BANGKA, BNBABEL.COM – Melalui kegiatan Pemilihan Penilaian Karang Taruna Berprestasi Tingkat Kabupaten Bangka 2022 yang dilaksanakan di Hotel ST 12 Sungailiat, Selasa (27/9/2022), Pengurus Karang Taruna Bangka berniat ingin menggali potensi pergerakan pemberdayaan sosial yang dilakukan oleh setiap pengurus Karang Taruna yang ada di desa dan kecamatan.
“Dari kegiatan ini nantinya kita dapat memberikan sebuah masukan kepada pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi generasi muda yang ada di tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan, khususnya terkait masalah sosial. Kenapa kita laksanakan kegiatan seperti ini? Kami ingin menyeleksi beberapa Karang taruna yang nantinya bisa diikutsertakan dalam lomba Karang taruna tingkat kabupaten maupun provinsi,” kata Ujang Suprianto selalu Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka.
Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukannya juga memiliki tujuan untuk menyiapkan diri apabila nanti ada perlombaan Karang Taruna tingkat provinsi maupun nasional. Menurut Ujang Suprianto, dari kegiatan tersebut pihaknya bisa melihat potensi yang sangat luar biasa yang ada di setiap desa dan kelurahan.
“Ternyata banyak potensi Karang Taruna di tingkat bawah yang tidak terekspos, dan ini menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Agar setiap kegiatan Karang taruna yang ada di tingkat desa hingga kecamatan dapat diketahui kalayak ramai dan mereka bisa lebih menggali potensi yang ada sampai kepada pengembangan ekonomi produktif yang mandiri,” sebutnya.
Dari sebanyak 15 Karang Taruna di tingkat desa dan kelurahan yang saat ini mengikuti lomba akan di cari 6 Karang Taruna terbaik yang akan dipersilakan untuk mengikuti perlombaan di tingkat yang lebih tinggi. Ujang menambahkan jika kegiatan seperti itu akan dilakukan setiap tahun.
“Dari sekian Kabupaten kota yang di Provinsi Babel hanya Kabupaten Bangka yang melaksanakan kegiatan ini, artinya kita sudah lebih awal mempersiapkan apabila nantinya ada event tingkat provinsi atau nasional. Intinya kami ingin menumbuhkan kembangkan semangat enterpreneur muda yang ada di desa maupun kelurahan,” imbuhnya.
Dia menyadari dengan masa kepemimpinan yang baru berjalan 1 tahun, maka melalui kegiatan tersebut ia dapat mengetahui bagaimana nantinya dapat menggali potensi apa saja yang sudah dikembangkan di tingkat desa. Oleh sebab itu, Karang Taruna Kabupaten akan memberikan dan menentukan pola pembinaan ke depan.
Dijelaskannya jika karakter potensi setiap desa berbeda beda, maka dari itu pola penanganan juga berbeda. Selain itu, melalui kegiatan itu ia ingin memacu arah kemandirian teman teman yang ada di Karang Taruna desa dan kelurahan.
“Kita belum ketahui semua potensi setiap desa, nanti akan ketahuan jika turun langsung ke lapangan. Nanti tinggal bagaiman pola pembinaan dan koordinasi antara pemerintah desa dengan Karang Taruna desa. Kegiatan ini harus dilakukan setiap tahun karena sangat penting dalam rangka menyiapkan Karang Taruna teladan dan berprestasi,” pungkasnya. (Ibnu)






