<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hutan - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/hutan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 12:13:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Hutan - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perubahan Iklim Secara Diam-diam Mengubah Hutan Terkaya di Dunia</title>
		<link>https://bnbabel.com/perubahan-iklim-secara-diam-diam-mengubah-hutan-terkaya-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 12:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Diamdiam]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Mengubah]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Secara]]></category>
		<category><![CDATA[Terkaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/perubahan-iklim-secara-diam-diam-mengubah-hutan-terkaya-di-dunia/</guid>

					<description><![CDATA[Perubahan iklim diam-diam menata ulang Amazon dan Andes—yang menang dan yang kalah bermunculan, dan Andes Utara mungkin memegang peranan penting dalam kelangsungan hutan. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Nature <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/perubahan-iklim-secara-diam-diam-mengubah-hutan-terkaya-di-dunia/" title="Perubahan Iklim Secara Diam-diam Mengubah Hutan Terkaya di Dunia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/perubahan-iklim-secara-diam-diam-mengubah-hutan-terkaya-di-dunia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="code-block code-block-4" style="margin: 8px 0; clear: both;">
</div>
<p>Perubahan iklim diam-diam menata ulang Amazon dan Andes—yang menang dan yang kalah bermunculan, dan Andes Utara mungkin memegang peranan penting dalam kelangsungan hutan. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Nature Ecology and Evolution menemukan bahwa keanekaragaman pohon di hutan tropis Andes dan Amazon telah berubah secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir sebagai dampaknya (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<p><!-- CONTENT END 2 -->
							    	</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/perubahan-iklim-secara-diam-diam-mengubah-hutan-terkaya-di-dunia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Influencer Amerika Videokan Parahnya Deforestasi Hutan Sumatera, Gundul Sejauh Mata Memandang</title>
		<link>https://bnbabel.com/viral-influencer-amerika-videokan-parahnya-deforestasi-hutan-sumatera-gundul-sejauh-mata-memandang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 12:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Deforestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gundul]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[Memandang]]></category>
		<category><![CDATA[Parahnya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Videokan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/viral-influencer-amerika-videokan-parahnya-deforestasi-hutan-sumatera-gundul-sejauh-mata-memandang/</guid>

					<description><![CDATA[– Seorang influencer Amerika mendadak bikin heboh setelah mengunggah video yang memperlihatkan hamparan hutan Indonesia terbabat habis diduga di Sumatera. Rekaman yang diambil dari udara itu sontak memicu kemarahan warganet, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/viral-influencer-amerika-videokan-parahnya-deforestasi-hutan-sumatera-gundul-sejauh-mata-memandang/" title="Viral Influencer Amerika Videokan Parahnya Deforestasi Hutan Sumatera, Gundul Sejauh Mata Memandang" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/viral-influencer-amerika-videokan-parahnya-deforestasi-hutan-sumatera-gundul-sejauh-mata-memandang/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-28870645251959376" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Seorang influencer Amerika mendadak bikin heboh setelah mengunggah video yang memperlihatkan hamparan hutan Indonesia terbabat habis diduga di Sumatera.
</p>
<p>Rekaman yang diambil dari udara itu sontak memicu kemarahan warganet, sekaligus membuka kembali luka lama tentang deforestasi yang tak kunjung berhenti.
</p>
<p>Dalam video berdurasi singkat tersebut, sang influencer memperlihatkan lanskap hutan yang kini berubah menjadi petak-petak cokelat.
</p>
<p>Tanda kuat pembukaan lahan skala besar. Ia menyoroti bagaimana perusahaan raksasa dinilai membeli dan menggunduli area hutan demi kepentingan industri.
</p>
<p>Rekaman itu langsung viral, ditonton jutaan orang, dan memancing reaksi keras dari berbagai kalangan di Indonesia.
</p>
<p>Nyatanya, apa yang ditampilkannya tak sekadar sensasional.
</p>
<p>Data resmi dan laporan lembaga kredibel mendukung bahwa deforestasi di Indonesia memang masih terjadi dalam skala mengkhawatirkan.
</p>
<p>Menurut Global Forest Watch, Indonesia kehilangan lebih dari 260 ribu hektare hutan primer dalam setahun.
</p>
<p>Sementara provinsi seperti Riau telah mengalami penurunan tutupan hutan yang sangat drastis sejak 1980-an.
</p>
<p>Hutan-hutan yang dulu membentang lebat kini perlahan lenyap akibat ekspansi perkebunan, penebangan industri, dan konversi lahan lainnya.
</p>
<p>Laporan <i>Reuters</i> bahkan mencatat bagaimana pemerintah menindak perusahaan sawit.
</p>
<p>Dan tambang yang kedapatan beroperasi di kawasan hutan tanpa izin, dengan total denda mencapai 38 triliun rupiah.
</p>
<p>Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tekanan terhadap hutan masih kuat dan kompleks.
</p>
<p>Temuan influencer itu semakin menyalakan amarah publik karena gambaran yang ia tampilkan bersinggungan dengan berbagai bencana ekologis yang terjadi akhir-akhir ini.
</p>
<p>Banjir besar di Sumatra pada 2025, misalnya, dikaitkan oleh warga dengan deforestasi masif di perbukitan sekitar.
</p>
<p>The Guardian juga melaporkan bahwa bencana tersebut mengancam kepunahan orangutan Tapanuli, salah satu kera paling langka di dunia, karena habitat mereka hancur.
</p>
<p>Video viral itu kini menjadi pemicu diskusi besar apakah Indonesia benar-benar sedang kehilangan hutannya lebih cepat daripada yang disadari masyarakat?
</p>
<p>Data dari BPS menegaskan bahwa laju deforestasi netto masih terjadi di banyak provinsi hingga 2022.
</p>
<p>Sementara organisasi lingkungan mencatat bahwa penurunan deforestasi yang diklaim pemerintah tidak selalu sejalan dengan hasil pemantauan independen.
</p>
<p>Warganet Indonesia ramai menumpahkan kekesalan mulai dari menuntut transparansi lebih besar, meminta penegakan hukum diperketat.
</p>
<p>Penemuan influencer Amerika tersebut memang mengguncang publik, namun lebih dari itu, ia menjadi cermin bahwa isu deforestasi belum selesai dan dampaknya semakin nyata.
</p>
<p>Video itu mungkin hanya beberapa detik, tetapi pesan yang disampaikan terasa jauh lebih panjang.
</p>
<p>Hutan Indonesia sedang berada di titik kritis dan dunia kini ikut menyaksikannya.***
</p>
<blockquote cite="https://www.tiktok.com/@jawaposofficial/video/7583150689400966420" class="tiktok-embed" data-video-id="7583150689400966420" style="max-width: 605px; min-width: 325px;">
<section>  @jawaposofficial </p>
<p>Seorang influencer asal Amerika Serikat membagikan rekaman udara saat pesawat yang ditumpanginya melintasi wilayah Provinsi Riau, Sumatera. Dalam video tersebut, terlihat hamparan lahan terbuka yang diduga merupakan dampak deforestasi, membentang luas dan kontras dengan kawasan hijau di sekitarnya. Melalui keterangan unggahannya, influencer tersebut menyoroti dampak serius penggundulan hutan terhadap lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem. Ia menyebut kondisi di Sumatra sebagai contoh nyata konsekuensi jangka panjang dari eksploitasi hutan tanpa kendali. “Indonesia, biarkan Sumatra menjadi pelajaran tentang apa yang terjadi ketika hutan ditebangi. Pengusaha merugi, alam rusak, ekosistem berada di titik kritis, dan pada akhirnya yang tersisa hanyalah kehancuran,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
</p>
<p> ♬ suara asli  – Jawa Pos Official </p>
</section>
</blockquote>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><script async src="//www.tiktok.com/embed.js"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/viral-influencer-amerika-videokan-parahnya-deforestasi-hutan-sumatera-gundul-sejauh-mata-memandang/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Prabowo Tobat Akan Kembalikan Lahan Sawit Jadi Hutan</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:38:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Tobat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/</guid>

					<description><![CDATA[– Pemerintah Prabowo Subianto tobat dan berjanji akan mengembalikan lahan sawit menjadi hutan kembali. Pertobatan pemerintah Republik Indonesia itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/" title="Pemerintah Prabowo Tobat Akan Kembalikan Lahan Sawit Jadi Hutan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-2796853115955916508" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Pemerintah Prabowo Subianto tobat dan berjanji akan mengembalikan lahan sawit menjadi hutan kembali.
</p>
<p>Pertobatan pemerintah Republik Indonesia itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid usai Sumatra diterpa banjir bandang maut yang menewaskan hampir 1000 orang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
</p>
<p>Nusron mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto akan melakukan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan kelapa sawit.
</p>
<p>HGU tersebut akan diubah untuk lahan pembangunan hunian korban terdampak banjir Sumatera.
</p>
<p>Nusron mengatakan, HGU perusahaan sawit yang akan dicabut adalah yang berdiri di atas tanah Hak Pengelolaan (HPL) milik negara.
</p>
<p>Nusron Wahid pun menyebut Kementerian ATR/BPN yang dipimpinnya siap melaksanakan perintah tersebut.
</p>
<p>“Ya siap, enggak masalah. Artinya kalau masyarakat membutuhkan hunian tetap dan tidak ada lahan yang tersedia, nanti kita akan minta lahan negara yang hari ini menjadi HGU-HGU di kota tersebut,” kata Nusron seperti dimuat Kompas.com Senin (8/12/2024).
</p>
<p>Selain itu, Nusron berjanji perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatera hasil pelepasan kawasan hutan akan dikembalikan menjadi hutan, imbas banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
</p>
<p>Keputusan ini hasil rapat bersama Menteri Kehutanan yang akan evaluasi beberapa kebun sawit yang dulunya merupakan hutan.
</p>
<p>Kata Nusron, dengan adanya bencana ini, pemerintah akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait alih fungsi hutan.
</p>
<p>“Saya kemarin rapat, termasuk Menteri Kehutanan juga sedang mengevaluasi beberapa kebun-kebun yang dulunya hasil pelepasan kawasan hutan, kemungkinan besar dengan adanya bencana ini nanti akan ada evaluasi besar-besaran dan ada salah satu keputusan ekstremnya adalah dikembalikan menjadi fungsi hutan lagi,” kata Nusron.
</p>
<p>Nusron juga menegaskan perlunya dilakukan revisi penataan ruang di Pulau Sumatera, imbas banjir yang telah menelan hampir ribuan korban jiwa tersebut, menurut data per 8 Desember 2025.
</p>
<p>“Keputusan yang lebih baik itu apa? Revisi tata ruang, supaya kejadian yang sama tidak berulang,” ujar Nusron.
</p>
<p>Jelasnya, wilayah Sumatera sudah kehilangan daerah resapan air, sehingga air tidak bisa terserap ke tanah dan akhirnya mengisi ruang-ruang yang ada, yakni permukiman.
</p>
<p>“Karena penyangga serapannya dulunya adalah tumbuh-tumbuhan, pohon-pohon, pohonnya hilang. Terus gimana caranya supaya enggak ini? Ya kembalikan, yang dulunya itu ruang untuk pohon, yang sekarang diganti menjadi ruang untuk lainnya, kembalikan ruang itu untuk pohon,” ucap Nusron.
</p>
<p>Ia juga mengatakan perlunya revisi 415 Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota, karena hanya 100 RTRW yang sudah sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
</p>
<p>“Belum lagi perubahan RTRW kabupaten/kota dari tiga provinsi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, pasca-bencana ini pasti impact-nya nanti adalah perubahan RTRW secara besar-besaran, yang lebih mengedepankan mitigasi terhadap bencana,” katanya.
</p>
<p>Padahal sebelum banjir bandang Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan memulai program ekstensifikasi atau pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit mulai tahun depan.
</p>
<p>Plt. Dirjen Perkebunan Kementan Abdul Roni Angkat mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengejar target produksi minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sebesar 100 juta ton pada 2045.
</p>
<p>“Ini proyeksi kita, harapannya tahun 2045, kita bisa capai 100 juta ton. Nah, apakah ini penting? Sangat penting. Di skema kita, kita akan mengembangkan 3 juta ha tambahan perluasan kelapa sawit,” ujar Roni dalam acara 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/11/2025).
</p>
<p>Rencananya, Indonesia akan membuka kebun sawit baru seluas 600.000 hektar (ha).
</p>
<p>Sebanyak 400.000 ha di antaranya merupakan kebun plasma atau sawit rakyat.
</p>
<p>Adapun, proyek ini diarahkan untuk mendukung perluasan kebun plasma rakyat di wilayah Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Kalbar, Kalteng, Kaltara dan Sulawesi Selatan.
</p>
<p>Selain itu, pemerintah juga berencana menawarkan 200.000 ha perkebunan kepada perusahaan negara, yakni PT Agrinas dan PalmCo.
</p>
<p>Namun, Roni bilang, perusahaan swasta dipersilakan untuk berpartisipasi.
</p>
<p>“Silakan nanti kalau teman-teman dari perusahaan swasta ingin masuk untuk mengakses bersama-sama dengan barisan kita, iskemanya kita akan berikan bersama,” ujar dia.
</p>
<p>Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementan Baginda Siagian menambahkan, program ekstensifikasi ini juga dijalankan untuk memenuhi peningkatan permintaan CPO domestik dalam beberapa tahun ke depan.
</p>
<p>“Itu kan masih rencana program hilirisasi, untuk mendukung ini semua, termasuk (program) biodiesel, dan juga kebutuhan dalam negeri kan gitu kan, (seperti) Minyak goreng nantinya,” tambahnya.
</p>
<p>Selain itu, produktivitas perkebunan sawit nasional juga masih jauh tertinggal dibanding Malaysia.
</p>
<p>Dalam pemaparannya, perkebunan negara diproyeksikan memiliki produktivitas tertinggi, yakni 4,48 ton CPO/ha/tahun pada tahun 2025. Sementara perkebunan swasta berada di 3,68 ton, dan pekebun rakyat hanya 3,18 ton.
</p>
<p>Sehingga rata-ratanya di sekitar 3,52 ton. Dengan kondisi saat ini, produksi CPO nasional pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar 50 juta ton, ditambah PKO sekitar 4 juta–5 juta ton, sehingga total menjadi 55 juta ton.
</p>
<p>Namun setelah banjir bandang menghantam Sumatra, isu pengembangan 600 ribu hektar lahan sawit tenggelam.
</p>
<p>Belum diketahui apakah program ini masih terus berjalan.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar</title>
		<link>https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 10:22:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Babat]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dulu]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Juga]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Landa]]></category>
		<category><![CDATA[Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</guid>

					<description><![CDATA[– Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar. Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/" title="Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4799421902613452089" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menyampaikan pemaparan terkait program hilirisasi Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Video yang diposting Muhammad Said Didu di akun @msaid_didu ini mendapatkan berbagai komentar dari netizen.
</p>
<p>Salah satu netizen August Hnedri dengan akun @Hnedri meuliskan komentar, ‘Pak Bahl, kita berlaku Ihsan bukan terhadap sesama manusia saja, seperti yg bapak sampaikan itu’.
</p>
<p>“Tapi sebagai manusia yang cerdas kita juga harus menunjukkan kebaikan kepada makhluk lain. Tunjukkan kebaikan pada rumah gajah, harimau, dan burung-burung cantik yang hidup di hutan. Salam cerdas pak,” tulisnya.
</p>
<p>Adapun pernyataan Bahlil saat itu terkait bagaimana negara memanfaatkan sumber daya alam, mulai dari hutan dan tambang.
</p>
<p>Bahkan dalam pernyataanya Bahlil mempertanyakan kenapa Indonesia mau melakukan eksploitasi sumber daya alamnya ada yang merasa terganggu.
</p>
<p>“Negara-negara lain pada saat era 40an, 50an dan 60an, mereka-kan banyak hutan juga, mereka juga punya tambang banyak, semua mereka punya banyak,” papar Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Bahlil menambahkan bahwa pada saat itu negara mereka belum maju seperti saat sekarang.
</p>
<p>“Maka mereka mengambil sumber daya alam mereka, hutannya dibabat, tambangnya diambil dan mungkin lingkungan mereka saat itu tidak lebih baik dari apa yang kita lakukan sekarang,” ungkapnya.
</p>
<p>“Pertanyaan saya, siapa yang memprotes mereka saat itu”.
</p>
<p>“Sekaranag negara kita, negara-negara yang berkembang, yang mempunyai sumber daya alam, yang beru memulai untuk berfikir mendapatkan nilai tambah untuk kemudian mensejahterakan rakyatnya, untuk bisa membanggun, kok ada yang merasa terganggu, ada apa di balik itu” tanya Bahlil.
</p>
<div>
<p>Bahlil menyampaikan bahwa dalam membanggun hilirisasi dalam kurun waktu 5-6 tahun kebelakang belum sempurna.
</p>
<p>Salah satu netizen menyampaikan ketidak setujuannya dengan pernyataan Bahlil yang menyebutkan negara maju melakukan eksploitasi sumber daya alamnya.
</p>
<p>“Negara maju mana yang eksploitasi alamnya? Yg ada negara maju itu eksploitasi negara lain yang pemimpinnya Bodoh,” tulis Pak Taka dengan akun X@ardianTaka.
</p>
<p>“Rakus alam negara di rusak tanpa malu malu lagi yg penting dapat harta. Rakyat mati , susah bukan urusan Gue !?, Machmud Yahya dengan akun X@MachmudYaha ikut menambahkan.
</p>
<p>Dalam kesempatan lain, Bahlil saat acara Talkshow Aksi Nyata untuk Bumi Lestari di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat 28 November lalu menyampaikan rasa duka citanya terhadap korban banjir yang melanda Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Selai itu Bahlil juga menyampikan akan melakukan penataan kembali regulasi yang terkait dengan pengelolaan lingkungan.
</p>
<p>“Saya khususnya di sektor pertambangan akan melakukan tindakan, langkah-langkah yang terukur, untuk bagaimana bisa menjaga pengelolaan tambang yang ramah lingkungan,” ucapnya.
</p>
<p>Bahlil juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait tudingan banjir akibat aktifitas tambang ilegal.
</p>
<p>Diketahui Aceh, Sumut dan Sumbar mengalami banjir bandang beberapa hari lalu akibat intensitas curah hujan yang tinggi.
</p>
<p>Akibatnya, tidak hanya air, namun lumpur dan gelondongan kayu ikut menghantam kampung serta rumah warga.
</p>
<p>Pihak BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mencapai 174 orang hingga Jumat 28 November sore.
</p>
</div>
<div>
<p>Adapun korban meninggal di Aceh sebanyak 25 orang dan 25 orang lainnya masih hilang, di Sumut 116 orang dan 42 orang masih dalam pencarian.
</p>
<p>Sedangkan di wilayah Sumbar, korban meninggal dunia sebanyak 23 orang dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Superkomputer Menciptakan Kembali Kebakaran Hutan yang Menciptakan Badai Petirnya Sendiri</title>
		<link>https://bnbabel.com/superkomputer-menciptakan-kembali-kebakaran-hutan-yang-menciptakan-badai-petirnya-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 11:05:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Badai]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Menciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[Petirnya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[Superkomputer]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/superkomputer-menciptakan-kembali-kebakaran-hutan-yang-menciptakan-badai-petirnya-sendiri/</guid>

					<description><![CDATA[Ketika Kebakaran Sungai California meletus pada tahun 2020, kebakaran tersebut terjadi dengan sangat hebat sehingga menimbulkan badai petir tersendiri — awan pirokumulonimbus yang menjulang tinggi yang memuntahkan petir dan mengubah <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/superkomputer-menciptakan-kembali-kebakaran-hutan-yang-menciptakan-badai-petirnya-sendiri/" title="Superkomputer Menciptakan Kembali Kebakaran Hutan yang Menciptakan Badai Petirnya Sendiri" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/superkomputer-menciptakan-kembali-kebakaran-hutan-yang-menciptakan-badai-petirnya-sendiri/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Ketika Kebakaran Sungai California meletus pada tahun 2020, kebakaran tersebut terjadi dengan sangat hebat sehingga menimbulkan badai petir tersendiri — awan pirokumulonimbus yang menjulang tinggi yang memuntahkan petir dan mengubah cuaca di atasnya. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan berjuang untuk membuat model badai api yang mengeluarkan asap dan kelembapan ke atmosfer seperti letusan gunung berapi. Sekarang, para peneliti telah mencapai (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/superkomputer-menciptakan-kembali-kebakaran-hutan-yang-menciptakan-badai-petirnya-sendiri/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bug ini melambai pada Anda di hutan. Alasannya mengejutkan para ilmuwan</title>
		<link>https://bnbabel.com/bug-ini-melambai-pada-anda-di-hutan-alasannya-mengejutkan-para-ilmuwan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 03:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alasannya]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[bug]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[melambai]]></category>
		<category><![CDATA[Mengejutkan]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bug-ini-melambai-pada-anda-di-hutan-alasannya-mengejutkan-para-ilmuwan/</guid>

					<description><![CDATA[Matador Bug, Bitta Alipes (bekas alipes anisoscelis), serangga kaki daun (Family Coreidae) dengan bendera yang mengesankan, besar, berwarna-warni di tibia belakangnya. Kredit: Steven Paton Gelombang kaki Matador Bug yang mencolok <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bug-ini-melambai-pada-anda-di-hutan-alasannya-mengejutkan-para-ilmuwan/" title="Bug ini melambai pada Anda di hutan. Alasannya mengejutkan para ilmuwan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bug-ini-melambai-pada-anda-di-hutan-alasannya-mengejutkan-para-ilmuwan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_496111" aria-describedby="caption-attachment-496111" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496111" class="wp-caption-text">Matador Bug, Bitta Alipes (bekas alipes anisoscelis), serangga kaki daun (Family Coreidae) dengan bendera yang mengesankan, besar, berwarna-warni di tibia belakangnya. Kredit: Steven Paton</figcaption></figure>
<p><strong>Gelombang kaki Matador Bug yang mencolok bukanlah ritual perkawinan tetapi pencegah pemangsa, mengungkapkan strategi pertahanan yang mengejutkan yang dibagikan oleh banyak serangga <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_5a93a94ae716ecf67dd2800a47917290" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">jenis</span> dan mengisyaratkan pola evolusi yang lebih luas.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Berjalanlah melalui hutan Panama dan Anda mungkin melihat serangga yang tampaknya melambaikan tangan pada Anda. Para ilmuwan di Smithsonian Tropical Research Institute (STRI) telah memeriksa perilaku ini selama beberapa waktu. Bug Matador (Bitta Alipes) membawa “bendera” kemerahan yang jelas di kaki belakangnya dan memakai tampilan melambai kaki yang kompleks. Mengapa hal ini tetap tidak jelas – sampai sekarang.
</p>
<p>Gagasan awal yang berfokus pada seleksi seksual: Laki -laki mungkin mengibarkan bendera mereka untuk menarik wanita. Tes tidak mendukung pandangan itu. Baik pria maupun wanita melambai, dan tampilan tidak menemani pacaran atau kompetisi. Itu menimbulkan pertanyaan yang lebih dalam: jika itu bukan sinyal kawin, mengapa perilaku yang begitu mencolok dan tampaknya mahal berkembang?
</p>
<p>https://www.youtube.com/watch?v=sjgile1yjlg<br /><em>Para ilmuwan di Smithsonian Tropical Research Institute di Panama menemukan bahwa tampilan lambang belakang Matador Bug lebih dari sekadar pertunjukan-ini membantu melindunginya dari pemangsa. Kredit: Lembaga Penelitian Tropis Smithsonian</em>
</p>
<p>Sebuah studi baru yang diterbitkan di <em>Zoologi saat ini</em> Oleh Stri Peneliti Connor Evans-Blake, Juliette Rubin dan Ummat Somjee menawarkan jawaban. “Bendera” berwarna -warni ini tampaknya bukan untuk menarik pasangan, tetapi untuk mencegah predator. Tim mengekspos bug Matador ke dua arthropoda yang berbeda: Mantid doa predator dan Katydid yang tidak berbahaya. Mereka mencatat hampir 3.000 gelombang kaki. Hasilnya mencolok: rata-rata, serangga meningkatkan perilaku melambaikannya tujuh kali lipat di hadapan mantid, tetapi nyaris tidak menanggapi Katydids. Yang lebih menceritakan, mantid tidak pernah menyerang serangga yang secara aktif melambai.
</p>
<h4 data-start="1691" data-end="1739">Strategi evolusi di luar satu spesies</h4>
<p>Temuan menunjukkan bahwa melambai adalah perilaku anti-predator, digunakan secara khusus ketika bahaya tampak. Untuk mendokumentasikan apakah perilaku melambai bendera yang serupa terjadi pada spesies lain dalam keluarga, para peneliti menggunakan pengamatan langsung di Panama dan mencari video secara online. Mereka menemukan bahwa setidaknya lima spesies berkaki bendera terkait menampilkan perilaku melambaikan yang sama, mengisyaratkan strategi evolusi yang lebih luas di antara serangga pemberian makan tanaman ini.
</p>
<p>https://www.youtube.com/watch?v=8RMOTP3EZSY<br /><em>Matador Bug, Bitta Alipes melakukan perilaku mengibarkan bendera dengan adanya mantis predator. Kredit: Connor Evans-Blake</em>
</p>
<p>Semua serangga yang mengibarkan bendera ini memakan tanaman merambat passionflower, yang diketahui membawa racun, dan dengan demikian dapat mengiklankan pertahanan kimia mereka sendiri dengan gerakan berani ini. Tapi bagaimana melambai mengurangi serangan predator? Mekanisme yang tepat tetap menjadi misteri. Apakah melambai mengkomunikasikan visi bug ‘kemungkinan toksisitas, visi predator yang membingungkan, atau penyerang yang mengintimidasi dengan gerakan berlebihan?
</p>
<p>“Kami pergi dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban,” kata penulis senior Ummat Somjee. “Tapi itulah keindahan mempelajari serangga – ada ratusan ribu spesies, kebanyakan dari mereka benar -benar tidak dipelajari, dan setiap kali kita melihat lebih dekat kita mengungkap perilaku yang mengubah cara kita berpikir tentang evolusi.”
</p>
<p>Penelitian seperti ini melampaui memecahkan teka -teki unik. Serangga merupakan mayoritas keanekaragaman hayati Bumi dan mendasar bagi ekosistem darat di seluruh dunia, namun sebagian besar perilaku mereka tetap tidak berdokumen. Memahami bagaimana mangsa membela diri memberikan wawasan tentang bagaimana hewan berevolusi dan melakukan diversifikasi menjadi banyak bentuk, kadang -kadang aneh, yang membentuk ekosistem yang kompleks.
</p>
<p>Referensi: “Perilaku melambai-lambaikan bendera dalam Bug Matador adalah strategi antipredator” oleh Connor Evans-Blake, Juliette J Rubin dan Ummat Somjee, 1 Agustus 2025, <i>Zoologi saat ini</i>.<br />Doi: 10.1093/cz/zoaf047<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bug-ini-melambai-pada-anda-di-hutan-alasannya-mengejutkan-para-ilmuwan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban tewas tersembunyi dari kebakaran hutan Maui jauh lebih buruk daripada yang disadari siapa pun</title>
		<link>https://bnbabel.com/korban-tewas-tersembunyi-dari-kebakaran-hutan-maui-jauh-lebih-buruk-daripada-yang-disadari-siapa-pun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 08:57:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Daripada]]></category>
		<category><![CDATA[disadari]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Maui]]></category>
		<category><![CDATA[Pun]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa]]></category>
		<category><![CDATA[Tersembunyi]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/korban-tewas-tersembunyi-dari-kebakaran-hutan-maui-jauh-lebih-buruk-daripada-yang-disadari-siapa-pun/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa kebakaran hutan Maui Agustus 2023 menewaskan lebih banyak orang daripada yang disarankan oleh catatan resmi, dengan kematian berlebihan melonjak 67% selama bencana. Banyak korban tidak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/korban-tewas-tersembunyi-dari-kebakaran-hutan-maui-jauh-lebih-buruk-daripada-yang-disadari-siapa-pun/" title="Korban tewas tersembunyi dari kebakaran hutan Maui jauh lebih buruk daripada yang disadari siapa pun" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/korban-tewas-tersembunyi-dari-kebakaran-hutan-maui-jauh-lebih-buruk-daripada-yang-disadari-siapa-pun/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa kebakaran hutan Maui Agustus 2023 menewaskan lebih banyak orang daripada yang disarankan oleh catatan resmi, dengan kematian berlebihan melonjak 67% selama bencana. Banyak korban tidak pernah mencapai perawatan medis, dan korban melampaui cedera kebakaran langsung, termasuk kematian akibat kesehatan yang terganggu dan memburuknya kondisi kronis. Tol tersembunyi yang mematikan dari Wildfire (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/korban-tewas-tersembunyi-dari-kebakaran-hutan-maui-jauh-lebih-buruk-daripada-yang-disadari-siapa-pun/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sertu Didik Taufik Ikuti Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan (PKH) Dikampung Serupa Indah</title>
		<link>https://bnbabel.com/sertu-didik-taufik-ikuti-kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kebakaran-hutan-pkh-dikampung-serupa-indah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 07:27:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Didik]]></category>
		<category><![CDATA[Dikampung]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[PKH]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sertu]]></category>
		<category><![CDATA[Serupa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sertu-didik-taufik-ikuti-kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kebakaran-hutan-pkh-dikampung-serupa-indah/</guid>

					<description><![CDATA[Way Kanan, RisalahPos Network” Dalam upaya mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 427-01/Pakuan Ratu, Sertu Didik Taufik, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan yang diselenggarakan oleh KPH Muara <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sertu-didik-taufik-ikuti-kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kebakaran-hutan-pkh-dikampung-serupa-indah/" title="Sertu Didik Taufik Ikuti Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan (PKH) Dikampung Serupa Indah" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sertu-didik-taufik-ikuti-kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kebakaran-hutan-pkh-dikampung-serupa-indah/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Way Kanan, RisalahPos Network”
</p>
<p>Dalam upaya mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 427-01/Pakuan Ratu, Sertu Didik Taufik, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan yang diselenggarakan oleh KPH Muara Dua. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, pada Rabu (6/8/2025).</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-AI1p5gAm9Vyz4qlPn_QvjO2-EYa3SA7YUv7WPEw0YlqFcBRy4glrPOO5bQW-UU0onyaMd0ndqe22r3XaBjzWrXfmIyVLpNZn-Lxqz_aQynJxayOkJLda99R8e3_cWroTq84UML7hHZ02M9Zw646X5qQFHRXbfVe2K1Sk_Z15hWXOOs1Jlu2C2n2BMhA/s1600/idt-size-300600.png" alt="Example 300x600" title="Example 300x600" width="300" height="600"/></div>
</div>
</div>
<p>Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan, terutama memasuki musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran lahan.
</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Sertu Didik Taufik menyampaikan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan di wilayah teritorialnya.
</p>
<p>“Kami dari Koramil 427-01/Pakuan Ratu Kodim 0427/Way Kanan siap mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan, melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran hutan dapat diminimalisir,” ujar Sertu Didik.
</p>
<p>Lanjutnya beliau menambahkan,
</p>
<p>“Kita harus sampaikan dan sosialisasikan bahaya kebakaran hutan dari rumah kerumah agar informasi tersebut cepat tersampaikan dan untuk cegah dini kejadian yang tidak kita inginkan” tegas Beliau.
</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh aparatur kampung, perwakilan KPH Muara Dua, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti sosialisasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan melaporkan potensi kebakaran sejak dini.
</p>
<p>(Eka Saputra, RisalahPos Network)
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sertu-didik-taufik-ikuti-kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kebakaran-hutan-pkh-dikampung-serupa-indah/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta makan malam berusia 11.000 tahun: Mengapa orang neolitik mengangkut babi hutan di seluruh pegunungan</title>
		<link>https://bnbabel.com/pesta-makan-malam-berusia-11-000-tahun-mengapa-orang-neolitik-mengangkut-babi-hutan-di-seluruh-pegunungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 17:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Babi]]></category>
		<category><![CDATA[Berusia]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan]]></category>
		<category><![CDATA[Malam]]></category>
		<category><![CDATA[mengangkut]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa]]></category>
		<category><![CDATA[neolitik]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Seluruh]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pesta-makan-malam-berusia-11-000-tahun-mengapa-orang-neolitik-mengangkut-babi-hutan-di-seluruh-pegunungan/</guid>

					<description><![CDATA[Komunitas prasejarah di Iran barat membawa babi hutan dari jarak jauh sebagai hadiah simbolis untuk pesta komunal. Sementara magnet dan kacamata tembakan membuat kenang -kenangan liburan ringan, makanan yang sangat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pesta-makan-malam-berusia-11-000-tahun-mengapa-orang-neolitik-mengangkut-babi-hutan-di-seluruh-pegunungan/" title="Pesta makan malam berusia 11.000 tahun: Mengapa orang neolitik mengangkut babi hutan di seluruh pegunungan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pesta-makan-malam-berusia-11-000-tahun-mengapa-orang-neolitik-mengangkut-babi-hutan-di-seluruh-pegunungan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Komunitas prasejarah di Iran barat membawa babi hutan dari jarak jauh sebagai hadiah simbolis untuk pesta komunal. Sementara magnet dan kacamata tembakan membuat kenang -kenangan liburan ringan, makanan yang sangat terikat pada budaya suatu negara sering kali memiliki nilai sentimental yang lebih besar. Contohnya termasuk Keju Prancis, Stroopwafels Belanda, dan Sirup Maple Kanada – Gifts yang berbicara dengan (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pesta-makan-malam-berusia-11-000-tahun-mengapa-orang-neolitik-mengangkut-babi-hutan-di-seluruh-pegunungan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hutan “bicara” sebelum gerhana matahari: studi mengungkapkan komunikasi listrik misterius</title>
		<link>https://bnbabel.com/hutan-bicara-sebelum-gerhana-matahari-studi-mengungkapkan-komunikasi-listrik-misterius/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 16:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/hutan-bicara-sebelum-gerhana-matahari-studi-mengungkapkan-komunikasi-listrik-misterius/</guid>

					<description><![CDATA[Pohon pohon cemara tidak hanya bereaksi terhadap gerhana matahari-mereka mengantisipasi mereka, menyinkronkan sinyal bioelektrik mereka berjam-jam sebelumnya dalam tampilan koordinasi di seluruh hutan. Penemuan ini mengungkapkan tingkat kecerdasan dan komunikasi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/hutan-bicara-sebelum-gerhana-matahari-studi-mengungkapkan-komunikasi-listrik-misterius/" title="Hutan “bicara” sebelum gerhana matahari: studi mengungkapkan komunikasi listrik misterius" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hutan-bicara-sebelum-gerhana-matahari-studi-mengungkapkan-komunikasi-listrik-misterius/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Pohon pohon cemara tidak hanya bereaksi terhadap gerhana matahari-mereka mengantisipasi mereka, menyinkronkan sinyal bioelektrik mereka berjam-jam sebelumnya dalam tampilan koordinasi di seluruh hutan. Penemuan ini mengungkapkan tingkat kecerdasan dan komunikasi di pohon yang menyaingi perilaku hewan. Hebatnya, pohon yang lebih tua memimpin muatan, mengisyaratkan ingatan lingkungan yang diturunkan melalui hutan. Pohon (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hutan-bicara-sebelum-gerhana-matahari-studi-mengungkapkan-komunikasi-listrik-misterius/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
