<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Milik - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/milik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 11:59:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Milik - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hilang 10 Pucuk, Empat Oknum Polisi Polda NTT Jual Senjata Api Milik Polri ke Warga Sipil</title>
		<link>https://bnbabel.com/hilang-10-pucuk-empat-oknum-polisi-polda-ntt-jual-senjata-api-milik-polri-ke-warga-sipil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 11:59:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[api]]></category>
		<category><![CDATA[Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Jual]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Polda]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Pucuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[senjata]]></category>
		<category><![CDATA[sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/hilang-10-pucuk-empat-oknum-polisi-polda-ntt-jual-senjata-api-milik-polri-ke-warga-sipil/</guid>

					<description><![CDATA[– Polda Nusa Tenggara Timur menahan seorang oknum polisi berinisial S yang diduga meminjamkan dua senjata api milik Polda NTT kepada warga di Bali. Oknum tersebut kini ditahan untuk menjalani <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/hilang-10-pucuk-empat-oknum-polisi-polda-ntt-jual-senjata-api-milik-polri-ke-warga-sipil/" title="Hilang 10 Pucuk, Empat Oknum Polisi Polda NTT Jual Senjata Api Milik Polri ke Warga Sipil" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hilang-10-pucuk-empat-oknum-polisi-polda-ntt-jual-senjata-api-milik-polri-ke-warga-sipil/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4286327997283305420" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Polda Nusa Tenggara Timur menahan seorang oknum polisi berinisial S yang diduga meminjamkan dua senjata api milik Polda NTT kepada warga di Bali. Oknum tersebut kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
</p>
<p>“Proses hukum terhadap yang bersangkutan akan dilanjutkan,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang seperti dilansir Antara, Rabu, 22 Oktober 2025.
</p>
<p>Henry menjelaskan, kasus ini terungkap setelah Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memerintahkan penertiban senjata api untuk semua anggota. Pengecekan mengungkap sejumlah senjata api aktif milik Polda NTT dilaporkan hilang.
</p>
<p>Polda NTT langsung membentuk tim satgas untuk melacak keberadaan senjata-senjata tersebut. Henry tidak merinci jenis senjata yang hilang, namun mengungkapkan sekitar empat oknum polisi diduga terlibat dalam penjualan 10 pucuk senjata.
</p>
<p>Dua pucuk senjata api yang dijual oleh S berhasil ditemukan di Bali. Temuan ini diketahui setelah diidentifikasi oleh Polda Bali dan dikembangkan oleh Bidang Propam Polda NTT.”Sejumlah senjata itu hilang pada tahun 2017 dan baru terungkap Oktober 2025 ini,” ujar Henry.
</p>
<p>Sementara itu, Karo Logistik Polda NTT Kombes Aldinan Manurung memastikan 10 senjata yang semula hilang telah ditemukan dan diamankan. Aldinan menambahkan, senjata tersebut dipinjamkan kepada seorang warga negara Indonesia yang berada di Bali.
</p>
<p>Pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen Polda NTT membersihkan institusi dari oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenang. Proses hukum terhadap para tersangka akan terus berlanjut untuk mengungkap motif dan jaringan di balik penjualan senjata api ilegal ini.***
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hilang-10-pucuk-empat-oknum-polisi-polda-ntt-jual-senjata-api-milik-polri-ke-warga-sipil/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parker Solar Probe milik NASA: Objek Buatan Manusia Tercepat yang Baru Saja “Menyentuh” Matahari dan Memecahkan Rekor</title>
		<link>https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2024 02:50:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menyentuh]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Objek]]></category>
		<category><![CDATA[Parker]]></category>
		<category><![CDATA[Probe]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Tercepat]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/</guid>

					<description><![CDATA[Parker Solar Probe milik NASA telah memecahkan rekor dengan menjelajah lebih dekat ke Matahari dibandingkan sebelumnya, mencapai kecepatan luar biasa 430.000 mph. Dilengkapi dengan teknologi inovatif, ia menantang suhu ekstrem <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/" title="Parker Solar Probe milik NASA: Objek Buatan Manusia Tercepat yang Baru Saja “Menyentuh” Matahari dan Memecahkan Rekor" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Parker Solar Probe milik NASA telah memecahkan rekor dengan menjelajah lebih dekat ke Matahari dibandingkan sebelumnya, mencapai kecepatan luar biasa 430.000 mph. Dilengkapi dengan teknologi inovatif, ia menantang suhu ekstrem untuk mengumpulkan data berharga, menjanjikan untuk membentuk kembali pemahaman kita tentang fenomena matahari dan bahkan memengaruhi cara kita menjelajahi bintang lain. Solar Pemecah Rekor Parker Solar Probe (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wahana Surya Parker milik NASA Berani Menari Dengan Matahari</title>
		<link>https://bnbabel.com/wahana-surya-parker-milik-nasa-berani-menari-dengan-matahari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 01:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berani]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Menari]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Parker]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Surya]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/wahana-surya-parker-milik-nasa-berani-menari-dengan-matahari/</guid>

					<description><![CDATA[Parker Solar Probe milik NASA siap mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada tanggal 24 Desember. Pada tanggal 27 Desember, setelah perjalanan berbahayanya di dekat Matahari, Parker diperkirakan akan mengirimkan data, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/wahana-surya-parker-milik-nasa-berani-menari-dengan-matahari/" title="Wahana Surya Parker milik NASA Berani Menari Dengan Matahari" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/wahana-surya-parker-milik-nasa-berani-menari-dengan-matahari/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Parker Solar Probe milik NASA siap mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada tanggal 24 Desember. Pada tanggal 27 Desember, setelah perjalanan berbahayanya di dekat Matahari, Parker diperkirakan akan mengirimkan data, menawarkan wawasan baru mengenai fenomena matahari. Menuju Matahari: Perjalanan Bersejarah Parker Solar Probe Parker Solar Probe NASA dalam keadaan sehat dan berfungsi (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/wahana-surya-parker-milik-nasa-berani-menari-dengan-matahari/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tunik Kuno di Makam Yunani Milik Alexander Agung, Klaim Studi Kontroversial</title>
		<link>https://bnbabel.com/tunik-kuno-di-makam-yunani-milik-alexander-agung-klaim-studi-kontroversial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 21:44:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Alexander]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Klaim]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Makam]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<category><![CDATA[Tunik]]></category>
		<category><![CDATA[Yunani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tunik-kuno-di-makam-yunani-milik-alexander-agung-klaim-studi-kontroversial/</guid>

					<description><![CDATA[Seorang antropolog fisik di Yunani mengklaim bahwa bahan misterius yang ditemukan di salah satu Makam Kerajaan ikonik abad keempat SM di Vergina adalah pecahan tunik milik Alexander Agung. Dengan menggunakan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tunik-kuno-di-makam-yunani-milik-alexander-agung-klaim-studi-kontroversial/" title="Tunik Kuno di Makam Yunani Milik Alexander Agung, Klaim Studi Kontroversial" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tunik-kuno-di-makam-yunani-milik-alexander-agung-klaim-studi-kontroversial/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>Seorang antropolog fisik di Yunani mengklaim bahwa bahan misterius yang ditemukan di salah satu Makam Kerajaan ikonik abad keempat SM di Vergina adalah pecahan tunik milik Alexander Agung.</p>
<p>Dengan menggunakan berbagai teknik pengujian dan analisis deskripsi sejarah, Antonis Bartsiokas dari Democritus University of Thrace menyimpulkan bahwa bahan tersebut terdiri dari sisa-sisa tekstil dari tunik (sejenis jaket atau jubah) berwarna putih dan ungu yang terbuat dari bahan katun. Berdasarkan sumber sejarah, ia menduga pakaian ini milik penakluk muda yang terkenal. Artefak tersebut sebelumnya ditemukan di peti mati emas bersama kerangka laki-laki dan karangan bunga emas di ruangan yang dijuluki Makam II.</p>
<p>Bartsiokas mempresentasikan temuannya dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di <em>Jurnal Arkeologi Lapangan</em> bulan lalu, berkontribusi pada perdebatan arkeologi yang sudah berlangsung lama mengenai artefak yang ditemukan di Makam Kerajaan di Vergina dan identitas penghuninya. Ini adalah klaim yang menarik, namun tidak semua orang setuju dengan kesimpulan Bartsiokas.</p>
<p>Arkeolog Manolis Andronikos menemukan Makam Kerajaan di Vergina di sebuah kota kecil dengan nama yang sama di Yunani utara pada akhir tahun 1970an. Empat dari makam tersebut masing-masing diberi nama Makam I hingga IV, dengan Makam I, II, dan III paling menarik perhatian para arkeolog. Ketika para arkeolog menemukan Makam I, sebuah makam kecil, makam tersebut telah dijarah, sedangkan Makam II dan III adalah ruangan yang lebih besar yang mengungkap harta karun pemakaman yang menakjubkan. Ketiganya berisi sisa-sisa kerangka.</p>
<p>Makam di Vergina terletak di dekat situs kuno Aegae, ibu kota pertama kerajaan Makedonia. Philip II menyatukan kerajaan ini, dan putranya, Alexander Agung, memperluasnya hingga ke India pada abad keempat SM. Makam I hingga IV dikenal sebagai Cluster of Philip II setelah para arkeolog berpendapat bahwa di sana terdapat sisa-sisa Philip II.</p>
<p>Namun, para ahli telah lama memperdebatkan identitas sebenarnya dari orang-orang yang dikuburkan di sana. Hipotesis tradisional mengenai Makam Kerajaan di Vergina adalah bahwa Makam II adalah tempat peristirahatan terakhir Philip II, sedangkan hipotesis baru, yang dianut oleh Bartsiokas, menyatakan bahwa saudara laki-laki Alexander, Philip III Arrhidaeus, yang dimakamkan di Makam tersebut. II, dan ayah mereka dimakamkan di Makam I. Bagaimanapun, sebagian besar ahli sepakat bahwa putra Alexander Agung, Alexander IV, dimakamkan di Makam III.</p>
<p>Mengenai penguburan Alexander Agung sendiri, lokasinya tetap sama misteriusnya dengan kematiannya, meskipun sebagian besar akan menebak bahwa lokasinya berada di suatu tempat di Alexandria, Mesir. Namun, beberapa pakar berpendapat bahwa sebagian artefak dari Makam II adalah milik sang penakluk terkenal.</p>
<p>Bartsiokas jelas berada di kubu itu. Dia menentukan bahwa bahan tersebut adalah kain tekstil menggunakan kromatografi gas—teknik yang menguapkan sampel untuk memisahkan senyawa kimianya—dan spektroskopi inframerah transformasi Fourier, yang menggunakan cahaya inframerah untuk menganalisis komposisi kimia sampel. Dia kemudian mengutip deskripsi dari sumber-sumber kuno, dekorasi di Makam II (panel dekoratif patung atau karya seni horizontal), dan adopsi pakaian Persia kuno oleh Alexander Agung sebagai bukti bahwa pakaian itu milik sang penakluk.</p>
<p>“Deskripsi fisik (dari tunik) persis sesuai dengan deskripsi dalam sumber-sumber kuno tentang mesoleucon sarapis (pakaian) suci Persia milik Firaun dan Raja Alexander Agung dan karena itu merupakan benda paling berharga di zaman kuno,” katanya. tulis di ruang belajar. “Sarapis ini juga digambarkan dalam dekorasi Makam II tentang pemburu keenam, yang diidentifikasi sebagai Alexander.”</p>
<p>Dalam studinya, Bartsiokas juga memaparkan bukti-bukti yang mendukung gagasan bahwa Philip II dimakamkan di Makam I, Philip III Arrhidaeus di Makam II, dan Alexander IV di Makam III, menyelaraskan penelitiannya dengan hipotesis baru tentang Makam Kerajaan di Vergina. Dia berpendapat bahwa “perlengkapan” Alexander dikuburkan bersama Arrhidaeus karena saudaranya mewarisinya setelah kematian Alexander.</p>
<p>Penafsiran Bartsiokas telah memicu perdebatan sengit di komunitas arkeologi. Stella Drougou, seorang arkeolog di Universitas Aristoteles Thessaloniki yang memimpin penggalian Vergina selama satu dekade, mengatakan kepada Surat Kabar Yunani ProtoThema bahwa “tanpa mempertimbangkan data penggalian” “diskusi ini tidak berdasar.” Di sisi lain, James Romm, seorang ahli klasik di Bard College, mengatakan kepada New York Times bahwa penelitian Bartsiokas mungkin sah. Romm bahkan menyatakan bahwa penolakan dari komunitas arkeologi mungkin berasal dari desakan untuk melindungi citra Andronicos.</p>
<p>Untuk saat ini, hipotesis Bartsiokas tentang identitas dan kepemilikan materi hanyalah sebuah hipotesis. Namun, jika terbukti benar, hal ini dapat merombak karya salah satu arkeolog paling terkenal dan dihormati di Yunani.</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tunik-kuno-di-makam-yunani-milik-alexander-agung-klaim-studi-kontroversial/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pusat Data AI Bertenaga Nuklir Milik Mark Zuckerberg Tergelincir Karena Lebah</title>
		<link>https://bnbabel.com/pusat-data-ai-bertenaga-nuklir-milik-mark-zuckerberg-tergelincir-karena-lebah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 20:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bertenaga]]></category>
		<category><![CDATA[Data]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[Lebah]]></category>
		<category><![CDATA[Mark]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[Nuklir]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tergelincir]]></category>
		<category><![CDATA[Zuckerberg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pusat-data-ai-bertenaga-nuklir-milik-mark-zuckerberg-tergelincir-karena-lebah/</guid>

					<description><![CDATA[Meta menghadapi kemunduran dalam rencananya untuk membangun pusat data yang menggunakan tenaga nuklir. Itu FT melaporkan bahwa CEO Mark Zuckerberg mengatakan kepada stafnya minggu lalu bahwa lahan yang direncanakan untuk <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pusat-data-ai-bertenaga-nuklir-milik-mark-zuckerberg-tergelincir-karena-lebah/" title="Pusat Data AI Bertenaga Nuklir Milik Mark Zuckerberg Tergelincir Karena Lebah" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pusat-data-ai-bertenaga-nuklir-milik-mark-zuckerberg-tergelincir-karena-lebah/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>Meta menghadapi kemunduran dalam rencananya untuk membangun pusat data yang menggunakan tenaga nuklir. Itu <em>FT</em> melaporkan bahwa CEO Mark Zuckerberg mengatakan kepada stafnya minggu lalu bahwa lahan yang direncanakan untuk membangun pusat data baru ternyata merupakan rumah bagi spesies lebah langka, sehingga akan mempersulit proses pembangunan.</p>
<p>Amazon juga menghadapi kemunduran baru-baru ini setelah pemerintah pada hari Senin menolak permintaan untuk meningkatkan jumlah listrik yang dapat disalurkan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir ke salah satu pusat datanya. Pemerintah masih diperbolehkan menggunakan 300 megawatt dari pembangkit listrik Susquehanna tetapi awalnya meminta 480 megawatt.</p>
<p>Perusahaan-perusahaan teknologi besar telah memanfaatkan tenaga nuklir karena setiap pengembangan model AI mereka memerlukan proses merebus lautan untuk mendapatkan energi. Model bahasa besar harus melakukan lebih banyak inferensi, atau pemikiran, dibandingkan penelusuran tradisional. Namun perusahaan teknologi besar mempertaruhkan AI generatif untuk potensi pertumbuhan mereka di masa depan—Zuckerberg mengatakan dia membayangkan sebuah dunia di mana media sosial dipenuhi dengan konten yang dihasilkan AI berdasarkan minat Anda. Hal ini dapat bermanfaat dalam hal lain, seperti peningkatan penargetan iklan.</p>
<p>Belum diketahui apakah investasi pada AI generatif ini akan membuahkan hasil. Setidaknya di sektor perusahaan, di mana pelanggan lebih bersedia membayar alat, penerapan produk seperti Microsoft Copilot kurang diminati karena kinerjanya yang tidak dapat diandalkan. Langganan kopilot berharga $30 per bulan, dan sulit untuk mengukur apakah alat seperti penyusunan dokumen otomatis sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Keluaran dari AI sering kali memerlukan banyak pengeditan, yang dapat meniadakan penghematan waktu.</p>
<p>Setidaknya, semua investasi pada AI ini—yang mampu menghasilkan gambaran Mario terbang ke Menara Kembar—setidaknya dapat membuat AS memiliki lebih banyak energi ramah lingkungan. Jujur saja, mari kita buat penelusuran ChatGPT menjadi lebih tidak efisien jika itu berarti kita secara berlawanan dapat membantu lingkungan. Ini akan menghasilkan lebih banyak kebaikan daripada metaverse.</p>
<p>Microsoft membayar miliaran dolar untuk mengoperasikan kembali pembangkit listrik tenaga nuklir Three Mile Island di Pennsylvania, yang telah ditutup selama lima tahun. Perusahaan ini akan membayar lebih mahal dibandingkan energi surya dan angin yang sudah ada, namun daya tarik nuklir adalah menyediakan aliran energi yang konsisten dan tidak menggumpal. Meskipun nuklir sepertinya sedang bangkit kembali, masih belum jelas berapa banyak orang Amerika yang akan setuju jika memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir di dekat rumah mereka.</p>
<p>Microsoft, Google, dan lainnya telah menetapkan ambisi besar pada tahun-tahun sebelumnya untuk menjadi netral karbon, namun mereka mengakui bahwa investasi besar pada AI telah menggagalkan tujuan tersebut. Microsoft mengatakan awal tahun ini bahwa emisinya telah meningkat setidaknya 29% sejak tahun 2020 karena investasi AI.</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pusat-data-ai-bertenaga-nuklir-milik-mark-zuckerberg-tergelincir-karena-lebah/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Baru Milik Pertamian ini Bisa Hemat Rp12 Juta Per Hari</title>
		<link>https://bnbabel.com/kapal-baru-milik-pertamian-ini-bisa-hemat-rp12-juta-per-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 00:03:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari]]></category>
		<category><![CDATA[Hemat]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamian]]></category>
		<category><![CDATA[Rp12]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/kapal-baru-milik-pertamian-ini-bisa-hemat-rp12-juta-per-hari/</guid>

					<description><![CDATA[BALIKPAPAN, BN BABEL – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memiliki kapal baru hasil konversi kapal lamanya menjadi Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kapal-baru-milik-pertamian-ini-bisa-hemat-rp12-juta-per-hari/" title="Kapal Baru Milik Pertamian ini Bisa Hemat Rp12 Juta Per Hari" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kapal-baru-milik-pertamian-ini-bisa-hemat-rp12-juta-per-hari/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_99">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>BALIKPAPAN, BN BABEL – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memiliki kapal baru hasil konversi kapal lamanya menjadi Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak Penumpang Berbahan Bakar Gas dan Solar.</p>
<p>Kapal ini diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Somber Balikpapan, Senin (12/8/2024).</p>
<p>Arifin menyebut, kapal ini menelan biaya konversi senilai US$ 1 juta dan bisa menghemat biaya bahan bakar solar per harinya sebesar Rp12 juta.</p>
<p>“Cost yang di-save itu adalah Rp12 juta rupiah per hari. Kalau dilihat (biaya konvetsi) US$1 juta berarti 4 sampai 5 tahun ini return on investment-nya,” kata Arifin usai peresmian.</p>
<p>General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam Setyo Sapto Edi menjelaskan, program konversi ini dijalankan dengan persetujuan teknis oleh SKK Migas, yakni 2 Crewboat pada Januari 2020, 4 AHTS pada April 2020, dan 4 Crewboat pada Oktober 2023.</p>
<p>“Pada saat itu sudah disetujui untuk melakukan pilot project 2 Crewboat, 4 AHTS di tahun 2020. Pada saat itu dan masuk dalam pembahasan Work Program and Budget tahun 2020,” kata Setyo.</p>
<p>Setyo merinci, penghematan Rp12 juta tersebut didapat dari selisih antara penggunaan solar 1 hari yang menghabiskan Rp34 juta, sedangkan kapal DDF hanya Rp22 juta per harinya.</p>
<p>“Nah efisiensi tersebut yang kami dapatkan sekitar 12 juta per hari dari 1 crew boat yang sekarang sudah kami lakukan modifikasi tersebut,” jelas Setyo.</p>
<p>Setyo menambahkan, pihaknya berharap retrofit ini dapat dijadikan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk membantu percepatan dan memaksimalkan operasional perusahaan.</p>
<p>“Retrofit-retrofit berikutnya menjadi PSN yang memang bisa dibantu percepatannya untuk bisa efisiensi yang lebih banyak dan bisa kami sebagai K3S operasi-produksi bisa lebih memaksimalkan efisiensi operasi kami,” jelasnya.</p>
</div>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kapal-baru-milik-pertamian-ini-bisa-hemat-rp12-juta-per-hari/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejak 2021, Akhirnya Kapal Berbahan Bakar Gas dan Solar Milik Pertamina Diresmikan</title>
		<link>https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 11:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Sejak]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/</guid>

					<description><![CDATA[BALIKPAPAN, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Prototype Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/" title="Sejak 2021, Akhirnya Kapal Berbahan Bakar Gas dan Solar Milik Pertamina Diresmikan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>BALIKPAPAN, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Prototype Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak Penumpang Berbahan Bakar Gas dan Solar milik PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).</p>
<p>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, proses konversi kapal ini sudah diakukan sejak tahun 2021 akhirnya membuahkan hasil yang baik untuk menghemat solar untuk bahan bakar kapal.</p>
<p>“Kalau kita lihat dimulai inisiatif di tahun 2021 sampai 2024, ini waktunya panjang banget. Dan ini adalah unit pertama. Mudah-mudahan untuk depannya, unit selanjutnya bisa dilakukan,” kata Arifin usai meresmikan Kapal DDF di Pelabuhan Somber Balikpapan, Senin (12/8/2024).</p>
<p>International Maritime Organization, lanjut Arifin, sudah menetapkan pemakaian untuk bahan bakar yang ramah lingkungan hingga tidak ada karbon.</p>
<p>“Inisiatif ini untuk hybrid dual fuel system ya patut kita hargai. Tentu saja melalui satu kajian dengan perhitungan yang matang sehingga bisa dilaksanakan, kedepannya kami berharap ini bisa-bisa dilakukan dengan lebih cepat lagi,” jelas Arifin.</p>
<p>Arifin juga mendorong PHM untuk dapat menyelesaikan kapal yang sudah direncanakan untuk menggunakan DDF agar dapat lebih cepat mengakselerasi proses penelitian.</p>
<p>“Mungkin izin pertama tidak mudah, tapi kemudian kalau satu sudah dilaksanakan, yang lainnya insya Allah lebih lancar,” ujar Arifin.</p>
<p>Arifin menambahkakan, dengan penerapan Kapal DDF ini akan terjadi penghematan sebanyak 80 persen, pemakaian solar juga akan berkurang menjadi 1.500 liter per hari, serta hemat Rp12 juta per hari.</p>
<p>“Kapal ini baru satu unit, yang tadi efisiensinya 80 persen dengan pencobaan yang telah dilakukan. Maksudnya 80 persen pemanfaatan LNNG bisa lebih banyak. Nah tadi cost yang dihemat itu adalah Rp12 juta rupiah per hari,” jelasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, DDF Crewboat adalah kapal dengan mesin diesel yang dimodifikasi sehingga mesin tersebut bisa berjalan dengan campuran bahan bakar diesel dan natural gas. Teknologi ini tidak sepenuhnya menghilangkan penggunaan bahan bakar diesel, tapi akan mengurangi pemanfaatan diesel. Tabung LNG akan diletakkan pada kompartemen tangki bahan bakar.</p>
<p>Dari hasi studi PHM, potensi optimasi dari pemanfaatan DDF tersebut akan mengurangi penggunaan bahan bakar diesel sekitar 6.050 Kiloliter per tahun untuk 10 crewboat yang beroperasi di offshore WK Mahakam, dan berpotensi mengurangi biaya operasional sebesar USD4,1 juta per tahun.</p>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akankah Europa Clipper Milik NASA Bertahan dari Radiasi Ekstrem Jupiter?</title>
		<link>https://bnbabel.com/akankah-europa-clipper-milik-nasa-bertahan-dari-radiasi-ekstrem-jupiter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 12:11:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Akankah]]></category>
		<category><![CDATA[Bertahan]]></category>
		<category><![CDATA[Clipper]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Europa]]></category>
		<category><![CDATA[Jupiter]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Radiasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/akankah-europa-clipper-milik-nasa-bertahan-dari-radiasi-ekstrem-jupiter/</guid>

					<description><![CDATA[Europa Clipper milik NASA, yang digambarkan dalam ilustrasi yang diperbarui pada bulan Desember 2020 ini, akan terbang mengitari Jupiter pada lintasan elips, menukik mendekati bulannya, Europa, pada setiap penerbangan lintas <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/akankah-europa-clipper-milik-nasa-bertahan-dari-radiasi-ekstrem-jupiter/" title="Akankah Europa Clipper Milik NASA Bertahan dari Radiasi Ekstrem Jupiter?" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akankah-europa-clipper-milik-nasa-bertahan-dari-radiasi-ekstrem-jupiter/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_116427" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-116427" class="wp-caption-text">Europa Clipper milik NASA, yang digambarkan dalam ilustrasi yang diperbarui pada bulan Desember 2020 ini, akan terbang mengitari Jupiter pada lintasan elips, menukik mendekati bulannya, Europa, pada setiap penerbangan lintas untuk mengumpulkan data. Kredit: NASA/JPL-Caltech</p>
</div>
<p><strong><span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;NASA&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;NASA, the National Aeronautics and Space Administration, is the United States government agency responsible for the nation's civilian space program and for aeronautics and aerospace research. Established in 1958 by the National Aeronautics and Space Act, NASA has led the U.S. in space exploration efforts, including the Apollo moon-landing missions, the Skylab space station, and the Space Shuttle program.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">NASA</span>&#39;S <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Europa&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Europa is one of Jupiter's largest moons and is known primarily for its ice-covered surface and the potential for a subsurface ocean beneath the ice. It is the smallest of the four Galilean moons discovered by Galileo Galilei in 1610. Europa's surface is characterized by a smooth, bright appearance, crisscrossed by a complex pattern of streaks and ridges, which are likely caused by the movement of ice over a liquid interior.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">Eropa</span> Misi Clipper difokuskan pada penyelesaian masalah radiasi transistor saat bersiap untuk peluncuran ekspedisi ke <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Jupiter&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Jupiter is the largest planet in the solar system and the fifth planet from the sun. It is a gas giant with a mass greater then all of the other planets combined. Its name comes from the Roman god Jupiter.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">Jupiter</span> untuk mengeksplorasi kelayakhunian Europa.</strong></p>
<p><em>Misi tersebut menghadapi tantangan dengan transistor yang tahan radiasi, yang diketahui kurang tahan terhadap radiasi intens Jupiter. Pengujian di berbagai pusat NASA bertujuan untuk mengatasi masalah ini.</em></p>
<p>Persiapan untuk peluncuran misi Europa Clipper milik NASA sedang berlangsung. Pesawat antariksa tersebut telah dikirim ke Kennedy Space Center di Florida pada bulan Mei lalu, dan tim telah berhasil memasang antena berkekuatan tinggi.</p>
<p>Para teknisi misi Europa Clipper NASA terus melakukan pengujian ekstensif terhadap transistor yang membantu mengendalikan aliran listrik pada wahana antariksa tersebut. Versi khusus yang digunakan oleh Europa Clipper telah mengalami pengerasan radiasi dan dimaksudkan untuk mentoleransi 100 hingga 300 kilorad, atau krad (“rad” adalah satuan ukuran untuk dosis radiasi pengion yang diserap).</p>
<p>Namun, tim misi di Laboratorium Propulsi Jet NASA (<span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;JPL&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;JPL stands for the Jet Propulsion Laboratory, a major research and development center funded by NASA and managed by the California Institute of Technology (Caltech). It is located in Pasadena, California, and specializes in the construction and operation of planetary robotic spacecraft and conducting Earth-orbit and astronomy missions. JPL has been instrumental in many significant space exploration missions, including the Mars Rover missions, the Voyager missions to the outer solar system, and the development of the Juno spacecraft orbiting Jupiter.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">Bahasa Inggris JPL</span>) di California Selatan, yang mengelola misi tersebut, sedang menilai data uji yang menunjukkan beberapa transistor dapat terpengaruh oleh tingkat radiasi yang jauh lebih rendah dalam beberapa kondisi. Mereka khawatir bahwa beberapa bagian ini mungkin tidak tahan terhadap radiasi sistem Jupiter, yang merupakan lingkungan radiasi paling intens di tata surya.</p>
<h4>Tantangan Radiasi dan Analisis Berkelanjutan</h4>
<p>Pengujian juga dilakukan di Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins (APL) di Laurel, Maryland, dan Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland. APL merancang badan pesawat antariksa utama bekerja sama dengan JPL dan NASA Goddard.</p>
<p>Masalah dengan transistor terungkap pada bulan Mei ketika tim misi diberitahu bahwa komponen serupa mengalami kegagalan pada dosis radiasi yang lebih rendah dari yang diharapkan. Pada bulan Juni 2024, peringatan industri dikirimkan untuk memberi tahu pengguna tentang masalah ini. Pabrikan bekerja sama dengan tim misi untuk mendukung upaya uji dan analisis radiasi yang sedang berlangsung guna lebih memahami risiko penggunaan komponen ini pada pesawat ruang angkasa Europa Clipper.</p>
<h4>Daya Tahan dan Solusi Elektronik</h4>
<p>Data pengujian yang diperoleh sejauh ini menunjukkan beberapa transistor kemungkinan akan rusak di lingkungan dengan radiasi tinggi di dekat Jupiter dan bulannya, Europa, karena komponennya tidak tahan radiasi seperti yang diharapkan. Tim tersebut berupaya menentukan berapa banyak transistor yang mungkin rentan dan bagaimana kinerjanya saat beroperasi. NASA sedang mengevaluasi opsi untuk memaksimalkan keawetan transistor di sistem Jupiter. Analisis awal diharapkan selesai pada akhir Juli.</p>
<p>Elektronik yang tahan radiasi digunakan di seluruh industri untuk melindungi pesawat antariksa dari kerusakan radiasi yang dapat terjadi di luar angkasa. Sistem Jupiter sangat berbahaya bagi pesawat antariksa karena medan magnetnya yang sangat besar — ​​20.000 kali lebih kuat dari medan magnet Bumi — menjebak partikel bermuatan dan mempercepatnya ke energi yang sangat tinggi, menciptakan radiasi intens yang membombardir Europa dan bulan-bulan bagian dalam lainnya. Tampaknya masalah yang mungkin memengaruhi transistor pada Europa Clipper adalah fenomena yang tidak disadari oleh industri dan merupakan celah yang baru diidentifikasi dalam kualifikasi radiasi standar industri untuk banyak wafer transistor.</p>
<h4>Tujuan Misi dan Prospek Masa Depan</h4>
<p>Periode peluncuran Europa Clipper dibuka pada tanggal 10 Oktober dan dijadwalkan tiba di Jupiter pada tahun 2030, tempat ia akan melakukan penyelidikan ilmiah guna memahami potensi kelayakhunian Europa saat melintasi bulan tersebut beberapa kali.</p>
<p>Total biaya misi Europa Clipper diperkirakan sekitar $5 miliar, menjadikannya salah satu misi sains planet termahal. Anggaran ini mencakup pengembangan, peluncuran, dan pengoperasian wahana antariksa selama durasi misi yang direncanakan.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akankah-europa-clipper-milik-nasa-bertahan-dari-radiasi-ekstrem-jupiter/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
