<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kilang - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/kilang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Aug 2024 03:59:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Kilang - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Proyek Kilang Terbesar RI Ditargetkan Operasi Penuh September 2025, Mampu Olah 360 Ribu Barel Minyak</title>
		<link>https://bnbabel.com/proyek-kilang-terbesar-ri-ditargetkan-operasi-penuh-september-2025-mampu-olah-360-ribu-barel-minyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 03:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Barel]]></category>
		<category><![CDATA[Ditargetkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilang]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Olah]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penuh]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<category><![CDATA[September]]></category>
		<category><![CDATA[Terbesar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/proyek-kilang-terbesar-ri-ditargetkan-operasi-penuh-september-2025-mampu-olah-360-ribu-barel-minyak/</guid>

					<description><![CDATA[BALIKPAPAN, BN BABEL – Pemerintah menargetkan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan rampung pada September 2025. Proyek peningkatan kapasitas kilang Balikpapan ini dimulai sejak 2016 dan merupakan salah satu <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/proyek-kilang-terbesar-ri-ditargetkan-operasi-penuh-september-2025-mampu-olah-360-ribu-barel-minyak/" title="Proyek Kilang Terbesar RI Ditargetkan Operasi Penuh September 2025, Mampu Olah 360 Ribu Barel Minyak" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/proyek-kilang-terbesar-ri-ditargetkan-operasi-penuh-september-2025-mampu-olah-360-ribu-barel-minyak/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>BALIKPAPAN, BN BABEL – Pemerintah menargetkan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan rampung pada September 2025. Proyek peningkatan kapasitas kilang Balikpapan ini dimulai sejak 2016 dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).</p>
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah sudah memberikan tenggat waktu dan tidak ingin ada kemunduran dalam penyelesaiannya.</p>
<p>“Ya harus ada target tenggat waktu, karena kita tidak mau proyek ini terlambat. Sehingga output yang sudah kita targetkan mundur, kalau additional income, efisiensi bisa kita lakukan. Kalau terlambat kan kita loss,” kata Arifin dalam kunjungannya, Minggu (11/8/2024).</p>
<p>Sementara, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Taufik Adityawarman mengatakan, saat ini progres pembangunan sudah mencapai 91,4 persen dan ditargetkan pada akhir tahun 2024 mencapai 96 persen.</p>
<p>“Overall progress 91,6 persisnya, masih ada 8,4 persen lagi sampai tadi kan operational acceptance september 2025. Itu yang secara kontraktual. Berarti kita masih punya waktu sampai Sept 2025 untuk menyelesaikan sampai 100%,” jelas Taufik.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan PT KPI Hermansyah Y Nasroen menjelaskan, Proyek RDMP Balikpapan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kompeksitas dengan nama Nelcon Complexity Index (NCI). Salah satunya peningkatan Crude Distillation Unit (CDU) IV.</p>
<p>“Kapasitas itu tadi yang Revamping CDU IV dari 200 (ribu barel) ke 300 (ribu barel),” kata Hermansyah.</p>
<p>Untuk CDU V sendiri, Hermansyah menyebut, akan memproduksi sebanyak 60 ribu barel per harinya. “Sehingga ini total nanti kilang Balikpapan itu menjadi 360 ribu (barel per hari),” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, terdapat 2 proyek penting lainnya yaitu pembangunan jalur pipa gas sepanjang 78 km dari Senipah ke Balikpapan dan peningkatan kapasitas terminal minyak di Lawe-Lawe.</p>
<p>Terminal Lawe-Lawe akan menjadi komponen vital dalam rantai pasokan minyak mentah, memastikan kelancaran pengiriman bahan baku ke Kilang Balikpapan.</p>
<p>Proyek ini mencakup pembangunan dua tangki penyimpanan minyak mentah berkapasitas masing-masing 1.000.000 barel, fasilitas penerimaan minyak mentah dari kapal tanker melalui Single Point Mooring (SPM) 320.000 DWT, serta pembangunan fasilitas pipa darat dan lepas pantai dari SPM ke Terminal Lawe-Lawe.</p>
<p>Diketahui, Proyek RDMP ini merupakan pengembangan Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur mulai dikembangkan sejak tahun 2016 dengan peningkatan 100 ribu barrel oil per day (BOPD) dari 260 ribu BOPD menjadi 360 ribu BOPD.</p>
<p>Selain menambah produksi, RDMP Balikpapan juga meningkatkan kualitas BBM dari yang sebelumnya standart Euro II menjadi Euro V yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Proyek ini menelan biaya senilai US$7,4 miliar yang terdiri dari pembiayaan ekuitas senilai US$4,3 miliar dan pinjaman Export Credit Agency (ECA) senilai US$3,1 miliar.</p>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/proyek-kilang-terbesar-ri-ditargetkan-operasi-penuh-september-2025-mampu-olah-360-ribu-barel-minyak/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Impor BBM RI Akan Berkurang Dengan Peningkatan Kilang Terbesar di Indonesia</title>
		<link>https://bnbabel.com/impor-bbm-ri-akan-berkurang-dengan-peningkatan-kilang-terbesar-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Aug 2024 11:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Berkurang]]></category>
		<category><![CDATA[Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kilang]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbesar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/impor-bbm-ri-akan-berkurang-dengan-peningkatan-kilang-terbesar-di-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN BABEL – Pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk penggunaan dalam negeri, salah satu langkahnya dengan meningkatkan kapasitas kilang. Proyek Refinery Development Master <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/impor-bbm-ri-akan-berkurang-dengan-peningkatan-kilang-terbesar-di-indonesia/" title="Impor BBM RI Akan Berkurang Dengan Peningkatan Kilang Terbesar di Indonesia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/impor-bbm-ri-akan-berkurang-dengan-peningkatan-kilang-terbesar-di-indonesia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>JAKARTA, BN BABEL – Pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk penggunaan dalam negeri, salah satu langkahnya dengan meningkatkan kapasitas kilang.</p>
<p>Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang merupakan pengembangan Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur mulai dikembangkan sejak tahun 2016 dengan peningkatan 100 ribu barrel oil per day (BOPD) dari 260 ribu BOPD menjadi 360 ribu BOPD.</p>
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, proyek ini sudah mencapai 91 persen dan mulai beroperasi penuh pada September 2025.</p>
<p>“Sekarang semuanya sudah terbangun, jadi tinggak finishing saja. Progres sekarang 91 persen lebih, tapi untuk mencapai 100 persen butuh waktu dan ada tantangan yang harus diselesaikan,” kata Arifin usai mengunjungi RDMP Balikpapan, Minggu (11/8/2024).</p>
<p>Selain menambah produksi, RDMP Balikpapan juga meningkatkan kualitas BBM dari yang sebelumnya standart Euro II menjadi Euro V yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Proyek ini menelan biaya senilai US$7,4 miliar yang terdiri dari pembiayaan ekuitas senilai US$4,3 miliar dan pinjaman Export Credit Agency (ECA) senilai US$3,1 miliar.</p>
<p>“Nanti mudah-mudahan bisa diselesaikan secara tuntas. Supaya progress-nya bisa dijaga. Jadi, proyek ini kan vital, karena bisa naikin kapasitas proyek-proyek,” jelas Arifin.</p>
<p>Pada tahun 2023, Indonesia mengimpor BBM sebanyak 26,8 juta Kilo Liter (KL). Dengan keberhasilan RDMP Balikpapan ini, nantinya jumlah produksi dalam negeri akan lebih banyak daripada impor.</p>
<p>“Kalau proyek ini jadi kita itu domestik sudah mayoritas, sudah besar. Tapi kalau tidak ada proyek ini, kita itu minoritas. 60 persen nanti impor semua,” jelas Arifin.</p>
<p>Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Taufik Adityawarman merinci, saat ini progres mencapai 91,6 persen dan ditargetkan pada akhir tahun 2024 mencapai 96 persen.</p>
<p>“Itu yang secara kontraktual, berarti kita masih punya waktu sampai September 2025 untuk menyelesaikan sampai 100 persen,” jelasnya.</p>
<p>Standart Euro V yang diterapkan di RDMP Balikpapan, Taufik melanjutkan, Kilang ini dapat menghasilkan produk Low Sulphur Fuel Oil (LFSO) untuk diesel.</p>
<p>“Kalau di kilang ini bisa kita jadikan produk yang namanya LFSO, itu biasanya untuk marine fuel, bahan raping kapal gitu ya. Nah, itu kita sudah bisa menghasilkan bahan bakar Low Sulphur untuk marine fuel,” jelas Taufik.</p>
<p>Untuk minyak mentah dari Kilang ini, Taufik menyebut, 30 sampai 40 persen masih impor dan sisanya berasal dari domestik sekitar Jawa dan Kalimantan.</p>
<p>“Kalimantan kita punya Badak kondensat, Tanjung, terus juga dari Sangata, dari Tarakan, dari melalui kapal maupun perpipaan. Kita punya pipa kurang lebih jarak sekitar 200 km lah ya. Dari Tanjung 240 km,” ujarnya.</p>
<p>“Kita coba mengutilize crude-crude lokal. Karena crude lokal kadang mungkin dari pengapalannya kesulitan, karena harus dikumpulkan kan ya, karena kapasitasnya kecil. Kalau di Kalimantan kan lebih terkenal gas,” tambahnya. (LBY)</p>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/impor-bbm-ri-akan-berkurang-dengan-peningkatan-kilang-terbesar-di-indonesia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
