<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tertua - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/tertua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jan 2026 14:40:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Tertua - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sidik Jari Berusia 2.000 Tahun Dapat Memecahkan Misteri Perahu Kayu Tertua di Skandinavia</title>
		<link>https://bnbabel.com/sidik-jari-berusia-2-000-tahun-dapat-memecahkan-misteri-perahu-kayu-tertua-di-skandinavia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 14:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berusia]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jari]]></category>
		<category><![CDATA[KAYU]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Perahu]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sidik]]></category>
		<category><![CDATA[Skandinavia]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/sidik-jari-berusia-2-000-tahun-dapat-memecahkan-misteri-perahu-kayu-tertua-di-skandinavia/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah sidik jari di tar kuno menulis ulang kisah salah satu serangan lintas laut paling awal di Skandinavia. Para peneliti telah mengidentifikasi sidik jari yang tersimpan dalam tar yang digunakan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sidik-jari-berusia-2-000-tahun-dapat-memecahkan-misteri-perahu-kayu-tertua-di-skandinavia/" title="Sidik Jari Berusia 2.000 Tahun Dapat Memecahkan Misteri Perahu Kayu Tertua di Skandinavia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sidik-jari-berusia-2-000-tahun-dapat-memecahkan-misteri-perahu-kayu-tertua-di-skandinavia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Sebuah sidik jari di tar kuno menulis ulang kisah salah satu serangan lintas laut paling awal di Skandinavia. Para peneliti telah mengidentifikasi sidik jari yang tersimpan dalam tar yang digunakan untuk menyegel perahu papan kayu tertua di Skandinavia, menawarkan hubungan fisik yang langka dengan perampok laut yang menggunakan kapal tersebut lebih dari 2.000 tahun yang lalu. (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sidik-jari-berusia-2-000-tahun-dapat-memecahkan-misteri-perahu-kayu-tertua-di-skandinavia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memanas! Keluarga Keraton Solo Pecah Jelang Penobatan Pakubuwono XIV, Putra Mahkota vs Putra Tertua</title>
		<link>https://bnbabel.com/memanas-keluarga-keraton-solo-pecah-jelang-penobatan-pakubuwono-xiv-putra-mahkota-vs-putra-tertua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 18:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkota]]></category>
		<category><![CDATA[Memanas]]></category>
		<category><![CDATA[Pakubuwono]]></category>
		<category><![CDATA[Pecah]]></category>
		<category><![CDATA[Penobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<category><![CDATA[XIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/memanas-keluarga-keraton-solo-pecah-jelang-penobatan-pakubuwono-xiv-putra-mahkota-vs-putra-tertua/</guid>

					<description><![CDATA[– Pihak mengatas namakan Keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menyatakan rencana penobatan Pakubuwono (PB) XIV masih dalam proses pembahasan internal. Pernyataan ini disampaikan di tengah beredarnya undangan penobatan yang rencananya <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/memanas-keluarga-keraton-solo-pecah-jelang-penobatan-pakubuwono-xiv-putra-mahkota-vs-putra-tertua/" title="Memanas! Keluarga Keraton Solo Pecah Jelang Penobatan Pakubuwono XIV, Putra Mahkota vs Putra Tertua" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/memanas-keluarga-keraton-solo-pecah-jelang-penobatan-pakubuwono-xiv-putra-mahkota-vs-putra-tertua/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-6835891284910780993" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Pihak mengatas namakan Keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menyatakan rencana penobatan Pakubuwono (PB) XIV masih dalam proses pembahasan internal.
</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan di tengah beredarnya undangan penobatan yang rencananya digelar Sabtu, 15 November 2025.
</p>
<p>Sementara pihak mengatas namakan Panitia Jumeneng Dalem Hajat Dalem Jumeneng Nata Binayangkare SISKS Paku Buwono XIV terus melakukan persiapan penobatan raja.
</p>
<p>Dalam surat undangan kenaikan takhta PB XIV yang beredar, disebutkan acara akan digelar Sabtu (15/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB. Surat undangan ditandatangani Ketua Panitia yang juga putri tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbai.
</p>
<p>Adik mendiang Pakubuwono XIII, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah atau Gusti Moeng, angkat bicara adanya informasi tahta “Raja Solo” yang memanas tersebut.
</p>
<p>Ia yang juga Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo menegaskan bahwa KGPH Hangabehi sebagai putra tertua masih terus menjalin komunikasi dengan adiknya, KGPH Purboyo (KGPAA Hamengkunegara), agar tidak terjadi langkah sepihak.
</p>
<p>“Saat ini KGPH Hangabehi sebagai putera tertua Pakubuwono XIII masih berupaya melakukan komunikasi dengan adiknya KGPH Purboyo. Pembicaraannya belum tuntas,” ujar Gusti Moeng di Solo, Rabu, 12 November 2025.
</p>
<p>Gusti Moeng menekankan, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan cagar budaya penting dan peradaban bangsa Indonesia. Karena itu, keberadaannya wajib dilindungi oleh undang-undang.
</p>
<p>Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara adat dan hukum nasional.
</p>
<p>“Berjalan lancar itu sebagaimana ketetapan adat, dan sekiranya ada hubungannya dengan ketetapan hukum nasional, dapat dilakukan sinkronisasi agar berjalan baik, tertib, damai, dan penuh hikmat,” imbuhnya.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Kementerian Kebudayaan juga mengontrol</h2>
<p>Dalam menjalankan amanat konstitusi dan pemajuan kebudayaan, Kementerian Kebudayaan disebut hadir untuk memastikan pengelolaan keraton berjalan baik.
</p>
<div>
<p>Surat resmi dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon tertanggal 10 November 2025 disebut telah menegaskan posisi negara dalam melindungi cagar budaya Keraton Surakarta Hadiningrat.
</p>
<p>“Pak Menteri sudah mengeluarkan surat tertanggal 10 November kemarin. Isinya kurang lebih menyatakan keraton merupakan cagar budaya penting sehingga wajib dilindungi undang-undang,” ungkap Kanjeng Pakoenagoro, Juru Bicara Maha Menteri KGPA Tedjowulan.
</p>
<p>BACA JUGA:Kisah Pilu Dua Guru Luwu Utara yang Dipecat Gara-Gara Pungut Rp20 Ribu Bantu Honorer, Kini Direhabilitasi Prabowo
</p>
<p>Pakoenagoro menambahkan, posisi Panembahan Agung Tedjowulan netral dan berfungsi merangkul seluruh pihak agar konflik tidak semakin melebar.
</p>
<p>“Dalam hal ini posisi Panembahan Agung Tedjowulan tidak dalam posisi mendukung atau menolak salah satu pihak. Beliau merangkul semua pihak dan mengkonsolidasikan semua unsur,” ujarnya.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Suksesi di Tengah Masa Duka</h2>
<p>Keraton Surakarta kini memasuki fase krusial pasca-mangkatnya Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII Hangabehi pada 2 November 2025.
</p>
<p>Putra mahkota, KGPAA Hamengkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram (Gusti Purbaya), telah mendeklarasikan diri sebagai Pakubuwono XIV.
</p>
<p>Deklarasi itu disampaikan 5 November 2025 di hadapan jenazah ayahandanya sebelum diberangkatkan ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul, DIY.
</p>
<p>“Atas titah Sinuhun PB XIII, saya, KGPAA Hamengkunegara, pada hari ini naik takhta menjadi Raja Keraton Surakarta dengan gelar Pakubuwono XIV,” ujar Gusti Purbaya dalam bahasa Jawa.
</p>
<p>Namun, langkah ini mendapat penolakan dari kubu Maha Menteri KGPA Tedjowulan dan Lembaga Dewan Adat (LDA) yang dipimpin Gusti Moeng, karena dinilai tidak sesuai paugeran (aturan adat) dan saat ini masih masa duka 40 hari.
</p>
<p>Pihak maha menteri, Kanjeng Pangeran Arya (KPA) Bambang Ary Pradotonagoro menegaskan bahwa proses suksesi harus dilakukan sesuai aturan adat.
</p>
<p>“Ini bukan soal siapa raja, tapi soal prosedur. (kGPA) Tedjowulan tetap pelaksana tugas sesuai SK Kemendagri, tapi penobatan (PB XIV) harus melalui mufakat keluarga besar,” tegas Bambang.
</p>
<p>Tedjowulan, yang pernah terlibat dualisme tahta 2004–2012, kini memegang Statuta Keraton 2017 yang menegaskan posisinya sebagai maha menteri pendamping raja.
</p>
</div>
<p>Pihaknya meminta semua pihak menahan diri dan menjaga marwah keraton sebagai warisan budaya hidup (National Living Heritage).
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/memanas-keluarga-keraton-solo-pecah-jelang-penobatan-pakubuwono-xiv-putra-mahkota-vs-putra-tertua/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DNA mikroba tertua di dunia yang ditemukan di sisa -sisa mammoth kuno</title>
		<link>https://bnbabel.com/dna-mikroba-tertua-di-dunia-yang-ditemukan-di-sisa-sisa-mammoth-kuno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 13:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[DNA]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[mammoth]]></category>
		<category><![CDATA[Mikroba]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sisa]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/dna-mikroba-tertua-di-dunia-yang-ditemukan-di-sisa-sisa-mammoth-kuno/</guid>

					<description><![CDATA[Para peneliti telah pulih lebih dari DNA mikroba yang berusia juta tahun dari sisa-sisa mammoth, termasuk mikroba yang mungkin telah membentuk kesehatan dan kelangsungan hidup mereka. Kredit: Cinta Dalén Mammoth <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/dna-mikroba-tertua-di-dunia-yang-ditemukan-di-sisa-sisa-mammoth-kuno/" title="DNA mikroba tertua di dunia yang ditemukan di sisa -sisa mammoth kuno" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dna-mikroba-tertua-di-dunia-yang-ditemukan-di-sisa-sisa-mammoth-kuno/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_493171" aria-describedby="caption-attachment-493171" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493171" class="wp-caption-text">Para peneliti telah pulih lebih dari DNA mikroba yang berusia juta tahun dari sisa-sisa mammoth, termasuk mikroba yang mungkin telah membentuk kesehatan dan kelangsungan hidup mereka. Kredit: Cinta Dalén</figcaption></figure>
<p><strong>Mammoth kuno tetap terpelihara mikroba <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;DNA&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;DNA, or deoxyribonucleic acid, is a molecule made of two long strands of nucleotides twisted into a double helix. It serves as the hereditary material in humans and nearly all other organisms, encoding the genetic instructions used for development, functioning, and reproduction. Most DNA resides in the cell nucleus (nuclear DNA), while a smaller portion is found in mitochondria (mitochondrial DNA or mtDNA).&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">DNA</span> Lebih dari satu juta tahun. Studi ini mengungkapkan interaksi mikrob host jangka panjang.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh para ilmuwan di Center for Palaeogenetics telah memulihkan DNA mikroba yang diawetkan di sisa -sisa mammoth wol dan stepa yang berasal dari lebih dari satu juta tahun. Studi ini mengungkap beberapa DNA mikroba tertua yang pernah diidentifikasi dan mengungkapkan bakteri yang mungkin telah berkontribusi terhadap penyakit pada mammoth. Hasilnya baru -baru ini dilaporkan dalam jurnal <em>Sel</em>.
</p>
<p>Para peneliti, yang bekerja di Pusat Palaeogenetika – inisiatif bersama antara Universitas Stockholm dan Museum Sejarah Alam Swedia – memeriksa DNA mikroba dari 483 spesimen raksasa, termasuk 440 yang belum pernah diurutkan sebelumnya.
</p>
<p>Satu sampel penting berasal dari mammoth steppe yang hidup sekitar 1,1 juta tahun yang lalu. Dengan menerapkan metode genomik dan bioinformatik canggih, tim dapat memisahkan mikroba yang merupakan bagian dari mikrobioma hidup raksasa dari mereka yang menjajah sisa -sisa setelah kematian.</p>
<figure id="attachment_493173" aria-describedby="caption-attachment-493173" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493173" class="wp-caption-text">Mammoth Tusk. Kredit: Cinta Dalén</figcaption></figure>
</p>
<p>Bayangkan memegang gigi raksasa yang berusia jutaan tahun. Bagaimana jika saya katakan kepada Anda masih membawa jejak mikroba kuno yang hidup bersama dengan raksasa ini? Hasil kami mendorong studi tentang DNA mikroba kembali melampaui sejuta tahun, membuka kemungkinan baru untuk mengeksplorasi bagaimana mikroba host-mikroba yang berevolusi dalam paralel dengan inang mereka, “kata Benjamin Guinet.</p>
<figure id="attachment_493169" aria-describedby="caption-attachment-493169" style="width: 360px" class="wp-caption alignright"><figcaption id="caption-attachment-493169" class="wp-caption-text">Benjamin Guinet. Kredit: Benjamin Guinet</figcaption></figure>
</p>
<h4>Enam clades mikroba bertahan di seluruh ruang dan waktu</h4>
<p>Para peneliti mengidentifikasi enam garis keturunan mikroba yang muncul secara konsisten dalam hubungannya dengan sisa -sisa mammoth, termasuk kerabat dari <em>Actinobacillus</em>, <em>Pasteurella</em>, <em>Streptococcus</em>Dan <em>Erysipelothrix</em>. Beberapa mikroba ini mungkin berbahaya. Sebagai contoh, satu bakteri seperti Pasteurella yang ditemukan dalam penelitian ini terkait erat dengan patogen yang bertanggung jawab atas wabah mematikan pada gajah Afrika. Karena gajah Afrika dan Asia adalah kerabat terdekat yang hidup dari raksasa, penemuan ini meningkatkan kemungkinan bahwa raksasa juga rentan terhadap infeksi yang sama.
</p>
<p>Dalam hasil yang sangat mencolok, tim mampu merekonstruksi bagian dari genom <em>Erysipelothrix</em> dari mammoth steppe yang hidup sekitar 1,1 juta tahun yang lalu. Pencapaian ini mewakili DNA mikroba terkait host tertua yang pernah diambil, memperluas batas-batas dari apa yang dapat dipelajari tentang hubungan antara hewan yang punah dan komunitas mikroba mereka.</p>
<figure id="attachment_493172" aria-describedby="caption-attachment-493172" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493172" class="wp-caption-text">Pekerjaan Lab DNA kuno. Kredit: Marianne Dehasque</figcaption></figure>
</p>
<p>Ketika mikroba berevolusi cepat, memperoleh data DNA yang andal selama lebih dari satu juta tahun adalah seperti mengikuti jejak yang terus menulis ulang sendiri. Temuan kami menunjukkan bahwa sisa -sisa kuno dapat melestarikan wawasan biologis yang jauh melampaui genom host, menawarkan perspektif AS tentang bagaimana mikroba yang dipengaruhi oleh mikroba.</p>
<figure id="attachment_493168" aria-describedby="caption-attachment-493168" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493168" class="wp-caption-text">Tom Van der Valk. Kredit: Jonas Sverin</figcaption></figure>
</p>
<h4>Jendela baru ke ekosistem kuno</h4>
<p>Meskipun dampak pasti dari mikroba yang diidentifikasi pada kesehatan raksasa sulit untuk ditentukan karena degradasi DNA dan data komparatif yang terbatas, penelitian ini memberikan pandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke dalam mikrobioma megafauna yang punah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa garis keturunan mikroba hidup berdampingan dengan mammoth selama ratusan ribu tahun, mencakup rentang geografis yang luas dan rentang waktu evolusi, dari lebih dari satu juta tahun yang lalu hingga kepunahan mammoth wol di Pulau Wrangel sekitar 4.000 tahun yang lalu.</p>
<figure id="attachment_493170" aria-describedby="caption-attachment-493170" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493170" class="wp-caption-text">Kredit: Cinta Dalén</figcaption></figure>
</p>
<p>“Karya ini membuka bab baru dalam memahami biologi punah <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;species&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;A species is a group of living organisms that share a set of common characteristics and are able to breed and produce fertile offspring. The concept of a species is important in biology as it is used to classify and organize the diversity of life. There are different ways to define a species, but the most widely accepted one is the biological species concept, which defines a species as a group of organisms that can interbreed and produce viable offspring in nature. This definition is widely used in evolutionary biology and ecology to identify and classify living organisms.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">jenis</span>. Kita tidak hanya dapat mempelajari genom mammoth sendiri, tetapi kita sekarang dapat mulai mengeksplorasi komunitas mikroba yang hidup di dalamnya, ”kata Love Dalén, profesor genomik evolusi di Pusat Palaeogenetika.</p>
<figure id="attachment_493167" aria-describedby="caption-attachment-493167" style="width: 360px" class="wp-caption alignright"><figcaption id="caption-attachment-493167" class="wp-caption-text">Love Dalén. Kredit: Cinta Dalén</figcaption></figure>
</p>
<p>Referensi: “Mikroba terkait inang kuno yang diperoleh dari sisa-sisa mammoth” oleh Benjamin Guinet, Nikolay Oskolkov, Kelsey Moreland, Marianne Dehasque, J. Camilo Chacon-Duque, Anders Angerbjörn, Juan Luis Arsag C. Kitchener, Hélozs Muller, Hélozse, Hélozse, Hélozse, Hélozse, Hélozse, Hélozse, Hélozse, Héersago, Héersago, Héer Muler, Héer MaLer, Héer. Tikhonov, Termes Laura, Grant Zazula, Peter Mortensen, Lena Grigoriev, Michael Richards, Beth Shapiro, Adrian M. Götherström, Patrícia Pečnerová, Pavel Nikolskiy, Love Dalén dan Tom van Der Valk, 2 September 2025, <i>Sel</i>.<br />Doi: 10.1016/j.cell.2025.08.003
</p>
<p>Pendanaan: Program Ilmu Kehidupan Data Scilifelab dan Wallenberg, Dewan Penelitian Swedia, Uni Eropa, Marie Skłodowska-Curie, Marie Skłodowska-Curie Action Fellowships Postdoctoral<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dna-mikroba-tertua-di-dunia-yang-ditemukan-di-sisa-sisa-mammoth-kuno/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahli Arkeolog Menggali Artileri Angkatan Laut Tertua di Eropa Di Kapal Kerajaan Sunken</title>
		<link>https://bnbabel.com/ahli-arkeolog-menggali-artileri-angkatan-laut-tertua-di-eropa-di-kapal-kerajaan-sunken/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 10:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli]]></category>
		<category><![CDATA[Angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Arkeolog]]></category>
		<category><![CDATA[Artileri]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Menggali]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sunken]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ahli-arkeolog-menggali-artileri-angkatan-laut-tertua-di-eropa-di-kapal-kerajaan-sunken/</guid>

					<description><![CDATA[Phillip Short dan Brendan Foley memulihkan tempat tidur senjata dari bangkai Gribshunden, 2021. Kredit: Klas Malmberg Bangkai kapal Gribshunden mengungkapkan artileri unik dan wawasan tentang eksplorasi Eropa. Denmark, bagaimanapun, memprioritaskan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ahli-arkeolog-menggali-artileri-angkatan-laut-tertua-di-eropa-di-kapal-kerajaan-sunken/" title="Ahli Arkeolog Menggali Artileri Angkatan Laut Tertua di Eropa Di Kapal Kerajaan Sunken" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahli-arkeolog-menggali-artileri-angkatan-laut-tertua-di-eropa-di-kapal-kerajaan-sunken/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_494030" aria-describedby="caption-attachment-494030" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494030" class="wp-caption-text">Phillip Short dan Brendan Foley memulihkan tempat tidur senjata dari bangkai Gribshunden, 2021. Kredit: Klas Malmberg</figcaption></figure>
<p><strong>Bangkai kapal Gribshunden mengungkapkan artileri unik dan wawasan tentang eksplorasi Eropa. Denmark, bagaimanapun, memprioritaskan kontrol Baltik atas ekspansi Atlantik.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Para arkeolog dari Universitas Lund telah menemukan informasi baru tentang artileri akhir abad pertengahan yang dilestarikan dalam bangkai kapal kerajaan Denmark-Norwegia Gribshunden.
</p>
<p>Kapal ini adalah satu -satunya contoh yang bertahan dari jenisnya dari era abad pertengahan, dengan kapal dan senjatanya sangat mirip dengan yang kemudian digunakan oleh penjelajah Spanyol dan Portugis awal. Penelitian ini menyoroti bagaimana kekuatan maritim pada akhir abad ke -15 diperlengkapi untuk mulai menegaskan kontrol dan membangun koloni di seluruh dunia.
</p>
<p>“Menjelajahi kapal karam kerajaan dari akhir abad pertengahan mendebarkan dengan sendirinya. Namun hadiah terbesar datang ketika kita dapat mengumpulkan bukti sesudahnya, memanfaatkan keahlian Martin di kastil dan pengetahuan mendalam Kay tentang artileri,” jelas Brendan Foley, arkeolog kelautan yang memimpin proyek tersebut. Dia berkolaborasi dengan sesama arkeolog Universitas Lund Martin Hansson dan spesialis artileri abad pertengahan Kay Douglas Smith.</p>
<figure id="attachment_492378" aria-describedby="caption-attachment-492378" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492378" class="wp-caption-text">Brendan Foley. Kredit: Universitas Lund</figcaption></figure>
</p>
<p>Gribshunden, unggulan Raja Hans dari Denmark dan Norwegia, tenggelam dalam keadaan misterius pada tahun 1495 dekat Ronneby, Swedia. Sisa-sisanya sangat penting, mewakili kapal yang paling terpelihara dari zaman eksplorasi dan berfungsi sebagai paralel dekat dengan kapal Columbus dan Vasco da Gama.
</p>
<p>Kapal-kapal yang pergi lautan seperti Gribshunden, bersama dengan artileri yang mereka bawa, menjadi teknologi penting untuk pelayaran Eropa setelah 1492. Inovasi-inovasi ini memungkinkan pelayaran ke Amerika dan ke Samudra Hindia di sekitar jubah harapan baik, membuka jalan bagi penjajahan Eropa yang meluas. Gribshunden sangat berharga bagi arkeologi karena ini adalah contoh yang paling utuh yang belum ditemukan dari kapal perang yang dibangun dari carvel abad pertengahan.</p>
<figure id="attachment_492375" aria-describedby="caption-attachment-492375" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492375" class="wp-caption-text">Tempat tidur oak karya artileri pulih dari bangkai kapal Gribshunden, dikuratori di Blekinge Museum. Kredit: Universitas Lund</figcaption></figure>
</p>
<p>Kapal dipersenjatai dengan 50 atau lebih senjata kaliber kecil yang menembakkan proyektil utama dengan inti besi. Senjata-senjata ini dirancang untuk pertempuran jarak dekat, menargetkan kru kapal musuh untuk menonaktifkannya sebelum naik untuk ditangkap.
</p>
<p>Di bawah arahan Profesor Nicolo Dell’unto, tim Lund University secara digital merekonstruksi senjata -senjata ini menggunakan model 3D yang dibuat dari artefak yang dipulihkan.</p>
<figure id="attachment_492377" aria-describedby="caption-attachment-492377" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492377" class="wp-caption-text">Arkeolog Brendan Foley (Universitas Lund), Mikkel Haugstrup Thomsen dan Marie Jonsson (Museum Kapal Viking) memeriksa tempat tidur artileri dan elemen kapal yang dipulihkan dari Gribshunden pada tahun 2021. Kredit: Brett Seymour</figcaption></figure>
</p>
<h4>‘Kastil Terapung’ Denmark</h4>
<p>Gribshunden dibangun di dekat Rotterdam antara 1483-84. Raja Hans dari Denmark dan Norwegia telah mengambil alih kapal pada musim semi 1486. ​​Tingginya biaya membangun dan melengkapi kapal -kapal ini berarti gribshunden mungkin menyerap sekitar 8% dari anggaran nasional Denmark pada tahun 1485.</p>
<figure id="attachment_492372" aria-describedby="caption-attachment-492372" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492372" class="wp-caption-text">Tempat tidur oak karya artileri pulih dari bangkai kapal Gribshunden, dikuratori di Blekinge Museum. Kredit: Brendan Foley</figcaption></figure>
</p>
<p>Hans memanfaatkan andalannya secara berbeda dari raja lainnya; Dia secara pribadi sering berlayar di atasnya, menggunakannya bukan untuk eksplorasi, tetapi untuk memperkuat genggamannya di kerajaannya. Itu adalah kastilnya yang mengambang, memungkinkan perjalanan kerajaan ke Swedia dan di seluruh dunia Denmark, termasuk Gotland dan terutama Norwegia.
</p>
<p>Raja menggunakan kapal ini dengan cara yang mirip dengan benteng kerajaan terestrial. Ini termasuk beberapa fungsi kekuatan lunak: ekonomi, diplomatik, sosial, budaya, dan administrasi. Yang mendasari semua ini adalah kekuatan keras yang jelas dari tujuan bela diri kapal yang diwujudkan oleh senjata dan senjata lain yang dibawa naik.</p>
<figure id="attachment_492373" aria-describedby="caption-attachment-492373" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492373" class="wp-caption-text">Artileri itu secara unik dilestarikan, kemungkinan karena kondisi yang menguntungkan di Laut Baltik. Kredit: Universitas Lund</figcaption></figure>
</p>
<h4>Bukti ledakan</h4>
<p>Gribshunden melayani mahkota selama satu dekade sebelum tenggelam sementara raja dalam perjalanan dari Kopenhagen ke puncak politik di Swedia, di mana ia berharap untuk menyatukan seluruh wilayah Nordik di serikat Kalmar yang baru.</p>
<figure id="attachment_492374" aria-describedby="caption-attachment-492374" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492374" class="wp-caption-text">Lima tembakan rata, mungkin bukti ledakan yang menenggelamkan Gribshunden pada tahun 1495. Kredit: Morgan Olsson, Museum Blekinge</figcaption></figure>
</p>
<p>Dokumen -dokumen sejarah, termasuk akun saksi mata, mengaitkan bahwa ketika Hans berada di darat di Ronneby, sebuah ledakan dan kebakaran mengklaim kapal itu saat berlabuh di luar kota.
</p>
<p>Di antara tembakan artileri 22-lead dari Gribshunden, beberapa diratakan di satu atau dua sisi. Ini mungkin merupakan hasil dari ledakan yang menenggelamkan kapal. Tembakan yang disimpan di penahanan dekat bubuk mesiu yang memantul di dalam kapal.</p>
<figure id="attachment_492371" aria-describedby="caption-attachment-492371" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492371" class="wp-caption-text">Arkeolog Museum Kapal Viking Marie Jonsson memegang stok panah yang ditemukan dari Gribshunden pada tahun 2021. Kredit: Staffan von Arbin</figcaption></figure>
</p>
<h4>Tidak ada ekspansi Nordik ke Amerika Utara</h4>
<p>Jadi, mengingat keberadaan kapal perang ini, mengapa Denmark tidak bersaing dalam memperluas ke Amerika? Denmark dan Norwegia berbagi sejarah eksplorasi dan pemukiman Nordik Viking dan abad pertengahan di Barat, dengan koloni di Islandia dan Greenland, dan pemukiman di Amerika Utara.
</p>
<p>Ditambah dengan adopsi teknologi yang memungkinkan baru ini, Hans mungkin telah berhasil bersaing dengan penguasa Iberia dalam eksplorasi dan perluasan global ke Amerika.</p>
<figure id="attachment_492381" aria-describedby="caption-attachment-492381" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492381" class="wp-caption-text">Tempat Tidur Senjata 29812.45 Di situs kecelakaan segera setelah penemuan pada tahun 2022, dan rendering dari model 3D. Kredit: Brett Seymour, 2022; Carolina Larsson, Lund University Humlab</figcaption></figure>
</p>
<p>Namun, perhatian utama Hans adalah mengkonsolidasikan aturan atas wilayah Baltik. Dalam mengejar tujuan itu, Hans sendiri berlayar di Gribshunden ke Atlantik pada beberapa kunjungan kerajaan, dan ke Kalmar dalam perjalanan terakhir kapal.</p>
<figure id="attachment_492380" aria-describedby="caption-attachment-492380" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492380" class="wp-caption-text">Menyelam di Gribshunden Wreck. Kredit: Klas Malmberg</figcaption></figure>
</p>
<p>Salah satu alasan kurangnya perhatian Denmark kepada Amerika mungkin adalah banteng kepausan 1493 yang ditandatangani oleh Paus Alexander VI. Ini memberikan hak Spanyol kepada Amerika, dan perjanjian antara Spanyol dan Portugal menyerahkan Samudra Hindia kepada yang terakhir. Sebelum Reformasi, ancaman ekskomunikasi untuk mengabaikan ‘inter caetera’ kepausan sangat nyata.
</p>
<p>Referensi: “Artileri kapal akhir abad pertengahan pada Carvel Eropa Utara: Gribshunden (1495)” oleh Brendan Foley, Kay Douglas Smith dan Martin Hansson, 31 Juli 2025, <i>Jurnal Internasional Arkeologi bahari</i>.<br />Doi: 10.1080/10572414.2025.2532166
</p>
<p>Penelitian ini didanai oleh hibah dari Dewan Penelitian Swedia (<em>Dewan Penelitian Swedia</em>), Crafoordska Stifltelsen, Huckleberry Foundation (USA), dan dengan dukungan dari Museum Blekinge dan Departemen Arkeologi Universitas Lund dan Sejarah Kuno.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahli-arkeolog-menggali-artileri-angkatan-laut-tertua-di-eropa-di-kapal-kerajaan-sunken/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inside Krokodillen: NASA berburu tanda -tanda kehidupan di batu tertua Mars</title>
		<link>https://bnbabel.com/inside-krokodillen-nasa-berburu-tanda-tanda-kehidupan-di-batu-tertua-mars/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 07:14:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berburu]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Krokodillen]]></category>
		<category><![CDATA[Mars]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/inside-krokodillen-nasa-berburu-tanda-tanda-kehidupan-di-batu-tertua-mars/</guid>

					<description><![CDATA[Ketekunan NASA Rover telah mencapai daerah yang mendebarkan secara ilmiah di Mars yang disebut Krokodillen, di mana beberapa batu tertua di planet ini mungkin memiliki petunjuk penting tentang lingkungan Mars <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/inside-krokodillen-nasa-berburu-tanda-tanda-kehidupan-di-batu-tertua-mars/" title="Inside Krokodillen: NASA berburu tanda -tanda kehidupan di batu tertua Mars" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/inside-krokodillen-nasa-berburu-tanda-tanda-kehidupan-di-batu-tertua-mars/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Ketekunan NASA Rover telah mencapai daerah yang mendebarkan secara ilmiah di Mars yang disebut Krokodillen, di mana beberapa batu tertua di planet ini mungkin memiliki petunjuk penting tentang lingkungan Mars awal – bahkan mungkin kehidupan kuno. Kaya akan mineral tanah liat, olivin, dan karbonat, situs ini menjanjikan wawasan tentang masa lalu Mars yang berair, terutama selama periode Noachian. (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/inside-krokodillen-nasa-berburu-tanda-tanda-kehidupan-di-batu-tertua-mars/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinosaurus Laurasia Tertua: Penemuan Baru Menulis Ulang Kisah Asal Usul Dinosaurus</title>
		<link>https://bnbabel.com/dinosaurus-laurasia-tertua-penemuan-baru-menulis-ulang-kisah-asal-usul-dinosaurus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 02:42:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Asal]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Dinosaurus]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Laurasia]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<category><![CDATA[Ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Usul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/dinosaurus-laurasia-tertua-penemuan-baru-menulis-ulang-kisah-asal-usul-dinosaurus/</guid>

					<description><![CDATA[Penemuan Ahvaytum bahndooiveche, dinosaurus berusia 230 juta tahun di Wyoming, mengungkapkan bahwa dinosaurus ada di belahan bumi utara lebih awal dari yang diyakini, sehingga menantang teori masa lalu. Kapan dan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/dinosaurus-laurasia-tertua-penemuan-baru-menulis-ulang-kisah-asal-usul-dinosaurus/" title="Dinosaurus Laurasia Tertua: Penemuan Baru Menulis Ulang Kisah Asal Usul Dinosaurus" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dinosaurus-laurasia-tertua-penemuan-baru-menulis-ulang-kisah-asal-usul-dinosaurus/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="videoscroll">
<p>Penemuan Ahvaytum bahndooiveche, dinosaurus berusia 230 juta tahun di Wyoming, mengungkapkan bahwa dinosaurus ada di belahan bumi utara lebih awal dari yang diyakini, sehingga menantang teori masa lalu. Kapan dan bagaimana dinosaurus pertama kali muncul dan menyebar ke seluruh planet ini lebih dari 200 juta tahun yang lalu? Pertanyaan ini telah lama memicu perdebatan di kalangan ahli paleontologi, yang harus mengandalkan catatan fosil yang tidak lengkap. (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><h3 class="jp-relatedposts-headline"><em>Related</em></h3>
</p></div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dinosaurus-laurasia-tertua-penemuan-baru-menulis-ulang-kisah-asal-usul-dinosaurus/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fosil Reptil Laut Tertua di Belahan Bumi Selatan Ditemukan di Selandia Baru</title>
		<link>https://bnbabel.com/fosil-reptil-laut-tertua-di-belahan-bumi-selatan-ditemukan-di-selandia-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 23:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Belahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Fosil]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Reptil]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia]]></category>
		<category><![CDATA[Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tertua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/fosil-reptil-laut-tertua-di-belahan-bumi-selatan-ditemukan-di-selandia-baru/</guid>

					<description><![CDATA[Rekonstruksi reptil laut tertua dari Belahan Bumi Selatan. Nothosaurus berenang di sepanjang pantai kutub selatan kuno yang sekarang menjadi Selandia Baru sekitar 246 juta tahun yang lalu. Kredit: Stavros Kundromichalis <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/fosil-reptil-laut-tertua-di-belahan-bumi-selatan-ditemukan-di-selandia-baru/" title="Fosil Reptil Laut Tertua di Belahan Bumi Selatan Ditemukan di Selandia Baru" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/fosil-reptil-laut-tertua-di-belahan-bumi-selatan-ditemukan-di-selandia-baru/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_395527" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-395527" class="wp-caption-text">Rekonstruksi reptil laut tertua dari Belahan Bumi Selatan.  Nothosaurus berenang di sepanjang pantai kutub selatan kuno yang sekarang menjadi Selandia Baru sekitar 246 juta tahun yang lalu.  Kredit: Stavros Kundromichalis</p>
</div>
<p><strong>Para peneliti telah menemukan fosil nothosaurus tertua di Belahan Bumi Selatan di Selandia Baru, berusia 246 juta tahun, memberikan wawasan baru tentang adaptasi awal laut dan migrasi reptil purba ini.</strong></p>
<p>Sekelompok peneliti internasional telah menemukan fosil reptil laut tertua dari Belahan Bumi Selatan—vertebra nothosaurus di Pulau Selatan Selandia Baru.  Bermula dari 246 juta tahun yang lalu hingga awal Zaman Dinosaurus, Selandia Baru terletak di sepanjang garis pantai kutub selatan dari lautan super luas yang dikenal sebagai Panthalassa.</p>
<p>Reptil pertama kali menginvasi lautan setelah bencana kepunahan massal yang menghancurkan ekosistem laut dan membuka jalan bagi dimulainya Zaman Dinosaurus hampir 252 juta tahun yang lalu.  Bukti tonggak evolusi ini hanya ditemukan di beberapa tempat di dunia: di pulau Spitsbergen di Arktik, Amerika Utara bagian barat laut, dan Tiongkok barat daya.  Meskipun hanya diwakili oleh satu tulang belakang yang digali dari sebuah batu besar di dasar sungai di kaki Gunung Harper di Pulau Selatan Selandia Baru – penemuan ini telah memberikan pencerahan baru pada catatan reptil laut awal dari Belahan Bumi Selatan yang sebelumnya tidak diketahui. .</p>
<div id="attachment_395529" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-395529" class="wp-caption-text">Fosil asli vertebra nothosaur Selandia Baru.  Reptil tertua yang hidup di laut dari Belahan Bumi Selatan.  Kredit: Benjamin Kear</p>
</div>
<h4>Dominasi Sauropterygian</h4>
<p>Reptil menguasai lautan selama jutaan tahun sebelum dinosaurus menguasai daratan. Kelompok yang paling beragam dan bertahan hidup paling lama secara geologis adalah sauropterygian, dengan sejarah evolusi yang membentang lebih dari 180 juta tahun. Kelompok ini mencakup plesiosaurus berleher panjang, yang menyerupai gambaran populer Monster Loch Ness. Nothosaurus adalah pendahulu jauh dari Plesiosaurus. Mereka dapat tumbuh hingga tujuh meter panjangnya dan berenang menggunakan empat anggota badan seperti dayung. Nothosaurus memiliki tengkorak pipih dengan jalinan gigi kerucut ramping yang digunakan untuk menangkap ikan dan cumi-cumi.</p>
<p>Nothosaur Selandia Baru ditemukan selama survei geologi pada tahun 1978, namun kepentingannya tidak sepenuhnya diketahui sampai ahli paleontologi dari Swedia, Norwegia, Selandia Baru, Australia, dan Timor Timur bergabung dengan keahlian mereka untuk memeriksa dan menganalisis tulang belakang dan fosil terkait lainnya.</p>
<div id="attachment_395526" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-395526" class="wp-caption-text">Rekonstruksi nothosaurus Selandia Baru.  Reptil tertua yang hidup di laut dari Belahan Bumi Selatan.  Kredit: Johan Egerkrans</p>
</div>
<p>“Nothosaurus yang ditemukan di Selandia Baru berusia lebih dari 40 juta tahun lebih tua dibandingkan fosil sauropterygian tertua yang diketahui sebelumnya dari Belahan Bumi Selatan.  Kami menunjukkan bahwa reptil laut purba ini hidup di lingkungan pantai dangkal yang penuh dengan makhluk laut di daerah yang dulunya merupakan lingkaran kutub selatan,” jelas Dr Benjamin Kear dari The Museum of Evolution di Uppsala University, penulis utama studi tersebut.</p>
<div id="attachment_395528" style="width: 370px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-395528" class="wp-image-395528" src="https://i0.wp.com/scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-777x518.jpg?resize=360%2C240&amp;ssl=1" alt="Benyamin Kear" width="360" height="240" srcset="https://i0.wp.com/scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-777x518.jpg?resize=360%2C240&amp;ssl=1 777w, https://scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-400x267.jpg 400w, https://scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-768x512.jpg 768w, https://scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-1536x1024.jpg 1536w, https://scitechdaily.com/images/Benjamin-Kear-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 360px) 100vw, 360px" data-recalc-dims="1" title="Fosil Reptil Laut Tertua di Belahan Bumi Selatan Ditemukan di Selandia Baru"></p>
<p id="caption-attachment-395528" class="wp-caption-text">Dr Benjamin Kear, Kurator Paleontologi Vertebrata dan Peneliti Paleontologi di Museum Evolusi, Universitas Uppsala.  Kredit: David Naylor</p>
</div>
<p>Fosil nothosaurus tertua berusia sekitar 248 juta tahun dan telah ditemukan di sepanjang sabuk lintang rendah utara kuno yang membentang dari pinggiran timur laut hingga barat laut supersamudera Panthalassa.  Asal usul, sebaran, dan waktu kapan nothosaurus mencapai wilayah yang jauh ini masih diperdebatkan.  Beberapa teori menyatakan bahwa mereka bermigrasi di sepanjang garis pantai kutub utara, atau berenang melalui jalur laut pedalaman, atau menggunakan arus untuk menyeberangi lautan super Panthalassa.</p>
<p>Fosil nothosaurus baru dari Selandia Baru kini telah membalikkan hipotesis lama tersebut.</p>
<p>“Dengan menggunakan model evolusi distribusi global sauropterygian yang dikalibrasi waktu, kami menunjukkan bahwa nothosaurus berasal dari dekat khatulistiwa, kemudian dengan cepat menyebar ke utara dan selatan pada saat yang sama ketika ekosistem laut yang kompleks terbentuk kembali setelah kepunahan massal yang dahsyat yang menandai permulaannya. dari Zaman Dinosaurus,” kata Kear.</p>
<p>“Awal Zaman Dinosaurus ditandai oleh pemanasan global yang ekstrem, yang memungkinkan reptil laut ini berkembang biak di Kutub Selatan. Hal ini juga menunjukkan bahwa wilayah kutub kuno kemungkinan merupakan rute migrasi global paling awal mereka, seperti perjalanan lintas samudra epik yang dilakukan oleh paus saat ini. Tidak diragukan lagi, masih ada lebih banyak sisa fosil monster laut yang telah lama punah yang menunggu untuk ditemukan di Selandia Baru dan tempat lain di Belahan Bumi Selatan,” kata Kear.</p>
<p>Referensi: “Sauropterygian selatan tertua mengungkap globalisasi awal reptil laut” oleh Benjamin P. Kear, Aubrey J. Roberts, George Young, Marianna Terezow, Daniel J. Mantle, Isaias Santos Barros dan Jørn H. Hurum, , <i><span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Current Biology&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Current Biology is a peer-reviewed scientific journal published biweekly by Cell Press. It is focused on all aspects of biology, from molecular biology and genetics to ecology and evolutionary biology. The journal covers a wide range of topics, including cellular biology, neuroscience, animal behavior, plant biology, and more. Current Biology is known for its high-impact research articles, as well as its insightful commentary, analysis, and reviews of the latest developments in the field. It is widely read by scientists and researchers in biology and related fields, and has a reputation for publishing groundbreaking research that advances our understanding of the natural world.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({&quot;attribute&quot;:&quot;data-cmtooltip&quot;, &quot;format&quot;:&quot;html&quot;})" tabindex="0" role="link">Biologi Saat Ini</span></i>.<br />DOI: 10.1016/j.cub.2024.03.035</p>
<p>Fosil nothosaur Selandia Baru disimpan di Koleksi Paleontologi Nasional di GNS Science di Selandia Baru.</p>
</div>
<p><script>(function(d, s, id){
					var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)(0);
					if (d.getElementById(id)) return;
					js = d.createElement(s); js.id = id;
					js.src = "//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.6";
					fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
				}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));</script><br />
<br /><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/fosil-reptil-laut-tertua-di-belahan-bumi-selatan-ditemukan-di-selandia-baru/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
