<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Balik - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/balik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Feb 2026 22:18:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Balik - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi</title>
		<link>https://bnbabel.com/ada-kecemasan-di-balik-pidato-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 22:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecemasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/ada-kecemasan-di-balik-pidato-jokowi/</guid>

					<description><![CDATA[KOTA ACEH -Kehadiran mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026, dibaca sebagai pesan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ada-kecemasan-di-balik-pidato-jokowi/" title="Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ada-kecemasan-di-balik-pidato-jokowi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p><b>KOTA ACEH</b> -Kehadiran mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026, dibaca sebagai pesan yang lebih dalam dari sekadar dukungan Politik.</p>
<p>Analis politik dari Politika Research &amp; Consulting, Nurul Fatta, menilai Jokowi tampil layaknya seorang bapak yang datang membawa nasihat, dorongan semangat, sekaligus kegelisahan terhadap masa depan PSI.</p>
<p>“Saya melihat kehadiran Jokowi di Rakernas PSI ini sebagai bapak yang penuh nasihat, memberikan semangat dan juga penuh kekhawatiran,” ujarnya kepada RMOL, Minggu, 1 Februari 2026.</p>
<p>Menurutnya, pesan pertama Jokowi menyinggung dinamika internal partai yang akan semakin kompleks seiring masuknya figur-figur baru. Jokowi, kata Fatta, mengingatkan bahwa perbedaan pandangan, selera, hingga pendapat politik merupakan keniscayaan yang harus dikelola secara matang oleh PSI.</p>
<p>Pesan kedua yang disoroti adalah dorongan Jokowi agar PSI serius membangun kerja-kerja politik dari akar rumput. Infrastruktur politik hingga ke tingkat RT dan RW dinilai menjadi kunci jika PSI ingin bertahan dan berkembang.</p>
<p>Selain itu, Jokowi juga memberikan suntikan semangat agar PSI menatap Pemilu 2029 dengan optimisme dan kesiapan penuh untuk meraih kemenangan.</p>
<p>Namun di balik pesan-pesan tersebut, Fatta menangkap sisi lain yang lebih emosional. </p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>“Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya, yang akan mati-matian bekerja untuk PSI, adalah teriakan orang yang sedang terancam, cemas, dan penuh kekhawatiran,” pungkasnya. </p>
<p>Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa agar menjadi partai yang kuat, PSI harus memiliki struktur organisasi yang solid hingga ke tingkat desa, bahkan sampai RT dan RW. </p>
<p>Jokowi juga menyebut, jika diperlukan, dirinya masih sanggup untuk turun langsung ke seluruh provinsi hingga ke tingkat kecamatan. </p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ada-kecemasan-di-balik-pidato-jokowi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Kayu Gelondongan di Balik Bencana Sumatra, Ini Kata Kemenhut</title>
		<link>https://bnbabel.com/misteri-kayu-gelondongan-di-balik-bencana-sumatra-ini-kata-kemenhut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 16:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Gelondongan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[KAYU]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhut]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/misteri-kayu-gelondongan-di-balik-bencana-sumatra-ini-kata-kemenhut/</guid>

					<description><![CDATA[-Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra diduga dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar, meninggalkan jejak kontroversial yaitu tumpukan kayu gelondongan yang terseret arus. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/misteri-kayu-gelondongan-di-balik-bencana-sumatra-ini-kata-kemenhut/" title="Misteri Kayu Gelondongan di Balik Bencana Sumatra, Ini Kata Kemenhut" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/misteri-kayu-gelondongan-di-balik-bencana-sumatra-ini-kata-kemenhut/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-1330570501943607884" itemprop="articleBody">
<div>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p> -Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra diduga dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar, meninggalkan jejak kontroversial yaitu tumpukan kayu gelondongan yang terseret arus.
</p>
</div>
<p>Jejak ini memicu pertanyaan kritis, apakah kayu-kayu ini bukti nyata dari illegal logging yang memperparah bencana?
</p>
<p>Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) akhirnya memberikan klaifikasi atas banyak pemberitaan terkait dugaan tersebut.
</p>
<p>Pernyataan pejabat Kemenhut sebelumnya sempat menimbulkan interpretasi bahwa kayu tersebut murni berasal dari pohon lapuk atau bekas tebangan legal. Namun, Direktur Jenderal Gakkumhut, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan kembali posisi mereka.
</p>
<p>“Terkait pemberitaan yang berkembang, saya perlu menegaskan bahwa penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir,”  ujar Januanto dalam pernyataan yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 1 Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa tugas Ditjen Gakkumhut adalah menelusuri secara profesional, sebab kayu yang terseret banjir bisa berasal dari berbagai sumber, mulai dari material alami (pohon tumbang, lapuk) hingga aktivitas yang melanggar hukum, termasuk penyalahgunaan izin.
</p>
<p>Intinya, setiap indikasi kejahatan kehutanan tetap akan diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.
</p>
<p>Kemenhut juga menyoroti satu area yang menjadi fokus kecurigaan utama, yaitu pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) di Areal Penggunaan Lain (APL).
</p>
<p>Januanto mengakui, pihaknya mendeteksi bahwa kayu-kayu yang terekam di media sosial (dari Tapanuli Selatan hingga pesisir Sumatra Barat) kemungkinan besar berasal dari area PHAT di APL. Meskipun secara mekanisme harusnya mengikuti regulasi kehutanan, Kemenhut mengakui adanya modus operandi yang menjadi perhatian serius seperti pencucian kayu ilegal.
</p>
<p>“Kami akui, Gakkum Kemenhut kerap melakukan operasi pembongkaran modus operandi pencucian kayu ilegal hasil pembalakan liar melalui PHAT,” kata Januanto.
</p>
<p>Temuan kejahatan ini bahkan sudah terjadi di wilayah yang kini terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
</p>
<p>Sebagai respons cepat, Kemenhut telah mengambil langkah tegas. Kemenhut telah menetapkan moratorium (penghentian sementara) layanan tata usaha kayu tumbuh alami di APL untuk skema PHAT.
</p>
<p>Langkah ini diambil setelah ditemukannya temuan kejahatan berupa pencucian kayu hasil pembalakan liar yang disinyalir menjadi salah satu pemicu yang memperparah dampak banjir bandang.
</p>
<p>Meskipun dugaan sementara menyebutkan kayu gelondongan tersebut adalah bekas tebangan yang sudah lapuk, Januanto tidak mengesampingkan potensi bahwa kayu-kayu itu berasal dari modus pencucian ilegal yang selama ini menjadi target operasi mereka.
</p>
<p>“Kawan-kawan masih ngecek, ya tapi kami sinyalir ke situ,” tutupnya.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/misteri-kayu-gelondongan-di-balik-bencana-sumatra-ini-kata-kemenhut/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Algoritma Baru Mengungkap Rahasia Kimia di Balik Propilena yang Lebih Murah dan Bersih</title>
		<link>https://bnbabel.com/algoritma-baru-mengungkap-rahasia-kimia-di-balik-propilena-yang-lebih-murah-dan-bersih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 10:40:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Murah]]></category>
		<category><![CDATA[Propilena]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/algoritma-baru-mengungkap-rahasia-kimia-di-balik-propilena-yang-lebih-murah-dan-bersih/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan telah memetakan interaksi atom yang membuat katalis berskala nano sangat efektif dalam mengubah propana menjadi propilena. Penemuan ini menyoroti pola oksida yang stabil yang dapat memandu metode produksi <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/algoritma-baru-mengungkap-rahasia-kimia-di-balik-propilena-yang-lebih-murah-dan-bersih/" title="Algoritma Baru Mengungkap Rahasia Kimia di Balik Propilena yang Lebih Murah dan Bersih" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/algoritma-baru-mengungkap-rahasia-kimia-di-balik-propilena-yang-lebih-murah-dan-bersih/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Para ilmuwan telah memetakan interaksi atom yang membuat katalis berskala nano sangat efektif dalam mengubah propana menjadi propilena. Penemuan ini menyoroti pola oksida yang stabil yang dapat memandu metode produksi industri yang lebih baik. Transformasi Propana Menjadi Propilena Banyak barang sehari-hari, termasuk botol pemeras plastik dan furnitur luar ruangan, bergantung pada proses kimia yang mengubah propana menjadi propilena. (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/algoritma-baru-mengungkap-rahasia-kimia-di-balik-propilena-yang-lebih-murah-dan-bersih/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuwan Temukan Pemicu Tersembunyi di Balik Ledakan Gunung Berapi</title>
		<link>https://bnbabel.com/ilmuwan-temukan-pemicu-tersembunyi-di-balik-ledakan-gunung-berapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 04:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Temukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tersembunyi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ilmuwan-temukan-pemicu-tersembunyi-di-balik-ledakan-gunung-berapi/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan telah menemukan bahwa gaya geser di dalam magma yang naik dapat menciptakan gelembung gas jauh sebelum terjadi penurunan tekanan. Intensitas letusan gunung berapi ditentukan oleh banyaknya gelembung gas <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ilmuwan-temukan-pemicu-tersembunyi-di-balik-ledakan-gunung-berapi/" title="Ilmuwan Temukan Pemicu Tersembunyi di Balik Ledakan Gunung Berapi" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-temukan-pemicu-tersembunyi-di-balik-ledakan-gunung-berapi/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Para ilmuwan telah menemukan bahwa gaya geser di dalam magma yang naik dapat menciptakan gelembung gas jauh sebelum terjadi penurunan tekanan. Intensitas letusan gunung berapi ditentukan oleh banyaknya gelembung gas yang berkembang di dalam magma dan di titik mana gelembung tersebut muncul. Sampai saat ini, para ilmuwan percaya bahwa sebagian besar gelembung terbentuk terutama ketika magma yang naik mengalami (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-temukan-pemicu-tersembunyi-di-balik-ledakan-gunung-berapi/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuwan Memecahkan Kode di Balik Senyawa Langka yang Dapat Melawan Kanker</title>
		<link>https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-kode-di-balik-senyawa-langka-yang-dapat-melawan-kanker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 11:09:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Langka]]></category>
		<category><![CDATA[melawan]]></category>
		<category><![CDATA[Memecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Senyawa]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-kode-di-balik-senyawa-langka-yang-dapat-melawan-kanker/</guid>

					<description><![CDATA[Penemuan ini membuka jalan menuju sintesis agen anti-inflamasi dan anti-tumor yang berkelanjutan. Para ilmuwan di UBC Okanagan telah mengungkap bagaimana tanaman menciptakan mitraphylline, zat alami langka yang berpotensi melawan kanker. <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-kode-di-balik-senyawa-langka-yang-dapat-melawan-kanker/" title="Ilmuwan Memecahkan Kode di Balik Senyawa Langka yang Dapat Melawan Kanker" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-kode-di-balik-senyawa-langka-yang-dapat-melawan-kanker/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Penemuan ini membuka jalan menuju sintesis agen anti-inflamasi dan anti-tumor yang berkelanjutan. Para ilmuwan di UBC Okanagan telah mengungkap bagaimana tanaman menciptakan mitraphylline, zat alami langka yang berpotensi melawan kanker. Mitraphylline adalah bagian dari keluarga kecil molekul tumbuhan yang dikenal sebagai alkaloid spirooxindole. Senyawa-senyawa ini dibedakan berdasarkan kompleksnya (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-memecahkan-kode-di-balik-senyawa-langka-yang-dapat-melawan-kanker/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuwan Menemukan Penyakit Genetik Baru di Balik Kelemahan Otot yang Misterius</title>
		<link>https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-penyakit-genetik-baru-di-balik-kelemahan-otot-yang-misterius/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 04:43:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Genetik]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelemahan]]></category>
		<category><![CDATA[Menemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-penyakit-genetik-baru-di-balik-kelemahan-otot-yang-misterius/</guid>

					<description><![CDATA[Penemuan yang dipimpin oleh Universitas Missouri dapat membuka jalan bagi peningkatan diagnosis dan pengobatan gangguan pergerakan yang tidak dapat dijelaskan. Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Shinghua Ding di <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-penyakit-genetik-baru-di-balik-kelemahan-otot-yang-misterius/" title="Ilmuwan Menemukan Penyakit Genetik Baru di Balik Kelemahan Otot yang Misterius" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-penyakit-genetik-baru-di-balik-kelemahan-otot-yang-misterius/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Penemuan yang dipimpin oleh Universitas Missouri dapat membuka jalan bagi peningkatan diagnosis dan pengobatan gangguan pergerakan yang tidak dapat dijelaskan. Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Shinghua Ding di Universitas Missouri telah menemukan kelainan genetik baru yang mengganggu kontrol dan pergerakan otot. Kondisi yang dikenal dengan sindrom Mutasi pada Aksonopati NAMPT (MINA), (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/ilmuwan-menemukan-penyakit-genetik-baru-di-balik-kelemahan-otot-yang-misterius/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa itu Chikungunya? Virus di balik wabah terburuk China</title>
		<link>https://bnbabel.com/apa-itu-chikungunya-virus-di-balik-wabah-terburuk-china/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 19:13:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Apa]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Chikungunya]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Itu]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Terburuk]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<category><![CDATA[wabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/apa-itu-chikungunya-virus-di-balik-wabah-terburuk-china/</guid>

					<description><![CDATA[Provinsi Guangdong menghadapi wabah Chikungunya terbesar yang tercatat di Cina, dengan ribuan kasus yang tersebar di seluruh kota -kota besar dan daerah terdekat. Kredit: Shutterstock China Selatan sedang berjuang melawan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/apa-itu-chikungunya-virus-di-balik-wabah-terburuk-china/" title="Apa itu Chikungunya? Virus di balik wabah terburuk China" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apa-itu-chikungunya-virus-di-balik-wabah-terburuk-china/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_496835" aria-describedby="caption-attachment-496835" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-496835" class="wp-caption-text">Provinsi Guangdong menghadapi wabah Chikungunya terbesar yang tercatat di Cina, dengan ribuan kasus yang tersebar di seluruh kota -kota besar dan daerah terdekat. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>China Selatan sedang berjuang melawan wabah Chikungunya terburuknya, didorong oleh nyamuk dan mengubah kondisi lingkungan.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Editorial yang diterbitkan di <em>Biokontaminan</em> Sorotan bahwa provinsi Guangdong sekarang menghadapi wabah demam Chikungunya terbesar yang pernah didokumentasikan di Cina. Sejak akhir Juli, pejabat kesehatan telah mengkonfirmasi lebih dari 4.000 infeksi. Mayoritas kasus ini, lebih dari 3.600, telah dilaporkan di distrik Shunde Foshan, sementara kasus tambahan telah muncul di Guangzhou, Shenzhen, Hong Kong, dan Makau.
</p>
<p>Demam chikungunya disebabkan oleh chikungunya <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_4eaff58c494d3d692280f9efb03f24a0" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">virus</span>sebuah <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_9b0fea3ca1b53e62677a40c331155d4d" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">RNA</span> Virus milik genus Alphavirus dalam keluarga Toaviridae. Itu tersebar melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi (terutama <em>Aedes Aegypti</em> Dan <em>Aedes albopictus</em>), yang juga dikenal sebagai pembawa virus demam berdarah dan Zika.
</p>
<p>Penyakit biasanya dimulai dengan demam tinggi mendadak dan nyeri sendi yang parah, sering disertai dengan ruam, sakit kepala, dan nyeri otot. Tidak seperti penyakit yang menyebar langsung di antara orang -orang, Chikungunya membutuhkan vektor nyamuk, membuat kontrol yang efektif dari populasi nyamuk sebagai strategi paling penting untuk pencegahan.
</p>
<p>“Wabah mencerminkan penyebaran global Chikungunya dan kondisi yang menguntungkan untuk penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di Cina selatan,” kata penulis utama Guang-Guo Ying dari Universitas Normal Cina Selatan.
</p>
<h4>Kontrol langkah -langkah dan faktor yang berkontribusi</h4>
<p>Pihak berwenang telah meluncurkan kampanye di seluruh provinsi yang mendesak penduduk untuk menghilangkan air yang stagnan dan mengurangi lokasi pemuliaan nyamuk. Editorial ini juga menekankan bahwa perubahan iklim, urbanisasi, dan perjalanan global memperluas jangkauan arbovirus di seluruh dunia, menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang berkembang.
</p>
<p>Organisasi Kesehatan Dunia baru -baru ini memperkenalkan pedoman klinis yang diperbarui dan memperkuat inisiatif arbovirus globalnya untuk memperkuat pemantauan, pencegahan, dan respons terkoordinasi. Para penulis menyerukan investasi dalam pengawasan genom, keterlibatan masyarakat, dan kerja sama internasional untuk mengurangi wabah di masa depan.
</p>
<p>Di Guangdo, saya minta maaf untuk Guangdong: diterjemahkan dan dikontrol oleh Archbovids “oleh Guang-guo adalah tahun 2025, <em>Biokontaminan</em>.<br />Dua: 10.48130/Biocontam-0025-0002<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b><br /><b>Ikuti kami di google, temukan, dan berita.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apa-itu-chikungunya-virus-di-balik-wabah-terburuk-china/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengobatan antibodi dapat memblokir racun yang diturunkan usus di balik fibrosis ginjal</title>
		<link>https://bnbabel.com/pengobatan-antibodi-dapat-memblokir-racun-yang-diturunkan-usus-di-balik-fibrosis-ginjal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 06:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Antibodi]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[diturunkan]]></category>
		<category><![CDATA[fibrosis]]></category>
		<category><![CDATA[Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Memblokir]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Racun]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Usus]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/pengobatan-antibodi-dapat-memblokir-racun-yang-diturunkan-usus-di-balik-fibrosis-ginjal/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah molekul bakteri yang baru diidentifikasi disebut corisin tampaknya melakukan perjalanan dari usus ke ginjal, memicu peradangan dan jaringan parut terkait dengan penyakit ginjal diabetes. Para peneliti menyarankan bahwa menargetkan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/pengobatan-antibodi-dapat-memblokir-racun-yang-diturunkan-usus-di-balik-fibrosis-ginjal/" title="Pengobatan antibodi dapat memblokir racun yang diturunkan usus di balik fibrosis ginjal" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pengobatan-antibodi-dapat-memblokir-racun-yang-diturunkan-usus-di-balik-fibrosis-ginjal/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_493468" aria-describedby="caption-attachment-493468" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-493468" class="wp-caption-text">Sebuah molekul bakteri yang baru diidentifikasi disebut corisin tampaknya melakukan perjalanan dari usus ke ginjal, memicu peradangan dan jaringan parut terkait dengan penyakit ginjal diabetes. Para peneliti menyarankan bahwa menargetkan corisin dengan antibodi dapat membuka jalur baru untuk melindungi kesehatan ginjal. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Molekul mikroba usus menggerakkan jaringan parut ginjal diabetes. Memblokirnya dapat menawarkan opsi perawatan baru.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Sebuah studi baru dari University of Illinois Urbana-Champaign dan Mie University di Jepang telah mengungkapkan bahwa molekul yang diproduksi oleh bakteri usus dapat melakukan perjalanan ke ginjal, di mana ia memicu peradangan, jaringan parut jaringan, dan fibrosis. Proses -proses ini mewakili komplikasi yang serius dari diabetes dan merupakan penyebab utama gagal ginjal.
</p>
<p>Molekul, yang dikenal sebagai corisin, adalah peptida kecil yang dihasilkan oleh <em>Staphylococcus</em> Bakteri di usus. Para peneliti mendeteksi peningkatan kadar corisin dalam darah pasien dengan fibrosis ginjal diabetes. Untuk memahami perannya, mereka menggabungkan simulasi komputer dengan eksperimen jaringan dan tikus, menelusuri bagaimana corisin bergerak dari usus ke ginjal, bagaimana ia mendorong kerusakan ginjal, dan bagaimana perawatan berbasis antibodi dapat membantu memblokir efek berbahaya.</p>
<figure id="attachment_492636" aria-describedby="caption-attachment-492636" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492636" class="wp-caption-text">Diabetes meningkatkan pelepasan corisin dari microbiome ke aliran darah, di mana ia berikatan dengan albumin protein. Kompleks corisin-albumin mencapai ginjal, di mana corisin terlepas dari albumin dan memasuki sel-sel ginjal. Corisin mempercepat penuaan sel dan kematian, mengakibatkan jaringan parut dan fibrosis. Namun, antibodi antikorisin berikatan dengan peptida corisin, menghalangi aktivitas penuaan mereka dan meringankan perkembangan penyakit. Kredit: Yasuma et al., Corisin yang diturunkan mikrobiota mempercepat fibrosis ginjal dengan mempromosikan penuaan seluler, 2025</figcaption></figure>
</p>
<p>“Studi kami sebelumnya menunjukkan corisin dapat merusak sel dan memperburuk jaringan parut dan fibrosis di organ lain, jadi kami menduga itu mungkin merupakan pendorong tersembunyi fibrosis ginjal,” kata Profesor Ilmu Hewan Illinois Isaac Cann, yang memimpin penelitian dengan profesor imunologi Universitas Mie Dr. Esteban Gabazza. CANN dan GABAZZA adalah afiliasi dari Institut CARL R. Woese untuk Biologi Genomik di Illinois. “Temuan baru kami menunjukkan corisin memang merupakan penyebab tersembunyi di balik kerusakan ginjal progresif pada diabetes, dan pemblokiran itu dapat menawarkan cara baru untuk melindungi kesehatan ginjal pada pasien.”
</p>
<p>Para peneliti menerbitkan temuan mereka di jurnal<em> <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Nature Communications&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;&lt;em&gt;Nature Communications&lt;/em&gt; is an open-access, multidisciplinary scientific journal that publishes significant advances across all areas of the natural sciences, including biology, physics, chemistry, and Earth science. It is part of the &lt;em&gt;Nature Portfolio&lt;/em&gt; and emphasizes rigorous peer review and broad accessibility.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Komunikasi Alam</span></em>.
</p>
<h4>Sopir tersembunyi kerusakan ginjal diabetes</h4>
<p>Taro Yasuma dari Mie University, seorang dokter dan penulis pertama penelitian ini, menjelaskan bahwa fibrosis ginjal diabetes adalah salah satu penyebab utama gagal ginjal di seluruh dunia. Terlepas dari dampaknya, faktor -faktor utama yang mendorong kondisi ini tetap tidak jelas, dan saat ini tidak ada terapi yang dapat menghentikan perkembangannya.
</p>
<p>“Banyak orang dengan diabetes lama akhirnya mengembangkan fibrosis ginjal, dan begitu ia berkembang, ada pilihan terbatas di luar dialisis atau transplantasi ginjal. Perawatan saat ini terutama fokus pada mengendalikan gula darah dan tekanan darah, tetapi tidak ada obat yang menghentikan atau membalikkan proses jaringan parut atau fibrotik,” kata Yasuma.</p>
<figure id="attachment_492638" aria-describedby="caption-attachment-492638" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492638" class="wp-caption-text">University of Illinois dan Mie University di Jepang telah berkolaborasi dalam beberapa studi tentang bagaimana bioma dan produknya mempengaruhi jaringan dan penyakit manusia. Digambarkan, dari kiri: Peneliti Illinois Mindy Baughma, Peneliti Postdoktoral Illinois Janaina Cavalcante, peneliti MIE Dr. Taro Yasu, Profesor MIE Dr. Esteban C. Gabazza, Siswa Illinois Jinyu Guo, Isaiah Lasisi, Sophia Nelson dan Rebecca Hess dan Rebecca Hess dan Rebecca Hess dan Rebecca Hess hess dan Rebecca hess hess dan Illinois hess hess dan Rebecca hess hess dan Illinois Hess. Kredit: Isaac Cann</figcaption></figure>
</p>
<p>Untuk menyelidiki lebih lanjut, tim menganalisis sampel darah dan urin dari pasien dengan penyakit ginjal diabetes. Hasil mereka menunjukkan bahwa pasien ini memiliki kadar corisin yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang sehat, dan bahwa konsentrasi corisin dalam darah secara langsung terkait dengan keparahan kerusakan ginjal.
</p>
<h4>Melacak corisin dari usus ke ginjal</h4>
<p>Setelah melihat hasil yang sama pada tikus dengan fibrosis ginjal, para peneliti melacak apa yang dilakukan Corisin di ginjal tikus. Mereka menemukan bahwa corisin mempercepat penuaan dalam sel ginjal, memicu reaksi berantai dari peradangan hingga kematian sel ke penumpukan jaringan parut, akhirnya mengakibatkan hilangnya fungsi ginjal dan fibrosis yang memburuk.
</p>
<p>Tapi bagaimana corisin dari usus ke ginjal? Kelompok Cann dan Gabazza berkolaborasi dengan U. dari I. Kimia dan Teknik Biomolekul Profesor Diwakar Shukla’s Group untuk menghasilkan simulasi komputer dan eksperimen laboratorium untuk mengikuti perjalanan Corisin dari usus ke aliran darah. Mereka menemukan bahwa corisin dapat melekat pada albumin, salah satu protein yang paling umum dalam darah, dan mengendarainya melalui aliran darah. Ketika mencapai ginjal, corisin terlepas dari albumin untuk menyerang struktur halus yang menyaring darah dan urin.</p>
<figure id="attachment_492639" aria-describedby="caption-attachment-492639" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492639" class="wp-caption-text">Ginjal fibrosis adalah komplikasi yang serius dari diabetes, tetapi wawasan baru tentang bagaimana molekul yang dihasilkan oleh bakteri usus berkontribusi terhadap fibrosis, dan pengobatan antibodi yang dapat mengatasinya, menunjukkan potensi untuk opsi pengobatan yang panjang, kata Illinois Profesor Isaac Cann. Kredit: L. Brian Stauffer</figcaption></figure>
</p>
<h4>Perawatan antibodi menunjukkan janji</h4>
<p>Untuk mengkonfirmasi bahwa corisin adalah penyebab utama di balik kerusakan ginjal, para peneliti memberikan antibodi tikus terhadap corisin. Mereka melihat pengurangan dramatis dalam kecepatan kerusakan ginjal.
</p>
<p>“Ketika kami memperlakukan tikus dengan antibodi yang menetralkan corisin, itu memperlambat penuaan sel -sel ginjal dan sangat mengurangi jaringan parut ginjal,” kata Gabazza, yang juga merupakan profesor sains ilmu hewani di Illinois. “Meskipun tidak ada antibodi seperti itu saat ini disetujui untuk digunakan pada manusia, temuan kami menunjukkan itu dapat dikembangkan menjadi perawatan baru.”
</p>
<p>Selanjutnya, para peneliti berencana untuk menguji perawatan antikorisin pada model hewan yang lebih maju, seperti babi, untuk mengeksplorasi bagaimana mereka dapat diadaptasi untuk penggunaan yang aman pada manusia. U. dari Universitas I. dan Mie memiliki pengungkapan penemuan bersama tentang antibodi corisin.
</p>
<p>“Pekerjaan kami menunjukkan bahwa menghalangi corisin, baik dengan antibodi atau terapi target lainnya, dapat memperlambat atau mencegah jaringan parut ginjal pada diabetes dan dengan demikian meningkatkan kualitas hidup untuk pasien,” kata Cann.
</p>
<p>Regreetion: “Deusing kerja sama dan frakat dipisahkan, itu adalah satu -satunya cara. Valicaa Dharma Villi, To Tod, sering dari Oft. Posel Kristus yang sering, fenn, saya tidak yakin, puja. <i>Komunikasi Alam</i>.<br />Dua: 10.1038/S41467-025-61847-2
</p>
<p>Studi ini didukung oleh Badan Sains dan Teknologi Jepang, Masyarakat Jepang untuk Promosi Sains, Yayasan Sains Takeda, Asosiasi Pendidikan dan Perawatan Diabetes Jepang, Hibah Penelitian Inovasi Eli Lilly, Yayasan Keamanan Daiwa dan Yayasan Keluarga Charles dan Margaret Levin.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/pengobatan-antibodi-dapat-memblokir-racun-yang-diturunkan-usus-di-balik-fibrosis-ginjal/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Astronom menemukan &#8220;raksasa misterius&#8221; bersembunyi di balik lubang hitam biner</title>
		<link>https://bnbabel.com/astronom-menemukan-raksasa-misterius-bersembunyi-di-balik-lubang-hitam-biner/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 00:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Astronom]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[bersembunyi]]></category>
		<category><![CDATA[Biner]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Lubang]]></category>
		<category><![CDATA[Menemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Raksasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/astronom-menemukan-raksasa-misterius-bersembunyi-di-balik-lubang-hitam-biner/</guid>

					<description><![CDATA[Penggabungan lubang hitam biner di dekat lubang hitam supermasif. Kredit: Shao GW190814 Gelombang gravitasi Sarankan supermasif tersembunyi lubang hitam di dekat sini. Temuan ini membentuk kembali bagaimana lubang hitam biner <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/astronom-menemukan-raksasa-misterius-bersembunyi-di-balik-lubang-hitam-biner/" title="Astronom menemukan &#8220;raksasa misterius&#8221; bersembunyi di balik lubang hitam biner" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/astronom-menemukan-raksasa-misterius-bersembunyi-di-balik-lubang-hitam-biner/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_491442" aria-describedby="caption-attachment-491442" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491442" class="wp-caption-text">Penggabungan lubang hitam biner di dekat lubang hitam supermasif. Kredit: Shao</figcaption></figure>
<p><strong>GW190814 <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;gravitational waves&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Gravitational waves are distortions or ripples in the fabric of space and time. They were first detected in 2015 by the Advanced LIGO detectors and are produced by catastrophic events such as colliding black holes, supernovae, or merging neutron stars.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Gelombang gravitasi</span> Sarankan supermasif tersembunyi <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;black hole&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Black holes are regions of space where gravity is so strong that nothing, not even light, can escape. They form when massive stars collapse at the end of their life cycles. At their center lies a singularity, where matter is crushed to infinite density, surrounded by an event horizon, the point of no return. Black holes can grow by pulling in nearby matter and even merging with other black holes, warping space and time around them.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">lubang hitam</span> di dekat sini. Temuan ini membentuk kembali bagaimana lubang hitam biner dapat terbentuk.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Lubang hitam biner sudah menjadi salah satu fenomena paling luar biasa di alam semesta, tetapi para ilmuwan di Shanghai Astronomical Observatory (SHAO) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok telah mengungkap bukti yang menunjukkan bahwa mereka mungkin tidak ada dalam isolasi. Sebaliknya, beberapa dari sistem ini dapat dipengaruhi oleh kehadiran yang bahkan lebih membingungkan – teman besar yang tersembunyi di dekatnya.
</p>
<p>Sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh Dr. Wenbiao Han di Shao baru -baru ini melaporkan indikasi kuat bahwa peristiwa merger lubang hitam biner GW190814 kemungkinan terungkap dalam pengaruh gravitasi objek kompak ketiga, yang mungkin merupakan lubang hitam supermasif.
</p>
<p>Temuan ini, baru -baru ini diterbitkan di <em>Itu <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Astrophysical Journal Letters&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;&lt;em&gt;The Astrophysical Journal Letters&lt;/em&gt; (often abbreviated as &lt;em&gt;ApJL&lt;/em&gt;) is a peer-reviewed scientific journal and a part of &lt;em&gt;The Astrophysical Journal&lt;/em&gt; family. It specifically focuses on publishing rapid communications about recent, significant discoveries in astronomy and astrophysics. Launched in 1967, &lt;em&gt;ApJL&lt;/em&gt; offers a venue for astronomers and astrophysicists to quickly disseminate urgent findings to the scientific community.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Surat Jurnal Astrofisika</span></em>memberikan petunjuk baru untuk mengungkap misteri pembentukan lubang hitam biner.</p>
<figure id="attachment_491443" aria-describedby="caption-attachment-491443" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491443" class="wp-caption-text">Peristiwa Gelombang Gravitasi yang dirilis oleh kolaborasi Ligo-Virgo-Kagra. Kredit: Shao</figcaption></figure>
</p>
<h4>Acara gelombang gravitasi dan pertanyaan terbuka</h4>
<p>Sejak gelombang gravitasi pertama kali terdeteksi pada tahun 2015, kolaborasi Ligo-Virgo-Kagra telah mencatat lebih dari 100 peristiwa semacam itu, mayoritas yang timbul dari merger lubang hitam biner. Penemuan ini memiliki pengetahuan yang sangat maju tentang fisika yang mengatur merger lubang hitam, meskipun proses yang mendorong asal dan pengembangannya masih belum sepenuhnya dipahami.
</p>
<p>Kelompok Dr. Han sebelumnya telah memperkenalkan model “B-Emri”, yang menggambarkan skenario di mana lubang hitam supermasif menangkap lubang hitam biner, membentuk sistem triple hierarkis. Dalam konfigurasi ini, pasangan biner mengorbit lubang hitam supermasif, menghasilkan gelombang gravitasi di beberapa rentang frekuensi. Model ini kemudian ditampilkan dalam buku putih Lisa dan diidentifikasi sebagai target unik untuk observatorium gelombang gravitasi berbasis ruang China yang akan datang. Sejak itu, para peneliti telah mencari data ligo-virgo untuk tanda-tanda merger yang terjadi di dekat lubang hitam supermasif.
</p>
<h4>Menyelidiki pasangan GW190814 yang tidak biasa</h4>
<p>Saat menganalisis acara GW190814, tim mencatat bahwa dua lubang hitam penggabungannya memiliki rasio massa yang sangat tidak merata, hampir 10: 1. Menurut rekan penulis Dr. Shucheng Yang, ketidakseimbangan seperti itu menunjukkan kemungkinan bahwa pasangan itu pernah menjadi milik sistem tiga dengan lubang hitam supermasif, yang perlahan-lahan menyatukan mereka melalui interaksi gravitasi. Kemungkinan lain adalah bahwa mereka berkembang di dalam disk akresi nukleus galaksi aktif, yang disatukan oleh tarikan gravitasi benda -benda kompak di dekatnya sampai akhirnya bergabung.</p>
<figure id="attachment_491441" aria-describedby="caption-attachment-491441" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491441" class="wp-caption-text">Estimasi parameter untuk GW190814, termasuk massa dari dua lubang hitam (*m*~ 1 ~ dan*m*~ 2 ~), jarak luminositas (*d*~ l ~), akselerasi line-of-piringan (*a*), dan indeks kekuatan-hukum (*n*~ i ~). Garis putus -putus menunjukkan nilai median dan interval kepercayaan 90%. Plot kontur menunjukkan rentang kepercayaan 50% dan 90%. Kredit: Shao</figcaption></figure>
</p>
<p>Para peneliti mengamati bahwa jika lubang hitam biner menyatu di dekat objek kompak ketiga, gerakan orbital di sekitar objek ketiga akan menghasilkan akselerasi garis penguraian-akselerasi di sepanjang garis pandang pengamat. Akselerasi ini akan mengubah frekuensi gelombang gravitasi melalui efek Doppler, meninggalkan “sidik jari” yang berbeda dalam sinyal.
</p>
<h4>Mendeteksi akselerasi garis pandang</h4>
<p>Untuk mendeteksi tanda tangan ini, mereka mengembangkan templat bentuk gelombang gravitasi yang menggabungkan akselerasi garis pandang dan menerapkan inferensi Bayesian untuk menganalisis beberapa peristiwa lubang hitam biner-ke-noise tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk GW190814, model dengan akselerasi garis-penglihatan secara signifikan mengungguli model “lubang hitam biner terisolasi” tradisional. Akselerasi garis-penglihatan diperkirakan sekitar 0,002 C S-1 (tingkat kepercayaan 90%, di mana * C * adalah kecepatan cahaya), dengan faktor Bayesian (ukuran kredibilitas model) dari 58: 1, sangat mendukung kesimpulan bahwa akselerasi garis pandang hadir.
</p>
<p>“Ini adalah penemuan internasional pertama dari bukti yang jelas untuk objek kompak ketiga dalam acara merger lubang hitam biner,” kata Dr. Han. “Ini mengungkapkan bahwa lubang hitam biner di GW190814 mungkin tidak terbentuk dalam isolasi tetapi merupakan bagian dari sistem gravitasi yang lebih kompleks, menawarkan wawasan yang signifikan ke jalur pembentukan lubang hitam biner.”
</p>
<p>Dengan generasi berikutnya dari detektor gelombang gravitasi berbasis darat (misalnya, Einstein Telescope, Cosmic Explorer) dan detektor berbasis ruang (misalnya, Lisa, Taiji, Tianqin) yang datang online, para ilmuwan akan dapat menangkap variasi halus dalam sinyal gelombang gravitasi yang bahkan lebih besar. Pengamatan di masa depan dapat mengungkapkan lebih banyak peristiwa seperti GW190814, membantu umat manusia lebih memahami pembentukan dan evolusi lubang hitam biner.
</p>
<p>Referensi: “Indikasi untuk objek kompak di sebelah merger lubang hitam Ligo-Virgo Binary” oleh Shu-Cheng Yang, Wen-Biao Han, Hiromichi Tagawa, Song Li dan Chen Zhang, 21 Juli 2025, <i>Surat Jurnal Astrofisika</i>.<br />Dua: 10.3847/2041-8213/Adead<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/astronom-menemukan-raksasa-misterius-bersembunyi-di-balik-lubang-hitam-biner/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah 60 tahun, para ilmuwan mengungkap jalur otak tersembunyi di balik metformin obat diabetes</title>
		<link>https://bnbabel.com/setelah-60-tahun-para-ilmuwan-mengungkap-jalur-otak-tersembunyi-di-balik-metformin-obat-diabetes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 02:33:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Balik]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Metformin]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Setelah]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tersembunyi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/setelah-60-tahun-para-ilmuwan-mengungkap-jalur-otak-tersembunyi-di-balik-metformin-obat-diabetes/</guid>

					<description><![CDATA[Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah memperdebatkan bagaimana Metformin, obat diabetes tipe 2 yang paling banyak diresepkan di dunia, sebenarnya berhasil. Sebuah studi baru dari Baylor College of Medicine mengungkapkan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/setelah-60-tahun-para-ilmuwan-mengungkap-jalur-otak-tersembunyi-di-balik-metformin-obat-diabetes/" title="Setelah 60 tahun, para ilmuwan mengungkap jalur otak tersembunyi di balik metformin obat diabetes" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/setelah-60-tahun-para-ilmuwan-mengungkap-jalur-otak-tersembunyi-di-balik-metformin-obat-diabetes/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_491099" aria-describedby="caption-attachment-491099" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491099" class="wp-caption-text">Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah memperdebatkan bagaimana Metformin, obat diabetes tipe 2 yang paling banyak diresepkan di dunia, sebenarnya berhasil. Sebuah studi baru dari Baylor College of Medicine mengungkapkan pemain yang mengejutkan: otak. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Para ilmuwan menemukan bahwa metformin bertindak di otak melalui RAP1 untuk mengendalikan gula darah. Wawasan ini dapat menyebabkan perawatan diabetes yang lebih tepat.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Metformin telah menjadi pengobatan standar untuk diabetes tipe 2 selama lebih dari enam dekade, namun para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami cara kerjanya. Sebuah tim dari Baylor College of Medicine, bekerja dengan kolaborator internasional, kini telah mengidentifikasi faktor yang tidak terduga dalam efektivitasnya: otak. Temuan mereka mengungkapkan jalur otak yang terlibat dalam aksi penurun glukosa metformin, menunjuk ke strategi baru untuk mengobati diabetes dengan presisi yang lebih besar. Studi ini diterbitkan di <em><span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Science Advances&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;&lt;em&gt;Science Advances&lt;/em&gt; is an open-access, peer-reviewed journal published by the American Association for the Advancement of Science (AAAS). It covers a broad range of disciplines including biology, physics, social sciences, and engineering. The journal emphasizes impactful, interdisciplinary research with wide relevance.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Kemajuan Sains</span></em>.
</p>
<p>“Telah diterima secara luas bahwa metformin menurunkan glukosa darah terutama dengan mengurangi output glukosa di hati. Studi lain telah menemukan bahwa ia bertindak melalui usus,” jelas Dr. Makoto Fukuda, associate professor pediatrik – nutrisi di Baylor dan penulis yang sesuai penelitian. “Kami melihat ke otak karena secara luas diakui sebagai pengatur utama metabolisme glukosa seluruh tubuh. Kami menyelidiki apakah dan bagaimana otak berkontribusi pada efek anti-diabetes metformin.”
</p>
<p>Para peneliti berkonsentrasi pada protein kecil yang disebut RAP1, yang terletak di daerah otak yang dikenal sebagai hipotalamus ventromedial (VMH). Mereka menemukan bahwa kemampuan metformin untuk menurunkan gula darah pada dosis yang relevan secara klinis tergantung pada penekan aktivitas RAP1 di area otak ini.
</p>
<h4>Protein rap1 dan bukti eksperimental</h4>
<p>Untuk mengeksplorasi ini lebih lanjut, laboratorium Fukuda dan kolaborator mempelajari tikus yang direkayasa secara genetik yang tidak memiliki RAP1 di hipotalamus ventromedial (VMH) mereka. Tikus-tikus ini ditempatkan pada diet tinggi lemak untuk mensimulasikan diabetes tipe 2. Ketika dirawat dengan metformin dosis rendah, kadar gula darah mereka tidak berkurang. Sebaliknya, obat diabetes lainnya, termasuk <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;insulin&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Insulin is a hormone produced by the pancreas, crucial for regulating blood glucose levels. It helps cells in the body absorb glucose from the bloodstream and convert it into energy or store it for future use. Insulin production and action are essential for maintaining stable blood sugar levels. In people with diabetes, the body either does not produce enough insulin (Type 1 diabetes) or cannot effectively use the insulin it does produce (Type 2 diabetes), leading to elevated levels of glucose in the blood. This can cause various health complications over time, including heart disease, kidney damage, and nerve dysfunction. Insulin therapy, where insulin is administered through injections or an insulin pump, is a common treatment for managing diabetes, particularly Type 1. The discovery of insulin in 1921 by Frederick Banting and Charles Best was a landmark in medical science, transforming diabetes from a fatal disease to a manageable condition.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">insulin</span> dan agonis GLP-1, tetap efektif.
</p>
<p>Untuk memperkuat bukti bahwa otak memainkan peran sentral, para peneliti memberikan sejumlah kecil metformin langsung ke otak tikus diabetes. Pendekatan ini menghasilkan pengurangan gula darah yang nyata, bahkan ketika dosisnya ribuan kali lebih rendah dari yang biasanya diberikan secara oral.
</p>
<h4>Aktivasi neuron di hipotalamus</h4>
<p>“Kami juga menyelidiki sel mana dalam VMH yang terlibat dalam memediasi efek metformin,” kata Fukuda. “Kami menemukan bahwa neuron SF1 diaktifkan ketika metformin dimasukkan ke dalam otak, menunjukkan bahwa mereka secara langsung terlibat dalam tindakan obat.”
</p>
<p>Menggunakan irisan otak, para ilmuwan mencatat aktivitas listrik neuron -neuron ini. Metformin membuat sebagian besar dari mereka lebih aktif, tetapi hanya jika RAP1 hadir. Pada tikus yang kekurangan RAP1 di neuron ini, metformin tidak berpengaruh, menunjukkan bahwa RAP1 sangat penting untuk metformin untuk “menyalakan” sel -sel otak ini dan menurunkan gula darah.
</p>
<p>“Penemuan ini mengubah cara kita berpikir tentang metformin,” kata Fukuda. “Ini tidak hanya bekerja di hati atau usus, tetapi juga bertindak di otak. Kami menemukan bahwa sementara hati dan usus membutuhkan konsentrasi obat yang tinggi untuk merespons, otak bereaksi terhadap tingkat yang jauh lebih rendah.”
</p>
<p>Meskipun beberapa obat anti-diabetes bertindak di otak, penelitian ini menunjukkan bahwa metformin yang banyak digunakan telah melakukannya selama ini. “Temuan ini membuka pintu untuk mengembangkan perawatan diabetes baru yang secara langsung menargetkan jalur ini di otak,” kata Fukuda. “Selain itu, metformin dikenal untuk manfaat kesehatan lainnya, seperti memperlambat penuaan otak. Kami berencana untuk menyelidiki apakah pensinyalan RAP1 otak yang sama ini bertanggung jawab atas efek obat lainnya yang terdokumentasi dengan baik di otak.”
</p>
<p>Reference: “Low-dose metformin requires brain Rap1 for its antidiabetic action” by Hsiao-Yun Lin, Weisheng Lu, Yanlin He, Yukiko Fu, Kentaro Kaneko, Peimeng Huang, Ana B. De la Puente-Gomez, Chunmei Wang, Yongjie Yang, Feng Li, Yong Xu and Makoto Fukuda, 30 July 2025, <i>Kemajuan Sains</i>.<br />Dua: 10.1126/sciadv.AdU3700
</p>
<p>Pekerjaan ini didukung oleh hibah dari: <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;National Institutes of Health&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The National Institutes of Health (NIH) is the primary agency of the United States government responsible for biomedical and public health research. Founded in 1887, it is a part of the U.S. Department of Health and Human Services. The NIH conducts its own scientific research through its Intramural Research Program (IRP) and provides major biomedical research funding to non-NIH research facilities through its Extramural Research Program. With 27 different institutes and centers under its umbrella, the NIH covers a broad spectrum of health-related research, including specific diseases, population health, clinical research, and fundamental biological processes. Its mission is to seek fundamental knowledge about the nature and behavior of living systems and the application of that knowledge to enhance health, lengthen life, and reduce illness and disability.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Institut Kesehatan Nasional</span> (R01DK136627, R01DK121970, R01DK093587, R01DK101379, P30-DK079638, R01DK104901, R01DK126655), USDA/ARS (6250-51000-055), American Heart Association (14BGIA20460080, 15POST22500012) dan American Diabetes Association (1-17-PDF-138). Dukungan lebih lanjut disediakan oleh Uehara Memorial Foundation, Takeda Science Foundation, Japan Foundation for Applied Enzymology dan NMR dan Inti Metabolisme Narkoba di Baylor College of Medicine.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/setelah-60-tahun-para-ilmuwan-mengungkap-jalur-otak-tersembunyi-di-balik-metformin-obat-diabetes/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
