<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Utang - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/utang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jan 2026 02:19:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Utang - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AHY Ungkap Nasib Utang Kereta Cepat Whoosh</title>
		<link>https://bnbabel.com/ahy-ungkap-nasib-utang-kereta-cepat-whoosh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 02:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Utang]]></category>
		<category><![CDATA[Whoosh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/ahy-ungkap-nasib-utang-kereta-cepat-whoosh/</guid>

					<description><![CDATA[-Pemerintah masih mencari solusi untuk menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai bertemu <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ahy-ungkap-nasib-utang-kereta-cepat-whoosh/" title="AHY Ungkap Nasib Utang Kereta Cepat Whoosh" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahy-ungkap-nasib-utang-kereta-cepat-whoosh/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8745990942655480474" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Pemerintah masih mencari solusi untuk menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. </p>
<p>Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.</p>
<p>“Kami membahas tentang restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Mohon bersabar karena memang kami juga terus mencari solusi yang terbaik,” kata AHY kepada wartawan.</p>
<p>AHY mengatakan pembahasan mengenai restrukturisasi keuangan Whoosh masih terus berlangsung. Pemerintah, kata dia, memilih bersikap hati-hati agar keputusan yang diambil tidak merugikan pihak mana pun.</p>
<p>Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta agar persoalan restrukturisasi ini dapat diselesaikan dengan baik, karena kinerja KCJB yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dinilai cukup positif, seiring peningkatan jumlah penumpang.</p>
<p>Menurutnya, berbagai aspek akan dipertimbangkan, termasuk dampak terhadap keamanan fiskal.</p>
<p>“Kita terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut,” ujarnya.</p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>AHY menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Danantara, hingga PT KAI sebagai salah satu pemegang saham di KCIC.</p>
<p>“Nah ini sedang kita cari yang terbaik,” tegasnya.</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan, pemerintah memutuskan membentuk Komite Nasional Kereta Cepat. Komite ini akan menangani proses restrukturisasi keuangan KCJB sekaligus mengkaji rencana ekspansi proyek kereta cepat hingga rute Jakarta–Surabaya.</p>
<p>Untuk diketahui, proyek Whoosh dibangun dengan biaya 7,2 miliar Dolar AS atau lebih dari Rp118 triliun yang sebagian besar berasal dari pinjaman China Development Bank.</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1" type="cab7ede01662bd2c5f224457-text/javascript"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ahy-ungkap-nasib-utang-kereta-cepat-whoosh/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Diminta Hati-hati Lunasi Utang Kereta Cepat, Bisa Jadi Senjata Makan Tuan</title>
		<link>https://bnbabel.com/prabowo-diminta-hati-hati-lunasi-utang-kereta-cepat-bisa-jadi-senjata-makan-tuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 01:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Diminta]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hatihati]]></category>
		<category><![CDATA[Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Lunasi]]></category>
		<category><![CDATA[Makan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan]]></category>
		<category><![CDATA[Utang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/prabowo-diminta-hati-hati-lunasi-utang-kereta-cepat-bisa-jadi-senjata-makan-tuan/</guid>

					<description><![CDATA[– Pegiat Antikorupsi Zaenur Rohman memperingatkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk hati-hati dalam penyelesaian masalah utang kereta cepat Indonesia-China (KCIC). Pasalnya, penyelesaian utang kereta cepat Whoosh menggunakan Anggaran Pendapatan dan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/prabowo-diminta-hati-hati-lunasi-utang-kereta-cepat-bisa-jadi-senjata-makan-tuan/" title="Prabowo Diminta Hati-hati Lunasi Utang Kereta Cepat, Bisa Jadi Senjata Makan Tuan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/prabowo-diminta-hati-hati-lunasi-utang-kereta-cepat-bisa-jadi-senjata-makan-tuan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-3788793472892558952" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Pegiat Antikorupsi Zaenur Rohman memperingatkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk hati-hati dalam penyelesaian masalah utang kereta cepat Indonesia-China (KCIC).</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Pasalnya, penyelesaian utang kereta cepat Whoosh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa jadi senjata makan tuan untuk Prabowo Subianto.
</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan Zaenur usai Prabowo Subianto mengaku siap bertanggung jawab dalam polemik utang kereta cepat yang dibuat di era Jokowi.
</p>
<p>Prabowo sendiri tidak menyebut bagaimana skema pelunasan utang kereta cepat.
</p>
<p>Kepala Negara RI hanya meminta doa masyarakat untuk memberantas korupsi sehingga uang koruptor bisa dijadikan biaya pembangunan fasilitas publik.
</p>
<p>Namun demikian Peneliti dari Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman meminta Prabowo berhati-hati.
</p>
<p>Dalam dialog di program Kompas Petang, Kompas TV, Selasa (4/11/2025), Zaenur menegaskan bahwa langkah tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
</p>
<p>Bahkan Prabowo bisa dijerat dengan tindak pidana korupsi apabila nekat mengubah pembayaran skema Business to Business (B2B) menjadi menggunakan APBN.
</p>
<p>Apabila rezim berganti, hal itu bisa menjadi senjata makan tuan untuk Prabowo.
</p>
<p>“Rencana untuk menggunakan APBN membayar utang korporasi B2B itu punya risiko hukum. Hati-hati rezim kalau sudah berganti nanti bisa dijerat dengan tindak pidana korupsi. Oleh karena itu harus hati-hati pemerintah jangan sembrono, jangan sembarangan,” ujar Zaenur seperti dimuat Surya.co.id.
</p>
<p>Ia menilai, pemerintah semestinya tidak gegabah mengambil keputusan sebelum melakukan kajian hukum mendalam.
</p>
<p>Menurutnya, legal due diligence perlu dilakukan untuk memastikan apakah penggunaan APBN dalam transaksi antar-badan usaha (B2B) itu sah secara aturan.
</p>
<p>Legal due diligence adalah proses pemeriksaan menyeluruh aspek hukum suatu perusahaan atau objek transaksi untuk mengidentifikasi dan menilai risiko hukum yang mungkin timbul, serta mengevaluasi potensi aset dan ekonomi dari transaksi tersebut.
</p>
<p>Proses ini penting sebelum melakukan transaksi besar seperti merger, akuisisi, atau investasi untuk memastikan perusahaan memahami potensi risiko dan mengambil keputusan berdasarkan data yang valid.
</p>
<p>Namun apabila pembayaran kereta cepat tetap dipaksakan menggunakan APBN, maka hal itu tentu akan menjadi beban rakyat dimana sedari awal konsep kereta cepat sudah disepakati B2B.
</p>
<p>“Lakukan legal due diligence terlebih dahulu untuk menilai apakah B2B itu bisa dibayar oleh APBN. Kalau secara langsung saya lihat tidak bisa. Secara tidak langsung melalui PMN, melalui skema-skema lain, melalui penugasan barangkali bisa,”
</p>
<p>“Tetapi apapun itu, itu merupakan beban bagi rakyat yang tadinya dipikirkan sebagai sebuah mekanisme bisnis murni berubah menjadi APBN, gitu.”
</p>
<p>Ia juga menegaskan kembali, jika pemerintah tetap memaksakan pembayaran menggunakan dana negara, maka risiko pidana korupsi sangat mungkin muncul.
</p>
<p>“Ini kalau dipaksakan dibayar pakai APBN sekali lagi ini ada risiko hukum,” tambahnya.
</p>
<p>Selain persoalan hukum, Zaenur juga menyoroti pentingnya audit menyeluruh terhadap proyek kereta cepat Whoosh, mulai dari tahap perencanaan hingga pembiayaan.
</p>
<p>Audit tersebut diperlukan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam proyek yang telah menelan dana besar itu.
</p>
<p>Sehingga masyarakat bisa tahu apakah proyek tersebut sudah berjalan baik atau tidak.
</p>
<p>“Kita tidak langsung menuduh ini ada korupsi, tapi memang itu semua baru akan terjawab kalau ada audit sehingga nanti kelihatan apakah persoalannya perencanaan yang buruk atau proses pembangunan yang buruk atau ada markup atau seperti apa,” jelasnya
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/prabowo-diminta-hati-hati-lunasi-utang-kereta-cepat-bisa-jadi-senjata-makan-tuan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Akan Bayar Utang Whoosh Pakai Uang Negara yang Dikembalikan Koruptor</title>
		<link>https://bnbabel.com/prabowo-akan-bayar-utang-whoosh-pakai-uang-negara-yang-dikembalikan-koruptor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 14:31:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[bayar]]></category>
		<category><![CDATA[Dikembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pakai]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>
		<category><![CDATA[Utang]]></category>
		<category><![CDATA[Whoosh]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/prabowo-akan-bayar-utang-whoosh-pakai-uang-negara-yang-dikembalikan-koruptor/</guid>

					<description><![CDATA[– Presiden Prabowo Subianto menyebut, bakal menggunakan uang negara hasil pengembalian dari para koruptor untuk membayar utang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh. Hal itu disampaikan Prabowo saat peresmian <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/prabowo-akan-bayar-utang-whoosh-pakai-uang-negara-yang-dikembalikan-koruptor/" title="Prabowo Akan Bayar Utang Whoosh Pakai Uang Negara yang Dikembalikan Koruptor" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/prabowo-akan-bayar-utang-whoosh-pakai-uang-negara-yang-dikembalikan-koruptor/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-3912730714051972122" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Presiden Prabowo Subianto menyebut, bakal menggunakan uang negara hasil pengembalian dari para koruptor untuk membayar utang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh.
</p>
<p>Hal itu disampaikan Prabowo saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
</p>
<p>“Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi (setelah diambil negara) saya hemat. Enggak saya kasih kesempatan. Jadi, saudara saya minta bantu saya semua. Jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kita. Untuk rakyat semua,” ujar Prabowo.
</p>
<p>Selain itu, Kepala Negara menyinggung bahwa semua uang yang dipakai negara untuk kepentingan rakyat berasal dari pajak yang dibayarkan rakyat.
</p>
<p>Prabowo lantas menjelaskan bahwa pemerintah selama ini juga memberikan subsidi harga tiket kereta kepada masyarakat, sebagai bentuk tanggung jawab menghadirkan transportasi murah.
</p>
<p>“Tadi disampaikan Menhub, semua kereta api kita, pemerintah subsidi 60 persen, rakyat bayar 20 persen. Ya ini kehadiran negara, ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara. makanya kita harus mencegah semua kebocoran,” kata Prabowo.
</p>
<p>Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sanggup membayar utang proyek Whoosh tersebut.
</p>
<p>Namun, Prabowo tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bakal dipakai untuk membayar utang Whoosh.
</p>
<p>Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menanggung utang proyek Whoosh.
</p>
<p>Sebab, menurut Purbaya, utang proyek itu merupakan urusan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat di dalamnya.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Bayar Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun Per Tahun</h2>
<p>Sebelumnya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya dan pemerintah mengambil alih tanggung jawab pembayaran utang
</p>
<p>“Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya tanggung jawab nanti whoosh semuanya,” tegas Prabowo.
</p>
<p>Bahkan, menurut Prabowo, pemerintah akan membayar utang proyek Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun.
</p>
<p>“Pokoknya enggak ada masalah, karena itu kita bayar mungkin Rp 1,2 triliun per tahun,” ujar Kepala Negara.
</p>
<p>Dia lantas meminta masalah Whoosh tidak hanya dilihat dari untung rugi. Melainkan, dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat, seperti mengurangi kemacetan dan polusi.
</p>
<div>
<p>“Manfaatnya, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan, ini semua harus dihitung,” ujarnya.
</p>
<p>Oleh karena itu, Kepala Negara meminta warga tidak ribut-ribut masalah utang Whoosh.
</p>
<p>“Dan ini ingat ya, ini simbol kerja sama kita dengan Tiongkok. Jadi, sudahlah, saya sudah katakan presiden Republik Indonesia yang ambil alih tanggung jawab. Jadi tidak usah ribut, Kita mampu. Dan kita kuat,” tandas Prabowo.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Utang Whoosh</h2>
<p>Sebagai informasi, KCJB menghadapi beban utang yang cukup berat. KAI bersama dengan tiga BUMN lainnya harus menanggung renteng kerugian dari Whoosh sesuai porsi sahamnya di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT PSBI).
</p>
<p>Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2025 (unaudited) yang dipublikasikan di situs resminya, entitas anak KAI, PT PSBI, tercatat merugi hingga Rp 4,195 triliun sepanjang 2024.
</p>
<p>Artinya, dalam sehari saja bila menghitung dalam setahun ada 365 hari, konsorsium BUMN Indonesia harus menanggung rugi dari beban KCIC sebesar Rp 11,493 miliar per hari.
</p>
<p>Kerugian itu masih berlanjut tahun ini. Hingga semester I-2025 atau periode Januari–Juli, PSBI sudah membukukan kerugian sebesar Rp 1,625 triliun.
</p>
<p>Sebagai pemimpin konsorsium, KAI memegang porsi saham terbesar di PSBI, yakni 58,53 persen, sesuai penugasan yang diberikan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
</p>
<p>Selain KAI, pemegang saham lain PSBI adalah Wika dengan kepemilikan 33,36 persen, Jasa Marga sebesar 7,08 persen, dan PTPN VIII sebesar 1,03 persen.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/prabowo-akan-bayar-utang-whoosh-pakai-uang-negara-yang-dikembalikan-koruptor/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Purbaya Buka Kotak Pandora Ekonomi saat Utang Era Jokowi Mulai Terkuak Ribuan Triliun!</title>
		<link>https://bnbabel.com/purbaya-buka-kotak-pandora-ekonomi-saat-utang-era-jokowi-mulai-terkuak-ribuan-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 16:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Buka]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Era]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak]]></category>
		<category><![CDATA[mulai]]></category>
		<category><![CDATA[Pandora]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat]]></category>
		<category><![CDATA[Terkuak]]></category>
		<category><![CDATA[Triliun]]></category>
		<category><![CDATA[Utang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/purbaya-buka-kotak-pandora-ekonomi-saat-utang-era-jokowi-mulai-terkuak-ribuan-triliun/</guid>

					<description><![CDATA[– Nama Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru dilantik menggantikan Sri Mulyani, kembali jadi sorotan publik. Bukan karena gaya bicaranya yang tenang dan diplomatis, tapi karena pernyataannya yang dinilai <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/purbaya-buka-kotak-pandora-ekonomi-saat-utang-era-jokowi-mulai-terkuak-ribuan-triliun/" title="Purbaya Buka Kotak Pandora Ekonomi saat Utang Era Jokowi Mulai Terkuak Ribuan Triliun!" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/purbaya-buka-kotak-pandora-ekonomi-saat-utang-era-jokowi-mulai-terkuak-ribuan-triliun/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-6816939500435732876" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Nama Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru dilantik menggantikan Sri Mulyani, kembali jadi sorotan publik.
</p>
<p>Bukan karena gaya bicaranya yang tenang dan diplomatis, tapi karena pernyataannya yang dinilai membuka “kotak Pandora” ekonomi Indonesia.
</p>
<p>Terutama soal utang negara yang membengkak sejak era pemerintahan sebelumnya.
</p>
<p>Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pekan ini.
</p>
<p>Purbaya mengungkap data mencolok utang pemerintah pusat mencapai Rp 9.138 triliun per akhir Juni 2025.
</p>
<p>Angka itu disebut sebagai “realita yang harus dihadapi bersama, bukan disembunyikan.”
</p>
<p>“Kami tidak ingin menutup-nutupi. Ini fakta keuangan negara yang harus dikelola dengan tanggung jawab,” ujar Purbaya di hadapan media.
</p>
<p>Pernyataan itu langsung mengguncang ruang publik.
</p>
<p>Banyak yang menilai, ucapan Purbaya seperti menyingkap sesuatu yang selama ini tak banyak dibicarakan secara terbuka.
</p>
<p>Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), bahkan menyebut langkah Purbaya sebagai “awal dari terbukanya kotak Pandora ekonomi Indonesia”.
</p>
<p>“Menkeu Purbaya berani membuka fakta yang selama ini tertutup. Kita harus berani jujur, ini era baru dalam pengelolaan ekonomi,” kata Bamsoet seperti dikutip PojokSatu.id.
</p>
<p>Isu ini tak lepas dari kebijakan fiskal yang diwariskan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
</p>
<p>Selama dua periode, pemerintah banyak mengambil pinjaman luar negeri dan menerbitkan surat utang negara untuk membiayai proyek infrastruktur besar seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).
</p>
<p>Tak hanya itu ada pembangunan ibu kota baru (IKN), hingga proyek jalan tol trans-Jawa dan Sumatera.
</p>
<p>Kini, di bawah kepemimpinan Purbaya, semua angka itu mulai ditampilkan apa adanya.
</p>
<p>Tak ada lagi narasi “aman terkendali” tanpa data terbuka.
</p>
<p>“Tugas saya bukan menyalahkan, tapi menata kembali. Kalau dulu fokusnya membangun, sekarang fokusnya menyehatkan,” kata Purbaya.
</p>
<p>Pernyataan itu dianggap jujur sekaligus berani.
</p>
<p>Sebab di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil, transparansi semacam itu bisa berdampak dua sisi.
</p>
<p>Menumbuhkan kepercayaan publik, tapi juga menimbulkan kekhawatiran soal kemampuan bayar utang negara.
</p>
<p>Istilah “kotak Pandora” pertama kali muncul dari pernyataan politisi senior yang menilai langkah Purbaya seperti membuka tabir lama yang selama ini tersimpan rapi di laci kementerian.
</p>
<p>Bukan hanya soal utang, tapi juga soal mekanisme pembiayaan proyek besar yang dinilai tidak semuanya efisien.
</p>
<p>Beberapa proyek disebut memiliki <i>pembengkakan biaya </i>atau kelebihan biaya yang cukup besar, termasuk proyek kereta cepat.
</p>
<p>Ekonom independen Said Didu menilai, apa yang dilakukan Purbaya adalah langkah pembersihan besar-besaran.
</p>
<p><i>“Ini bukan soal mencari kesalahan, tapi mengembalikan kejujuran fiskal.</i>
</p>
<p><i>Publik punya hak tahu berapa sebenarnya beban negara,” </i>ujar Said Didu
</p>
<p>Menurutnya, istilah “kotak Pandora” bukan berarti aib, tapi simbol keberanian untuk membuka hal yang selama ini ditutup dengan retorika optimisme.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Langkah Purbaya Panen Sambutan Beragam</h2>
<p>Di media sosial, tagar #PurbayaBukaData dan #UtangEraJokowi sempat jadi trending topic.
</p>
<p>Sebagian warganet menganggap Purbaya membawa “angin baru” dalam manajemen keuangan negara.
</p>
<p>Sementara sebagian lain menilai langkah ini bisa memicu gesekan politik.
</p>
<p>Terutama jika dianggap menyudutkan pemerintahan sebelumnya.
</p>
<p>Partai oposisi pun mulai mencium peluang politik.
</p>
<p>Beberapa anggota DPR meminta audit terbuka terhadap utang dan proyek besar di era Jokowi.
</p>
<p>Namun pihak koalisi merespons santai, menyebut langkah Purbaya sebagai bagian dari transparansi, bukan pembongkaran dosa masa lalu.
</p>
<p>“Ini bukan soal Jokowi atau Purbaya, tapi soal keberanian membuka data publik,” kata salah satu anggota DPR dari fraksi pendukung pemerintah.
</p>
<p>Dalam beberapa minggu terakhir, kementerian keuangan di bawah Purbaya mulai merilis data utang dan pengeluaran publik dengan format baru.
</p>
<p>Lebih terbuka dan bisa diakses masyarakat.
</p>
<p>Langkah ini dipuji banyak pihak, tapi juga membuat para pelaku pasar berhati-hati. Investor asing menunggu sinyal stabilitas dari pemerintah.
</p>
<p>Purbaya sadar risikonya. Namun ia menegaskan, keterbukaan adalah satu-satunya cara agar ekonomi Indonesia bisa pulih dengan dasar kepercayaan yang kuat.
</p>
<p>Langkah Purbaya membuka “kotak Pandora” ekonomi bukan sekadar gebrakan seorang menteri baru.
</p>
<p>Ia menandai babak baru: dari politik pencitraan ke era kejujuran fiskal.
</p>
<p>Tapi di negeri yang sering memuja stabilitas semu, kejujuran kadang lebih menakutkan daripada angka utang itu sendiri.
</p>
<p>Kini publik menunggu, seberapa dalam kotak Pandora itu akan dibuka dan apakah dari dalamnya akan keluar solusi, atau justru masalah baru yang selama ini ditahan di balik senyum manis laporan ekonomi.***
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/purbaya-buka-kotak-pandora-ekonomi-saat-utang-era-jokowi-mulai-terkuak-ribuan-triliun/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
