BANGKA, BNBABEL.COM – Kasat Pol PP Kabupaten Bangka, Thony Marza menyebutkan intensitas musibah kebakaran saat ini sudah sangat tinggi. Hal itu disampaikan kepada awak media BNBabel Group, Sabtu (19/8/2023).
Dikatakannya, pernah terjadi dalam satu hari saja terdapat 6 hingga 7 kebakaran lahan. Ia memaparkan musibah kebakaran yang sering terjadi saat ini diantaranya di kawasan lintas timur, seputaran Desa Rebo, Seputaran Matras dan seputaran Bedeng Ake.
“Dalam hal ini, kami menghimbau kepada masyarakat bahwa di musim kemarau seperti saat ini supaya untuk menghindari membakar di area semak belukar. Karena memasuki cuaca kering seperti ini, api kecil saja bisa memicu terjadinya api besar dan akhirnya tidak bisa dikontrol lagi,” himbaunya.
Dirinya juga mengingatkan kepada pengendara untuk membuang puntung rokok sembarangan karena hal itu juga bisa memicu terjadinya kebakaran. Terkadang, Tony Marza sebutkan jika kejadian kebakaran itu terjadi karena dipicu faktor unsur ketidaksengajaan. Namun ketika sudah menjadi api dalam kelompok besar maka ini harus ditangani.
Akan tetapi, menurut Kasat Pol PP Bangka jika permasalahan asap ini akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Sehingga, ia tegaskan jalan terbaik mengatasi ini adalah sama-sama untuk dapat menjaga agar kebakaran hutan atau lahan jangan sampai terlalu terjadi.
“Oleh sebab itu, kami bersama Polres maupun lingkungan hidup telah melakukan himbauan kepada masyarakat agar untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan sistem membakar,” ucapnya.
Ia menjelaskan Karhutla ini dipicu karena curah hujan yang semakin sedikit, alasan kedua adalah faktor sengaja dan ketidaksengajaan yang dilakukan oleh manusia.
“Jika nanti kita ada temukan unsur kesengajaan dalam kebakaran hutan itu maka akan diserahkan ke pihak kepolisian. Nanti kepolisian akan lakukan perannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Ibnu/Rd)





