<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lalu - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/lalu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 23:03:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Lalu - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Posko Bersama PMI, Polres dan Dinkes Way Kanan Pantau Arus Lalu Lintas, Kondisi Ramai Lancar</title>
		<link>https://bnbabel.com/posko-bersama-pmi-polres-dan-dinkes-way-kanan-pantau-arus-lalu-lintas-kondisi-ramai-lancar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 23:03:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Arus]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[kanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Lancar]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Pantau]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Posko]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ramai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/posko-bersama-pmi-polres-dan-dinkes-way-kanan-pantau-arus-lalu-lintas-kondisi-ramai-lancar/</guid>

					<description><![CDATA[Way Kanan, Risalahpos Network” Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, arus lalu lintas di jalur lintas tengah Sumatera yang melintas di wilayah Kabupaten Way Kanan terpantau ramai namun tetap <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/posko-bersama-pmi-polres-dan-dinkes-way-kanan-pantau-arus-lalu-lintas-kondisi-ramai-lancar/" title="Posko Bersama PMI, Polres dan Dinkes Way Kanan Pantau Arus Lalu Lintas, Kondisi Ramai Lancar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/posko-bersama-pmi-polres-dan-dinkes-way-kanan-pantau-arus-lalu-lintas-kondisi-ramai-lancar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="code-block code-block-4" style="margin: 8px 0; clear: both;">
</div>
<p>Way Kanan, Risalahpos Network”</p>
<p>Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, arus lalu lintas di jalur lintas tengah Sumatera yang melintas di wilayah Kabupaten Way Kanan terpantau ramai namun tetap lancar. Pantauan tersebut dilakukan melalui Posko Bersama yang melibatkan PMI, Polres Way Kanan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. Selasa (17 Maret 2026).</p>
<p>Berdasarkan pengamatan di Posko Bersama yang berada di Simpang Empat Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, kendaraan yang melintas masih didominasi oleh kendaraan lokal yang melakukan aktivitas keluar masuk wilayah sekitar.</p>
<p>Sesekali terlihat kendaraan dari luar Sumatera melintas di jalur tersebut. Sementara itu, kendaraan dari wilayah Jabodetabek juga mulai terlihat melintas yang dapat dikenali dari nomor polisi kendaraan berplat B dan F.</p>
<p>Sedangkan kendaraan yang bergerak menuju arah Pulau Jawa terlihat didominasi kendaraan dengan nomor polisi BG.</p>
<p>Koordinator Tim Pantau PMI Way Kanan, M. Fikri, menjelaskan bahwa hingga saat ini kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau ramai namun tetap lancar dan terkendali.</p>
<p>“Untuk sementara arus lalu lintas yang melintas di jalur tengah Sumatera, khususnya di sekitar Posko Bersama PMI, Pemkab Way Kanan dan Polres Way Kanan di Simpang Empat Kampung Negeri Baru masih ramai dan lancar,” ujar Fikri.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa keberadaan posko bersama tersebut tidak hanya untuk memantau arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan.</p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>“Di posko bersama ini kami juga sempat membantu pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan. Tim langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.</p>
<p>Fikri menegaskan bahwa pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan selama masa arus mudik Lebaran 1447 Hijriah guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.</p>
<p>“Kami akan terus memantau arus mudik Lebaran di Posko Bersama PMI, Pemkab Way Kanan dan Polres Way Kanan,” pungkasnya.</p>
<p>(Eka Saputra, Risalahpos Network)</p>
<p><!-- CONTENT END 2 -->
							    	</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/posko-bersama-pmi-polres-dan-dinkes-way-kanan-pantau-arus-lalu-lintas-kondisi-ramai-lancar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anaconda Raksasa Mencapai Ukuran Maksimal 12 Juta Tahun Lalu dan Tidak Pernah Berubah</title>
		<link>https://bnbabel.com/anaconda-raksasa-mencapai-ukuran-maksimal-12-juta-tahun-lalu-dan-tidak-pernah-berubah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 10:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anaconda]]></category>
		<category><![CDATA[Berubah]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[mencapai]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[Ukuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/anaconda-raksasa-mencapai-ukuran-maksimal-12-juta-tahun-lalu-dan-tidak-pernah-berubah/</guid>

					<description><![CDATA[Bukti fosil dari Venezuela menunjukkan bahwa anaconda mencapai ukuran raksasanya lebih dari 12 juta tahun yang lalu dan tetap konsisten sejak saat itu. Asal Usul Gigantisme Anaconda Kuno Sebuah kelompok <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/anaconda-raksasa-mencapai-ukuran-maksimal-12-juta-tahun-lalu-dan-tidak-pernah-berubah/" title="Anaconda Raksasa Mencapai Ukuran Maksimal 12 Juta Tahun Lalu dan Tidak Pernah Berubah" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/anaconda-raksasa-mencapai-ukuran-maksimal-12-juta-tahun-lalu-dan-tidak-pernah-berubah/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Bukti fosil dari Venezuela menunjukkan bahwa anaconda mencapai ukuran raksasanya lebih dari 12 juta tahun yang lalu dan tetap konsisten sejak saat itu. Asal Usul Gigantisme Anaconda Kuno Sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh Universitas Cambridge meneliti fosil anaconda raksasa dari Amerika Selatan dan menentukan bahwa ular ini mencapai ukuran tubuh penuh (&#8230;)
</p>
<p style="text-align: center"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/anaconda-raksasa-mencapai-ukuran-maksimal-12-juta-tahun-lalu-dan-tidak-pernah-berubah/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ciuman Kemungkinan Dimulai 20 Juta Tahun Lalu Dengan Nenek Moyang Kera dan Neanderthal</title>
		<link>https://bnbabel.com/ciuman-kemungkinan-dimulai-20-juta-tahun-lalu-dengan-nenek-moyang-kera-dan-neanderthal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 17:27:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[kemungkinan]]></category>
		<category><![CDATA[kera]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Moyang]]></category>
		<category><![CDATA[Neanderthal]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ciuman-kemungkinan-dimulai-20-juta-tahun-lalu-dengan-nenek-moyang-kera-dan-neanderthal/</guid>

					<description><![CDATA[Berciuman ternyata terjadi jauh lebih tua—dan jauh lebih bersifat lintas spesies—daripada yang dibayangkan kebanyakan orang. Dengan menelusuri perilaku intim ini pada pohon keluarga primata, para peneliti menemukan bukti bahwa kera <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ciuman-kemungkinan-dimulai-20-juta-tahun-lalu-dengan-nenek-moyang-kera-dan-neanderthal/" title="Ciuman Kemungkinan Dimulai 20 Juta Tahun Lalu Dengan Nenek Moyang Kera dan Neanderthal" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ciuman-kemungkinan-dimulai-20-juta-tahun-lalu-dengan-nenek-moyang-kera-dan-neanderthal/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Berciuman ternyata terjadi jauh lebih tua—dan jauh lebih bersifat lintas spesies—daripada yang dibayangkan kebanyakan orang. Dengan menelusuri perilaku intim ini pada pohon keluarga primata, para peneliti menemukan bukti bahwa kera besar, kerabat manusia purba, dan bahkan Neanderthal kemungkinan besar berciuman jutaan tahun yang lalu. Misteri Evolusi Perilaku Berciuman Berciuman terjadi pada berbagai hewan, (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ciuman-kemungkinan-dimulai-20-juta-tahun-lalu-dengan-nenek-moyang-kera-dan-neanderthal/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa yang Sebenarnya Membunuh Mammoth? Bukti Baru Menunjukkan Meledaknya Komet 13.000 Tahun Lalu</title>
		<link>https://bnbabel.com/apa-yang-sebenarnya-membunuh-mammoth-bukti-baru-menunjukkan-meledaknya-komet-13-000-tahun-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 02:12:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Apa]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[bukti]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Komet]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[mammoth]]></category>
		<category><![CDATA[Meledaknya]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Menunjukkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebenarnya]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/apa-yang-sebenarnya-membunuh-mammoth-bukti-baru-menunjukkan-meledaknya-komet-13-000-tahun-lalu/</guid>

					<description><![CDATA[Bukti dari situs arkeologi utama menunjukkan bahwa ledakan kosmik besar mungkin telah mengubah iklim dan ekosistem pada akhir Pleistosen. Para ilmuwan memperluas bukti yang mendukung gagasan bahwa sebuah komet yang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/apa-yang-sebenarnya-membunuh-mammoth-bukti-baru-menunjukkan-meledaknya-komet-13-000-tahun-lalu/" title="Apa yang Sebenarnya Membunuh Mammoth? Bukti Baru Menunjukkan Meledaknya Komet 13.000 Tahun Lalu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apa-yang-sebenarnya-membunuh-mammoth-bukti-baru-menunjukkan-meledaknya-komet-13-000-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Bukti dari situs arkeologi utama menunjukkan bahwa ledakan kosmik besar mungkin telah mengubah iklim dan ekosistem pada akhir Pleistosen. Para ilmuwan memperluas bukti yang mendukung gagasan bahwa sebuah komet yang terfragmentasi meledak di bumi hampir 13.000 tahun yang lalu. Peristiwa kosmik ini mungkin berperan dalam kepunahan mammoth, mastodon, dan (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apa-yang-sebenarnya-membunuh-mammoth-bukti-baru-menunjukkan-meledaknya-komet-13-000-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>74.000 Tahun Lalu, Salah Satu Gunung Berapi Super Terbesar di Bumi Meletus. Bagaimana Kami Bertahan?</title>
		<link>https://bnbabel.com/74-000-tahun-lalu-salah-satu-gunung-berapi-super-terbesar-di-bumi-meletus-bagaimana-kami-bertahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 14:52:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana]]></category>
		<category><![CDATA[Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Bertahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Kami]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[meletus]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Salah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Super]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Terbesar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/74-000-tahun-lalu-salah-satu-gunung-berapi-super-terbesar-di-bumi-meletus-bagaimana-kami-bertahan/</guid>

					<description><![CDATA[Cryptotephra mengungkap dampak besar yang ditimbulkan Toba sementara situs-situs mencatat inovasi manusia, bukan kehancuran. Pola-pola ini memandu perencanaan bahaya saat ini. Jika Anda cukup beruntung pada 74.000 tahun yang lalu, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/74-000-tahun-lalu-salah-satu-gunung-berapi-super-terbesar-di-bumi-meletus-bagaimana-kami-bertahan/" title="74.000 Tahun Lalu, Salah Satu Gunung Berapi Super Terbesar di Bumi Meletus. Bagaimana Kami Bertahan?" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/74-000-tahun-lalu-salah-satu-gunung-berapi-super-terbesar-di-bumi-meletus-bagaimana-kami-bertahan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Cryptotephra mengungkap dampak besar yang ditimbulkan Toba sementara situs-situs mencatat inovasi manusia, bukan kehancuran. Pola-pola ini memandu perencanaan bahaya saat ini. Jika Anda cukup beruntung pada 74.000 tahun yang lalu, Anda pasti berhasil melewati supererupsi Toba, yang merupakan salah satu peristiwa paling dahsyat di bumi selama 2,5 juta tahun terakhir. Sedangkan gunung berapi terletak (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/74-000-tahun-lalu-salah-satu-gunung-berapi-super-terbesar-di-bumi-meletus-bagaimana-kami-bertahan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencairan Es Antartika Kuno Memicu Reaksi Berantai 9.000 Tahun Lalu</title>
		<link>https://bnbabel.com/pencairan-es-antartika-kuno-memicu-reaksi-berantai-9-000-tahun-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 01:47:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Antartika]]></category>
		<category><![CDATA[Berantai]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Memicu]]></category>
		<category><![CDATA[Pencairan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Reaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pencairan-es-antartika-kuno-memicu-reaksi-berantai-9-000-tahun-lalu/</guid>

					<description><![CDATA[Para peneliti menemukan bahwa hilangnya es Holosen awal di Antartika Timur didorong oleh putaran umpan balik samudera yang menghubungkan wilayah-wilayah yang jauh. Pelepasan air yang mencair mengubah lapisan lautan, memungkinkan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pencairan-es-antartika-kuno-memicu-reaksi-berantai-9-000-tahun-lalu/" title="Pencairan Es Antartika Kuno Memicu Reaksi Berantai 9.000 Tahun Lalu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pencairan-es-antartika-kuno-memicu-reaksi-berantai-9-000-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Para peneliti menemukan bahwa hilangnya es Holosen awal di Antartika Timur didorong oleh putaran umpan balik samudera yang menghubungkan wilayah-wilayah yang jauh. Pelepasan air yang mencair mengubah lapisan lautan, memungkinkan air dalam yang hangat menyusup ke bawah lapisan es dan mempercepat keruntuhannya. Proses yang memperkuat diri ini mencerminkan dinamika yang saat ini diamati di Antartika Barat, meningkatkan kekhawatiran bahwa pemanasan modern dapat memicu meluasnya (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pencairan-es-antartika-kuno-memicu-reaksi-berantai-9-000-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revlon Menatap Masa Depan Sambil Mengawasi Masa Lalu</title>
		<link>https://bnbabel.com/revlon-menatap-masa-depan-sambil-mengawasi-masa-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 17:14:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Masa]]></category>
		<category><![CDATA[Menatap]]></category>
		<category><![CDATA[mengawasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Revlon]]></category>
		<category><![CDATA[Sambil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/revlon-menatap-masa-depan-sambil-mengawasi-masa-lalu/</guid>

					<description><![CDATA[Revlon sedang mencoba untuk mendapatkan kembali otoritas warnanya. KEPERCAYAAN REVLON Michelle Peluso membuat perubahan besar di Revlon Inc. Sang CEO, yang hari ini merayakan ulang tahun pertamanya di merek kecantikan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/revlon-menatap-masa-depan-sambil-mengawasi-masa-lalu/" title="Revlon Menatap Masa Depan Sambil Mengawasi Masa Lalu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/revlon-menatap-masa-depan-sambil-mengawasi-masa-lalu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure class="embed-base image-embed embed-0" role="presentation">
<div>
<div class="bMqrj">
<p><span style="-webkit-line-clamp:2" class="Ccg9Ib-7 _8XF2kHYM">Revlon sedang mencoba untuk mendapatkan kembali otoritas warnanya.</span></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p><small class="pGGCM2aD">KEPERCAYAAN REVLON</small></p>
</div>
</div>
</figure>
<p>Michelle Peluso membuat perubahan besar di Revlon Inc. Sang CEO, yang hari ini merayakan ulang tahun pertamanya di merek kecantikan ikonik tersebut, sedang melihat seluruh portofolio, yang mencakup semuanya, mulai dari merek Revlon dan merek warisan Elizabeth Arden, hingga wewangian seperti Juicy Couture, sambil merangkul modernisasi yang didorong oleh tujuan dengan konsumen sebagai pusat strateginya.
</p>
<p class="p1">Peluso berbicara tentang rencana pertumbuhan dan lima pilar strategis inti sebagai landasan kesuksesan, termasuk penghormatan terhadap konsumen, area di mana merek berhak untuk menang, dan melakukan pendekatan storytelling dengan cara yang lebih berani. Inovasi produk juga menduduki peringkat teratas seperti halnya kemenangan di omnichannel, dan mengangkat tim.
</p>
<p class="p1">Konsumen selalu berubah dan tren berubah, namun otoritas warna Revlon tetap ada, kata Peluso. “Kosmetik warna Revlon selalu tentang glamor yang tak terlupakan. Kami memastikan bahwa kami memahami tren dan menggabungkannya dengan DNA merek kami yang kuat. Itulah yang kami fokuskan. Warna telah berubah dari tampilan ‘tanpa riasan’ menjadi warna yang lebih berani saat ini dan itulah hak Revlon untuk menang.”
</p>
<p class="p1">Peluso memiliki pengalaman mendalam di bidang teknologi. “Saya telah berada di garis depan teknologi sepanjang karier saya dan saya telah bekerja dengan AI sejak saya mulai bekerja di IBM satu dekade lalu. Hal terpenting bagi kami adalah memastikan bahwa kami memiliki data yang benar.”
</p>
<p class="p1">CEO sangat tertarik dengan hal ini<strong data-ga-track="InternalLink:https://www.forbes.com/lists/best-large-employers/"> budaya lingkungan kerja </strong>dan menganggap dirinya bertanggung jawab. “Di era AI, keterampilan kita sering kali menjadi ketinggalan jaman, suka atau tidak suka. Kita membutuhkan orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu, kolaboratif, dan rendah hati. Jika Anda tidak penasaran, Anda tidak rendah hati dan itu tidak akan berhasil,” katanya.
</p>
<p class="p1">“Saya tidak yakin budaya arogan yang bersifat top-down akan bermanfaat bagi siapa pun dalam jangka panjang, namun jika hal itu terjadi, maka sekaranglah saatnya,” tambahnya. “Dunia sedang berubah dan teknologi berubah terlalu cepat. Saya tidak akan melakukannya dengan benar setiap hari – saya tidak melakukannya dengan benar setiap hari – namun di Revlon kami memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang nilai-nilai. Kami merekrut orang-orang yang memiliki filosofi yang sama.”</p>
<figure class="embed-base image-embed embed-1 alignright" role="presentation">
<div>
<div class="bMqrj">
<p><span style="-webkit-line-clamp:2" class="Ccg9Ib-7 _8XF2kHYM">Berbagai produk dari Revlon. Perusahaan sedang dalam proses menciptakan kembali dirinya sendiri.</span>
</p>
<p><small class="pGGCM2aD">KEPERCAYAAN REVLON</small></p>
</div>
</div>
</figure>
<p class="p1">Revlon “benar-benar mencari akuisisi dan sangat menyenangkan bahwa kami berada di tempat di mana kami melihat momentum organik yang kuat dan kami dapat melihat dari luar,” kata Peluso. “Kami juga melihat ke dalam band-band kami yang sudah ada. Jangan salah, perjalanan Revlon masih panjang tapi kami telah membuat kemajuan berarti di banyak bidang.”
</p>
<p class="p1">Perusahaan juga mencari merek independen untuk mendapatkan inspirasi, bukan akuisisi. Peluso mungkin mengincar pemain yang lebih besar, tapi dia tidak mengungkapkan dasar apa pun atau memberikan petunjuk apa pun.
</p>
<p class="p1">Merek yang lebih kecil menetapkan standar yang lebih tinggi dan merupakan sumber inspirasi. “Banyak merek indie menghasilkan $30 juta hingga $50 juta dan sangat sedikit dari mereka yang mencapai skala yang sangat besar,” kata Peluso. “Jadi, datangkan pesaing-pesaing kecil, mereka membuat kita lebih baik, mereka meningkatkan standar. Saya mengapresiasi mereka karena membuat kita paranoid dan tidak pernah berpuas diri. Kita punya radar eksternal yang sangat tinggi. Kita tidak memandang remeh Revlon.”
</p>
<p class="p1">Peluso melihat ke masa lalu dan mengambil inspirasi dari merek berusia 115 tahun. Elizabeth Arden yang asli menginjak usia 115 tahun “satu atau dua tahun yang lalu,” kata Peluso, sambil menambahkan, “Setiap hari, saya merasakan kehadiran Ibu Arden dan hasrat membara untuk memastikan merek ini bermanfaat bagi generasi mendatang. Kabar baiknya adalah Revlon memiliki cetak biru. Kami berkembang dan melihat kesuksesan luar biasa di Tiongkok, pasar perawatan kulit paling cerdas di dunia.”
</p>
<p class="p1">Revlon menggunakan kapsul ceramide Elizabeth Arden yang ikonik dan menjadikannya merek digital pertama yang muda dan menyenangkan di Tiongkok. “Ini adalah peta jalan yang bagus untuk seluruh bisnis kami di seluruh dunia,” kata Peluso. “Revlon menggunakan momen ini, peringatan 115 tahun, untuk membangkitkan semangat.”
</p>
<p class="p1">Elizabeth Arden adalah seorang imigran ke AS dan memulai perusahaan ini dari nol sebelum perempuan memiliki hak untuk memilih. “Dia mendirikan perusahaan ini berdasarkan prinsip-prinsip seperti kecantikan adalah tentang ilmu pengetahuan dan tidak boleh sekadar basa-basi, harus holistik dan ada komponen kesehatan, dan bahwa perempuan harus selalu diberdayakan. Hal ini merupakan sesuatu yang sudah diketahui sejak 115 tahun yang lalu. Anda menyadari betapa banyak bias dan seksisme yang ada dulu dan sekarang.”
</p>
<p class="p1">Amber Garrison, veteran Esteé Lauder Cos. selama 12 tahun, di mana dia menjabat sebagai presiden merek global Origins, baru-baru ini bergabung dengan Revlon untuk menjalankan merek Elizabeth Arden dan portofolio wewangian global. Dia adalah contoh karyawan yang dicari Peluso, energik, berdaya tinggi, dan bergerak cepat dengan banyak ide.
</p>
<p class="p1">Revlon menggunakan dan menganalisis sumber data baru untuk memastikan sumber data tersebut berkembang seiring dengan perubahan kebiasaan belanja konsumen. Ini menggunakan AI untuk mengetahui preferensinya dan ChatGBT serta Agentic AI untuk menyederhanakan pengalaman berbelanja dan memberinya lebih banyak pilihan dengan lebih cepat.
</p>
<p class="p1">“Saya punya dua remaja jadi saya tidak bisa menghindari TikTok,” kata Peluso. “Kami harus terus berkembang mengikuti kecepatan konsumen. Kami melakukan semua upaya yang kami lakukan untuk menyerap sumber data baru dan memastikan kami memantau dan mendengarkan sosial dengan baik, untuk memastikan kami mengembangkan alat kami saat dia berbelanja, untuk konsumen.”
</p>
<p class="p1">Dan ini bukan hanya tentang wanita. Untuk pria, contohnya adalah American Crew, merek perawatan Revlon yang diperoleh dari Colomer Group. “Kami melihat laki-laki semakin menginginkan persahabatan dengan sesamanya dan tidak merasa terisolasi,” kata Peluso. “American Crew selalu mendukung produk-produk yang terinspirasi dari salon, dan juga esensi dari tempat pangkas rambut di mana para pria dapat melakukan percakapan nyata satu sama lain dan merasakan lingkungan yang menyenangkan ini.”
</p>
<p class="p1">Peluso menstabilkan bisnis, menghidupkan kembali relevansi merek, dan meletakkan landasan bagi kesuksesan di masa depan. Setelah bangkit dari kebangkrutan pada Mei 2023, Revlon mengurangi utangnya lebih dari $2,7 miliar dan menyederhanakan struktur modalnya, tetapi Peluso terpaksa menghentikan pekerjaannya. Revlon menghadapi tantangan ekonomi makro dan hambatan negatif seperti inflasi, suku bunga tinggi, dan ketidakstabilan dalam rantai pasokan.
</p>
<p class="p1">Revlon tidak lagi diliput oleh analis ekuitas Wall Street. Sekarang menjadi perusahaan swasta, sahamnya yang diperdagangkan secara publik telah dihapuskan dari pencatatan di Bursa Efek New York.
</p>
<p class="p1">“Kami berupaya keras untuk memahami konsumen kami dan mencari tahu apa yang dapat kami pelajari dari mereka,” kata Peluso. “Salah satu hal terpenting bagi kami sebagai sebuah perusahaan adalah mengarahkan diri kami pada dinding eksternal dan tidak hanya melihat secara internal. Kami secara intens mengamati pengecer besar dan kecil dan melihat apa yang dapat kami pelajari dari mereka.”
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/revlon-menatap-masa-depan-sambil-mengawasi-masa-lalu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Kerabat Purba Komodo Ditemukan, Pernah Hidup di Eropa 4 Juta Tahun Lalu</title>
		<link>https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 15:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kerabat]]></category>
		<category><![CDATA[Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Purba]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH – Komodo (Varanus komodoensis) merupakan salah satu ikon satwa Indonesia. Reptil raksasa ini mendiami Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Flores di Nusa Tenggara Timur. Panjang tubuhnya dapat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/" title="Jejak Kerabat Purba Komodo Ditemukan, Pernah Hidup di Eropa 4 Juta Tahun Lalu" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><strong>KOTA ACEH</strong> – Komodo (<em data-start="144" data-end="165">Varanus komodoensis</em>) merupakan salah satu ikon satwa Indonesia. Reptil raksasa ini mendiami Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Flores di Nusa Tenggara Timur. Panjang tubuhnya dapat mencapai tiga meter dengan bobot lebih dari 70 kilogram. Komodo menjadi predator puncak di ekosistemnya sekaligus satu-satunya kadal raksasa yang masih bertahan hidup di dunia.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Dikutip dari<em> Mongabay</em>Senin (3/11/2025), Penelitian genomik menunjukkan bahwa Komodo memiliki sejarah evolusi panjang yang berakar di Asia dan Australasia. Analisis DNA modern menemukan tiga kelompok genetik utama di antara populasinya di lima pulau utama. Hasil ini memperkuat pentingnya perlindungan tiap populasi di Indonesia. Kajian genom lengkap juga menunjukkan bahwa Komodo memiliki lebih dari 17 ribu gen aktif yang mendukung metabolisme tinggi seperti hewan berdarah panas. Fakta ini menegaskan posisi Komodo sebagai reptil purba yang berhasil beradaptasi di lingkungan ekstrem.
</p>
<p>Namun, penelitian baru dari Yunani memperlihatkan bahwa kerabat purba Komodo pernah hidup jauh dari Indonesia, di benua Eropa, sekitar 9.000 kilometer dari habitatnya sekarang. Fosil kadal monitor berukuran besar dari masa Pliosen awal, sekitar empat juta tahun lalu, ditemukan di Megalo Embolo dekat kota Thessaloniki, Yunani Utara. Analisis anatomi menunjukkan fosil tersebut termasuk spesies Varanus cf. marathonensis, kerabat dalam keluarga evolusioner yang sama dengan Komodo. Penemuan ini memperluas peta sejarah genus Varanus dan menunjukkan betapa luas penyebarannya di masa lalu.
</p>
<h3>Fosil yang Mengungkap Eropa Purba</h3>
<p>Penelitian ini dipimpin oleh Hara Drakopoulou dari Universitas Aristotle Thessaloniki, bekerja sama dengan Georgios Lazaridis dan Profesor Dimitrios Kostopoulos. Tim tersebut meneliti fosil yang ditemukan di Megalo Embolo, kawasan perbukitan di utara Yunani, sekitar 15 kilometer dari kota Thessaloniki. Lapisan sedimen tempat fosil ditemukan berasal dari lingkungan sungai dan danau purba yang kaya bahan organik. Kondisi lembap dan endapan halus membantu menjaga tulang tetap utuh meski telah berumur jutaan tahun.
</p>
<p>Fosil yang diteliti terdiri atas potongan tengkorak, rahang, gigi, dan tulang belakang yang terawetkan sangat baik. Di lokasi yang sama, para ilmuwan juga menemukan fosil mamalia besar seperti mastodon, badak purba, dan kuda kecil Hipparion, serta reptil besar seperti kura-kura Titanochelon cf. bacharidisi dan ular raksasa Laophis crotaloides. Keberagaman fauna ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulu memiliki ekosistem tropis hingga subtropis yang subur, dengan vegetasi lebat dan sumber air melimpah.
</p>
<p>Hasil penelitian yang terbit di jurnal The Anatomical Record ini menunjukkan bahwa spesimen ini hidup pada masa antara 4,2 hingga 3,2 juta tahun lalu, di era Pliosen awal. Pada periode itu, Eropa bagian selatan memiliki iklim hangat dan lembap, sangat berbeda dari kondisi Mediterania kering saat ini.
</p>
<p>“Hewan-hewan ini hidup dalam kondisi yang sama sekali berbeda dengan Yunani sekarang,” kata Lazaridis. “Temuan ini membantu kami memahami hubungan antara iklim purba dan penyebaran reptil besar seperti varanid.”
</p>
<p>Analisis anatomi menunjukkan bahwa kadal purba ini termasuk Varanus cf. marathonensis, kerabat dekat keluarga kadal monitor modern. Struktur tengkorak dan giginya memperlihatkan kemiripan dengan spesies Asia seperti Varanus flavescens yang kini hidup di India dan Bangladesh. Kesamaan ini memperkuat dugaan bahwa garis keturunan Varanus berasal dari Asia, kemudian menyebar ke Eropa dan Afrika sebelum punah di wilayah yang mengalami pendinginan ekstrem. Temuan ini bukan hanya menambah catatan tentang evolusi varanid, tetapi juga menggambarkan kembali peta fauna Eropa ketika benua itu masih hangat dan kaya reptil besar.
</p>
<h3>Kaitan dengan Komodo di Indonesia</h3>
<p>Keluarga Varanidae sudah ada sejak lebih dari 20 juta tahun lalu. Saat ini, kelompok ini mencakup lebih dari 80 spesies yang tersebar di Afrika, Asia, dan Australia. Komodo (Varanus komodoensis) merupakan anggota terbesar yang masih hidup dan menjadi satu-satunya varanid raksasa yang bertahan di alam liar. Struktur anatomi mereka relatif tidak berubah selama jutaan tahun, menandakan efisiensi evolusi yang luar biasa dalam menghadapi beragam iklim dan ekosistem, dari gurun kering Afrika hingga hutan hujan tropis Asia Tenggara.
</p>
<p>Fosil Varanus cf. marathonensis dari Yunani menunjukkan bahwa kadal monitor besar pernah menghuni Eropa sebelum Zaman Es. Ketika iklim global mulai mendingin di akhir Pliosen, habitat lembap mereka menghilang, dan populasi di Eropa punah. Hanya varanid yang hidup di wilayah tropis dan subtropis (seperti Asia Tenggara dan Australia) yang berhasil bertahan. Dalam konteks ini, Komodo adalah hasil dari garis keturunan yang lolos dari krisis iklim purba.
</p>
<p>Indonesia kini menjadi benteng terakhir bagi garis evolusi kadal raksasa tersebut. Komodo di Kepulauan Sunda Kecil menempati posisi unik dalam sejarah alam. Analisis genom modern menunjukkan bahwa leluhur mereka kemungkinan berasal dari populasi Asia Selatan dan Tenggara yang bermigrasi ke timur, mengikuti jalur pulau-pulau yang kini menjadi bagian dari Indonesia. Di Nusantara, mereka berevolusi secara terpisah hingga membentuk populasi khas di Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang.
</p>
<p>Penemuan di Yunani memberikan konteks penting bagi kisah panjang itu. Fosil varanid besar di Eropa membuktikan bahwa genus Varanus dulu memiliki penyebaran lintas benua. Ketika iklim bumi berubah drastis, sebagian punah, sementara yang lain beradaptasi di kawasan tropis. Komodo menjadi saksi hidup dari perjalanan evolusi itu, sebuah garis keturunan yang bertahan dari dunia purba menuju masa kini, menandai ketangguhan dan sekaligus kerentanan spesies besar terhadap perubahan iklim global.
</p>
<p>Empat juta tahun lalu, Yunani adalah wilayah berhutan lebat dengan sungai dan rawa yang menopang kehidupan reptil raksasa, kura-kura besar, dan mamalia purba. Ketika Zaman Es datang, suhu bumi turun drastis dan banyak spesies besar menghilang. Jejak mereka kini menjadi arsip alam yang mengungkap perubahan besar di planet ini. (source:<em>mongabay</em>)
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jejak-kerabat-purba-komodo-ditemukan-pernah-hidup-di-eropa-4-juta-tahun-lalu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miliaran Tahun Lalu, Api Membentuk Benua yang Memungkinkan Kehidupan</title>
		<link>https://bnbabel.com/miliaran-tahun-lalu-api-membentuk-benua-yang-memungkinkan-kehidupan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 10:32:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[api]]></category>
		<category><![CDATA[Benua]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Membentuk]]></category>
		<category><![CDATA[Memungkinkan]]></category>
		<category><![CDATA[Miliaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/miliaran-tahun-lalu-api-membentuk-benua-yang-memungkinkan-kehidupan/</guid>

					<description><![CDATA[Selama miliaran tahun, benua-benua di bumi tetap kokoh, namun para ilmuwan baru kini mengungkap bagaimana benua-benua tersebut mencapai stabilitas yang bertahan lama. Sebuah studi baru dari Penn State dan Columbia <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/miliaran-tahun-lalu-api-membentuk-benua-yang-memungkinkan-kehidupan/" title="Miliaran Tahun Lalu, Api Membentuk Benua yang Memungkinkan Kehidupan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/miliaran-tahun-lalu-api-membentuk-benua-yang-memungkinkan-kehidupan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Selama miliaran tahun, benua-benua di bumi tetap kokoh, namun para ilmuwan baru kini mengungkap bagaimana benua-benua tersebut mencapai stabilitas yang bertahan lama. Sebuah studi baru dari Penn State dan Columbia University menunjukkan bahwa suhu di atas 900 °C jauh di dalam kerak bumi sangat penting untuk pembentukan benua. Panas yang hebat menyebabkan unsur radioaktif seperti uranium (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/miliaran-tahun-lalu-api-membentuk-benua-yang-memungkinkan-kehidupan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Membunuh Lalu Lintas Manusia di Wikipedia</title>
		<link>https://bnbabel.com/ai-membunuh-lalu-lintas-manusia-di-wikipedia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 17:52:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wikipedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ai-membunuh-lalu-lintas-manusia-di-wikipedia/</guid>

					<description><![CDATA[Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang menjalankan Wikipedia, mengatakan bahwa perubahan cara orang mencari informasi online telah mengurangi lalu lintas manusia di sana. Dalam postingan blog yang diterbitkan hari ini, Marshall <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ai-membunuh-lalu-lintas-manusia-di-wikipedia/" title="AI Membunuh Lalu Lintas Manusia di Wikipedia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ai-membunuh-lalu-lintas-manusia-di-wikipedia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang menjalankan Wikipedia, mengatakan bahwa perubahan cara orang mencari informasi online telah mengurangi lalu lintas manusia di sana.
</p>
<p>Dalam postingan blog yang diterbitkan hari ini, Marshall Miller, direktur senior produk yayasan, mengatakan kunjungan manusia ke Wikipedia turun sekitar 8% selama beberapa bulan terakhir dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Penurunan ini terungkap setelah Foundation merevisi cara mereka membedakan antara lalu lintas manusia dan bot, hal ini dilakukan untuk lebih memahami jumlah pembaca sebenarnya dan menerapkan batasan tentang cara bot pihak ketiga mengambil data untuk penelusuran komersial dan alat AI. Pembaruan ini muncul setelah Wikimedia melihat adanya lonjakan lalu lintas manusia dari Brasil, yang ternyata sebagian besar adalah bot.
</p>
<p>“Kami percaya bahwa penurunan ini mencerminkan dampak AI generatif dan media sosial terhadap cara orang mencari informasi, terutama dengan mesin pencari yang memberikan jawaban langsung kepada pencari, seringkali berdasarkan konten Wikipedia,” tulis Miller.
</p>
<p>Dia menulis bahwa penurunan tersebut bukanlah sebuah kejutan. Mesin pencari semakin banyak menggunakan AI untuk memunculkan jawaban langsung di halaman hasil daripada menghubungkan ke situs eksternal seperti Wikipedia. Pada saat yang sama, pengguna muda beralih ke platform seperti YouTube dan TikTok untuk mendapatkan informasi.
</p>
<p>Sayangnya, perubahan ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi Wikipedia. Dengan lebih sedikitnya kunjungan, basis sukarelawan Wikipedia, yaitu komunitas yang menulis dan mengedit kontennya, bisa menyusut, kata Miller memperingatkan. Dan dengan berkurangnya lalu lintas, donasi individu yang menjaga kelangsungan organisasi nirlaba juga bisa menurun.
</p>
<p>Situasinya ironis, kata Miller, karena hampir semua model bahasa besar (LLMS) mengandalkan kumpulan data Wikipedia untuk pelatihan. Namun dengan melakukan hal tersebut, mereka mungkin merugikan salah satu sumber informasi terpercaya mereka. Oleh karena itu, Wikimedia mendesak LLM, chatbot AI, mesin pencari, dan platform sosial yang menggunakan konten Wikipedia untuk membantu mengarahkan lebih banyak lalu lintas kembali ke situs.
</p>
<p>Untuk mengatasi masalah ini, organisasi nirlaba tersebut mengatakan bahwa mereka berupaya memastikan pihak ketiga dapat mengakses dan menggunakan kembali konten Wikipedia secara bertanggung jawab dan dalam skala besar dengan menegakkan kebijakannya dan mengembangkan standar atribusi yang lebih jelas. Mereka juga bereksperimen dengan cara-cara baru untuk menjangkau pemirsa muda di platform seperti YouTube, TikTok, Roblox, dan Instagram, melalui video, game, dan chatbots.
</p>
<p>Wikimedia sendiri tidak anti-AI. Baru bulan ini, Foundation meluncurkan Proyek Penyematan Wikidata, sebuah sumber daya baru yang mengkonversi sekitar 120 juta titik data terbuka di Wikidata ke dalam format yang lebih mudah digunakan oleh model bahasa besar. Tujuannya adalah memberi sistem AI akses ke data gratis dan berkualitas lebih tinggi serta meningkatkan keakuratan jawabannya.
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ai-membunuh-lalu-lintas-manusia-di-wikipedia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
