Dukung Program Pemerintah, PT. Timah Miliki Program Kemunting Untuk Turunkan Angka Stunting

Menurut Arief, penanganan stunting itu harus dilakukan bersama-sama. Sebab, langkah penanggulangan stunting itu dimulai dari kesehatan hingga fasilitas, seperti ketersedian jamban dan air bersih. Lalu, faktor ekonomi serta pola asuh yang juga berdampak terhadap stunting itu.

“Di Desa Mengkubang ini, berdasarkan hasil verifikasi dan evaluasi bahwa ketersedian air bersih terpenuhi dan jamban ada enam rumah tangga belum memiliki jamban,” jelasnya.

Arief menerangkan, Kecamatan Damar terus optimis membantu Pemkab Beltim dalam menanggulangi masalah stunting. Dengan adanya sosialisasi ini kata dia dapat membantu Pemerintah dalam mengedukasi masyarakat.

“Di Mengkubang ada 10 keluarga masuk dalam kategori beresiko stunting, dan 26 orang yang stunting,” tandasnya.

Senada, Kepala Desa Mengkubang Pirmawan mengatakan, meskipun mereka belum wilayah lokus, namun mereka perlu menambah wawasan edukasi semacam yang dilakukan PT Timah Tbk itu.

Baca juga  Serius Tangani Stunting, Pemprov Babel Akan Kucurkan Dana Langsung ke Desa

“Mudah-mudahan yang kami undang itu, bisa memahami apa yang telah diberikan oleh PT Timah Tbk itu,” sebutnya.

Sementara itu, peserta sosialisasi stunting, Desi mengatakan kegiatan yang dilakukan PT Timah Tbk itu sangat baik. Sebab bisa menambah wawasan edukasi ibu-ibu yang sedang hamil dan peserta sosialiasi itu.

“Bagus sosialisasi ini, kami bisa sharing dan bertanya apa saja terhadap langkah penanggulangan stunting itu,” kata kader penurunan stunting Dahlia 13 itu.

Menurut Desi, pemaparan dari narasumber yang dihadirkan oleh PT Timah Tbk bisa dimengerti dan diterapkan oleh peserta nantinya.