BANGKA, BNBABEL.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Desa Wisata Tari Rebo, Kecamatan Sungailiat – Bangka, Jum’at (12/5/2023). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh PJ Gubernur, Kapolda Babel, Ketua DPRD Bangka, Wabup Bangka, Danlanal Babel, Sekda Bangka, Dandim Bangka, Perwakilan CEO BN Media Group, Camat dan tamu undangan lainnya.
Ia menilai jika Pulau Bangka memiliki alam yang sangat luar biasa indah, akan tetapi untuk sumber daya manusia yang masih perlu diperbaiki. Sandiaga Uno katakan jika dirinya sudah beberapa kali ikuti kegiatan di Bangka seperti Sungailiat Triathlon dan di Belitung yang antara Pulau Bangka dan Belitung mempunyai sumber daya alam yang bagus dan unik.
“Maka dari itu perlu dibangun SDM yang ada disini sehingga bisa mengangkat ikon-ikon lokal. Dan untuk destinasi wisata Tari Rebo ini sangat saya apresiasi karena sudah ada produk kuliner, kerajinan tangan dan juga tari tarian yang mudah mudahan juga diperkuat dari sektor sumber daya manusianya,” sebutnya.
Lebih lanjut Menparekraf RI ke depan akan menurunkan tim khusus yang bertujuan untuk memperkuat SDM yang ada di Bangka. Yang mana tim khusus tersebut nantinya akan melakukan pelatihan dan pendampingan.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga membuat konten tentang desa wisata Tari Rebo yang nantinya akan dipromosikan melalui media sosial dengan harapan wisatawan yang datang akan lebih banyak lagi. Ia katakan ada 7 kamera yang selalu mendokumentasikan semua kegiatan yang dilakukannya.
“Kami bersama dengan PJ Gubernur, Ketua DPRD Babel dan Wakil Bupati Bangka akan mengendorse Desa Wisata Tari Rebo ini dan setelah itu akan dipromosikan dsn pasarkan melalui beberapa platform dalam program gerakan Bangga Buatan Indonesia. Dan kita juga akan masukan Desa Wisata Tari Rebo ini dalam gerakan Bangga Berwisata Ke Indonesia,” imbuhnya.
Dengan harapan, Desa Wisata Tari Rebo dapat menjadi paket komplit bisa dijadikan destinasi wisata berskala nasional. Terkait dengan anugerah desa wisata Indonesia, pihaknya akan mendorong terus untuk menjadi salah satu program dan gerakan unggulan.
Saat ini sudah ada kurang lebih 4.500 lokasi destinasi desa wisata yang ada dalam jaring desa wisata dan diharapkan ada 7.500 desa lagi yang akan bergabung untuk menjadi sebuah kekuatan.
“Sedangkan untuk permintaan dari Ketua Pengurus Desa Wisata Tari Rebo tadi, saya akan urus secepatnya. Saya inginkan pariwisata ke depan adalah pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” tutupnya. (Ibnu)






