<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berencana - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/berencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 19:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Berencana - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Butuh Makan, Erick Thohir Malah Berencana Kirim Alat Olahraga kepada Korban Banjir</title>
		<link>https://bnbabel.com/warga-butuh-makan-erick-thohir-malah-berencana-kirim-alat-olahraga-kepada-korban-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 19:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh]]></category>
		<category><![CDATA[Erick]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kepada]]></category>
		<category><![CDATA[Kirim]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Makan]]></category>
		<category><![CDATA[Malah]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/warga-butuh-makan-erick-thohir-malah-berencana-kirim-alat-olahraga-kepada-korban-banjir/</guid>

					<description><![CDATA[– Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menuai sorotan setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Menyampaikan rencana memberikan bantuan berupa alat-alat olahraga kepada korban banjir dan longsor di Aceh, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/warga-butuh-makan-erick-thohir-malah-berencana-kirim-alat-olahraga-kepada-korban-banjir/" title="Warga Butuh Makan, Erick Thohir Malah Berencana Kirim Alat Olahraga kepada Korban Banjir" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/warga-butuh-makan-erick-thohir-malah-berencana-kirim-alat-olahraga-kepada-korban-banjir/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-7762347229662464076" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menuai sorotan setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
</p>
<p>Menyampaikan rencana memberikan bantuan berupa alat-alat olahraga kepada korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
</p>
<p>Pernyataan tersebut dinilai tidak sensitif terhadap kondisi di lapangan.
</p>
<p>Di mana ribuan warga masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, dan tempat tinggal.
</p>
<p>Erick dalam keterangannya menyampaikan belasungkawa atas bencana yang telah merenggut korban jiwa.
</p>
<p>Namun, alih-alih fokus pada kebutuhan mendesak warga, ia justru menegaskan rencana Kemenpora untuk “mengambil peran”.
</p>
<p>Dengan menyalurkan peralatan olahraga beberapa bulan pascabencana.
</p>
<p>Erick mengatakan, Nanti pascabencana, mungkin beberapa bulan ke depan kami mulai kembali membahagikan para korban bencana.
</p>
<p>“Salah satunya dengan mendistribusikan alat-alat olahraga,” ujar Erick, dikutip dari Antara, Rabu 3 Desember 2025.
</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Kemenpora sedang menyisir anggaran tahun 2026 untuk program tersebut.
</p>
<p>Pernyataan ini menimbulkan reaksi negatif dari publik.
</p>
<p>Banyak yang menilai nilai urgensinya amat rendah, terlebih ketika ribuan warga masih berada di pengungsian dengan kondisi darurat.
</p>
<p>Di beberapa titik banjir di Sumatra, warga bahkan mengeluhkan lambatnya distribusi logistik dan terbatasnya makanan.
</p>
<p>Sementara itu, pemerintah pusat, termasuk presiden dan sejumlah menteri, diklaim Erick sedang bekerja keras menyalurkan bantuan dasar.
</p>
<p>Namun pernyataan itu justru mempertegas ironi: kebutuhan mendesak belum terpenuhi, tetapi rencana distribusi alat olahraga sudah digaungkan.
</p>
<p>Di lapangan, situasi masih jauh dari kondusif. Banyak daerah terisolasi, bantuan belum merata.
</p>
<p>Dan sejumlah desa masih kesulitan mendapatkan listrik maupun layanan medis.
</p>
<p>Di beberapa wilayah Aceh Tamiang dan Padang Pariaman, warga bertahan hidup dengan stok seadanya sambil menunggu jalur darat kembali terbuka.
</p>
<p>Dalam konteks seperti itu, wacana pengiriman alat olahraga terdengar tidak pada tempatnya.
</p>
<p>Para pengamat menilai langkah ini mencerminkan buruknya prioritas dan koordinasi birokrasi.
</p>
<p>Kemenpora dinilai terkesan ingin “tetap terlihat bekerja”, meski kontribusinya jauh dari kebutuhan nyata masyarakat.
</p>
<p>Sebagian warga korban banjir yang diwawancarai media lokal bahkan mengaku bingung dengan jenis bantuan yang dijanjikan Menpora.
</p>
<p>“Kami butuh makanan, bukan bola,” ujar seorang pengungsi di Pidie Jaya. “Rumah habis tersapu air. Apa gunanya alat olahraga sekarang?”
</p>
<p>Kritik lain juga muncul terkait minimnya detail bantuan yang disebut Erick.
</p>
<p>Ia tidak menjelaskan jenis peralatan olahraga apa yang akan diberikan ataupun bagaimana mekanisme pendistribusiannya.
</p>
<p>Janji itu terdengar terburu-buru dan menimbulkan pertanyaan apakah benar-benar direncanakan atau hanya sekadar retorika publik.
</p>
<p>Kemenpora berdalih bantuan tersebut merupakan upaya jangka panjang untuk mendukung pemulihan mental dan sosial korban bencana.
</p>
<p>Namun tanpa kejelasan strategi dan prioritas, wacana tersebut justru mempertebal citra.
</p>
<p>Bahwa pemerintah tidak sepenuhnya memahami kebutuhan warga yang sedang berjuang bertahan hidup.
</p>
<p>Bagi sebagian masyarakat, pernyataan Menpora ini hanyalah satu dari sekian banyak contoh lemahnya sensitivitas pejabat terhadap derita korban bencana.
</p>
<p>Sementara warga masih menunggu logistik yang telat dan lambat, para pejabat malah sibuk menyusun agenda yang jauh dari kebutuhan dasar.***
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/warga-butuh-makan-erick-thohir-malah-berencana-kirim-alat-olahraga-kepada-korban-banjir/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Circana&#8217;s Cara Pratt berencana untuk memperbaiki masalah pengukuran $ 60 miliar media ritel</title>
		<link>https://bnbabel.com/bagaimana-circanas-cara-pratt-berencana-untuk-memperbaiki-masalah-pengukuran-60-miliar-media-ritel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 12:37:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Circanas]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Memperbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuran]]></category>
		<category><![CDATA[Pratt]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ritel]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bagaimana-circanas-cara-pratt-berencana-untuk-memperbaiki-masalah-pengukuran-60-miliar-media-ritel/</guid>

					<description><![CDATA[Sementara pengecer bergegas untuk meluncurkan format iklan baru dan layar di dalam toko, merek memiliki permintaan yang lebih sederhana: membuktikan bahwa iklan mereka berfungsi. Dengan akuisisi Circana atas bisnis pemodelan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bagaimana-circanas-cara-pratt-berencana-untuk-memperbaiki-masalah-pengukuran-60-miliar-media-ritel/" title="Bagaimana Circana&#8217;s Cara Pratt berencana untuk memperbaiki masalah pengukuran $ 60 miliar media ritel" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bagaimana-circanas-cara-pratt-berencana-untuk-memperbaiki-masalah-pengukuran-60-miliar-media-ritel/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p class="whitespace-normal break-words">Sementara pengecer bergegas untuk meluncurkan format iklan baru dan layar di dalam toko, merek memiliki permintaan yang lebih sederhana: membuktikan bahwa iklan mereka berfungsi. Dengan akuisisi Circana atas bisnis pemodelan campuran pemasaran Nielsen pada bulan Agustus dan NCSolutions pada bulan Juni, perusahaan tersebut memposisikan dirinya sebagai media ritel arbiter independen sangat membutuhkan. Memimpin tuduhan ini adalah Cara Pratt, hanya 90 hari ke dalam perannya sebagai presiden Global Retail and Media, yang membawa perspektif unik telah membangun jaringan media ritel Kroger dari dalam.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<h2 class="subhead-embed">Krisis Pengukuran</h2>
<p class="whitespace-normal break-words">Pengukuran secara konsisten menempati peringkat sebagai titik nyeri teratas bagi pembeli media di setiap survei industri, dan Pratt tidak berbasa -basi tentang alasannya. “Ada banyak ketidakkonsistenan dalam model masuk ke pasar lintas pengecer dengan praktik media mereka, yang menciptakan tingkat kebingungan,” jelasnya. Fragmentasi ini mengalir melalui seluruh ekosistem – dari perencanaan dan pembelian hingga strategi data dan pelaporan kinerja.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Taruhannya tinggi. Retail Media telah menggelembung menjadi bisnis $ 60 miliar, di jalur untuk menangkap satu dari lima dolar periklanan. Namun lintasan pertumbuhan menghadapi kehancuran pembuatannya sendiri. Seperti yang telah saya laporkan sebelumnya, pembeli media ritel mengutip kurangnya standar pengukuran sebagai tantangan utama mereka. Pratt mengatakan bahwa merek konsumen yang berinvestasi di media ritel perlu memiliki kepercayaan pada setiap dolar yang diinvestasikan. “Dan kamu belum melihatnya,” kata Pratt. “Anda tidak dapat berpegang pada bagian pengaruh dan dolar tanpa lebih transparan dan lebih konsisten.”</p>
<figure class="embed-base image-embed embed-0" role="presentation">
<div>
<div class="bMqrj">
<p><span style="-webkit-line-clamp:2" class="Ccg9Ib-7 _8XF2kHYM">Cara Pratt adalah presiden, ritel &amp; media di Circana. </span>
</p>
<p><small class="pGGCM2aD">Sirkana</small></p>
</div>
</div>
</figure>
<h2 class="subhead-embed">Posisi strategis Circana</h2>
<p class="whitespace-normal break-words">Akuisisi baru -baru ini menciptakan apa yang dijelaskan Pratt sebagai kemampuan pengukuran komprehensif di seluruh corong pemasaran penuh. NCSolutions menghadirkan keahlian pengukuran tingkat kampanye, MMM Nielsen menambahkan pemodelan campuran pemasaran yang canggih, dan data titik penjualan dan panel Circana yang ada memberikan kecerdasan konsumen dasar. Bersama -sama, aset ini menjangkau 26 industri di 18 pasar, dengan visibilitas menjadi $ 5,8 triliun dalam perdagangan global— $ 3,3 triliun di Amerika Utara saja.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">“Kami memiliki kemampuan yang unik – saya bahkan akan mengatakan tanggung jawab – untuk memberikan tingkat transparansi dan konsistensi yang baru ini,” Pratt menegaskan. Tidak seperti pengecer yang menilai pekerjaan rumah mereka sendiri atau perusahaan teknologi iklan dengan kepentingan pribadi, Circana mengklaim posisi netral. “Kami tidak membeli media apa pun atas nama merek apa pun hari ini. Kami tidak memengaruhi itu.”
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Ini bukan drumbeat baru untuk Pratt. Seperti yang saya laporkan dalam profil Pratt 2023 saya ketika dia memimpin pemasaran presisi Kroger, dia sudah mendorong transparansi yang lebih besar dalam pengukuran media ritel, menggambarkan pengeluaran iklan yang boros sebagai ‘sembrono’ dan mengadvokasi pengecer untuk membangun tumpukan teknologi mereka sendiri untuk kontrol yang lebih baik.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Di Circana, platform campuran cair baru perusahaan bertujuan untuk membuat pengukuran dapat diakses oleh merek yang lebih kecil. Sementara pemodelan campuran konsultatif tradisional menargetkan merek-merek yang menghabiskan $ 20 juta untuk pemasaran dan mengharuskan tim yang terdiri dari 20-30 orang, Liquid Mix dibangun untuk merek yang menghabiskan $ 5 juta dengan tim hanya 2-5 orang, menurut juru bicara Circana. Perusahaan sekarang dapat meningkatkan skala produk di seluruh portofolio mereka, bukan hanya merek andalan, dengan hasil yang dikirimkan dalam beberapa jam daripada triwulanan atau setiap tahun.
</p>
<h2 class="subhead-embed">Menjembatani Perdagangan dan Media</h2>
<p class="whitespace-normal break-words">Salah satu tantangan gigih media ritel adalah kesenjangan organisasi antara tim pedagang dan tim media, masing -masing beroperasi dengan berbagai insentif. Pratt melihat pengukuran sebagai jembatan.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">“Setiap pengecer dapat membuat beberapa pilihan bagaimana mereka ingin pergi ke pasar,” kata Pratt secara diplomatis. Tetapi peran Circana jelas: “Bantu pengecer dan merek memahami kemanjuran dolar yang diinvestasikan dan untuk mendukung mereka di hulu dalam proses perencanaan bisnis itu.”
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Ini menjadi sangat penting karena pemisahan tradisional antara pembangunan merek dan pemasaran kinerja terus kabur. “Hari -hari tim yang sangat terpisah yang berfokus pada merek versus kinerja mulai menyatu,” Pratt mengamati, meskipun dia mengakui transisi itu menantang mengingat “banyak organisasi masih beroperasi di silo, dan mereka masih memiliki insentif yang sangat terputus.”
</p>
<h2 class="subhead-embed">Kebutuhan akan Kecepatan</h2>
<p class="p1">Mungkin pergeseran yang paling nyata dalam pendekatan Circana adalah percepatan dramatis jadwal pengukuran. Pemodelan campuran pemasaran tradisional biasanya lambat untuk lapangan dan menyegarkan – sering kali membutuhkan waktu berminggu -minggu hingga berbulan -bulan untuk membangun dan kemudian memperbarui irama triwulanan atau dua tahunan, yang berarti wawasan dapat tiba lama setelah kampanye berakhir. Cair Mix Circana mengompres yang bersepeda ke menit, sangat meningkatkan bagaimana merek dapat menanggapi sinyal pasar.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">“Pergi adalah hari -hari di mana itu paling banyak atau bulanan paling banyak,” Pratt menjelaskan. Kecepatan ini membuka apa yang dia sebut “optimasi dalam penerbangan” yang melampaui penyesuaian kreatif. Merek sekarang dapat menyesuaikan distribusi saluran, penargetan audiens, dan alokasi anggaran saat kampanye masih berjalan. Waktu selaras dengan perubahan industri yang lebih luas – merek semakin menuntut fleksibilitas dalam investasi media mereka, menjauh dari komitmen dimuka yang kaku. “Merek hanya ingin lebih fleksibel. Mereka ingin menciptakan ruang itu agar mereka dapat menyimpang berdasarkan kinerja yang mereka lihat,” kata Pratt.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Untuk industri di mana pengukuran secara tradisional tampak terbelakang, kemampuan real-time ini menandai perubahan yang berarti. Campuran cair bahkan mencakup pemodelan skenario berwawasan ke depan, memungkinkan tim untuk menguji strategi investasi yang berbeda sebelum berkomitmen dolar. Dalam ekosistem media ritel di mana setiap dolar menghadapi pengawasan dari CMOS, CFO, dan papan, kemampuan untuk mengkoreksi tentu saja dalam jam daripada tempat tinggal dapat terbukti transformatif.
</p>
<h2 class="subhead-embed">Jalan ke depan</h2>
<p class="whitespace-normal break-words">Pratt, yang menghabiskan lebih dari satu dekade di Dunnhumby sebelum membangun pemasaran presisi Kroger pada 84,51 °, sekarang bergeser dari menciptakan media ritel ke mengukurnya di seluruh industri. Dengan beberapa dekade data dan kemampuan pengukuran waktu-nyata yang baru diperoleh, Circana diposisikan dengan baik untuk mengatasi fragmentasi di ekosistem media ritel.
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">“Masa depan media akan menjadi lebih cerdas, lebih bertanggung jawab, dan lebih terhubung,” kata Pratt. Tanpa menyelesaikan pengukuran, ia memperingatkan, media ritel berisiko “banyak kerusakan untuk lintasan pertumbuhan yang telah mendukung ekosistem media ritel selama bertahun -tahun.”
</p>
<p class="whitespace-normal break-words">Untuk balap industri untuk menangkap dolar iklan sambil berjuang untuk membuktikan nilai, pendekatan pertama pengukuran Circana di bawah kepemimpinan Pratt menawarkan jalan potensial melalui kekacauan. Pertanyaannya adalah apakah merek dan pengecer bersedia membiarkan pesta netral memanggil tembakan.
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bagaimana-circanas-cara-pratt-berencana-untuk-memperbaiki-masalah-pengukuran-60-miliar-media-ritel/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merek-merek Mewah Menghadapi Krisis Tenaga Kerja Ritel Karena 51% Karyawan Berencana Meninggalkan Pekerjaannya</title>
		<link>https://bnbabel.com/merek-merek-mewah-menghadapi-krisis-tenaga-kerja-ritel-karena-51-karyawan-berencana-meninggalkan-pekerjaannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 00:28:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Merekmerek]]></category>
		<category><![CDATA[Mewah]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaannya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ritel]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/merek-merek-mewah-menghadapi-krisis-tenaga-kerja-ritel-karena-51-karyawan-berencana-meninggalkan-pekerjaannya/</guid>

					<description><![CDATA[“Tingkat keluar masuk yang tinggi ini sangat menjadi masalah bagi industri mengingat pentingnya peran pekerja …(+) penasihat klien sebagai aset kompetitif dalam perjalanan pelanggan,” kata laporan CXG. getty Semua orang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/merek-merek-mewah-menghadapi-krisis-tenaga-kerja-ritel-karena-51-karyawan-berencana-meninggalkan-pekerjaannya/" title="Merek-merek Mewah Menghadapi Krisis Tenaga Kerja Ritel Karena 51% Karyawan Berencana Meninggalkan Pekerjaannya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/merek-merek-mewah-menghadapi-krisis-tenaga-kerja-ritel-karena-51-karyawan-berencana-meninggalkan-pekerjaannya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure class="embed-base image-embed embed-0" role="presentation"><figcaption><fbs-accordion class="expandable" current="-1"></p>
<p class="color-body light-text">“Tingkat keluar masuk yang tinggi ini sangat menjadi masalah bagi industri mengingat pentingnya peran pekerja <span class="plus" data-ga-track="caption expand">…(+)</span><span class="expanded-caption">  penasihat klien sebagai aset kompetitif dalam perjalanan pelanggan,” kata laporan CXG.</span></p>
<p></fbs-accordion><small>getty</small></figcaption></figure>
<p>Semua orang yang berkecukupan menyadari bahwa toko ritel harus lebih dari sekadar tempat membeli produk; itu harus menjadi pengalaman merek yang mendalam. Karyawan merek ritel garis depan adalah orang-orang yang dapat meningkatkan atau menghancurkan pengalaman pelanggan.</p>
<p>Namun, survei global terhadap 12.000 karyawan ritel yang bekerja untuk 12 merek mewah menemukan ketidakpuasan karyawan ritel mewah yang meluas. Sebanyak 51% dari mereka berencana untuk meninggalkan perusahaan tempat mereka bekerja saat ini demi mencari peluang di mana mereka memiliki hak pilihan yang lebih besar, merasa lebih dihargai, dan telah meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja, menurut konsultan CXG.</p>
<p>Pada akhirnya, pengalaman pelanggan mewah (CX) terkait erat dengan pengalaman karyawan (EX). Karyawan yang tidak puas pasti akan menghasilkan pelanggan yang tidak puas.</p>
<p>Penelitian CXG menunjukkan bahwa merek-merek mewah gagal dalam hal tersebut dan mereka sebaiknya memperbaikinya sebelum mulai muncul di tingkat pengalaman pelanggan, atau mungkin sudah gagal, karena Bain melaporkan pasar barang-barang mewah berkontraksi 2% tahun ini, yang pertama. waktu sejak tahun 2008.</p>
<p>“Penelitian kami menunjukkan bahwa sektor ritel mewah berada pada titik kritis,” kata pendiri dan CEO CXG Christophe Caïs dalam sebuah pernyataan. “Merek-merek mewah harus menyempurnakan strategi Employer Value Proposition (EVP) mereka untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik yang mampu memberikan pengalaman kemewahan yang luar biasa.”</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align">Temuan Pengalaman Karyawan</h2>
<p>CXG baru saja menerbitkan laporan setebal 50 halaman, “Efek Penasihat: Mendorong Kesuksesan Ritel dengan Membayangkan Kembali Peran Penasihat Klien,” yang menggali hasil survei Voice of the Team dan menyajikan strategi yang dapat digunakan oleh merek-merek mewah untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan membantu merekrut dan mempertahankan talenta ritel.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align">Tanggung Jawab Pekerjaan yang Diperluas</h3>
<p>Karyawan ritel ditantang oleh tuntutan untuk unggul dalam keterampilan penjualan ritel yang semakin membutuhkan kefasihan digital, serta menunjukkan kecerdasan emosional tingkat tinggi untuk melayani dan mengantisipasi kebutuhan pelanggan.</p>
<p>Karyawan ritel diharapkan untuk terus terlibat secara langsung di lantai penjualan, untuk melayani pelanggan e-commerce dari jarak jauh dan melalui media sosial. Secara khusus, mereka harus:</p>
<ul>
<li>Terlibat secara digital untuk mengembangkan dan melayani klien mereka secara online, membuat rekomendasi yang dipersonalisasi dari jarak jauh, mengelola proses pengembalian dan pertukaran, menyusun konten media sosial, dan melakukan analisis data untuk mengidentifikasi tren dan preferensi pribadi.</li>
<li>Bangun hubungan pribadi dengan mengenal gaya hidup dan preferensi klien mereka sehingga mereka dapat berhasil memberikan layanan pramutamu yang dipersonalisasi dan memberikan dukungan purna jual.</li>
<li>Menjadi pemimpin pendukung merek melalui penceritaan dan ahli dalam lini produk merek yang terus berkembang dan tren industri barang mewah secara keseluruhan.</li>
<li>Memenuhi target penjualan dan pengembangan bisnis serta menerapkan strategi retensi klien.</li>
</ul>
<p>“Tanggung jawab penasihat klien mewah telah berkembang secara dramatis. Penasihat modern kini diharapkan untuk terlibat dalam interaksi digital dan manajemen hubungan sambil menguasai keterampilan bercerita dan manajemen hubungan pelanggan (CRM),” jelas laporan tersebut.</p>
<p>“Evolusi ini memerlukan perpaduan antara kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi, dan kecakapan teknis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan,” lanjutnya.</p>
<p>Ketika semakin banyak merek mewah yang menuntut kemahiran dan keterlibatan digital yang lebih besar, penelitian CXG menemukan bahwa keterampilan lunak/emosional meningkatkan karyawan ritel dari memuaskan menjadi luar biasa. Keterampilan ini sulit diukur dalam perekrutan dan sulit untuk diajarkan.</p>
<p>“Penasihat yang merupakan pemain tim yang bersemangat, proaktif dan karismatik, pembangun hubungan dan pemecah konflik yang dapat dengan mudah beradaptasi dan menunjukkan empati adalah mereka yang paling mungkin berhasil,” ungkapnya.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align">Ketidakpuasan</h3>
<p>Mungkin ketidakpuasan yang dirasakan karyawan ritel mewah disebabkan oleh perusahaan mereka yang lebih menekankan pada keterampilan keras (hard skill) yang dapat diukur dan meremehkan keterampilan lunak (soft skill) yang tidak terukur.</p>
<p>Sekitar 30% karyawan sektor mewah yang disurvei tidak bahagia dengan pekerjaan mereka sehari-hari. Hanya 38% yang merasa bahwa mereka bekerja di lingkungan yang memotivasi dan kurang dari sepertiga (31%) percaya bahwa mereka memiliki potensi pertumbuhan dengan merek mereka.</p>
<p>Lebih dari 40% merasa kurangnya pemberdayaan dalam pekerjaan mereka dan 33% merasa diremehkan di tempat kerja. Dan 61% merasa kehidupan kerja mereka membutuhkan keseimbangan yang lebih besar.</p>
<p>The Luxury Institute, yang melakukan penelitian khusus pada industri barang mewah, mengonfirmasi tingginya tingkat ketidakpuasan karyawan dan menambahkan konteks seputar tantangan yang dihadapi para pekerja sektor barang mewah di lini depan setelah pandemi.</p>
<p>“Mereka menanggung beban kemarahan dan ketidakpercayaan pelanggan yang disebabkan oleh produk berkualitas rendah, harga yang tidak dapat dibenarkan, dan pengalaman klien yang buruk,” kata pendiri dan CEO Luxury Institute, Milton Pedraza.</p>
<p>“Mereka menyesali pelatihan robotik dan tertulis atau kurangnya pelatihan apa pun. Ini adalah badai negatif yang sempurna dan para asosiasi adalah samsaknya,” lanjutnya.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align">Mencari Off-Ramp</h3>
<p>Merasakan adanya gesekan ini, sekitar 51% dari seluruh responden yang disurvei mencari peluang kerja di tempat lain dan angka ini bahkan lebih tinggi lagi di Amerika Serikat dan Perancis, dimana 60% dari kedua negara tersebut berencana untuk meninggalkan pekerjaan mereka.</p>
<p>“Tingkat turnover yang tinggi ini sangat bermasalah bagi industri mengingat peran penting penasihat klien sebagai aset kompetitif dalam perjalanan pelanggan,” demikian isi laporan tersebut.</p>
<p>Dan hal ini menggarisbawahi poin ini dengan statistik bahwa 68% VIC suatu merek – Klien Sangat Penting – mengikuti penasihat klien mereka jika mereka pindah ke merek baru, menurut Bain.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align">Implikasi</h2>
<p>Potensi hilangnya bakat ritel dalam jumlah besar akan menjadi kerugian yang sama besarnya bagi merek-merek mewah karena Bain melaporkan sekitar 53% pendapatan barang mewah saat ini diperoleh melalui saluran ritel langsung ke konsumen, lebih dari dua kali lipat sejak tahun 2010.</p>
<p>Berita ini datang pada saat yang sangat buruk bagi merek-merek mewah, kata John BR Long, yang pernah menjadi penasihat ritel tepercaya dan perekrut eksekutif di Korn Ferry, Russell Reynolds Associates, Bain, dan Accenture.</p>
<p>“Kemewahan sedang mengalami penurunan dan ketika bisnis sedang sulit, tuntutan terhadap karyawan meningkat, terutama di lini depan,” katanya.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align">Pendekatan Pembayaran Hibrid</h3>
<p>“Karena industri ini berbasis komisi, itu berarti pemeriksaan komisi karyawan lebih kecil dan di dalam toko, hal ini juga menciptakan lingkungan di mana seseorang bersaing dengan rekanan lainnya,” lanjut Long.</p>
<p>CXG menyarankan cara yang lebih baik untuk memberikan penghargaan kepada karyawan ritel tidak hanya berdasarkan komisi berdasarkan volume penjualan saja, namun menggunakan “pendekatan hybrid” yang menggabungkan metrik penjualan, skor kepuasan pelanggan, tingkat pembelian berulang, dan indikator loyalitas pelanggan lainnya.</p>
<p>“Dengan menghilangkan tekanan untuk menjual barang-barang mahal, staf penjualan diberdayakan untuk fokus pada kepuasan pelanggan jangka panjang, menumbuhkan loyalitas dan meningkatkan kinerja tim,” tulis Caïs dari CXG.</p>
<h3 class="subhead3-embed color-body bg-base font-accent font-size text-align">Lebih dari Uang</h3>
<p>Selain menawarkan prestise kepada karyawan karena bekerja di merek-merek mewah ternama, peluang untuk berinteraksi dengan klien ternama, dan akses terhadap produk-produk eksklusif, pemberi kerja juga harus menyediakan jalur untuk peningkatan karier, termasuk peluang global, serta program pelatihan dan pengembangan yang mutakhir.</p>
<p>“Retensi memerlukan pendekatan yang canggih dan beragam di luar paket kompensasi tradisional dan kemajuan karier dasar,” kata laporan tersebut.</p>
<p>“Tantangan bagi merek-merek mewah adalah untuk membekali penasihat mereka dengan keterampilan sehingga mereka dapat unggul dalam setiap upaya dan, pada saat yang sama, menciptakan lingkungan yang memperkaya dan memberi penghargaan sehingga mereka tidak akan pernah mempertimbangkan untuk meninggalkannya.</p>
<p>“Dalam hal ini, sektor ritel mewah, dengan perpaduan unik antara keahlian, layanan pelanggan, dan warisan merek, menghadirkan tantangan khusus dan peluang khusus untuk retensi talenta.”</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align">Dibutuhkan Kepercayaan</h2>
<p>Namun, penelitian CXG menunjukkan “ketidakselarasan mendasar antara persepsi merek terhadap lingkungan kerja yang mereka sediakan dan persepsi dasar penasihat klien tentang lingkungan kerja tempat mereka beroperasi.”</p>
<p>Dan hal ini menyebabkan sekitar setengah dari karyawan ritel merek mewah mencari pekerjaan baru untuk pekerjaan mereka saat ini, baik pindah ke merek mewah lain atau industri lain – pengalaman klien dan layanan pelanggan yang unggul sangat diminati di semua industri.</p>
<p>Seperti halnya karyawan ritel di mana pun, staf penjualan ritel mewah menginginkan peluang pertumbuhan karier yang lebih luas dan imbalan yang lebih besar, baik dalam bentuk uang maupun non-moneter, seperti pengakuan pribadi, fleksibilitas, keseimbangan kehidupan kerja, serta lebih banyak makna dan tujuan dalam karier mereka.</p>
<p>“Saya tidak terkejut dengan temuan CXG karena survei di seluruh industri dan institusi menunjukkan bahwa kepercayaan antara karyawan dan pemberi kerja berada pada titik terendah.</p>
<p>“Satu-satunya jalan ke depan adalah bagi pengusaha untuk mengambil tanggung jawab untuk mendapatkan kembali kepercayaan yang tinggi dari anggota tim mereka dengan tindakan nyata yang membangun kepercayaan yang tinggi, bukan hanya kata-kata manis dan ucapan-ucapan yang manis,” Pedraza menyimpulkan.</p>
<p>Lihat juga:</p>
<p><span class="link-embed__info"><span class="link-embed__provider">Forbes</span><span class="link-embed__title">5 Alasan Penurunan Pasar Barang Mewah di Tahun 2024 Tak Akan Pulih di Tahun 2025</span><small class="link-embed__byline">Oleh <span class="link-embed__author">Pamela N. Danziger</span></small></span><span class="link-embed__thumbnail-wrapper"><span class="link-embed__thumbnail allow-inline-style" style="background-image: url(https://specials-images.forbesimg.com/imageserve/673b68f2a28105268ad13680/960x0.jpg);"/></span>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/merek-merek-mewah-menghadapi-krisis-tenaga-kerja-ritel-karena-51-karyawan-berencana-meninggalkan-pekerjaannya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konsumen Berencana Menghabiskan Banyak Uang di Musim Liburan Ini</title>
		<link>https://bnbabel.com/konsumen-berencana-menghabiskan-banyak-uang-di-musim-liburan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 04:31:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[menghabiskan]]></category>
		<category><![CDATA[musim]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/konsumen-berencana-menghabiskan-banyak-uang-di-musim-liburan-ini/</guid>

					<description><![CDATA[LONDON – NOVEMBER 03: Pemandangan umum pembeli di pusat perbelanjaan Westfield yang baru dibuka …(+) 3 November 2008 di London. Selama satu minggu majalah Grazia diproduksi oleh staf produksi yang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/konsumen-berencana-menghabiskan-banyak-uang-di-musim-liburan-ini/" title="Konsumen Berencana Menghabiskan Banyak Uang di Musim Liburan Ini" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/konsumen-berencana-menghabiskan-banyak-uang-di-musim-liburan-ini/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure class="embed-base image-embed embed-2" role="presentation"><figcaption><fbs-accordion class="expandable" current="-1"></p>
<p class="color-body light-text">LONDON – NOVEMBER 03: Pemandangan umum pembeli di pusat perbelanjaan Westfield yang baru dibuka <span class="plus" data-ga-track="caption expand">…(+)</span><span class="expanded-caption">  3 November 2008 di London. Selama satu minggu majalah Grazia diproduksi oleh staf produksi yang bekerja di kantor sementara yang didirikan di dalam pusat perbelanjaan (tengah gambar), di mana make-over gratis, konsultasi mode dan saran untuk mengejar karir modeling tersedia bagi pembeli yang lewat. (Foto oleh Oli Scarff/Getty Images)</span></p>
<p></fbs-accordion><small>Gambar Getty</small></figcaption></figure>
<p>Menjelang musim liburan, pengecer sedang mempersiapkan waktu terindah mereka sepanjang tahun. Ketika mal, pusat perbelanjaan, dan toko-toko di seluruh Amerika menghiasi properti mereka dengan tanaman holly, para pengecer mengantisipasi peningkatan pengeluaran pelanggan – menyiapkan panggung untuk musim liburan yang menguntungkan (dan agak menyenangkan).</p>
<p>Menurut Survei Belanja Liburan JLL tahun 2024 terhadap lebih dari 1.000 konsumen, anggaran liburan meningkat sebesar 31,7%, dengan rata-rata konsumen berencana membelanjakan $1.261, peningkatan tajam dari tahun lalu sebesar $958. Dan sebagian besar dana tersebut akan dibelanjakan di lokasi fisik, mengingat sebagian besar pembeli berencana mengunjungi toko fisik, dengan hanya 12,8% yang memilih berbelanja online untuk diantar ke rumah.</p>
<p><span class="link-embed__info"><span class="link-embed__provider">Forbes</span><span class="link-embed__title">Belanja Langsung Akan Meningkat di Musim Liburan Ini, Perkiraan Perkiraan</span><small class="link-embed__byline">Oleh <span class="link-embed__author">Pergi ke Verdon</span></small></span><span class="link-embed__thumbnail-wrapper"><span class="link-embed__thumbnail allow-inline-style" style="background-image: url(https://specials-images.forbesimg.com/imageserve/656548d3bf44d30ea8345b34/960x0.jpg?cropX1=0&amp;cropX2=2104&amp;cropY1=122&amp;cropY2=1306);"/></span></p>
<p>Berikut rincian tren utama di balik lonjakan belanja ini.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Pembeli Menghabiskan Uang Lebih Dari Sekadar Hadiah</strong></h2>
<p>Musim liburan bukan lagi sekedar pemberian hadiah — pembeli memperluas anggaran mereka untuk menutupi pengalaman perayaan yang utuh. Hadiah tetap penting, namun pengeluaran bergeser secara signifikan ke arah makanan, dekorasi, dan hiburan saat liburan.</p>
<p>Meskipun anggaran liburan memang meningkat, hanya 46% dari anggaran tersebut yang dialokasikan untuk hadiah, turun dari 55% pada tahun lalu. Sementara itu, belanja makanan dan dekorasi meningkat sebesar 61%, dan anggaran hiburan meningkat sebesar 56,4%. Pergeseran ini menunjukkan konsumen lebih mengutamakan suasana liburan — makanan mewah, dekorasi meriah, dan waktu yang dihabiskan bersama orang-orang tercinta.</p>
<p>Konsumen dengan pendapatan lebih tinggi, khususnya mereka yang berpenghasilan lebih dari $150.000, mendorong sebagian besar pertumbuhan ini, menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli pengalaman dan barang-barang non-hadiah. Sementara itu, konsumen berpendapatan menengah dan rendah lebih fokus pada hadiah dan kebutuhan pokok, dengan rumah tangga berpendapatan rendah menghabiskan 27,4% lebih sedikit dibandingkan rata-rata konsumen.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Pengalaman Lebih Besar Daripada Hadiah Materi</strong></h2>
<p>Pengalaman liburan menjadi sama pentingnya dengan hadiah itu sendiri. Lebih dari 95% pembeli berencana untuk berpartisipasi dalam setidaknya satu aktivitas liburan, dan 76% akan terlibat dalam dua aktivitas atau lebih. Generasi milenial, khususnya yang berusia 30-44 tahun, memimpin tren ini, menghabiskan 65,4% lebih banyak untuk makanan dan dekorasi, serta 44,3% lebih banyak untuk pengalaman dibandingkan kelompok usia lainnya.</p>
<p>Pergeseran ini tersebar luas, bahkan di kalangan pembeli berpendapatan rendah, meskipun mereka mungkin membatasi diri pada satu pengalaman saja. Kegiatan populer termasuk makan di luar, menghadiri acara, dan jalan-jalan ramah keluarga. Pengecer yang dapat secara efektif mengintegrasikan elemen pengalaman kemeriahan ke dalam lingkungan mereka akan mendapatkan manfaat dari semakin fokusnya pada kesenangan liburan ini.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Department Store Akan Mengalami Musim yang Menyenangkan</strong></h2>
<p>Daya tarik ritel fisik tetap kuat pada musim liburan ini, dengan 87,2% pembeli berencana untuk berinteraksi dengan toko melalui berbagai cara. Department store sedang mengalami kebangkitan, menjadi tujuan utama bagi pembeli saat liburan, mengungguli pedagang pakaian dan barang dagangan massal.</p>
<p>Lonjakan kunjungan department store berkorelasi dengan peningkatan kunjungan mal, dengan sekitar tiga perempat pembeli mal menuju ke department store. Proporsi yang lebih tinggi dari pembeli ini adalah orang-orang berpenghasilan tinggi atau laki-laki. Pria juga lebih cenderung pergi ke toko elektronik dan toko perhiasan.</p>
<p>Sementara itu, secara signifikan lebih banyak perempuan yang akan mengunjungi pedagang massal dan toko diskon &amp; dolar, terutama yang berpenghasilan kurang dari $50.000. Wanita yang berpenghasilan lebih dari $50.000 lebih cenderung mengunjungi butik lokal.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Pembeli Sedang Bermain Santa Untuk Dirinya Sendiri</strong></h2>
<p>Pemberian hadiah untuk diri sendiri terus meningkat, dengan 83% pembeli berencana untuk memanjakan diri mereka sendiri pada musim liburan ini, naik dari 76% pada tahun 2023. Meskipun pakaian dan elektronik terus menjadi kategori teratas, preferensi bervariasi berdasarkan generasi. Generasi milenial adalah generasi yang paling suka memberi hadiah kepada dirinya sendiri, dengan hampir 90% dari mereka berencana membeli sesuatu untuk diri mereka sendiri, sementara pembeli yang lebih tua (60+) lebih konservatif, dan sepertiganya memilih untuk tidak memberikan hadiah untuk diri mereka sendiri.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Pilihan Hadiah Membentuk Pengeluaran Liburan</strong></h2>
<p>Saat belanja liburan semakin memanas, tren utama mengungkap apa yang diprioritaskan konsumen. Pakaian, barang elektronik, dan aksesori – terutama perhiasan – merupakan hadiah utama musim ini, dengan barang elektronik memperoleh hampir 13 poin persentase dibandingkan tahun lalu. Sebaliknya, kartu hadiah telah turun sebesar 7 poin persentase namun tetap populer di kalangan wanita, pembeli berusia lanjut, dan mereka yang berpenghasilan di bawah $50.000.</p>
<p>Meskipun lebih dari 40% konsumen mengatakan inflasi tidak akan mempengaruhi rencana mereka, 70% pembeli berpenghasilan rendah sedang menyesuaikan strategi mereka. Banyak yang berfokus pada membeli hadiah yang lebih murah (atau bahkan barang bekas atau rekondisi) atau memberikan hadiah ulang. Misalnya, kelompok Gen Z akan berbelanja untuk lebih sedikit orang dan mengandalkan penjualan. Konsumen juga akan terus berbelanja selama hari-hari promo — baik secara online maupun di dalam toko.</p>
<h2 class="subhead-embed color-accent bg-base font-accent font-size text-align"><strong>Mengendarai Gelombang Liburan Menghibur Pertumbuhan Jangka Panjang </strong></h2>
<p>Dengan memanfaatkan tren-tren utama ini, pengecer dapat memposisikan diri mereka untuk sukses tidak hanya selama liburan tetapi juga di masa depan. Dari memanfaatkan lonjakan pembelanjaan berdasarkan pengalaman hingga memanfaatkan daya tarik hari-hari transaksi, peluang untuk membedakan merek ritel melampaui musim perayaan ini.</p>
<p>Pilihan lokasi yang strategis, interior yang menarik, dan tetap selaras dengan perubahan preferensi konsumen akan membantu pengecer membangun hubungan yang langgeng dengan pembeli — mendorong pertumbuhan yang bertahan lama setelah hiruk pikuk liburan mereda.</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/konsumen-berencana-menghabiskan-banyak-uang-di-musim-liburan-ini/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Berencana Berikan Subsidi Gas Hulu untuk Jargas</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 08:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Jargas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASINONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan memberikan subsidi gas hulu untuk jaringan gas (jargas). Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, langkah ini <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/" title="Pemerintah Berencana Berikan Subsidi Gas Hulu untuk Jargas" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div data-td-block-uid="tdi_99">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>JAKARTA, BN NASINONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan memberikan subsidi gas hulu untuk jaringan gas (jargas).</p>
<p>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, langkah ini dilakukan masyarakat yang menggunakan jargas di rumah tidak terganggung daya belinya.</p>
<p>“Nah ini kita juga lagi mengolah kebijakan bagaimana harga gas hulu itu bisa murah,” kata Arifin di Ditjen Migas, Jumat (2/8/2024).</p>
<p>Arifin menyebut, saat ini subsidi untuk gas baru diberlakukan untuk LPG terkhusus ukuran 3kg untuk masyarakat. Pemerintah tidak menutup kemungkinan impleementasi subsidi untuk gas hulu ini dapat diberlakukan.</p>
<p>“Jadi kita sedang mencari opsi untuk pemerintah mensubsidi gas hulu untuk jaringan gas. Sekarang ini kan yang disubsidi LPG. Karena nanti kalau kita pake gas kita sendiri hulu ini yang kita subsidi. Supaya masyarakat penerima itu bisa dapet harga yang dalam jangkauan,” jelas Arifin.</p>
</div>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Berencana Gantikan PLTU Smelter Nikel di Sulawesi dengan PLTG</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-gantikan-pltu-smelter-nikel-di-sulawesi-dengan-pltg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 07:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Nikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[PLTG]]></category>
		<category><![CDATA[PLTU]]></category>
		<category><![CDATA[smelter]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemerintah-berencana-gantikan-pltu-smelter-nikel-di-sulawesi-dengan-pltg/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menggantikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara dengan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) untuk smelter nikel <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-gantikan-pltu-smelter-nikel-di-sulawesi-dengan-pltg/" title="Pemerintah Berencana Gantikan PLTU Smelter Nikel di Sulawesi dengan PLTG" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-gantikan-pltu-smelter-nikel-di-sulawesi-dengan-pltg/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div data-td-block-uid="tdi_99">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>JAKARTA, BN NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menggantikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara dengan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) untuk smelter nikel di Sulawesi.</p>
<p>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, transisi ini dilakukan bertujuan agar dapat meenyediakan energi yang lebih bersih karbonnya untuk Sulawesi.</p>
<p>“Kenapa Sulawesi? Di Sulawesi itu smelter nickel itu umumnya menggunakan (PLTU) batubara. Dan jumlah power yang dipake berapa? kurang lebih ada 20 gigawatt,” kata Arifin di Kantor Ditjen Migas, Jumat (2/8/2024).</p>
<p>Arifin menjabarkan, di salah satu area dengan luas 4.500 hektare memerlukan energi sebanyak 4,7 gigawatt (GW).</p>
<p>“Nah kemudian disana itu kurang lebih 200 ribu orang. Ini mau kita rencanakan untuk bisa di turunin, biar itu kita ganti dengan gas,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, dengan bergantinya sumber energi dari PLTU batubara menjadi PLTG akan menurunkan emisi setengahnya.</p>
<p>“Benar kalau gasnya setengahnya (pembangkit batu bara).  Hanya saja, kebutuhan gas nantinya sangat besar.  Maka harus ada alternatif lain,” kata Arifin.</p>
</div>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-gantikan-pltu-smelter-nikel-di-sulawesi-dengan-pltg/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
