<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Solar - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/solar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 07:37:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Solar - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Solar Orbiter Mengungkap Bagaimana Suar Matahari Sebenarnya Dimulai</title>
		<link>https://bnbabel.com/solar-orbiter-mengungkap-bagaimana-suar-matahari-sebenarnya-dimulai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 07:37:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana]]></category>
		<category><![CDATA[Dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Orbiter]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebenarnya]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Suar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/solar-orbiter-mengungkap-bagaimana-suar-matahari-sebenarnya-dimulai/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan menyaksikan jilatan api matahari berkembang dari percikan magnet kecil menjadi longsoran hujan plasma yang hebat di Matahari. Seperti longsoran salju yang dimulai dengan pergeseran kecil sebelum berkembang pesat, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/solar-orbiter-mengungkap-bagaimana-suar-matahari-sebenarnya-dimulai/" title="Solar Orbiter Mengungkap Bagaimana Suar Matahari Sebenarnya Dimulai" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/solar-orbiter-mengungkap-bagaimana-suar-matahari-sebenarnya-dimulai/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="code-block code-block-4" style="margin: 8px 0; clear: both;">
</div>
<p>Para ilmuwan menyaksikan jilatan api matahari berkembang dari percikan magnet kecil menjadi longsoran hujan plasma yang hebat di Matahari. Seperti longsoran salju yang dimulai dengan pergeseran kecil sebelum berkembang pesat, pengamatan baru menunjukkan bahwa jilatan api matahari dimulai dengan gangguan magnet lemah yang meningkat dengan cepat. Para ilmuwan yang menggunakan pesawat ruang angkasa Solar Orbiter yang dipimpin ESA menemukan bahwa (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<p><!-- CONTENT END 2 -->
							    	</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/solar-orbiter-mengungkap-bagaimana-suar-matahari-sebenarnya-dimulai/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>394 Ribu Kendaraan Diblokir Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi, Coba Cek Apa Kamu Termasuk</title>
		<link>https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 11:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Apa]]></category>
		<category><![CDATA[Beli]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Cek]]></category>
		<category><![CDATA[Coba]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[diblokir]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[termasuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/</guid>

					<description><![CDATA[– Pertamina Patra Niaga resmi memblokir 394 ribu nomor polisi (nopol) kendaraan karena terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan dalam pembelian Pertalite dan Solar subsidi. Akibat pemblokiran ini, seluruh kendaraan tersebut tidak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/" title="394 Ribu Kendaraan Diblokir Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi, Coba Cek Apa Kamu Termasuk" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-1139262304983781669" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Pertamina Patra Niaga resmi memblokir 394 ribu nomor polisi (nopol) kendaraan karena terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan dalam pembelian Pertalite dan Solar subsidi.
</p>
<p>Akibat pemblokiran ini, seluruh kendaraan tersebut tidak dapat lagi bertransaksi BBM bersubsidi, baik di SPBU maupun melalui aplikasi terhubung.
</p>
<p>Kebijakan ini disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR, Senin (17/11/2025).
</p>
<p>Ia menegaskan pemblokiran dilakukan sebagai langkah pencegahan agar subsidi BBM tidak disalahgunakan.
</p>
<h2 style="text-align: left;">QR Code Jadi Senjata Utama Awasi BBM Subsidi</h2>
<p>Pertamina kini menerapkan sistem wajib QR Code untuk seluruh pembelian BBM subsidi sebagai bagian dari program Subsidi Tepat.
</p>
<p>Melalui sistem digital tersebut, Pertamina bisa mengidentifikasi pola penyalahgunaan, termasuk lonjakan pembelian yang tidak wajar atau praktik kecurangan di lapangan.
</p>
<p>“Sistem subsidi tepat telah mengidentifikasi fraud terhadap 394 ribu nopol kendaraan yang sudah kami blokir untuk mengantisipasi dan memitigasi penyalahgunaan BBM di SPBU,” jelas Mars Ega.
</p>
<p>Selain menindak kendaraan, Pertamina Patra Niaga juga melakukan pembinaan terhadap 544 SPBU sepanjang tahun 2025 yang diduga bermasalah atau tidak patuh pada aturan penyaluran BBM subsidi.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Konsumsi Pertalite dan Solar Turun</h2>
<p>Implementasi QR Code terbukti memberi dampak nyata.
</p>
<p>Hingga Oktober 2025, konsumsi dua jenis BBM subsidi menunjukkan penurunan signifikan:
</p>
<div>
<p>– Kuota Solar Subsidi tercatat under 10% dari total kuota nasional.
</p>
<p>– Realisasi Pertalite turun sekitar 10% dari target 2025.
</p>
<p>Penurunan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem digital mampu menekan praktik penyelewengan dan memastikan BBM subsidi hanya diterima mereka yang berhak.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Seluruh SPBU Sudah Terapkan Sistem Digital</h2>
<p>Pertamina menegaskan bahwa seluruh SPBU di Indonesia kini telah mewajibkan penggunaan QR Code untuk pembelian Pertalite dan Solar subsidi.
</p>
<p>Sistem ini bukan hanya mempermudah pengawasan, tapi juga memastikan bantuan subsidi negara tepat sasaran.
</p>
<p>Mars Ega menambahkan, program subsidi tepat akan terus diperkuat sepanjang 2025 agar distribusi BBM subsidi tetap transparan, akurat, dan bisa diawasi secara digital.
</p>
<p>Dengan total 394.000 kendaraan diblokir, masyarakat diimbau segera memeriksa apakah nopol kendaraannya terdaftar dan memastikan penggunaan QR Code sesuai ketentuan, demi menghindari sanksi serupa.
</p>
<p>Jika kendaraanmu tiba-tiba tidak bisa membeli Pertalite atau Solar, bisa jadi namanya masuk dalam daftar blokir.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun</title>
		<link>https://bnbabel.com/parker-solar-probe-nasa-baru-saja-memecahkan-misteri-matahari-70-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 02:49:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Parker]]></category>
		<category><![CDATA[Probe]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/parker-solar-probe-nasa-baru-saja-memecahkan-misteri-matahari-70-tahun/</guid>

					<description><![CDATA[Akhirnya para ilmuwan telah melihat bagaimana matahari membentak dan meledak, berkat probe surya Parker NASA. Misi ini mengkonfirmasi teori berusia 70 tahun tentang kekuatan magnetik di balik badai matahari. Kredit: <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-nasa-baru-saja-memecahkan-misteri-matahari-70-tahun/" title="Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-nasa-baru-saja-memecahkan-misteri-matahari-70-tahun/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/1756090188_683_idt-size-300600.png"></a></figure>
					
<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Coronal-Mass-Ejection-Source.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="777" height="454" data-id="48596" src="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Coronal-Mass-Ejection-Source.jpg" alt="Parker Solar Probe Coronal Mass Ejection Source" class="wp-image-48596" title="Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun"></a></figure>
					
<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Touches-Sun.gif"><img decoding="async" width="777" height="437" data-id="48597" src="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Touches-Sun.gif" alt="Parker Solar Probe Touches Sun" class="wp-image-48597" title="Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun"></a></figure>
					</figure>
<br><div>
<figure id="attachment_490430" aria-describedby="caption-attachment-490430" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-490430" class="wp-caption-text">Akhirnya para ilmuwan telah melihat bagaimana matahari membentak dan meledak, berkat probe surya Parker NASA. Misi ini mengkonfirmasi teori berusia 70 tahun tentang kekuatan magnetik di balik badai matahari. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Untuk pertama kalinya dalam sejarah, <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;NASA&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;NASA is the United States' space agency, responsible for civil space exploration, aeronautics research, and Earth science. Founded in 1958, it has led missions to the Moon, Mars, and the outer planets, and currently operates the International Space Station with global partners.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">NASA</span>‘S <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Parker Solar Probe&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The Parker Solar Probe is a NASA spacecraft launched on August 12, 2018, with the mission of studying the Sun more closely than any human-made object ever has. Designed to travel within 4 million miles of the Sun's surface, the probe aims to provide new data on solar activity and make critical observations of the outer corona of the Sun. It investigates phenomena such as solar winds and magnetic fields to understand better the processes that drive the solar atmosphere and its impacts on space weather. The technology enabling the probe to withstand the extreme heat and radiation includes a heat shield that can tolerate temperatures exceeding 2,500 degrees Fahrenheit. The Parker Solar Probe's findings are expected to not only enhance our understanding of stellar mechanics but also improve the forecasting of space weather events that can affect life on Earth and satellite operations in space.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Parker Solar Probe</span> telah terbang melalui wilayah matahari di mana kekuatan magnetik yang meledak -ledak membentak dan menyambung kembali, secara langsung mengkonfirmasi teori yang telah diperdebatkan oleh para ilmuwan selama 70 tahun.</strong></p><div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax"><div class="rellax"><div class="in-rellax"><img decoding="async" src="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/1756090188_683_idt-size-300600.png" alt="Example 300x600" title="Example 300x600" width="300" height="600"/></div></div></div>
<p><em>Terobosan ini menjelaskan bagaimana matahari melepaskan semburan energi yang sangat besar yang menggerakkan suar matahari dan badai yang cukup kuat untuk mengganggu satelit, jaringan listrik, dan komunikasi di bumi ini.</em>
</p><h4>Mengonfirmasi Teori Surya yang Tua Puluhan</h4>
<p>Sebuah tim yang dipimpin oleh Southwest Research Institute (SWRI) telah memberikan konfirmasi langsung pertama dari teori-teori lama tentang koneksi magnetik, proses yang kuat yang mengeluarkan energi magnetik yang disimpan dan memicu suar surya, ejeksi massa koronal, dan peristiwa cuaca ruang angkasa lainnya. Terobosan itu dimungkinkan oleh Parker Solar Probe (PSP) NASA, satu -satunya pesawat ruang angkasa yang melakukan perjalanan melalui atmosfer atas matahari.
</p><p data-start="586" data-end="1103">Rekoneksi magnetik terjadi ketika garis medan magnet di dalam super panas <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;plasma&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Plasma is the fourth state of matter, consisting of ionized gas with free electrons and ions. It is found in stars, lightning, and fusion reactors.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">plasma</span> Belah terpisah dan kemudian tautkan lagi dalam pengaturan yang berbeda. Pergeseran tiba -tiba ini melepaskan energi yang luar biasa. Di bawah sinar matahari, prosesnya mendorong letusan yang dapat memberi riak melintasi tata surya dan mengganggu teknologi di Bumi, termasuk satelit, komunikasi, dan jaringan listrik. Mengembangkan model yang akurat tentang bagaimana koneksi kembali bekerja di bawah sinar matahari adalah kunci untuk memprediksi badai matahari yang mengganggu ini sebelum mencapai planet kita.
<figure id="attachment_490906" aria-describedby="caption-attachment-490906" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-490906" src="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Coronal-Mass-Ejection-Source.jpg" alt="Parker Surya Probe Sumber Ejeksi Massa Koronal" width="777" height="454" title="Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun"><figcaption id="caption-attachment-490906" class="wp-caption-text">Sebuah studi yang dipimpin SWRI tentang matahari mengkonfirmasi model teoretis yang telah berusia puluhan tahun tentang penyambungan magnetik matahari. Pengukuran dari penyelidikan Solar Parker NASA membantu mengisi kesenjangan penting dalam data tentang proses yang mendorong suar surya, ejeksi massa koronal dan fenomena cuaca ruang angkasa lainnya. Pengukuran diambil dari wilayah yang digambarkan dalam kotak putih, yang diidentifikasi sebagai sumber ejeksi massa koronal. Angka -angka yang ditampilkan di sini diambil dari gambar yang ditangkap oleh misi pengorbit surya ESA. Kredit: ESA/NASA/Solar Orbiter</figcaption></figure>
</p><h4>Dari magnetosfer Bumi ke matahari</h4>
<p>“Rekoneksi beroperasi pada skala spasial dan temporal yang berbeda, dalam plasma luar angkasa mulai dari matahari hingga magnetosfer Bumi hingga pengaturan laboratorium hingga skala kosmik,” kata Dr. Ritesh Patel, seorang ilmuwan peneliti di sains Solar Scial dan divisi eksplorasi di Boulder, Colorado, dan pemimpin sebuah makalah baru yang diterbitkan di dalam Solar System di divisi di Boulder, Colorado, dan pemimpin sebuah makalah baru yang dipublikasikan di dalamnya di Solar yang dipublikasikan di dalam <em>Astronomi Alam</em>. “Sejak akhir 1990-an, kami telah dapat mengidentifikasi penyambungan kembali di korona matahari melalui pencitraan dan spektroskopi. Deteksi in-situ dimungkinkan dalam magnetosfer Bumi dengan peluncuran misi seperti misi Multicospale (MMS) yang serupa di NASA di 2018.
</p><p>Kedekatan PSP yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan matahari telah membuka pintu untuk penemuan yang pernah dianggap mustahil. Selama lulus tutup pada 6 September 2022, pesawat ruang angkasa mengalami letusan besar dan mengumpulkan gambar dan pengukuran plasma dan aktivitas medan magnet pertama dalam peristiwa semacam itu. Dengan menggabungkan pengamatan ini dengan data dari <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;European Space Agency&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The European Space Agency (ESA) is an intergovernmental organization dedicated to the exploration of space, established in 1975. Composed of 22 member states, ESA conducts a broad range of missions focused on Earth observation, human spaceflight, scientific exploration of the solar system, and the development of related technologies and infrastructure. It collaborates extensively with other space agencies around the world, such as NASA, to undertake significant joint missions, including the International Space Station (ISS) and the Hubble Space Telescope. ESA also plays a crucial role in developing satellite-based technologies and services that benefit Europe and the world, including telecommunications, navigation, and environmental monitoring.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Badan Antariksa Eropa</span>Pengorbit surya, tim yang dipimpin SWRI mengkonfirmasi bahwa PSP memang telah terbang melalui zona penyambungan kembali magnetik di atmosfer Matahari untuk pertama kalinya.
<figure id="attachment_146762" aria-describedby="caption-attachment-146762" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-146762" src="https://www.bnbabel.com/wp-content/uploads/2025/08/Parker-Solar-Probe-Touches-Sun.gif" alt="Parker Solar Probe menyentuh matahari" width="777" height="437" title="Parker Solar Probe NASA baru saja memecahkan misteri matahari 70 tahun"><figcaption id="caption-attachment-146762" class="wp-caption-text">Parker Solar Probe dari NASA adalah pesawat ruang angkasa pertama yang terbang langsung melalui atmosfer luar Matahari, mengumpulkan data yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang aktivitas matahari dan pengaruhnya di Bumi. Kredit: NASA GSFC/CIL/Brian Monroe</figcaption></figure>
</p><h4>Model lama akhirnya divalidasi</h4>
<p>“Kami telah mengembangkan teori koneksi ulang magnetik selama hampir 70 tahun, jadi kami memiliki ide dasar tentang bagaimana parameter yang berbeda akan berperilaku,” kata Patel. “Pengukuran dan pengamatan yang diterima dari pertemuan telah memvalidasi model simulasi numerik yang telah ada selama beberapa dekade dalam beberapa tingkat ketidakpastian. Data akan berfungsi sebagai kendala yang kuat untuk model masa depan dan menyediakan jalan untuk memahami pengukuran matahari PSP dari kerangka waktu dan peristiwa lainnya.”
</p><p>Misi MMS NASA, yang dipimpin oleh SWRI, memberi para peneliti gagasan tentang bagaimana koneksi kembali terjadi di lingkungan dekat-bumi dalam skala yang lebih kecil. Pengamatan PSP 2022 sekarang memberi para peneliti dengan bagian yang hilang yang menghubungkan skala bumi ke solar skala solar. SWRI selanjutnya akan bekerja untuk mengidentifikasi apakah mekanisme penyambungan kembali disertai dengan turbulensi atau fluktuasi dan gelombang medan magnet hadir di daerah surya PSP yang diidentifikasi memiliki koneksi aktif.
</p><h4>Membuka Rahasia Transfer Energi</h4>
<p>“Pekerjaan yang sedang berlangsung memberikan penemuan pada skala yang berbeda, yang memungkinkan kita untuk melihat bagaimana energi ditransfer dan bagaimana partikel dipercepat,” kata Patel. “Memahami proses-proses ini di Matahari dapat membantu memprediksi aktivitas matahari dengan lebih baik dan meningkatkan pemahaman kita tentang lingkungan dekat-bumi.”
</p><p>Reference: “Direct in Situ Observations of eruption-Associated Magnetic Reconnonection in the solar corona” by Ritesh Patel, Tatiana niemmbro, Xiaoyan Xie, Daniel B. Seaton, Samuel T. Badman, Soumya Roy, Yeimy J. Rivera, Katharine K. Reeves, Guillermo Stenburg, Phillip Hess, Matthew J. West, Alex Feller, Johann Hirzberger, David Orozco Suárez, Sami K. Solanki, Hanna Strecker dan Gheerardo Valori, 13 Agustus 2025, <i>Astronomi Alam</i>.<br/>Dua: 10.1038/S41550-025-02623-6
</p><p>Parker Solar Probe adalah misi NASA yang dirancang untuk mempelajari matahari dari dekat dan mengungkap bagaimana aktivitasnya membentuk lingkungan di sekitar Bumi. Ini adalah bagian dari NASA’s Living With A Star Program, yang berfokus pada sistem Sun-Earth dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari dan masyarakat. Program ini dikelola oleh Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Maryland untuk Direktorat Misi Sains Badan di Washington. Pesawat ruang angkasa itu sendiri dirancang dan dibangun oleh <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) is a leading research and development center in Laurel, Maryland, affiliated with Johns Hopkins University. Established in 1942, APL focuses on a wide range of technical areas including national security, space science, healthcare, and information technology. It is renowned for developing solutions for complex defense and space challenges, such as the New Horizons mission to Pluto and the Parker Solar Probe. APL's work spans from cybersecurity and artificial intelligence to systems engineering, impacting both government and civilian sectors.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins</span>yang juga mengoperasikan dan mengelola misi.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p><p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p></div>
<br><b>BN Babel</b><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-nasa-baru-saja-memecahkan-misteri-matahari-70-tahun/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Solar Badai Selanjutnya bisa memukul satelit bahkan lebih keras</title>
		<link>https://bnbabel.com/mengapa-solar-badai-selanjutnya-bisa-memukul-satelit-bahkan-lebih-keras/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 18:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Badai]]></category>
		<category><![CDATA[Bahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Keras]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[memukul]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Satelit]]></category>
		<category><![CDATA[Selanjutnya]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mengapa-solar-badai-selanjutnya-bisa-memukul-satelit-bahkan-lebih-keras/</guid>

					<description><![CDATA[Ketika karbon dioksida terus meningkat di atmosfer bagian atas Bumi, cara badai matahari berinteraksi dengannya dapat bergeser secara dramatis. Pemodelan baru menunjukkan bahwa badai geomagnetik di masa depan akan terjadi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mengapa-solar-badai-selanjutnya-bisa-memukul-satelit-bahkan-lebih-keras/" title="Mengapa Solar Badai Selanjutnya bisa memukul satelit bahkan lebih keras" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-solar-badai-selanjutnya-bisa-memukul-satelit-bahkan-lebih-keras/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Ketika karbon dioksida terus meningkat di atmosfer bagian atas Bumi, cara badai matahari berinteraksi dengannya dapat bergeser secara dramatis. Pemodelan baru menunjukkan bahwa badai geomagnetik di masa depan akan terjadi di atmosfer yang lebih dingin dan lebih tipis, menyebabkan lonjakan kepadatan yang lebih tajam meskipun pengurangan keseluruhan. Perubahan ini dapat meningkatkan hambatan satelit dan mengganggu layanan kritis seperti (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-solar-badai-selanjutnya-bisa-memukul-satelit-bahkan-lebih-keras/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jet Solar Tiny Sparks 200.000x Gelombang di Helium-3 Langka, Ilmuwan Menakjubkan</title>
		<link>https://bnbabel.com/jet-solar-tiny-sparks-200-000x-gelombang-di-helium-3-langka-ilmuwan-menakjubkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 06:44:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[200.000x]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Helium3]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Jet]]></category>
		<category><![CDATA[Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Menakjubkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Sparks]]></category>
		<category><![CDATA[Tiny]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/jet-solar-tiny-sparks-200-000x-gelombang-di-helium-3-langka-ilmuwan-menakjubkan/</guid>

					<description><![CDATA[Jet matahari yang ditangkap oleh pengorbit surya melepaskan peningkatan 200.000 kali lipat dalam isotop helium langka, 3He-jauh melampaui apa pun yang pernah dicatat. Para ilmuwan melacaknya ke daerah yang tenang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/jet-solar-tiny-sparks-200-000x-gelombang-di-helium-3-langka-ilmuwan-menakjubkan/" title="Jet Solar Tiny Sparks 200.000x Gelombang di Helium-3 Langka, Ilmuwan Menakjubkan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jet-solar-tiny-sparks-200-000x-gelombang-di-helium-3-langka-ilmuwan-menakjubkan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Jet matahari yang ditangkap oleh pengorbit surya melepaskan peningkatan 200.000 kali lipat dalam isotop helium langka, 3He-jauh melampaui apa pun yang pernah dicatat. Para ilmuwan melacaknya ke daerah yang tenang di bawah sinar matahari dengan medan magnet yang lemah yang tak terduga, yang mengubah asumsi sebelumnya tentang akselerasi partikel surya. Bahkan orang asing, acara itu tidak menunjukkan yang biasa (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jet-solar-tiny-sparks-200-000x-gelombang-di-helium-3-langka-ilmuwan-menakjubkan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parker Solar Probe milik NASA: Objek Buatan Manusia Tercepat yang Baru Saja “Menyentuh” Matahari dan Memecahkan Rekor</title>
		<link>https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2024 02:50:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menyentuh]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Objek]]></category>
		<category><![CDATA[Parker]]></category>
		<category><![CDATA[Probe]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Tercepat]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/</guid>

					<description><![CDATA[Parker Solar Probe milik NASA telah memecahkan rekor dengan menjelajah lebih dekat ke Matahari dibandingkan sebelumnya, mencapai kecepatan luar biasa 430.000 mph. Dilengkapi dengan teknologi inovatif, ia menantang suhu ekstrem <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/" title="Parker Solar Probe milik NASA: Objek Buatan Manusia Tercepat yang Baru Saja “Menyentuh” Matahari dan Memecahkan Rekor" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Parker Solar Probe milik NASA telah memecahkan rekor dengan menjelajah lebih dekat ke Matahari dibandingkan sebelumnya, mencapai kecepatan luar biasa 430.000 mph. Dilengkapi dengan teknologi inovatif, ia menantang suhu ekstrem untuk mengumpulkan data berharga, menjanjikan untuk membentuk kembali pemahaman kita tentang fenomena matahari dan bahkan memengaruhi cara kita menjelajahi bintang lain. Solar Pemecah Rekor Parker Solar Probe (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/parker-solar-probe-milik-nasa-objek-buatan-manusia-tercepat-yang-baru-saja-menyentuh-matahari-dan-memecahkan-rekor/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemandangan Matahari Baru yang Menakjubkan dari Solar Orbiter Mengungkapkan Dinamika Tersembunyi</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemandangan-matahari-baru-yang-menakjubkan-dari-solar-orbiter-mengungkapkan-dinamika-tersembunyi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 00:24:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinamika]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Menakjubkan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Orbiter]]></category>
		<category><![CDATA[Pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Tersembunyi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemandangan-matahari-baru-yang-menakjubkan-dari-solar-orbiter-mengungkapkan-dinamika-tersembunyi/</guid>

					<description><![CDATA[Misi Solar Orbiter telah menghasilkan gambar Matahari beresolusi tinggi yang belum pernah ada sebelumnya, menampilkan interaksi kompleks antara medan magnet dan pergerakan plasma. Gambar-gambar ini, yang mencakup gambaran detail bintik <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemandangan-matahari-baru-yang-menakjubkan-dari-solar-orbiter-mengungkapkan-dinamika-tersembunyi/" title="Pemandangan Matahari Baru yang Menakjubkan dari Solar Orbiter Mengungkapkan Dinamika Tersembunyi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemandangan-matahari-baru-yang-menakjubkan-dari-solar-orbiter-mengungkapkan-dinamika-tersembunyi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Misi Solar Orbiter telah menghasilkan gambar Matahari beresolusi tinggi yang belum pernah ada sebelumnya, menampilkan interaksi kompleks antara medan magnet dan pergerakan plasma. Gambar-gambar ini, yang mencakup gambaran detail bintik matahari dan corona, meningkatkan pemahaman kita tentang fenomena matahari. Lihatlah lebih dekat empat gambar baru Matahari yang menakjubkan yang ditangkap oleh Solar (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemandangan-matahari-baru-yang-menakjubkan-dari-solar-orbiter-mengungkapkan-dinamika-tersembunyi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejak 2021, Akhirnya Kapal Berbahan Bakar Gas dan Solar Milik Pertamina Diresmikan</title>
		<link>https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 11:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Milik]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Sejak]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/</guid>

					<description><![CDATA[BALIKPAPAN, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Prototype Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/" title="Sejak 2021, Akhirnya Kapal Berbahan Bakar Gas dan Solar Milik Pertamina Diresmikan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>BALIKPAPAN, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Prototype Diesel Dual Fuel (DDF) Crewboat atau Kapal Awak Penumpang Berbahan Bakar Gas dan Solar milik PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).</p>
<p>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, proses konversi kapal ini sudah diakukan sejak tahun 2021 akhirnya membuahkan hasil yang baik untuk menghemat solar untuk bahan bakar kapal.</p>
<p>“Kalau kita lihat dimulai inisiatif di tahun 2021 sampai 2024, ini waktunya panjang banget. Dan ini adalah unit pertama. Mudah-mudahan untuk depannya, unit selanjutnya bisa dilakukan,” kata Arifin usai meresmikan Kapal DDF di Pelabuhan Somber Balikpapan, Senin (12/8/2024).</p>
<p>International Maritime Organization, lanjut Arifin, sudah menetapkan pemakaian untuk bahan bakar yang ramah lingkungan hingga tidak ada karbon.</p>
<p>“Inisiatif ini untuk hybrid dual fuel system ya patut kita hargai. Tentu saja melalui satu kajian dengan perhitungan yang matang sehingga bisa dilaksanakan, kedepannya kami berharap ini bisa-bisa dilakukan dengan lebih cepat lagi,” jelas Arifin.</p>
<p>Arifin juga mendorong PHM untuk dapat menyelesaikan kapal yang sudah direncanakan untuk menggunakan DDF agar dapat lebih cepat mengakselerasi proses penelitian.</p>
<p>“Mungkin izin pertama tidak mudah, tapi kemudian kalau satu sudah dilaksanakan, yang lainnya insya Allah lebih lancar,” ujar Arifin.</p>
<p>Arifin menambahkakan, dengan penerapan Kapal DDF ini akan terjadi penghematan sebanyak 80 persen, pemakaian solar juga akan berkurang menjadi 1.500 liter per hari, serta hemat Rp12 juta per hari.</p>
<p>“Kapal ini baru satu unit, yang tadi efisiensinya 80 persen dengan pencobaan yang telah dilakukan. Maksudnya 80 persen pemanfaatan LNNG bisa lebih banyak. Nah tadi cost yang dihemat itu adalah Rp12 juta rupiah per hari,” jelasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, DDF Crewboat adalah kapal dengan mesin diesel yang dimodifikasi sehingga mesin tersebut bisa berjalan dengan campuran bahan bakar diesel dan natural gas. Teknologi ini tidak sepenuhnya menghilangkan penggunaan bahan bakar diesel, tapi akan mengurangi pemanfaatan diesel. Tabung LNG akan diletakkan pada kompartemen tangki bahan bakar.</p>
<p>Dari hasi studi PHM, potensi optimasi dari pemanfaatan DDF tersebut akan mengurangi penggunaan bahan bakar diesel sekitar 6.050 Kiloliter per tahun untuk 10 crewboat yang beroperasi di offshore WK Mahakam, dan berpotensi mengurangi biaya operasional sebesar USD4,1 juta per tahun.</p>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sejak-2021-akhirnya-kapal-berbahan-bakar-gas-dan-solar-milik-pertamina-diresmikan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenko Marves Ungkap 800.000 Mobil &#8220;Pajero&#8221; Masih Gunakan Solar Subsidi</title>
		<link>https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 07:02:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko]]></category>
		<category><![CDATA[Marves]]></category>
		<category><![CDATA[Masih]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Pajero]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan, terdapat kurang lebih 800.000 kendaraan bermesi diesel termasuk Pajero Sport masih menikmati Biosolar Bersubsidi. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/" title="Kemenko Marves Ungkap 800.000 Mobil &#8220;Pajero&#8221; Masih Gunakan Solar Subsidi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan, terdapat kurang lebih 800.000 kendaraan bermesi diesel termasuk Pajero Sport masih menikmati Biosolar Bersubsidi.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengatakan, subsidi untuk Biosolar lebih banyak jika dibandingkan dengan subsidi yang diberikan kepada Pertalite.</p>
<p>“Bensin sama solar, itu subsidi nya beda. Lebih tinggi jauh solar. Kalau lihat harganya di jalan, di tangki bensin, biosolar sama dexlite aja, beda jauh,” kata Rachmad dalam sesi diskusi di Jakarta, Senin (5/8/2024).</p>
<p>Menurutnya, subsidi dan kompensasi untuk Biosolar per liternya sebesar Rp4.966. Berbanding jauh dengan Pertalite yang hanya Rp1.596 per liter.</p>
<p>Rachmat memaparkan, satu unit mobil diesel yang disubsidi setara dengan mensubsidi 3,5 sampai 4,2 motor dengan asumsi rata-rata konsumsi mobil diesel sebanyak 477 liter sampai 573 liter per tahunnya.</p>
<p>“Subsidinya lebih menarik, kalau solar, karena lebih besar, kalaupun solar lebih irit, anggap saja lebih irit 30%, ya, bisa 11-13.  Faktanya, mobil diesel LCGC belum ada di Indonesia.  Kalau mau beli mobil diesel yang mana?  Pajero Sport, Land Cruiser Fortuner Diesel.  Tidak ada Agya Diesel.  Sejujurnya, ini sedikit menggoda keadilan.&#8221;  jelas Rachmat.</p>
<p>Selain mobil diesel, lanjut Rachmat, mobil bensin juga mengkonsumsi Pertalite subsidi lebih banyak 4 sampai 5 kali lipat dari konsumsi untuk motor.</p>
<p>“Kalau orang naik Agya, sama-sama isi pertalite, itu dapat 4 (motor). Kalau dia naik Inova, bisa dapat 5 (motor). Berarti orang yang naik motor, itu kita kasih seperlimanya orang yang naik Inova. Itu satu hal aneh kan, harusnya yang naik Inova dapat lebih sedikit atau malah dia tidak dapat,” ungkapnya.</p>
<p>Rachmat menyayangkan hal ini terjadi, pasalnya, uang yang digunakan untuk subsidi BBM tersebut tidak tepat sasaran dan banyak dinikmati oleh orang yang tidak berhak.</p>
<p>“Tapi isunya adalah pakai uangnya siapa? Tentunya pakai uang pemerintah, kalau kita pakai uang pemerintah, apakah pantas yang tadi yang mewah-mewah tadi itu masih tetap dapat berkali-kali lipat daripada yang teman-teman yang mungkin lebih membutuhkan,” jelasnya.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
