<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasca - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/pasca/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 10:22:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>pasca - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar</title>
		<link>https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 10:22:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Babat]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dulu]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Juga]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Landa]]></category>
		<category><![CDATA[Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</guid>

					<description><![CDATA[– Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar. Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/" title="Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4799421902613452089" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menyampaikan pemaparan terkait program hilirisasi Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Video yang diposting Muhammad Said Didu di akun @msaid_didu ini mendapatkan berbagai komentar dari netizen.
</p>
<p>Salah satu netizen August Hnedri dengan akun @Hnedri meuliskan komentar, ‘Pak Bahl, kita berlaku Ihsan bukan terhadap sesama manusia saja, seperti yg bapak sampaikan itu’.
</p>
<p>“Tapi sebagai manusia yang cerdas kita juga harus menunjukkan kebaikan kepada makhluk lain. Tunjukkan kebaikan pada rumah gajah, harimau, dan burung-burung cantik yang hidup di hutan. Salam cerdas pak,” tulisnya.
</p>
<p>Adapun pernyataan Bahlil saat itu terkait bagaimana negara memanfaatkan sumber daya alam, mulai dari hutan dan tambang.
</p>
<p>Bahkan dalam pernyataanya Bahlil mempertanyakan kenapa Indonesia mau melakukan eksploitasi sumber daya alamnya ada yang merasa terganggu.
</p>
<p>“Negara-negara lain pada saat era 40an, 50an dan 60an, mereka-kan banyak hutan juga, mereka juga punya tambang banyak, semua mereka punya banyak,” papar Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Bahlil menambahkan bahwa pada saat itu negara mereka belum maju seperti saat sekarang.
</p>
<p>“Maka mereka mengambil sumber daya alam mereka, hutannya dibabat, tambangnya diambil dan mungkin lingkungan mereka saat itu tidak lebih baik dari apa yang kita lakukan sekarang,” ungkapnya.
</p>
<p>“Pertanyaan saya, siapa yang memprotes mereka saat itu”.
</p>
<p>“Sekaranag negara kita, negara-negara yang berkembang, yang mempunyai sumber daya alam, yang beru memulai untuk berfikir mendapatkan nilai tambah untuk kemudian mensejahterakan rakyatnya, untuk bisa membanggun, kok ada yang merasa terganggu, ada apa di balik itu” tanya Bahlil.
</p>
<div>
<p>Bahlil menyampaikan bahwa dalam membanggun hilirisasi dalam kurun waktu 5-6 tahun kebelakang belum sempurna.
</p>
<p>Salah satu netizen menyampaikan ketidak setujuannya dengan pernyataan Bahlil yang menyebutkan negara maju melakukan eksploitasi sumber daya alamnya.
</p>
<p>“Negara maju mana yang eksploitasi alamnya? Yg ada negara maju itu eksploitasi negara lain yang pemimpinnya Bodoh,” tulis Pak Taka dengan akun X@ardianTaka.
</p>
<p>“Rakus alam negara di rusak tanpa malu malu lagi yg penting dapat harta. Rakyat mati , susah bukan urusan Gue !?, Machmud Yahya dengan akun X@MachmudYaha ikut menambahkan.
</p>
<p>Dalam kesempatan lain, Bahlil saat acara Talkshow Aksi Nyata untuk Bumi Lestari di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat 28 November lalu menyampaikan rasa duka citanya terhadap korban banjir yang melanda Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Selai itu Bahlil juga menyampikan akan melakukan penataan kembali regulasi yang terkait dengan pengelolaan lingkungan.
</p>
<p>“Saya khususnya di sektor pertambangan akan melakukan tindakan, langkah-langkah yang terukur, untuk bagaimana bisa menjaga pengelolaan tambang yang ramah lingkungan,” ucapnya.
</p>
<p>Bahlil juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait tudingan banjir akibat aktifitas tambang ilegal.
</p>
<p>Diketahui Aceh, Sumut dan Sumbar mengalami banjir bandang beberapa hari lalu akibat intensitas curah hujan yang tinggi.
</p>
<p>Akibatnya, tidak hanya air, namun lumpur dan gelondongan kayu ikut menghantam kampung serta rumah warga.
</p>
<p>Pihak BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mencapai 174 orang hingga Jumat 28 November sore.
</p>
</div>
<div>
<p>Adapun korban meninggal di Aceh sebanyak 25 orang dan 25 orang lainnya masih hilang, di Sumut 116 orang dan 42 orang masih dalam pencarian.
</p>
<p>Sedangkan di wilayah Sumbar, korban meninggal dunia sebanyak 23 orang dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melanggar asumsi lama: kehidupan darat bangkit kembali lebih cepat dari kepunahan pasca yang diharapkan</title>
		<link>https://bnbabel.com/melanggar-asumsi-lama-kehidupan-darat-bangkit-kembali-lebih-cepat-dari-kepunahan-pasca-yang-diharapkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 07:55:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[darat]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Diharapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Kepunahan]]></category>
		<category><![CDATA[lama]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Melanggar]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/melanggar-asumsi-lama-kehidupan-darat-bangkit-kembali-lebih-cepat-dari-kepunahan-pasca-yang-diharapkan/</guid>

					<description><![CDATA[Bukti fosil dari Cina utara menunjukkan bahwa ekosistem tertentu mungkin telah pulih hanya dalam waktu dua juta tahun setelah kepunahan massa akhir-Permian, secara signifikan lebih awal dari yang diyakini sebelumnya. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/melanggar-asumsi-lama-kehidupan-darat-bangkit-kembali-lebih-cepat-dari-kepunahan-pasca-yang-diharapkan/" title="Melanggar asumsi lama: kehidupan darat bangkit kembali lebih cepat dari kepunahan pasca yang diharapkan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/melanggar-asumsi-lama-kehidupan-darat-bangkit-kembali-lebih-cepat-dari-kepunahan-pasca-yang-diharapkan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Bukti fosil dari Cina utara menunjukkan bahwa ekosistem tertentu mungkin telah pulih hanya dalam waktu dua juta tahun setelah kepunahan massa akhir-Permian, secara signifikan lebih awal dari yang diyakini sebelumnya. Penelitian baru menunjukkan bahwa ekosistem riparian tropis-mereka di sepanjang sungai dan lahan basah-ditemukan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya setelah kepunahan massal akhir, yang terjadi sekitar 252 juta tahun yang lalu. (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/melanggar-asumsi-lama-kehidupan-darat-bangkit-kembali-lebih-cepat-dari-kepunahan-pasca-yang-diharapkan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendirikan rumah warga Palestina pasca banjir Aqsa merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda</title>
		<link>https://bnbabel.com/mendirikan-rumah-warga-palestina-pasca-banjir-aqsa-merupakan-kebutuhan-mendesak-yang-tidak-bisa-ditunda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 05:21:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aqsa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[ditunda]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[mendesak]]></category>
		<category><![CDATA[Mendirikan]]></category>
		<category><![CDATA[merupakan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mendirikan-rumah-warga-palestina-pasca-banjir-aqsa-merupakan-kebutuhan-mendesak-yang-tidak-bisa-ditunda/</guid>

					<description><![CDATA[BEIRUT, (Foto: PICT) Kepala biro politik luar negeri Gerakan Hamas Khaled Mishaal mengatakan “banjir Aqsa merupakan langkah nyata dan efektif menuju pembebasan.” Pada simposium yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mendirikan-rumah-warga-palestina-pasca-banjir-aqsa-merupakan-kebutuhan-mendesak-yang-tidak-bisa-ditunda/" title="Mendirikan rumah warga Palestina pasca banjir Aqsa merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mendirikan-rumah-warga-palestina-pasca-banjir-aqsa-merupakan-kebutuhan-mendesak-yang-tidak-bisa-ditunda/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>BEIRUT, (Foto: PICT)</p>
<p>Kepala biro politik luar negeri Gerakan Hamas Khaled Mishaal mengatakan “banjir Aqsa merupakan langkah nyata dan efektif menuju pembebasan.”</p>
<p>Pada simposium yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan Konsultasi Al-Zaytouna pada Rabu malam ini, Mishaal menyatakan bahwa “tidak perlu menunda hak untuk menata rumah warga Palestina, karena hal itu telah menjadi hal yang perlu dan tidak dapat dihindari setelah banjir Aqsa. ”</p>
<p>“Mendirikan rumah Palestina bukanlah sesuatu yang kita tunggu sampai akhir pertempuran,” kata Mishaal dalam pidatonya di simposium tersebut, yang dihadiri oleh para ahli dan kepala pusat studi dan pemikiran Palestina.  “Sebaliknya, kita harus sibuk dengan hal itu saat kita terlibat dalam pertempuran.”</p>
<p>“Mereka yang berada di luar pertempuran dan menunggu perlawanan kalah, bagaimana posisi mereka setelah banjir Aqsa berakhir dan perlawanan menang di Gaza?”  dia melanjutkan.</p>
<p>“Perlawanan Palestina harus menanggung akibat dan pengorbanan yang besar, namun mereka berhasil, sementara jalur pemukiman harus menanggung akibat yang besar, kerugian, dan konsesi tanpa berhasil, sementara pendudukan Israel terus melakukan Yudaisasi terhadap tanah dan tempat-tempat suci, serta melakukan pembangunan pemukiman,” katanya.</p>
<p>“Bertentangan dengan apa yang diklaim oleh para pendukung jalur penyelesaian damai,” tegasnya, “pilihan konfrontasi dan perlawanan terbukti membingungkan dan melemahkan pendudukan.”</p>
<p>“Pertempuran ini mengubah seluruh situasi di wilayah tersebut, menyebarkan segalanya, memicu stagnasi yang terjadi dalam perjuangan Palestina, dan memberikan kejutan positif bagi masyarakat,” katanya.</p>
<p>“Kita sebenarnya harus mengatasi Oslo, secara politik dan keamanan, dan memasuki tahap dan fase baru,” tambah Mishaal.</p>
<p>“Setelah intifada kedua, kita telah memasuki fase pasca-Oslo, dan hari ini, setelah banjir Al-Aqsa, kita menghadapi kenyataan baru,” lanjutnya. “Kita harus mengatasi segala sesuatu yang terkait dengan Oslo.”</p>
<p>“Agar dapat melewati fase transisi dengan sukses, saat ini kami membutuhkan konsensus nasional yang melibatkan semua kerangka Palestina, dan Gerakan ini terbuka terhadap semua kemungkinan untuk membangun referensi Palestina untuk fase berikutnya.”</p>
<p>Untuk mempersiapkan fase pasca-agresi di Gaza dan mengelola Jalur Gaza, ia menyatakan bahwa “rumah Palestina harus diatur secara konsensus, di mana seluruh warga Palestina berpartisipasi tanpa mengecualikan pihak Palestina mana pun.  Hamas tidak bisa dikucilkan dari Gaza, dan kami tidak akan mentolerir kekosongan di sana.”</p>
</div>
<p><script type="text/javascript" src="https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js?ver=1.0#xfbml=1&amp;version=v3.2" id="facebook-video-embed-js-js"></script><br />
<br /><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mendirikan-rumah-warga-palestina-pasca-banjir-aqsa-merupakan-kebutuhan-mendesak-yang-tidak-bisa-ditunda/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
