<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lahan - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/lahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Dec 2025 11:38:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Lahan - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Prabowo Tobat Akan Kembalikan Lahan Sawit Jadi Hutan</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:38:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Tobat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/</guid>

					<description><![CDATA[– Pemerintah Prabowo Subianto tobat dan berjanji akan mengembalikan lahan sawit menjadi hutan kembali. Pertobatan pemerintah Republik Indonesia itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/" title="Pemerintah Prabowo Tobat Akan Kembalikan Lahan Sawit Jadi Hutan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-2796853115955916508" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Pemerintah Prabowo Subianto tobat dan berjanji akan mengembalikan lahan sawit menjadi hutan kembali.
</p>
<p>Pertobatan pemerintah Republik Indonesia itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid usai Sumatra diterpa banjir bandang maut yang menewaskan hampir 1000 orang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
</p>
<p>Nusron mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto akan melakukan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan kelapa sawit.
</p>
<p>HGU tersebut akan diubah untuk lahan pembangunan hunian korban terdampak banjir Sumatera.
</p>
<p>Nusron mengatakan, HGU perusahaan sawit yang akan dicabut adalah yang berdiri di atas tanah Hak Pengelolaan (HPL) milik negara.
</p>
<p>Nusron Wahid pun menyebut Kementerian ATR/BPN yang dipimpinnya siap melaksanakan perintah tersebut.
</p>
<p>“Ya siap, enggak masalah. Artinya kalau masyarakat membutuhkan hunian tetap dan tidak ada lahan yang tersedia, nanti kita akan minta lahan negara yang hari ini menjadi HGU-HGU di kota tersebut,” kata Nusron seperti dimuat Kompas.com Senin (8/12/2024).
</p>
<p>Selain itu, Nusron berjanji perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatera hasil pelepasan kawasan hutan akan dikembalikan menjadi hutan, imbas banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
</p>
<p>Keputusan ini hasil rapat bersama Menteri Kehutanan yang akan evaluasi beberapa kebun sawit yang dulunya merupakan hutan.
</p>
<p>Kata Nusron, dengan adanya bencana ini, pemerintah akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait alih fungsi hutan.
</p>
<p>“Saya kemarin rapat, termasuk Menteri Kehutanan juga sedang mengevaluasi beberapa kebun-kebun yang dulunya hasil pelepasan kawasan hutan, kemungkinan besar dengan adanya bencana ini nanti akan ada evaluasi besar-besaran dan ada salah satu keputusan ekstremnya adalah dikembalikan menjadi fungsi hutan lagi,” kata Nusron.
</p>
<p>Nusron juga menegaskan perlunya dilakukan revisi penataan ruang di Pulau Sumatera, imbas banjir yang telah menelan hampir ribuan korban jiwa tersebut, menurut data per 8 Desember 2025.
</p>
<p>“Keputusan yang lebih baik itu apa? Revisi tata ruang, supaya kejadian yang sama tidak berulang,” ujar Nusron.
</p>
<p>Jelasnya, wilayah Sumatera sudah kehilangan daerah resapan air, sehingga air tidak bisa terserap ke tanah dan akhirnya mengisi ruang-ruang yang ada, yakni permukiman.
</p>
<p>“Karena penyangga serapannya dulunya adalah tumbuh-tumbuhan, pohon-pohon, pohonnya hilang. Terus gimana caranya supaya enggak ini? Ya kembalikan, yang dulunya itu ruang untuk pohon, yang sekarang diganti menjadi ruang untuk lainnya, kembalikan ruang itu untuk pohon,” ucap Nusron.
</p>
<p>Ia juga mengatakan perlunya revisi 415 Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota, karena hanya 100 RTRW yang sudah sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
</p>
<p>“Belum lagi perubahan RTRW kabupaten/kota dari tiga provinsi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, pasca-bencana ini pasti impact-nya nanti adalah perubahan RTRW secara besar-besaran, yang lebih mengedepankan mitigasi terhadap bencana,” katanya.
</p>
<p>Padahal sebelum banjir bandang Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan memulai program ekstensifikasi atau pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit mulai tahun depan.
</p>
<p>Plt. Dirjen Perkebunan Kementan Abdul Roni Angkat mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengejar target produksi minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sebesar 100 juta ton pada 2045.
</p>
<p>“Ini proyeksi kita, harapannya tahun 2045, kita bisa capai 100 juta ton. Nah, apakah ini penting? Sangat penting. Di skema kita, kita akan mengembangkan 3 juta ha tambahan perluasan kelapa sawit,” ujar Roni dalam acara 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/11/2025).
</p>
<p>Rencananya, Indonesia akan membuka kebun sawit baru seluas 600.000 hektar (ha).
</p>
<p>Sebanyak 400.000 ha di antaranya merupakan kebun plasma atau sawit rakyat.
</p>
<p>Adapun, proyek ini diarahkan untuk mendukung perluasan kebun plasma rakyat di wilayah Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Kalbar, Kalteng, Kaltara dan Sulawesi Selatan.
</p>
<p>Selain itu, pemerintah juga berencana menawarkan 200.000 ha perkebunan kepada perusahaan negara, yakni PT Agrinas dan PalmCo.
</p>
<p>Namun, Roni bilang, perusahaan swasta dipersilakan untuk berpartisipasi.
</p>
<p>“Silakan nanti kalau teman-teman dari perusahaan swasta ingin masuk untuk mengakses bersama-sama dengan barisan kita, iskemanya kita akan berikan bersama,” ujar dia.
</p>
<p>Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementan Baginda Siagian menambahkan, program ekstensifikasi ini juga dijalankan untuk memenuhi peningkatan permintaan CPO domestik dalam beberapa tahun ke depan.
</p>
<p>“Itu kan masih rencana program hilirisasi, untuk mendukung ini semua, termasuk (program) biodiesel, dan juga kebutuhan dalam negeri kan gitu kan, (seperti) Minyak goreng nantinya,” tambahnya.
</p>
<p>Selain itu, produktivitas perkebunan sawit nasional juga masih jauh tertinggal dibanding Malaysia.
</p>
<p>Dalam pemaparannya, perkebunan negara diproyeksikan memiliki produktivitas tertinggi, yakni 4,48 ton CPO/ha/tahun pada tahun 2025. Sementara perkebunan swasta berada di 3,68 ton, dan pekebun rakyat hanya 3,18 ton.
</p>
<p>Sehingga rata-ratanya di sekitar 3,52 ton. Dengan kondisi saat ini, produksi CPO nasional pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar 50 juta ton, ditambah PKO sekitar 4 juta–5 juta ton, sehingga total menjadi 55 juta ton.
</p>
<p>Namun setelah banjir bandang menghantam Sumatra, isu pengembangan 600 ribu hektar lahan sawit tenggelam.
</p>
<p>Belum diketahui apakah program ini masih terus berjalan.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-prabowo-tobat-akan-kembalikan-lahan-sawit-jadi-hutan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Bireuen Malah Bahas Lahan Terdampak Banjir Cocok untuk Sawit, Netizen: Ngawur nih Orang</title>
		<link>https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 11:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bireuen]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Cocok]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Malah]]></category>
		<category><![CDATA[Netizen]]></category>
		<category><![CDATA[Ngawur]]></category>
		<category><![CDATA[NIH]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/</guid>

					<description><![CDATA[– Sebuah rekaman percakapan dari lokasi banjir di Kabupaten Bireuen memicu kehebohan publik. Dalam video yang beredar, Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya bersama Kapolres Bireuen tengah meninjau wilayah terdampak. Dilansir dari <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/" title="Bupati Bireuen Malah Bahas Lahan Terdampak Banjir Cocok untuk Sawit, Netizen: Ngawur nih Orang" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-2874854352429897221" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Sebuah rekaman percakapan dari lokasi banjir di Kabupaten Bireuen memicu kehebohan publik.
</p>
<p>Dalam video yang beredar, Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya bersama Kapolres Bireuen tengah meninjau wilayah terdampak. Dilansir dari Inilah.com
</p>
<p>Namun, pernyataan sang bupati justru menjadi sorotan karena dianggap tidak selaras dengan kondisi warga yang masih berjuang memulihkan diri.
</p>
<p>Saat warga berharap pembahasan mengenai bantuan dan langkah cepat pemulihan, Bupati Mukhlis justru menyinggung soal potensi tanaman sawit di area yang terdampak banjir.
</p>
<p>Ia menyebut bahwa tekstur tanah di lokasi tersebut halus dan dinilai kurang cocok sebagai bahan bangunan, tetapi ideal untuk ditanami kelapa sawit.
</p>
<p>Ucapan itu sontak memicu reaksi beragam. Banyak warga dan warganet mempertanyakan relevansi pernyataan tersebut di tengah kondisi darurat.
</p>
<p>Mereka menilai bahwa fokus utama saat ini seharusnya tetap pada pemulihan pascabencana, perbaikan akses warga, serta penanganan kerusakan akibat banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah.
</p>
<p>Beberapa warga yang berada di lokasi tampak kebingungan dengan arah percakapan tersebut.
</p>
<p>Mereka masih berjibaku dengan lumpur, barang-barang rusak, serta akses yang terputus.
</p>
<p>Harapan masyarakat sederhana: mendapatkan kepastian mengenai penyaluran bantuan, normalisasi jalur, dan dukungan untuk bangkit dari bencana.
</p>
<p>Situasi di lapangan menunjukkan bahwa banyak rumah dan fasilitas terdampak lumpur tebal, dan sebagian warga masih bertahan di posko pengungsian.
</p>
<div>
<p>Kondisi itu menuntut kehadiran pejabat untuk memberikan empati, arahan pemulihan, dan keputusan cepat terkait kebutuhan mendesak.
</p>
<p>Momen itu kemudian viral dan jadi pembahasan luas. Publik menilai bahwa komentar pejabat, terutama saat bencana, sangat berpengaruh terhadap psikologis warga.
</p>
<p>Mereka mengingatkan bahwa apa pun yang disampaikan di tengah masa sulit akan ditangkap sebagai sinyal prioritas pemerintah.
</p>
<p>Di tengah kondisi darurat seperti ini, masyarakat berharap pemimpin turun langsung dengan fokus pada pemulihan, bukan pembahasan teknis yang tidak berkaitan langsung dengan penyintas.
</p>
<p>Meski analisis mengenai karakteristik tanah mungkin relevan dalam konteks pembangunan jangka panjang, penyampaiannya dianggap tidak tepat waktu ketika warga masih memulihkan diri dari bencana.
</p>
<p>Pernyataan itu juga memicu diskusi mengenai perlunya pejabat lebih berhati-hati dalam memberikan komentar, terutama di lokasi bencana di mana masyarakat sedang berada dalam tekanan emosional.
</p>
<p>Empati sederhana, seperti menanyakan kondisi warga atau memastikan bantuan segera datang, dianggap jauh lebih bermakna.
</p>
<p>Hingga kini, warga berharap proses pemulihan di Bireuen berjalan cepat dengan dukungan pemerintah.
</p>
<p>Mereka menginginkan pembenahan akses jalan, perbaikan fasilitas, serta penanganan jangka panjang agar bencana serupa tidak kembali menimpa.***
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bupati-bireuen-malah-bahas-lahan-terdampak-banjir-cocok-untuk-sawit-netizen-ngawur-nih-orang/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MK Ubah Aturan Era Jokowi soal HGU Tanah di IKN, Cukong Tak Lagi Bisa Kuasai Lahan selama 190 Tahun</title>
		<link>https://bnbabel.com/mk-ubah-aturan-era-jokowi-soal-hgu-tanah-di-ikn-cukong-tak-lagi-bisa-kuasai-lahan-selama-190-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 02:27:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aturan]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Cukong]]></category>
		<category><![CDATA[Era]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[HGU]]></category>
		<category><![CDATA[IKN]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasai]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Selama]]></category>
		<category><![CDATA[Soal]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Ubah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mk-ubah-aturan-era-jokowi-soal-hgu-tanah-di-ikn-cukong-tak-lagi-bisa-kuasai-lahan-selama-190-tahun/</guid>

					<description><![CDATA[– Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan untuk meninjau aturan kepemilikan tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah ditetapkan di masa Presiden Joko Widodo Seperti diketahui, saat proses pembangunan IKN <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mk-ubah-aturan-era-jokowi-soal-hgu-tanah-di-ikn-cukong-tak-lagi-bisa-kuasai-lahan-selama-190-tahun/" title="MK Ubah Aturan Era Jokowi soal HGU Tanah di IKN, Cukong Tak Lagi Bisa Kuasai Lahan selama 190 Tahun" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mk-ubah-aturan-era-jokowi-soal-hgu-tanah-di-ikn-cukong-tak-lagi-bisa-kuasai-lahan-selama-190-tahun/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8984621550180893343" itemprop="articleBody">
<p><b/> – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan untuk meninjau aturan kepemilikan tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah ditetapkan di masa Presiden Joko Widodo</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Seperti diketahui, saat proses pembangunan IKN beberapa waktu lalu, Jokowi ‘mengobral’ tanah di sana kepada cukong atau pemilik modal.
</p>
<p>Jokowi menetapkan masa Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Hak Pakai kepada investor dalam jangka waktu yang sangat lama
</p>
<p>Hal tersebut sempat menuai kritik keras dari sejumlah tokoh dan masyarakat
</p>
<p>Meski demikian, pemerintah saat itu tetap mengesahkan aturan kontroversil tersebut.
</p>
<p>Aturan tersebut kini berubah setelah hakim Mahkamah Konstitusi mengetuk palu
</p>
<p>Hal tersebut diputuskan MK melalui putusan perkara 185/PUU-XXII/2024 yang dibacakan Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025).
</p>
<p>“Mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” kata Keta MK Suhartoyo. Pemohon perkara ini adalah seorang warga asli Suku Dayak, Stepanus Febyan Barbaro.
</p>
<p>Ia menguji konstitusionalitas norma Pasal 16A ayat (1), (2), dan (3), Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN).
</p>
<p>Dalam aturan tersebut, HGU diberikan untuk jangka waktu paling lama 95 tahun dan dapat diperpanjang pada siklus pertama 95 tahun.
</p>
<p>Hal itu juga berlaku bagi HGB dan Hak Pakai yang punya jangka waktu dan perpanjangan siklus paling lama 80 tahun.
</p>
<p>Setelah putusan MK, HGU hanya dapat diberikan paling lama lama 35 tahun, dapat diperpanjang 25 tahun, dan diperbarui 35 tahun.
</p>
<p>Total maksimal 95 tahun, selama memenuhi kriteria dan evaluasi.
</p>
<p> Untuk HGB diberikan paling lama 30 tahun, dapat diperpanjang 20 tahun, dan diperbarui 30 tahun. Total maksimal 80 tahun, dengan evaluasi.
</p>
<p>Sementara, Hak Pakai diberikan paling lama 30 tahun, dapat diperpanjang 20 tahun, dan diperbarui 30 tahun. Total maksimal 80 tahun, dengan evaluasi.
</p>
<p>Bagi MK penting mewujudkan keharmonisan antara norma pasal dengan penjelasannya dan antar peraturan perundang-undangan.
</p>
<p>Menurut MK, norma Pasal 16A ayat 1 UU 21/2023 memperlemah posisi negara dalam menguasai HAT.
</p>
<p>Pasal itu menyebut jangka waktu hak atas tanah (HAT) “melalui satu siklus pertama dan dapat diberikan kembali untuk satu siklus kedua” dinilai tidak sejalan dengan aturan pertanahan dan UU 25/2007 tentang Penanaman Modal.
</p>
<p>Dengan kata lain, MK menilai aturan HAT di IKN ini tidak konsisten dengan hukum nasional dan tidak menciptakan kepastian hukum.
</p>
<p>MK paham dengan adanya aturan ini bisa menarik investor untuk berinvestasi di IKN.
</p>
<p>Namun menurut mahkamah, cara menarik investor bukan dengan memberi hak istimewa di IKN, tapi dengan menciptakan kepastian hukum, penegakan hukum adil, birokrasi sederhana, dan biaya ekonomi rendah.
</p>
<p>Hakim Guntur Hamzah menegaskan tujuan untuk menarik investor adalah hal yang bertentangan dengan prinsip konstitusi dalam hal ini hak menguasai negara.
</p>
<p>“Sehingga melemahkan negara dalam menjalankan kedaulatan negara,” tuturnya
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mk-ubah-aturan-era-jokowi-soal-hgu-tanah-di-ikn-cukong-tak-lagi-bisa-kuasai-lahan-selama-190-tahun/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyelidikan Proyek Whoosh terkait Korupsi Pembebasan Lahan</title>
		<link>https://bnbabel.com/penyelidikan-proyek-whoosh-terkait-korupsi-pembebasan-lahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 04:12:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<category><![CDATA[Whoosh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/penyelidikan-proyek-whoosh-terkait-korupsi-pembebasan-lahan/</guid>

					<description><![CDATA[-Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh era pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi ternyata terkait  dugaan korupsi pengadaan atau pembebasan lahannya. Hal itu diungkapkan langsung <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/penyelidikan-proyek-whoosh-terkait-korupsi-pembebasan-lahan/" title="Penyelidikan Proyek Whoosh terkait Korupsi Pembebasan Lahan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/penyelidikan-proyek-whoosh-terkait-korupsi-pembebasan-lahan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-6029297420571247473" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh era pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi ternyata terkait  dugaan korupsi pengadaan atau pembebasan lahannya.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Hal itu diungkapkan langsung Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat menyampaikan perkembangan penyelidikan yang sudah berlangsung sejak awal 2025.
</p>
<p>“Materinya itu terkait dengan lahan sebetulnya, jadi bukan masalah prosesnya, terkait dengan pembebasan lahan. Karena ini ada beberapa komponen, yang kita lidik itu terkait dengan pembebasan lahannya,” kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin sore, 10 November 2025.
</p>
<p>Asep menyebut, dalam pengadaan pembebasan lahan untuk Whoosh, terdapat oknum-oknum yang memanfaatkan untuk mengambil keuntungan.
</p>
<p>“Artinya misalkan, pengadaan lahan nih, orang itu misalkan di pengadaan lahan yang harusnya di harga wajarnya 10 lalu dia jadi 100, kan jadi nggak wajar tuh. Nah kembalikan dong, negara kan rugi. Yang harusnya negara membeli tanah itu dengan harga 10, kemudian harus membeli dengan harga 100, balikin,” pungkas Asep.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/penyelidikan-proyek-whoosh-terkait-korupsi-pembebasan-lahan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Adies Kadir Tancap Gas Tangani Sengketa Lahan Usai Dipulihkan MKD</title>
		<link>https://bnbabel.com/adies-kadir-tancap-gas-tangani-sengketa-lahan-usai-dipulihkan-mkd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 00:50:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Adies]]></category>
		<category><![CDATA[Dipulihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kadir]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[MKD]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa]]></category>
		<category><![CDATA[Tancap]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani]]></category>
		<category><![CDATA[Usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/adies-kadir-tancap-gas-tangani-sengketa-lahan-usai-dipulihkan-mkd/</guid>

					<description><![CDATA[-Politisi Golkar Adies Kadir langsung tancap gas mendampingi warga yang menjadi korban sengketa lahan di Surabaya, tak lama setelah dirinya kembali aktif menjalankan tugas sebagai pimpinan DPR RI. Seperti diketahui, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/adies-kadir-tancap-gas-tangani-sengketa-lahan-usai-dipulihkan-mkd/" title="Adies Kadir Tancap Gas Tangani Sengketa Lahan Usai Dipulihkan MKD" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/adies-kadir-tancap-gas-tangani-sengketa-lahan-usai-dipulihkan-mkd/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-1565555847053986840" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Politisi Golkar Adies Kadir langsung tancap gas mendampingi warga yang menjadi korban sengketa lahan di Surabaya, tak lama setelah dirinya kembali aktif menjalankan tugas sebagai pimpinan DPR RI.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Seperti diketahui, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menyatakan Adies Kadir tidak melakukan pelanggaran kode etik. Posisi Adies pun dipulihkan kembali sebagai anggota DPR RI.
</p>
<p>Adies mengaku baru saja menerima surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari perwakilan warga terdampak sengketa lahan, dengan Pertamina yang mencakup 534 hektar (Ha) terdiri dari 3 kecamatan dan 5 kelurahan di Surabaya, dimana jumlah korbannya mencapai puluhan ribu orang.
</p>
<p>Aspirasi tersebut akan segera difasilitasi melalui mekanisme resmi di DPR, melalui Komisi II yang membawahi Kementrian Agraria san Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Komisi VI, serta Komisi XII yang membawahi Pertamina agar dibahas bersama pihak terkait.
</p>
<p>“Saya sudah menerima langsung surat dari warga. DPR RI siap memfasilitasi RDP yang alan diagendakan dalam waktu dekat agar persoalan ini mendapat perhatian serius dan solusi yang adil,” ujar Adies Kadir dikutip Minggu, 9 November 2025.
</p>
<p>Menurutnya, salah satu fungsi DPR sebagai pengawas kebijakan pemerintah harus tetap berjalan dan ditegakkan, sehingga persoalan yang ditemukan masyarakat dan dilaporkan ke parlemen harus ditindaklanjuti
</p>
<p>“Negara tidak boleh menutup mata terhadap hak rakyatnya. Kini saatnya kembali bekerja, mendengarkan aspirasi rakyat, dan memastikan keadilan bagi mereka,” tandas Adies.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/adies-kadir-tancap-gas-tangani-sengketa-lahan-usai-dipulihkan-mkd/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemukim Yahudi membakar lahan pertanian Palestina dekat Nablus</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-palestina-dekat-nablus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 00:28:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Dekat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[membakar]]></category>
		<category><![CDATA[Nablus]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemukim]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-palestina-dekat-nablus/</guid>

					<description><![CDATA[Tepi Barat, (foto) Sekelompok pemukim Yahudi pada hari Senin membakar tanah pertanian di desa Yatma, selatan Nablus di Tepi Barat yang diduduki utara, sementara yang lain menebang lebih dari 21 <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-palestina-dekat-nablus/" title="Pemukim Yahudi membakar lahan pertanian Palestina dekat Nablus" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-palestina-dekat-nablus/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Tepi Barat, (foto)</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Sekelompok pemukim Yahudi pada hari Senin membakar tanah pertanian di desa Yatma, selatan Nablus di Tepi Barat yang diduduki utara, sementara yang lain menebang lebih dari 21 pohon zaitun yang bermanfaat di desa Far’ata, barat Salfit.
</p>
<p>Sumber -sumber lokal mengutip Ahmed Abu Sanoubar, kepala Dewan Desa Yatma, mengatakan bahwa sekelompok pemukim turun dari bus di jalan utama di utara desa dan membakar pohon zaitun di sepanjang pinggir jalan, beberapa di antaranya benar -benar terbakar.
</p>
<p>Sepanjang garis yang sama, para pemukim melemparkan batu ke arah kendaraan Palestina di dekat pemukiman Yitzhar di selatan Nablus, tanpa cedera dilaporkan, menurut sumber lokal.
</p>
<p>Di Salfit, pemukim juga menghancurkan sekitar 110 meter dinding batu dan menebang lebih dari 21 pohon zaitun. Warga tidak dapat mengakses beberapa situs yang terpengaruh karena aktivitas pemukim yang sedang berlangsung, menurut kantor berita WAFA.
</p>
<p>Menurut Dinding Palestina dan Komisi Perlawanan Penyelesaian, para pemukim melakukan 431 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat selama Agustus saja.
</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-palestina-dekat-nablus/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemukim Yahudi membakar lahan pertanian di kota Sa&#8217;ir</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-di-kota-sair/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 01:27:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[membakar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemukim]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sair]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-di-kota-sair/</guid>

					<description><![CDATA[Al-Khalil, (pic) Sekelompok pemukim Yahudi pada Senin malam membakar area besar tanah pertanian di kota Sa’ir, yang terletak di timur laut al-Khalil di Tepi Barat yang diduduki. Menurut warga setempat, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-di-kota-sair/" title="Pemukim Yahudi membakar lahan pertanian di kota Sa&#8217;ir" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-di-kota-sair/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Al-Khalil, (pic)</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Sekelompok pemukim Yahudi pada Senin malam membakar area besar tanah pertanian di kota Sa’ir, yang terletak di timur laut al-Khalil di Tepi Barat yang diduduki.
</p>
<p>Menurut warga setempat, Ziyad al-Shallaldeh, lusinan pemukim dari pemukiman “Asfar” menyerbu Wadi Sa’ir dan membakar puluhan dunum yang ditanam dengan anggur, pohon almond, dan pohon zaitun. Tanah-tanah itu milik keluarga Shallaldeh dan al-Tarwa, antara lain.
</p>
<p>Warga Sa’ir mengatakan bahwa serangan yang sedang berlangsung oleh pemukim dan pasukan pendudukan adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk secara paksa menggusur warga Palestina dari tanah mereka untuk memberi jalan bagi perluasan pemukiman. Mereka mencatat bahwa serangan serupa sering dilakukan oleh pemukim dari “Asfar” dan “Kedumim,” termasuk pencurian lusinan domba.
</p>
<p>Paralel dengan genosida yang sedang berlangsung di Gaza, pasukan pendudukan dan pemukim Israel telah meningkatkan serangan mereka di Tepi Barat, termasuk Yerusalem yang diduduki. Serangan -serangan ini telah mengakibatkan pembunuhan setidaknya 1.016 warga Palestina, cedera sekitar 7.000 lainnya, dan penangkapan lebih dari 18.500 orang, menurut sumber Palestina.
</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-yahudi-membakar-lahan-pertanian-di-kota-sair/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemukim Buldoze Traktat Luas Lahan Palestina di Jericho</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemukim-buldoze-traktat-luas-lahan-palestina-di-jericho/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 16:07:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Buldoze]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jericho]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Luas]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemukim]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Traktat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemukim-buldoze-traktat-luas-lahan-palestina-di-jericho/</guid>

					<description><![CDATA[Jericho, (pic) Segelatan pemukim Yahudi ekstremis yang dibuldoser, pada hari Rabu, sebidang tanah pertanian yang sangat besar milik warga Palestina di desa Al-Auja, utara Yerikho di Tepi Barat yang diduduki. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemukim-buldoze-traktat-luas-lahan-palestina-di-jericho/" title="Pemukim Buldoze Traktat Luas Lahan Palestina di Jericho" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-buldoze-traktat-luas-lahan-palestina-di-jericho/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Jericho, (pic)</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-AI1p5gAm9Vyz4qlPn_QvjO2-EYa3SA7YUv7WPEw0YlqFcBRy4glrPOO5bQW-UU0onyaMd0ndqe22r3XaBjzWrXfmIyVLpNZn-Lxqz_aQynJxayOkJLda99R8e3_cWroTq84UML7hHZ02M9Zw646X5qQFHRXbfVe2K1Sk_Z15hWXOOs1Jlu2C2n2BMhA/s1600/idt-size-300600.png" alt="Example 300x600" title="Example 300x600" width="300" height="600"/></div>
</div>
</div>
<p>Segelatan pemukim Yahudi ekstremis yang dibuldoser, pada hari Rabu, sebidang tanah pertanian yang sangat besar milik warga Palestina di desa Al-Auja, utara Yerikho di Tepi Barat yang diduduki.
</p>
<p>Organisasi al-Baidar untuk pembelaan hak-hak Badui mengatakan bahwa petak besar tanah subur telah dibuldos hari ini sebagai bagian dari upaya sistematis Israel untuk memaksakan prestasi baru di Tepi Barat melalui aneksasi tanah dan perluasan pemukiman.
</p>
<p>Organisasi al-Baidar menekankan bahwa perampasan tanah Israel ini merupakan pelanggaran besar-besaran terhadap hukum kemanusiaan internasional, menyerukan tindakan internasional yang mendesak untuk mengekang pelanggaran Israel yang sedang berlangsung di Tepi Barat.
</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemukim-buldoze-traktat-luas-lahan-palestina-di-jericho/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 14:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Terbatas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit/</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/01/2025). (Foto:BPMI Setpres) Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_310572" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-310572" class="wp-caption-text">Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/01/2025). (Foto:BPMI Setpres)</p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/01/2025), guna membahas langkah-langkah strategis dalam penataan lahan, khususnya yang berkaitan dengan perkebunan sawit. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan beberapa kebijakan yang akan segera diimplementasikan guna memastikan pengelolaan lahan sesuai dengan aturan yang berlaku.</p>
<p style="text-align: justify">Salah satu keputusan utama dalam rapat ini adalah langkah-langkah penertiban yang akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan Investasi. Satgas akan bertindak sesuai regulasi yang telah ditetapkan, memastikan kepatuhan terhadap aturan yang mengatur pemanfaatan lahan.</p>
<p style="text-align: justify">Selain itu, pemerintah juga akan menyesuaikan kebijakan terhadap lahan-lahan yang telah dimanfaatkan untuk perkebunan sawit. Penyesuaian ini akan dilakukan dengan tetap berpegang pada regulasi yang berlaku guna menciptakan keseimbangan antara kepentingan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menegakkan aturan, sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Kebijakan terkait sumber daya alam harus berorientasi pada kepentingan nasional dan dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, proses penataan lahan ini akan dijalankan dengan pendekatan yang terukur dan sistematis.</p>
<p style="text-align: justify">Keputusan yang telah disepakati dalam rapat ini akan ditindaklanjuti dan diawasi langsung oleh Presiden Prabowo. Tidak hanya itu, para anggota Satgas juga akan menjalankan tugas sesuai dengan arahan yang telah ditetapkan, memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.</p>
<p style="text-align: justify">Pemerintah pun berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara investasi dan keberlanjutan lingkungan dalam pengelolaan lahan. Langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan serta mendorong tata kelola perkebunan yang lebih tertib dan berorientasi pada kepentingan nasional. (BPMI Setpres/DNS)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit-presiden-prabowo-pimpin-rapat-terbatas-bahas-penataan-lahan-perkebunan-sawit/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebuah “Krisis Eksistensial” – 77% Lahan Tumbuh Secara Permanen, Para Ilmuwan Mengungkapkan</title>
		<link>https://bnbabel.com/sebuah-krisis-eksistensial-77-lahan-tumbuh-secara-permanen-para-ilmuwan-mengungkapkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 04:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Eksistensial]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkapkan]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Permanen]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebuah]]></category>
		<category><![CDATA[Secara]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sebuah-krisis-eksistensial-77-lahan-tumbuh-secara-permanen-para-ilmuwan-mengungkapkan/</guid>

					<description><![CDATA[Kegersangan, sebuah “krisis eksistensial” yang mengubah kehidupan di bumi, dapat berdampak pada lima miliar orang pada tahun 2100. Bencana-bencana dramatis yang berhubungan dengan air, seperti banjir dan badai, telah meningkat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sebuah-krisis-eksistensial-77-lahan-tumbuh-secara-permanen-para-ilmuwan-mengungkapkan/" title="Sebuah “Krisis Eksistensial” – 77% Lahan Tumbuh Secara Permanen, Para Ilmuwan Mengungkapkan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sebuah-krisis-eksistensial-77-lahan-tumbuh-secara-permanen-para-ilmuwan-mengungkapkan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Kegersangan, sebuah “krisis eksistensial” yang mengubah kehidupan di bumi, dapat berdampak pada lima miliar orang pada tahun 2100. Bencana-bencana dramatis yang berhubungan dengan air, seperti banjir dan badai, telah meningkat di berbagai belahan dunia, namun lebih dari tiga perempat daratan bumi telah mengalami kekeringan. menjadi lebih kering secara permanen dalam beberapa dekade terakhir, para ilmuwan PBB melaporkan dalam sebuah analisis baru. Laporan penting dari (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sebuah-krisis-eksistensial-77-lahan-tumbuh-secara-permanen-para-ilmuwan-mengungkapkan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
