MIAMI, BNBABEL.COM – Memenuhi undangan dalam rangka membahas pemanfaatan Logam Tanah Jarang (Rear Earth), Arbi Leo selaku CEO PT. Bersahaja melakukan kunjungan kerja ke Miami, Florida, Amerika Serikat untuk bertemu dengan CEO PT. Thorcon.
Dalam pertemuan tersebut, kedua CEO selain membahas mengenai pemanfaatan logam tanah jarang juga membicarakan terkait dengan thorium. Yang mana thorium ini nantinya dengan segera akan digunakan untuk mewujudkan pembangkit listrik tenaga thorium di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia oleh PT. Torcon asala Amerika tersebut.
Pertemuan yang berlangsung selama 4 jam itu, kedua CEO berkesempatan untuk bertukar informasi dan saling memberikan dukungan guna mempercepat visi dan misi perusahaan. Dimana visi misi kedua perusahaan ini dapat membuat kemajuan pesat dibidang teknologi serta perkembangan dunia industri yang luar biasa di Indonesia bahkan untuk dunia.
Perlu diketahui jika PT. Thorcon juga telah menyiapkan dana investasi sebesar 17 trilyun untuk membangun pembangkit listrik tenaga thorium di Provinsi Babel. Pembangkit listrik ini nantinya akan memiliki potensi cadangan listrik tanpa batas di 1.000 tahun kedepan. Hal inilah yang akan membuat terjadinya kemajuan bagi revolusi industri di Indonesia.
Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga thorium ini telah dituangkan dalam bentuk MOU dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung beberapa saat yang lalu. “Sedangkan PT. Bersahaja adalah perusahaan yang secara konsisten membangun berbagai hilirisasi industri mineral ikutan hingga sampai kepada pemanfaatan logan tanah jarang yang didalamnya terdapat mineral ikutan thorium,” ujar Arbi Leo.
Pertemuan kedua CEO tersebut tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga thorium dan ikut mewujudkan kemajuan bagi perekonomian di Indonesia melalui pemanfaatan sumber daya alam yang sangat kaya dan berlimpah di dalam bumi Ibu Pertiwi.
Arbi Leo dalam kesempatan itu menuturkan dimana dirinya sebagai salah satu pengusaha asal Indonesia merasa sangat senang bisa berdiskusi secara langsung dengan CEO PT. Thorcon. Ia menilai Dave Devanney seorang yang visioner dan selalu mengutamakan dampak keramahan terhadap lingkungan dimana perusahaannya akan mengembangkan maupun mewujudkan PLTT di Indonesia. Menurut Dave Devanney apabila rencana pembangunan PLTT segera diwujudkan maka akan membawa kemajuan bagi perekonomian di Indonesia. (Ibnu)





