Berada di 1.26 Persen, Capaian Penanganan Stunting di Kabupaten Bangka Tunjukkan Trend Positif

BANGKA, BNBABEL.COM – Untuk saat ini kondisi stunting di Kabupaten Bangka terus mengalami penurunan. Hal itu disampaikan oleh Bupati Bangka Mulkan SH MH kepada awak media di Rumah Dinasnya, Senin (24/7/2023).

“Saat ini angka stunting di Kabupaten Bangka berada di 1.26 persen. Kami bersyukur setiap tahunnya angka stunting di Bangka terus menurun,” terangnya.

Menurut Bupati, untuk menangani stunting ini harus berkelanjutan dan secara kontinu. Terkhusus kata Mulkan adalah dalam memberikan pengawasan terhadap anak-anak.

Dengan perkembangan teknologi digital yang begitu sangat pesat, dirinya tidak menyangkal jika orang tua tidak bisa memberikan pengawasan yang begitu ketat.

“Kita harus bersama-sama awasi jangan sampai terjadi pernikahan dini. Hal ini yang harus bisa kita antisipasi bersama,” himbaunya.

Saat ini pemerintah pusat menargetkan zero stunting di tahun 2045, akan tetapi justru Pemkab Bangka mencanangkan zero stunting di tahun 2023. Meski tidak bisa zero stunting tahun ini, dirinya tetap bersyukur angka stunting di Kabupaten Bangka nilainya terendah.

Baca juga  Ini 6 Poin Kesepakatan Hadapi Pro Kontra Penambangan di Teluk Kelabat Dalam

“Untuk menangani stunting dibutuhkan peran serta orang tua, jangan dibebankan kepada pemerintah daerah saja. Maka dari itu, pengawasan dari orang tua itu sangat diperlukan. Dan bagi para suami juga harus peduli pada istrinya yang lagi hamil,” tegasnya.

Bupati mengingatkan agar suami memperhatikan asupan makanan bagi istrinya yang sedang mengandung. Selain itu, istri yang sedang hamil juga jangan dibebankan dalam pekerjaan sehari hari.

“Suami juga harus mengantarkan istri ke rumah sakit atau bidan untuk cek kondisi kandungan. Jadilah suami siaga. Perhatikanlah asupan makanan yang bergizi hingga anak usia 2 tahun,” tukasnya. (Ibnu/Rd)