<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Subsidi - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/subsidi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 11:01:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Subsidi - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>394 Ribu Kendaraan Diblokir Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi, Coba Cek Apa Kamu Termasuk</title>
		<link>https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 11:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Apa]]></category>
		<category><![CDATA[Beli]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Cek]]></category>
		<category><![CDATA[Coba]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[diblokir]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[termasuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/</guid>

					<description><![CDATA[– Pertamina Patra Niaga resmi memblokir 394 ribu nomor polisi (nopol) kendaraan karena terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan dalam pembelian Pertalite dan Solar subsidi. Akibat pemblokiran ini, seluruh kendaraan tersebut tidak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/" title="394 Ribu Kendaraan Diblokir Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi, Coba Cek Apa Kamu Termasuk" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-1139262304983781669" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> – Pertamina Patra Niaga resmi memblokir 394 ribu nomor polisi (nopol) kendaraan karena terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan dalam pembelian Pertalite dan Solar subsidi.
</p>
<p>Akibat pemblokiran ini, seluruh kendaraan tersebut tidak dapat lagi bertransaksi BBM bersubsidi, baik di SPBU maupun melalui aplikasi terhubung.
</p>
<p>Kebijakan ini disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR, Senin (17/11/2025).
</p>
<p>Ia menegaskan pemblokiran dilakukan sebagai langkah pencegahan agar subsidi BBM tidak disalahgunakan.
</p>
<h2 style="text-align: left;">QR Code Jadi Senjata Utama Awasi BBM Subsidi</h2>
<p>Pertamina kini menerapkan sistem wajib QR Code untuk seluruh pembelian BBM subsidi sebagai bagian dari program Subsidi Tepat.
</p>
<p>Melalui sistem digital tersebut, Pertamina bisa mengidentifikasi pola penyalahgunaan, termasuk lonjakan pembelian yang tidak wajar atau praktik kecurangan di lapangan.
</p>
<p>“Sistem subsidi tepat telah mengidentifikasi fraud terhadap 394 ribu nopol kendaraan yang sudah kami blokir untuk mengantisipasi dan memitigasi penyalahgunaan BBM di SPBU,” jelas Mars Ega.
</p>
<p>Selain menindak kendaraan, Pertamina Patra Niaga juga melakukan pembinaan terhadap 544 SPBU sepanjang tahun 2025 yang diduga bermasalah atau tidak patuh pada aturan penyaluran BBM subsidi.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Konsumsi Pertalite dan Solar Turun</h2>
<p>Implementasi QR Code terbukti memberi dampak nyata.
</p>
<p>Hingga Oktober 2025, konsumsi dua jenis BBM subsidi menunjukkan penurunan signifikan:
</p>
<div>
<p>– Kuota Solar Subsidi tercatat under 10% dari total kuota nasional.
</p>
<p>– Realisasi Pertalite turun sekitar 10% dari target 2025.
</p>
<p>Penurunan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem digital mampu menekan praktik penyelewengan dan memastikan BBM subsidi hanya diterima mereka yang berhak.
</p>
<h2 style="text-align: left;">Seluruh SPBU Sudah Terapkan Sistem Digital</h2>
<p>Pertamina menegaskan bahwa seluruh SPBU di Indonesia kini telah mewajibkan penggunaan QR Code untuk pembelian Pertalite dan Solar subsidi.
</p>
<p>Sistem ini bukan hanya mempermudah pengawasan, tapi juga memastikan bantuan subsidi negara tepat sasaran.
</p>
<p>Mars Ega menambahkan, program subsidi tepat akan terus diperkuat sepanjang 2025 agar distribusi BBM subsidi tetap transparan, akurat, dan bisa diawasi secara digital.
</p>
<p>Dengan total 394.000 kendaraan diblokir, masyarakat diimbau segera memeriksa apakah nopol kendaraannya terdaftar dan memastikan penggunaan QR Code sesuai ketentuan, demi menghindari sanksi serupa.
</p>
<p>Jika kendaraanmu tiba-tiba tidak bisa membeli Pertalite atau Solar, bisa jadi namanya masuk dalam daftar blokir.
</p>
</div>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/394-ribu-kendaraan-diblokir-tak-bisa-lagi-beli-pertalite-dan-solar-subsidi-coba-cek-apa-kamu-termasuk/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Instruksikan Reformasi Subsidi LPG: Pastikan Tepat Sasaran Presiden Prabowo Instruksikan Reformasi Subsidi LPG: Pastikan Tepat Sasaran</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 12:10:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Instruksikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[Pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Tepat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran/</guid>

					<description><![CDATA[Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers pada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (04/02/2025). (Foto: BPMI Setpres) Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Instruksikan Reformasi Subsidi LPG: Pastikan Tepat Sasaran Presiden Prabowo Instruksikan Reformasi Subsidi LPG: Pastikan Tepat Sasaran" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_310640" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-310640" class="wp-caption-text">Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers pada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (04/02/2025). (Foto: BPMI Setpres)</p>
</div>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (04/02/2025). Presiden Prabowo menginstruksikan reformasi subsidi LPG agar lebih tepat sasaran dan tidak lagi disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.</p>
<p style="text-align: justify">Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa reformasi subsidi LPG menjadi perhatian utama pemerintah, terutama karena skema yang ada saat ini sudah berlangsung selama lebih dari 20 tahun tanpa perubahan signifikan. Bahlil pun menegaskan bahwa subsidi LPG yang mencapai Rp87 triliun per tahun harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.</p>
<p style="text-align: justify">“Diharapkan masyarakat mendapatkan harga dengan yang semurah-murah mungkin. Tapi kenyataannya kan sekarang, jujur kita katakan, ada di tingkat sampai tingkat masyarakat itu, dibeli sampai harga Rp25.000 per tabung. Tidak hanya itu, ada juga yang mengoplos. Ini kan sayang,” ujar Bahlil kepada awak media usai pertemuan.</p>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa penataan subsidi harus dilakukan agar tidak terjadi pemborosan anggaran dan kebocoran di tingkat distribusi. Sebagai solusi, pemerintah telah mengubah sistem distribusi LPG di tingkat pengecer dengan menaikkan status mereka menjadi subpangkalan yang lebih mudah diawasi.</p>
<p style="text-align: justify">“Nah, dengan mereka menjadi subpangkalan, maka kita akan menaruh fasilitas yang sama dengan di pangkalan. Supaya harganya bisa kita kontrol pakai IT. Itu maksudnya sebenarnya,” ungkap Bahlil.</p>
<p style="text-align: justify">Terkait kritik yang menyebut sosialisasi kebijakan ini kurang maksimal, Bahlil memastikan bahwa pemerintah terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha. Bahlil juga memastikan bahwa tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh subpangkalan.</p>
<p style="text-align: justify">“Saya menyadari bahwa ini kan barang baru, pasti ada penyesuaian. Nanti sambil kita melihat perkembangan beberapa waktu ke depan, sudah pasti kita akan melakukan asistensi. Tapi penataan ini penting kami lakukan sebagai bentuk cinta kami kepada rakyat agar uang negara yang disubsidi itu betul-betul tepat sasaran,” ucap Bahlil.</p>
<p style="text-align: justify">Presiden Prabowo juga memberikan arahan agar tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG akibat perubahan sistem ini. Melalui reformasi distribusi LPG ini, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran serta memastikan bahwa subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify">“Tugas kami atas perintah Bapak Presiden adalah memastikan seluruh proses subsidi tepat sasaran. Yang kedua di tata kelolanya harus baik. Yang ketiga, rakyat dipastikan harus segera mendapat apa yang menjadi kebutuhan mereka, terutama menyangkut LPG. Jadi harus dapat, jangan jauh-jauh kata Bapak Presiden,” tutur Bahlil. (BPMI Setpres/DNS)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran-presiden-prabowo-instruksikan-reformasi-subsidi-lpg-pastikan-tepat-sasaran/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Gelar Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-subsidi-tepat-sasaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 15:36:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Internal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Tepat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-subsidi-tepat-sasaran-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-sub/</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, 31 Oktober 2024. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-subsidi-tepat-sasaran/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Gelar Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-subsidi-tepat-sasaran/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_308390" style="width: 1543px" class="wp-caption alignnone">
<p id="caption-attachment-308390" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, 31 Oktober 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)</span></p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat internal di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024, yang membahas langkah-langkah strategis dalam rangka mendorong kemandirian energi nasional dan memastikan subsidi energi yang tepat sasaran. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, fokus utama diskusi adalah meningkatkan lifting minyak dalam negeri yang saat ini tersebar di 301 wilayah kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita tahu bahwa cadangan minyak kita yang sudah ada itu sudah sekitar 301 wilayah kerja tapi sampai sekarang belum Plan of Development (POD), ini akan kita lakukan,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahlil juga menekankan pentingnya program revitalisasi 4.500 sumur minyak idle well, yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo guna mencapai kemandirian energi. Sebagai upaya percepatan di lapangan, Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan, Aris Marsudiyanto, turut diminta untuk berperan aktif dalam mengatasi hambatan-hambatan teknis yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saya minta bantu dari Pak Aris sebagai Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan untuk bagaimana melakukan percepatan-percepatan di lapangan kalau ada kendala,” ungkap Bahlil.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, rapat ini juga membahas upaya optimalisasi subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Menteri ESDM, yang ditunjuk sebagai ketua tim dalam penggodokan kebijakan ini, menjelaskan bahwa formulasi untuk subsidi energi yang lebih efisien tengah dirancang.</p>
<p style="text-align: justify;">“Datanya harus sama, harus tepat sasaran, jangan yang kita kasih subsidi yang tidak tepat sasaran,” ucap Bahlil.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya juga akan memastikan bahwa tim yang ditunjuk akan segera menyelesaikan tugas ini untuk dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan referensi dalam pengambilan keputusan. “Nanti keputusannya akan disampaikan setelah tim ini bekerja selesai, kami akan lapor kepada Bapak Presiden,” tutur Bahlil. (BPMI Setpres/ABD)</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-gelar-rapat-internal-bahas-kemandirian-energi-dan-subsidi-tepat-sasaran/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerima Subsidi Listrik Naik 1 Juta Pelanggan, Indonesia Rogoh Kocek Rp90,22 Triliun di Tahun 2025</title>
		<link>https://bnbabel.com/penerima-subsidi-listrik-naik-1-juta-pelanggan-indonesia-rogoh-kocek-rp9022-triliun-di-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 16:06:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kocek]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Naik]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Penerima]]></category>
		<category><![CDATA[Rogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Rp9022]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Triliun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/penerima-subsidi-listrik-naik-1-juta-pelanggan-indonesia-rogoh-kocek-rp9022-triliun-di-tahun-2025/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut subsidi listrik di tahun 2025 mengalami kenaikan. Bahlil mengatakan, subsidi listrik tahun 2025 disepakati sebesar Rp90,22 <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/penerima-subsidi-listrik-naik-1-juta-pelanggan-indonesia-rogoh-kocek-rp9022-triliun-di-tahun-2025/" title="Penerima Subsidi Listrik Naik 1 Juta Pelanggan, Indonesia Rogoh Kocek Rp90,22 Triliun di Tahun 2025" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/penerima-subsidi-listrik-naik-1-juta-pelanggan-indonesia-rogoh-kocek-rp9022-triliun-di-tahun-2025/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_108">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>JAKARTA, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut subsidi listrik di tahun 2025 mengalami kenaikan.</p>
<p>Bahlil mengatakan, subsidi listrik tahun 2025 disepakati sebesar Rp90,22 triliun, naik dari 2024 sebesar Rp75,83 triliun.</p>
<p>“Sudah termasuk kurang bayar, kurang bayar 2023 sebesar Rp2,02 triliun,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (27/8/2024).</p>
<p>Bahlil menjelaskan, kenaikan tersebut karena adanya kenaikan jumlah penerima subsidi dari 40,89 juta pelanggan di tahun 2024, menjadi 42,08 juta pelanggan di tahun 2025.</p>
<p>“Jadi naiknya kurang lebih sekitar Rp1 juta lebih pelanggan. Jadi itu bisa berdampak pada kenaikan,” jelas Bahlil</p>
</div>
</div>
<p><b>BN Media Group</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/penerima-subsidi-listrik-naik-1-juta-pelanggan-indonesia-rogoh-kocek-rp9022-triliun-di-tahun-2025/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian ESDM Lakukan Kajian Subsidi Gas Hulu untuk Jargas</title>
		<link>https://bnbabel.com/kementerian-esdm-lakukan-kajian-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 02:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Jargas]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/kementerian-esdm-lakukan-kajian-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN BABEL – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan kajian untuk mengimplementasikan subsidi gas di hulu untuk jaringan gas (jargas). Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Dadan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kementerian-esdm-lakukan-kajian-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/" title="Kementerian ESDM Lakukan Kajian Subsidi Gas Hulu untuk Jargas" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kementerian-esdm-lakukan-kajian-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>JAKARTA, BN BABEL – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan kajian untuk mengimplementasikan subsidi gas di hulu untuk jaringan gas (jargas).</p>
<p>Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, saat ini pemerintah sedang mencari jalan untuk memaksimalkan penggunaan jargas bagi rumah tangga.</p>
<p>“Karena kalau jargas jalan, LPG kan berkurang. Kita sudah analisa kalau dengan harga gas yang sekarang itu, ke masyarakat itu lebih mahal daripada LPG 3 kilo. Tapi lebih murah sebetulnya daripada LPG yang komersial,” kata Dadan saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (23/8/2024).</p>
<p>Namun, Dadan menyebut, untuk harga jargas saat ini masih lebih mahal jika dibandingkan dengan harga LPG yang subsidi, tetapi mendapatkan keuntungan tidak perlu membeli tabung lagi.</p>
<p>“Tapi kalau dengan harga 4,72 (US$/MMBTU) yang sekarang, itu harganya masih di atas harga per kilonya LPG yang subsidi.<br />
Jadi nanti nyasarnya itu ke antara ini nih. Ke antara yang komersial dengan yang subsidi,” jelas Dadan.</p>
<p>Disisi lain, pemeritah juga mempertimbangkan penerapan jargas ini akan mengurangi penerimaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), maka itu perlu dilakukan kajian lebih lanjut.</p>
<p>“Kita lagi ngitung. Ya oke kalo itu besaran mana subsidi-nya.<br />
Kalau kita menyediakan subsidi untuk LPG, kan bisa dihitung per kilonya sekian. Atau kita mau subsidi ke hulu yang gasnya. Sehingga penerimaan dari KKKSnya kan tidak boleh turun. Udah PO, udah kontrak,” ujar Dadan.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri ESDM Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 Arifin Tasrif mengatakan, langkah ini dilakukan masyarakat yang menggunakan jargas di rumah tidak terganggung daya belinya.</p>
<p>“Nah ini kita juga lagi mengolah kebijakan bagaimana harga gas hulu itu bisa murah,” kata Arifin di Ditjen Migas, Jumat (2/8/2024).</p>
<p>Arifin menyebut, saat ini subsidi untuk gas baru diberlakukan untuk LPG terkhusus ukuran 3kg untuk masyarakat. Pemerintah tidak menutup kemungkinan impleementasi subsidi untuk gas hulu ini dapat diberlakukan.</p>
<p>“Jadi kita sedang mencari opsi untuk pemerintah mensubsidi gas hulu untuk jaringan gas. Sekarang ini kan yang disubsidi LPG. Karena nanti kalau kita pake gas kita sendiri hulu ini yang kita subsidi. Supaya masyarakat penerima itu bisa dapet harga yang dalam jangkauan,” jelas Arifin.</p>
</div>
<p><b>BN Media Group</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kementerian-esdm-lakukan-kajian-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VII Menilai Pertamina Sudah Saatnya Naikan Harga BBM Non Subsidi</title>
		<link>https://bnbabel.com/komisi-vii-menilai-pertamina-sudah-saatnya-naikan-harga-bbm-non-subsidi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 08:36:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Harga]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Menilai]]></category>
		<category><![CDATA[Naikan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Saatnya]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[sudah]]></category>
		<category><![CDATA[VII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/komisi-vii-menilai-pertamina-sudah-saatnya-naikan-harga-bbm-non-subsidi/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN BABEL – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai, PT Pertamina sudah selayaknya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax series. Menurutnya, hal itu <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/komisi-vii-menilai-pertamina-sudah-saatnya-naikan-harga-bbm-non-subsidi/" title="Komisi VII Menilai Pertamina Sudah Saatnya Naikan Harga BBM Non Subsidi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komisi-vii-menilai-pertamina-sudah-saatnya-naikan-harga-bbm-non-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_99">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>JAKARTA, BN BABEL – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai, PT Pertamina sudah selayaknya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax series.</p>
<p>Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk menghindari beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sejak Maret 2024 lalu Pertamina sudah menahan harga meskipun ketika itu minyak dunia tengah melonjak dan nilai tukar sedang anjlok.</p>
<p>Eddy menuturkan, kenaikan harga tersebut juga untuk menjaga agar keuangan Pertamina tetap stabil.</p>
<p>Sebab, Pertamina membutuhkan dana untuk melakukan impor BBM dan harus menunggu waktu cukup lama sampai mendapatkan kembali kompensasi dari pemerintah atas impornya yang dilakukan.</p>
<p>“Ini membebani APBN dan cashflow (aliran keuangan) Pertamina. Penyesuaian harga Pertamax bisa dilakukan, agar tidak semakin membebani APBN dan kondisi keuangan perusahaan,” kata Eddy dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (7/8/2024)</p>
<p>Namun, Eddy menyampaikan, kenaikan atau penyesuaian harga BBM non subsidi itu bisa dilakukan dengan memperhatikan daya beli masyarakat saat ini.</p>
<p>Selain itu, Eddy berharap agar kenaikan harga tersebut juga tidak memperlebar jarak harga antara BBM non subsidi dan BBM subsidi. Kemudian, Eddy mengingatkan mayoritas masyarakat tidak membeli BBM nonsubsidi. Melainkan BBM dalam bentuk jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yakni BBM subsidi seperti Pertalite.</p>
<p>“Pengaturan pembelian BBM subsidi juga dilaksanakan segera, sehingga volume BBM subsidi bisa berkurang dan masyarakat dari kalangan mampu akan membeli BBM non subsidi,” jelasnya.</p>
</div>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komisi-vii-menilai-pertamina-sudah-saatnya-naikan-harga-bbm-non-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Langkah Pemerintah untuk Kendalikan Subsidi LPG</title>
		<link>https://bnbabel.com/ini-langkah-pemerintah-untuk-kendalikan-subsidi-lpg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 05:12:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kendalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ini-langkah-pemerintah-untuk-kendalikan-subsidi-lpg/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN BABEL – Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai 8,05 juta Metrik Ton (MT) pada tahun 2023 dan diproyeksikan menjadi 8,03 juta MT di tahun 2024. Tahun 2025, diproyeksikan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ini-langkah-pemerintah-untuk-kendalikan-subsidi-lpg/" title="Ini Langkah Pemerintah untuk Kendalikan Subsidi LPG" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ini-langkah-pemerintah-untuk-kendalikan-subsidi-lpg/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>JAKARTA, BN BABEL – Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai 8,05 juta Metrik Ton (MT) pada tahun 2023 dan diproyeksikan menjadi 8,03 juta MT di tahun 2024. Tahun 2025, diproyeksikan akan menjadi 8,17 juta MT.</p>
<p>Peningkatan ini akan mengakibatkan penambahan beban subsidi tahunan untuk LPG bagi negara. Maka dari itu, penting dilakukan pengendalian, karena lebih dari 70 persen kebutuhan LPG nasional dipenuhi melalui sumber impor.</p>
<p>Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, pengendalian konsumsi LPG melalui pengalihan konsumen LPG ke Jaringan Gas Rumah Tangga (“jargas”). menjadi sangat penting dan mendesak.</p>
<p>“Ternyata apabila masyarakat banyak menggunakan gas melalui jargas, dapat mengurangi konsumsi LPG subsidi dan juga mengontrol beban impor LPG,” kata Laode dalam acara Kick Off Program Pengembangan Kompetensi City Gas di PGN, Senin (5/8/2024).</p>
<p>Sementara itu, Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina optimis melanjutkan penugasan program pengembangan Jargas.</p>
<p>Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional peran Jargas adalah untuk mendukung Pemerintah dalam menurunkan subsidi LPG yang sebagian kebutuhannya dipenuhi melalui impor.</p>
<p>Saat ini, PGN mengelola infrastruktur jargas sebanyak 820.614 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar pada 18 provinsi, di 74 kabupaten dan kota. Kontribusi jumlah SR tersebut setara dengan penurunan subsidi LPG sebesar Rp. 1,7 triliun.</p>
<p>“PGN tahun ini targetnya 117 ribu SR, Insya Allah akan tercapai. Dalam mencapai target tersebut memang terdapat alternatif bauran energi lain serta evaluasi internal untuk pekerjaan di lapangan,” kata Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini.</p>
<p>Kementerian ESDM berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendukung kebijakan pembangunan jargas di berbagai daerah serta dengan Kementerian PUPR untuk mengintegrasikan pembangunan jargas dengan perumahan. Selain itu juga dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN untuk perihal terkait mekanisme subsidi jargas.</p>
<p>“PGN juga memerlukan dukungan partner. Arahan Pak Menteri juga bahwa kita tidak bekerja sendiri tapi harus share dengan partner,” jelas Ratih.</p>
<p>Bagi PGN, jargas merupakan salah satu proyek strategis dalam rencana jangka panjang perusahaan, sehingga pengembangannya akan dilakukan secara berkelanjutan. PGN juga mengupayakan berbagai inisiatif yang dapat mendukung kesinambungan jargas, diantaranya seperti Program Pengembangan Kompetensi City Gas.</p>
<p>“PGN menginginkan pembangunan jargas untuk kepentingan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. PGN percaya bahwa dengan jargas dimasifkan dapat berdampak pada pertumbuhan core business,” ujar Ratih.</p>
<p>Tantangan pengembangan jargas yang dihadapi PGN antara lain terkait keekonomian, konstruksi, keminatan pelanggan dan peningkatan pemakaian. Namun PGN harus mampu menjawab tantangan tersebut dan menyelaraskan upaya peningkatan pemanfaatan gas bumi maupun tanggung jawab sebagai badan usaha.</p>
<p>“Apabila bertujuan memberikan value ke masyarakat, pasti valuenya akan return ke perusahaan. Namun tetap terukur secara risiko dan sustainability bisnisnya,” jelasnya.</p>
</div>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ini-langkah-pemerintah-untuk-kendalikan-subsidi-lpg/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenko Marves Ungkap 800.000 Mobil &#8220;Pajero&#8221; Masih Gunakan Solar Subsidi</title>
		<link>https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 07:02:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko]]></category>
		<category><![CDATA[Marves]]></category>
		<category><![CDATA[Masih]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Pajero]]></category>
		<category><![CDATA[Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan, terdapat kurang lebih 800.000 kendaraan bermesi diesel termasuk Pajero Sport masih menikmati Biosolar Bersubsidi. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/" title="Kemenko Marves Ungkap 800.000 Mobil &#8220;Pajero&#8221; Masih Gunakan Solar Subsidi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan, terdapat kurang lebih 800.000 kendaraan bermesi diesel termasuk Pajero Sport masih menikmati Biosolar Bersubsidi.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengatakan, subsidi untuk Biosolar lebih banyak jika dibandingkan dengan subsidi yang diberikan kepada Pertalite.</p>
<p>“Bensin sama solar, itu subsidi nya beda. Lebih tinggi jauh solar. Kalau lihat harganya di jalan, di tangki bensin, biosolar sama dexlite aja, beda jauh,” kata Rachmad dalam sesi diskusi di Jakarta, Senin (5/8/2024).</p>
<p>Menurutnya, subsidi dan kompensasi untuk Biosolar per liternya sebesar Rp4.966. Berbanding jauh dengan Pertalite yang hanya Rp1.596 per liter.</p>
<p>Rachmat memaparkan, satu unit mobil diesel yang disubsidi setara dengan mensubsidi 3,5 sampai 4,2 motor dengan asumsi rata-rata konsumsi mobil diesel sebanyak 477 liter sampai 573 liter per tahunnya.</p>
<p>“Subsidinya lebih menarik, kalau solar, karena lebih besar, kalaupun solar lebih irit, anggap saja lebih irit 30%, ya, bisa 11-13.  Faktanya, mobil diesel LCGC belum ada di Indonesia.  Kalau mau beli mobil diesel yang mana?  Pajero Sport, Land Cruiser Fortuner Diesel.  Tidak ada Agya Diesel.  Sejujurnya, ini sedikit menggoda keadilan.&#8221;  jelas Rachmat.</p>
<p>Selain mobil diesel, lanjut Rachmat, mobil bensin juga mengkonsumsi Pertalite subsidi lebih banyak 4 sampai 5 kali lipat dari konsumsi untuk motor.</p>
<p>“Kalau orang naik Agya, sama-sama isi pertalite, itu dapat 4 (motor). Kalau dia naik Inova, bisa dapat 5 (motor). Berarti orang yang naik motor, itu kita kasih seperlimanya orang yang naik Inova. Itu satu hal aneh kan, harusnya yang naik Inova dapat lebih sedikit atau malah dia tidak dapat,” ungkapnya.</p>
<p>Rachmat menyayangkan hal ini terjadi, pasalnya, uang yang digunakan untuk subsidi BBM tersebut tidak tepat sasaran dan banyak dinikmati oleh orang yang tidak berhak.</p>
<p>“Tapi isunya adalah pakai uangnya siapa? Tentunya pakai uang pemerintah, kalau kita pakai uang pemerintah, apakah pantas yang tadi yang mewah-mewah tadi itu masih tetap dapat berkali-kali lipat daripada yang teman-teman yang mungkin lebih membutuhkan,” jelasnya.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kemenko-marves-ungkap-800-000-mobil-pajero-masih-gunakan-solar-subsidi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Berencana Berikan Subsidi Gas Hulu untuk Jargas</title>
		<link>https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 08:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Jargas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASINONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan memberikan subsidi gas hulu untuk jaringan gas (jargas). Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, langkah ini <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/" title="Pemerintah Berencana Berikan Subsidi Gas Hulu untuk Jargas" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div data-td-block-uid="tdi_99">
<div class="tdb-block-inner td-fix-index">
<p>JAKARTA, BN NASINONAL – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan memberikan subsidi gas hulu untuk jaringan gas (jargas).</p>
<p>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, langkah ini dilakukan masyarakat yang menggunakan jargas di rumah tidak terganggung daya belinya.</p>
<p>“Nah ini kita juga lagi mengolah kebijakan bagaimana harga gas hulu itu bisa murah,” kata Arifin di Ditjen Migas, Jumat (2/8/2024).</p>
<p>Arifin menyebut, saat ini subsidi untuk gas baru diberlakukan untuk LPG terkhusus ukuran 3kg untuk masyarakat. Pemerintah tidak menutup kemungkinan impleementasi subsidi untuk gas hulu ini dapat diberlakukan.</p>
<p>“Jadi kita sedang mencari opsi untuk pemerintah mensubsidi gas hulu untuk jaringan gas. Sekarang ini kan yang disubsidi LPG. Karena nanti kalau kita pake gas kita sendiri hulu ini yang kita subsidi. Supaya masyarakat penerima itu bisa dapet harga yang dalam jangkauan,” jelas Arifin.</p>
</div>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pemerintah-berencana-berikan-subsidi-gas-hulu-untuk-jargas/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VII DPR RI Nilai 80 Persen Pengguna Subsidi BBM Tidak Berhak</title>
		<link>https://bnbabel.com/komisi-vii-dpr-ri-nilai-80-persen-pengguna-subsidi-bbm-tidak-berhak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 15:45:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Berhak]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[VII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/komisi-vii-dpr-ri-nilai-80-persen-pengguna-subsidi-bbm-tidak-berhak/</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, BN NASIONAL – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai 80 persen dari pengguna BBM bersubsidi merupakan kelompok yang tidak berhak. Hal ini diungkapkan ketika pemerintah akan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/komisi-vii-dpr-ri-nilai-80-persen-pengguna-subsidi-bbm-tidak-berhak/" title="Komisi VII DPR RI Nilai 80 Persen Pengguna Subsidi BBM Tidak Berhak" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komisi-vii-dpr-ri-nilai-80-persen-pengguna-subsidi-bbm-tidak-berhak/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>JAKARTA, BN NASIONAL – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai 80 persen dari pengguna BBM bersubsidi merupakan kelompok yang tidak berhak. Hal ini diungkapkan ketika pemerintah akan memperketat pembatasan BBM bersubsidi.</p>
<p>“Alhamdulillah, tidak ada kata terlambat (penyaluran BBM bersubsidi untuk masyarakat yang tidak mampu). Memang kami sudah menyuarakan agar subsidi BBM itu dievaluasi sejak tiga tahun lalu. Karena 80 persen pengguna pertalite BBM bersubsidi itu masyarakat yang tidak berhak,” kata Eddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/7/2024).</p>
<p>Selain itu, Eddy juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan sosialisasi terkait pembatasan BBM bersubsidi agar tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di masyarakat.</p>
<p>“Sebenarnya kami sambut baik wacana pembatasan pembelian BBM bersubsidi tersebut, namun jangan sampai membuat keresahan dan kekhawatiran bagi masyarakat yang memang pantas menerima subsidi,” jelas Eddy.</p>
<p>Kebijakan ini, lanjut Eddy, sudah sejak tiga tahun lalu Komisi VII mendorong hal tersebut. Mengingat banyak masyarakat yang mampu dan tidak pantas menerima subsidi yang justru ikut menikmati.</p>
<p>“Jadi yang dikurangi adalah kelompok masyarakat yang berhak membeli BBM bersubsidi dan bukan pengurangan volume BBM bersubsidi,” imbuhnya.</p>
<p>Eddy menambahkan, sosialisasi yang jelas diperlukan masyarakat agar tidak ada wacana lain yang berkembang seperti misalnya isu kenaikan harga BBM. Jika tak ada kejelasan informasi, hal tersebut akan membuat masyarakat semakin resah.</p>
<p>“Saya sempat mendengar keluh kesah masyarakat yang memang pantas mendapatkan subsidi. Mereka khawatir akan adanya kenaikan harga BBM dan membuat keadaan ekonomi semakin sulit seperti mencari pekerjaan dan naiknya harga barang pokok,” jelasnya.</p>
<p>Diketahui, kompensasi Jenis BBM Tertentu (JBT-Solar) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP-Pertalite) tahun 2024 yang diperkirakan mencapai senilai Rp163 triliun, namun sebanyak 80 persen dari kuota subsidi tersebut malah digunakan oleh masyarakat mampu. Hal itu tentu membuat negara dan masyarakat yang membutuhkan menjadi rugi.</p>
<p>“Pasalnya volumenya naik setiap tahun, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Jika tidak dikelola secara ketat, Pemerintah akan menanggung subsidi yang lebih besar lagi kedepannya, yang sayangnya tidak tepat sasaran. Apalagi BBM ini adalah produk impor yang menguras devisa negara dan semakin membebani APBN jika harga pasaran minyak dunia naik dan kurs USD terhadap Rupiah menguat,” ujarnya.</p>
</div>
<p><b></b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/komisi-vii-dpr-ri-nilai-80-persen-pengguna-subsidi-bbm-tidak-berhak/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
