<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 23:42:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>UMKM - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UMKM On-Boarding ke Marketplace: Inovasi atau Pemerasan Terselubung?</title>
		<link>https://bnbabel.com/umkm-on-boarding-ke-marketplace-inovasi-atau-pemerasan-terselubung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 23:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[atau]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[OnBoarding]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terselubung]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/umkm-on-boarding-ke-marketplace-inovasi-atau-pemerasan-terselubung/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH – Transformasi digital mendorong UMKM untuk masuk ke marketplace dengan harapan mampu memperluas pasar, meningkatkan omzet, dan bersaing dalam ekonomi digital. Namun, dalam praktiknya, banyak pelaku UMKM justru <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/umkm-on-boarding-ke-marketplace-inovasi-atau-pemerasan-terselubung/" title="UMKM On-Boarding ke Marketplace: Inovasi atau Pemerasan Terselubung?" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/umkm-on-boarding-ke-marketplace-inovasi-atau-pemerasan-terselubung/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><strong>KOTA ACEH</strong> – Transformasi digital mendorong UMKM untuk masuk ke marketplace dengan harapan mampu memperluas pasar, meningkatkan omzet, dan bersaing dalam ekonomi digital.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Namun, dalam praktiknya, banyak pelaku UMKM justru merasa terjebak dalam ekosistem yang tidak sepenuhnya menguntungkan.
</p>
<p>Struktur bisnis marketplace akhirnya membentuk ketergantungan yang dapat merugikan UMKM dan menggerus kemandirian mereka.
</p>
<p>Salah satu kerugian paling terasa adalah biaya komisi dan potongan yang terus meningkat seiring waktu. Pada tahap awal, marketplace memberikan fasilitas gratis atau berbiaya rendah agar UMKM tertarik bergabung.
</p>
<p>Namun setelah traffic dan penjualan mulai menggantungkan diri pada platform, berbagai biaya tambahan muncul — mulai dari komisi transaksi, biaya layanan, hingga biaya iklan agar produk tetap terlihat oleh konsumen.
</p>
<p>Akibatnya, meskipun omzet penjualan naik, keuntungan UMKM justru menurun.
</p>
<p>Marketplace juga memaksa UMKM masuk ke dalam perang harga yang mengerikan. Persaingan tidak lagi bertumpu pada kualitas, tetapi siapa yang mampu menjual dengan harga paling rendah.
</p>
<p>Pelaku UMKM, terutama yang bermodal kecil, sering kali kalah karena margin keuntungan mereka sangat tipis.
</p>
<p>Fenomena ini di Indonesia sudah diakui sebagai ancaman bagi keberlangsungan usaha kecil karena marketplace mendorong predatory pricing yang dapat mematikan UMKM lokal.
</p>
<p>Masalah lain yang sangat krusial adalah UMKM tidak memiliki data pelanggan. Seluruh interaksi dikontrol marketplace sehingga UMKM kehilangan kesempatan membangun loyalitas dan pemasaran jangka panjang.
</p>
<p>Marketplace menjadi satu-satunya gerbang akses pelanggan, sehingga jika kebijakan atau algoritma berubah mendadak, omzet UMKM dapat anjlok dalam waktu singkat.
</p>
<p>Ketergantungan ini menempatkan UMKM pada posisi tawar yang sangat lemah. Platform bisa sewaktu-waktu mengubah aturan, menambah biaya, menurunkan visibilitas produk, bahkan menutup toko digital tanpa proses banding yang jelas.
</p>
<p>Banyak kasus akun diblokir sepihak membuat UMKM kehilangan aset digital yang telah dibangun bertahun-tahun — seolah hidup-matinya usaha mereka berada di tangan “majikan digital”.
</p>
<p>Tidak hanya sampai di situ, marketplace juga membuka peluang peniruan produk oleh pemain besar atau bahkan platform itu sendiri.
</p>
<p>Dengan kendali penuh terhadap data tren penjualan, pihak marketplace bisa mengetahui produk UMKM mana yang sedang laris, kemudian menghadirkan produk tiruan dengan harga lebih murah dan pemasaran lebih agresif.
</p>
<p>Kasus yang mencuat pada perkembangan TikTok Shop menunjukkan bagaimana UMKM merasa terancam karena munculnya produk imitasi yang menyingkirkan produk lokal dari pasarnya sendiri.
</p>
<p>Penelitian di Indonesia pun mengonfirmasi bahwa dalam perang harga dan dominasi platform, yang paling diuntungkan adalah marketplace, bukan pelaku UMKM. Struktur bisnis digital marketplace menekan margin UMKM dan menciptakan ketergantungan berbahaya yang membuat mereka sulit berkembang secara mandiri.
</p>
<p>Selain itu, dalam kajian terkait kontrak bisnis digital, ditemukan bahwa UMKM sering menerima syarat kerja sama yang tidak seimbang, seperti perubahan komisi tanpa kesepakatan bersama, biaya tersembunyi, algoritma tidak transparan, dan penyelesaian sengketa yang berat di pihak kecil.
</p>
<p>Semua itu menunjukkan bahwa secara hukum dan regulasi, perlindungan terhadap UMKM dalam ekosistem marketplace masih lemah.
</p>
<p>Sistem rating dan ulasan juga menambah tekanan bagi UMKM. Keluhan terhadap layanan kurir atau keterlambatan pengiriman, yang sebenarnya berada di luar kendali pemilik usaha, sering berujung pada rating buruk dan penalti terhadap penjual. Situasi ini memaksa UMKM memikul risiko operasional yang tidak adil.
</p>
<p>Dari rangkaian kasus nyata di Indonesia, terlihat jelas bahwa marketplace sering kali tidak memberikan ruang yang sehat bagi UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan.
</p>
<p>Ekosistem ini dibangun untuk mengonsolidasikan data pasar, mengontrol akses pelanggan, dan mengambil margin terbesar dari setiap transaksi.
</p>
<p>Pada akhirnya, marketplace menjadi pihak yang paling diuntungkan, sedangkan UMKM hanya menjadi pemasok yang bekerja keras namun memperoleh sisa nilai ekonomi.
</p>
<p>Oleh karena itu, UMKM perlu menyadari bahwa marketplace bukanlah solusi tunggal untuk berkembang di era digital. Marketplace hendaknya hanya menjadi salah satu kanal penjualan.
</p>
<p>Di luar itu, UMKM harus membangun branding, memperkuat basis pelanggan melalui media sosial atau toko online sendiri, serta mengelola database konsumen secara mandiri demi menjaga keberlanjutan usaha.
</p>
<p>Digitalisasi seharusnya memberdayakan UMKM — bukan menjadikan mereka bagian dari rantai pasok digital yang dikendalikan pihak lain. ()
</p>
<div class="aioseo-author-bio-compact">
<div class="aioseo-author-bio-compact-left"> </div>
<div class="aioseo-author-bio-compact-right">
<p>  Executive Writer di Harian Aceh Indonesia</p>
</div>
</div>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/umkm-on-boarding-ke-marketplace-inovasi-atau-pemerasan-terselubung/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Tetapkan Lima Komisioner Baru Baitul Mal Aceh, Komisi VII DPRA Dorong Penguatan UMKM dan ZIS Produktif</title>
		<link>https://bnbabel.com/gubernur-tetapkan-lima-komisioner-baru-baitul-mal-aceh-komisi-vii-dpra-dorong-penguatan-umkm-dan-zis-produktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 05:06:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Baitul]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong]]></category>
		<category><![CDATA[DPRA]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisioner]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[mal]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tetapkan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[VII]]></category>
		<category><![CDATA[ZIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/gubernur-tetapkan-lima-komisioner-baru-baitul-mal-aceh-komisi-vii-dpra-dorong-penguatan-umkm-dan-zis-produktif/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi menetapkan lima anggota Komisioner Badan Baitul Mal Aceh (BMA) periode 2025–2030 melalui Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.11.9/1340/2025 yang ditandatangani pada <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/gubernur-tetapkan-lima-komisioner-baru-baitul-mal-aceh-komisi-vii-dpra-dorong-penguatan-umkm-dan-zis-produktif/" title="Gubernur Tetapkan Lima Komisioner Baru Baitul Mal Aceh, Komisi VII DPRA Dorong Penguatan UMKM dan ZIS Produktif" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/gubernur-tetapkan-lima-komisioner-baru-baitul-mal-aceh-komisi-vii-dpra-dorong-penguatan-umkm-dan-zis-produktif/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><strong>KOTA ACEH</strong> – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi menetapkan lima anggota Komisioner Badan Baitul Mal Aceh (BMA) periode 2025–2030 melalui Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.11.9/1340/2025 yang ditandatangani pada Kamis (6/11/2025).</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Penetapan ini menandai awal baru dalam penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Aceh, lembaga yang berperan penting dalam menyejahterakan masyarakat berbasis nilai-nilai syariat Islam.
</p>
<p>Adapun nama-nama yang ditetapkan sebagai komisioner Baitul Mal Aceh periode 2025–2030 masing-masing adalah Muhammad Yunus M. Yusuf, Fahmi M. Nasir, Mudawali Ibrahim, Taufik Hidayat HRP, dan Junaidi.
</p>
<p>Kelimanya sebelumnya telah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan oleh Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada 23 Oktober 2025 di Gedung DPRA, Banda Aceh.
</p>
<p>Ketua Komisi VII DPRA, Ilmiza Saaduddin Djamal, menyambut baik langkah cepat Gubernur Aceh dalam menetapkan kepengurusan baru BMA tersebut. Menurutnya, kehadiran komisioner baru diharapkan membawa semangat dan terobosan dalam pengelolaan dana ZIS agar lebih produktif dan tepat sasaran.
</p>
<p>“Kami mendorong agar para komisioner baru segera memikirkan upaya penguatan program pemberdayaan pelaku UMKM, sehingga para mustahik dapat berkembang menjadi muzakki di masa mendatang,” ujarnya.
</p>
<p>Ilmiza menekankan bahwa pengelolaan dana zakat tidak boleh berhenti pada bantuan konsumtif, melainkan harus diarahkan untuk memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan. Menurutnya, zakat yang dikelola secara profesional akan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok asnaf sesuai ketentuan syariat Islam. Ia juga mengingatkan pentingnya peran BMA dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang zakat, infak, dan sedekah, agar partisipasi muzaki di Aceh terus meningkat.
</p>
<p>Selain penguatan program dan sosialisasi, Ilmiza mendorong Baitul Mal Aceh agar lebih aktif menggali potensi sumber zakat baru yang belum tergarap optimal, seperti dari sektor perkebunan, pertambangan, dan industri besar lainnya.
</p>
<p>Langkah ini dinilai penting untuk memperluas basis penghimpunan dana dan meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat. “Sinergi antara Baitul Mal Aceh dan lembaga pengelola zakat di tingkat kabupaten dan kota juga harus diperkuat, agar penyaluran zakat menjadi lebih terarah dan memberi dampak yang nyata,” tambahnya.
</p>
<p>Dengan penetapan lima komisioner baru ini, publik menaruh harapan besar agar Baitul Mal Aceh tampil lebih profesional, transparan, dan inovatif dalam menjalankan amanah umat. Kepemimpinan baru diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Aceh secara berkelanjutan. ()</p>
<div class="aioseo-author-bio-compact">
<div class="aioseo-author-bio-compact-left"></div>
<div class="aioseo-author-bio-compact-right">
<div class="aioseo-author-bio-compact-main">
<p>			Executive Writer di Harian Aceh Indonesia</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/gubernur-tetapkan-lima-komisioner-baru-baitul-mal-aceh-komisi-vii-dpra-dorong-penguatan-umkm-dan-zis-produktif/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Blak-blakan! Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Membunuh UMKM</title>
		<link>https://bnbabel.com/blak-blakan-cak-imin-sebut-alfamart-dan-indomaret-membunuh-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 01:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alfamart]]></category>
		<category><![CDATA[Blakblakan]]></category>
		<category><![CDATA[Cak]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Imin]]></category>
		<category><![CDATA[Indomaret]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebut]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/blak-blakan-cak-imin-sebut-alfamart-dan-indomaret-membunuh-umkm/</guid>

					<description><![CDATA[– Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menyoroti dampak ekspansi besar-besaran jaringan ritel modern terhadap ekonomi rakyat kecil viral di media sosial. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/blak-blakan-cak-imin-sebut-alfamart-dan-indomaret-membunuh-umkm/" title="Blak-blakan! Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Membunuh UMKM" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/blak-blakan-cak-imin-sebut-alfamart-dan-indomaret-membunuh-umkm/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-7372747766281155686" itemprop="articleBody">
<b></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p></b></p>
<p> –  Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menyoroti dampak ekspansi besar-besaran jaringan ritel modern terhadap ekonomi rakyat kecil viral di media sosial. Pasalnya, Cak Imin menilai kehadiran ritel raksasa seperti Indomaret dan Alfamart telah menggerus ruang hidup pelaku usaha mikro di berbagai daerah.
</p>
<p>“Kita mengerti betul ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung-kampung telah membunuh ekonomi rakyat kecil,” kata Cak Imin saat memaparkan capaian satu tahun pemberdayaan masyarakat di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (28/10).
</p>
<p>Menurutnya, fenomena meluasnya jaringan ritel modern bukan sekadar persoalan pasar, melainkan sudah menjalar menjadi masalah keadilan ekonomi nasional. Ia menilai, dominasi dua jaringan besar itu membuat pemerintah daerah kewalahan menyeimbangkan perkembangan ekonomi lokal.
</p>
<p>“Terus terang, raksasa gurita itu bernama Indomaret dan Alfamart,” tegasnya.
</p>
<p>Meski demikian, Cak Imin mengapresiasi langkah sejumlah kepala daerah yang telah menerbitkan peraturan daerah (perda) untuk membatasi ekspansi dua ritel tersebut. Ia menyebut, upaya tersebut sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.
</p>
<p>“Bupati-bupati banyak yang membuat peraturan yang sangat memungkinkan untuk menghadapi gurita besar yang merepotkan UMKM kita,” tuturnya.
</p>
<div>
<blockquote class="tiktok-embed" cite="https://www.tiktok.com/@republikaonline/video/7566490956246109461" data-video-id="7566490956246109461" style="max-width: 605px;min-width: 325px;">
<section>  @republikaonline Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan gurita bisnis yang jadi ancaman bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Bahkan, Cak Imin menyebut mereka yang jadi ancaman bagi UMKM adalah gerai Alfamart dan Indomaret. Hal itu dikatakan Cak Imin dalam acara 1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat pada Selasa 28 Oktober 2025. Karena itu, Cak Imin mengapresiasi kepala daerah yang membuat peraturan daerah untuk mengatur pendirian gerai milik retail raksasa itu.  Produser: Eko Supriyadi Kreator: Hirzi #Republika #CekRepublikaAja ♬ original sound  – Republika </section>
</blockquote>
</div>
<p>Ketua Umum DPP PKB itu juga mengakui bahwa kebijakan ekonomi nasional selama ini belum sepenuhnya berpihak pada pelaku usaha kecil, seperti warung tradisional dan pedagang mikro. Padahal, sektor tersebut menjadi penopang utama ekonomi desa.
</p>
<p>Sebagai solusi, pemerintah menginisiasi pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menjadi benteng kemandirian desa. Hingga akhir Oktober 2025, tercatat sekitar 5.000 koperasi telah beroperasi, dengan target mencapai 80.000 koperasi pada tahun depan.
</p>
<p>Selain itu, strategi pemberdayaan UMKM juga menjadi fokus utama pemerintah dalam menghadapi dominasi ritel modern. Program tersebut tidak hanya mencakup permodalan dan pemasaran, tetapi juga perlindungan terhadap produk lokal, pekerja informal, serta mitigasi risiko kegagalan usaha.
</p>
<p>“Kita akan terus mendorong dan telah memulai mewujudkan ekosistem ekonomi lokal yang berkeadilan,” pungkasnya.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><script async src="//www.tiktok.com/embed.js"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/blak-blakan-cak-imin-sebut-alfamart-dan-indomaret-membunuh-umkm/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ajak Gen-Z Berkreasi, UMKM Tahu Bakso Ibu Sisca Hadirkan Dukungan Kuliner</title>
		<link>https://bnbabel.com/ajak-gen-z-berkreasi-umkm-tahu-bakso-ibu-sisca-hadirkan-dukungan-kuliner/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 12:35:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ajak]]></category>
		<category><![CDATA[Bakso]]></category>
		<category><![CDATA[Berkreasi]]></category>
		<category><![CDATA[dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[GenZ]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sisca]]></category>
		<category><![CDATA[Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ajak-gen-z-berkreasi-umkm-tahu-bakso-ibu-sisca-hadirkan-dukungan-kuliner/</guid>

					<description><![CDATA[Siaranupdate.com – Nemu Event sukses menyelenggarakan NemuLAB: Bottle Painting pada Minggu (14/9) di Rumah Rasa Benhil, Jakarta Pusat, dengan mengajak partisipan Gen-Z dan Milenial untuk berkreasi melukis di botol reusable <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ajak-gen-z-berkreasi-umkm-tahu-bakso-ibu-sisca-hadirkan-dukungan-kuliner/" title="Ajak Gen-Z Berkreasi, UMKM Tahu Bakso Ibu Sisca Hadirkan Dukungan Kuliner" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ajak-gen-z-berkreasi-umkm-tahu-bakso-ibu-sisca-hadirkan-dukungan-kuliner/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<div style="text-align:left"><b>Siaranupdate.com</b> – Nemu Event sukses menyelenggarakan NemuLAB: Bottle Painting pada Minggu (14/9) di Rumah Rasa Benhil, Jakarta Pusat, dengan mengajak partisipan Gen-Z dan Milenial untuk berkreasi melukis di botol reusable ramah lingkungan. Acara ini berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk UMKM Bakso Tahu Ibu Sisca (@baksotahu_busisca) asal Pamulang, Kota Tangerang Selatan yang memberikan dukungan konsumsi untuk seluruh peserta.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>NemuLAB: Bottle Painting merupakan program #HappySunday Creative Movement yang bertujuan mendorong kreativitas dan gaya hidup ramah lingkungan melalui media botol reusable. Dengan menghadirkan produk dari GBU Plast (@gbuplast.id) dan Glug (@glugaja), para peserta menuangkan imajinasi dalam seni lukis pada wadah berbahan BPA-Free dan eco-friendly.
</p>
<p>Tidak hanya menghadirkan pengalaman seni, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara industri kreatif dengan UMKM lokal. Dukungan makanan dari UMKM Bakso Tahu Ibu Sisca, kuliner khas Pamulang, menjadi bentuk nyata partisipasi UMKM dalam mendukung ruang kreatif generasi muda. Hidangan hangat yang disajikan memberikan energi positif bagi peserta selama acara berlangsung.
</p>
<p>“Kolaborasi dengan UMKM seperti Bakso Tahu Ibu Sisca menunjukkan bahwa kegiatan kreatif juga bisa menjadi ruang promosi dan dukungan bagi pelaku usaha lokal. Kami berantusias dengan kolaborasi selanjutnya, serta sangat berterima kasih atas kontribusi saat ini,” ujar Pavita Rara, Founder Nemu Karya Indonesia &amp; Nemu Event.
</p>
<p>Acara turut dihadiri oleh Tanara (Nano KOL), founder dari GBU Plast dan Glug, serta berkolaborasi juga dengan Creative and Culture (Cat Painting). Dengan dukungan media partner seperti Jakarta Booming dan Warta Jakarta, acara ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor antara industri kreatif, UMKM, dan komunitas muda.
</p>
</div>
<p><i>JetMedia Digital Agency</i>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ajak-gen-z-berkreasi-umkm-tahu-bakso-ibu-sisca-hadirkan-dukungan-kuliner/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Subianto Tandatangani PP tentang Penghapusan Piutang Macet UMKM</title>
		<link>https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-tandatangani-pp-tentang-penghapusan-piutang-macet-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 00:53:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[Macet]]></category>
		<category><![CDATA[Penghapusan]]></category>
		<category><![CDATA[Piutang]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tandatangani]]></category>
		<category><![CDATA[tentang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-tandatangani-pp-tentang-penghapusan-piutang-macet-umkm/</guid>

					<description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto menandatangani PP Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM, Selasa (05/11/2024), di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres) Presiden Prabowo Subianto secara resmi menandatangani <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-tandatangani-pp-tentang-penghapusan-piutang-macet-umkm/" title="Sekretariat Kabinet Republik Indonesia &#124; Presiden Prabowo Subianto Tandatangani PP tentang Penghapusan Piutang Macet UMKM" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-tandatangani-pp-tentang-penghapusan-piutang-macet-umkm/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div id="attachment_308481" style="width: 1034px" class="wp-caption aligncenter">
<p id="caption-attachment-308481" class="wp-caption-text">Presiden Prabowo Subianto menandatangani PP Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM, Selasa (05/11/2024), di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Presiden Prabowo Subianto secara resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan tersebut mencakup penghapusan tagihan piutang macet kepada UMKM di tiga bidang yaitu pertanian, perkebunan, dan peternakan; perikanan dan kelautan; serta UMKM lainnya seperti mode/busana, kuliner, industri kreatif, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh masukan dari berbagai pihak, khususnya kelompok tani dan nelayan di seluruh Indonesia. Menurut Presiden, selama ini pada pelaku UMKM menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan keberlanjutan usaha mereka.<span id="more-308478"/></p>
<p style="text-align: justify;">“Setelah mendengar saran dan aspirasi banyak pihak, terutama dari kelompok-kelompok tani dan nelayan di seluruh Indonesia, pada hari ini, Selasa, 5 November 2024, saya akan menandatangani Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” ujar Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (05/11/2024).</p>
<p style="text-align: justify;">Presiden Prabowo menekankan bahwa produsen di bidang pertanian, UMKM, dan nelayan merupakan penopang pangan bangsa yang sangat penting. Oleh karena itu, kebijakan ini diharapkan mampu memberikan dukungan bagi sektor-sektor yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan perekonomian nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dengan ini, pemerintah berharap dapat membantu saudara-saudara kita para produsen yang bekerja di bidang pertanian, UMKM, dan sebagai nelayan yang merupakan produsen pangan yang sangat penting. Mereka dapat meneruskan usaha-usaha mereka dan mereka bisa lebih berdaya guna untuk bangsa dan negara,” ungkap Presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait detail teknis dan persyaratan penghapusan piutang tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh kementerian serta lembaga terkait. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan agar implementasi kebijakan ini berjalan efektif dan tepat sasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Presiden Prabowo juga menyampaikan harapan agar kebijakan ini memberikan rasa tenang dan keyakinan bagi para pelaku UMKM, terutama petani dan nelayan. Hal tersebut penting agar mereka dapat bekerja dengan semangat dan kepercayaan bahwa negara mendukung dan menghargai peran mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita tentunya berdoa bahwa seluruh petani, nelayan, UMKM seluruh Indonesia dapat bekerja dengan ketenangan, dengan semangat, dan dengan keyakinan bahwa rakyat Indonesia menghormati dan menghargai para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara,” ucap Presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">Penandatanganan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini menandai langkah nyata pemerintah dalam mendukung keberlanjutan UMKM dan membuka peluang bagi sektor-sektor tersebut untuk semakin berdaya dan mandiri. <strong>(BPMI SETPRES/DNS)</strong></p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/sekretariat-kabinet-republik-indonesia-presiden-prabowo-subianto-tandatangani-pp-tentang-penghapusan-piutang-macet-umkm/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Secara Otodidak, Mitra Binaan PT Timah Tbk Joko Sumarno Sukses Kembangkan Usaha Bengkel Las</title>
		<link>https://bnbabel.com/belajar-secara-otodidak-mitra-binaan-pt-timah-tbk-joko-sumarno-sukses-kembangkan-usaha-bengkel-las/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 23:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangka Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkel LAs]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=18574</guid>

					<description><![CDATA[BANGKA TENGAH, BNBABEL.COM — Joko Sumarno (45) terbilang sukses mengembangkan usaha bengkel las. Padahal usaha yang digelutinya ini berawal dari ide tak sengaja saat melihat peralatan las milik ayahnya yang <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/belajar-secara-otodidak-mitra-binaan-pt-timah-tbk-joko-sumarno-sukses-kembangkan-usaha-bengkel-las/" title="Belajar Secara Otodidak, Mitra Binaan PT Timah Tbk Joko Sumarno Sukses Kembangkan Usaha Bengkel Las" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/belajar-secara-otodidak-mitra-binaan-pt-timah-tbk-joko-sumarno-sukses-kembangkan-usaha-bengkel-las/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANGKA TENGAH, BNBABEL.COM — Joko Sumarno (45) terbilang sukses mengembangkan usaha bengkel las. Padahal usaha yang digelutinya ini berawal dari ide tak sengaja saat melihat peralatan las milik ayahnya yang tak terpakai di rumah.</p>
<p>Joko menceritakan, usaha bengkel las ini mulai ditekuninya sejak delapan tahun silam. Ia yang kala itu memiliki pekerjaan tak tetap berpikir untuk memanfaatkan peralatan las milik ayahnya.</p>
<p>“Saya awalnya tidak memiliki pekerjaaan tetap, kebetulan di rumah ada mesin las milik orang tua yang tidak pernah terpakai. Lalu terlintas pikiran untuk buka usaha bengkel las,&#8221; katanya.</p>
<p>Tak memiliki pengalaman dalam pengetahuan tentang mengelas, tak lantas membuat Joko menyerah. Sekitar dua pekan bulan Joko belajar secara otodidak, mengunjungi usaha bengkel las milik temannya untuk mengetahui teknik mengelas.</p>
<p>Setiap mendapatkan hal yang baru, lalu Ia praktikkan di rumah dengan menggunakan peralatan las milik ayahnya. Usahanya pun berbuah manis, semakin hari kemahirannya dalam mengelas makin meningkat dan akhirnya memberanikan diri membuka bengkel las di Desa Penyak, Kecamtan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.</p>
<p>“Awalnya saya sering mengunjungi bengkel teman saya, untuk melihat cara dia mengelas. Kadang juga nanya tentang cara atau teknik mengelas. Hampir tiap hari saya coba praktekkan di rumah. Ada sekitar setengah bulan saya lakoni hal seperti itu, tanpa pikir panjang langsung lah saya buka bengkel sendiri,” ucap Joko.</p>
<p>Semenjak saat itu, Joko sudah merasakan asam garam dalam menjalani usaha. Dengan lika-liku yang dijalaninya dan berkat pinjaman modal dari PT Timah Tbk, membuat usahanya kini semakin dikenal masyarakat luas.</p>
<p>“Alhamdullilah, usaha ini sudah delapan tahun saya jalani. Selama delapan tahun ini banyaklah lika-likunya, yang paling kerap terjadi itu harga bahan baku yang sering naik turun, belum lagi kalau barangnya lagi kosong. Itu harganya bisa melambung tinggi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia bahkan sudah sudah bisa memiliki karyawan untuk membantunya dalam mengerjakan pesenan konsumen.</p>
<p>“Sedangkan untuk orderan juga seperti musim-musiman, kalau harga timah lagi bagus banyak yang datang ke bengkel. Karena mayoritas pelanggan saya ini adalah pekerja tambang. Tapi kalau harga timah lagi murah otomatis usaha kami juga ikut sepi,” katanya.</p>
<p>Menurut Joko, dengan menjadi Mitra Binaan PT Timah Tbk juga bisa bantu mengembangkan usahanya. Banyak manfaat yang dirasakannya.</p>
<p>“Alhamdullilah, semenjak jadi mitra binaan PT Timah, saya benar &#8211; benar merasa terbantu. Kami dikasih motivasi dan diberi pembinaan untuk dapat mengelola usaha kami,&#8221; katanya.</p>
<p>Berkat pinjaman modal dari Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk dirinya selain bisa mengembangkan usaha bengkel las juga bisa menambah usaha baru yakni perkebunan sawit dan jual beli bibit sawit.</p>
<p>“Pokoknya luar biasalah PT Timah, berkat pinjaman dari PT Timah juga akhirnya saya bisa mengembangkan usaha saya dan menambah usaha baru yakni ke perkebunan sawit serta penjualan bibit sawit,&#8221; tandasnya. (Julian/Rd)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/belajar-secara-otodidak-mitra-binaan-pt-timah-tbk-joko-sumarno-sukses-kembangkan-usaha-bengkel-las/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pemasaran UMKM, IKAPTK Babel Adakan Bazar dan Pasar Murah</title>
		<link>https://bnbabel.com/tingkatkan-pemasaran-umkm-ikaptk-babel-adakan-bazar-dan-pasar-murah-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 01:34:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pangkalpinang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/?p=18453</guid>

					<description><![CDATA[PANGKAL PINANG, BNBABEL.COM — Usaha Mikro, Kecil dan Menengah menjadi salah satu sektor yang mampu meningkatakan ekonomi daerah secara merata, karenanya Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) mengadakan Bazar <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tingkatkan-pemasaran-umkm-ikaptk-babel-adakan-bazar-dan-pasar-murah-2/" title="Tingkatkan Pemasaran UMKM, IKAPTK Babel Adakan Bazar dan Pasar Murah" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tingkatkan-pemasaran-umkm-ikaptk-babel-adakan-bazar-dan-pasar-murah-2/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PANGKAL PINANG, BNBABEL.COM — Usaha Mikro, Kecil dan Menengah menjadi salah satu sektor yang mampu meningkatakan ekonomi daerah secara merata, karenanya Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) mengadakan Bazar UMKM dan Pasar Murah sebagai rangkaian Kegiatan Tradisi Korps.</p>
<p>&#8220;Keberadaan organisasi ini berperan dalam membantu melakukan pemberdayaan dan pengembangan kepada pelaku UMKM melalui Bazar UMKM dan pasar murah yang saat inu akan kita laksanakan,&#8221; ungkap Ketua Dewan Pengurus Provinsi IKAPTK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), M. Haris AR dalam acara Soft Opening Bazar UMKM dan Pasar Murah di Alun-Alun Taman Merdeka, Kota Pangkal Pinang, Jumat (28/07/2023).</p>
<p>Antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Diketahui, terdapat 46 UMKM yang siap meramaikan kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah.</p>
<p>Sebelumnya, dilakukan fasilitas legalisasi usaha atau perizinan Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai peningkatan produk UMKM.</p>
<p>Harapannya, seluruh pelaku UMKM dan pengunjung dapat memanfaatkan Bazar UMKM dan sajian wisata kuliner ini dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>Kegiatan tradisi korps ini menjadi salah satu bentuk dedikasi organisasi secara langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan pemotongan pita di gerbang masuk acara disaksikan oleh pelaku UMKM yang hadir. Diikuti oleh perwakilan pimpinan Bank Sumselbabel Cabang Pangkalpinang yang dilanjutkan dengan penyerahan QRIS secara simbolis sebagai layanan pembayaran non tunai. (Julian/Rd)</p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tingkatkan-pemasaran-umkm-ikaptk-babel-adakan-bazar-dan-pasar-murah-2/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
