Aktifitas TI Makin Marak, Warga Jalan Laut Minta Tolong

BN BABEL, BANGKA – Aktifitas Tambang Inkonvensional di Lingkungan Jalan Laut, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka semakin marak. Berbagai macam jenis TI beroperasi mulai dari sebu sebu hingga gear box laut mulai ramai mengepung perairan Jalan Laut setiap hari.

Rabu (18/12/2024) beredar voice note emak emak yang mengaku sebagai warga Jalan Laut yang meminta tolong kepada semua pihak untuk menghentikan aktivitas tambang timah di samping rumahnya.

Dari rekaman suara wanita tersebut mengeluhkan aktifitas tambang yang mengancam rumahnya yang mulai rusak dibagian dinding yang retak.

Dirinya mengajak warga untuk melakukan aksi demo mengenhentikan tambang di dekat rumahnya.

Nn (45) salah satu warga RT 03 Lingkungan Jalan Laut yang berhasil dihubungi wartawan membenarkan isi rekaman suara warga Jalan Laut yang beredar di kalangan masyarakat tersebut.

Baca juga  Simulasi baru memecahkan kode rahasianya

Katanya sejak 10 hari terakhir 10 unit TI gear box laut masuk ke area Perairan Jalan Laut yang hanya berjarak 5 meter dari kediamannya.

“Dari suaranya saja kami sudah terganggu. Belum lagi kondisi tanah yang semakin turun. Banjir kali ini cukup parah. Memang tiap akhir tahun kami mengalami banjir. Tapi tahun ini lebih parah masuk ke dalam rumah,”keluhnya.

Dirinya mengaku sudah menghubungi perangkat RT dan Kaling untuk memperhatikan aktivitas penambangan yang mulai meresahkan warga tersebut.

“Sudah lapor ke RT dan Kaling. Ke Kaling cuma pake HP. Cuma bukan solusi malah berantem saja. Sampe sekarang malah ga ada solusi,” akunya.

Dia juga mengaku kerab mendapatkan bantuan dari pihak panitia tambang berupa beras 5kg, minyak goreng 1 liter dan gula 1 liter serta uang sebesar Rp.200 ribu.

Baca juga  Kami bertanya kepada seorang ilmuwan NASA: Mengapa bulan terlihat lebih besar di cakrawala?

“Ada 4 kali dapat waktu panitianya warga Jalan Laut. Saya ga munafik tetap ambil kalau dikasih. Tapi saya ga minta. Tapi kalau sudah begini mending ga ada tambang dan ga usah dapat apa apa,” keluhnya.

Dirinya berahap ada pihak yang dapat memberikan solusi agar warga dapat hidup aman dan tidak terganggu aktifitas TI di Jalan Laut.(eztie)