<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sumbar - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/sumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Dec 2025 18:48:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Sumbar - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3,3 Juta Jiwa Terdampak di Aceh, Sumut dan Sumbar</title>
		<link>https://bnbabel.com/33-juta-jiwa-terdampak-di-aceh-sumut-dan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 18:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/33-juta-jiwa-terdampak-di-aceh-sumut-dan-sumbar/</guid>

					<description><![CDATA[– Sebanyak 3,3 juta jiwa terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Jumlah ini berdasarkan pendataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/33-juta-jiwa-terdampak-di-aceh-sumut-dan-sumbar/" title="3,3 Juta Jiwa Terdampak di Aceh, Sumut dan Sumbar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/33-juta-jiwa-terdampak-di-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5091371550923490717" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Sebanyak 3,3 juta jiwa terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Jumlah ini berdasarkan pendataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (3/12/2025). </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) BNPB melaporkan 753 orang meninggal dunia, 650 orang masih hilang dan 2.600 lainnya mengalami luka-luka. Angka ini menjadikan bencana Sumatera ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
</p>
<p>Dari datang tersebut tercatat kerusakan rumah warga mencapai ribuan unit.
</p>
<p>“3.600 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak ringan, dan 3.700 rusak ringan,” tulis BNPB dikutip Rabu (3/12/2025).
</p>
<p>Selain permukiman, fasilitas umum juga terdampak parah. Data BNPB menunjukkan 39,34% jembatan rusak, 16,97% fasilitas ibadah rusak, 42,5% fasilitas pendidikan rusak
</p>
<p>1,18% fasilitas kesehatan rusak. Ini menunjukkan skala kerusakan yang masif dan memerlukan penanganan jangka panjang.
</p>
<p>Jumlah pengungsi juga terus bertambah seiring upaya evakuasi dan pendataan. BNPB mencatat ada 106.200 pengungsi di Sumbar, 538.000 pengungsi di Sumut dan 1,5 juta jiwa di Aceh. Total pengungsi mencapai 2,1 juta orang yang kini tersebar di ratusan titik pengungsian dengan kondisi logistik dan akses yang bervariasi.
</p>
<p>Dari sisi populasi terdampak, BNPB mencatat 141.800 warga di Sumbar, lalu 1,7 juta warga terdampak di Sumut dan 1,5 juta jiwa di Aceh. Secara keseluruhan, 3,3 juta jiwa merasakan dampak langsung bencana banjir bandang dan longsor ini. Banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal, akses air bersih, mata pencaharian, dan fasilitas vital lain.
</p>
<p>BNPB menyatakan bahwa penanganan darurat masih menjadi prioritas sementara pemulihan jangka panjang disiapkan bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lembaga kemanusiaan.
</p>
<p>Di tengah situasi yang masih berubah cepat, pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/33-juta-jiwa-terdampak-di-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar</title>
		<link>https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 10:22:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Babat]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dulu]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Juga]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Landa]]></category>
		<category><![CDATA[Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/</guid>

					<description><![CDATA[– Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar. Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/" title="Bahlil Sebut Negara Maju Dulu juga Babat Hutan Kembali Viral Pasca Banjir Bandang Landa Aceh, Sumut dan Sumbar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4799421902613452089" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Video yang menampilkan Bahlil  sebut negara maju dulu babat hutan kembali viral pasca banjir bandang landa Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Adapun potongan video tersebut terlihat Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menyampaikan pemaparan terkait program hilirisasi Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Video yang diposting Muhammad Said Didu di akun @msaid_didu ini mendapatkan berbagai komentar dari netizen.
</p>
<p>Salah satu netizen August Hnedri dengan akun @Hnedri meuliskan komentar, ‘Pak Bahl, kita berlaku Ihsan bukan terhadap sesama manusia saja, seperti yg bapak sampaikan itu’.
</p>
<p>“Tapi sebagai manusia yang cerdas kita juga harus menunjukkan kebaikan kepada makhluk lain. Tunjukkan kebaikan pada rumah gajah, harimau, dan burung-burung cantik yang hidup di hutan. Salam cerdas pak,” tulisnya.
</p>
<p>Adapun pernyataan Bahlil saat itu terkait bagaimana negara memanfaatkan sumber daya alam, mulai dari hutan dan tambang.
</p>
<p>Bahkan dalam pernyataanya Bahlil mempertanyakan kenapa Indonesia mau melakukan eksploitasi sumber daya alamnya ada yang merasa terganggu.
</p>
<p>“Negara-negara lain pada saat era 40an, 50an dan 60an, mereka-kan banyak hutan juga, mereka juga punya tambang banyak, semua mereka punya banyak,” papar Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia saat acara Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 pada 4 Juni lalu.
</p>
<p>Bahlil menambahkan bahwa pada saat itu negara mereka belum maju seperti saat sekarang.
</p>
<p>“Maka mereka mengambil sumber daya alam mereka, hutannya dibabat, tambangnya diambil dan mungkin lingkungan mereka saat itu tidak lebih baik dari apa yang kita lakukan sekarang,” ungkapnya.
</p>
<p>“Pertanyaan saya, siapa yang memprotes mereka saat itu”.
</p>
<p>“Sekaranag negara kita, negara-negara yang berkembang, yang mempunyai sumber daya alam, yang beru memulai untuk berfikir mendapatkan nilai tambah untuk kemudian mensejahterakan rakyatnya, untuk bisa membanggun, kok ada yang merasa terganggu, ada apa di balik itu” tanya Bahlil.
</p>
<div>
<p>Bahlil menyampaikan bahwa dalam membanggun hilirisasi dalam kurun waktu 5-6 tahun kebelakang belum sempurna.
</p>
<p>Salah satu netizen menyampaikan ketidak setujuannya dengan pernyataan Bahlil yang menyebutkan negara maju melakukan eksploitasi sumber daya alamnya.
</p>
<p>“Negara maju mana yang eksploitasi alamnya? Yg ada negara maju itu eksploitasi negara lain yang pemimpinnya Bodoh,” tulis Pak Taka dengan akun X@ardianTaka.
</p>
<p>“Rakus alam negara di rusak tanpa malu malu lagi yg penting dapat harta. Rakyat mati , susah bukan urusan Gue !?, Machmud Yahya dengan akun X@MachmudYaha ikut menambahkan.
</p>
<p>Dalam kesempatan lain, Bahlil saat acara Talkshow Aksi Nyata untuk Bumi Lestari di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat 28 November lalu menyampaikan rasa duka citanya terhadap korban banjir yang melanda Aceh, Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>Selai itu Bahlil juga menyampikan akan melakukan penataan kembali regulasi yang terkait dengan pengelolaan lingkungan.
</p>
<p>“Saya khususnya di sektor pertambangan akan melakukan tindakan, langkah-langkah yang terukur, untuk bagaimana bisa menjaga pengelolaan tambang yang ramah lingkungan,” ucapnya.
</p>
<p>Bahlil juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait tudingan banjir akibat aktifitas tambang ilegal.
</p>
<p>Diketahui Aceh, Sumut dan Sumbar mengalami banjir bandang beberapa hari lalu akibat intensitas curah hujan yang tinggi.
</p>
<p>Akibatnya, tidak hanya air, namun lumpur dan gelondongan kayu ikut menghantam kampung serta rumah warga.
</p>
<p>Pihak BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mencapai 174 orang hingga Jumat 28 November sore.
</p>
</div>
<div>
<p>Adapun korban meninggal di Aceh sebanyak 25 orang dan 25 orang lainnya masih hilang, di Sumut 116 orang dan 42 orang masih dalam pencarian.
</p>
<p>Sedangkan di wilayah Sumbar, korban meninggal dunia sebanyak 23 orang dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bahlil-sebut-negara-maju-dulu-juga-babat-hutan-kembali-viral-pasca-banjir-bandang-landa-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>174 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar</title>
		<link>https://bnbabel.com/174-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 17:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/174-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar/</guid>

					<description><![CDATA[– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru korban banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Korban tewas bertambah menjadi 174 orang. “Sebanyak 174 <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/174-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar/" title="174 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/174-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-387407972432798017" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru korban banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Korban tewas bertambah menjadi 174 orang.
</p>
<p>“Sebanyak 174 jiwa meninggal dunia,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (29/11).
</p>
<h2 style="text-align: left;">Sumatera Utara</h2>
<div>
<p>Suharyanto menuturkan, korban tewas terbanyak berasal dari Sumatera Utara dengan total 116 orang.
</p>
<p>Korban tewas tersebar dengan rincian: Tapanuli Utara 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padang Sidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang.
</p>
<p>“Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 orang dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus karena masih ada titik-titik yang belum ditembus. Di lokasi longsor itu juga diindikasikan masih ada korban jiwa,” ujar Suharyanto.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Aceh</h2>
</div>
<div>
<p>Berikutnya, dari Provinsi Aceh, BNPB mencatat 35 korban meninggal, 25 orang hilang, dan 8 luka-luka.
</p>
<p>Korban terbanyak berasal dari Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Hingga saat ini, pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.
</p>
<p>“Data ini akan terus berkembang. Sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia,” beber Suharyanto.
</p>
<p>“Per sore ini yang mengungsi ada 4.846 KK,” lanjutnya.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Sumatera Barat</h2>
</div>
<div>
<p>Dari Sumatera Barat, tercatat 23 korban meninggal, 12 orang hilang, dan 4 luka-luka yang tersebar di beberapa wilayah seperti Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, serta Pasaman Barat.
</p>
<p>Beberapa wilayah juga melaporkan titik pengungsian, di antaranya 50 titik di Pesisir Selatan, 3 titik di Kota Padang, dan beberapa titik lain di Kabupaten Solok, Pasaman, dan Tanah Datar. Jumlah total sementara pengungsi mencapai 3.900 KK.
</p>
<p>“Di Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka-luka,” ungkap Suharyanto.
</p>
<p>“Pengungsi terdata ada 3.900 KK. Yang terparah ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kota Padang,” tutupnya.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/174-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan-sumbar/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangani Bencana di Sumut dan Sumbar, TNI AL Kerahkan 6 KRI dan 4 Helikopter</title>
		<link>https://bnbabel.com/tangani-bencana-di-sumut-dan-sumbar-tni-al-kerahkan-6-kri-dan-4-helikopter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 21:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Helikopter]]></category>
		<category><![CDATA[Kerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[KRI]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tangani-bencana-di-sumut-dan-sumbar-tni-al-kerahkan-6-kri-dan-4-helikopter/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH -TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung bereaksi cepat terhadap bencana banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam sebuah operasi kemanusiaan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tangani-bencana-di-sumut-dan-sumbar-tni-al-kerahkan-6-kri-dan-4-helikopter/" title="Tangani Bencana di Sumut dan Sumbar, TNI AL Kerahkan 6 KRI dan 4 Helikopter" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tangani-bencana-di-sumut-dan-sumbar-tni-al-kerahkan-6-kri-dan-4-helikopter/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><b>KOTA ACEH</b> -TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung bereaksi cepat terhadap bencana banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam sebuah operasi kemanusiaan skala besar, TNI AL mengerahkan 6 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 4 helikopter untuk mempercepat penanganan darurat.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Salah satu yang dikirim adalah kapal bantu rumah sakit, KRI Soeharso-990.
</p>
<p>Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ke Sumbar dan Sumut untuk mempercepat proses evakuasi korban, distribusi bantuan, dan penanganan korban yang butuh tindakan dari petugas medis akibat terdampak bencana.
</p>
<p>”Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan berbagai unsur laut dan udara serta tenaga kesehatan, meliputi Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Soeharso-990, KRI Semarang-594 untuk mendukung pengiriman logistik, pergeseran pasukan, serta evakuasi korban,” jelas Tunggul dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
</p>
<p>Tidak hanya kapal bantu rumah sakit, TNI AL juga mengerahkan 3 KRI lain mulai dari KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Gilimanuk-531, dan KRI Teluk Celukan Bawang-532 untuk membawa bantuan berupa bahan kontak, tenda lapangan, peralatan kesehatan dan perahu karet.
</p>
<p>KRI Brawijaya-320 juga dikerahkan dalam penanggulangan bencana alam tersebut. Unsur udara, TNI AL juga mengerahkan helikopter.
</p>
<p>”TNI AL juga mengerahkan kekuatan udara yaitu 4 helikopter onboard dari Puspenerbal, prajurit Kopaska yang siap membantu proses evakuasi, pembersihan area terdampak, pemberian bantuan langsung kepada masyarakat. Serta Batalyon Kesehatan Marinir yang siap memberikan layanan medis, pendirian pos kesehatan lapangan, serta penanganan darurat bagi korban luka-luka,” kata Tunggul.
</p>
<p>Lebih lanjut, Angkatan Laut melalui jajaran kewilayahan Kodaeral I Belawan dan Kodaeral II Padang  telah bergerak melaksanakan evakuasi dan perbantuan terhadap korban bencana di Sumut dan Sumbar.
</p>
<p>”Guna meringankan masyarakat terdampak bencana dan membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak,” kata Tunggul
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tangani-bencana-di-sumut-dan-sumbar-tni-al-kerahkan-6-kri-dan-4-helikopter/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
