BANGKA, BNBABEL.COM – DPP PDI Perjuangan beberapa hari lagi akan menggelar Peringatan HUT ke 50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 10 Januari 2023 nanti. Disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat konferensi pers jika tema yang akan diusung HUT ke 50 adalah “Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam” dengan subtema “Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya”.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Syahbudin mengatakan jika partai PDI Perjuangan merupakan partai yang selalu menggelorakan persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.
“Dan nilai nilai yang terkandung dalam setiap sila dalam Pancasila tidak bisa di tawar tawar lagi. Dengan persatuan dan kesatuan itulah kita harus gaungkan di seluruh negeri ini, mengingat saat ini memasuki tahun politik,” ujarnya, Selasa (3/1/2023).
Menurut Syahbudin, di tahun politik seperti sekarang ini harus dikurangi berbagai macam gesekan dan menghindari berita berita hoax, hal itu dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan.
“Situasi yang sudah baik ini jangan dikotori dengan hal-hal yang tidak baik sehingga memperberat kondisi negara ini. Negara saat ini sedang kembali bangkit pasca mewabahnya pandemi Covid-19 dan recovery menuju kondisi yang lebih baik,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, dirinya menghimbau kepada seluruh kader partai PDI Perjuangan yang ada di Kabupaten Bangka untuk menjalin sinergitas di internal pengurus. Dan ia juga mengajak untuk memaksimalkan seluruh kinerja hingga ke tingkat paling bawah dengan melibatkan masyarakat.
Syahbudin tegaskan dalam partai PDI Perjuangan dalam berkampanye itu tidak hanya pada saat menjelang pileg, pilkada maupun pilpres saja, akan tetapi bagi seluruh kader harus bisa berkampanye kapanpun dan dimanapun untuk selalu bersama-sama dengan masyarakat.
“Kita sebagai kader partai harus selalu siap turun kebawah bergotong royong melakukan hal-hal yang positif dan memuat nilai-nilai positif sesuai dengan apa slogan bahwa PDIP adalah partai wong cilik,” tutupnya. (Ibnu)






