Hadiri Kongres PSI, Ketua DPD Kabupaten Bangka Minta Restu Ikut Pilkada kepada Ketum

SOLO, BN BABEL – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bangka, Budiono, menghadiri langsung Kongres PSI 2025 yang digelar di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah.

Selain menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda nasional partai, Budiono juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan niat politiknya secara langsung kepada Ketua Umum PSI yang baru akan terpilih nantinya.

Di sela-sela acara Kongres, Budiono mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme kader PSI dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Kongres PSI 2025.

“Animonya, saya selaku pribadi ya, dan selaku Ketua DPD PSI Kabupaten Bangka sangat bahagia, bangga hari ini dengan situasi, kondisi Partai PSI yang sangat luar biasa. Apalagi logo-logo, bendera semua hari ini sudah banyak diperbarui. Jadi lebih menarik, lebih enerjik, lebih luar biasa. Seperti motto-nya, Partai Super TBK,” ujar Budiono saat ditemui di lokasi acara, Jumat (19/7/2025).

Baca juga  Alur Cerita Reboot Urusan Terselubung

Budiono menyebut bahwa kehadirannya di kongres bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari langkah strategis menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang di Kabupaten Bangka.

“Karena apapun namanya, hari ini agenda politik yang juga sama-sama kita tahu bahwa Kabupaten Bangka tanggal 27 Agustus nanti akan mengadakan pesta demokrasi ulang, Pemilihan Bangka. Hari ini juga, saya selaku kader PSI, sekaligus pada kesempatan Kongres ini, ya, meminta restu kepada Ketua Umum untuk bisa didukung secara maksimal untuk bisa menjadi pencalonan ini sebaik mungkin di Pilkada Bangka,” ujarnya.

Pilkada ulang yang akan digelar di Kabupaten Bangka disebut sebagai momen penting bagi Budiono dan PSI untuk mengambil peran lebih besar di tingkat lokal. 

Kongres PSI 2025 yang digelar di Kota Solo sendiri menjadi ajang konsolidasi nasional yang dihadiri oleh ribuan kader, pengurus daerah, serta tokoh penting. Selain sesi internal partai, kongres ini juga diisi oleh sesi diskusi bersama Joko Widodo serta dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga  Studi menunjukkan sinyal otak hanya penting jika mereka tiba tepat waktu