<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dosen - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/dosen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 03:55:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Dosen - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AKBP Basuki, Polisi yang Terseret Kasus Kematian Dosen Untag Akhirnya Dipecat</title>
		<link>https://bnbabel.com/akbp-basuki-polisi-yang-terseret-kasus-kematian-dosen-untag-akhirnya-dipecat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP]]></category>
		<category><![CDATA[Akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[Basuki]]></category>
		<category><![CDATA[Dipecat]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret]]></category>
		<category><![CDATA[Untag]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/akbp-basuki-polisi-yang-terseret-kasus-kematian-dosen-untag-akhirnya-dipecat/</guid>

					<description><![CDATA[– AKBP Basuki (56 tahun), polisi yang menjadi ahli dalam kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35 tahun), menjalani sidang kode etik di ruang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/akbp-basuki-polisi-yang-terseret-kasus-kematian-dosen-untag-akhirnya-dipecat/" title="AKBP Basuki, Polisi yang Terseret Kasus Kematian Dosen Untag Akhirnya Dipecat" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akbp-basuki-polisi-yang-terseret-kasus-kematian-dosen-untag-akhirnya-dipecat/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8517030952376215628" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  AKBP Basuki (56 tahun), polisi yang menjadi ahli dalam kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35 tahun), menjalani sidang kode etik di ruang sidang Bidpropam Polda Jawa Tengah (Jateng), Rabu (3/12/2025). Majelis Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Basuki.
</p>
<p>Sidang kode etik terhadap AKBP Basuki digelar pukul 10:00 WIB hingga 16:30 WIB. Auditor Itwasda Polda Jateng Kombes Pol R Fidelis Purna Timoranto bertindak sebagai Ketua Majelis KKEP. Sidang turut dihadiri istri AKBP Basuki dan kuasa hukum keluarga almarhum Dwinanda Levi. Namun proses persidangan dilaksanakan secara tertutup.
</p>
<div>
<p>Seusai persidangan, AKBP Basuki dikawal keluar dari ruang sidang oleh sejumlah personel. Dia hanya menunduk dan berusaha memalingkan wajahnya dari sorotan kamera media. Hal itu dilakukannya hingga memasuki lift.
</p>
<p>“Diputuskan PTDH, pemberhentian tidak dengan hormat atau dipecat,” ungkap kuasa hukum keluarga almarhumah Dwinanda Levi, Zainal Abidin Petir, kepada awak media seusai persidangan kode etik AKBP Basuki.
</p>
</div>
<div>
<p>Dia menambahkan, dalam pertimbangannya Majelis KKEP menyatakan, pelanggaran etik AKBP Basuki telah mencoreng citra Polri. “Terbukti telah melakukan perbuatan tidur satu kamar di luar hubungan pernikahan,” kata Zainal.
</p>
<p>AKBP Basuki dan almarhumah Dwinanda Levi memang tinggal bersama di kos-hotel Mimpi Inn di daerah Gajahmungkur, Kota Semarang. Basuki menjadi satu-satunya orang yang menyaksikan momen Levi meninggal di kamarnya pada 17 November 2025 pagi.
</p>
<p>Menurut Zainal, dalam persidangan, AKBP Basuki pun mengakui pernah melakukan hubungan badan dengan almarhumah Levi. Padahal dalam pemeriksaan awal, Basuki mengaku tidak pernah melakukan hal semacam itu. “Makanya sampai pada kaget,” ujar Zainal.
</p>
<p>Di persidangan etik juga terungkap bahwa Basuki mulai mengenal Levi pada 2016. Namun Basuki mengaku hubungannya dengan almarhumah semakin intens sejak 2025. Basuki juga menjelaskan mengapa dia mencantumkan nama Levi dalam kartu keluarganya.
</p>
<p>Basuki mengaku bersimpati kepada Levi karena dia hidup sendiri tanpa orang tua dan keluarga di Kota Semarang. “Maka dibantu supaya mudah mencari pekerjaan di Semarang. Yang utama itu karena memang dia merasa kasihan (kepada Levi) karena yatim piatu,” ucap Zainal.
</p>
<p>Zainal mengaku menyambut putusan PTDH terhadap Basuki. “Saya selaku kuasa hukum doktor Levi sudah meyakini pasti akan PTDH, karena menyebabkan meninggalnya seseorang, yang dalam hal ini dalam kuasanya pelaku atau terduga. Karena kan waktu itu hanya berdua,” katanya.
</p>
<p>Menurut Zainal, Basuki kemungkinan akan mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan Majelis KKEP. Dia menambahkan, karena jabatan Basuki merupakan perwira menengah, jika banding diajukan, prosesnya bakal berlangsung di Mabes Polri.
</p>
<p>Saat ini Ditreskrimum Polda Jateng telah menaikkan status kasus kematian Levi ke tahap penyidikan. Namun belum ada penetapan tersangka. “Unsur pasal yang kami kenakan adalah Pasal 359 (KUHP), kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya orang lain,” ungkap Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio saat diwawancara di Mapolda Jateng, 26 November 2025 lalu.
</p>
<p>Sebelumnya Polda Jateng telah mencopot AKBP Basuki dari jabatannya sebagai Kasubdit Dalmas Ditsabhara Polda Jateng. Langkah itu diambil guna mempermudah pemeriksaan pelanggaran kode etik AKBP Basuki dalam kasus kematian Dwinanda Levi.
</p>
<p>“Jabatan AKBP B, sejak 21 November 2025 lalu, sudah dimutasi menjadi Pamen Yanma Polda Jawa Tengah,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto ketika diwawancara di Mapolda Jateng, 26 November 2025 lalu.
</p>
<p>Dia menambahkan, pemutasian AKBP Basuki bertujuan mempermudah Bidpropam Polda Jateng dalam melakukan pemeriksaan terhadap perwira menengah berusia 56 tersebut terkait pelanggaran etik yang dilakukannya. “Diharapkan dengan penempatan khusus (patsus) dan pencopotan jabatan ini akan mempercepat proses penyidikan tersebut,” ujar Artanto.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akbp-basuki-polisi-yang-terseret-kasus-kematian-dosen-untag-akhirnya-dipecat/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat dari 5 Hari Terjebak Banjir, Dua Dosen USK Berhasil Dievakuasi dari Langsa–Aceh Tamiang</title>
		<link>https://bnbabel.com/selamat-dari-5-hari-terjebak-banjir-dua-dosen-usk-berhasil-dievakuasi-dari-langsa-aceh-tamiang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 03:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hari]]></category>
		<category><![CDATA[LangsaAceh]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Selamat]]></category>
		<category><![CDATA[Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Terjebak]]></category>
		<category><![CDATA[USK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/selamat-dari-5-hari-terjebak-banjir-dua-dosen-usk-berhasil-dievakuasi-dari-langsa-aceh-tamiang/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH — Setelah lima hari terjebak banjir besar yang melanda wilayah Langsa dan Aceh Tamiang, dua akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), yakni Rizanna Rosemary, PhD dari FISIP dan Dr. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/selamat-dari-5-hari-terjebak-banjir-dua-dosen-usk-berhasil-dievakuasi-dari-langsa-aceh-tamiang/" title="Selamat dari 5 Hari Terjebak Banjir, Dua Dosen USK Berhasil Dievakuasi dari Langsa–Aceh Tamiang" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/selamat-dari-5-hari-terjebak-banjir-dua-dosen-usk-berhasil-dievakuasi-dari-langsa-aceh-tamiang/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><strong>KOTA ACEH</strong> — Setelah lima hari terjebak banjir besar yang melanda wilayah Langsa dan Aceh Tamiang, dua akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), yakni Rizanna Rosemary, PhD dari FISIP dan Dr. Ir. Elysa Wulandari,M.T. Fakultas Teknik, akhirnya berhasil dievakuasi menuju Bandara Kualanamu, Medan, Senin dini hari.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Keduanya sempat terisolasi akibat terputusnya jalur darat, baik menuju Medan maupun Banda Aceh. Menurut keterangan yang disampaikan pihak keluarga, mereka baru dapat memberikan kabar pada Minggu malam (30/11) setelah mendapatkan kembali akses sinyal telekomunikasi.
</p>
<p>Upaya keluar dari wilayah terdampak berlangsung dramatis. Awalnya mereka mencoba menumpang Hiace menuju Langsa dengan asumsi air telah surut. Namun di lapangan, seluruh jalur tidak lagi dapat dilintasi sehingga mereka terpaksa berjalan kaki. Situasi semakin sulit ketika akses ke kota tujuan benar-benar tidak memungkinkan.
</p>
<p>Siang harinya, keduanya mencari jalan keluar dari Kota Lintang, Kuala Simpang dengan truk menuju pelabuhan Desa Salhaji, perbatasan Tamiang–Langkat, melalui jalur air menggunakan boat nelayan, menuju Pangkalansusu. Waktu tempuh perjalanan sekitar 1,5 jam, namun antrean untuk naik boat mencapai tiga jam. Mereka baru berhasil berangkat menjelang waktu magrib.
</p>
<p>Dari Pangkalansusu, perjalanan dilanjutkan ke Tanjung Pura–Medan selama sekitar 2,5 jam. Sejumlah ruas jalan dilaporkan masih tergenang, termasuk genangan banjir di ruas tol Medan. Mereka tiba di Bandara Kualanamu sekitar pukul 02.30 WIB dan menunggu penerbangan ke Banda Aceh.
</p>
<p>Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas keselamatan keduanya serta berterima kasih kepada para kerabat, kolega, dan masyarakat yang telah memberikan doa. Mereka juga berharap doa yang sama mengalir untuk masyarakat di Aceh yang masih terdampak banjir.
</p>
<p>Hingga Minggu kemarin, laporan dari warga menyebutkan bahwa Kota Lintang, Kualasimpang, telah lima hari belum menerima bantuan akibat akses yang terputus. Kondisi ini disebut sangat memprihatinkan.**
</p>
<div class="aioseo-author-bio-compact">
<div class="aioseo-author-bio-compact-left"> </div>
<div class="aioseo-author-bio-compact-right">
<p>  Executive Writer di Harian Aceh Indonesia</p>
</div>
</div>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/selamat-dari-5-hari-terjebak-banjir-dua-dosen-usk-berhasil-dievakuasi-dari-langsa-aceh-tamiang/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Wanita Tewas Tanpa Busana di Hotel, Propam Periksa Polisi Berpangkat AKBP Diduga Teman Dekat Korban</title>
		<link>https://bnbabel.com/dosen-wanita-tewas-tanpa-busana-di-hotel-propam-periksa-polisi-berpangkat-akbp-diduga-teman-dekat-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 18:58:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP]]></category>
		<category><![CDATA[Berpangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Busana]]></category>
		<category><![CDATA[Dekat]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Periksa]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Propam]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/dosen-wanita-tewas-tanpa-busana-di-hotel-propam-periksa-polisi-berpangkat-akbp-diduga-teman-dekat-korban/</guid>

					<description><![CDATA[– Penanganan kasus temuan mayat perempuan dosen di dalam kamar hotel di wilayah Kecamatan Gajahmungkur tak hanya di Polrestabes Semarang. Pihak Bid Propam dan Paminal Polda Jateng juga turut melakukan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/dosen-wanita-tewas-tanpa-busana-di-hotel-propam-periksa-polisi-berpangkat-akbp-diduga-teman-dekat-korban/" title="Dosen Wanita Tewas Tanpa Busana di Hotel, Propam Periksa Polisi Berpangkat AKBP Diduga Teman Dekat Korban" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dosen-wanita-tewas-tanpa-busana-di-hotel-propam-periksa-polisi-berpangkat-akbp-diduga-teman-dekat-korban/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-7823752595603833221" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Penanganan kasus temuan mayat perempuan dosen di dalam kamar hotel di wilayah Kecamatan Gajahmungkur tak hanya di Polrestabes Semarang.
</p>
<p>Pihak Bid Propam dan Paminal Polda Jateng juga turut melakukan penyelidikan.
</p>
<p>Dosen tersebut diketahui bernama Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani, 35. Korban ditemukan meninggal di kamar hotel Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30.
</p>
<p>Informasi yang dihimpun, korban menempati kamar hotel dan menginap bersama seorang pria berinisial B, 56, seorang perwira menengah Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
</p>
<p>Korban telah tinggal di kamar kos-hotel tersebut sejak sekitar dua tahun lalu. Perempuan asal Banyumas itu sebelumnya mengalami sakit dan sempat dirawat di rumah sakit.
</p>
<p>Korban tercatat berobat ke rumah sakit dua hari berturut-turut pada 15 dan 16 November 2025, dengan keluhan darah tinggi hingga tensi mencapai 190 serta gula darah mencapai 600.
</p>
<p>Setelah kondisinya membaik, korban kembali ke kos-hotel. Malam harinya, korban sempat meminta tubuhnya dibaluri minyak kayu putih. Namun, pada keesokan harinya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
</p>
<p>Korban ditemukan sudah tidak bernyawa kali pertama oleh AKBP B, sekitar pukul 05.30 WIB.
</p>
<p>Kemudian, B melaporkan ke Polsek Gajahmungkur sekitar pukul 07.00. B diketahui bertugas di Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah, bagian Pengendali Massa (Dalmas).
</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan penanganan temuan kasus tersebut dilakukan juga oleh Satreskrim Polrestabes Semarang.
</p>
<p>Selain itu, Bid Propam Polda Jateng juga melakukan hal sama, mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna penyelidikan lebih lanjut.
</p>
<p>“Dari Propam Polda Jawa Tengah juga melakukan pulbaket pengumpulan bahan keterangan atau penyelidikan mengenai informasi-informasi yang didapat dari berbagai pihak, baik dari pemberitaan maupun dari rekan-rekan dosen atau dari pihak pemilik penginapan nah ini sudah melakukan pengumpulan bahan keterangan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (18/11/2025).
</p>
<p>Awalnya, saksi ini datang ke tempat kamar hotel korban, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30. Sesampai kamar, melihat korban dalam kondisi tergelatak di lantai dan sudah tidak bernafas.
</p>
<div>
<p>“Dari Propam Polda Jawa Tengah juga melakukan pulbaket pengumpulan bahan keterangan atau penyelidikan mengenai informasi-informasi yang didapat dari berbagai pihak, baik dari pemberitaan maupun dari rekan-rekan dosen atau dari pihak pemilik penginapan nah ini sudah melakukan pengumpulan bahan keterangan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (18/11/2025).
</p>
<p>Awalnya, saksi ini datang ke tempat kamar hotel korban, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30. Sesampai kamar, melihat korban dalam kondisi tergelatak di lantai dan sudah tidak bernafas.
</p>
<p>Selanjutnya, saksi ini melapor ke Inafis Polrestabes Semarang dan ke Polsek Gajahmungkur. Kejadian ini juga disampaikan ke resepsionis hotel. Kemudian, dilakukan olah TKP guna keperluan lebih lanjut.
</p>
<p>Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya kejadian tersebut.
</p>
<p>Pihaknya juga menyampaikan, sekarang masih dilakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban.
</p>
<p>“Nanti kita coba lakukan otopsi. Nanti kita lihat hasil otopsinya seperti apa,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang (Grup Radar Sampit), Selasa (18/11/2025).
</p>
<p>Terkait saksi yang diperiksa dalam kejadian ini, pihaknya juga menyebut ada salah satu yang diperiksa dalam temuan kejadian ini
</p>
<p>“Ada salah satu saksi yang kami periksa. Nanti kami lihat keterangannya seperti apa,” jelasnya.
</p>
<p>Menanggapi terkait adanya luka maupun hal mencurigakan terhadap tubuh korban, Andika mengatakan masih menunggu hasil otopsi.
</p>
<p>“Kalau sekilas dari visum luar tidak ada unsur tanda-tanda kekerasan, makanya kita pastikan dengan otopsi,” tegasnya.
</p>
<p>Disisi lain, Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir juga membenarkan adanya temuan kejadian ini.
</p>
<p>“Inisialnya D, usia 35 tahun. Dia berdua dengan seseorang. Mereka satu kamar, sama laki-laki,” jelasnya.
</p>
<p>Namun, Kapolsek belum bersedia membeberkan kronologis maupun identitas pria yang bersama korban tersebut. Hanya saja, pria tersebut sudah dimintai keterangan.
</p>
<p>Tidak kami amankan, cuma kemarin sempat kami minta keterangan terkait kronologi saja,” katanya.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dosen-wanita-tewas-tanpa-busana-di-hotel-propam-periksa-polisi-berpangkat-akbp-diduga-teman-dekat-korban/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
