<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sebelumnya - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/sebelumnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 08:29:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.5</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Sebelumnya - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teknologi AI Baru Memetakan 100 Miliar Bintang di Galaksi Kita Dengan Detail dan Kecepatan yang Belum Pernah Ada Sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/teknologi-ai-baru-memetakan-100-miliar-bintang-di-galaksi-kita-dengan-detail-dan-kecepatan-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 08:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Belum]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Detail]]></category>
		<category><![CDATA[Galaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kecepatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Memetakan]]></category>
		<category><![CDATA[Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/teknologi-ai-baru-memetakan-100-miliar-bintang-di-galaksi-kita-dengan-detail-dan-kecepatan-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah tim peneliti di Jepang telah menciptakan simulasi Bima Sakti yang inovatif yang mengikuti lebih dari 100 miliar bintang dengan tingkat detail yang dulunya dianggap mustahil. Dengan melatih AI tentang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/teknologi-ai-baru-memetakan-100-miliar-bintang-di-galaksi-kita-dengan-detail-dan-kecepatan-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/" title="Teknologi AI Baru Memetakan 100 Miliar Bintang di Galaksi Kita Dengan Detail dan Kecepatan yang Belum Pernah Ada Sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/teknologi-ai-baru-memetakan-100-miliar-bintang-di-galaksi-kita-dengan-detail-dan-kecepatan-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Sebuah tim peneliti di Jepang telah menciptakan simulasi Bima Sakti yang inovatif yang mengikuti lebih dari 100 miliar bintang dengan tingkat detail yang dulunya dianggap mustahil. Dengan melatih AI tentang bagaimana ledakan supernova berevolusi dan menggabungkan pengetahuan tersebut dengan model fisika skala besar, mereka menghasilkan simulasi skala galaksi 100 kali lebih cepat daripada (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/teknologi-ai-baru-memetakan-100-miliar-bintang-di-galaksi-kita-dengan-detail-dan-kecepatan-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa KPK Sebelumnya Tak Pernah Pamer Tumpukan Uang Rampasan Kasus Korupsi?</title>
		<link>https://bnbabel.com/mengapa-kpk-sebelumnya-tak-pernah-pamer-tumpukan-uang-rampasan-kasus-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 13:56:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamer]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rampasan]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[tumpukan]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mengapa-kpk-sebelumnya-tak-pernah-pamer-tumpukan-uang-rampasan-kasus-korupsi/</guid>

					<description><![CDATA[Momen tak biasa ditampilkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Konferensi pada Kamis (20/11/2025) kemarin. Bahwa komisi antirasuah itu memajang uang rampasan dari kasus investasi fiktif PT Taspen sebesar Rp <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mengapa-kpk-sebelumnya-tak-pernah-pamer-tumpukan-uang-rampasan-kasus-korupsi/" title="Mengapa KPK Sebelumnya Tak Pernah Pamer Tumpukan Uang Rampasan Kasus Korupsi?" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-kpk-sebelumnya-tak-pernah-pamer-tumpukan-uang-rampasan-kasus-korupsi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<ul>
<li>Momen tak biasa ditampilkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Konferensi pada Kamis (20/11/2025) kemarin. Bahwa komisi antirasuah itu memajang uang rampasan dari kasus investasi fiktif PT Taspen sebesar Rp 300 miliar dari total Rp 883 miliar.</li>
</ul>
<p>Tumpukan uang pecahan Rp 100.000 itu memenuhi panggung ruangan konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK. Tampak uang itu dibungkus plastik putih disusun menjulang tinggi seperti tembok bata. Bahkan, hampir seluruh sisi depan ruang konferensi pers. Setiap bal plastik berisi uang senilai Rp 1 miliar.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>KPK meletakkan sebuah papan kecil bertuliskan jumlah rampasan yang berhasil diamankan, yakni Rp 300 miliar dari total kerugian negara yang mencapai lebih dari Rp 883 miliar.
</p>
<p>Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, uang tersebut berasal dari terdakwa sekaligus eks Direktur Utama PT Insight Investment Management (PT IIM), Ekiawan Heri Primaryanto. Dia mengatakan, uang itu diserahkan kepada PT Taspen yang diwakili Direktur Utama PT Taspen, Rony Hanityo Aprianto.
</p>
<h2 style="text-align: left">Mengapa baru sekarang uang hasil korupsi dipamerkan?</h2>
<p>KPK telah mengungkapkan, alasan memamerkan tumpukan uang sebesar Rp 300 miliar dari kasus investasi fiktif PT Taspen.
</p>
<p>Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, langkah tersebut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas komisi antirasuah kepada masyarakat.
</p>
<p>“Yang pertama tentu sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik sehingga masyarakat bisa betul-betul melihat bahwa barang rampasannya,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (21/11/2025).
</p>
<p>Budi juga yakin bahwa acara serah terima uang hasil rampasan tersebut membuat para ASN yang paling dirugikan menjadi lebih lega. Sebab, kata dia, sejumlah yang dikelola oleh PT Taspen berasal dari iuran bulanan oleh para pegawai negeri.
</p>
<p>“Artinya dengan adanya korupsi itu tentu kemudian menimbulkan keresahan bagi para pegawai negeri, bagaimana masa tuanya nanti, apakah masih bisa mendapatkan pensiunan atau tidak,” katanya.
</p>
<p>Budi berharap serah terima uang hasil rampasan ke PT Taspen dapat membangkit semangat para ASN. “Sekaligus ini juga jaminan sosial negara kepada para pegawai negeri dan keluarganya di masa tua nanti,” tandasnya.
</p>
<h2 style="text-align: left">Kemana hasil uang korupsi yang disita selama ini?</h2>
<p>Apabila mengacu dari laman resmi KPK, aset-aset hasil tindak pidana korupsi dikelola oleh KPK. Terutama hasil tindak pidana korupsi yang dilaporkan oleh penyelenggara negara maupun pegawai negeri kepada pihak penyelidik.
</p>
<p>Meskipun KPK memiliki tanggung jawab dalam mengelola seluruh aset hasil tindak pidana korupsi, ternyata ada regulasi tersendiri dalam aturan resmi yang berkaitan dengan pengelolaan aset-aset tersebut. Lantas, uang hasil korupsi dikemanakan? Berikut akan dijelaskan mengenai aturan dan ketentuan yang didasarkan pada hukum.
</p>
<p>Lantas benarkah uang hasil korupsi dikembalikan ke Negara? Dalam teori pengembalian aset yang sering kali digunakan oleh sebuah negara dengan tingginya angka korupsi hingga memicu kerugian dari segi keuangan maupun perekonomian negara itu sendiri.
</p>
<p>Seperti diungkap dalam buku ‘Pengembalian Aset Tindak Pidana Korupsi: Pendekatan Hukum Progresif’ karya Ade Mahmud, bahwa teori pengembalian aset adalah sebuah konsep yang membuat negara segera mengambil aset yang telah dikuasai oleh para koruptor.
</p>
<p>Melalui pengembalian aset tujuannya agar mencegah seluruh aset hasil korupsi tidak lagi digunakan yang nantinya bisa memicu tindak pidana lainnya. Kemudian pengembalian aset juga bertujuan supaya negara bisa menuntut aset yang diperoleh secara tidak sah yang bukan menjadi hak dari pelaku tindak pidana tersebut.
</p>
<p>Kemudian masih mengacu dari laman resmi KPK, dijelaskan bahwa aset hasil korupsi akan dikelola oleh KPK. Setidaknya ada dua jenis aset hasil korupsi yang pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab pihak KPK.
</p>
<p>Pertama, ada aset hasil gratifikasi yang melibatkan pemberian uang, barang, komisi, rabat, pinjaman tanpa bunga, fasilitas penginapan, tiket perjalanan, pengobatan cuma-cuma, hingga fasilitas lainnya. Gratifikasi ini bisa melibatkan penyelenggara negara maupun pegawai negeri.
</p>
<p>Kemudian aset hasil korupsi yang kedua adalah perampasan dan penyitaan. Biasanya perampasan dan penyitaan terhadap aset hasil korupsi ditujukan untuk mengadili para koruptor. Langkah ini juga dilakukan KPK agar mampu mengembalikan seluruh aset yang telah dikorupsi oleh pelaku kepada negara.
</p>
<p>Masih dijelaskan dari laman resmi KPK, bahwa seluruh aset hasil korupsi yang diterima KPK akan disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) yang berada di bawah pantauan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.
</p>
<p>Adapun regulasi pengembalian aset atau uang hasil korupsi didasarkan pada proses penindakan itu sendiri. Saat proses selesai dilakukan, maka seluruh aset baru bisa diserahkan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Nantinya aset-aset tersebut akan dilelang secara umum.
</p>
<p>Selanjutnya, hasil lelang aset-aset dari hasil tindak korupsi tersebut akan disalurkan dalam wujud hibah untuk dikembalikan kepada negara. Tepatnya disalurkan kepada kementerian maupun lembaga RI dan juga pemerintah daerah.
</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan dalam laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, bahwa aturan mengenai benda hasil sitaan yang dijual melalui pelelangan telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Melalui Pasal 47A ayat (1) dan (2) Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa:
</p>
<p>“(1) Hasil penggeledahan dan penyitaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 dapat dilakukan pelelangan.
</p>
<p>(2) Ketentuan mengenai pelelangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.”
</p>
<p>Kendati, hingga kini publik masih bertanya-tanya, mengapa KPK sebelumnya tidak pernah memerkan hasil uang korupsi? Apakah mengikuti Kejaksaan dan Polri?
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-kpk-sebelumnya-tak-pernah-pamer-tumpukan-uang-rampasan-kasus-korupsi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuwan Memecahkan Misteri Demam Kuning dengan Gambar 3D Resolusi Tinggi yang Belum Pernah Ada Sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-misteri-demam-kuning-dengan-gambar-3d-resolusi-tinggi-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 15:10:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Belum]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuning]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-misteri-demam-kuning-dengan-gambar-3d-resolusi-tinggi-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Ringkasan: Para peneliti Universitas Queensland telah mencapai prestasi ilmiah pertama dengan menangkap virus demam kuning secara detail, mengungkap perbedaan struktural utama antara vaksin dan strain virus yang mematikan. Para ilmuwan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-misteri-demam-kuning-dengan-gambar-3d-resolusi-tinggi-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/" title="Ilmuwan Memecahkan Misteri Demam Kuning dengan Gambar 3D Resolusi Tinggi yang Belum Pernah Ada Sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-misteri-demam-kuning-dengan-gambar-3d-resolusi-tinggi-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Ringkasan: Para peneliti Universitas Queensland telah mencapai prestasi ilmiah pertama dengan menangkap virus demam kuning secara detail, mengungkap perbedaan struktural utama antara vaksin dan strain virus yang mematikan. Para ilmuwan telah memetakan virus demam kuning dengan detail yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para peneliti di Universitas Queensland telah menghasilkan gambar resolusi tinggi pertama dari virus demam kuning (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-misteri-demam-kuning-dengan-gambar-3d-resolusi-tinggi-yang-belum-pernah-ada-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terobosan Elektron Kuantum Ini Dapat Membuat Komputer Lebih Cepat Dari Sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/terobosan-elektron-kuantum-ini-dapat-membuat-komputer-lebih-cepat-dari-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 04:28:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Elektron]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuantum]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/terobosan-elektron-kuantum-ini-dapat-membuat-komputer-lebih-cepat-dari-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Ilmuwan Universitas Auburn telah mengembangkan kelas material baru yang memungkinkan kontrol tepat atas elektron bebas, yang berpotensi mengubah komputasi dan manufaktur kimia. Bayangkan masa depan di mana pabrik-pabrik memproduksi material <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/terobosan-elektron-kuantum-ini-dapat-membuat-komputer-lebih-cepat-dari-sebelumnya/" title="Terobosan Elektron Kuantum Ini Dapat Membuat Komputer Lebih Cepat Dari Sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/terobosan-elektron-kuantum-ini-dapat-membuat-komputer-lebih-cepat-dari-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Ilmuwan Universitas Auburn telah mengembangkan kelas material baru yang memungkinkan kontrol tepat atas elektron bebas, yang berpotensi mengubah komputasi dan manufaktur kimia. Bayangkan masa depan di mana pabrik-pabrik memproduksi material dan senyawa kimia baru dengan lebih cepat, lebih efisien, dan dengan biaya lebih rendah. Bayangkan laptop yang menangani komputasi kompleks dalam hitungan detik atau superkomputer yang dapat belajar (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/terobosan-elektron-kuantum-ini-dapat-membuat-komputer-lebih-cepat-dari-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan di Sahara? Perubahan Iklim Bisa Membuat Gurun Lebih Basah dari Sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/hujan-di-sahara-perubahan-iklim-bisa-membuat-gurun-lebih-basah-dari-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 10:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Basah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gurun]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sahara]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/hujan-di-sahara-perubahan-iklim-bisa-membuat-gurun-lebih-basah-dari-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Dulunya merupakan salah satu wilayah terkering di dunia, Gurun Sahara mungkin akan menjadi jauh lebih basah pada akhir abad ini. Gurun Sahara termasuk salah satu tempat terkering di dunia, hanya <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/hujan-di-sahara-perubahan-iklim-bisa-membuat-gurun-lebih-basah-dari-sebelumnya/" title="Hujan di Sahara? Perubahan Iklim Bisa Membuat Gurun Lebih Basah dari Sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hujan-di-sahara-perubahan-iklim-bisa-membuat-gurun-lebih-basah-dari-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Dulunya merupakan salah satu wilayah terkering di dunia, Gurun Sahara mungkin akan menjadi jauh lebih basah pada akhir abad ini. Gurun Sahara termasuk salah satu tempat terkering di dunia, hanya menerima curah hujan sekitar 3 inci setiap tahunnya — kira-kira sepersepuluh dari apa yang dialami Chicago akibat hujan, hujan es, dan salju. Namun, para ilmuwan dari (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/hujan-di-sahara-perubahan-iklim-bisa-membuat-gurun-lebih-basah-dari-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tes Sederhana Ini Dapat Memprediksi Risiko Penyakit Hati Parah Hingga 10 Tahun Sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/tes-sederhana-ini-dapat-memprediksi-risiko-penyakit-hati-parah-hingga-10-tahun-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 17:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Memprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[parah]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Risiko]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tes-sederhana-ini-dapat-memprediksi-risiko-penyakit-hati-parah-hingga-10-tahun-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah tim di Swedia menciptakan sebuah tes yang memprediksi penyakit hati yang parah beberapa tahun ke depan. Ini bisa membantu dokter mendeteksi risiko sejak dini menggunakan data darah rutin. Sebuah <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tes-sederhana-ini-dapat-memprediksi-risiko-penyakit-hati-parah-hingga-10-tahun-sebelumnya/" title="Tes Sederhana Ini Dapat Memprediksi Risiko Penyakit Hati Parah Hingga 10 Tahun Sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tes-sederhana-ini-dapat-memprediksi-risiko-penyakit-hati-parah-hingga-10-tahun-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Sebuah tim di Swedia menciptakan sebuah tes yang memprediksi penyakit hati yang parah beberapa tahun ke depan. Ini bisa membantu dokter mendeteksi risiko sejak dini menggunakan data darah rutin. Sebuah penelitian terbaru dari Karolinska Institutet, yang diterbitkan di The BMJ, menunjukkan bahwa tes darah sederhana dapat memperkirakan kemungkinan seseorang terkena penyakit hati yang serius. Pendekatan ini akan segera menjadi (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tes-sederhana-ini-dapat-memprediksi-risiko-penyakit-hati-parah-hingga-10-tahun-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komunitas Amazon memberikan kemenangan konservasi yang &#8220;belum pernah terjadi sebelumnya&#8221;</title>
		<link>https://bnbabel.com/komunitas-amazon-memberikan-kemenangan-konservasi-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 23:30:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Amazon]]></category>
		<category><![CDATA[Belum]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[memberikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/komunitas-amazon-memberikan-kemenangan-konservasi-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Anggota masyarakat setempat terlibat dalam manajemen berbasis masyarakat (CBM) yang membawa ikan Arapama yang besar. Kredit: Hugo CM Costa / Instituto Jurua Komunitas Amazon lokal melindungi ekosistem sambil mempertahankan perikanan. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/komunitas-amazon-memberikan-kemenangan-konservasi-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya/" title="Komunitas Amazon memberikan kemenangan konservasi yang &#8220;belum pernah terjadi sebelumnya&#8221;" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komunitas-amazon-memberikan-kemenangan-konservasi-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_496658" aria-describedby="caption-attachment-496658" style="width: 731px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496658" class="wp-caption-text">Anggota masyarakat setempat terlibat dalam manajemen berbasis masyarakat (CBM) yang membawa ikan Arapama yang besar. Kredit: Hugo CM Costa / Instituto Jurua</figcaption></figure>
<p><strong>Komunitas Amazon lokal melindungi ekosistem sambil mempertahankan perikanan. Dukungan diperlukan untuk menjaga upaya tetap layak.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Penelitian baru menyoroti hasil konservasi “yang belum pernah terjadi sebelumnya” yang dicapai melalui manajemen yang dipimpin masyarakat atas kawasan lindung di Amazon, pada saat banyak dari daerah ini menghadapi peningkatan ancaman dari penegakan peraturan yang lemah, perambatan eksternal, dan persaingan untuk sumber daya alam.
</p>
<p>Studi ini menguraikan pendekatan yang menjanjikan untuk memperluas perlindungan berbasis area yang efektif dengan membangun praktik masyarakat yang ada untuk mengelola sumber daya lokal.
</p>
<p>Kawasan lindung konvensional di daerah tropis sering berjuang karena staf yang terbatas, dana yang langka, dan peralatan yang tidak memadai. Kekurangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana bidang -bidang tersebut dapat dipertahankan di bawah kendala keuangan dan dalam menghadapi lingkungan politik yang tidak mendukung.
</p>
<p>Upaya untuk memperluas kawasan lindung yang ditunjuk secara formal juga telah melambat, meskipun ada komitmen global yang diperbarui untuk melindungi 30% dari tanah dan laut planet ini pada tahun 2030, target yang ditegaskan kembali dalam kerangka hayati global Kunming-Montreal Global dari Konvensi tentang Keragaman Biologis (CBD) tiga tahun yang lalu.
</p>
<h4>Manajemen berbasis masyarakat sebagai solusi konservasi</h4>
<p>Temuan, diterbitkan di <em><span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_3ed5a895cf9f1df0381716be9b568c19" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Keberlanjutan Alam</span></em>berasal dari kolaborasi antara peneliti di Brasil dan Inggris. Mereka menyarankan bahwa satu arah ke depan adalah untuk memperkuat langkah-langkah konservasi berbasis area (OECMS) yang efektif lainnya, yang merujuk pada daerah yang dikelola dengan cara yang memberikan perlindungan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan.
</p>
<p>Tim peneliti, yang mewakili Instituto Juruá (Brasil), Universitas East Anglia (Inggris), Universidade Federal de Alagoas (Brasil), dan Instituto Nacional de Pesquisas da Amazonia (Brasil), meneliti rentang-manfaat konservasi dari perikanan mayor di sepanjang rentang 1,200-kilometer.</p>
<figure id="attachment_496659" aria-describedby="caption-attachment-496659" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496659" class="wp-caption-text">Seorang nelayan setempat mengayuh sampan ruang istirahat besar setelah perjalanan memancing yang sukses ke salah satu danau yang dikelola komunitas yang dilindungi oleh komunitasnya. Kredit: Andre Dib / Instituto Juruá</figcaption></figure>
</p>
<p>Hasilnya menunjukkan bahwa ketika memperhitungkan semua area di bawah perlindungan langsung atau tidak langsung, masing-masing komunitas melindungi dataran banjir dan hutan dataran tinggi hampir 86 kali lebih besar dari area permukaan musim kering dan danau Oxbow yang mendukung populasi ikan Arapamaa setempat. Di seluruh negara bagian Amazonas, pendekatan manajemen ini telah melindungi sekitar 15 juta hektar hutan dataran banjir.
</p>
<h4>Penegakan lokal, keuntungan keanekaragaman hayati, dan manfaat masyarakat</h4>
<p>Profesor Carlos Peres, dari Sekolah Ilmu Lingkungan UEA dan seorang penulis senior di atas kertas, mengatakan: “Studi ini jelas menunjukkan efektivitas tindakan manajemen lokal oleh para pemangku kepentingan yang memiliki minat terbesar dan kehadiran 24-7, sepanjang tahun di mana pertempuran konservasi dimenangkan atau kalah.
</p>
<p>“Dividen konservasi dari perlindungan berbasis masyarakat belum pernah terjadi sebelumnya dan dikerahkan pada sebagian kecil dari biaya keuangan mekanisme perlindungan tradisional. Dalam praktiknya, ini membuat manajer lahan lokal benar ‘pahlawan tanpa tanda jasa’ dalam hiruk-pikuk wacana konservasi teoretis.”
</p>
<p>Melalui penegakan hukum dan pengawasan aktif yang terkoordinasi secara lokal, masyarakat setempat di Upaya Terpadu Amazon Barat Barat untuk melindungi danau Oxbow, di mana perikanan yang berharga secara komersial dikelola, terhadap eksploitasi oleh orang luar.
</p>
<p>Komunitas-komunitas ini kemudian mendapat manfaat dari rejeki nomplok tahunan dalam penjualan ikan yang dipanen secara berkelanjutan, yang diperoleh dari pemanenan lokal populasi sumber daya utama yang dilindungi, yang juga meningkatkan populasi beberapa non-target lainnya yang terjadi bersamaan <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_5a93a94ae716ecf67dd2800a47917290" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">jenis</span> Itu secara historis dieksploitasi secara historis, seperti berang -berang raksasa, manate, dan penyu Sungai Amazon raksasa.
</p>
<h4>Tantangan jangka panjang dan implikasi kebijakan</h4>
<p>Penulis penelitian ini menyerukan lebih banyak pengakuan dan dukungan keuangan untuk upaya konservasi penting ini, yang memainkan peran penting dalam melindungi bioma Amazon yang luas. Tanpa dukungan yang memadai, mereka memperingatkan bahwa keberlanjutan jangka panjang dari model ini, tergantung pada tenaga kerja yang tidak dibayar dan biaya yang ditanggung oleh masyarakat, mungkin tidak pasti.
</p>
<p>Dr Ana Carla Rodrigues dari Universidade Federal de Alagoas memimpin penelitian. Dia mengatakan: “Kami telah menunjukkan bagaimana manajemen berbasis komunitas Amazon dapat melindungi area yang luas di salah satu bioma paling kompleks dan vital di planet ini. Sistem yang dipimpin masyarakat melindungi keanekaragaman hayati pada skala yang mengesankan, meskipun memiliki beban sosial dan ekonomi yang berat.
</p>
<p>“Menyadari peran penting yang dimainkan masyarakat setempat dalam melindungi hutan hujan Amazon dan mendukung masyarakat setempat sangat penting untuk konservasi jangka panjang dan masalah penting keadilan sosial.”</p>
<figure id="attachment_496660" aria-describedby="caption-attachment-496660" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496660" class="wp-caption-text">Sebuah tim nelayan lokal yang terlibat dalam jumlah ikan tahunan dan secara kolektif menjaga danau yang dikelola komunitas pada saat kritis tahun ini. Kredit: Edimar Costa / Instituto Juruá</figcaption></figure>
</p>
<p>Tim menganalisis data tentang biaya dan manfaat dari upaya perlindungan kolektif oleh masyarakat setempat di atas 96 danau yang dilindungi yang terletak di sepanjang Sungai Juruá, yang berukuran rata -rata 47,4 ha. Danau -danau ini berada di bawah yurisdiksi langsung dan pengelolaan 14 komunitas pedesaan dan menjadi tuan rumah jumlah populasi sekitar 109.000 orang dewasa Arapama.
</p>
<p>Mereka juga mensurvei tingkat dan biaya perlindungan di luar danau saja, termasuk hutan banjir yang berdekatan dan daerah hutan terra dataran tinggi yang dilindungi oleh patroli masyarakat. Area tambahan ini, secara fungsional terkait dengan ekosistem danau dan kunci untuk siklus hidup spesies, memperluas jejak konservasi keseluruhan secara dramatis.
</p>
<p>Saat ini, biaya untuk melindungi daerah -daerah ini ditanggung seluruhnya oleh anggota masyarakat, yang mencakup biaya seperti bahan bakar dan makanan untuk penjaga sukarela – tanpa kompensasi untuk pekerjaan mereka. Namun, menerapkan skema kompensasi yang adil seperti pembayaran untuk layanan lingkungan (PES) akan tetap secara signifikan lebih hemat biaya daripada strategi penegakan kawasan yang dilindungi konvensional.
</p>
<h4>Arah masa depan untuk konservasi dan keadilan sosial</h4>
<p>Dr João Vitor Campos-Silva, co-sutradara Instituto Juruá dan rekan penulis dalam penelitian ini, menambahkan: “Saat ini, enam juta orang di Amazon Brasil bergantung langsung pada sifat liar. Dengan secara eksplisit termasuk penghuni lokal dalam praktik konservasi, kami berdua dapat meningkatkan efektivitas hasil konservasi dan meningkatkan kesejahteraan lokal.”
</p>
<p>Tim berharap buktinya akan membantu membujuk pemerintah bahwa mendukung konservasi lokal adalah nilai yang sangat baik untuk uang dan penting untuk program ekologis dan konservasi yang sukses.
</p>
<p>Referensi: “Manajemen berbasis masyarakat memperluas jejak perlindungan ekosistem di hutan Amazon” oleh Ana Carla Rodrigues, Hugo CM Costa, Carlos A. Peres, Eduardo Sonnewend Bruondiza, Adevaldo Dias, José Alves De Moraes, Pedro de Araujo Lima Constantino, Richard, Richard, Richard, Richard, Richard, Richard, Richard, Pedro de Araujo. Campos-Silva, 19 Septemer 2025, <i>Keberlanjutan Alam</i>.<br />Dua: 10.1038/S41893-025-01633-6<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b><br /><b>Ikuti kami di google, temukan, dan berita.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komunitas-amazon-memberikan-kemenangan-konservasi-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Seperti berbicara di telepon” &#8211; Breakthrough Quantum memungkinkan atom individu mengobrol tidak seperti sebelumnya</title>
		<link>https://bnbabel.com/seperti-berbicara-di-telepon-breakthrough-quantum-memungkinkan-atom-individu-mengobrol-tidak-seperti-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 18:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Atom]]></category>
		<category><![CDATA[Berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[Breakthrough]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[individu]]></category>
		<category><![CDATA[Memungkinkan]]></category>
		<category><![CDATA[mengobrol]]></category>
		<category><![CDATA[Quantum]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Seperti]]></category>
		<category><![CDATA[telepon]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/seperti-berbicara-di-telepon-breakthrough-quantum-memungkinkan-atom-individu-mengobrol-tidak-seperti-sebelumnya/</guid>

					<description><![CDATA[Kesan artis tentang dua putaran nuklir, terjerat dari jarak jauh melalui gerbang geometris yang diterapkan melalui elektron. Kredit: Tony Melov / UNSW Sydney Para ilmuwan telah menghubungkan putaran nuklir di <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/seperti-berbicara-di-telepon-breakthrough-quantum-memungkinkan-atom-individu-mengobrol-tidak-seperti-sebelumnya/" title="“Seperti berbicara di telepon” &#8211; Breakthrough Quantum memungkinkan atom individu mengobrol tidak seperti sebelumnya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/seperti-berbicara-di-telepon-breakthrough-quantum-memungkinkan-atom-individu-mengobrol-tidak-seperti-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_496493" aria-describedby="caption-attachment-496493" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496493" class="wp-caption-text">Kesan artis tentang dua putaran nuklir, terjerat dari jarak jauh melalui gerbang geometris yang diterapkan melalui elektron. Kredit: Tony Melov / UNSW Sydney</figcaption></figure>
<h3>Para ilmuwan telah menghubungkan putaran nuklir di dalam chip silikon, menandai lompatan menuju komputer kuantum yang dapat diskalakan.</h3>
<p>Insinyur di UNSW telah mencapai terobosan besar <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_1f9e8eaeac21c109d4f1b22b39ad9ee6" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Komputasi kuantum</span> dengan menciptakan apa yang dikenal sebagai “kuantum terjerat.” Dalam fenomena ini, dua partikel menjadi sangat terhubung sehingga perilaku mereka tidak lagi dapat dijelaskan secara independen satu sama lain. Tim mencapai hal ini dengan menggunakan putaran dua inti atom, sumber daya yang dianggap penting bagi komputer kuantum untuk mengungguli mesin tradisional.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Temuan, diterbitkan di <em>Sains</em>tandai langkah penting menuju pengembangan komputer kuantum skala besar, yang secara luas dipandang sebagai salah satu batas ilmiah dan teknologi paling ambisius di abad ke-21.
</p>
<p>Menurut penulis utama Dr. Holly Stemp, karya ini menunjukkan jalan untuk membangun microchip kuantum di masa depan dengan teknologi yang sudah tersedia.
</p>
<p>“Kami berhasil membuat objek kuantum terbersih, sebagian besar terisolasi berbicara satu sama lain, pada skala di mana perangkat elektronik silikon standar saat ini dibuat,” katanya.
</p>
<p>Kesulitan utama dalam merancang komputer kuantum telah menemukan keseimbangan yang tepat antara dua persyaratan yang bertentangan: melindungi keadaan kuantum yang halus dari gangguan dan kebisingan, sambil tetap memungkinkan mereka untuk berinteraksi untuk melakukan perhitungan. Tantangan ini menjelaskan mengapa berbagai jenis perangkat keras kuantum tetap dalam persaingan. Beberapa sistem dapat melakukan operasi dengan sangat cepat tetapi sangat rentan terhadap kebisingan, sementara yang lain lebih terlindungi dari gangguan tetapi jauh lebih sulit untuk dikendalikan dan diperluas.
</p>
<p>Tim UNSW telah berinvestasi dalam platform yang – sampai hari ini – dapat ditempatkan di kamp kedua. Mereka telah menggunakan putaran nuklir atom fosfor, ditanamkan dalam chip silikon, untuk mengkodekan informasi kuantum.
</p>
<p>“Putar inti atom adalah objek kuantum terbersih, paling terisolasi yang dapat ditemukan di negara padat,” kata Profesor Sciencia Andrea Morello, Sekolah Teknik &amp; Telekomunikasi Listrik UNSW.
</p>
<p>“Selama 15 tahun terakhir, kelompok kami telah memelopori semua terobosan yang menjadikan teknologi ini pesaing nyata dalam ras komputasi kuantum. Kami sudah menunjukkan bahwa kami dapat menyimpan informasi kuantum selama lebih dari 30 detik – keabadian, di dunia kuantum – dan melakukan operasi logika kuantum dengan kesalahan kurang dari 1%.
</p>
<p>“Kami adalah yang pertama di dunia yang mencapai ini di perangkat silikon, tetapi semuanya datang dengan harga: isolasi yang sama yang membuat inti atom begitu bersih, membuatnya sulit untuk menghubungkannya bersama dalam prosesor kuantum skala besar.”
</p>
<p>Sampai sekarang, satu -satunya cara untuk mengoperasikan beberapa inti atom adalah agar mereka ditempatkan sangat berdekatan di dalam padatan, dan dikelilingi oleh satu dan elektron yang sama.
</p>
<p>“Kebanyakan orang menganggap elektron sebagai partikel subatomik terkecil, tetapi fisika kuantum memberi tahu kita bahwa ia memiliki kemampuan untuk ‘menyebar’ di luar angkasa, sehingga dapat berinteraksi dengan beberapa inti atom,” kata Dr. Holly Stemp, yang melakukan penelitian ini di UNSW dan sekarang menjadi peneliti postdoctoral di <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_76e78f911844d8070feafef52f64e3d4" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">DENGAN</span> di Boston.
</p>
<p>“Meski begitu, kisaran di mana elektron dapat menyebar sangat terbatas. Selain itu, menambahkan lebih banyak nuklei ke elektron yang sama membuatnya sangat menantang untuk mengendalikan setiap nukleus secara individual.”
</p>
<h4>Membuat inti atom berbicara melalui ‘telepon’ elektronik</h4>
<p>“Melalui metafora, orang bisa mengatakan bahwa, sampai sekarang, nuklei seperti orang yang ditempatkan di ruang kedap suara,” kata Dr. Stemp.
</p>
<p>“Mereka dapat berbicara satu sama lain selama mereka semua berada di ruangan yang sama, dan percakapannya benar -benar jelas. Tetapi mereka tidak dapat mendengar apa pun dari luar, dan hanya ada begitu banyak orang yang dapat muat di dalam ruangan. Mode percakapan ini tidak ‘skala’.
</p>
<p>“Dengan terobosan ini, seolah -olah kita memberi orang telepon untuk berkomunikasi dengan kamar lain. Semua kamar masih bagus dan tenang di dalam, tetapi sekarang kita dapat melakukan percakapan antara lebih banyak orang, bahkan jika mereka jauh.”
</p>
<p>‘Telepon’, pada kenyataannya, adalah elektron. Mark Van Blankenstein, penulis lain di atas kertas, menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di tingkat sub-atom.
</p>
<p>“Dengan kemampuan mereka untuk menyebar di ruang angkasa, dua elektron dapat ‘menyentuh’ satu sama lain pada jarak yang cukup jauh. Dan jika setiap elektron secara langsung digabungkan ke inti atom, inti dapat berkomunikasi melalui itu.”
</p>
<p>Jadi seberapa jauh jarak nukleus yang terlibat dalam percobaan?
</p>
<p>“Jarak antara nuklei kami adalah sekitar 20 nanometer – seperseribu lebar rambut manusia,” kata Dr. Stemp.
</p>
<p>“Itu tidak terdengar banyak, tetapi pertimbangkan ini: jika kita meningkatkan masing -masing nukleus dengan ukuran seseorang, jarak antara nuklei akan hampir sama seperti antara Sydney dan Boston!”
</p>
<p>Dia menambahkan bahwa 20 nanometer adalah skala di mana chip komputer silikon modern secara rutin diproduksi untuk bekerja di komputer pribadi dan ponsel.
</p>
<p>“Anda memiliki miliaran transistor silikon di saku Anda atau di dalam tas Anda saat ini, masing-masing berukuran sekitar 20 nanometer. Ini adalah terobosan teknologi kami yang sebenarnya: mendapatkan objek kuantum yang paling bersih dan paling terisolasi yang berbicara satu sama lain pada skala yang sama dengan perangkat elektronik yang ada. nuklei. “
</p>
<h4>Jalan Maju</h4>
<p>Terlepas dari sifat eksotis dari percobaan, para peneliti mengatakan perangkat ini tetap kompatibel secara fundamental dengan cara semua chip komputer saat ini dibangun. Atom-atom fosfor diperkenalkan dalam chip oleh tim Profesor David Jamieson di University of Melbourne, menggunakan lempengan silikon yang sangat murni yang disediakan oleh Profesor Kohei Itoh di Universitas Keio di Jepang.
</p>
<p>Dengan menghilangkan kebutuhan akan inti atom untuk melekat pada elektron yang sama, tim UNSW telah menyisihkan penghalang jalan terbesar ke peningkatan komputer kuantum silikon berdasarkan inti atom.
</p>
<p>“Metode kami sangat kuat dan dapat diskalakan. Di sini kami hanya menggunakan dua elektron, tetapi di masa depan kami bahkan dapat menambahkan lebih banyak elektron, dan memaksa mereka dalam bentuk yang memanjang, untuk menyebarkan inti lebih jauh,” kata Prof. Morello.
</p>
<p>“Elektron mudah untuk bergerak dan ‘memijat’ ke dalam bentuk, yang berarti interaksi dapat dinyalakan dan dimatikan dengan cepat dan tepat. Itulah yang dibutuhkan untuk komputer kuantum yang dapat diskalakan.”
</p>
<p>Referensi: “Keterikatan skala nuklir yang dimediasi oleh pertukaran elektron” oleh Holly G. Stemp, Mark R. Van Blankenstein, Serwan Asaad, Mateusz T. Mądzik, Benjamin Joecker, Hannes R. Furge, Arne Laucht, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak, Arne Laucht, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak, Dzurak, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak, Dzurak, Laucht, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak, Dzurak, Laucht, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak, Dzurak, Laucht, Fay E. Hudson Laucht, Andrew S. Dzurak David N. Jamieson dan Andrea Morello, 18 September 2025, <i>Sains</i>.<br />Doi: 10.1126/science.ady3799<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b><br /><b>Ikuti kami di Google dan Google News.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/seperti-berbicara-di-telepon-breakthrough-quantum-memungkinkan-atom-individu-mengobrol-tidak-seperti-sebelumnya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahli biologi bingung oleh struktur yang belum pernah dilihat sebelumnya dalam organisme kecil</title>
		<link>https://bnbabel.com/ahli-biologi-bingung-oleh-struktur-yang-belum-pernah-dilihat-sebelumnya-dalam-organisme-kecil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 04:43:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli]]></category>
		<category><![CDATA[Belum]]></category>
		<category><![CDATA[bingung]]></category>
		<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Dilihat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[oleh]]></category>
		<category><![CDATA[Organisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Struktur]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ahli-biologi-bingung-oleh-struktur-yang-belum-pernah-dilihat-sebelumnya-dalam-organisme-kecil/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan telah mengidentifikasi struktur tubular yang sebelumnya tidak diketahui di dalam bakteri simbiotik yang hidup di dalam psyllid jeruk Asia. Kredit: Shutterstock Penelitian ini membuka perbatasan baru dalam pengendalian <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ahli-biologi-bingung-oleh-struktur-yang-belum-pernah-dilihat-sebelumnya-dalam-organisme-kecil/" title="Ahli biologi bingung oleh struktur yang belum pernah dilihat sebelumnya dalam organisme kecil" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahli-biologi-bingung-oleh-struktur-yang-belum-pernah-dilihat-sebelumnya-dalam-organisme-kecil/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_496431" aria-describedby="caption-attachment-496431" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496431" class="wp-caption-text">Para ilmuwan telah mengidentifikasi struktur tubular yang sebelumnya tidak diketahui di dalam bakteri simbiotik yang hidup di dalam psyllid jeruk Asia. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<h3>Penelitian ini membuka perbatasan baru dalam pengendalian hama dan biologi evolusi.</h3>
<p>Sekelompok ilmuwan internasional telah menemukan struktur tubular yang aneh di dalam <em>Profesional</em>bakteri yang hidup dalam kemitraan erat dengan hama jeruk utama. Tidak ada yang seperti struktur ini yang pernah didokumentasikan dalam organisme hidup apa pun. Penemuan ini, dimungkinkan melalui mikroskop canggih, dapat membuka pintu ke strategi baru untuk pengendalian hama dan memberikan wawasan baru tentang evolusi kehidupan.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Nasional Pusan, Institut Nasional Ilmu Fisiologis, Universitas Kobe, dan Universitas Teknologi Toyohashi. Mereka mengidentifikasi struktur yang tidak biasa di dalam candidatus <em>Proto baju besi</em>bakteri simbiotik yang menghuni psyllid jeruk Asia (<em>Diaphorina Citri</em>). Temuan mereka diterbitkan di <em>Pencitraan NPJ</em> pada 18 September 2025.
</p>
<p>Psyllid jeruk Asia adalah serangga destruktif yang menimbulkan kerusakan besar pada tanaman jeruk di seluruh dunia, mengurangi panen dan menaikkan harga. Hama ini dibawa <em>Profesional</em>bakteri yang diturunkan melalui generasi psyllids. Mikroba memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup serangga dan menghasilkan zat beracun yang membantu melindungi inangnya dari musuh alami.
</p>
<h4>Penemuan struktur tubular yang belum pernah terjadi sebelumnya</h4>
<p>Menggunakan mikroskop elektron 3D canggih, tim mengungkapkan itu <em>Profesional</em> Sel, yang sendiri sangat memanjang, berukuran panjang hingga lebih dari 100 mikrometer, mengandung beberapa struktur tubular memanjang masing -masing mengukur panjang mikrometer. Terungkap bahwa tabung-tabung ini memiliki diameter sekitar 230 nm dan terdiri dari 5 hingga 6 serat heliks tangan kanan yang membentuk struktur bengkok. Mereka juga ditemukan menempati proporsi yang konsisten dari <em>Profesional</em> volume sel.</p>
<figure id="attachment_496320" aria-describedby="caption-attachment-496320" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496320" class="wp-caption-text">Psyllid jeruk Asia (kiri), sel Profftella memanjang yang mengandung banyak tubulus intraseluler (tengah), dan arsitektur struktur tubular tunggal (kanan). Kredit: Universitas Teknologi Toyohashi</figcaption></figure>
</p>
<p>“Biasanya, bakteri tidak memiliki organel yang begitu kompleks. Selain itu, saya terkejut menemukan bahwa tabung ini sangat stabil dan kuat sehingga mempertahankan bentuknya selama pengamatan mikroskop elektron vakum tinggi tanpa fiksasi kimia atau penyematan,” jelas Asisten Profesor Chihong Song dari Pusan ​​National University, penulis pertama artikel tersebut.
</p>
<p>Analisis lebih lanjut menggunakan berbagai teknik, termasuk mikroskop optik, mengungkapkan bahwa tabung ini mengandung banyak ribosom, mesin seluler yang bertanggung jawab untuk sintesis protein.
</p>
<p>“Berdasarkan ini, tabung mungkin terlibat dalam sintesis protein. Mengingat kekokohannya, mereka juga dapat memberikan dukungan fisik kepada yang memanjang <em>Profesional</em> sel, dan mungkin bahkan bertindak seperti perancah untuk transportasi material – seperti sitoskeleton dalam sel eukariotik, ”kata Associate Professor Atsushi Nakabachi dari Toyohashi University of Technology, penulis yang sesuai dari penelitian ini.
</p>
<h4>Memikirkan kembali kompleksitas bakteri</h4>
<p>Tim peneliti menekankan bahwa struktur ini merupakan contoh yang sangat jarang dari suatu organel yang ditemukan pada bakteri.
</p>
<p>Penemuan yang signifikan ini menantang pandangan konvensional bakteri sebagai bentuk kehidupan yang sederhana dan menawarkan wawasan baru tentang evolusi struktur seluler. Pada saat yang sama, ini membuka jalan yang menjanjikan untuk mengembangkan strategi pengendalian hama selektif yang menargetkan psyllid jeruk Asia, dengan implikasi penting untuk pertanian.
</p>
<p>Referensi: “Ultrastruktur tubular tubular dalam bakteri bakteri simbionik Citrus Psyllid Citri” oleh Chihong Song, Junnosuke Maruyama, Kazuyoshi Murata, Toshinobu Suzaki dan Atsushi Nakabachi, 18 September 2025, <i>Pencitraan NPJ</i>.<br />Doi: 10.1038/s44303-025-00107-w
</p>
<p>This work was supported by the Japan Society for the Promotion of Science ( KAKENHI (grant numbers 21687020, 26292174, 20H02998 and 25K02023 to AN), the Collaborative Study by High Voltage Electron Microscopy Program (2015-502, 2016-502) of National Institute for Physiological Sciences to AN, and a National Research Foundation of Korea (NRF) grant RS-2024-00440289 ke CS.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahli-biologi-bingung-oleh-struktur-yang-belum-pernah-dilihat-sebelumnya-dalam-organisme-kecil/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Sepertinya tidak ada yang pernah dilihat orang sebelumnya” &#8211; Ilmuwan Stuns Supernova yang aneh</title>
		<link>https://bnbabel.com/sepertinya-tidak-ada-yang-pernah-dilihat-orang-sebelumnya-ilmuwan-stuns-supernova-yang-aneh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 09:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Aneh]]></category>
		<category><![CDATA[Dilihat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Sepertinya]]></category>
		<category><![CDATA[Stuns]]></category>
		<category><![CDATA[Supernova]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sepertinya-tidak-ada-yang-pernah-dilihat-orang-sebelumnya-ilmuwan-stuns-supernova-yang-aneh/</guid>

					<description><![CDATA[Untuk pertama kalinya, para astronom telah melihat lapisan dalam bintang yang terungkap pada saat -saat terakhirnya. Temuan ini menunjukkan jalur baru yang lebih kejam untuk bagaimana bintang besar mati. Kredit: <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sepertinya-tidak-ada-yang-pernah-dilihat-orang-sebelumnya-ilmuwan-stuns-supernova-yang-aneh/" title="“Sepertinya tidak ada yang pernah dilihat orang sebelumnya” &#8211; Ilmuwan Stuns Supernova yang aneh" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sepertinya-tidak-ada-yang-pernah-dilihat-orang-sebelumnya-ilmuwan-stuns-supernova-yang-aneh/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_483868" aria-describedby="caption-attachment-483868" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-483868" class="wp-caption-text">Untuk pertama kalinya, para astronom telah melihat lapisan dalam bintang yang terungkap pada saat -saat terakhirnya. Temuan ini menunjukkan jalur baru yang lebih kejam untuk bagaimana bintang besar mati. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Elemen terpapar supernova yang jauh dari inti bintang. Hasilnya membentuk kembali ide -ide tentang bagaimana bintang besar berkembang.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Menurut teori lama, bintang dibangun di lapisan seperti bawang, dengan masing-masing lapisan terdiri dari berbagai elemen yang tumbuh lebih berat ke arah inti. Sementara model ini diterima secara luas, secara langsung mengamati lapisan bintang yang lebih dalam hampir tidak mungkin.
</p>
<p>Sampai sekarang.
</p>
<p>Para astronom yang menggunakan Keck Observatory di Hawaii telah mengumpulkan data spektroskopi dari supernova yang pertama kali diidentifikasi oleh fasilitas transien Zwicky pada tahun 2021. Acara tersebut, yang ditunjuk SN 2021YF, terjadi 2,2 miliar tahun cahaya. Pengamatan Keck mengungkapkan silikon terionisasi, sulfur, dan argon, unsur -unsur yang belum pernah terdeteksi di supernova karena mereka biasanya tersembunyi di bawah lapisan luar.</p>
<figure id="attachment_493198" aria-describedby="caption-attachment-493198" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493198" class="wp-caption-text">Gambar ini menunjukkan elemen yang terdeteksi dalam spektrum dari SN 2021YF dengan spektrometer pencitraan resolusi rendah Keck satu hari setelah ZTF melihatnya. “Spektrum mengungkapkan garis emisi sempit spesies silikon, sulfur, dan argon yang sangat terionisasi, yang belum pernah terlihat pada SN sebelumnya, serta karbon terionisasi ganda, magnesium terionisasi tunggal, dan helium netral,” tulis penulis. Pengamatan juga menunjukkan bahwa beberapa elemen ini bergerak sekitar 3.000 km/detik dalam media keadaan yang dikeluarkan. Kredit: Schulze et al. 2025</figcaption></figure>
</p>
<h4>Mengkonfirmasi dan menantang teori</h4>
<p>Temuan ini mendukung beberapa prediksi teoretis tentang struktur bintang yang meledak tetapi juga menimbulkan tantangan baru.
</p>
<p>Sangat ditetapkan bahwa bintang -bintang besar melepaskan materi dari lapisan luar mereka saat mereka mendekati titik runtuh menjadi supernova. Proses ini telah didokumentasikan berkali -kali, dan data baru mengkonfirmasi lagi. Namun, SN 2021YF tampaknya telah kehilangan jauh lebih banyak material daripada bintang mana pun yang diamati sebelumnya, meninggalkan para astronom untuk mempertimbangkan kembali seberapa ekstrem proses pengupasan ini.
</p>
<p>Pengamatan disajikan dalam makalah baru berjudul “<em>Situs Formasi Kosmik Silikon dan Sulfur Terungkap oleh Jenis Baru Ledakan Supernova</em>. ” Penulis utama adalah Steve Schulze, seorang rekan peneliti di <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Northwestern University&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Northwestern University, based in Evanston, Illinois, is a leading research university with strong programs in materials science, energy, and biomedical engineering.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Universitas Northwestern</span>Pusat eksplorasi dan penelitian interdisipliner dalam astrofisika (Ciera).
</p>
<p>“Ini adalah pertama kalinya kami melihat bintang yang pada dasarnya dilucuti ke tulang,” kata penulis utama Schulze. “Ini menunjukkan kepada kita bagaimana bintang terstruktur dan membuktikan bahwa bintang dapat kehilangan banyak materi sebelum mereka meledak. Mereka tidak hanya dapat kehilangan lapisan terluar, tetapi mereka dapat sepenuhnya dilucuti sampai ke inti dan masih menghasilkan ledakan yang brilian yang dapat kita amati dari jarak yang sangat, sangat jauh.”</p>
<figure id="attachment_493197" aria-describedby="caption-attachment-493197" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493197" class="wp-caption-text">Ilustrasi artis tentang supernova setelahnya. Bahkan setelah bintang itu dilucuti ke intinya, ia terus mengalami episode-episode kerusakan massa yang keras, mengeluarkan cangkang material yang kaya silikon (abu-abu), belerang (kuning), dan argon (ungu). Tabrakan bencana dari cangkang besar-besaran ini, seperti yang digambarkan dalam ilustrasi ini, menghasilkan ledakan supernova yang brilian yang terlihat di 2,2 miliar ruang tahun cahaya. Kredit: Keck Observatory/Adam Makarenko</figcaption></figure>
</p>
<p>Ketika astronom mempelajari supernova, sinyal yang paling menonjol biasanya berasal dari unsur -unsur cahaya seperti hidrogen dan helium. Jika lapisan luar ini telah dilucuti, tanda tangan karbon, oksigen, neon, dan magnesium juga dapat terlihat. Kerang yang lebih dalam, yang mengandung unsur -unsur yang lebih berat seperti silikon, sulfur, dan argon, umumnya tetap tersembunyi dari pandangan.
</p>
<p>Selama beberapa dekade, teori bintang telah menggambarkan bintang besar sebagai terstruktur dalam lapisan konsentris, seperti cincin bawang. Data Keck baru memberikan konfirmasi yang mencolok dari model ini. Dengan mengungkapkan komposisi batin bintang tepat sebelum ledakannya, pengamatan ini menawarkan bukti paling jelas namun dalam dukungan langsung dari struktur berlapis yang diprediksi oleh teori.</p>
<figure id="attachment_493016" aria-describedby="caption-attachment-493016" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493016" class="wp-caption-text">Ketika para astronom melihat supernova ini, lapisan luarnya yang lebih ringan dilucuti. Untuk pertama kalinya, mereka melihat lapisan batin supernova yang terbuat dari elemen yang lebih berat yang biasanya disembunyikan dari pandangan. Kredit: WM Keck Observatory/Adam Makarenko</figcaption></figure>
</p>
<h4>Kehilangan massa yang tidak terduga</h4>
<p>Namun, pengamatan juga menimbulkan tantangan. Para astrofisika tahu bahwa bintang -bintang besar mengeluarkan materi sebelum meledak sebagai supernova. Gelombang kejut dari materi yang dikeluarkan berinteraksi dengan media di sekitarnya, memanaskannya dan menciptakan tanda tangan cahaya yang dapat diamati. Tapi SN 2021YF pasti telah mengeluarkan lebih banyak material daripada yang mungkin, karena dilucuti ke intinya.
</p>
<p>“Acara ini secara harfiah terlihat seperti tidak ada yang pernah dilihat siapa pun sebelumnya,” tambah Adam Miller, asisten profesor fisika dan astronomi di Northwestern dan penulis senior dalam penelitian ini. “Bintang ini memberi tahu kita bahwa ide dan teori kita tentang bagaimana bintang berevolusi terlalu sempit. Bukannya buku teks kita salah, tetapi mereka jelas tidak sepenuhnya menangkap semua yang dihasilkan di alam. Pasti ada jalur yang lebih eksotis bagi bintang besar untuk mengakhiri kehidupannya yang belum kita pertimbangkan.”</p>
<figure id="attachment_493196" aria-describedby="caption-attachment-493196" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493196" class="wp-caption-text">Tabel ini menunjukkan taksonomi supernova. SN 2021yf bisa menjadi tipe baru yang disebut tipe IEN. ‘E’ menandakan posisi lapisan silikon/belerang dalam struktur bintang, dan “n” menandakan bahwa garis emisi sempit. Kredit: Wikipedia</figcaption></figure>
</p>
<p>Bintang -bintang besar memiliki kekuatan untuk menggabungkan unsur -unsur yang lebih ringan ke dalam elemen yang lebih berat dalam suatu proses yang disebut nukleosintesis. (Tanpa nukleosintesis bintang, satu -satunya elemen di alam semesta adalah yang diciptakan selama <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Big Bang&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The Big Bang is the leading cosmological model explaining how the universe as we know it began approximately 13.8 billion years ago.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Big Bang</span>.) Sepanjang kehidupan fusi, bintang besar membakar elemen -elemen yang lebih ringan seperti hidrogen dan helium di cangkang luarnya, sementara pada intinya ia membakar elemen yang lebih berat secara berturut -turut di lapisan yang lebih dalam. Akhirnya, bintang berakhir dengan inti besi. Besi tidak dapat dibakar untuk melepaskan lebih banyak energi, jadi setelah inti didominasi oleh besi, fusion hampir berhenti. Tanpa tekanan luar dari fusi, bintang itu runtuh dengan sendirinya dan meledak sebagai supernova.
</p>
<h4>Melihat lapisan tersembunyi</h4>
<p>Astrofisika telah mengamati lapisan helium, karbon, dan oksigen pada bintang yang meledak sebelumnya, yang terlihat setelah bintang telah mengeluarkan lapisan luar hidrogen. Dengan mengamati silikon, belerang, dan argon, itu berarti bahwa bintang ini telah mengeluarkan tidak hanya lapisan helium luarnya, tetapi juga lapisan lain. Ini kemungkinan terjadi dalam beberapa episode daripada sekaligus.
</p>
<p>“Bintang mengalami ketidakstabilan yang sangat kuat,” kata Schulze. “Ketidakstabilan ini sangat kejam sehingga mereka dapat menyebabkan bintang berkontraksi. Lalu, tiba -tiba membebaskan begitu banyak energi sehingga menumpahkan lapisan terluarnya. Ia dapat melakukan ini beberapa kali.”
</p>
<p>Alex Filippenko adalah profesor astronomi di UC Berkeley dan rekan penulis kertas. Dia kebetulan bekerja dengan Keck ketika SN 2021yf ditemukan, dan dengan cepat berputar untuk menangkap spektrumnya dengan Lris Keck. “Sangat menyenangkan menemukan kelas baru bintang yang meledak, terutama yang memberikan konfirmasi tentang beberapa teori kami tentang bagaimana bintang besar berkembang seiring waktu namun juga mengungkapkan teka -teki baru yang menarik,” kata Filippenko. “Sangat beruntung bahwa tim saya menggunakan teleskop Keck I pada malam SN 2021yfj ditemukan – kami dapat memperoleh spektrum yang secara langsung mengarah pada kesadaran bahwa ini adalah jenis supernova baru yang sangat istimewa. Peluang semacam ini jarang!”
</p>
<h4>Menuju jenis supernova baru</h4>
<p>Silikon, sulfur, dan argon di bintang itu tidak selalu ada. Elemen -elemen ini diciptakan melalui nukleosintesis di bagian dalam bintang saat mendekati akhir hidupnya.
</p>
<p>“Bintang ini kehilangan sebagian besar bahan yang diproduksi sepanjang masa hidupnya,” kata Schulze. “Jadi, kita hanya bisa melihat materi yang terbentuk selama bulan -bulan tepat sebelum ledakannya. Sesuatu yang sangat kejam pasti terjadi pada hal itu.”
</p>
<p>Pertanyaan itu adalah inti dari penemuan ini. Apakah SN 2021yfj jenis supernova baru yang ditentukan oleh proses baru yang kuat yang melucuti lapisan luarnya? Beberapa penjelasan yang dipertimbangkan tim adalah interaksi dengan bintang pendamping, angin bintang yang tidak biasa dan sangat kuat, dan letusan besar yang mendahului ledakan supernova.
</p>
<h4>Memikirkan kembali ledakan bintang</h4>
<p>“Bintang besar dapat kehilangan sejumlah besar massa kelahiran mereka melalui angin bintang, letusan, dan interaksi dengan bintang pendamping,” tulis para peneliti dalam makalah mereka. Kehadiran helium dalam bahan circumation bintang ini membingungkan, karena helium biasanya dikeluarkan lebih awal dalam proses SN. “Karena bintang-bintang besar cenderung hidup dalam sistem biner, mungkin tidak terlalu tidak mungkin memiliki teman bintang helium dengan angin kencang,” tulis mereka. Ini bisa menjelaskan helium.
</p>
<p>Para peneliti berpikir bahwa penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa bintang besar ini hanya merobek dirinya sendiri. Inti bintang bintang besar berada di bawah tekanan gravitasi yang intens yang meningkatkan suhu inti mereka sampai fusi nuklir dinyalakan kembali, menghasilkan ledakan yang kuat. Ledakan itu meledakkan lapisan luar bintang. Prosesnya berulang, dan setiap kali itu terjadi, lebih banyak material dikeluarkan sampai inti yang lebih dalam terlihat.
</p>
<p>Supernova diklasifikasikan menurut spektroskopi, dan klasifikasi berpusat pada hidrogen. Tipe 1 menunjukkan helium tetapi tidak ada hidrogen dan tipe 2 menunjukkan hidrogen. Lalu ada sub-tipe di bawah masing-masing klasifikasi berdasarkan garis spektral lainnya. Urutan sub-tipe berlabel mencerminkan jumlah pengupasan dalam bintang progenitor.
</p>
<h4>Pertama jenisnya</h4>
<p>“Pengamatan kami … menyarankan bahwa SN 2021YFJ memang merupakan contoh pertama dari tipe Ien SN,” tulis para peneliti dalam makalah mereka. Ini adalah tipe baru yang tidak memiliki garis dari hidrogen atau helium, dan sebaliknya didominasi oleh garis emisi dari silikon, belerang, dan argon yang sangat terionisasi.
</p>
<p>Karena hanya ada satu contoh jenis ini, masih ada banyak pertanyaan. Seperti yang sering terjadi dalam astronomi, dataset yang lebih besar kemungkinan akan mengarah pada beberapa jawaban.
</p>
<p>“Sementara kita memiliki teori tentang bagaimana alam menciptakan ledakan khusus ini,” Miller berkata, “Saya tidak akan bertaruh hidup saya bahwa itu benar, karena kami masih hanya memiliki satu contoh yang ditemukan. Kami masih belum sepenuhnya memahami bagaimana alam menciptakan ledakan khusus ini. Bintang ini menggarisbawahi kebutuhan untuk mengungkap lebih banyak supernova langka ini, sehingga kami dapat terus mempelajari mereka.” ””
</p>
<p>Referensi: “Situs bentuk kosmik silikon dan sulfur yang diungkapkan oleh jenis baru ledakan supernova” oleh Steve Schulze, Avishay Gal-Yam, Luc Dessart, Adam A. Miller, Stan E. Wowley, Yi Yang, Matia, Ofer Yaron, Jesper Soveriman, Alexeei v. Philippenki, K-C-Coveriman, Philippenko, Keachiel. Ragnhild lunnan, Nikhil Sariin, Sean J. Brennan, Thomas G. Bruch, Rachel J. Bruch, Ping Chen, Kastav K. Gangopahyayy, Ido Irani, Anders Jerksstrand, Nikola Knezevic, Doron Kushnir, Keichi Maeda, Kate Maguire, Eran Ofek, Conor MB Omand, Yu-Jing Qin, Yashvi Sharma, Kota Tawny, Gokul P. Srinivasaragavan, Nora L. Strothjohann, Yuki Takei, Eli Waxman, Lin Yan, Yohan Yao, Weikang Zheng, Erez A. Zimmerman, Eric C. Bellm, Michael W. Coughlin, Frank. J. Masci, Joshua Purdum, Mickael Rigault, Avery Wold dan Shrinivas R. Kulkarni, 3 September 2024, Arxiv.<br />Doi: 10.48550/arxiv.2409.02054
</p>
<p>Diadaptasi dari artikel yang awalnya diterbitkan di alam semesta hari ini.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sepertinya-tidak-ada-yang-pernah-dilihat-orang-sebelumnya-ilmuwan-stuns-supernova-yang-aneh/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
