Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Bangka Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

BANGKA, BNBABEL.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk membahas masalah menghadapai cuaca ekstrem di Ruang Rapat Bangka Setara Kantor Pemerintah Kabupaten Bangka, Kamis (22/6/2023).

Rakor tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra SKM MPH.

Dengan mengusung tema Mari Bersama Kurangi Resiko Bencana, Boy Yandra sampaikan jika dengan dilaksanakannya rakor merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam persiapan menghadapi di Kabupaten Bangka akibat cuaca ekstrem dampak fenomena elnino tahun 2023.

Dalam kesempatan itu juga, Boy Yandra mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana alam, yang terjadi akibat non alam maupun bencana sosial.

“Sinergitas adalah kunci utama yang sangat penting dalam penanganan bencana yang ada. Dan potensi akan terjadinya bencana perlu mendapatkan perhatian bersama sebagai bentuk responsif dala mengantisipasi kejadian yang akan terjadi,” sebutnya.

Baca juga  Askab PSSI Bangka Gelar KLB, Rozali Terpilih Ketua Periode 2022-2026

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bangka, Ridwan menuturkan jika pihaknya dalam menjalankan tugas akan terus berbenah diri dengan melakukan berbagai inovasi seperti Bangka Tanggal Bencana (Kagapna). Menurutnya melalui aplikasi Kagapna akan mempermudah masyarakat mengakses informasi apabila terjadi bencana.

Ridwan menegaskan berdasarkan prakiraan dari BMKG memberikan peringatan dini akan potensi terjadinya kondisi atau cuaca ekstrem. Hal itu dikhawatirkan berbagai fenomena yang akan terjadi memasuki musim kemarau.

“Perubahan cuaca saat ini akan berdampak di wilayah Indonesia sehingga perlu diwaspadai. Karena dimungkinkan akan terjadi bencana seperti tanah longsor, hujan lebat disertai petir, kebakaran dan lainnya. Jika saatnya nanti BMKG telah mengeluarkan rambu-rambu pertanda kondisi kurang baik, maka kita akan melakukan rapat darurat bencana,” pungkasnya. (Ibnu)