BANGKA, BNBABEL.COM – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bangka hari ini merilis adanya 23 orang masyarakat yang terinfeksi wabah virus corona disease. Sehingga dengan adanya penambahan kasus tersebut jumlah keseluruhan warga Kabupaten Bangka yang telah dinyatakan positif terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 9.911 orang.
Sedangkan yang telah ditetapkan sembuh setelah menjalani perawatan dari dokter ada sebanyak 9.483 orang, meninggal dunia 364 orang dan masih ada kasus aktif yang dalam perawatan dokter di ruang isolasi maupun karantina ada 64 orang.
Dari keenam puluh orang tersebut berasal dari Kecamatan Sungailiat Kecamatan 26 orang, Merawang 15 orang, Kecamatan Belinyu 9 orang, Kecamatan Mendo Barat 4 orang, Kecamatan Riau Silip 5 orang, Kecamatan Pemali 3 orang, Kecamatan Bakam 1 orang dan Kecamatan Puding Besar 1 orang.
Dari total kasus aktif yang ada saat ini terdapat pelaku perjalanan, kontak erat dan transmisi lokal. Melihat adanya kenaikan kasus paparan baru, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menegakkan protokol kesehatan dengan baik.
Dan dirinya juga mengajak agar seluruh warga untuk tidak lupa supaya tetap selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Apabila ada masyarakat yang pulang sehabis melakukan perjalanan luar Bangka maka diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri.
Ia menambahkan isoman harus dilakukan bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus corona dari orang ke orang atau ke masyarakat. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bangka melalui dinas kesehatan ialah menggelar tracking treasing dan treatment.
Pasalnya terdapat instruksi dari dinas kesehatan yang memerintahkan seluruh pegawai dinas kesehatan dan puskesmas harus dilakukan swab antigen dan PCR. Hal itu harus dilaksanakan dengan pertimbangan untuk melihat apakah pegawai terpapar atau tidak.
“Inilah upaya yang terbaik demi menuntaskan wabah penularan virus corona di Kabupaten Bangka secara cepat. Jika anda patuh dengan Prokes Covid-19 maka kasus baru akan semakin melandai,” tutup Boy Yandra.(Ib)






