Penemuan Tulang di Merawang Gegerkan Warga, Ini Dugaan Kematiannya

MERAWANG, BN BABEL

Dusun Peruang, Desa Baturusa, Kecamatan Merawang di gegerkan oleh penemuan tulang belulang manusia di sebuah pondok kebun pada Senin sore (9/10/2023), sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP. Rene Zhakaria, SIK, memberikan keterangan kepada BN Babel pada Selasa (10/10/2023), mengungkapkan bahwa tulang belulang tersebut di ketahui milik Samsudin (57), seorang warga yang tinggal di Pondok Kebun Dusun Peruang.

Penemuan ini pertama kali di laporkan oleh Unyil, seorang warga Desa Balun Ijuk, yang hendak bertemu dengan korban untuk membahas batas tanah.

“Ketika Unyil tiba di Pondok Kebun tempat tinggal Samsudin, ia melihat pintu depan pondok kebun dalam keadaan terbuka dan menemukan tulang tangan berada di depan pintu pondok kebun, di dalam halaman pondok kebun,” jelas Rene.

Baca juga  Pengurus MPC dan MPO Pemuda Pancasila Bangka Periode 2023-2027 Resmi Dikukuhkan

Rene menjelaskan bahwa tulang belulang tersebut di temukan tertutup oleh selimut dan berada di atas kasur.

Unyil segera menghubungi Ketua RT di Dusun Peruang setelah menemukan mayat yang di duga milik Samsudin.

Tidak lama kemudian, Bhabinkamtibmas Aipda Purnomo tiba di lokasi Pondok Kebun Samsudin.

Penemuan mayat ini segera di tangani oleh Polsek Merawang dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Bangka.

“Kemudian di lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara oleh Unit Identifikasi Polres Bangka dan di lakukan pemeriksaan forensik terhadap mayat yang di temukan oleh Dokter Roy, yang merupakan Dokter di Puskesmas Kecamatan Merawang,” lanjut Kasat Reskrim.

Menurut Rene, hasil pemeriksaan oleh tim identifikasi Polres Bangka dan Dokter Roy tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada mayat atau di sekitar lokasi.

Adapun tulang yang berceceran di depan pintu pondok di duga akibat aktivitas binatang liar.

Baca juga  Kepala Dinas PUPR Bangka Sebut Pembangunan Gedung Pertemuan Akan Dilakukan Tahun 2023

“Dari hasil analisa dokter, korban Syamsudin memiliki riwayat penyakit sesak nafas. Ini di karenakan di temukan obat sesak nafas di Pondok Kebun,” tambahnya.

Jenazah korban di serahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 18.36 WIB, dan keluarga telah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban.

Selanjutnya, jenazah tersebut dibawa ke Masjid Dusun Peruang, Desa Baturusa, Kecamatan Merawang untuk di salatkan sebelum di makamkan.(*)