BANGKA, BNBABEL.COM – Tepat tanggal 27 September 2022 ini menjadi hari yang istimewa bagi pasangan Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Syahbudin. Yang mana hari ini merupakan 4 tahun kepemimpinannya memimpin Kabupaten Bangka.
Dengan menggelar dialog Interaktif dengan mengusung tema Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Mulya Bangka Setara bersama RRI Sungailiat dihadiri oleh Kapolres Bangka Indra Kurniawan, Kepala Bappeda Bangka Pan Budi Marwoto dan Akademisi Stisipol P12 Sungailiat.
Pada kesempatan tersebut Bupati Bangka Mulkan menyampaikan jika selama memimpin Kabupaten Bangka menghadapi beberapa tantangan suka duka. Salah satunya dia katakan mengalami kondisi kurang nyaman ketika wabah Covid-19 melanda.
“Akibat Covid-19 selama dua tahun ini kita sudah melakukan 8 kali perubahan anggaran. Di tahun 2022 saja ada recofusing sebesar 50 persen kegiatan fisik yang dialihkan untuk penanganan covid,” terangnya.
Meskipun di tahun 2021 kondisi masih belum begitu baik, akan tetapi karena adanya kekompakan dan kebersamaan kendala dapat dihadapi.
“Kami merubah mind set bahwa selaku pemimpin tidak boleh ada dendam politik, karena kalau masih ada dendam politik maka bisa berdampak akan menghilangkan program pemerintah yang sebelumnya. Kita harus mengedepankan kinerja dan bersikap obyektif, jangan ada perasaan suka atau tidak suka,” tegas Mulkan.
Perlu diketahui bahwa selama Mulkan Syahbudin memimpin Bangka telah meraih banyak prestasi salah satunya adalah mendapatkan 6 WTPk secara berturut-turut dan ini merupakan prestasi yang membanggakan.
“Kami pemimpin yang terbuka, dimana pun berada siap melayani masyarakat. Dan banyak sekali momen yang sangat penting selama 4 tahun kepemimpinan kami,” tuturnya.
Kemudian Wakil Bupati Bangka, Syahbudin menjelaskan bahwa dimasa kepemimpinannya ada beberapa skala prioritas yang harus dilakukan. Bahwa semenjak dirinya dilantik pada tanggal 27 September 2018 yang lalu, dirinya langsung melakukan pembenahan di birokrasi dan tahun 2019 harus melaksanakan APBD yang sudah disahkan di kepimpinan sebelumnya.
“Ketika menjalankan roda pemerintahan dengan APBD yang sudah ditentukan oleh pemimpin sebelumnya, tentunya hal ini mempengaruhi hal prioritas kerja yang telah kami susun. Akan tetapi kita juga harus bersyukur bahwa ada beberapa prioritas kerja yang dapat dicapai seperti di bidang pendidikan, kesehatan, kemiskinan, stunting dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Kemudian dia menambahkan jika Mulkan Syahbudin memimpin telah meraih sebanyak 137 penghargaan. Tentunya penghargaan ini adalah hasil dari dukungan semua unsur forkopimda dan masyarakat.
Syahbudin menjelaskan untuk pencapaian kinerja terhadap kabupaten layak anak sangat membanggakan karena pemerintah daerah melalui indikator sangat konsentrasi cukup baik. Hal itu dibuktikan, secara verifikasi di lapangan meningkatkan status dari Pratama menjadi madya.
“Kita juga terus berupaya dengan bersinergi dengan seluruh forkopimda untuk menekan angka Stunting. Pembangunan SDM menjadi hal yang utama, perbaikan gizi anak menjadi program unggulan. Keberhasilan penekanan angka Stunting saat ini sudah diangka 1.86 persen dan tahun ini ditargetkan zero stunting di Kabupaten Bangka,” paparnya.
Sementara itu Kapolres Bangka, Indra Kurniawan mengatakan selama dirinya menjabat Kapolres 9 bulan Bangka melihat hubungan antara Bupati dan Wakil begitu kompak dan saling berbagi. Tidak hanya itu, ia juga lihat sinergitas dalam pemerintahan sangat baik bekerja dalam melayani masyarakat.
“Saya menilai secara eksternal seperti dari polri, kejaksaan dan pengadilan sudah ditempatkan sesuai dalam porsinya.
Kita dari kepolisian berkewajiban untuk mendampingi pemerintahan kabupaten secara preenferif agar masyarakat sadar hukum. Selama ini, jika ada hal hal yang perlu diatasi atau dilakukan dari awal kita akan lakukan sharing terlebih dahulu,” sebut Kapolres. (Ibnu)






