<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peringatkan - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/peringatkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 23:01:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Peringatkan - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tokoh Muhammadiyah Peringatkan Prabowo Atas Siasat Licik AS di Dewan Perdamaian</title>
		<link>https://bnbabel.com/tokoh-muhammadiyah-peringatkan-prabowo-atas-siasat-licik-as-di-dewan-perdamaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 23:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Atas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Licik]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Siasat]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/tokoh-muhammadiyah-peringatkan-prabowo-atas-siasat-licik-as-di-dewan-perdamaian/</guid>

					<description><![CDATA[– Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto agar berhati-hati dengan siasat licik Israel dan Amerika Serikat dalam lembaga Board of Peace atau Dewan Perdamaian. Lembaga Dewan Perdamaian <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tokoh-muhammadiyah-peringatkan-prabowo-atas-siasat-licik-as-di-dewan-perdamaian/" title="Tokoh Muhammadiyah Peringatkan Prabowo Atas Siasat Licik AS di Dewan Perdamaian" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tokoh-muhammadiyah-peringatkan-prabowo-atas-siasat-licik-as-di-dewan-perdamaian/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-413322667333183249" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto agar berhati-hati dengan siasat licik Israel dan Amerika Serikat dalam lembaga Board of Peace atau Dewan Perdamaian. </p>
<p>Lembaga Dewan Perdamaian yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bisa jadi menjadi akal bulus Israel dan AS untuk mencaplok wilayah Palestina. </p>
<p>Seharusnya kata Anwar Abbas, Indonesia terlebih dahulu benar-benar memastikan apakah Israel akan menyerahkan wilayah itu kepada Palestina dan mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat sebelum bergabung dengan Dewan Perdamaian tersebut.</p>
<p>Namun kata Abbas, dilihat dari perjalanan gencatan senjata pada Oktober 2025 lalu, hal itu terlihat tidak mungkin dan semakin jauh dari cita-cita Palestina merdeka. </p>
<p>“Apakah ada jaminan Gaza akan dikembalikan kepada Palestina dan Palestina diakui sebagai negara yang berdaulat? Berdasarkan fakta selama ini, hal itu sangat tidak mungkin terjadi,” kata dia seperti dimuat Tribunnews.com pada Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Abbas bahkan menilai, dalih keamanan kerap digunakan untuk mempertahankan pendudukan. </p>
<p>Dia menduga pernyataan pihak-pihak tertentu bisa dijadikan alasan untuk menunda atau menolak penyerahan Gaza dengan dalih ancaman keamanan dari perlawanan rakyat Palestina.</p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Menurut Abbas, skenario tersebut sangat mudah dilakukan AS dan Israel.</p>
<p>“Dengan mudah mereka bisa membuat skenario keamanan untuk mempertahankan penguasaan wilayah Palestina,” katanya.</p>
<p>Dia juga meyakini Israel tidak akan menyerahkan kembali sejengkal pun tanah Palestina yang telah didudukinya, termasuk Gaza. </p>
<p>Menurutnya, hal itu terkait dengan cita-cita lama pendirian Israel Raya yang wilayahnya mencakup Palestina dan kawasan sekitarnya.</p>
<p>Abbas pun meminta Prabowo sebagai Kepala Negara RI mempertimbangkan lagi untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang dibuat oleh Donald Trump tersebut.</p>
<p>“Pandangan tersebut seharusnya menjadi pertimbangan serius bagi Indonesia sebelum ikut dalam skema pendanaan Dewan Perdamaian Gaza, agar kepedulian kemanusiaan tidak justru dimanfaatkan sebagai legitimasi politik pihak-pihak tertentu,” tandasnya.</p>
<p>Terlebih Indonesia diwajibkan membayar Rp16,7 triliun untuk bergabung dengan lembaga internasional tersebut. </p>
<p>Hal ini kata Abbas tentu sangat memberatkan anggaran negara.</p>
<p>Abbas menegaskan, secara prinsip Indonesia tidak keliru jika ingin membantu rakyat Gaza, selama kondisi keuangan negara memungkinkan. </p>
<p>Solidaritas kemanusiaan, menurutnya, merupakan nilai penting yang harus dijaga oleh bangsa Indonesia.</p>
<p>“Kalau Indonesia memang punya dana, membantu rekonstruksi Gaza tentu tidak masalah. Kita sebagai bangsa tidak boleh pelit dan harus mau berbagi dengan negara lain yang sedang membutuhkan,” ujarnya dalam pesan yang diterima, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Namun ia mengingatkan, jika kondisi fiskal negara sedang terbatas, maka besaran bantuan harus disesuaikan dengan kemampuan. </p>
<p>Abbas menilai tidak bijaksana bila bantuan dipaksakan tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan negara.</p>
<p>“Tapi kalau kondisi kita sedang cekak, tentu sumbangan itu harus disesuaikan dengan kemampuan kantong kita,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Abbas mempertanyakan keadilan dalam skema pendanaan rekonstruksi Gaza. </p>
<p>Menurutnya, pihak yang seharusnya bertanggung jawab penuh membangun kembali Gaza adalah Israel dan Amerika Serikat, yang dinilainya sebagai aktor utama kehancuran wilayah tersebut.</p>
<p>“Yang semestinya menyediakan dana sepenuhnya adalah Israel dan Amerika Serikat, karena merekalah yang menghancurkan dan memporak-porandakan Gaza,” kata Abbas.</p>
<p>Dia juga meragukan adanya jaminan politik dari program rekonstruksi tersebut. </p>
<p>Abbas mempertanyakan apakah setelah Gaza dibangun kembali, Israel dan Amerika Serikat akan benar-benar membuat Palestina merdeka.</p>
<p>Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan alasan Indonesia bergabung ke Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) besutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. </p>
<p>“Keanggotaan Indonesia di dalam BOP tujuannya adalah untuk mendorong penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil,” kata Jubir II Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela dalam jumpa pers virtual, Kamis (22/1/2026). </p>
<p>Bukan hanya itu, tujuan Indonesia bergabung BOP ini untuk memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang berada di Gaza. </p>
<p>“Dan kita melihat juga bahwa Board of Peace ini adalah sebuah mekanisme yang sifatnya sementara untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil,” ujar dia</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1" type="9c8efa7a1339522f9a606e60-text/javascript"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tokoh-muhammadiyah-peringatkan-prabowo-atas-siasat-licik-as-di-dewan-perdamaian/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti Peringatkan, Kecemasan Bisa Gandakan Risiko Penyakit Parkinson</title>
		<link>https://bnbabel.com/peneliti-peringatkan-kecemasan-bisa-gandakan-risiko-penyakit-parkinson/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 23:11:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Gandakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecemasan]]></category>
		<category><![CDATA[Parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Risiko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/peneliti-peringatkan-kecemasan-bisa-gandakan-risiko-penyakit-parkinson/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah studi terkini oleh para peneliti UCL mengungkapkan bahwa individu berusia di atas 50 tahun yang mengalami kecemasan dua kali lebih mungkin terserang penyakit Parkinson dibandingkan dengan mereka yang tidak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/peneliti-peringatkan-kecemasan-bisa-gandakan-risiko-penyakit-parkinson/" title="Peneliti Peringatkan, Kecemasan Bisa Gandakan Risiko Penyakit Parkinson" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/peneliti-peringatkan-kecemasan-bisa-gandakan-risiko-penyakit-parkinson/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_303806" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-303806" class="wp-caption-text">Sebuah studi terkini oleh para peneliti UCL mengungkapkan bahwa individu berusia di atas 50 tahun yang mengalami kecemasan dua kali lebih mungkin terserang penyakit Parkinson dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kecemasan. Studi ini menggunakan data perawatan primer Inggris untuk melacak gejala-gejala yang berhubungan dengan Parkinson dan disesuaikan dengan berbagai faktor demografi dan kesehatan. Temuan-temuan utama termasuk mengidentifikasi gejala-gejala yang berhubungan dengan kecemasan sebagai faktor risiko yang signifikan untuk Parkinson, yang dapat membantu dalam deteksi dini dan pengobatan penyakit tersebut. Kredit: SciTechDaily.com</p>
</div>
<p><strong>Sebuah studi baru menemukan bahwa individu di atas usia 50 tahun dengan kecemasan baru memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit Parkinson, menyoroti pentingnya deteksi dini dan jalur pengobatan potensial.</strong></p>
<p>Sebuah studi baru oleh para peneliti University College London (UCL), yang diterbitkan dalam <em>Jurnal Praktik Umum Inggris</em>mengungkap bahwa orang-orang berusia di atas 50 tahun yang baru-baru ini mengalami kecemasan setidaknya dua kali lebih mungkin didiagnosis menderita Parkinson dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kecemasan. Studi ini menyelidiki hubungan antara timbulnya kecemasan dan diagnosis penyakit Parkinson berikutnya.</p>
<p>Tim tersebut menggunakan data perawatan primer Inggris antara tahun 2008 dan 2018 dan menilai 109.435 pasien yang mengalami kecemasan setelah usia 50 tahun dan membandingkannya dengan 878.256 kontrol yang tidak mengalami kecemasan.</p>
<p>Mereka kemudian melacak keberadaan ciri-ciri Parkinson – seperti masalah tidur, depresi, tremor, dan gangguan keseimbangan – dari titik diagnosis kecemasan mereka hingga satu tahun sebelum tanggal diagnosis Parkinson, untuk membantu mereka memahami risiko setiap kelompok dalam mengembangkan Parkinson dari waktu ke waktu dan apa saja faktor risikonya.</p>
<h4>Temuan Utama tentang Faktor Risiko Parkinson</h4>
<p>Tim tersebut memastikan untuk menyesuaikan hasil dengan memperhitungkan usia, jenis kelamin, kekurangan sosial, faktor gaya hidup, penyakit mental yang parah, trauma kepala, dan demensia – yang dapat memengaruhi kemungkinan timbulnya kondisi tersebut pada orang yang mengalami kecemasan.</p>
<p>Akibatnya, mereka menemukan bahwa risiko terkena penyakit Parkinson meningkat dua kali lipat pada orang yang mengalami kecemasan, dibandingkan dengan kelompok kontrol.</p>
<p>Mereka juga menegaskan bahwa gejala-gejala seperti depresi, gangguan tidur, kelelahan, gangguan kognitif, hipotensi, tremor, kekakuan, gangguan keseimbangan, dan sembelit, merupakan faktor risiko timbulnya penyakit Parkinson pada orang-orang yang mengalami kecemasan.</p>
<p>Penulis utama bersama, Dr Juan Bazo Avarez (Epidemiologi &#038; Kesehatan UCL), mengatakan: “Penyakit Parkinson adalah kondisi neurodegeneratif paling umum kedua di seluruh dunia, dan diperkirakan akan mempengaruhi 14,2 juta orang pada tahun 2040.</p>
<p>“Kecemasan diketahui merupakan ciri dari tahap awal penyakit Parkinson, namun sebelum penelitian kami, prospek risiko penyakit Parkinson pada mereka yang berusia di atas 50 tahun dengan timbulnya kecemasan baru tidak diketahui.</p>
<p>“Dengan memahami bahwa kecemasan dan ciri-ciri yang disebutkan di atas terkait dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit Parkinson di atas usia 50 tahun, kami berharap dapat mendeteksi kondisi tersebut lebih dini dan membantu pasien mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.”</p>
<p>Penyakit Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif yang tumbuh paling cepat di dunia dan saat ini mempengaruhi hampir 10 juta orang di seluruh dunia.</p>
<p>Kondisi ini merupakan kelainan progresif yang disebabkan oleh kematian sel saraf di bagian otak yang disebut substantia nigra, yang mengendalikan gerakan. Sel saraf ini mati atau menjadi rusak, sehingga kehilangan kemampuan untuk memproduksi zat kimia penting yang disebut <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;dopamine&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Dopamine is a crucial neurotransmitter involved in many important functions in the brain, particularly those related to pleasure, reward, motivation, and motor control. It plays a central role in the brain's reward system, where it helps reinforce rewarding behaviors by increasing pleasure and satisfaction, making it critical for habit formation and addictive behaviors. Dopamine is also vital for regulating movement, and deficiencies in dopamine production are linked to neurological disorders such as Parkinson's disease. Additionally, dopamine influences various other functions, including mood regulation, learning, and attention, making it a key focus in studies of both mental health and neurodegenerative diseases.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">dopamin</span>akibat penumpukan protein yang disebut alfa-sinuklein.</p>
<h4>Inovasi dalam Diagnosis Penyakit Parkinson</h4>
<p>Sebuah tim peneliti, yang dipimpin oleh ilmuwan di UCL dan University Medical Centre Goettingen, Jerman, baru-baru ini mengembangkan tes darah sederhana yang menggunakan kecerdasan buatan untuk memprediksi penyakit Parkinson hingga tujuh tahun sebelum timbulnya gejala.</p>
<p>Penulis utama Profesor Anette Schrag (Institut Neurologi Queen Square UCL) mengatakan: “Kecemasan tidak diteliti dengan baik seperti indikator awal penyakit Parkinson lainnya. Penelitian lebih lanjut harus menyelidiki bagaimana munculnya kecemasan dini berhubungan dengan gejala awal lainnya dan dengan perkembangan Parkinson yang mendasarinya pada tahap awal.</p>
<p>“Hal ini dapat mengarah pada penanganan kondisi yang lebih baik pada tahap paling awal.”</p>
<p>Para peneliti menyarankan bahwa penelitian di masa mendatang harus menyelidiki mengapa orang yang berusia di atas 50 tahun dengan kecemasan baru lebih berisiko terkena Parkinson dan apakah hasil yang mereka peroleh dipengaruhi oleh tingkat keparahan kecemasan.</p>
<p>Referensi: “Risiko penyakit Parkinson pada orang berusia ≥50 tahun dengan kecemasan baru: studi kohort retrospektif dalam perawatan primer di Inggris” oleh Juan Carlos Bazo-Alvarez, Danielle Nimmons, Kate Walters, Irene Petersen dan Anette Schrag, 25 Juni 2024, <em>Jurnal Praktik Umum Inggris</em>.<br />DOI: 10.3399/BJGP.2023.0423</p>
<p>Studi ini didanai oleh hibah AND-PD Uni Eropa.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/peneliti-peringatkan-kecemasan-bisa-gandakan-risiko-penyakit-parkinson/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
