Penambang TI Selam Ditemukan Tewas Saat Menambang di Laut Tanjung Ketapang Toboali

BANGKA SELATAN, BNBABEL.COM — Satu orang pekerja tambang inkonvensional (TI) Selam meninggal dunia, saat beraktivitas di Perairan Laut Tanjung Ketapang Toboalui Bangka Selatan, Selasa (26/1/2022) malam.

Korban ini bernama Irawan, warga Selapan Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan, yang sehari-hari berdomili di Dusun Nelayan Padang Kelurahan Ketapang Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, selanjutnya jenazah di makamkan di kampung halaman di Selapan Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

Selain melakukan penambangan secara illegal, keberadaan TI Selam ini juga cukup mengganggu operasional KIP yang beroperasi di perairan laut terdapat Izin Usaha Penambangan (IUP) milik PT Timah Tbk.

Selama melaksanakan patroli, anggota Pospam PT Timah Tbk tersebut dibantu Dit Pam Obvit Polda Kepulauan Babel melaksanakan kegiatan peringatan untuk tidak menambang di wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) milik PT Timah Tbk dan kegiatan ini juga dilanjutkan melakukan pengawasan di sekitaran KIP.

Baca juga  Spesies mamalia baru dari zaman dinosaurus yang ditemukan di gurun Gobi

Pos Pam Patroli laut Toboali Unit Penambang Laut Bangka (UPLB) setelah mendapat laporan dari masyarakat, langsung begerak cepat melakukan klarifikasi terkait kebenaran infomasi tersebut yang di backup dari Dit Pam Obvit.

Memang benar ada kecelakaan Tambang TI Selam ilegal, korban bernama Irawan, warga Selapan OKI Palembang yang berdomisili di Dusun Nelayan Padang Kelurahan Ketapang Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Keberadaan TI Selam tersebut saat ini sangat masif di perairan laut Toboali, hal ini perlu menjadi perhatian dari aparat keamanan setempat untuk melaksanakan penertiban guna mencegah terjatuhnya korban kembali karena aktifitas penambangan ilegal.(BN11)