<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PBNU - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/pbnu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Dec 2025 12:17:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>PBNU - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Said Aqil Minta PBNU Kembalikan Konsesi Tambang: Lebik Banyak Madharatnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/said-aqil-minta-pbnu-kembalikan-konsesi-tambang-lebik-banyak-madharatnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 12:17:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aqil]]></category>
		<category><![CDATA[Banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Konsesi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebik]]></category>
		<category><![CDATA[Madharatnya]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/said-aqil-minta-pbnu-kembalikan-konsesi-tambang-lebik-banyak-madharatnya/</guid>

					<description><![CDATA[–  Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyampaikan pandangan tegas terkait polemik konsesi tambang yang diberikan pemerintah kepada PBNU. Dikutip dari NU Online, dalam forum silaturahmi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/said-aqil-minta-pbnu-kembalikan-konsesi-tambang-lebik-banyak-madharatnya/" title="Said Aqil Minta PBNU Kembalikan Konsesi Tambang: Lebik Banyak Madharatnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/said-aqil-minta-pbnu-kembalikan-konsesi-tambang-lebik-banyak-madharatnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8529151542874241717" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyampaikan pandangan tegas terkait polemik konsesi tambang yang diberikan pemerintah kepada PBNU.
</p>
<p>Dikutip dari NU Online, dalam forum silaturahmi di Pesantren Tebuireng, Jombang, Sabtu (6/12/2025), Kiai Said mengusulkan agar konsesi tersebut dikembalikan kepada pemerintah demi menjaga marwah organisasi.
</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Kiai Said menyebut usulan ini lahir dari evaluasi yang mendalam terkait dinamika internal yang semakin menguat beberapa bulan terakhir.
</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa konsesi tambang awalnya dipandang sebagai penghargaan pemerintah sekaligus peluang penguatan ekonomi organisasi, namun perkembangan situasi justru menunjukkan dampak sebaliknya.
</p>
<p>“Saya sejak awal menghormati inisiatif pemerintah. Itu bentuk penghargaan yang baik. Tetapi melihat apa yang terjadi belakangan ini, konflik semakin melebar, dan itu membawa madharat yang lebih besar daripada manfaatnya. Maka jalan terbaik adalah mengembalikannya kepada pemerintah,” tegas Kiai yang merupakan pembina Ponpes KHAS Kempek Cirebon itu.
</p>
<p>Kiai Said menekankan bahwa NU memiliki mandat spiritual dan sosial yang tidak boleh dikaburkan oleh kegiatan yang berisiko tinggi. Lima poin perhatian yang ia soroti antara lain potensi konflik internal, polarisasi kader, munculnya persepsi negatif publik, ketergelinciran organisasi ke ranah bisnis berisiko, serta terabaikannya prioritas besar NU seperti pendidikan, dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan umat.
</p>
<p>“NU ini rumah besar umat. Jangan sampai terseret pada urusan yang membawa kegaduhan dan menjauhkan kita dari khittah pendirian. Kalau sebuah urusan membawa lebih banyak mudarat, maka tinggalkan. Kembalikan supaya NU fokus pada tugas-tugas sucinya,” lanjut Kiai Said.
</p>
<p>Lebih jauh, Kiai Said menegaskan bahwa kemajuan warga NU tidak ditentukan oleh kepemilikan konsesi tambang. Menurutnya, pembangunan SDM melalui pesantren, ekonomi kerakyatan, beasiswa, kesehatan, dan digitalisasi layanan umat tetap menjadi prioritas utama.
</p>
<p>“Keberkahan NU itu dari ketulusan, dari amanah, dari keilmuan. Bukan dari proyek tambang. Kita bisa maju tanpa itu semua, asal tata kelola dan pelayanan ke umat diperkuat,” ujarnya.
</p>
<p>Pandangan ini disampaikan di tengah dinamika internal PBNU yang terus mencuat dalam beberapa pekan terakhir. Usulan Kiai Said menjadi salah satu suara penting dalam upaya menjaga ketenangan organisasi dan memprioritaskan kepentingan jamaah secara lebih luas.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/said-aqil-minta-pbnu-kembalikan-konsesi-tambang-lebik-banyak-madharatnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PBNU Gus Ulil Tolak Wacana Menghentikan Aktivitas Tambang: Bagi Saya Itu Goblok!</title>
		<link>https://bnbabel.com/ketua-pbnu-gus-ulil-tolak-wacana-menghentikan-aktivitas-tambang-bagi-saya-itu-goblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 16:03:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[‘’Saya]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Goblok]]></category>
		<category><![CDATA[Gus]]></category>
		<category><![CDATA[Itu]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua]]></category>
		<category><![CDATA[menghentikan]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[tolak]]></category>
		<category><![CDATA[Ulil]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ketua-pbnu-gus-ulil-tolak-wacana-menghentikan-aktivitas-tambang-bagi-saya-itu-goblok/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH – Polemik terkait aktivitas pertambangan kembali mencuat setelah terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana itu mengakibatkan jatuhnya ribuan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ketua-pbnu-gus-ulil-tolak-wacana-menghentikan-aktivitas-tambang-bagi-saya-itu-goblok/" title="Ketua PBNU Gus Ulil Tolak Wacana Menghentikan Aktivitas Tambang: Bagi Saya Itu Goblok!" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ketua-pbnu-gus-ulil-tolak-wacana-menghentikan-aktivitas-tambang-bagi-saya-itu-goblok/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<div>
<p><b>KOTA ACEH</b> – Polemik terkait aktivitas pertambangan kembali mencuat setelah terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana itu mengakibatkan jatuhnya ribuan korban jiwa, hingga merusak berbagai fasilitas umum.Di tengah sorotan publik yang menuding sektor tambang sebagai salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil angkat suara.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Gus Ulil menolak keras wacana zero mining, gagasan untuk menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di Indonesia, yang belakangan kembali didorong masyarakat sipil sebagai solusi atas persoalan lingkungan.
</p>
<p>“Tidak bisa menerima aktivitas penambangan sama sekali, zero mining. Itu menurut saya pandangan yang tidak tepat,” kata Gus Ulil sebagaimana tersiar di media sosial, Kamis (4/12).
</p>
<p>Ia menegaskan, hampir seluruh aspek kehidupan modern bergantung pada hasil tambang. Penggunaan listrik hingga alat teknologi turut bergantung pada aktivitas tambang.
</p>
<p>“Saya kira kita semua menikmati produk tambang. HP sampean ini kalau nggak ada tambang ya nggak bisa. Energi listrik yang dipakai untuk bekerja, membaca, dan media semua itu butuh energi, dan itu dari tambang,” jelasnya.
</p>
<p>Karena itu, Gus Ulil menyebut cara pandang zero mining merupakan konsep yang keliru. Ia menekankan, aktivitas penambangan seharusnya diatur dengan aturan yang tepat.
</p>
<p>“Kalau ada orang yang berpandangan zero mining, bagi saya itu goblok. Zero mining sama sekali nggak ada penambangan. Pandangan yang tepat adalah ok mining, tapi diatur dengan regulasi yang benar,” pungkasnya.
</p>
</div>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ketua-pbnu-gus-ulil-tolak-wacana-menghentikan-aktivitas-tambang-bagi-saya-itu-goblok/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmi Dicopot dari Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Diminta Legowo</title>
		<link>https://bnbabel.com/resmi-dicopot-dari-ketua-umum-pbnu-gus-yahya-diminta-legowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 09:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Dicopot]]></category>
		<category><![CDATA[Diminta]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gus]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua]]></category>
		<category><![CDATA[Legowo]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Resmi]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Yahya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/resmi-dicopot-dari-ketua-umum-pbnu-gus-yahya-diminta-legowo/</guid>

					<description><![CDATA[– – Rapat harian Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan memberhentikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Keputusan yang telah mendapat persetujuan dari 36 pimpinan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/resmi-dicopot-dari-ketua-umum-pbnu-gus-yahya-diminta-legowo/" title="Resmi Dicopot dari Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Diminta Legowo" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/resmi-dicopot-dari-ketua-umum-pbnu-gus-yahya-diminta-legowo/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-6308816909249387481" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – – Rapat harian Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan memberhentikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.
</p>
<p>Keputusan yang telah mendapat persetujuan dari 36 pimpinan PWNU se-Indonesia tersebut tertuang dalam Risalah Rapat.
</p>
<p>Dengan putusan tersebut Gus Yahya tidak lagi memiliki hak, wewenang, penggunaan atribut, fasilitas, dan lain-lain yang melekat pada jabatan Ketua Umum PBNU, sejak 26 November 2025, pukul 00:45 WIB.
</p>
<p>Rais Aam KH Miftachul Akhyar menegaskan keabsahan dan kebenaran substansi keputusan rapat harian Syuriyah PBNU.
</p>
<p>Untuk memastikan roda jam’iyyah berjalan normal, segera dilaksanakan Rapat Pleno atau Muktamar, disertai pembentukan tim pencari fakta terhadap adanya fakta-fakta upaya pembusukan keputusan dan institusi Syuriyah PBNU paska diterbitkan keputusan rapat pada 20 November 2025.
</p>
<p>Presidium Percepatan Muktamar dan Muktamar Luar Biasa (MLB) NU, KH Imam Jazuli menilai, konflik internal di PBNU telah mencapai titik krusial dengan adanya seruan moral untuk islah dari Forum Sesepuh NU di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, pada 30 November 2025.
</p>
<p>“Seruan islah dari sesepuh NU memang memiliki kekuatan moral yang besar dalam tradisi Nahdliyin, di mana nasihat kiai sepuh adalah suluh dan panduan utama dalam menjaga harmoni. Ini adalah panggilan untuk kembali ke khittah NU, menekankan pentingnya persatuan dan menghindari perpecahan,” ucap KH Imam dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).
</p>
<p>Menurut dia, titik temu antara seruan moral dan keputusan formal dapat disintesiskan melalui jalur konstitusional.
</p>
<p>Islah tidak boleh menganulir keputusan Syuriyah secara sepihak, tetapi harus menginternalisasi nilai-nilai perdamaian tersebut ke dalam proses formal dan informal.
</p>
<p>Salah satu pihak harus saling legowo.
</p>
<p>Terhadap dinamika krisis di tubuh PBNU tersebut, Presidium Penyelamat Organisasi untuk Percepatan Muktamar dan Muktamar Luar Biasa Nadlatul Ulama menyatakan sikap.
</p>
<p>Antara lain, mengapresiasi dan menghormati keputusan Syuriyah PBNU sebagai lembaga tertinggi jam’iyyah
</p>
<p>“Kami sangat prihatin terhadap kondisi krisis PBNU hari ini yang terlihat menyedihkan dan memalukan,” jelas dia.
</p>
<p>Pihaknya, kata dia, memandang krisis PBNU adalah akumulasi dari tata kelola jam’iyyah yang telah melenceng sejak awal dari jalur dan pedoman berjam’iyyah yang semestinya.
</p>
<p>“Kami telah mengingatkan sejak awal tentang adanya infiltrasi zionisme, mafsadah dan risiko konsesi kelola tambang, tindakan arogansi struktural, tata kelola keuangan PBNU yang tidak tidak transparan,” ucapnya,
</p>
<p>“Kami menyimpulkan krisis PBNU saat ini adalah kesalahan kolektif kepemimpinan PBNU yang telah kehilangan Ruhul Khidmah (jiwa pengabdian),” jelas dia.
</p>
<p>Terhadap kesalahan kolektif itu, pihaknya menghargai langkah Syuriyah PBNU yang akan melaksanakan Pleno PBNU untuk menunjuk Pj Ketua Umum PBNU dengan tugas menyiapkan Muktamar ke-35 NU dengan jadwal yang disesuaikan pada awal tahun 2026.
</p>
<p>“Bila Rapat Pleno PBNU tidak mencapai keputusan semestinya, maka kami merekomendasikan penyelesaian kolektif melibatkan pemilik mandat, yakni meminta kepada PWNU, PCNU dan PCINU untuk segera melayangkan surat resmi kepada PBNU agar dilaksanakan Percepatan Muktamar dan atau Muktamar Luar Biasa (MLB),” ujarnya.
</p>
<p>“Kami juga mengajak seluruh warga NU untuk senantiasa menjaga ukhuwah nahdliyah dan menjunjung tinggi etika bermedia, sekaligus untuk memperbanyak taqarrub kepada Allah SWT seraya memohon agar persoalan yang terjadi di PBNU segera memperoleh jalan keluar terbaik dengan jalan Islah konstituonal berupa Muktamar dipercepat dan atau Muktamar Luar Biasa,” jelas dia.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/resmi-dicopot-dari-ketua-umum-pbnu-gus-yahya-diminta-legowo/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahful MD PBNU Sentil &#8211; RisalahPos Network</title>
		<link>https://bnbabel.com/mahful-md-pbnu-sentil-risalahpos-network/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 09:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Mahful]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[RisalahPos]]></category>
		<category><![CDATA[Sentil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mahful-md-pbnu-sentil-risalahpos-network/</guid>

					<description><![CDATA[– Mantan Menko Polhukam sekaligus sosok warga NU kultural, Prof Mahfud MD memberikan sentilan keras kepada PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) atas polemik yang terjadi antara Ketua Umum PBNU Yahya <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mahful-md-pbnu-sentil-risalahpos-network/" title="Mahful MD PBNU Sentil &#8211; RisalahPos Network" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mahful-md-pbnu-sentil-risalahpos-network/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-3600115903501030123" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Mantan Menko Polhukam sekaligus sosok warga NU kultural, Prof Mahfud MD memberikan sentilan keras kepada PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) atas polemik yang terjadi antara Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dengan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.
</p>
<p>Menurutnya, seharusnya polemik semacam itu tak perlu sampai terjadi. Apalagi kepengurusan PBNU saat ini tinggal satu tahun lagi, yakni akhir 2027 mendatang.
</p>
<div>
<p>Ditambah lagi berdasarkan informasi yang ia dengar, pemantik utama dari polemik yang terjadi antara Gus Yahya dan Kiai Miftach adalah terkait dengan tata kelola izin pertambangan.
</p>
<p>“Kenapa sih tinggal setahun, sudahlah lupakan itu semua bersatu, sekarang kembali demi NU-nya. Kita malu lah, urusan tambang itu,” kata Mahfud MD dalam poscat Terus Terang yang dikutip Holopis.com, Selasa (25/11/2025).
</p>
</div>
<div>
<p>Ia bercerita bahwa pernah ada sebuah pengalaman ketika PBNU dan Muhammadiyah justru bersatu menentang ketidakadilan tata kelola tambang di Republik Indonesia. Di mana saat itu Ketua Umum PBNU adalah KH Ahmad Hasyim Muzadi. Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah adalah Muhammad Sirajuddin Syamsuddin alias Din Syamsuddin.
</p>
<p>Dalam cerita itu, kedua pentolan dua organisasi besar Islam di Indonesia tersebut mengaku sudah berbicara dengan lembaga legislatif dan eksekutif. Namun pendapat mereka seperti tak didengar dan direspons dengan baik. Sehingga mereka berdua pun mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggugat UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).
</p>
<p>Bukan untuk meminta ikut mengelola, justru kedua organisasi tersebut tak ingin terlibat dalam pengelolaan sektor pertambangan di Indonesia. Hanya saja karena melihat sektor tersebut banyak terjadi praktik korupsi, sehingga mereka sepakat untuk menggugat dalam rangka melakukan perbaikan regulasi dan hukum.
</p>
</div>
<div>
<p>Sementara itu, situasi tersebut pun jauh sangat berbeda dengan saat ini. Mengapa PBNU justru terjebak dalam situasi rebutan tata kelola tambang di lingkaran organisasi besutan Hadlratus Syaikh KH Hasyim Asyari tersebut.
</p>
<p>“Jadi pada waktu itu Ketua NU dan ketua Muhammadiyah datang ke MK itu untuk menggugat ketidakadilan dalam pengelolaan tambang. Nah sekarang ini ribut karena pengelolaan tambang,” ketusnya.
</p>
<p>Oleh sebab itu, Mahfud MD mengharapkan agar polemik yang terjadi di internal PBNU segera disudahi. Kedua belah pihak sebaiknya melakukan islah dan berdamai untuk membangun dan mengelola organisasi peninggalan para tokoh Nahdliyyin itu.
</p>
<p>“Kasihan lah, NU ini kan pilar NKRI, pilar wasathiyaah, sama dengan Muhammadiyah. Kalau ini rusak, ini kegoncangan-kegoncangan di kalangan ummat, hubungan islam dengan negara akan mulai memanas, kita akan rugi besar,” pungkasnya.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mahful-md-pbnu-sentil-risalahpos-network/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>A&#8217;wan PBNU Respons Isu Pemakzulan Gus Yahya, Singgung Manuver Politik</title>
		<link>https://bnbabel.com/awan-pbnu-respons-isu-pemakzulan-gus-yahya-singgung-manuver-politik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 17:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[awan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gus]]></category>
		<category><![CDATA[Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Manuver]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakzulan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Respons]]></category>
		<category><![CDATA[Singgung]]></category>
		<category><![CDATA[Yahya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/awan-pbnu-respons-isu-pemakzulan-gus-yahya-singgung-manuver-politik/</guid>

					<description><![CDATA[– A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Muhaimin membenarkan risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU. Risalah rapat itu mendesak KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mundur dari Ketua Umum <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/awan-pbnu-respons-isu-pemakzulan-gus-yahya-singgung-manuver-politik/" title="A&#8217;wan PBNU Respons Isu Pemakzulan Gus Yahya, Singgung Manuver Politik" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/awan-pbnu-respons-isu-pemakzulan-gus-yahya-singgung-manuver-politik/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-6296731712382475908" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Muhaimin membenarkan risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU. Risalah rapat itu mendesak KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mundur dari Ketua Umum (Ketum) PBNU. </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Muhaimin menyayangkan risalah rapat itu beredar ke publik. Apalagi, kata dia, risalah rapat itu hanya untuk kalangan internal.
</p>
<p>“Benar, cuma saya sebetulnya tidak wise-nya di situlah. Masa apa itu, pembicaraan internal disebar seenaknya itu kan ya, dan tidak hanya pada jalur-jalur yang memang kalangan NU, sekarang beredar di semua WA,” kata Muhaimin saat dihubungi, Sabtu (22/11/2025).
</p>
<p>Menurutnya, beredarnya surat itu seperti bentuk manuver politik terhadap Gus Yahya. Untuk itu, dia meminta pihak yang menunggangi isu itu berhenti.
</p>
<p>“Itu kan kok kayak mereka-mereka yang punya kepentingan itu sedang mengonsolidasikan pendukungnya, mbok manuver kayak gitu itu dihentikan,” ucap Muhaimin.
</p>
<p>Lebih lanjut, Muhaimin berbicara perihal penyelesaian masalah di PBNU. Menurutnya, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga harus bertanggung jawab dengan cara mundur dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.
</p>
<p>“Ya itu dua-duanya simultan. Pihak elite NU juga memperbaiki diri ya. Satu contoh misalnya ya, fatsun-nya kan enggak elok, Ipul (Saifullah Yusuf) itu ya harus mundur dari sekjen atau dari menteri gitu, sehingga tidak ada abuse of power,” katanya.
</p>
<p>Sebelumnya, Rais Aam PBNU meminta Ketua Umum PBNU  Gus Yahya mundur dari jabatannya. Permintaan itu tertuang dalam kesimpulan Rapat Harian Syuriyah PBNU, Kamis (20/11/2025).
</p>
<p>“Berdasarkan musyawarah antara Rais Aam dan dua Wakil Ketua Rai Aam memutuskan KH. Yahya Cholil Staquf mundur sebagai Ketua Umum PBNU,” demikian petikan risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang ditandatangani oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, yang dikutip Jumat (21/11/2025).
</p>
<p>Berdasarkan hasil rapat tersebut, kakak kandung mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas itu diberikan waktu tiga hari untuk melepas jabatannya.
</p>
<p>“Jika dalam tiga hari tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” bunyi risalah tersebut.
</p>
<p>Diketahui, Rais Aam PBNU menggelar rapat di Hotel Aston City, Jakarta, Kamis, 20 November 2025. Sedianya, rapat tersebut diikuti 37 dari 53 orang.
</p>
<p>Berikut isi risalah Rapat Harian Syuriah PBNU:
</p>
<p>1. Rapat memandang bahwa diundangnya narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) sebagai narasumber kaderisasi tingkat tertinggi Nahdlatul Ulama telah melanggar nilai dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah serta bertentangan dengan Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.
</p>
<p>2. Rapat memandang bahwa pelaksanaan Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) dengan narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional di tengah praktik genosida dan kecaman dunia internasional terhadap Israel telah memenuhi ketentuan Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pemberhentian Fungsionaris, Pergantian Antar Waktu dan Pelimpahan Fungsi Jabatan, yang mengatur bahwa pemberhentian tidak dengan hormat dilakukan terhadap fungsionaris dikarenakan yang bersangkutan melakukan tindakan yang mencemarkan nama baik Perkumpulan.
</p>
<p>3. Rapat memandang bahwa tata kelola keuangan di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengindikasikan pelanggaran terhadap hukum syara’, ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Pasal 97-99 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang berlaku, serta berimplikasi yang membahayakan pada eksistensi Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama.
</p>
<p>4. Bahwa dengan mempertimbangkan poin 1, 2 dan 3 di atas, maka Rapat Harian Syuriyah memutuskan menyerahkan sepenuhnya pengambilan keputusan kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam.
</p>
<p>5. Musyawarah antara Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam memutuskan:
</p>
<p>a. KH. Yahya Cholil Staquf harus mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam waktu 3 (tiga) hari terhitung sejak diterimanya keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU.
</p>
<p>b. Jika dalam waktu 3 (tiga) hari tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan memberhentikan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/awan-pbnu-respons-isu-pemakzulan-gus-yahya-singgung-manuver-politik/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beredar Isu Pemakzulan Ketum PBNU hingga Gelar Rapat Internal dengan Rais Aam</title>
		<link>https://bnbabel.com/beredar-isu-pemakzulan-ketum-pbnu-hingga-gelar-rapat-internal-dengan-rais-aam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 07:11:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aam]]></category>
		<category><![CDATA[Beredar]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Internal]]></category>
		<category><![CDATA[Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakzulan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rais]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/beredar-isu-pemakzulan-ketum-pbnu-hingga-gelar-rapat-internal-dengan-rais-aam/</guid>

					<description><![CDATA[– Beredar isu pemakzulan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, terkait dugaan penyelewengan dana dengan nilai yang cukup fantastis. Poskota mencoba menelusuri terkait informasi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/beredar-isu-pemakzulan-ketum-pbnu-hingga-gelar-rapat-internal-dengan-rais-aam/" title="Beredar Isu Pemakzulan Ketum PBNU hingga Gelar Rapat Internal dengan Rais Aam" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/beredar-isu-pemakzulan-ketum-pbnu-hingga-gelar-rapat-internal-dengan-rais-aam/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5049791382607357795" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Beredar isu pemakzulan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, terkait dugaan penyelewengan dana dengan nilai yang cukup fantastis.
</p>
<p>Poskota mencoba menelusuri terkait informasi tersebut dengan mendatangi langsung kantor PBNU di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 19 November 2025.
</p>
<p>Di kantor PBNU, terlihat sepi dari aktivitas anggota. Ada beberapa orang saja yang terlihat berlalu lalang di lingkungan kantor PBNU tersebut.
</p>
<p>LTN PBNU Pusat, Fahmi mengatakan bahwa pada Senin, 18 November 2025, memang ada rapat yang digelar antara ketum dengan Rais Aam atau petinggi NU.
</p>
<p>“Iya (kemarin ada rapat) sekitar jam 2 siang,” kata Fahmi kepada Poskota, Selasa, 19 November 2025.
</p>
<p>Hanya saja, Fahmi menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti apa yang dibicarakan dalam rapat internal yang digelar itu.
</p>
<p>Sebab kata dia, rapat internal itu hanya dihadiri dua orang yakni ketum dan juga Rais Aam.
</p>
<p>“Yang masuk itu cuma 2 orang. Kan Rais Aam manggil ketum, ya biasa sih,” ucap dia.
</p>
<p>Fahmi menyebut bahwa rapat internal sering dilakukan di kantor PBNU. Menurutnya, rapat internal sudah biasa dilakukan.
</p>
<p>“Iya (sudah biasa), apalagi ini kan menjelang Muktamar. Cuma belum tau yang diomongin apa,” kata Fahmi.
</p>
<p>“Pak Rais Aam datang sama ajudannya, ketua umum sama ajudannya,” jelasnya.
</p>
<p>Fahmi menjelaskan bahwa Rais Aam setelah menghadiri rapat itu langsung pergi ke Jawa Timur.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/beredar-isu-pemakzulan-ketum-pbnu-hingga-gelar-rapat-internal-dengan-rais-aam/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
