Jadi Narsum Simposium Nasional Atma Jaya, PJ Gubernur Babel Beberkan Kunci Sukses Untuk Menuju Indonesia Emas 2045

BANGKA, BNBABEL.COM – Menjadi pembicara dalam simposium nasional, PJ Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu dalam materinya menyampaikan topik “Peran dan Langkah Strategis Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Keberlanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”, yang bertempat di Kampus Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Mrican, Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta, Sabtu (8/7/2023).

Bersama dengan narasumber lain, dari Hakim Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya dan dipimpin oleh moderator yang merupakan Ketua Panitia Munas, Finsensius Mendrofa.

Pj Gubernur Suganda menyampaikan bahwa pencapaian impian dan visi Indonesia 2045, dibangun melalui empat pilar pembangunan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, yang meliputi pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi; pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.

Baca juga  Menjaga Eksistensi Masyarakat Adat, PT Timah Tbk Membangun Kampung Adat Gebong Memarong dan Berkolaborasi Melestarikan Kearifan Lokal Masyarakat

Dalam mencapai usaha tersebut, Pj Gubernur Suganda menyampaikan outline pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam paparannya, dari perkembangan terkini Bangka Belitung; rencana, isu strategis, permasalahan target dan arah kebijakan pembangunan 2023-2025; serta ruang lingkup, isu, penataan regulasi dan program pembentukan perda.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur Suganda juga menyampaikan lima agenda prioritasnya dalam memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Lima Agenda prioritas tersebut adalah, Percepatan penurunan angka stunting dan malnutrisi, Pengetasan kemiskinan ekstrem, Pengendalian Inflasi daerah dan mendorong iklim usaha produktif, Meneruskan program-program strategis, serta Mewujudkan Good Governance dan Clean Governance,” paparnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Kep. Babel Suganda Pandapotan Pasaribu pun memperkenalkan program Gule Kabung, yang merupakan singkatan dari ‘Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung’,

Dalamnya filosofi yang merupakan terjemahan secara harafiah pohon kabung atau nira itu, besar harapan program ini dapat berjalan dengan baik. Karena program Gule Kabung ini bertujuan sebagai wadah bagi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga  Potensi Wisata Laut Belitung Luar Biasa

Saat ini program Gule Kabung dijelaskan oleh Pj Gubernur Suganda, telah diakui dan memiliki Sertifikat Hak Cipta Program Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung (Gule Kabung) dari Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham Republik Indonesia.

“Kami yakin, program Gule Kabung yang saya gagas ini, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat. Kami langsung ke lapangan, ia bisa berbaur dan berinteraksi dan menyerap aspirasi masyarakat di tempat yang dikunjungi. Tak hanya di Bangka Belitung, Program ini juga bisa diimplementasikan secara nasional,” harapnya.

Simposium Nasional yang diselenggarakan dalam rangka Musyawarah Nasional Ke II Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (IKAHUM UAJY) ini sendiri mengambil tema Pembangunan Hukum dan tantangan dinamika global menuju Indonesia Emas 2045. (Ibnu/Rd)