<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/panggil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2025 00:24:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Panggil - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 00:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ATR]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Kelola]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Panggil]]></category>
		<category><![CDATA[Perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanahan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Tata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian/</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, memberikan keterangan pers kepada awak media usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/02//2025). (Foto: <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_310953" style="width: 692px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-310953" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt">Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, memberikan keterangan pers kepada awak media usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/02//2025). (Foto: BPMI Setpres)</span></p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis di bidang pertanahan dan tata ruang, termasuk perkembangan tata cara pemberian hak guna usaha (HGU) untuk perkebunan kelapa sawit serta penyelesaian sengketa tanah di beberapa daerah.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam keterangannya kepada awak media, Nusron menjelaskan bahwa dirinya melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan terkini dalam dunia pertanahan, terutama terkait proses pemberian hak atas tanah. “Laporan biasa dari seorang pembantu Presiden kepada Bapak Presiden mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan dunia pertanahan dan dunia tata ruang, terutama yang berkaitan dengan proses perkembangan tata cara pemberian hak atas tanah, terutama hak guna usaha untuk perkebunan kelapa sawit di Indonesia,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Salah satu topik utama yang turut dibahas adalah kasus dugaan penyalahgunaan sertifikat tanah di wilayah Bekasi dan Tangerang, yang terkait dengan kasus “pagar laut”. Nusron memastikan bahwa seluruh data terkait kasus tersebut telah diserahkan dan proses investigasi telah dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify">“Sudah kita serahkan semua data-datanya baik yang di Tangerang maupun Bekasi. Yang Bekasi pun proses investigasi terhadap aparat kita juga sudah selesai. Mungkin besok atau lusa saya umumkan ada beberapa orang yang akan diberhentikan juga yang di Bekasi,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify">Nusron menambahkan bahwa di Tangerang, 193 sertifikat yang terbit di atas laut telah dibatalkan secara sukarela oleh pemegang sertifikat. Sedangkan terkait modus operandi dalam kasus pemindahan peta bidang tanah ke laut, Nusron mengungkap bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh oknum di tingkat bawah.</p>
<p style="text-align: justify">“Modusnya ada orang ada sertifikat jumlahnya 89 sertifikat, dimiliki 84 orang, jumlahnya 11,6 hektare. Nah ini NIB (Nomor Induk Bidang)-nya dipakai dipindah ke laut jumlahnya 79 hektare, dari 11,6 pindah ke laut yang luasnya 79,6 hektare. Yang semula pemiliknya ada 84 pemilik menjadi 11 pemilik yang salah satu diantara pemiliknya itu adalah oknum kepala desa sekitar,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify">Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai tumpang tindih kepemilikan sertifikat hak milik (SHM) yang sering terjadi akibat kesalahan administrasi pertanahan di masa lalu. Menurut Nusron, banyak sertifikat yang terbit pada periode 1960-1987 tidak memiliki peta bidang tanah yang jelas, sehingga menimbulkan permasalahan kepemilikan di kemudian hari.</p>
<p style="text-align: justify">“Karena memang problemnya itu di tahun 1960-1987 ini banyak sekali ada sertifikat tidak ada peta bidang tanahnya, yang ada hanya gambar tanah tapi tidak jelas alamatnya di mana,” ujarnya. (BPMI Setpres/ABD)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian-presiden-prabowo-panggil-menteri-atr-tata-kelola-pertanahan-jadi-perhatian/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Menteri Kehutanan, Bahas Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Hutan Presiden Prabowo Panggil Menteri Kehutanan, Bahas Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Hutan</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan-pembangunan-dan-pelestarian-hutan-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 19:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Panggil]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan-pembangunan-dan-pelestarian-hutan-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan/</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (03/02/2025). (Foto: BPMI Setpres) Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan-pembangunan-dan-pelestarian-hutan-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Menteri Kehutanan, Bahas Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Hutan Presiden Prabowo Panggil Menteri Kehutanan, Bahas Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Hutan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan-pembangunan-dan-pelestarian-hutan-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_310600" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-310600" class="wp-caption-text">Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (03/02/2025). (Foto: BPMI Setpres)</p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (03/02/2025). Dalam keterangannya usai pertemuan, Raja Juli menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas mengenai langkah-langkah untuk mencapai keseimbangan antara pelestarian hutan, pembangunan yang berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify">“Jadi komponen, tiga komponen ini harus kita susun secara baik, sehingga kita tetap bisa menjaga hutan kita sebagai paru-paru dunia. Pembangunan tetap harus berjalan, tidak boleh berhenti. Dan tujuan akhir dari kepemilikan kita terhadap hutan itu, penguasaan kita terhadap hutan adalah kesejahteraan masyarakat,” ucap Raja Juli.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam memaksimalkan langkah-langkah tersebut, Raja Juli mengumumkan penerbitan Surat Keputusan Menteri yang mencabut izin Perizinan Berusaha Penguasaan Hutan (PBPH) untuk 18 perusahaan yang telah diberikan izin namun tidak memaksimalkan pemanfaatan hutan.</p>
<p style="text-align: justify">“Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) sebanyak 18 perusahaan dari Aceh sampai Papua ada. Luasnya total 526.144 hektare, setengah juta hektare, di mana ada pihak swasta yang telah diberi izin untuk memanfaatkan hutan, namun tidak dimaksimalkan. Dan Presiden memerintahkan agar fungsi hutan dimaksimalkan tadi untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Di samping itu, Raja Juli juga menegaskan pentingnya program agroforestri untuk mengatasi masalah hutan yang terdegradasi dan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Raja Juli menyatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify">“Saya mengatakan ada potensi, ada 26,7 juta hektare hutan yang sudah terdegradasi, yang sudah gundul, yang sudah bekas kebakaran. Kita maksimalkan fungsinya dengan agroforestri, dengan tumpang sari, untuk swasembada pangan. Ini namanya hutan cadangan pangan energi dan air,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify">“Hutan kita akan kita lestarikan dengan menanam kembali, mereboisasi, tapi saat bersamaan kita akan tanam sesuatu yang produktif yang membantu perwujudan swasembada pangan yang menjadi perintah Pak Presiden Prabowo Subianto,” tutur Raja Juli. (BPMI Setpres/DNS)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan-pembangunan-dan-pelestarian-hutan-presiden-prabowo-panggil-menteri-kehutanan-bahas-keseimbangan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Jaksa Agung Muda Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Jaksa Agung Muda Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agung-muda-bahas-korupsi-dan-perizinan-ilegal-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 07:09:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Panggil]]></category>
		<category><![CDATA[Perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agung-muda-bahas-korupsi-dan-perizinan-ilegal-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agu/</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menerima Jaksa Agung beserta seluruh Jaksa Agung Muda, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (13/01/2025). (Foto: BPMI Setpres) Presiden Prabowo Subianto <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agung-muda-bahas-korupsi-dan-perizinan-ilegal-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agu/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Jaksa Agung Muda Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Jaksa Agung Muda Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agung-muda-bahas-korupsi-dan-perizinan-ilegal-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agu/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="attachment_310146" style="width: 1034px">
<p id="caption-attachment-310146" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt">Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menerima Jaksa Agung beserta seluruh Jaksa Agung Muda, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (13/01/2025). (Foto: BPMI Setpres)</span></p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung beserta seluruh Jaksa Agung Muda ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 13 Januari 2025. Pertemuan tersebut difokuskan pada isu pemberantasan korupsi serta penanganan perizinan ilegal yang dianggap merugikan negara dan menghambat pembangunan nasional.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan hukum, terutama dalam mengatasi praktik-praktik korupsi yang kerap terjadi di sektor perizinan. Presiden menilai bahwa perizinan yang tidak sah merupakan salah satu celah yang sering dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, sehingga berdampak pada kerugian negara.</p>
<p style="text-align: justify">Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan arahan agar kejaksaan mempercepat proses penyelidikan dan penindakan terhadap praktik perizinan ilegal tersebut. Presiden juga menekankan pentingnya memperkuat sistem pengawasan di instansi pemerintah agar proses perizinan berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p style="text-align: justify">Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Tampak pula Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandan serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yusuf Ateh turut serta dalam pertemuan tersebut. (BPMI Setpres/ABD)</p>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agung-muda-bahas-korupsi-dan-perizinan-ilegal-presiden-prabowo-panggil-jaksa-agung-dan-jajaran-jaksa-agu/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
