<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kerabat - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/kerabat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Nov 2025 23:25:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Kerabat - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerabat Buaya Kecil Berusia 95 Juta Tahun Membingungkan Para Ilmuwan Dengan Gigi Anehnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/kerabat-buaya-kecil-berusia-95-juta-tahun-membingungkan-para-ilmuwan-dengan-gigi-anehnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 23:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anehnya]]></category>
		<category><![CDATA[Berusia]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Membingungkan]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/kerabat-buaya-kecil-berusia-95-juta-tahun-membingungkan-para-ilmuwan-dengan-gigi-anehnya/</guid>

					<description><![CDATA[Di bebatuan kuno Montana, para ilmuwan menemukan sisa-sisa kecil buaya darat yang menantang apa yang selama ini kita ketahui tentang evolusi buaya. Sekitar 95 juta tahun yang lalu, seekor crocodyliform <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kerabat-buaya-kecil-berusia-95-juta-tahun-membingungkan-para-ilmuwan-dengan-gigi-anehnya/" title="Kerabat Buaya Kecil Berusia 95 Juta Tahun Membingungkan Para Ilmuwan Dengan Gigi Anehnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kerabat-buaya-kecil-berusia-95-juta-tahun-membingungkan-para-ilmuwan-dengan-gigi-anehnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Di bebatuan kuno Montana, para ilmuwan menemukan sisa-sisa kecil buaya darat yang menantang apa yang selama ini kita ketahui tentang evolusi buaya. Sekitar 95 juta tahun yang lalu, seekor crocodyliform kecil yang akrab dipanggil Elton menjelajahi tempat yang sekarang berada di barat daya Montana, dekat garis pantai kuno Western Interior Seaway. Menurut paleontologi Universitas Negeri Montana (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kerabat-buaya-kecil-berusia-95-juta-tahun-membingungkan-para-ilmuwan-dengan-gigi-anehnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuwan Menemukan Kerabat Buaya Purba Sepanjang 13 Kaki di Mesir</title>
		<link>https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-kerabat-buaya-purba-sepanjang-13-kaki-di-mesir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 16:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Menemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[Purba]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sepanjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-kerabat-buaya-purba-sepanjang-13-kaki-di-mesir/</guid>

					<description><![CDATA[Spesies fosil yang baru diidentifikasi, Wadisuchus kassabi, berasal dari periode Campanian (sekitar 80 juta tahun yang lalu), memperluas sejarah evolusi Dyrosauridae dan menggarisbawahi Gurun Barat Mesir sebagai pusat penting bagi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-kerabat-buaya-purba-sepanjang-13-kaki-di-mesir/" title="Ilmuwan Menemukan Kerabat Buaya Purba Sepanjang 13 Kaki di Mesir" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-kerabat-buaya-purba-sepanjang-13-kaki-di-mesir/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Spesies fosil yang baru diidentifikasi, Wadisuchus kassabi, berasal dari periode Campanian (sekitar 80 juta tahun yang lalu), memperluas sejarah evolusi Dyrosauridae dan menggarisbawahi Gurun Barat Mesir sebagai pusat penting bagi evolusi awal buaya laut. Di Gurun Barat Mesir, tempat lapisan batu pasir merah dan serpih hijau muncul dari dataran kering (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-kerabat-buaya-purba-sepanjang-13-kaki-di-mesir/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Kerabat Purba Komodo Ditemukan, Pernah Hidup di Eropa 4 Juta Tahun Lalu</title>
		<link>https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 15:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Purba]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH – Komodo (Varanus komodoensis) merupakan salah satu ikon satwa Indonesia. Reptil raksasa ini mendiami Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Flores di Nusa Tenggara Timur. Panjang tubuhnya dapat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/" title="Jejak Kerabat Purba Komodo Ditemukan, Pernah Hidup di Eropa 4 Juta Tahun Lalu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><strong>KOTA ACEH</strong> – Komodo (<em data-start="144" data-end="165">Varanus komodoensis</em>) merupakan salah satu ikon satwa Indonesia. Reptil raksasa ini mendiami Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Flores di Nusa Tenggara Timur. Panjang tubuhnya dapat mencapai tiga meter dengan bobot lebih dari 70 kilogram. Komodo menjadi predator puncak di ekosistemnya sekaligus satu-satunya kadal raksasa yang masih bertahan hidup di dunia.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Dikutip dari<em> Mongabay</em>Senin (3/11/2025), Penelitian genomik menunjukkan bahwa Komodo memiliki sejarah evolusi panjang yang berakar di Asia dan Australasia. Analisis DNA modern menemukan tiga kelompok genetik utama di antara populasinya di lima pulau utama. Hasil ini memperkuat pentingnya perlindungan tiap populasi di Indonesia. Kajian genom lengkap juga menunjukkan bahwa Komodo memiliki lebih dari 17 ribu gen aktif yang mendukung metabolisme tinggi seperti hewan berdarah panas. Fakta ini menegaskan posisi Komodo sebagai reptil purba yang berhasil beradaptasi di lingkungan ekstrem.
</p>
<p>Namun, penelitian baru dari Yunani memperlihatkan bahwa kerabat purba Komodo pernah hidup jauh dari Indonesia, di benua Eropa, sekitar 9.000 kilometer dari habitatnya sekarang. Fosil kadal monitor berukuran besar dari masa Pliosen awal, sekitar empat juta tahun lalu, ditemukan di Megalo Embolo dekat kota Thessaloniki, Yunani Utara. Analisis anatomi menunjukkan fosil tersebut termasuk spesies Varanus cf. marathonensis, kerabat dalam keluarga evolusioner yang sama dengan Komodo. Penemuan ini memperluas peta sejarah genus Varanus dan menunjukkan betapa luas penyebarannya di masa lalu.
</p>
<h3>Fosil yang Mengungkap Eropa Purba</h3>
<p>Penelitian ini dipimpin oleh Hara Drakopoulou dari Universitas Aristotle Thessaloniki, bekerja sama dengan Georgios Lazaridis dan Profesor Dimitrios Kostopoulos. Tim tersebut meneliti fosil yang ditemukan di Megalo Embolo, kawasan perbukitan di utara Yunani, sekitar 15 kilometer dari kota Thessaloniki. Lapisan sedimen tempat fosil ditemukan berasal dari lingkungan sungai dan danau purba yang kaya bahan organik. Kondisi lembap dan endapan halus membantu menjaga tulang tetap utuh meski telah berumur jutaan tahun.
</p>
<p>Fosil yang diteliti terdiri atas potongan tengkorak, rahang, gigi, dan tulang belakang yang terawetkan sangat baik. Di lokasi yang sama, para ilmuwan juga menemukan fosil mamalia besar seperti mastodon, badak purba, dan kuda kecil Hipparion, serta reptil besar seperti kura-kura Titanochelon cf. bacharidisi dan ular raksasa Laophis crotaloides. Keberagaman fauna ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulu memiliki ekosistem tropis hingga subtropis yang subur, dengan vegetasi lebat dan sumber air melimpah.
</p>
<p>Hasil penelitian yang terbit di jurnal The Anatomical Record ini menunjukkan bahwa spesimen ini hidup pada masa antara 4,2 hingga 3,2 juta tahun lalu, di era Pliosen awal. Pada periode itu, Eropa bagian selatan memiliki iklim hangat dan lembap, sangat berbeda dari kondisi Mediterania kering saat ini.
</p>
<p>“Hewan-hewan ini hidup dalam kondisi yang sama sekali berbeda dengan Yunani sekarang,” kata Lazaridis. “Temuan ini membantu kami memahami hubungan antara iklim purba dan penyebaran reptil besar seperti varanid.”
</p>
<p>Analisis anatomi menunjukkan bahwa kadal purba ini termasuk Varanus cf. marathonensis, kerabat dekat keluarga kadal monitor modern. Struktur tengkorak dan giginya memperlihatkan kemiripan dengan spesies Asia seperti Varanus flavescens yang kini hidup di India dan Bangladesh. Kesamaan ini memperkuat dugaan bahwa garis keturunan Varanus berasal dari Asia, kemudian menyebar ke Eropa dan Afrika sebelum punah di wilayah yang mengalami pendinginan ekstrem. Temuan ini bukan hanya menambah catatan tentang evolusi varanid, tetapi juga menggambarkan kembali peta fauna Eropa ketika benua itu masih hangat dan kaya reptil besar.
</p>
<h3>Kaitan dengan Komodo di Indonesia</h3>
<p>Keluarga Varanidae sudah ada sejak lebih dari 20 juta tahun lalu. Saat ini, kelompok ini mencakup lebih dari 80 spesies yang tersebar di Afrika, Asia, dan Australia. Komodo (Varanus komodoensis) merupakan anggota terbesar yang masih hidup dan menjadi satu-satunya varanid raksasa yang bertahan di alam liar. Struktur anatomi mereka relatif tidak berubah selama jutaan tahun, menandakan efisiensi evolusi yang luar biasa dalam menghadapi beragam iklim dan ekosistem, dari gurun kering Afrika hingga hutan hujan tropis Asia Tenggara.
</p>
<p>Fosil Varanus cf. marathonensis dari Yunani menunjukkan bahwa kadal monitor besar pernah menghuni Eropa sebelum Zaman Es. Ketika iklim global mulai mendingin di akhir Pliosen, habitat lembap mereka menghilang, dan populasi di Eropa punah. Hanya varanid yang hidup di wilayah tropis dan subtropis (seperti Asia Tenggara dan Australia) yang berhasil bertahan. Dalam konteks ini, Komodo adalah hasil dari garis keturunan yang lolos dari krisis iklim purba.
</p>
<p>Indonesia kini menjadi benteng terakhir bagi garis evolusi kadal raksasa tersebut. Komodo di Kepulauan Sunda Kecil menempati posisi unik dalam sejarah alam. Analisis genom modern menunjukkan bahwa leluhur mereka kemungkinan berasal dari populasi Asia Selatan dan Tenggara yang bermigrasi ke timur, mengikuti jalur pulau-pulau yang kini menjadi bagian dari Indonesia. Di Nusantara, mereka berevolusi secara terpisah hingga membentuk populasi khas di Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang.
</p>
<p>Penemuan di Yunani memberikan konteks penting bagi kisah panjang itu. Fosil varanid besar di Eropa membuktikan bahwa genus Varanus dulu memiliki penyebaran lintas benua. Ketika iklim bumi berubah drastis, sebagian punah, sementara yang lain beradaptasi di kawasan tropis. Komodo menjadi saksi hidup dari perjalanan evolusi itu, sebuah garis keturunan yang bertahan dari dunia purba menuju masa kini, menandai ketangguhan dan sekaligus kerentanan spesies besar terhadap perubahan iklim global.
</p>
<p>Empat juta tahun lalu, Yunani adalah wilayah berhutan lebat dengan sungai dan rawa yang menopang kehidupan reptil raksasa, kura-kura besar, dan mamalia purba. Ketika Zaman Es datang, suhu bumi turun drastis dan banyak spesies besar menghilang. Jejak mereka kini menjadi arsip alam yang mengungkap perubahan besar di planet ini. (source:<em>mongabay</em>)
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Subianto Dianugerahi Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor di Malaysia Presiden Prabowo Subianto Dianugerahi Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor di Malaysia</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-johor-di-malaysia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-j/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 19:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Darjah]]></category>
		<category><![CDATA[Dianugerahi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Johor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-johor-di-malaysia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-j/</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dalam kunjungan kenegaraan ke Malaysia, Senin (27/01/2025). (Foto: BPMI Setpres) Presiden Republik <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-johor-di-malaysia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-j/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Subianto Dianugerahi Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor di Malaysia Presiden Prabowo Subianto Dianugerahi Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor di Malaysia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-johor-di-malaysia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-j/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_310451" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-310451" class="wp-caption-text">Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dalam kunjungan kenegaraan ke Malaysia, Senin (27/01/2025). (Foto: BPMI Setpres)</p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima penghormatan tertinggi dari peringkat pertama Johor (DK I Johor) dalam kunjungan nasional ke Malaysia, Senin (27/01/2025). Penghargaan ini diajukan langsung oleh Yang Di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim di Istana Malaysia.</p>
<p style="text-align: justify">Kehormatan kerabat Johor yang didirikan pada 31 Juli 1886 adalah salah satu tanda tertinggi dari kehormatan pemerintah Johor. Dengan panggilan itu, “berkat”, Concord adalah berkah, apresiasi ini diberikan kepada para penguasa Melayu, kerabat pemerintah, dan para pemimpin negara -negara asing yang telah bekerja dalam memperkuat hubungan bilateral.</p>
<p style="text-align: justify">Selain itu, gelar pertama di Johor Rank (DK I) juga memiliki nilai historis yang mendalam dan simbolis. Tanda ini dilengkapi dengan kalung emas yang menulis nama Sultan Abu Bakar dalam karakter Jawa, melambangkan keberhasilan dan asosiasi. Tidak hanya itu, bintang sembilan sudut mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan dan persatuan yang dimiliki pemerintah Johor.</p>
<p style="text-align: justify">Sebagai penerima tanda kehormatan ini, Presiden Prabowo bergabung dengan daftar pemimpin dunia yang sebelumnya dianugerahi penghargaan serupa. Di antara mereka adalah Sultan Omar Ali Saifuddien Saadul Khairi Waddien (1960), Sultan Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah (1969), Presiden Soeharto (1990), istri Mariam (1997), Hamad Bin Isa Al Khalifa (2017), istri Mariam (1997), Hamad Bin Isa al Khalifa (2017), 2017), ala-make. (2023).</p>
<p style="text-align: justify">Penganugerahan ini turut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, yang terus diperkuat melalui kerja sama di berbagai bidang strategis. Langkah ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra utama Malaysia di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p style="text-align: justify">Selain mempererat hubungan bilateral, penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas kontribusi kepemimpinan Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan memajukan kolaborasi antarnegara. Momen ini menegaskan pentingnya persahabatan antara kedua negara, yang diharapkan dapat terus berkembang di masa depan. (BPMI Setpres/DNS)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-johor-di-malaysia-presiden-prabowo-subianto-dianugerahi-tanda-kehormatan-darjah-kerabat-j/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Sistem Saraf” Primitif Ditemukan pada Kerabat Terdekat Hewan</title>
		<link>https://bnbabel.com/sistem-saraf-primitif-ditemukan-pada-kerabat-terdekat-hewan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 08:46:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[Primitif]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Terdekat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sistem-saraf-primitif-ditemukan-pada-kerabat-terdekat-hewan/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan menemukan bahwa choanoflagellata mengoordinasikan gerakan mereka melalui sinyal listrik melalui saluran kalsium yang diberi gerbang tegangan, memberikan wawasan penting tentang evolusi awal multiseluleritas dan sistem saraf. Sebuah studi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sistem-saraf-primitif-ditemukan-pada-kerabat-terdekat-hewan/" title="“Sistem Saraf” Primitif Ditemukan pada Kerabat Terdekat Hewan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sistem-saraf-primitif-ditemukan-pada-kerabat-terdekat-hewan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Para ilmuwan menemukan bahwa choanoflagellata mengoordinasikan gerakan mereka melalui sinyal listrik melalui saluran kalsium yang diberi gerbang tegangan, memberikan wawasan penting tentang evolusi awal multiseluleritas dan sistem saraf. Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan di Science Advances memberikan bukti kuat tentang sinyal listrik dan perilaku terkoordinasi pada choanoflagellata, kerabat terdekat hewan yang masih hidup. Penemuan ini menjelaskan (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sistem-saraf-primitif-ditemukan-pada-kerabat-terdekat-hewan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reuni Keluarga Jurassic: 50 Kerabat Pterodactylus Baru Ditemukan</title>
		<link>https://bnbabel.com/reuni-keluarga-jurassic-50-kerabat-pterodactylus-baru-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 14:04:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jurassic]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pterodactylus]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/reuni-keluarga-jurassic-50-kerabat-pterodactylus-baru-ditemukan/</guid>

					<description><![CDATA[Tepat saat Natal, ahli paleontologi di Universitas Leicester telah menghubungkan hampir 50 kerabat Pterodactylus, pterosaurus berusia 150 juta tahun, mengungkap sejarah rinci kehidupan makhluk purba ini. Terobosan ini, menggunakan sinar <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/reuni-keluarga-jurassic-50-kerabat-pterodactylus-baru-ditemukan/" title="Reuni Keluarga Jurassic: 50 Kerabat Pterodactylus Baru Ditemukan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/reuni-keluarga-jurassic-50-kerabat-pterodactylus-baru-ditemukan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Tepat saat Natal, ahli paleontologi di Universitas Leicester telah menghubungkan hampir 50 kerabat Pterodactylus, pterosaurus berusia 150 juta tahun, mengungkap sejarah rinci kehidupan makhluk purba ini. Terobosan ini, menggunakan sinar UV untuk menyoroti detail yang belum pernah terlihat sebelumnya, merevolusi pemahaman kita tentang pohon keluarga pterosaurus, mulai dari tukik hingga dewasa. Paleontologi Meriah (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/reuni-keluarga-jurassic-50-kerabat-pterodactylus-baru-ditemukan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
