Para astronom mungkin telah menemukan tipe bintang yang sama sekali baru – “Kurcaci Gelap” misterius yang bisa bersinar selamanya dengan memberi makan materi gelap, zat yang tidak terlihat yang dianggap membentuk sebagian besar alam semesta.
Tidak seperti bintang biasa yang membakar bahan bakar nuklir, benda -benda aneh ini mungkin ditenagai dengan memusnahkan partikel materi gelap, menciptakan sumber cahaya abadi.
Jenis Bintang Baru yang Misterius
Para ilmuwan mungkin telah mengidentifikasi jenis objek kosmik yang sama sekali baru yang dapat memberikan petunjuk penting tentang salah satu misteri terdalam alam semesta: materi gelap.
Astrofisika telah mengusulkan keberadaan benda seperti bintang yang tidak biasa yang disebut “Dwarfs Dark,” yang mungkin bersinar samar-samar di dekat pusat Bimasakti.
Terlepas dari namanya, benda -benda ini tidak terlihat gelap. Sebaliknya, mereka dianggap ditenagai oleh materi gelap (zat tak terlihat yang diyakini membentuk kira -kira seperempat dari alam semesta).
Proposal tersebut berasal dari tim peneliti kolaboratif dari Inggris dan AS, dengan temuan mereka diterbitkan di Jurnal Kosmologi dan Fisika Astropartikel (Jcap).
Lahir dari Kurcaci Coklat
Menggunakan model teoretis, para ilmuwan menyarankan bahwa materi gelap dapat terperangkap di dalam bintang -bintang muda, menghasilkan energi yang cukup untuk mencegah mereka mendingin. Proses ini dapat mengubahnya menjadi benda-benda stabil yang berumur panjang yang dikenal sebagai Dark Dwarfs.
Bintang -bintang eksotis ini dianggap terbentuk dari katai coklat, sering digambarkan sebagai “bintang yang gagal” karena mereka tidak memiliki massa yang dibutuhkan untuk mempertahankan fusi nuklir yang memberi kekuatan sebagian besar bintang. Biasanya, katai coklat secara bertahap dingin dan memudar seiring waktu.
Namun, jika kurcaci coklat kebetulan ada di dalam daerah padat materi gelap, seperti dekat pusat Bima Sakti, itu bisa menangkap partikel materi gelap. Ketika partikel -partikel itu bertabrakan dan memusnahkan satu sama lain, mereka melepaskan semburan energi yang membuat kerdil gelap bersinar – berpotensi selamanya.
Peran WIMPS
Keberadaan benda -benda ini tergantung pada materi gelap yang terbuat dari jenis partikel tertentu, yang dikenal sebagai WIMP (partikel besar yang berinteraksi lemah).
Ini adalah partikel berat yang nyaris tidak berinteraksi dengan materi biasa, tetapi bisa memusnahkan satu sama lain di dalam bintang, memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjaga kerdil gelap tetap hidup.
Untuk membedakan Dark Dwarf selain dari benda -benda samar lainnya seperti Brown Dwarfs, para ilmuwan menunjuk pada petunjuk unik: lithium.
Para peneliti percaya Dark Dwarfs masih akan mengandung bentuk lithium langka yang disebut lithium-7.
Di bintang normal, Lithium-7 terbakar dengan cepat. Jadi, jika mereka menemukan objek yang terlihat seperti kerdil coklat tetapi masih memiliki lithium-7 itu adalah petunjuk yang kuat itu sesuatu yang berbeda.
Jendela menjadi materi gelap
Rekan penulis studi Dr. Djuna Croon dari Universitas Durham mengatakan, “Penemuan Kurcaci Gelap di Pusat Galaksi akan memberi kita wawasan unik tentang sifat partikel dari materi gelap.”
Tim percaya bahwa teleskop seperti James Webb Space Telescope bisa sudah mampu melihat kurcaci gelap, terutama ketika berfokus pada pusat galaksi.
Pendekatan lain mungkin untuk melihat banyak objek serupa dan secara statistik menentukan apakah beberapa dari mereka bisa menjadi kurcaci gelap.
Menemukan hanya salah satu dari kurcaci gelap ini, kata para peneliti, akan menjadi langkah besar menuju mengungkap sifat sebenarnya dari materi gelap.
Referensi: “Kurcaci Gelap: Benda-benda sub-bintang bertenaga materi gelap menunggu penemuan di Galactic Center” oleh Djuna Croon, Jeremy Sakstein, Juri Smirnov dan Jack Streeter, 7 Juli 2025, Jurnal Kosmologi dan Fisika Astropartikel.
Doi: 10.1088/1475-7516/2025/07/019
Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.
BN Babel





