<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kritik - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/kritik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Dec 2025 12:29:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Kritik - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teror terhadap Pegiat Medsos Bentuk Pembungkaman Kritik</title>
		<link>https://bnbabel.com/teror-terhadap-pegiat-medsos-bentuk-pembungkaman-kritik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 12:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bentuk]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<category><![CDATA[Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Pegiat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembungkaman]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[terhadap]]></category>
		<category><![CDATA[teror]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/teror-terhadap-pegiat-medsos-bentuk-pembungkaman-kritik/</guid>

					<description><![CDATA[-Maraknya aksi teror dan intimidasi terhadap pegiat media sosial, jurnalis, hingga aktivis lingkungan hidup yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah dikecam Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum). Dalam beberapa waktu terakhir, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/teror-terhadap-pegiat-medsos-bentuk-pembungkaman-kritik/" title="Teror terhadap Pegiat Medsos Bentuk Pembungkaman Kritik" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/teror-terhadap-pegiat-medsos-bentuk-pembungkaman-kritik/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-3222009959293128851" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Maraknya aksi teror dan intimidasi terhadap pegiat media sosial, jurnalis, hingga aktivis lingkungan hidup yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah dikecam Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum).</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Dalam beberapa waktu terakhir, teror dialami oleh sejumlah individu yang dikenal vokal menyampaikan kritik. Konten kreator Ramond Dony Adam alias DJ Donny, misalnya, menjadi korban pelemparan bom molotov ke rumahnya.
</p>
<p>Pihaknya juga menerima kiriman bangkai ayam yang telah dipotong-potong disertai pesan ancaman pembunuhan.
</p>
<p>Teror serupa juga dialami aktivis Greenpeace Iqbal Damanik. Sementara itu, pegiat media sosial Sherlya Annavita Rahmi menerima paket telur busuk, mobil pribadinya dicoret-coret, serta pesan-pesan intimidatif.
</p>
<p>Sebelumnya, pegiat media sosial Virdian juga mengalami teror setelah mobil miliknya dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Bahkan jauh sebelum itu, jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana atau Cica, pernah menerima kiriman paket berisi kepala babi.
</p>
<p>Kepala Departemen Advokasi Iwakum, Faisal Aristama, menilai rentetan peristiwa tersebut menjadi indikator serius bahwa kebebasan berpendapat di Indonesia masih menghadapi tantangan besar.
</p>
<p>“Rentetan peristiwa teror tersebut menandakan bahwa kebebasan berpendapat di Indonesia masih mengalami masalah serius. Sejumlah pegiat media sosial hingga aktivis lingkungan yang kerap melontarkan kritik tajam justru diteror dan diintimidasi. Ini merupakan bentuk pembungkaman kritik,” tegas Faisal dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Desember 2025.
</p>
<p>Faisal menegaskan, kebebasan berpendapat dan berekspresi telah dijamin secara konstitusional.
</p>
<p>Jaminan tersebut tertuang dalam Pasal 28E Ayat (3) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyatakan, “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.”
</p>
<p>Ia mengingatkan, jika setiap kritik dibalas dengan teror dan intimidasi, maka demokrasi Indonesia berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
</p>
<p>“Ini tidak bisa dibiarkan. Kritik dari rakyat seharusnya dijadikan ‘vitamin’ agar pemerintahan semakin sehat,” ujar aktivis muda Muhammadiyah tersebut.
</p>
<p>Senada, Sekretaris Jenderal Iwakum Ponco Sulaksono mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk mengusut tuntas seluruh rangkaian aksi teror tersebut.
</p>
<p>“Iwakum mendesak aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk mengusut tuntas rentetan aksi teror terhadap konten kreator hingga aktivis Greenpeace Iqbal Damanik. Jika terbukti ada aktor intelektual di balik rangkaian teror ini, maka harus segera diadili,” tegas Ponco.
</p>
<p>Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang wajib menjamin rasa aman bagi setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat.
</p>
<p>“Indonesia ini negara hukum. Karena itu, adagium Fiat Justitia Ruat Caelum, (hukum harus ditegakkan walau langit runtuh) harus benar-benar diwujudkan,” pungkasnya.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/teror-terhadap-pegiat-medsos-bentuk-pembungkaman-kritik/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keras! Anies Kritik Universitas Oxford yang Tidak Sebut Peneliti Indonesia Ikut Temukan Rafflesia Hasseltii</title>
		<link>https://bnbabel.com/keras-anies-kritik-universitas-oxford-yang-tidak-sebut-peneliti-indonesia-ikut-temukan-rafflesia-hasseltii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 16:26:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anies]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hasseltii]]></category>
		<category><![CDATA[ikut]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keras]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<category><![CDATA[Oxford]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[Rafflesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebut]]></category>
		<category><![CDATA[Temukan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[universitas]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/keras-anies-kritik-universitas-oxford-yang-tidak-sebut-peneliti-indonesia-ikut-temukan-rafflesia-hasseltii/</guid>

					<description><![CDATA[– Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kritik pedas Universitas Oxford usai mengklaim sepihak penemuan bunga Rafflesia Hasseltii. Di platform X miliknya, Anies Baswedan mengkritik pernyataan akun resmi Universitas Oxford <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/keras-anies-kritik-universitas-oxford-yang-tidak-sebut-peneliti-indonesia-ikut-temukan-rafflesia-hasseltii/" title="Keras! Anies Kritik Universitas Oxford yang Tidak Sebut Peneliti Indonesia Ikut Temukan Rafflesia Hasseltii" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/keras-anies-kritik-universitas-oxford-yang-tidak-sebut-peneliti-indonesia-ikut-temukan-rafflesia-hasseltii/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8887012427127440212" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kritik pedas Universitas Oxford usai mengklaim sepihak penemuan bunga Rafflesia Hasseltii.
</p>
<p>Di platform X miliknya, Anies Baswedan mengkritik pernyataan akun resmi Universitas Oxford yang mengaku menemukan bunga langka di Sumatra, Indonesia.
</p>
<p>Dalam pernyataannya, Universitas Oxford menyebut bunga langka itu ditemukan oleh Oxford Botanic Garden.
</p>
<p>Disebutkan tim Oxford Botanic Garden @thorogoodchris1 menjadi bagian dari tim yang berjalan siang dan malam melalui hutan hujan Sumatra untuk menemukan bunga Rafflesia hasseltii.
</p>
<p><i>Rafflesia hasseltii: Tumbuhan yang lebih banyak dilihat oleh harimau dibandingkan manusia </i>
</p>
<p><i>Kemarin, Oxford Botanic Garden @thorogoodchris1 menjadi bagian dari tim yang berjalan siang dan malam melalui hutan hujan Sumatra (sebuah pulau di Indonesia) yang dijaga harimau untuk menemukan Rafflesia hasseltii,” </i>tulis akun Oxford University.
</p>
<p>Anies Baswedan kemudian membalas unggahan tersebut. Anies mengingatkan bahwa ada sejumlah peneliti Indonesia yang juga ikut dalam pencarian bunga tersebut.
</p>
<p>Mulai dari peneliti Joko Witono, Septik Andriki, dan Iswandi juga kata Anies harus dimasukan ke dalam jajaran penemu bunga langka tersebut.
</p>
<p><i>“Dear @UniofOxford, para peneliti Indonesia Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi, mereka bukan NPCs, tapi mereka ikut menemukan bunga tersebut,”</i> jelasnya.
</p>
<p>Warganet di media sosial X tengah ramai membahas penemuan bunga Rafflesia hasseltii yang viral karena momen haru penelitinya.
</p>
<p><i>“Ekspedisi penemuan bunga langka Rafflesia hasseltii di hutan Sumbar oleh botanis Chris Thorogood dr Oxford &amp; Septi Andriki, seorang mantan guru penjas yg jd aktivis lingkungan &amp; udh nyari R. hasseltii dr 13 thn. Video Riki yg nangis haru saat nemu R. hasseltii viral,” </i>tulis akun @i*******h pada Kamis (20/11/2025).
</p>
<p>Banyak warganet merespons momen sang peneliti yang menangis haru saat akhirnya menemukan Rafflesia hasselti.
</p>
<p>Beberapa mempertanyakan momen tersebut, karena mengira bunga tersebut tak beda dengan Rafflesia Arnoldii yang beberapa kali ditemukan di hutan Sumatera dan Kalimantan.
</p>
<p><i>“Beda ya sama raflesia arnoldii?” t</i>anya akun @_*********g. Penemuan mekarnya bunga Rafflesia hasseltii di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Rabu (19/11/2025) malam memang disambut antusias.
</p>
<p>Profesor Agus Susatya, Guru Besar Universitas Bengkulu, menyebut bahwa populasi R. hasseltii di alam sangat kecil sehingga statusnya masuk kategori Critically Endangered atau terancam punah pada tingkat tertinggi.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/keras-anies-kritik-universitas-oxford-yang-tidak-sebut-peneliti-indonesia-ikut-temukan-rafflesia-hasseltii/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
