<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sibolga - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/sibolga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 19:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Sibolga - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir</title>
		<link>https://bnbabel.com/bulog-ambil-langkah-cepat-usai-viral-gudang-di-sibolga-dijarah-korban-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 19:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ambil]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Dijarah]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Usai]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bulog-ambil-langkah-cepat-usai-viral-gudang-di-sibolga-dijarah-korban-banjir/</guid>

					<description><![CDATA[– Perum Bulog menanggapi serius insiden penjarahan gudang di Sibolga, Sumatera Utara. Penjarahan dilakukan oleh warga terdampak banjir besar. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, peristiwa tersebut merupakan konsekuensi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bulog-ambil-langkah-cepat-usai-viral-gudang-di-sibolga-dijarah-korban-banjir/" title="Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bulog-ambil-langkah-cepat-usai-viral-gudang-di-sibolga-dijarah-korban-banjir/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-1930711779041450969" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Perum Bulog menanggapi serius insiden penjarahan gudang di Sibolga, Sumatera Utara. Penjarahan dilakukan oleh warga terdampak banjir besar. </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, peristiwa tersebut merupakan konsekuensi dari terputusnya jalur distribusi pangan selama beberapa hari. Masyarakat dinilai terpaksa mencari cara untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
</p>
<p>Dia menekankan, Bulog bersama kementerian terkait berkomitmen untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana.
</p>
<p>“Kami memahami bahwa masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi melalui koordinasi dan langkah kebijakan yang tepat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizal dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
</p>
<p>Bulog tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri serta instansi lain untuk mempercepat pemulihan distribusi pangan. Langkah ini diambil tidak hanya untuk menjaga stabilitas pasokan, tetapi juga memastikan ketertiban dan keamanan di wilayah terdampak.
</p>
<p>Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Bulog telah menyalurkan bantuan melalui Program TJSL ke tiga provinsi terdampak berupa 1.500 kg beras, 300 liter minyak goreng, 160 kg gula, 20 dus mi instan, 20 dus biskuit, dan 1.200 nasi boks.
</p>
<p>Hingga 30 November 2025, Bulog juga menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan rincian 152.893 kg untuk Aceh, 72.630 kg untuk Sumatera Utara, dan 61.554 kg untuk Sumatera Barat.
</p>
<p>Selain itu, Bantuan Pangan (Banpang) Oktober–November telah disalurkan di tiga provinsi tersebut dengan total 10.613.640 kg beras dan 2.122.728 liter minyak goreng untuk Aceh, 16.893.920 kg beras dan 1.168.928 liter minyak goreng untuk Sumut, serta 6.794.960 kg beras dan 1.358.992 liter minyak goreng untuk Sumbar.
</p>
<p>Untuk memperkuat ketersediaan pangan, Bulog juga menambah stok beras ke Sibolga sebanyak 1.562 ton dari Jakarta dan Medan, serta ke Nias sebanyak 1.650 ton dari Jakarta dan Padang. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pasokan dan pemulihan distribusi di wilayah terdampak bencana
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bulog-ambil-langkah-cepat-usai-viral-gudang-di-sibolga-dijarah-korban-banjir/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sibolga Hilang Kontak sejak Bencana, Posisi Terakhir Terjebak Longsor di Tapteng</title>
		<link>https://bnbabel.com/wali-kota-sibolga-hilang-kontak-sejak-bencana-posisi-terakhir-terjebak-longsor-di-tapteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 17:24:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Kontak]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[posisi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sejak]]></category>
		<category><![CDATA[Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[Terjebak]]></category>
		<category><![CDATA[Wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/wali-kota-sibolga-hilang-kontak-sejak-bencana-posisi-terakhir-terjebak-longsor-di-tapteng/</guid>

					<description><![CDATA[– Keberadaan Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Penarik masih misterius usai dikabarkan hilang kontak hingga Kamis (27/11/2025) malam. Komunikasi dengannya terputus sejak dia melaporkan diri terjebak longsor di kawasan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/wali-kota-sibolga-hilang-kontak-sejak-bencana-posisi-terakhir-terjebak-longsor-di-tapteng/" title="Wali Kota Sibolga Hilang Kontak sejak Bencana, Posisi Terakhir Terjebak Longsor di Tapteng" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/wali-kota-sibolga-hilang-kontak-sejak-bencana-posisi-terakhir-terjebak-longsor-di-tapteng/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-489302947168152088" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Keberadaan Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Penarik masih misterius usai dikabarkan hilang kontak hingga Kamis (27/11/2025) malam. Komunikasi dengannya terputus sejak dia melaporkan diri terjebak longsor di kawasan Sitahuis, Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (25/11/2025) siang.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Informasi diperoleh, wilayah tersebut kini terisolasi akibat bencana banjir dan longsor besar yang memutus akses jalan dan jaringan komunikasi.
</p>
<p>Ketua DPP NasDem Teritorial Sumatera I (Sumut-Aceh), Bakhtiar Ahmad Sibarani, mengungkapkan pihaknya terus berupaya mencari informasi dan menjalin kontak dengan Syukri. Namun seluruh upaya komunikasi yang dilakukan hingga saat ini belum membuahkan hasil. Situasi di lapangan yang serba terbatas membuat kabar terkini mengenai Syukri sulit dipastikan.
</p>
<p>Bakhtiar menjelaskan, Syukri semula berada di Medan sebelum bencana besar melanda Tapanuli Tengah dan Sibolga. Begitu mendapat laporan soal kondisi cuaca ekstrem, Syukri disebut langsung bergegas kembali ke daerahnya.
</p>
<p>“Senin malam dia dapat kabar curah hujan tinggi di Sibolga, lalu dari Medan langsung pulang ke Sibolga,” ujar Bakhtiar dikutip dari iNews Medan, Jumat (28/11/2025).
</p>
<p>Menurut Bakhtiar, komunikasi terakhir dengan Syukri terjadi pada Selasa pagi (25/11). Saat itu, panggilan telepon yang dilakukan tidak direspons, sebelum kemudian Syukri hanya sempat mengirim pesan singkat melalui WhatsApp. Dalam pesan tersebut, dia menyampaikan kondisinya yang terjebak di kawasan Sitahuis dan tengah berjuang mencari sinyal.
</p>
<p>“Dia mengirim pesan soal kondisi yang terjebak di Sitahuis, dan tidak ada jaringan di sana,” kata Bakhtiar.
</p>
<p>Pesan singkat itu menjadi komunikasi terakhir yang diterima sebelum keberadaan Wali Kota Sibolga benar-benar tidak bisa dipantau lagi. Sejak momen tersebut, berbagai upaya menghubungi nomor ponsel Syukri selalu gagal.
</p>
<p>Bakhtiar menuturkan, dalam tangkapan layar percakapan yang dia tunjukkan, Syukri terakhir kali mengirim pesan sekitar pukul 11.10 WIB, Selasa. Saat itu, Syukri menyatakan tidak bisa menuju Sibolga karena akses jalan tertutup banjir dan longsor. Jalan kembali ke arah Tapanuli Utara pun dilaporkan tidak mungkin ditembus lantaran terdampak bencana serupa.
</p>
<p>Kondisi ini membuat keberadaan Wali Kota Sibolga kian sulit dilacak secara pasti. Selain faktor geografis yang berat, wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga juga mengalami pemadaman listrik total di banyak titik. Jaringan seluler ikut lumpuh sehingga masyarakat di kawasan terdampak hampir tidak memiliki sarana komunikasi.
</p>
<p>“Saya baru bisa menghubungi keluarga di Tapteng setelah ada kerabat menggunakan Starlink. Makanya banyak informasi di media sosial berasal dari orang yang berada di luar wilayah atau punya akses Starlink,” katanya.
</p>
<p>Situasi tersebut menjelaskan mengapa informasi resmi dari wilayah terdampak bencana kerap terlambat diterima publik.
</p>
<p>Bakhtiar menambahkan, sebagian besar kabar yang beredar terkait banjir dan longsor di Tapanuli Tengah dan Sibolga datang dari warga yang tersambung jaringan di luar zona blackout. Hal ini juga berdampak pada lambatnya perolehan update mengenai keberadaan Wali Kota Sibolga. Koordinasi bantuan dan pemantauan lapangan banyak mengandalkan pihak-pihak yang memiliki akses internet satelit.
</p>
<p>Di tengah keterbatasan itu, Bakhtiar menyampaikan harapan besar agar Syukri dan seluruh warga terdampak dalam kondisi selamat. Dia menegaskan, doa dan dukungan terus mengalir dari berbagai pihak untuk masyarakat di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
</p>
<p>“Semoga semuanya baik-baik saja, baik Wali Kota maupun seluruh warga Sibolga dan Tapanuli Tengah,” ucapnya.
</p>
<p>Hingga Kamis (27/11) malam, informasi yang beredar baru sebatas komunikasi terakhir dan lokasi di mana Syukri dilaporkan terjebak. Aparat dan pihak terkait terus berupaya menghimpun data dari berbagai sumber terpercaya. Publik pun masih menunggu kabar pasti terkait keberadaan Wali Kota Sibolga di tengah situasi bencana banjir dan longsor yang melanda Sitahuis dan sekitarnya
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/wali-kota-sibolga-hilang-kontak-sejak-bencana-posisi-terakhir-terjebak-longsor-di-tapteng/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
