan nazar pribadinya.
</p>
<p>“Sebelum saya berangkat, saya sudah turun langsung mengecek kondisi masyarakat terdampak banjir dan memastikan seluruh OPD bekerja sesuai alur komando.”
</p>
<p>“Dari hasil koordinasi, situasi saat itu terkendali sehingga saya dapat menunaikan nazar saya untuk melaksanakan ibadah umrah,” tuturnya.
</p>
<p>Hal serupa juga disampaikan Plt Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra.
</p>
<p>Menurut Diva, keberangkatan Mirwan MS dan istri menuju tanah suci, dilakukan setelah meninjau kondisi wilayahnya pasca-banjir menerjang.
</p>
<p>Diva mengatakan, sebelum berangkat umrah, Mirwan telah meninjau Aceh Selatan dan memastikan situasi sudah stabil.
</p>
<p>Atas hal itu, Diva membantah narasi  yang mengatakan Mirwan meninggalkan warganya di tengah bencana banjir.
</p>
<p>“Terkait dengan narasi yang menyatakan Bupati meninggalkan rakyatnya ketika bencana banjir melanda kami sampaikan hal ini tidak tepat.”
</p>
<p>“Bupati beserta Istri sebelum berangkat telah beberapa kali mengunjungi dan menyambangi beberapa lokasi terdampak, seperti wilayah Trumon Raya dan Bakongan Raya,” jelas Diva, Jumat, masih dari Serambinews.com.
</p>
<p>Lebih lanjut, Diva mengatakan Mirwan bahkan tuurn tangan mengantarkan logistik ke wilayah terdampak.
</p>
<p>Mirwan, kata Diva, juga telah memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk bergerak cepat menangani banjir.
</p>
<p>“Bapak Bupati juga turut berhadir bersama jajaran Forkopimda untuk menyalurkan bantuan logistik ke lokasi pengungsian di beberapa titik lokasi wilayah Trumon Raya,” tutur dia.
</p>
<p>“Jadi tidak benar narasi yang menyebutkan Bupati meninggalkan masyarakat dalam kondisi tidak tertangani,” imbuhnya.
</p>
<p>Diketahui, Mirwan menjadi sorotan setelah fotonya bersama sang istri berangkat umrah, beredar di media sosial.
</p>
<p>Keputusan Mirwan berangkat umrah menuai kritik keras dari publik karena dilakukan di tengah bencana banjir yang melanda wilayahnya.
</p>
<p>Terlebih, Mirwan berangkat umrah setelah menandatangani surat ketidaksanggupan menangani bencana banjir di wilayahnya tanpa bantuan pemerintah provinsi maupun pusat.
</p>
<p>Surat itu ditandatangani Mirwan pada Kamis (27/11/2025). Kemudian, ia berangkat umrah bersama keluarga pada Selasa (2/12/2025)
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-selatan-akui-umrah-tanpa-izin-mendagri-telepon-minta-klarifikasi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Bireuen Malah Bahas Lahan Terdampak Banjir Cocok untuk Sawit, Netizen: Ngawur nih Orang</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 11:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bireuen]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Cocok]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Malah]]></category>
		<category><![CDATA[Netizen]]></category>
		<category><![CDATA[Ngawur]]></category>
		<category><![CDATA[NIH]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/</guid>

					<description><![CDATA[– Sebuah rekaman percakapan dari lokasi banjir di Kabupaten Bireuen memicu kehebohan publik. Dalam video yang beredar, Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya bersama Kapolres Bireuen tengah meninjau wilayah terdampak. Dilansir dari <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/" title="Bupati Bireuen Malah Bahas Lahan Terdampak Banjir Cocok untuk Sawit, Netizen: Ngawur nih Orang" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-2874854352429897221" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Sebuah rekaman percakapan dari lokasi banjir di Kabupaten Bireuen memicu kehebohan publik.
</p>
<p>Dalam video yang beredar, Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya bersama Kapolres Bireuen tengah meninjau wilayah terdampak. Dilansir dari Inilah.com
</p>
<p>Namun, pernyataan sang bupati justru menjadi sorotan karena dianggap tidak selaras dengan kondisi warga yang masih berjuang memulihkan diri.
</p>
<p>Saat warga berharap pembahasan mengenai bantuan dan langkah cepat pemulihan, Bupati Mukhlis justru menyinggung soal potensi tanaman sawit di area yang terdampak banjir.
</p>
<p>Ia menyebut bahwa tekstur tanah di lokasi tersebut halus dan dinilai kurang cocok sebagai bahan bangunan, tetapi ideal untuk ditanami kelapa sawit.
</p>
<p>Ucapan itu sontak memicu reaksi beragam. Banyak warga dan warganet mempertanyakan relevansi pernyataan tersebut di tengah kondisi darurat.
</p>
<p>Mereka menilai bahwa fokus utama saat ini seharusnya tetap pada pemulihan pascabencana, perbaikan akses warga, serta penanganan kerusakan akibat banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah.
</p>
<p>Beberapa warga yang berada di lokasi tampak kebingungan dengan arah percakapan tersebut.
</p>
<p>Mereka masih berjibaku dengan lumpur, barang-barang rusak, serta akses yang terputus.
</p>
<p>Harapan masyarakat sederhana: mendapatkan kepastian mengenai penyaluran bantuan, normalisasi jalur, dan dukungan untuk bangkit dari bencana.
</p>
<p>Situasi di lapangan menunjukkan bahwa banyak rumah dan fasilitas terdampak lumpur tebal, dan sebagian warga masih bertahan di posko pengungsian.
</p>
<div>
<p>Kondisi itu menuntut kehadiran pejabat untuk memberikan empati, arahan pemulihan, dan keputusan cepat terkait kebutuhan mendesak.
</p>
<p>Momen itu kemudian viral dan jadi pembahasan luas. Publik menilai bahwa komentar pejabat, terutama saat bencana, sangat berpengaruh terhadap psikologis warga.
</p>
<p>Mereka mengingatkan bahwa apa pun yang disampaikan di tengah masa sulit akan ditangkap sebagai sinyal prioritas pemerintah.
</p>
<p>Di tengah kondisi darurat seperti ini, masyarakat berharap pemimpin turun langsung dengan fokus pada pemulihan, bukan pembahasan teknis yang tidak berkaitan langsung dengan penyintas.
</p>
<p>Meski analisis mengenai karakteristik tanah mungkin relevan dalam konteks pembangunan jangka panjang, penyampaiannya dianggap tidak tepat waktu ketika warga masih memulihkan diri dari bencana.
</p>
<p>Pernyataan itu juga memicu diskusi mengenai perlunya pejabat lebih berhati-hati dalam memberikan komentar, terutama di lokasi bencana di mana masyarakat sedang berada dalam tekanan emosional.
</p>
<p>Empati sederhana, seperti menanyakan kondisi warga atau memastikan bantuan segera datang, dianggap jauh lebih bermakna.
</p>
<p>Hingga kini, warga berharap proses pemulihan di Bireuen berjalan cepat dengan dukungan pemerintah.
</p>
<p>Mereka menginginkan pembenahan akses jalan, perbaikan fasilitas, serta penanganan jangka panjang agar bencana serupa tidak kembali menimpa.***
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-libatkan-adik-dan-iparnya-ambil-uang-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 20:18:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Adik]]></category>
		<category><![CDATA[Ambil]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Iparnya]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sancoko]]></category>
		<category><![CDATA[Sugiri]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-libatkan-adik-dan-iparnya-ambil-uang-korupsi/</guid>

					<description><![CDATA[-Enggan terima langsung uang, jadi alasan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (SUG) libatkan adiknya untuk menerima uang hasil tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-libatkan-adik-dan-iparnya-ambil-uang-korupsi/" title="Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Libatkan Adik dan Iparnya Ambil Uang Korupsi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-libatkan-adik-dan-iparnya-ambil-uang-korupsi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-3964003409707461407" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Enggan terima langsung uang, jadi alasan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (SUG) libatkan adiknya untuk menerima uang hasil tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Bupati Sugiri tidak mau langsung menerima uang korupsi.
</p>
<p>“Dia tidak mau langsung menerima. Jadi dilewatkan kepada saudaranya,” kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu, 9 November 2025.
</p>
<p>Pada 7 November 2025 kata Asep, uang sebesar Rp500 juta diserahkan kepada Bupati Sugiri melalui saudara iparnya, yakni Ninik (NNK).
</p>
<p>Sedangkan uang dari proyek di RSUD Harjono Ponorogo sebesar Rp1,4 miliar diserahkan ke Bupati Sugiri melalui Ely Widodo (EPW) selaku adik dari Sugiri.
</p>
<p>“Jadi dilewatkan itu ke saudaranya dan juga ke ajudannya. Jadi tidak langsung, dia melalui layering,” pungkas Asep.
</p>
<p>Pada Minggu dinihari, 9 November 2025, KPK mengumumkan 4 dari 13 orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 7 November 2025 sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.
</p>
<p>Keempat orang yang ditetapkan tersangka, yakni Sugiri Sancoko (SUG) selaku Bupati Ponorogo periode 2021-2025 dan 2025-2030, Agus Pramono (AGP) selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo, Yunus Mahatma (YUM) selaku Direktur RSUD Harjono Ponorogo, dan Sucipto (SC) selaku swasta rekaman RSUD Ponorogo.
</p>
<p>Dalam perkaranya, pada awal 2025, Yunus mendapatkan informasi bahwa dirinya akan diganti. Oleh karena itu, Yunus langsung berkoordinasi dengan Agus untuk menyiapkan sejumlah uang yang akan diberikan kepada Sugiri dengan tujuan agar posisinya tidak diganti.
</p>
<p>Pada Februari 2025, dilakukan penyerahan uang pertama dari Yunus kepada Sugiri melalui ajudannya sebesar Rp400 juta. Kemudian, pada periode April-Agustus 2025, Yunus juga melakukan penyerahan uang kepada Agus senilai Rp325 juta. Selanjutnya, pada November 2025, Yunus kembali menyerahkan uang senilai Rp500 juta melalui Ninik selaku kerabat atau iparnya Sugiri.
</p>
<p>Sehingga total uang yang telah diberikan Yunus dalam 3 klaster penyerahan uang tersebut mencapai Rp1,25 miliar, dengan rincian untuk Sugiri sebesar Rp900 juta, dan Agus Rp325 juta.
</p>
<p>Dalam proses penyerahan uang ketiga pada Jumat, 7 November 2025 tersebut, tim KPK kemudian melakukan OTT dengan mengamankan 13 orang, yakni Sugiri, Agus, Yunus, Sucipto, Arif Pujiana (AP) selaku Kepala Bidang Mutasi Pemkab Ponorogo, Niken (NK) selaku Sekretaris Direktur Utama RSUD Ponorogo, Ely Widodo (ELW) selaku adik Sugiri.
</p>
<p>Selanjutnya, Indah Bekti Pratiwi (IBP) selaku swasta, Sri Yanto (SRY) selaku pemilik toko kelontong, Kokoh Prio Utama (KKH) selaku Tenaga Ahli Bupati Ponorogo, Endrika Dwiki Christianto (ED) selaku pegawai Bank Jatim, Bandar (BD) selaku ajudan Bupati Ponorogo, dan Zupar (ZR) selaku ajudan Bupati Ponorogo.
</p>
<p>Sebelum OTT, pada 3 November 2025, Sugiri meminta uang kepada Yunus senilai Rp1,5 miliar. Kemudian pada 6 November 2025, Sugiri kembali menagih uang tersebut.
</p>
<p>Maka pada 7 November 2025, teman dekat Yunus, yakni Indah berkoordinasi dengan Endrika untuk mencairkan uang senilai Rp500 juta. Uang tersebut untuk diserahkan Yunus kepada Sugiri melalui Ninik. Untuk tersebut kemudian diamankan KPK saat OTT.
</p>
<p>Selanjutnya terkait suap proyek pekerjaan di RSUD Harjono Ponorogo. Pada 2024, terdapat proyek pekerjaan di RSUD Ponorogo senilai Rp14 miliar. Dari pekerjaan tersebut, Sucipto diduga memberikan fee proyek kepada Yunus sebesar 10 persen dari nilai proyek atau senilai Rp1,4 miliar.
</p>
<p>Yunus kemudian menyerahkan uang tersebut kepada Sugiri Singgih (SGH) selaku ajudan Bupati dan Ely.
</p>
<p>Tak hanya itu, Sugiri juga menerima gratifikasi lainnya. Pada periode 2023-2025, Sugiri menerima uang senilai Rp225 juta dari Yunus. Selain itu, pada Oktober 2025, Sugiri juga menerima uang sebesar Rp75 juta dari Eko (EK) selaku pihak swasta.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-libatkan-adik-dan-iparnya-ambil-uang-korupsi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang Kena OTT KPK</title>
		<link>https://bnbabel.com/segini-harta-kekayaan-bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-yang-kena-ott-kpk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 16:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Harta]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kena]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sancoko]]></category>
		<category><![CDATA[Segini]]></category>
		<category><![CDATA[Sugiri]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/segini-harta-kekayaan-bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-yang-kena-ott-kpk/</guid>

					<description><![CDATA[– Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia tercatat memiliki harta kekayaan Rp6.358.428.124 atau sejumlah Rp6,3 miliar. Sebelumnya, KPK telah menggelar <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/segini-harta-kekayaan-bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-yang-kena-ott-kpk/" title="Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang Kena OTT KPK" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/segini-harta-kekayaan-bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-yang-kena-ott-kpk/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5442451487192307010" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia tercatat memiliki harta kekayaan Rp6.358.428.124 atau sejumlah Rp6,3 miliar. </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Sebelumnya, KPK telah menggelar OTT di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (7/11/2025). Dimana, salah satu yang turut terjaring dalam operasi senyap itu adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
</p>
<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menuturkan, sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT akan dibawa ke Jakarta pada, Sabtu (8/11/2025) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
</p>
<p>“Pihak-pihak yang diamankan rencananya dibawa ke Jakarta, salah satunya Bupati,” katanya.
</p>
<p>Setibanya di Jakarta, seluruh pihak yang diamankan termasuk Bupati Ponorogo ini akan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Setelah pemeriksaan awal selesai, penyidik akan menentukan status hukum masing-masing pihak.
</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan data dari situs resmi LHKPN KPK, Sugiri terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Maret 2025.
</p>
<p>Laporan tersebut merupakan laporan khusus awal menjabat sebagai Bupati Ponorogo untuk periode keduanya. Dalam laporan itu, Sugiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp6.358.428.124 atau Rp6,35 miliar.
</p>
<p>Berikut rincian harta milik Bupati Ponorogo Sugiri:</p>
<p>Tanah dan bangunan (Total: Rp5.782.050.000)
</p>
<p>– Tanah dan Bangunan Seluas 165 m²/70 m² di Surabaya, Hasil Sendiri: Rp1.800.000.000
</p>
<p>– Tanah dan Bangunan Seluas 130 m²/55 m² di Boyolali, Hasil Sendiri: Rp600.000.000
</p>
<p>– Tanah dan Bangunan Seluas 105 m²/45 m² di Sidoarjo, Hasil Sendiri: Rp450.000.000
</p>
<p>– Tanah dan Bangunan Seluas 120 m²/70 m² di Pasuruan, Hasil Sendiri: Rp900.000.000
</p>
<p>– Tanah Seluas 4.306 m² di Ponorogo, Warisan: Rp737.050.000
</p>
<p>– Tanah Seluas 2.254 m² di Ponorogo, Warisan: Rp527.000.000
</p>
<p>– Tanah Seluas 2.254 m² di Ponorogo, Warisan: Rp527.000.000
</p>
<p>– Tanah Seluas 552 m² di Ponorogo, Warisan: Rp129.000.000
</p>
<p>– Tanah Seluas 280 m² di Ponorogo, Warisan: Rp112.000.000
</p>
<p>Alat transportasi dan mesin (Total: Rp153.000.000)
</p>
<p>– Mobil, Toyota Alphard Tahun 2006, Hasil Sendiri: Rp125.000.000
</p>
<p>– Motor, Vespa Primavera Tahun 2018, Hasil Sendiri: Rp28.000.000
</p>
<p>Harta bergerak lainnya: Rp218.937.095
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/segini-harta-kekayaan-bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-yang-kena-ott-kpk/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Aceh Singkil Upayakan PPPK yang Viral Ceraikan Istri Dapat Rujuk</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-aceh-singkil-upayakan-pppk-yang-viral-ceraikan-istri-dapat-rujuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 14:06:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ceraikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rujuk]]></category>
		<category><![CDATA[Singkil]]></category>
		<category><![CDATA[Upayakan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bupati-aceh-singkil-upayakan-pppk-yang-viral-ceraikan-istri-dapat-rujuk/</guid>

					<description><![CDATA[– Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, berharap kasus rumah tangga seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang viral di media sosial dapat diselesaikan dengan damai. Ia berharap pasangan tersebut <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-singkil-upayakan-pppk-yang-viral-ceraikan-istri-dapat-rujuk/" title="Bupati Aceh Singkil Upayakan PPPK yang Viral Ceraikan Istri Dapat Rujuk" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-singkil-upayakan-pppk-yang-viral-ceraikan-istri-dapat-rujuk/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-2807802303058772109" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, berharap kasus rumah tangga seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang viral di media sosial dapat diselesaikan dengan damai.
</p>
<p>Ia berharap pasangan tersebut bisa kembali rujuk demi keutuhan keluarga.
</p>
<p>“Terkait kasus PPPK yang viral menceraikan istrinya, pertama-tama akan kita selidiki dulu sejauh mana permasalahan itu. Selanjutnya, kita akan upayakan agar mereka bisa rujuk kembali,” kata Oyon kepada wartawan usai prosesi mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Singkil, Jumat, 24 Oktober 2025.
</p>
<p>Menurut Oyon, pasangan yang dimaksud adalah Jakfar Sidik, PPPK di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH), dan Melda Safitri, seorang ibu rumah tangga yang juga dikenal sebagai konten kreator di Facebook.
</p>
<p>Ia menegaskan bahwa keduanya belum “cerai habis” secara hukum.
</p>
<p>“Kita akan lakukan mediasi sebaik-baiknya supaya mereka bisa kembali bersama. Yang paling menyedihkan dari persoalan ini adalah anak—dua orang balita—yang jadi korban,” ujarnya.
</p>
<p>Sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil telah memanggil Jakfar Sidik untuk dimintai klarifikasi.
</p>
<p>Pemanggilan itu dilakukan setelah persoalan rumah tangganya viral di media sosial.
</p>
<p>Asisten III Setdakab Bidang Kepegawaian, Asmaruddin, membenarkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan Jakfar bersama sejumlah instansi terkait.
</p>
<p>“Kami hanya memanggil untuk meminta klarifikasi. Sebenarnya kami tidak ingin terlalu jauh mencampuri karena ini masalah pribadi. Namun karena menyangkut profesi PPPK, maka perlu dilakukan pembinaan,” kata Asmaruddin.
</p>
<p>Kasus ini mencuat setelah video berdurasi beberapa menit beredar di media sosial. Dalam video itu, Melda tampak menangis sambil memeluk anak-anaknya, dibantu beberapa warga yang menyiapkan barang-barang ke sebuah mobil minibus berwarna pink.
</p>
<p>Para tetangga dalam video terdengar memberikan semangat. “Jadikan dirimu cantik, sampai dia menyesal menceraikanmu,” ucap salah satu wanita yang terekam dalam video tersebut.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-aceh-singkil-upayakan-pppk-yang-viral-ceraikan-istri-dapat-rujuk/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Ayu Asalasiyah Didampingi Kadis DP3APPKB Way Kanan Andi Oktaviandi Terima Penganugerahan Kabupaten Layak Anak</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-ayu-asalasiyah-didampingi-kadis-dp3appkb-way-kanan-andi-oktaviandi-terima-penganugerahan-kabupaten-layak-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 02:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Andi]]></category>
		<category><![CDATA[Asalasiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Ayu]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Didampingi]]></category>
		<category><![CDATA[DP3APPKB]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis]]></category>
		<category><![CDATA[kanan]]></category>
		<category><![CDATA[Layak]]></category>
		<category><![CDATA[Oktaviandi]]></category>
		<category><![CDATA[Penganugerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bupati-ayu-asalasiyah-didampingi-kadis-dp3appkb-way-kanan-andi-oktaviandi-terima-penganugerahan-kabupaten-layak-anak/</guid>

					<description><![CDATA[Blambangan Umpu, RisalahPos Network” Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Way Kanan, Andi Oktoviandi, S.KM.,M.M., menghadiri <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-ayu-asalasiyah-didampingi-kadis-dp3appkb-way-kanan-andi-oktaviandi-terima-penganugerahan-kabupaten-layak-anak/" title="Bupati Ayu Asalasiyah Didampingi Kadis DP3APPKB Way Kanan Andi Oktaviandi Terima Penganugerahan Kabupaten Layak Anak" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-ayu-asalasiyah-didampingi-kadis-dp3appkb-way-kanan-andi-oktaviandi-terima-penganugerahan-kabupaten-layak-anak/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Blambangan Umpu, RisalahPos Network”
</p>
<p>Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Way Kanan, Andi Oktoviandi, S.KM.,M.M., menghadiri Acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (08/08/2025) malam.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-AI1p5gAm9Vyz4qlPn_QvjO2-EYa3SA7YUv7WPEw0YlqFcBRy4glrPOO5bQW-UU0onyaMd0ndqe22r3XaBjzWrXfmIyVLpNZn-Lxqz_aQynJxayOkJLda99R8e3_cWroTq84UML7hHZ02M9Zw646X5qQFHRXbfVe2K1Sk_Z15hWXOOs1Jlu2C2n2BMhA/s1600/idt-size-300600.png" alt="Example 300x600" title="Example 300x600" width="300" height="600"/></div>
</div>
</div>
<p>Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., beserta jajaran Kementerian/Lembaga, serta para Kepala Daerah dari Provinsi, Kabupaten, dan Kota penerima penghargaan KLA se-Indonesia.
</p>
<p>Pada acara tersebut, Kabupaten Way Kanan kembali berhasil meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2025 Kategori Nindya, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah dalam memenuhi hak anak dan memberikan perlindungan yang optimal. Capaian ini merupakan penghargaan kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2019.
</p>
<p>Penganugerahan ini menjadi bukti nyata dari sinergi antara DP3APPKB Kabupaten Way Kanan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta dukungan para pegiat perlindungan anak yang berkomitmen terhadap pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Way Kanan.
</p>
<p>Menteri PPPA, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan bentuk apresiasi atas kesungguhan daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Kementerian PPPA yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas kementerian/lembaga.
</p>
<p>Proses penilaian KLA Tahun 2025 berlangsung selama kurang lebih 1,5 tahun, yang mencakup:
</p>
<p>Januari–Juni 2024: Evaluasi mandiri oleh masing-masing Kabupaten/Kota
</p>
<p>Juli–Desember 2024: Evaluasi oleh Pemerintah Provinsi
</p>
<p>Januari–Maret 2025: Verifikasi oleh Kementerian PPPA
</p>
<p>April–Juni 2025: Kolaborasi penilaian lintas Kementerian/Lembaga
</p>
<p>“Proses penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak ini memakan waktu hampir satu setengah tahun, melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk melakukan verifikasi data. Dari 464 kabupaten/kota yang diajukan oleh provinsi, hanya 255 daerah yang berhasil lolos verifikasi dan memperoleh kategori penghargaan,” jelas Menteri PPPA.
</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan, penghargaan KLA ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Anak dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.
</p>
<p>(Eka Saputra, RisalahPos Network)
</p>
<p>(Sumber : Dinas Kominfo Kabupaten Way Kanan).
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-ayu-asalasiyah-didampingi-kadis-dp3appkb-way-kanan-andi-oktaviandi-terima-penganugerahan-kabupaten-layak-anak/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
