Buka Rakor TPPS Tahun 2023, Wabup Bangka : Penanganan Stunting Harus Dilakukan Secara Terpadu

BANGKA, BNBABEL.COM – Wakil Bupati Bangka, Syahbudin S.Ip, M.Tr.Ip membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bangka tahun 2023 di Hotel Novilla, Sungailiat, Senin (19/6/2013).

Syahbudin katakan bahwa rakor yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan dan monitoring evaluasi yang telah dilakukan di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.

“Tentunya hal ini bertujuan untuk menguatkan sinergitas dan kepedulian Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam rangka koordinasi serta evaluasi terhadap stunting ini. Kompetensi ini akan dilaksanakan oleh setiap OPD terkait baik secara serentak, terprogram maupun lintas sektoral,” imbuh Wabup.

Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas dalam rangka rencana pembangunan jangka panjang dan menengah nasional tahun 2020-2024 dengan target penurunan yang sangat signifikan dimana di tahun 2024 nanti diharapkan berada di angka 14 persen. Ia tegaskan, jika stunting ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca juga  Sepekan Puasa, Ini Harga Bahan Pokok di Pasar Kite Sungailiat

“SDM yang nantinya akan mengolah SDA ini harus memiliki kualitas supaya pembangunan itu sustainable atau berkelanjutan. Stunting ini dimulai pada saat pra 1000 hari pertama kehidupan, oleh sebab itu pelayanan stunting diharapkan seluruh sektor baik pemerintah maupun swasta untuk saling berkoordinasi dan memberikan pengawalan yang ketat dan tepat untuk dapat mempercepat penurunan stunting,” tegasnya.

Dalam penyelenggaraan penurunan stunting ini, Syahbudin sebutkan terdapat indikator pencapaian target pelaksanaan 5 pilar strategi nasional yang harus dilaksanakan berbagai pihak di seluruh tingkatan daerah untuk mencapai hasil yang sudah ditetapkan. Untuk di Kabupaten Bangka, Wabup harapkan ada sinkronisasi sinergitas program dan kegiatan dalam upaya percepatan penurunan stunting secara utuh, menyeluruh dan terpadu.

“Dengan dilaksanakannya rakor hari ini tentunya seharusnya penurunan stunting dapat dilakukan secara terpadu, serta dibutuhkan komitmen kuat dari semua pihak. Karena tanpa komitmen dan kemauan yang kuat untuk menyelamatkan generasi bangsa ini ke depan ancaman stunting akan sulit ditangani. Program bimbingan teknis ini sangat diperlukan demi penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka,” ucapnya. (Ibnu/Rd)

Baca juga  Wabup Bangka Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitul Afkar Stisipol P 12