<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Partai - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/partai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2026 04:46:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Partai - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akhirnya Partai Demokrat Somasi Akun Medsos Penuding SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi, Ini Cirinya</title>
		<link>https://bnbabel.com/akhirnya-partai-demokrat-somasi-akun-medsos-penuding-sby-dalang-kasus-ijazah-jokowi-ini-cirinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 04:46:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[Akun]]></category>
		<category><![CDATA[Cirinya]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ijazah]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Partai]]></category>
		<category><![CDATA[Penuding]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[Somasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/akhirnya-partai-demokrat-somasi-akun-medsos-penuding-sby-dalang-kasus-ijazah-jokowi-ini-cirinya/</guid>

					<description><![CDATA[– Partai Demokrat ternyata sudah melayangkan somasi ke sejumlah akun media sosial yang menuding Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang di balik kasus tudingan ijazah palsu Presiden <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/akhirnya-partai-demokrat-somasi-akun-medsos-penuding-sby-dalang-kasus-ijazah-jokowi-ini-cirinya/" title="Akhirnya Partai Demokrat Somasi Akun Medsos Penuding SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi, Ini Cirinya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akhirnya-partai-demokrat-somasi-akun-medsos-penuding-sby-dalang-kasus-ijazah-jokowi-ini-cirinya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5694153293652429366" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Partai Demokrat ternyata sudah melayangkan somasi ke sejumlah akun media sosial yang menuding Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang di balik kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Wdodo (Jokowi). </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Langkah ini diambil sebagai peringatan keras bagi pihak-pihak di balik akun media sosial tersebut.
</p>
<p>Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam beralasan tudingan keterlibatan SBY di balik kasus ijazah Jokowi itu bukan sekadar suara-suara murni dari masyarakat.
</p>
<p>Umam melihat ada pola yang sangat terlihat dari penggiringan opini ini.
</p>
<p>“Artinya dalam konteks ini sumber fitnah dan pola disinformasinya sangat berbeda. Ini bukan sesuatu yang sifatnya genuin (murni) dari masyarakat, tetapi sebuah pola fitnah yang memang disebarkan secara masif oleh akun yang memang kategorinya anonim di media sosial,” katanya dikutip dari tayangan Kompas TV pada Kamis (1/1/2025).
</p>
<p>Umam mencermati, proses dan karakter dari media sosial ini cenderung terkoordinasi berulang.
</p>
<p>“Oleh karena itu kita mencermati disinformasi ini cukup berbahaya karena bisa merusak reputasi juga ruang demokrasi,” katanya.
</p>
<p>Diakui Umam, SBY sangat terganggu dengan tudingan itu.
</p>
<p>“Ada kekhawatiran kalau misal diam itu kemudian dimaknai oleh masyarakat yang begitu mudah mengkonsumsi materi-materi yang tidak mendidik seperti itu kemudian sebagai sebuah bentuk pembenaran tentu itu sangat tidak mendidik.
</p>
<p>“Kalau misal kemudian mendiamkan itu juga bisa menciptakan preseden yang saya pikir tidak begitu baik untuk ruang demokrasi kita. Artinya apa? Membiarkan ruang politik fitnah menjadi normal,” tegasnya.
</p>
<p>Dalam proses somasi ini, pihaknya tidak hanya melihat reputasi dan kehormatan, tetapi ruang pendidikan politik yang harus dilakukan dalam konteks kebebeasan bereskpresi.
</p>
<p>Apakah pihak-pihak yang melayangkan tudingan di media sosial ini pro Jokowi atau pihak yang netral?
</p>
<p>Umam tidak mau berspekulasi masalah ini.
</p>
<p>Dia hanya melihat akun-akun itu merebak secara sporadis, namun angka views-nya tidak terlalu besar.
</p>
<p>“Kadang itu ada yang sampai e ribuan bahkan di angka 10.000. Dibanding dengan angka-angka yang pemberitaan mungkin bisa sampai jutaan dan lain sebagainya,” katanya.
</p>
<p>Meski begitu, menurutnya, fitnah itu tidak bisa dibiarkan karena bisa menjadi kebenaran baru yang tidak mudah diklarifikasi.
</p>
<p>“Ini adalah bagian dari ikhtiar sekaligus juga klarifikasi supaya asumsi prasangka yang berkembang yang tidak produktif secara politik, secara demokrasi bisa segera dihentikan dan kita melangkah pada hal-hal yang jauh lebih produktif ke depan,” katanya.
</p>
<p>Umam juga meminta agar kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)  juga memiliki sistem yang  bisa mendeteksi secara akurat siapa pihak-pihak yang berada di balik akun-akun tersebut.
</p>
<p>Ditegaskan Umam, somasi itu hanya proses awal yang sebenarnya memberikan ruang bagi aktor-aktor yang berada di balik itu untuk segera mengakhiri tindakan mereka.
</p>
<p>“Kemudian di saat yang sama memberikan ruang klarifikasi sekaligus juga permintaan maaf kalau misal yang bersangkutan memungkinkan melakukan itu, memiliki itikad baik dan sekaligus ini juga menjadi sebuah ultimatum sekaligus juga peringatan keras,” katanya.
</p>
<p>Namun, jika proses itu tidak berjalan, Partai Demokrat siap membawa masalah ini pada ranah hukum.
</p>
<p>Partai Demokrat tidak memberikan batas waktu tertentu untuk proses somasi ini, dan berharap prosesnya secara natural
</p>
<p>“Yang pasti dalam konteks ini sikap dan ketegasan dari Pak SBY dan keluarga Partai Demokrat disampaikan kepada publik untuk memberikan klarifikasi tabayun sekaligus juga penegasan bahwa kita sama sekali tidak terlibat di dalam konteks isu itu dan jangan dibawa-bawa untuk masuk ke ranah isu-isu yang sama sekali tidak produktif dalam konteks demokrasi dan juga perdebatan politik ke depan,” tukasnya
</p>
<p>Sebelumnya, Politikus Partai Demokrar, Andi Arief menyebut SBY sangat terganggu dengan isu tersebut.
</p>
<p>SBY disebut-sebut sudah mempertimbangkan untuk mengambil jalur hukum terhadap pihak yang memfitnahnya.
</p>
<p>“Saya bertemu dengan Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar yang disebutkan Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini,” kata Andi dikutip dari video yang diunggah di akun X pribadinya, Rabu (31/12/2025).
</p>
<p>Andi menuturkan bahkan SBY turut dituduh telah berkolaborasi dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memunculkan isu bahwa ijazah milik Jokowi adalah palsu.
</p>
<p>Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar. Dia juga mengatakan hubungan SBY dan Jokowi baik-baik saja.
</p>
<p>“Atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Bu Megawati dalam mengungkap (isu) ijazah palsu Pak Jokowi ini. Jadi sama sekali itu tidak benar.
</p>
<p>“Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi selama ini juga baik,” ujar Andi.
</p>
<p>Andi menuturkan jika fitnah tidak dihentikan, maka SBY mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.
</p>
<p>Sehingga, dia berharap fitnah mengaitkan SBY dengan kasus dugaan ijazah Jokowi agar dihentikan.
</p>
<p>“Kalau juga tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY akan mengambil langkah hukum dengan pertama memberikan somasi kepada orang-orang yang membuat fitnah tersebut dan terbuka kemungkinan untuk menempuh proses hukum,” tuturnya.
</p>
<p>Lebih lanjut, Andi menambahkan bahwa SBY kini sudah tidak berfokus lagi di dunia politik tetapi menekuni seni lukis dan mengurus klub voli, Lavani.
</p>
<p>“Hari-hari politik (di Partai Demokrat) kan sudah dipimpin oleh Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono),” katanya.
</p>
<p><b>Megawati tak beri perintah, tapi kader bergerak </b>
</p>
<p>Sama halnya dengan SBY, Megawati juga siap mempertimbangkan langkah hukum.
</p>
<p>Politikus PDIP, Guntur Romli mengatakan pertimbangan upaya hukum muncul karena Megawati dan PDIP merasa dirugikan atas tuduhan yang muncul tersebut.
</p>
<p>Dia juga menyebut pihaknya mendukung langkah SBY usai dikaitkan dengan kasus ijazah Jokowi.
</p>
<p>“Kami mendukung apabila Pak SBY akan menempuh jalur hukum. Fitnah tersebut memang tidak bisa dibiarkan.”
</p>
<p>“Kami juga tengah membahas terkait langkah hukum tersebut karena kami juga mengalami nasib yang sama,” katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (1/1/2026).
</p>
<p>Guntur menegaskan pertimbangan upaya hukum tersebut sebenarnya bukan muncul dari perintah Megawati, tetapi kesadaran dari kader.
</p>
<p>Dia mengungkapkan upaya ini menjadi wujud pembelaan terhadap kehormatan Megawati.
</p>
<p>“Tidak ada perintah (dari Megawati melakukan upaya hukum). Membela kehormatan ketua umum sudah otomatis bagi kader.”
</p>
<p>“Sejak dipecat dari PDI Perjuangan, Jokowi sudah bukan lagi urusan kami,” tuturnya.
</p>
<p> <b>Jokowi sebut ada operasi politik</b>
</p>
<p>Sebelumnya, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan mengungkap ada agenda besar di balik isu ijazah palsu yang sudah empat tahunan bergulir.
</p>
<p>Jokowi selama ini diam saja dan tidak banyak menanggapi karena dia yakin dengan ijazah asli yang dipegangnya.
</p>
<p>Dia tidak menunjukkan ijazah karena dua alasan. Pertama, karena ada aduan di Bareskrim.
</p>
<p>“Yang kedua, saya dituduh ijazah saya palsu. Artinya, yang menuduh itu yang harus membuktikan. Dalam hukum acara, siapa yang menuduh itu yang harus membuktikan. Itu yang saya tunggu. Coba dibuktikannya seperti apa?,” katanya dikutip dari wawancara eksklusif Kompas TV pada Selasa (9/12/2025).
</p>
<p>Menurut Jokowi, akan lebih baik kalau pembuktian tudingan ijazah palsu ini di pengadilan karena akan kelihatan proses hukum yang adil.
</p>
<p>“Karena yang membuat ijazah saya sudah menyampaikan asli, masih tidak dipercaya, gimana?,” kata Jokowi sambil tersenyum.
</p>
<p>Jokowi melihat ada agenda besar politik dan ada operasi politik sehingga isu ijazah palsu ini sampai bertahun-tahun tidak selesai.
</p>
<p>Menurut Jokowi, ada keinginan pihak tertentu yang mau men-downgrade dan menurunkan reputasi yang dia miliki.
</p>
<p>“Meskipun saya enggak merasa punya reputasi apa-apa,” ujarnya sambil tersenyum.
</p>
<p>Kenapa harus diturunkan reputasinya?
</p>
<p>Jokowi menduga ada kepentingan politik di baliknya.
</p>
<p>“Kenapa sih kita harus mengolok-olok, menjelek-jelekkan, merendahkan, menghina, menuduh-nuduh? Semua dilakukan untuk apa? Kalau hanya untuk main-main kan mesti ada kepentingan politiknya di situ,” katanya.
</p>
<p>Jokowi pun masih dengan keyakinannya bahwa ada orang besar di balik isu ijazah palsu terhadap dirinya.
</p>
<p>“Akan kupastikan. Ya,” katanya.
</p>
<p>Siapa orang besar itu?
</p>
<p>“Ya, saya kira gampang ditebak lah. Tapi (saya) tidak tidak berusaha sampaikan,” jawabnya.
</p>
<p>Menurut Jokowi, di tengah masa-masa ekstrem seperti ini, seharusnya konsentrasi untuk hal yang besar, untuk strategi besar negara, untuk kepentingan yang lebih besar bagi negara ini.
</p>
<p>“Misalnya tadi yang berkaitan dengan menghadapi masa-masa ekstrem, menghadapi masa-masa perubahan karena artificial intelligence, karena humanoid robot. Sehingga jangan malah kita energi besar kita pakai untuk urusan-urusan yang sebetulnya menurut saya ya urusan ringan,” ujarnya
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/akhirnya-partai-demokrat-somasi-akun-medsos-penuding-sby-dalang-kasus-ijazah-jokowi-ini-cirinya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Partai Republik yang berhaluan tengah memilih opsi nuklir untuk melawan Mike Johnson atas Obamacare</title>
		<link>https://bnbabel.com/partai-republik-yang-berhaluan-tengah-memilih-opsi-nuklir-untuk-melawan-mike-johnson-atas-obamacare/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 18:20:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Partai]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/partai-republik-yang-berhaluan-tengah-memilih-opsi-nuklir-untuk-melawan-mike-johnson-atas-obamacare/</guid>

					<description><![CDATA[Hal ini merupakan pukulan telak bagi Ketua DPR Mike Johnson, karena empat anggota parlemen dari Partai Republik pada hari Rabu setuju untuk mendukung dorongan Partai Demokrat untuk memperluas subsidi Obamacare <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/partai-republik-yang-berhaluan-tengah-memilih-opsi-nuklir-untuk-melawan-mike-johnson-atas-obamacare/" title="Partai Republik yang berhaluan tengah memilih opsi nuklir untuk melawan Mike Johnson atas Obamacare" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/partai-republik-yang-berhaluan-tengah-memilih-opsi-nuklir-untuk-melawan-mike-johnson-atas-obamacare/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div data-editable="content" itemprop="articleBody" data-reorderable="content">
<p>            Hal ini merupakan pukulan telak bagi Ketua DPR Mike Johnson, karena empat anggota parlemen dari Partai Republik pada hari Rabu setuju untuk mendukung dorongan Partai Demokrat untuk memperluas subsidi Obamacare di era pandemi.
    </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>            Keempat anggota Partai Republik yang berhaluan tengah – Mike Lawler dari New York dan Brian Fitzpatrick dari Pennsylvania, Ryan Mackenzie dan Rob Bresnahan – telah secara resmi memilih apa yang mereka gambarkan sebagai opsi nuklir.</p>
<p>            Sekarang setelah mereka menandatangani manuver prosedural Partai Demokrat untuk memaksakan pemungutan suara pada usulan perpanjangan tiga tahun kredit pajak Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang ditingkatkan, Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries memiliki 218 tanda tangan yang diperlukan untuk menjamin pemungutan suara berdasarkan aturan petisi pemberhentian. Namun, pemungutan suara minimum tersebut tidak dapat dilakukan hingga bulan Januari, berdasarkan aturan yang sama.</p>
<p>            Empat tokoh tengah yang sama mengkritik rencana Partai Demokrat sebagai rencana yang cacat. Namun sebagai tanda keputusasaan, kelompok sentris yang biasanya berpihak pada kepemimpinan memilih untuk menentang Johnson dan menyetujui dorongan Partai Demokrat daripada membiarkan peningkatan subsidi berakhir pada akhir tahun.</p>
<p>            DPR pada hari Rabu diperkirakan akan melakukan pemungutan suara mengenai proposal layanan kesehatan yang terpisah dan lebih sempit dari pimpinan Partai Republik yang tidak membahas subsidi yang sudah habis masa berlakunya – namun hanya menjamin bahwa dana tersebut akan habis dan meningkatkan premi bagi puluhan juta orang Amerika tahun depan. Sekelompok senator bipartisan juga bekerja pada jalur paralel untuk mencapai kesepakatan layanan kesehatan mereka sendiri.</p>
<p>            Kelompok sentris dengan sengaja tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan petisi Partai Demokrat karena mereka mencoba menekan kepemimpinan mereka sendiri agar mengizinkan tindakan kompromi yang akan memperluas dan mereformasi subsidi untuk diterapkan. Upaya itu gagal pada hari Selasa.</p>
<p>            Fitzpatrick, anggota Partai Republik pertama yang menandatangani perjanjian pada hari Rabu, menyampaikan langkahnya melalui telegram dalam pertemuan Komite Aturan DPR pada larut malam, di mana ia membuat dorongan terakhir untuk langkah kompromi bipartisan yang terpisah.</p>
<p>            “Saya pikir satu-satunya hal yang lebih buruk daripada perpanjangan yang bersih tanpa batasan pendapatan dan reformasi apa pun – karena ini bukan sistem yang sempurna – satu-satunya hal yang lebih buruk dari itu adalah berakhirnya masa berlakunya,” kata Fitzpatrick Selasa malam ketika ditanya tentang dorongan Partai Demokrat. “Dan saya akan membuat keputusan itu.”</p>
<p>            Lawler juga menekankan bahwa dia tidak sepenuhnya mendukung rancangan undang-undang Partai Demokrat, namun menyatakan bahwa tidak adanya tindakan tidak dapat diterima.</p>
<p>            “Langkah prosedural ini bukan merupakan dukungan terhadap rancangan undang-undang yang tertulis. Saya tetap percaya bahwa perpanjangan apa pun harus tepat sasaran, bertanggung jawab secara fiskal, dan mencakup batasan kelayakan pendapatan dan perlindungan terhadap penipuan, serupa dengan diskusi bipartisan yang sedang berlangsung di Senat,” katanya dalam sebuah pernyataan setelah menyanyikan petisi tersebut.</p>
<p>            “Tetapi ketika kepemimpinan menghalangi tindakan sepenuhnya, Kongres mempunyai tanggung jawab untuk bertindak. Prioritas saya adalah memastikan keluarga-keluarga di Lembah Hudson tidak terjebak dalam kemacetan.”</p>
<p>            Meskipun rancangan undang-undang tersebut kemungkinan besar akan disetujui DPR, namun langkah serupa telah gagal di Senat.</p>
<p>            Pemimpin Partai Republik di Senat John Thune mengangkat bahu ketika ditanya pada hari Rabu apakah Senat akan menerima rancangan undang-undang tersebut jika disahkan DPR. “Kami akan menyeberangi jembatan itu jika kami berhasil mencapainya,” katanya kepada wartawan.</p>
<p class="paragraph-elevate inline-placeholder vossi-paragraph" data-uri="cms.cnn.com/_components/paragraph/instances/cmja4yujp000827padto3hct4@published" data-editable="text" data-component-name="paragraph" data-article-gutter="true">
            <em>Cerita ini telah diperbarui dengan detail tambahan.</em></p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/partai-republik-yang-berhaluan-tengah-memilih-opsi-nuklir-untuk-melawan-mike-johnson-atas-obamacare/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua DPD PSI Arbi Leo Bersama Partai Pengusung Antarkan Jagoannya Mendaftar Cagub dan Cawagub Bangka Belitung</title>
		<link>https://bnbabel.com/ketua-dpd-psi-arbi-leo-bersama-partai-pengusung-antarkan-jagoannya-mendaftar-cagub-dan-cawagub-bangka-belitung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Aug 2024 07:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Antarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Arbi]]></category>
		<category><![CDATA[Bangka]]></category>
		<category><![CDATA[Belitung]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Cagub]]></category>
		<category><![CDATA[Cawagub]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[DPD]]></category>
		<category><![CDATA[Jagoannya]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua]]></category>
		<category><![CDATA[Leo]]></category>
		<category><![CDATA[Mendaftar]]></category>
		<category><![CDATA[Partai]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusung]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ketua-dpd-psi-arbi-leo-bersama-partai-pengusung-antarkan-jagoannya-mendaftar-cagub-dan-cawagub-bangka-belitung/</guid>

					<description><![CDATA[BANGKA BELITUNG, BN BABEL – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bangka Belitung, Arbi Leo, bersama partai pengusung lainnya secara resmi mengantarkan pasangan calon gubernur (Cagub) dan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ketua-dpd-psi-arbi-leo-bersama-partai-pengusung-antarkan-jagoannya-mendaftar-cagub-dan-cawagub-bangka-belitung/" title="Ketua DPD PSI Arbi Leo Bersama Partai Pengusung Antarkan Jagoannya Mendaftar Cagub dan Cawagub Bangka Belitung" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ketua-dpd-psi-arbi-leo-bersama-partai-pengusung-antarkan-jagoannya-mendaftar-cagub-dan-cawagub-bangka-belitung/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>BANGKA BELITUNG, BN BABEL – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bangka Belitung, Arbi Leo, bersama partai pengusung lainnya secara resmi mengantarkan pasangan calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) Bangka Belitung untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung, Kamis (29/8/2024)</p>
<p>Rombongan Koalisi Beramal tersebut tiba di kantor KPU Bangka Belitung sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan iring-iringan pendukung dan simpatisan, suasana di sekitar kantor KPU menjadi meriah dengan yel-yel dan semangat dari para pendukung.</p>
<p>Pasangan Babel Beramal bersama Erzaldi Yuri Kemal ini diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, PSI, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda).</p>
<p>Ketua DPD PSI Bangka Belitung Arbi Leo mengatakan, PSI mengusung pasangan Erzaldi Yuri ini karena memiliki visi yang sama untu memajukan Provinsi Bangka Belitung.</p>
<p>“Kami yakin mereka akan membawa harapan baru bagi masyarakat Bangka Belitung,” kata Arbi saat detemui usai proses pendaftaran.</p>
<p>Arbi juga menyampaikan komitmenya untuk bekerja keras dalam pesta demokrasi ini demi kemajuan daerah secara bersama-sama.</p>
<p>“Kami siap bekerja untuk seluruh masyarakat Bangka Belitung, dari semua latar belakang, untuk membawa provinsi ini ke arah yang lebih baik,” jelas Arbi.</p>
<p>Erzaldi mengatakan, selama proses pendaftara semua berkas yang diperlukan sudah lengkap dan akan masuk dalam tahap pemeriksaan bersama di RS PAD Jakarta pada 31 Agustus dan 1 September 2024.</p>
<p>“Dan Alhamdulillah hari ini sudah selesai dan tadi berkas sudah diterima. Insyaallah besok tanggal 31 dan 1 kami akan diantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bersama-sama di RSPAD Jakarta,” kata Erzaldi.</p>
<p>Erzaldi berpesan, selama proses demokrasi, Ia ingin dapat berjalan dengan baik dan biarkan masyarakat memilih siapa yang terbaik untuk memimpin Bangka Belitung.</p>
<p>“Kita serahkan kepada masyarakat untuk memilih. Dan dalam alam demokrasi ini justru para calon harus menjual dirinya, memperkenalkan programnya. Mana yang bagus, mana yang baik dan mana yang diharapkan oleh masyarakat. Sehingga nanti yang terpilih itu adalah putra terbaik Bangka Belitung,” jelas Erzaldi.</p>
<p>Dengan permasalahan yang ada di Bangka Belitung, Yuri ingin menyumbangkan pikirannya dan ide-ide yang ada selama ini untuk kemajuan Bangka Belitung yang lebih baik.</p>
<p>“Tapi bagaimana mengamalkan kita sebagai manusia yang berkarakter, yang memiliki pengetahuan, dan memiliki kemauan untuk membangun kampung kita, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Yuri.</p>
</div>
<p><b>BN Media Group</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ketua-dpd-psi-arbi-leo-bersama-partai-pengusung-antarkan-jagoannya-mendaftar-cagub-dan-cawagub-bangka-belitung/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Partai Politik Penting untuk Program Hadiah? Tanyakan Disney &#038; Bud Light</title>
		<link>https://bnbabel.com/apakah-partai-politik-penting-untuk-program-hadiah-tanyakan-disney-bud-light/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 04:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Apakah]]></category>
		<category><![CDATA[Bud]]></category>
		<category><![CDATA[Disney]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[Light]]></category>
		<category><![CDATA[Partai]]></category>
		<category><![CDATA[Penting]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Program"]]></category>
		<category><![CDATA[Tanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/apakah-partai-politik-penting-untuk-program-hadiah-tanyakan-disney-bud-light/</guid>

					<description><![CDATA[Antrean panjang orang yang menunggu untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Bahasa Inggris Apakah program hadiah Anda seekor keledai atau seekor gajah? Dan jika Anda mengetahuinya, apa yang harus Anda <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/apakah-partai-politik-penting-untuk-program-hadiah-tanyakan-disney-bud-light/" title="Apakah Partai Politik Penting untuk Program Hadiah? Tanyakan Disney &#038; Bud Light" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-partai-politik-penting-untuk-program-hadiah-tanyakan-disney-bud-light/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure class="embed-base image-embed embed-0" role="presentation"><figcaption><fbs-accordion></p>
<p class="color-body light-text">Antrean panjang orang yang menunggu untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.</p>
<p></fbs-accordion><small>Bahasa Inggris</small></figcaption></figure>
<p>Apakah program hadiah Anda seekor keledai atau seekor gajah? Dan jika Anda mengetahuinya, apa yang harus Anda lakukan?</p>
<p>Ini adalah pertanyaan yang sangat tepat waktu, karena preferensi konsumen—bahkan untuk program loyalitas—berbeda-beda menurut garis politik, menurut data jajak pendapat tahun 2024 oleh CivicScience. Kunci dari temuan ini: 77% dari Partai Republik kemungkinan besar lebih menyukai program hadiah gratis; hanya 23% yang memilih paket berbayar. Namun, Partai Demokrat cenderung memilih program berbayar—51% mendukungnya, sementara 48% lebih cenderung menggunakan program gratis.</p>
<p>Berikut rincian preferensi tersebut pada tiga jenis paket keanggotaan berbayar:</p>
<ul>
<li><strong>Biaya satu kali sebagai imbalan atas diskon yang lebih kecil <em>semua </em>pembelian</strong>: 23% Demokrat dan 7% Republik lebih menyukai opsi ini.</li>
<li><strong>Biaya satu kali untuk diskon lebih besar pada <em>mengatur</em> jumlah pembelian</strong>:15% dari Demokrat dan 10% dari Republik mengatakan “Ya.”</li>
<li><strong>A <em>ulang</em> biaya untuk diskon lebih besar untuk semua<em> </em>pembelian</strong>:Hanya 13% dari Demokrat dan 6% dari Republik yang menyetujui rencana ini.</li>
</ul>
<p>Apa yang dikatakan hal ini tentang kecenderungan masing-masing pihak terhadap loyalitas merek? Dan, yang lebih penting, haruskah hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memasarkan produk berdasarkan faktor politik? Pertanyaan ini penting, terutama sekarang, karena pemilih muda (di bawah 30 tahun) mungkin lebih termotivasi oleh isu daripada kandidat, menurut laporan NPR.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Sudah Pernah Dicoba Sebelumnya: Ujian Politik dalam Loyalitas Konsumen</strong></h3>
<p>Pada tahun 2004, Komite Nasional Demokrat memperkenalkan kartu kredit afinitas seperti kartu loyalitas yang memungkinkan pemegang kartu untuk menyumbangkan 1% dari pembelian mereka kepada partai. Komite tersebut meminta dukungan dari beberapa ratus ribu pendukung setelah menguji Visa platinum yang dikeluarkan oleh Providian Financial, New York Times melaporkan.</p>
<p>Transaksi kartu tersebut akan memberikan wawasan tajam tentang perilaku pembelian Demokrat, tetapi tidak jelas apakah konsep tersebut berhasil; Providian dijual ke Washington Mutual pada tahun 2005.</p>
<p>Dan Komite Nasional Republik, yang menguji coba kartu serupa selama pemilihan presiden tahun 2000, menunda program tersebut karena perubahan undang-undang pendanaan kampanye.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Haruskah Merek Anda ‘Bersikap’ Berpihak? Pelajaran dari Disney dan Bud </strong></h3>
<p>Jika merek tertarik untuk menggunakan gajah atau keledai untuk program hadiah mereka, mereka dapat belajar banyak dari tikus terlebih dahulu. Misalnya, Mickey.</p>
<p>Pada tahun 2022, Disney World mengkritik undang-undang yang disahkan oleh Gubernur Florida dari Partai Republik Ron DeSantis yang melarang diskusi tentang identitas gender dan orientasi seksual di beberapa sekolah dasar (Undang-Undang Hak Orang Tua dalam Pendidikan).</p>
<p>Sebagai tanggapan, DeSantis dan pembawa acara Fox News mulai menyebut perusahaan itu “Woke Disney,” dan Partai Republik Florida mengesahkan undang-undang untuk mencabut status pemerintahan mandiri Disney World. Pertikaian hukum pun terjadi (yang kemudian diselesaikan).</p>
<p>Sebagai tanggapan, beberapa konsumen memboikot Disney secara terbuka, yang mungkin telah mengurangi potensi pengunjung taman. Pada tahun 2022, lebih dari 17 juta orang mengunjungi Disney World. Angka tersebut meningkat dari 12,7 juta pada tahun 2021, ketika orang-orang perlahan pulih dari pandemi, tetapi masih kurang dari 21 juta pengunjung pada tahun 2019, lapor Statista.</p>
<p>Merek lain mengalami nasib lebih buruk akibat reaksi politik. Ambil contoh Bud Light: Setelah influencer transgender Dylan Mulvaney mempromosikan merek bir No. 1 tersebut di media sosial pada tahun 2023, penjualan anjlok akibat boikot yang dipimpin kaum konservatif.</p>
<p>Anheuser-Busch, pembuat Bud Light, mencoba menarik kembali keputusannya dengan mengumumkan bahwa dua eksekutif pemasaran telah meninggalkan perusahaan, tetapi upaya ini menuai kritik dari kaum liberal dan anggota komunitas LGBTQ. Alih-alih berdamai, Bud justru mendatangkan lebih banyak demonstran.</p>
<p>Setahun kemudian, pada kuartal pertama tahun 2024, penjualan Anheuser-Busch ke pengecer AS turun 13,7%, menurut Yahoo Finance. Penjualan ke pedagang grosir AS turun 10,7%. Hingga Juli ini, peringkat Bud Light turun ke No. 3, di belakang Modelo Especial dan Michelob Ultra, USA Today melaporkan.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Di Mana Pestanya? Merek Lain yang Disukai Partai Republik dan Demokrat</strong></h3>
<p>Kemudian, beberapa perusahaan lebih menarik bagi konsumen yang condong ke kanan atau kiri. Ambil contoh dari perusahaan teknologi pemasaran Stirista, yang mensurvei 2.000 calon pemilih 2024.</p>
<ul>
<li>Demokrat cenderung tidak suka berbelanja dibandingkan Republik <strong>Toko Walmart</strong>namun ini adalah toko yang paling sering mereka kunjungi, diikuti oleh <strong>Target</strong>Bahasa Indonesia: <strong>Aldi</strong> Dan <strong>toko Costco</strong>(Penelitian tersebut tidak menyebutkan apakah ini berarti persentase pelanggan mereka yang lebih besar adalah Partai Republik.)</li>
<li>Dari kalangan Republik, 73% berbelanja di Walmart dan hanya 29% berbelanja di Target, menjadikan mereka kelompok partai yang paling tidak mungkin berbelanja di Target. Target mengalami reaksi keras pada tahun 2023 karena menyediakan berbagai macam barang dagangan LBGTQ+ untuk mendukung Bulan Pride. Pada tahun 2024, Target mengurangi jumlah toko yang menyediakan barang dagangan tersebut.</li>
<li>Seperempat Demokrat secara teratur berbelanja <strong>Pedagang Joe</strong>dibandingkan dengan 16% dari Partai Republik.</li>
<li>Untuk makanan dan minuman, Demokrat memukul <strong>Starbucks</strong> Dan <strong>Chipotle </strong>lebih dari Partai Republik, yang lebih memilih <strong>Chick-fil-A</strong>Bahasa Indonesia: <strong>Kopi Senapan Hitam </strong>Dan <strong>Tong Kerupuk</strong>.</li>
</ul>
<p>Tetapi, ada banyak sekali pengecer dan merek lain yang cenderung mengikuti garis politik, berdasarkan preferensi dan tujuan populasi yang lebih muda dan lebih beragam. <strong>Meksiko,</strong> pengecer yang pro-konservasi, adalah salah satu perusahaan yang “paling dipandang Demokrat”, menurut survei Axios. <strong>Lobi Hobi</strong> dinilai “sangat baik” oleh Partai Republik.</p>
<p>Para pembelanja dari Partai Republik juga menganggap <strong>kait </strong>sebagai lembaga yang memiliki reputasi baik, mungkin karena lembaga ini tidak banyak bicara tentang isu sosial, menurut temuan Axios lainnya. Namun, iklan media sosial Partai Republik menyaring pemilih yang berbelanja makanan organik <strong>Pasar Makanan Utuh</strong>Bahasa Indonesia:<strong> </strong>Voice of America melaporkan.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Apa Artinya Ini Bagi Inisiatif Loyalitas dan Data?</strong></h2>
<p>Haruskah nilai-nilai konsumen ini diterapkan pada strategi program loyalitas? Jawaban yang benar bukanlah “ya” atau “tidak”, karena itu bukanlah pertanyaan yang tepat.</p>
<p>Nilai-nilai sosial atau politik tidak boleh mempengaruhi struktur program penghargaan;<em> alasan keberadaan</em> sebaiknya.</p>
<p>Sebaliknya, operator program penghargaan harus menanyakan (dan menjawab) lima pertanyaan ini:<em> </em></p>
<p>1. <strong>Apa tujuan program hadiah kami?</strong> Apakah program ini bertujuan untuk meningkatkan segmen bisnis atau mempererat hubungan dengan kelompok pelanggan inti? Pesan, pemasaran, dan proposisi penghargaan program ini harus ada untuk melayani tujuan ini.</p>
<p>2. <strong>Bagaimana semua pelanggan kami dapat memperoleh manfaat dari program ini? </strong>Apakah ada titik dalam jalur data program yang dapat diperkuat untuk mengidentifikasi kebutuhan kelompok konsumen tertentu dengan lebih baik?</p>
<p>3. <strong>Apa <em>kalau tidak</em> apa yang seharusnya dilakukan program tersebut bagi pelanggan kami? </strong>Apakah program tersebut menginvestasikan terlalu banyak sumber daya untuk mendapatkan anggota baru dengan mengorbankan perawatan anggota yang sudah ada?</p>
<p>4. <strong>Jenis data apa yang lebih bermanfaat bagi anggota program kami? </strong>Saat menganalisis alur data, operator program penghargaan juga harus mencari apa yang kurang. Ini adalah peluang. Misalnya, apa yang diungkapkan data tentang dampak stres ekonomi dan sosial?</p>
<p><strong>5. Apa yang dapat kita lakukan untuk membantu pelanggan yang menyukai produk kita, tetapi mungkin memiliki nilai sosial yang berbeda dari merek kita, merasa diterima? </strong>Berkomunikasilah, tetapi jangan mendikte. Program penghargaan dapat menyampaikan nilai-nilai perusahaan (misalnya, menawarkan opsi untuk menyumbangkan poin ke berbagai tujuan) tanpa menggurui.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan semacam ini melampaui politik karena membantu memposisikan program loyalitas sebagai pemersatu, bukan pemisah. Apakah anggota berpihak pada partai gajah atau partai keledai, atau keduanya, program loyalitas yang baik dapat memberi penghargaan kepada anggotanya tanpa memberi makan hewan.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-partai-politik-penting-untuk-program-hadiah-tanyakan-disney-bud-light/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
