BANGKA, BNBABEL.COM — Usai diketahui masyarakat dan warganet atas luka tembakan senapan angin yang bersarang lehernya, Dewi Ria Ningsih (15), Warga Jalan Melati, Gang Jawa II, Desa Air Dure, Kecamatan Pemali, mendapat perhatian khusus dari berbagai instansi.
Jumat (12/5), Ria kembali menjalani tahap kontrol medis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat didampingi Camat Pemali.
Usai dilakukan kontrol luka yang dialaminya, tim dari pemerintahan terdiri dari Staf Ahli Bupati Bangka bagian pembangunan manusia dan kebudayaan, Boy Yandra, Camat Pemali, Kepala Puskesmas Pemali, Bhabinkamtibmas dan PSM Pemali melakukan kunjungan langsung ke kediaman bocah wanita yang duduk di bangku SMP ini.
Staf Ahli Bupati bagian pembangunan manusia dan kebudayaan, Boy Yandra, Jumat siang, mengatakan tindakan selanjutnya akan dilakukan rujukan ke Rumah Sakit di Palembang untuk pelayanan medis mengeluarkan peluru yang berada di rongga thorax Pasien Ria.
“Sudah disepakati pihak keluarga dan dilakukan penandatanganan persetujuan dari pihak keluarga akan dirujuk ke Palembang. Pada intinya mereka setuju untuk dirujuk ke Palembang,” kata Boy Yandra usai mendampingi tim melakukan mediasi ke keluarga Ria.
Senin (14/5), Ria akan kembali menjalani rontgen untuk melihat kondisi kesehatan pasien.
Selain itu, untuk mencari solusi kebutuhan dana pendampingan pasien ke Palembang akan dilakukan aksi penggalangan dana yang akan diakomodir PSM Pemali.
“Akan dibuatkan donasi oleh PSM Pemali. Selain itu juga akan diganti dari dana Seribu Berkah,” kata Jubir Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Bangka sekaligus mantan Kadis Kominfo ini.
Selain perhatian untuk pasien Ria, kata Boy, tim juga akan intens memberikan perhatian untuk pengobatan Hardi (53) ayah Pasien Ria yang mengalami luka infeksi berat di bagian kakinya.
“Bapaknya juga akan dibantu pengobatannya dikarena kaki kirinya infeksi. Tim Puskesmas Pemali sudah diintruksikan untuk mendampingi dan pengobatan ke Rumah Sakit,” tutup Boy. (Julian/Rd)






