<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Empati - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/empati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2025 15:21:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Empati - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepala BGN Dinilai Tak Becus, Empati Nol di Tengah Bencana, Mundur Saja lah!</title>
		<link>https://bnbabel.com/kepala-bgn-dinilai-tak-becus-empati-nol-di-tengah-bencana-mundur-saja-lah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 15:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Becus]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[lah]]></category>
		<category><![CDATA[Mundur]]></category>
		<category><![CDATA[nol]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/kepala-bgn-dinilai-tak-becus-empati-nol-di-tengah-bencana-mundur-saja-lah/</guid>

					<description><![CDATA[– Publik tengah ramai memperbincangkan beredarnya video yang memperlihatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tengah bermain golf di saat masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera dilanda bencana alam. Aktivitas <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kepala-bgn-dinilai-tak-becus-empati-nol-di-tengah-bencana-mundur-saja-lah/" title="Kepala BGN Dinilai Tak Becus, Empati Nol di Tengah Bencana, Mundur Saja lah!" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kepala-bgn-dinilai-tak-becus-empati-nol-di-tengah-bencana-mundur-saja-lah/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5746378488424738976" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Publik tengah ramai memperbincangkan beredarnya video yang memperlihatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tengah bermain golf di saat masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera dilanda bencana alam. Aktivitas tersebut menuai kritik keras karena dinilai tidak menunjukkan empati kepada para korban.
</p>
<p>Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meragukan klaim bahwa kegiatan golf itu dilakukan untuk penggalangan dana bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
</p>
<p>“Saya tidak yakin atas apa yang disampaikan Dadan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk menggalang dana bagi korban bencana yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Fernando kepada Monitorindonesia.com, Jumat (19/12/2025).
</p>
<p>Fernando mempertanyakan pilihan cara penggalangan dana yang dinilai kurang pantas dan tidak mencerminkan empati terhadap penderitaan masyarakat. Menurutnya, terdapat banyak cara lain yang lebih menunjukkan solidaritas dan kepedulian kepada korban bencana.
</p>
<div>
<p>Sorotan terhadap kinerja Dadan juga menguat seiring laporan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menuai kritik publik.
</p>
<p>Program tersebut dinilai tidak berjalan sesuai harapan, bahkan sebagian masyarakat mengeluhkan kualitas pelaksanaan MBG yang diterima anak-anak mereka.
</p>
<p>Dalam konteks ini, Fernando mempertanyakan sensitivitas Presiden terhadap kinerja para pembantunya. Ia menilai ada pejabat yang tidak optimal menjalankan tugas, namun tetap menikmati fasilitas negara karena jabatan yang diemban.
</p>
<p>“Atas dasar itu, sebaiknya Dadan mundur dari posisinya sebagai Kepala BGN. Sejak awal terlihat tidak mampu menjalankan tugas, dan aktivitas bermain golf di tengah bencana menunjukkan minimnya empati,” tegas Fernando.
</p>
<p>Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa penilaian akhir memang berada di tangan Presiden, namun rakyat akan terus mengawasi dan menilai kinerja para pejabat negara. “Pada saatnya, rakyat juga akan bertindak,” pungkasnya.
</p>
<p>Sementara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sendiri membenarkan dirinya bermain golf di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
</p>
<p>“Minggu, 14 Desember 2025 Persatuan Golf Alumni (PGA) IPB mengadakan turnamen rutin akhir tahun. Kegiatan ini sebagai bagian dari program menjaga silaturahmi di antara sesama alumni IPB,” kata Dadan, Kamis (18/12/2025).
</p>
<p>Ia menjelaskan aktivitas tersebut bukan untuk bersenang-senang, melainkan menggalang dana bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
</p>
<p>“Tahun 2025 ini turnamen sekalian menggalang dana beasiswa dan bantuan bencana Sumatera,” ujar Dadan.
</p>
<p>Dadan menegaskan, kehadirannya sebagai Ketua Dewan Pembina PGA IPB semata-mata untuk memberikan dukungan kepada para alumni yang peduli terhadap korban bencana yang terjadi di Sumatra. “Saya sebagai Ketua Dewan Pembina PGA IPB hadir untuk memberikan support kepada teman-teman alumni yang sangat peduli,” pungkas Dadan.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kepala-bgn-dinilai-tak-becus-empati-nol-di-tengah-bencana-mundur-saja-lah/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Alkohol Mematikan Empati? Studi Menghubungkan Ambang Rasa Sakit dengan Agresi</title>
		<link>https://bnbabel.com/apakah-alkohol-mematikan-empati-studi-menghubungkan-ambang-rasa-sakit-dengan-agresi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 10:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[agresi]]></category>
		<category><![CDATA[Alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Ambang]]></category>
		<category><![CDATA[Apakah]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Mematikan]]></category>
		<category><![CDATA[Menghubungkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/apakah-alkohol-mematikan-empati-studi-menghubungkan-ambang-rasa-sakit-dengan-agresi/</guid>

					<description><![CDATA[Penelitian mengungkapkan adanya hubungan dengan ambang nyeri yang lebih tinggi. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa kapasitas alkohol untuk meningkatkan ambang rasa sakit mungkin menjadi salah satu alasan mengapa alkohol berkontribusi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/apakah-alkohol-mematikan-empati-studi-menghubungkan-ambang-rasa-sakit-dengan-agresi/" title="Apakah Alkohol Mematikan Empati? Studi Menghubungkan Ambang Rasa Sakit dengan Agresi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-alkohol-mematikan-empati-studi-menghubungkan-ambang-rasa-sakit-dengan-agresi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Penelitian mengungkapkan adanya hubungan dengan ambang nyeri yang lebih tinggi. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa kapasitas alkohol untuk meningkatkan ambang rasa sakit mungkin menjadi salah satu alasan mengapa alkohol berkontribusi terhadap peningkatan perilaku agresif. Para peneliti menemukan bahwa semakin sedikit rasa sakit yang dirasakan peserta penelitian setelah meminum minuman beralkohol, semakin banyak rasa sakit yang ingin mereka timbulkan (&#8230;)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-alkohol-mematikan-empati-studi-menghubungkan-ambang-rasa-sakit-dengan-agresi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Empati Saya Di Luar Jaringan&#8217;</title>
		<link>https://bnbabel.com/empati-saya-di-luar-jaringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 22:08:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[‘’Saya]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Luar]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/empati-saya-di-luar-jaringan/</guid>

					<description><![CDATA[Ketika CEO UnitedHealthcare, Brian Thompson, terbunuh dalam penembakan yang ditargetkan pada Rabu pagi di New York, politisi dari negara bagian asalnya, Minnesota, memposting pesan simpatik di media sosial. Namun tanggapan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/empati-saya-di-luar-jaringan/" title="&#8216;Empati Saya Di Luar Jaringan&#8217;" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/empati-saya-di-luar-jaringan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>Ketika CEO UnitedHealthcare, Brian Thompson, terbunuh dalam penembakan yang ditargetkan pada Rabu pagi di New York, politisi dari negara bagian asalnya, Minnesota, memposting pesan simpatik di media sosial. Namun tanggapan dukungan tersebut segera diredam dengan nada yang sangat berbeda, ketika orang-orang berbagi cerita horor tentang penolakan mereka untuk mendapatkan perlindungan dari perusahaan asuransi kesehatan dan melontarkan lelucon yang tidak wajar yang membandingkan kematian CEO dengan perlakuan buruk yang mereka terima dari layanan kesehatan AS. sistem.</p>
<p>Sebuah posting Facebook oleh UnitedHealth Group, perusahaan induk dari UnitedHealthcare, <span class="x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xlh3980 xvmahel x1n0sxbx x1lliihq x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x xudqn12 x3x7a5m x6prxxf xvq8zen xo1l8bm xzsf02u x1yc453h" dir="auto">mengatakan pihaknya “sangat sedih dan terkejut atas meninggalnya sahabat dan kolega kami Brian Thompson.” </span> Namun postingan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 11.000 emoji tertawa hingga tulisan ini dibuat, jauh melebihi emoji muram yang digunakan untuk menyatakan belasungkawa. Komentar telah dinonaktifkan untuk postingan tersebut, namun pembagian menyertakan komentar seperti “<span class="x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xlh3980 xvmahel x1n0sxbx x1lliihq x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x xudqn12 x3x7a5m x6prxxf xvq8zen xo1l8bm xzsf02u x1yc453h" dir="auto">Saya akan menyampaikan pemikiran dan doa tetapi tidak tercakup karena berada di luar jaringan.”</span></p>
<p>Sebuah postingan Instagram dari perusahaan tersebut juga dikunci, menghentikan rata-rata pengguna untuk berkomentar secara langsung, namun postingan lain di platform tersebut juga memiliki komentar pedas. Pada postingan minggu lalu, yang membahas cara mengelola stres saat liburan, para komentator tidak menahan diri: “Empati saya keluar dari jaringan untuk yang satu ini.”</p>
<p>“Maaf. Tapi asuransi dan Medicaid saya tidak menanggung Pikiran dan Doa,” baca salah satu komentar yang mendapat ratusan suka, menggemakan sentimen yang telah berubah menjadi meme.</p>
<p>“Dilihat dari reaksi publik, saya pikir cerita yang lebih besar seharusnya menjadi alasan mengapa hal ini tidak terjadi lebih sering,” baca komentar lainnya.</p>
<p>Komentar lain menjadi lebih pribadi, dengan orang-orang berbagi cerita mereka tentang penolakan cakupan oleh UnitedHealthcare dan harus membayar sejumlah besar uang untuk bertahan hidup: “Paman saya membayar kalian selama 22 tahun tanpa melewatkan satu pembayaran pun dan kemudian ketika dia meninggal, Anda menolaknya. klaim asuransi jiwa. Anda bahkan berani menguangkan cek darinya pada minggu dia meninggal. Kantong sampah. Terkadang Anda mendapatkan apa yang pantas Anda dapatkan. Saya harap Anda semua menderita seperti ibu saya selama setahun terakhir ini, dia harus menanggung mimpi buruk kehilangan saudara laki-lakinya dan kemudian hampir mengajukan pailit karena penolakan Anda terhadap klaim asuransi jiwa yang dibayarkan tepat waktu dan setia selama 22 tahun. Kemudian Anda berbalik dan meludahi mayatnya. Klaim empati Anda telah ditolak. Saya harap Anda semua mendapatkan apa yang akan terjadi.”</p>
<p>Yang lain melontarkan lelucon kelam: “Sepertinya lubang di dadanya itu adalah kondisi yang sudah ada sebelumnya. Anda harus menolak liputan.”</p>
<p>UnitedHealthcare mengasuransikan lebih dari 49 juta orang Amerika, dan perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan $281 miliar tahun lalu, menurut Associated Press. Raksasa asuransi ini terkenal karena menolak memberikan perlindungan, menerapkan alat kecerdasan buatan yang memiliki tingkat kesalahan sekitar 90%, menurut gugatan yang diajukan tahun lalu.</p>
<p>Ada juga video di Instagram yang mencatat fakta bahwa konferensi UnitedHealth di Manhattan dimulai tepat waktu pada pukul 8:00 pagi ET, meskipun Thompson dibunuh sekitar pukul 6:45 pagi. Konferensi tersebut akhirnya dihentikan setelah pukul 9:00 pagi. Dan beberapa tweet di X langsung merayakan kematian sang CEO, dengan video yang mempromosikan pilihan busana dan ransel si pembunuh.</p>
<p>Tapi reaksinya tidak semuanya menyenangkan. Ada banyak orang yang keberatan merayakan pembunuhan. Thompson dilaporkan memiliki dua anak dan seorang istri, yang mengatakan kepada NBC News bahwa dia mendapat ancaman pembunuhan baru-baru ini, kemungkinan terkait dengan “kurangnya liputan.”</p>
<p><span class="x193iq5w xeuugli x13faqbe x1vvkbs xlh3980 xvmahel x1n0sxbx x1lliihq x1s928wv xhkezso x1gmr53x x1cpjm7i x1fgarty x1943h6x xudqn12 x3x7a5m x6prxxf xvq8zen xo1l8bm xzsf02u x1yc453h" dir="auto">“Bagi orang-orang yang menertawakan postingan ini, Anda merasa malu karena keluarga telah kehilangan orang yang dicintai, namun Anda harus menjadi orang yang brengsek, ingatlah bahwa karma itu menyebalkan,” salah satu komentar di Facebook berbunyi.<br /></span></p>
<p>Reaksi-reaksi tersebut terasa seperti perubahan signifikan dalam kondisi negara, betapapun tidak sempurnanya barometer komentar di media sosial. Biasanya, trolling dan kegembiraan sadis atas kematian seseorang hanya terpinggirkan di situs-situs ekstremis seperti 4chan atau X sejak Elon Musk membeli platform tersebut. Namun gelombang kemarahan dan frustrasi pada sistem layanan kesehatan pada hari Rabu dapat dilihat secara terbuka di internet.</p>
<p>Masuk akal jika orang Amerika mungkin lebih longgar dalam menjaga kesopanan akhir-akhir ini. Terpilihnya kembali Donald Trump sebagai presiden menandakan semacam nihilisme populis sayap kanan ketika pemimpin Partai Republik itu menganut teori konspirasi, mengancam akan mengejar musuh-musuh politiknya, dan menjelek-jelekkan imigran dengan cara yang sangat rasis. Sikap sebagian besar orang Amerika yang terkadang bersifat perayaan pada hari Rabu terasa seperti nihilisme yang sama.</p>
<p>Sejarah AS adalah salah satu sejarah kekerasan yang luar biasa, namun dalam dua dekade terakhir relatif stabil dalam hal pertumpahan darah di dalam negeri untuk tujuan politik. Amerika rata-rata melakukan lima pemboman sehari pada awal tahun 1970-an, menurut FBI, sebuah fakta sederhana yang jarang diingat di abad ke-21. Dan satu abad yang lalu, adalah hal yang wajar jika puluhan orang terbunuh sekaligus dalam aksi buruh di AS, ketika para pekerja dan bos saling berebut kendali. Artinya, hal ini mungkin merupakan awal dan bukan akhir dari orang-orang yang melakukan kekerasan politik, terutama ketika Trump bersiap untuk mengambil alih kekuasaan dengan janji pembalasan. Perdamaian dan stabilitas bukanlah hal yang biasa.</p>
<p>Orang yang menembak Brian Thompson masih buron, dan NYPD menawarkan hadiah $10.000 bagi informasi yang mengarah pada penangkapan dan hukuman. Namun berita tersebut juga memberikan kesempatan lain bagi orang-orang di media sosial untuk menunjukkan betapa mereka dirugikan oleh kebijakan UnitedHeath. Seperti yang ditulis oleh salah satu pengguna di Bluesky, “Hadiah yang diberikan kepada orang yang menembak CEO United Healthcare bahkan tidak cukup untuk menutupi 1/9 tagihan yang kami terima untuk 28 hari radiasi.”</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/empati-saya-di-luar-jaringan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Studi Baru Mengungkap Bagaimana Demensia Memperkuat Empati di Otak</title>
		<link>https://bnbabel.com/studi-baru-mengungkap-bagaimana-demensia-memperkuat-empati-di-otak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 05:07:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Demensia]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Memperkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/studi-baru-mengungkap-bagaimana-demensia-memperkuat-empati-di-otak/</guid>

					<description><![CDATA[Demensia frontotemporal mempengaruhi empati dan perilaku sosial, dengan berkurangnya aktivitas otak di wilayah yang berhubungan dengan empati. Penderita demensia frontotemporal sering kali mengalami kesulitan dalam berempati. Para peneliti di Karolinska <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/studi-baru-mengungkap-bagaimana-demensia-memperkuat-empati-di-otak/" title="Studi Baru Mengungkap Bagaimana Demensia Memperkuat Empati di Otak" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/studi-baru-mengungkap-bagaimana-demensia-memperkuat-empati-di-otak/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Demensia frontotemporal mempengaruhi empati dan perilaku sosial, dengan berkurangnya aktivitas otak di wilayah yang berhubungan dengan empati. Penderita demensia frontotemporal sering kali mengalami kesulitan dalam berempati. Para peneliti di Karolinska Institutet telah menemukan bahwa, tidak seperti orang sehat, pasien-pasien ini menunjukkan penurunan aktivitas otak ketika mengamati orang lain yang kesakitan. Temuan ini menawarkan wawasan berharga mengenai tantangan unik dari bentuk ini (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/studi-baru-mengungkap-bagaimana-demensia-memperkuat-empati-di-otak/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
