<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gejala - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/gejala/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2026 08:22:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Gejala - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenali Gejala GERD, Penyakit yang Sempat Dialami Lula Lahfah Sebelum Meninggal</title>
		<link>https://bnbabel.com/kenali-gejala-gerd-penyakit-yang-sempat-dialami-lula-lahfah-sebelum-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 08:22:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Dialami]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[GERD]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kenali]]></category>
		<category><![CDATA[Lahfah]]></category>
		<category><![CDATA[Lula]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[Sempat]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/kenali-gejala-gerd-penyakit-yang-sempat-dialami-lula-lahfah-sebelum-meninggal/</guid>

					<description><![CDATA[– Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, mengejutkan banyak pihak. Ia ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada usia 26 tahun. Pihak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/kenali-gejala-gerd-penyakit-yang-sempat-dialami-lula-lahfah-sebelum-meninggal/" title="Kenali Gejala GERD, Penyakit yang Sempat Dialami Lula Lahfah Sebelum Meninggal" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kenali-gejala-gerd-penyakit-yang-sempat-dialami-lula-lahfah-sebelum-meninggal/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-8280441178188735341" itemprop="articleBody">
<b></p>
<p></b></p>
<p> – Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, mengejutkan banyak pihak. Ia ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada usia 26 tahun. </p>
<p>Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, termasuk rencana autopsi guna mendapatkan detail medis yang lebih lengkap.</p>
<p>Pemeriksaan awal dan dokumen resmi menyebutkan penyebab kematiannya adalah henti jantung dan henti napas. Namun, sebelum meninggal, Lula sempat dirawat di rumah sakit. </p>
<p>Dalam komentar di unggahan media sosialnya awal tahun 2026, ia mengungkap beberapa masalah kesehatan yang dialaminya. Di antaranya, infeksi saluran kemih (ISK), radang usus, batu ginjal, dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). </p>
<p>Meski GERD jarang menyebabkan kematian langsung, para ahli menekankan bahwa jika tidak ditangani dengan baik, terutama bila ada komplikasi lain atau infeksi sistemik, kondisi tubuh bisa semakin memburuk.</p>
<h2 style="text-align: left;">Mengenal GERD</h2>
<p>Melansir dari <i>Klinik Mayo</i>GERD sendiri terjadi ketika otot di bagian bawah kerongkongan, yang disebut lower esophageal sphincter, tidak menutup dengan sempurna. Akibatnya, asam lambung naik ke kerongkongan secara kronis, mengiritasi lapisan esofagus dan menimbulkan peradangan. </p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Kondisi ini dikenal juga dengan istilah reflux atau naiknya asam lambung, yang bila berlangsung terus-menerus dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang.</p>
<p>Beberapa faktor risiko yang dapat memicu GERD antara lain obesitas, hernia hiatus, kehamilan, gangguan jaringan ikat seperti skleroderma, hingga pengosongan lambung yang lambat. </p>
<p>Kebiasaan seperti merokok, makan besar atau larut malam, mengonsumsi makanan berlemak atau digoreng, minum alkohol atau kopi, serta beberapa jenis obat-obatan tertentu seperti aspirin, juga bisa memperburuk refluks asam lambung.</p>
<p>Gejala paling umum dari GERD adalah sensasi terbakar di dada yang dikenal sebagai heartburn, biasanya muncul setelah makan dan bisa semakin parah saat malam hari atau saat berbaring. Orang dengan GERD juga dapat merasakan rasa pahit atau asam di tenggorokan, nyeri di perut atas atau dada, kesulitan menelan (disfagia), serta sensasi ada benjolan di tenggorokan.</p>
<p>Pada beberapa kasus, terutama bagi mereka yang mengalami refluks di malam hari, gejala bisa muncul dalam bentuk batuk terus-menerus, radang pita suara (laringitis), atau asma yang memburuk. </p>
<p>Jika GERD berlangsung lama tanpa penanganan, komplikasi serius bisa terjadi, seperti esofagitis (peradangan dan luka pada esofagus), penyempitan esofagus (esophageal stricture), atau perubahan pra-kanker pada esofagus yang dikenal sebagai Barrett esophagus.</p>
<p>Meskipun riwayat GERD menjadi bagian dari gambaran kesehatan Lula, tetapi belum ada bukti kondisi ini menjadi penyebab langsung kematiannya. Kondisi medis lain yang dialaminya, termasuk ISK, batu ginjal, dan faktor lainnya kemungkinan turut berperan dalam tragedi ini.</p>
<p>Kasus Lula Lahfah menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala GERD sejak dini dan menanganinya dengan tepat. Perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, serta konsultasi medis secara rutin dapat membantu mencegah komplikasi serius di masa depan.</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1" type="3553f43615811186f087c35b-text/javascript"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/kenali-gejala-gerd-penyakit-yang-sempat-dialami-lula-lahfah-sebelum-meninggal/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Studi 7 Tahun Mengungkapkan Artritis Reumatoid Dimulai Jauh Sebelum Gejala</title>
		<link>https://bnbabel.com/studi-7-tahun-mengungkapkan-artritis-reumatoid-dimulai-jauh-sebelum-gejala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 16:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Artritis]]></category>
		<category><![CDATA[Dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Reumatoid]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/studi-7-tahun-mengungkapkan-artritis-reumatoid-dimulai-jauh-sebelum-gejala/</guid>

					<description><![CDATA[Penelitian selama tujuh tahun ini mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dini yang memungkinkan dokter mendeteksi penyakit ini sebelum berkembang, sehingga berpotensi menyelamatkan pasien dari rasa sakit dan kecacatan selama bertahun-tahun. Para ilmuwan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/studi-7-tahun-mengungkapkan-artritis-reumatoid-dimulai-jauh-sebelum-gejala/" title="Studi 7 Tahun Mengungkapkan Artritis Reumatoid Dimulai Jauh Sebelum Gejala" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/studi-7-tahun-mengungkapkan-artritis-reumatoid-dimulai-jauh-sebelum-gejala/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Penelitian selama tujuh tahun ini mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dini yang memungkinkan dokter mendeteksi penyakit ini sebelum berkembang, sehingga berpotensi menyelamatkan pasien dari rasa sakit dan kecacatan selama bertahun-tahun. Para ilmuwan telah menemukan bahwa rheumatoid arthritis (RA) tidak dimulai ketika rasa sakit mulai terasa. Sebaliknya, hal ini dimulai secara diam-diam beberapa tahun sebelumnya. RA adalah kelainan autoimun serius yang menyebabkan (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/studi-7-tahun-mengungkapkan-artritis-reumatoid-dimulai-jauh-sebelum-gejala/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suplemen Harian Sederhana Dapat Membantu Meringankan Gejala COVID yang Berkepanjangan</title>
		<link>https://bnbabel.com/suplemen-harian-sederhana-dapat-membantu-meringankan-gejala-covid-yang-berkepanjangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 12:32:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berkepanjangan]]></category>
		<category><![CDATA[COVID]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[Membantu]]></category>
		<category><![CDATA[Meringankan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Suplemen]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/suplemen-harian-sederhana-dapat-membantu-meringankan-gejala-covid-yang-berkepanjangan/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah uji klinis baru mengeksplorasi apakah peningkatan kadar NAD⁺ seluler dengan nikotinamida ribosida dosis tinggi dapat memengaruhi gejala neurologis dan fisik yang bertahan lama pada COVID-19. Jutaan orang di seluruh <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/suplemen-harian-sederhana-dapat-membantu-meringankan-gejala-covid-yang-berkepanjangan/" title="Suplemen Harian Sederhana Dapat Membantu Meringankan Gejala COVID yang Berkepanjangan" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/suplemen-harian-sederhana-dapat-membantu-meringankan-gejala-covid-yang-berkepanjangan/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Sebuah uji klinis baru mengeksplorasi apakah peningkatan kadar NAD⁺ seluler dengan nikotinamida ribosida dosis tinggi dapat memengaruhi gejala neurologis dan fisik yang bertahan lama pada COVID-19. Jutaan orang di seluruh dunia terus hidup dengan gejala yang terus-menerus setelah terinfeksi COVID-19, suatu kondisi yang dikenal sebagai long COVID. Masalah yang sedang berlangsung ini dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia dan (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/suplemen-harian-sederhana-dapat-membantu-meringankan-gejala-covid-yang-berkepanjangan/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Obat Baru yang “Sangat Sederhana” Membalikkan Gejala Alzheimer pada Tikus</title>
		<link>https://bnbabel.com/obat-baru-yang-sangat-sederhana-membalikkan-gejala-alzheimer-pada-tikus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 16:26:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Membalikkan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[sangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/obat-baru-yang-sangat-sederhana-membalikkan-gejala-alzheimer-pada-tikus/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan menguji zat tersebut pada tikus dengan hasil positif dan kini mencari kemitraan dengan perusahaan farmasi untuk melakukan uji klinis. Sebuah tim peneliti di Universitas Federal ABC (UFABC) di <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/obat-baru-yang-sangat-sederhana-membalikkan-gejala-alzheimer-pada-tikus/" title="Obat Baru yang “Sangat Sederhana” Membalikkan Gejala Alzheimer pada Tikus" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/obat-baru-yang-sangat-sederhana-membalikkan-gejala-alzheimer-pada-tikus/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Para ilmuwan menguji zat tersebut pada tikus dengan hasil positif dan kini mencari kemitraan dengan perusahaan farmasi untuk melakukan uji klinis. Sebuah tim peneliti di Universitas Federal ABC (UFABC) di Brazil telah menciptakan senyawa kimia baru yang dapat membantu pengobatan penyakit Alzheimer. Investigasi mereka menggunakan pemodelan komputer (in silico), (…)</p>
<p style="text-align: center;"><i>JetMedia Digital Agency</i></p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/obat-baru-yang-sangat-sederhana-membalikkan-gejala-alzheimer-pada-tikus/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tes darah terobosan mendeteksi kanker kepala dan leher hingga 10 tahun sebelum gejala</title>
		<link>https://bnbabel.com/tes-darah-terobosan-mendeteksi-kanker-kepala-dan-leher-hingga-10-tahun-sebelum-gejala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 11:13:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[leher]]></category>
		<category><![CDATA[Mendeteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan]]></category>
		<category><![CDATA[Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tes-darah-terobosan-mendeteksi-kanker-kepala-dan-leher-hingga-10-tahun-sebelum-gejala/</guid>

					<description><![CDATA[Tes HPV-Deepseek Mass General Brigham memungkinkan deteksi kanker yang jauh lebih awal melalui sampel darah, menciptakan peluang baru untuk menyaring kanker kepala dan leher terkait HPV. Human papillomavirus (HPV) bertanggung <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tes-darah-terobosan-mendeteksi-kanker-kepala-dan-leher-hingga-10-tahun-sebelum-gejala/" title="Tes darah terobosan mendeteksi kanker kepala dan leher hingga 10 tahun sebelum gejala" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tes-darah-terobosan-mendeteksi-kanker-kepala-dan-leher-hingga-10-tahun-sebelum-gejala/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Tes HPV-Deepseek Mass General Brigham memungkinkan deteksi kanker yang jauh lebih awal melalui sampel darah, menciptakan peluang baru untuk menyaring kanker kepala dan leher terkait HPV. Human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab atas sekitar 70% kanker kepala dan leher di Amerika Serikat, menjadikannya jenis kanker yang paling umum terkait dengan virus. Tarif (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tes-darah-terobosan-mendeteksi-kanker-kepala-dan-leher-hingga-10-tahun-sebelum-gejala/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biomarker baru dapat mendeteksi Alzheimer bertahun -tahun sebelum gejala muncul</title>
		<link>https://bnbabel.com/biomarker-baru-dapat-mendeteksi-alzheimer-bertahun-tahun-sebelum-gejala-muncul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 07:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[bertahun]]></category>
		<category><![CDATA[Biomarker]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Mendeteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Muncul]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/biomarker-baru-dapat-mendeteksi-alzheimer-bertahun-tahun-sebelum-gejala-muncul/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah studi baru menunjukkan bahwa TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat mengungkapkan tahap paling awal penyakit Alzheimer jauh sebelum gejala muncul. Kredit: Saham Tingkat TSPO naik lebih awal Alzheimer dan <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/biomarker-baru-dapat-mendeteksi-alzheimer-bertahun-tahun-sebelum-gejala-muncul/" title="Biomarker baru dapat mendeteksi Alzheimer bertahun -tahun sebelum gejala muncul" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/biomarker-baru-dapat-mendeteksi-alzheimer-bertahun-tahun-sebelum-gejala-muncul/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_297235" aria-describedby="caption-attachment-297235" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-297235" class="wp-caption-text">Sebuah studi baru menunjukkan bahwa TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat mengungkapkan tahap paling awal penyakit Alzheimer jauh sebelum gejala muncul. Kredit: Saham</figcaption></figure>
<p><strong>Tingkat TSPO naik lebih awal <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_44d955d660610a76fe199b3479668107" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Alzheimer</span> dan bertahan di seluruh penyakit. Menargetkan biomarker ini dapat membuka opsi perawatan baru.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>TSPO, penanda utama peradangan otak, dapat menawarkan cara untuk mendeteksi penyakit Alzheimer jauh sebelum masalah memori dan gejala lainnya berkembang. Temuan diterbitkan di <em>Acta Neuropatologica</em> Sarankan itu dapat mengubah kedua strategi diagnosis dan pengobatan.
</p>
<p>“Ini adalah studi pertama yang benar -benar memeriksa seberapa awal biomarker ini meningkat dan di mana ia mulai naik di otak,” kata Tomás R. Guilarte, peneliti utama dan dekan FIU’s Robert Stempel College of Public Health &amp; Social Work. “Jika kita dapat menggunakan informasi ini untuk membantu menunda perkembangan Alzheimer bahkan bahkan lima tahun, itu dapat secara drastis meningkatkan kehidupan pasien dan mengurangi prevalensi penyakit.”
</p>
<h4>Penelitian lama tentang TSPO</h4>
<p>Guilarte, otoritas yang diakui pada TSPO (translocator protein 18 kDa), telah menyelidiki protein selama lebih dari 30 tahun. Penelitiannya membantu menjadikannya sebagai penanda pencitraan yang dapat diandalkan untuk mengidentifikasi peradangan saraf di berbagai kondisi neurologis, neurodegeneratif, dan kejiwaan.</p>
<figure id="attachment_494789" aria-describedby="caption-attachment-494789" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494789" class="wp-caption-text">Peneliti Daniel Martínez Pérez (L) dan Dr. Tomás R. Guilarte (R) di otak, perilaku dan laboratorium lingkungan di Florida International University. Guilarte dan Martínez Pérez menerbitkan sebuah penelitian yang menemukan TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat membantu mendeteksi penyakit Alzheimer bertahun -tahun sebelum kehilangan memori dan gejala lainnya. Kredit: Chris Necuze, Florida International University: Florida International University</figcaption></figure>
</p>
<p>Untuk penelitian saat ini, Guilarte dan rekannya menerapkan teknik pencitraan canggih untuk melacak aktivitas TSPO dalam model tikus yang direkayasa secara genetik dari alzheimer familial. Mereka kemudian memvalidasi hasil ini menggunakan jaringan otak yang disumbangkan dari anggota komunitas terbesar di dunia dengan alzheimer familial onset awal, yang berbasis di Antioquia, Kolombia.
</p>
<p>Keluarga-keluarga ini membawa mutasi “paisa”, pertama kali diidentifikasi oleh almarhum Dr. Francisco Lopera, rekan penulis penelitian yang menghabiskan karirnya mencari cara untuk mencegah Alzheimer. Individu dengan varian genetik ini sering mengembangkan gejala di usia 30 atau 40 -an dan biasanya mati di usia 50 -an.</p>
<figure id="attachment_494785" aria-describedby="caption-attachment-494785" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494785" class="wp-caption-text">L: Gambar sel asli. R: Gambar sel yang sama diperbesar dan diterjemahkan dalam perangkat lunak pencitraan khusus. Mikroglia (biru) pensinyalan TSPO (merah) dikelompokkan di sekitar plak (cyan). Para peneliti di Florida International University menerbitkan sebuah penelitian yang menemukan TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat membantu mendeteksi penyakit Alzheimer bertahun -tahun sebelum kehilangan memori dan gejala lainnya yang ditetapkan. Kredit: Chris Necuze, Florida International University</figcaption></figure>
</p>
<h4>Perubahan awal di hippocampus</h4>
<p>Dalam model tikus, para peneliti mendeteksi peningkatan kadar TSPO di subikulum – bagian penting dari hippocampus – sedini usia enam minggu, kira -kira setara dengan usia 18-20 pada manusia.
</p>
<p>Mikroglia, sel -sel kekebalan utama otak, khususnya yang dikelompokkan di sekitar plak amiloid, memiliki tingkat TSPO tertinggi. Khususnya, tikus betina memiliki kadar TSPO yang lebih tinggi, mencerminkan statistik dunia nyata: dua pertiga pasien Alzheimer adalah wanita.</p>
<figure id="attachment_494786" aria-describedby="caption-attachment-494786" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494786" class="wp-caption-text">Daniel Martínez Pérez memegang sampel jaringan. Martínez Pérez, seorang peneliti di Universitas Internasional Florida Robert Stempel College of Public Health &amp; Social Work, adalah penulis pertama dari sebuah penelitian yang menemukan TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat membantu mendeteksi penyakit Alzheimer bertahun -tahun sebelum kehilangan memori dan gejala lainnya. Kredit: Chris Necuze, Florida International University</figcaption></figure>
</p>
<p>Sampel jaringan otak dari pasien Kolombia dengan mutasi PAISA menunjukkan pola yang sama. Bahkan di Alzheimer stadium akhir, TSPO tetap tinggi di mikroglia dekat plak. Hasil ini menimbulkan pertanyaan baru tentang fungsi TSPO – apakah itu berkontribusi terhadap merusak atau melindungi otak – dan apakah menghalangi atau meningkatkannya dapat menghentikan perkembangan penyakit.
</p>
<h4>Langkah selanjutnya dalam penelitian</h4>
<p>Tim sekarang bekerja dengan model tikus Alzheimer yang dikembangkan secara khusus untuk tidak memiliki tspo untuk mengeksplorasi pertanyaan -pertanyaan ini lebih lanjut. Mereka juga memperluas penelitian untuk memasukkan kasus sporadis, onset alzheimer yang terlambat, bentuk yang menyumbang lebih dari 90% dari semua diagnosis.</p>
<figure id="attachment_494787" aria-describedby="caption-attachment-494787" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494787" class="wp-caption-text">Peneliti Dr. Tomás R. Guilarte (L) dan Daniel Martínez Pérez (R) di otak, perilaku dan laboratorium lingkungan di Florida International University. Guilarte dan Martínez Pérez menerbitkan sebuah penelitian yang menemukan TSPO, biomarker utama peradangan otak, dapat membantu mendeteksi penyakit Alzheimer bertahun -tahun sebelum kehilangan memori dan gejala lainnya. Kredit: Chris Necuze, Florida International University: Florida International University</figcaption></figure>
</p>
<p>“Semakin kami memahami proses ini,” kata Daniel Martínez Pérez, penulis pertama dan Ph.D. Calon di Lab Guilarte, “Semakin dekat kita untuk menyesuaikan perawatan yang benar -benar dapat membantu – sebelum terlambat.”
</p>
<p>Referensi: “Amyloid-β Plak-terkait mikroglia menggerakkan upulasi TSPO pada penyakit Alzheimer” oleh Daniel A. Martinez-Perez, Jennifer L. McGlothhan, Alexander N. Rodichkin, Karam Abilmouna, Zoran Bursac, Francis dan Francisco dan Francis dan Res Res. Gularte, 17 Juli 2025, <i>Acta Neuropatologica</i>.<br />Dua: 10.1007/S00401-025-02912-4
</p>
<p>Pekerjaan ini didukung oleh hibah ES007062-24 ke TRG dari National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS), ES007062-23S1 ke TRG dari National Institute on Aging, dan T32-ES033955 ke ANR dari Niehs.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/biomarker-baru-dapat-mendeteksi-alzheimer-bertahun-tahun-sebelum-gejala-muncul/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti mengungkap sinyal &#8220;eat-me&#8221; yang memicu gejala pertama Alzheimer</title>
		<link>https://bnbabel.com/peneliti-mengungkap-sinyal-eat-me-yang-memicu-gejala-pertama-alzheimer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 13:02:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[eatme]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Memicu]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/peneliti-mengungkap-sinyal-eat-me-yang-memicu-gejala-pertama-alzheimer/</guid>

					<description><![CDATA[Penelitian baru menunjukkan bahwa hilangnya bau di awal Alzheimer mungkin berasal dari sel -sel kekebalan otak membongkar jalur saraf kritis, menawarkan petunjuk segar untuk deteksi dini. Kredit: Shutterstock Kerusakan serat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/peneliti-mengungkap-sinyal-eat-me-yang-memicu-gejala-pertama-alzheimer/" title="Peneliti mengungkap sinyal &#8220;eat-me&#8221; yang memicu gejala pertama Alzheimer" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/peneliti-mengungkap-sinyal-eat-me-yang-memicu-gejala-pertama-alzheimer/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_482414" aria-describedby="caption-attachment-482414" style="width: 777px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-482414" class="wp-caption-text">Penelitian baru menunjukkan bahwa hilangnya bau di awal Alzheimer mungkin berasal dari sel -sel kekebalan otak membongkar jalur saraf kritis, menawarkan petunjuk segar untuk deteksi dini. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Kerusakan serat saraf yang digerakkan oleh kekebalan dapat mendasari kehilangan bau awal <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Alzheimer’s&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Alzheimer's disease is a progressive neurological disorder that primarily affects older adults, leading to memory loss, cognitive decline, and behavioral changes. It is the most common cause of dementia. The disease is characterized by the buildup of amyloid plaques and tau tangles in the brain, which disrupt cell function and communication. There is currently no cure, and treatments focus on managing symptoms and improving quality of life.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Alzheimer</span>menawarkan jalur baru untuk diagnosis dini.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Rasa penciuman yang semakin berkurang dapat muncul sebagai salah satu indikator paling awal penyakit Alzheimer, sering muncul sebelum penurunan kognitif yang nyata. Para peneliti dari Dzne dan Ludwig-Maximilians-Universität München (LMU) telah mengungkap wawasan baru ke dalam proses ini, mengidentifikasi peran utama untuk respons imun otak.
</p>
<p>Temuan mereka menunjukkan bahwa aktivitas kekebalan secara keliru menargetkan dan menghancurkan serat saraf yang penting untuk persepsi bau. Studi, dilaporkan di <em><span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Nature Communications&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;&lt;em&gt;Nature Communications&lt;/em&gt; is an open-access, multidisciplinary scientific journal that publishes significant advances across all areas of the natural sciences, including biology, physics, chemistry, and Earth science. It is part of the &lt;em&gt;Nature Portfolio&lt;/em&gt; and emphasizes rigorous peer review and broad accessibility.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Komunikasi Alam</span></em>Mengambil data dari tikus dan manusia, termasuk analisis jaringan otak dan pencitraan PET. Pengetahuan ini dapat mendukung strategi untuk diagnosis dan intervensi sebelumnya.
</p>
<p>Tim menyimpulkan bahwa gangguan terkait bau ini muncul ketika mikroglia, sel kekebalan tubuh otak, menghapus koneksi antara dua daerah utama: bohlam penciuman dan locus coeruleus. Bohlam penciuman, yang terletak di otak depan, memproses sinyal dari reseptor aroma hidung. Locus coeruleus, bagian dari batang otak, memengaruhi pemrosesan ini melalui serat saraf panjang yang meluas ke bohlam penciuman.
</p>
<p>“Locus coeruleus mengatur berbagai mekanisme fisiologis. Ini termasuk, misalnya, aliran darah otak, siklus tidur-bangun, dan pemrosesan sensorik. Yang terakhir berlaku, khususnya, juga pada indera penciuman,” jelas Dr. Lars Paeger dari Dzne dan LMU.
</p>
<p>“Studi kami menunjukkan bahwa pada penyakit Alzheimer awal, perubahan terjadi pada serat saraf yang menghubungkan locus coeruleus ke bohlam penciuman. Perubahan ini memberi sinyal ke mikroglia yang mempengaruhi serat rusak atau berlebihan. Akibatnya, mikroglia memecahnya.”
</p>
<h4>Perubahan dalam membran</h4>
<p>Lars Paeger dan Prof. Dr. Jochen Herms, rekan penulis penelitian, menemukan bukti yang jelas tentang komposisi membran yang diubah dalam serat saraf yang terkena. Mereka mengamati bahwa fosfatidilserin, berlemak <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;acid&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;An acid is a chemical substance that releases hydrogen ions (H⁺) when dissolved in water, resulting in a low pH (below 7). Acids are often characterized by their sour taste and their ability to react with bases to form salts and water. They play essential roles in biology, industry, and environmental processes.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">asam</span> Biasanya terletak di sisi dalam membran neuron, telah bergeser ke permukaan luar.
</p>
<p>“Kehadiran fosfatidilserin di situs luar membran sel dikenal sebagai sinyal ‘makan-saya’ untuk mikroglia. Dalam bohlam penciuman, ini biasanya dikaitkan dengan proses yang disebut pemangkasan sinaptik, yang berfungsi untuk menghilangkan koneksi neuronal yang tidak perlu atau disfungsional,” jelas Paeger.
</p>
<p>“Dalam situasi kami, kami mengasumsikan bahwa pergeseran komposisi membran dipicu oleh hiperaktivitas neuron yang terkena karena penyakit Alzheimer. Artinya, neuron ini menunjukkan penembakan yang tidak normal.”
</p>
<h4>Berbagai data</h4>
<p>Temuan Paeger dan rekannya didasarkan pada sejumlah besar pengamatan. Ini termasuk studi tentang tikus dengan fitur penyakit Alzheimer, analisis sampel otak dari pasien Alzheimer yang meninggal, dan pemindaian tomografi emisi positron (PET) dari otak individu dengan Alzheimer atau gangguan kognitif ringan.
</p>
<p>Masalah bau pada penyakit Alzheimer dan kerusakan saraf terkait telah dibahas selama beberapa waktu. Namun, penyebabnya tidak jelas sampai sekarang. Sekarang, temuan kami menunjuk pada mekanisme imunologis sebagai penyebab disfungsi seperti itu, dan, secara khusus, hal -hal yang telah muncul pada tahap awal dari penyakit Alzheimer, “penyakit yang telah ditimbulkan oleh para pendukung. Cluster of Excellence “Synergy” yang berbasis di Munich.
</p>
<h4>Perspektif untuk diagnosis dini</h4>
<p>Apa yang disebut antibodi amiloid-beta baru-baru ini tersedia untuk pengobatan Alzheimer. Agar terapi baru ini menjadi efektif, perlu diterapkan pada tahap awal penyakit, dan ini justru di mana penelitian saat ini bisa menjadi signifikan.
</p>
<p>“Temuan kami dapat membuka jalan bagi identifikasi dini pasien yang berisiko mengembangkan Alzheimer, memungkinkan mereka untuk menjalani pengujian komprehensif untuk mengkonfirmasi diagnosis sebelum masalah kognitif muncul. Ini akan memungkinkan intervensi sebelumnya dengan antibodi amiloid-beta, meningkatkan kemungkinan respons positif,” kata herms.
</p>
<p>Referensi: “Lokus Dini Coeruleus Noradrenergic Axon Loss Drives Disfungsi penciuman pada penyakit Alzheimer” oleh Carolin Meyer, Theresa Niedermeier, Paul LC Feyen, Felix L. Strübing, Boris-Stephan Rauchmann, Katerina Karali, Johanna Gentel, Tillran E. Tellerz, Tillran E. Tellran E. Svenja-Lotta Rumpf, Katharina Ochs, Karin Wind-Mark, Gloria Biechele, Jessica Wagner, Selim Guersel, Carolin I. Kurz, Meike Schweiger, Danilo Prtvar, Yuan Syi Perneczky, Thomas Koeglsperger, Jonas J. Neher, Sabina Tahirovic, Matthias Brendel, Jochen Herms dan Lars Paeger, 8 Agustus 2025, <i>Komunikasi Alam</i>.<br />Dua: 10.1038/S41467-025-62500-8<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/peneliti-mengungkap-sinyal-eat-me-yang-memicu-gejala-pertama-alzheimer/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para ilmuwan menemukan petunjuk Alzheimer di otak beberapa dekade sebelum gejala muncul</title>
		<link>https://bnbabel.com/para-ilmuwan-menemukan-petunjuk-alzheimer-di-otak-beberapa-dekade-sebelum-gejala-muncul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 08:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[Beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[Dekade]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Menemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Muncul]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Petunjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/para-ilmuwan-menemukan-petunjuk-alzheimer-di-otak-beberapa-dekade-sebelum-gejala-muncul/</guid>

					<description><![CDATA[Biomarker darah mungkin menandakan risiko Alzheimer jauh sebelum gejala muncul, menawarkan alat yang mungkin untuk pencegahan dini. Sebuah studi yang didasarkan pada data dari populasi Finlandia mengungkapkan bahwa indikator penyakit <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-menemukan-petunjuk-alzheimer-di-otak-beberapa-dekade-sebelum-gejala-muncul/" title="Para ilmuwan menemukan petunjuk Alzheimer di otak beberapa dekade sebelum gejala muncul" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-menemukan-petunjuk-alzheimer-di-otak-beberapa-dekade-sebelum-gejala-muncul/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Biomarker darah mungkin menandakan risiko Alzheimer jauh sebelum gejala muncul, menawarkan alat yang mungkin untuk pencegahan dini. Sebuah studi yang didasarkan pada data dari populasi Finlandia mengungkapkan bahwa indikator penyakit Alzheimer dapat ada di otak pada usia pertengahan. Di tahun-tahun mendatang, mendeteksi biomarker terkait Alzheimer melalui sampel darah dapat memungkinkan (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-menemukan-petunjuk-alzheimer-di-otak-beberapa-dekade-sebelum-gejala-muncul/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Obat eksperimental membalikkan gejala PTSD pada tikus &#8211; sudah dalam uji coba manusia</title>
		<link>https://bnbabel.com/obat-eksperimental-membalikkan-gejala-ptsd-pada-tikus-sudah-dalam-uji-coba-manusia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 10:03:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Coba]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Eksperimental]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Membalikkan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[PTSD]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[sudah]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Uji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/obat-eksperimental-membalikkan-gejala-ptsd-pada-tikus-sudah-dalam-uji-coba-manusia/</guid>

					<description><![CDATA[Tingkat GABA yang berlebihan yang dilepaskan oleh astrosit merusak kemampuan otak untuk memadamkan respons ketakutan di PTSD, tetapi target obat yang baru diidentifikasi menawarkan harapan yang menjanjikan untuk perawatan. Banyak <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/obat-eksperimental-membalikkan-gejala-ptsd-pada-tikus-sudah-dalam-uji-coba-manusia/" title="Obat eksperimental membalikkan gejala PTSD pada tikus &#8211; sudah dalam uji coba manusia" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/obat-eksperimental-membalikkan-gejala-ptsd-pada-tikus-sudah-dalam-uji-coba-manusia/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Tingkat GABA yang berlebihan yang dilepaskan oleh astrosit merusak kemampuan otak untuk memadamkan respons ketakutan di PTSD, tetapi target obat yang baru diidentifikasi menawarkan harapan yang menjanjikan untuk perawatan. Banyak orang dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD) terus menghidupkan kembali kenangan menyakitkan lama setelah ancaman yang sebenarnya hilang. Otak mereka tampaknya tidak dapat melepaskan (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/obat-eksperimental-membalikkan-gejala-ptsd-pada-tikus-sudah-dalam-uji-coba-manusia/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah anak Anda memiliki Covid yang panjang? Peneliti mengungkap gejala utama</title>
		<link>https://bnbabel.com/apakah-anak-anda-memiliki-covid-yang-panjang-peneliti-mengungkap-gejala-utama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 18:23:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Apakah]]></category>
		<category><![CDATA[COVID]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Memiliki]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/apakah-anak-anda-memiliki-covid-yang-panjang-peneliti-mengungkap-gejala-utama/</guid>

					<description><![CDATA[Long Covid mempengaruhi anak -anak muda secara berbeda, dengan pola gejala unik yang terungkap dalam penelitian baru. Long Covid, suatu kondisi di mana gejala berlanjut lama setelah infeksi awal, dapat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/apakah-anak-anda-memiliki-covid-yang-panjang-peneliti-mengungkap-gejala-utama/" title="Apakah anak Anda memiliki Covid yang panjang? Peneliti mengungkap gejala utama" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-anak-anda-memiliki-covid-yang-panjang-peneliti-mengungkap-gejala-utama/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Long Covid mempengaruhi anak -anak muda secara berbeda, dengan pola gejala unik yang terungkap dalam penelitian baru. Long Covid, suatu kondisi di mana gejala berlanjut lama setelah infeksi awal, dapat memengaruhi orang dari segala usia – bahkan yang termuda di antara kita. Tetapi pada bayi, balita, dan anak -anak prasekolah, gejala -gejala yang tersisa ini sering terlihat sangat berbeda dari apa yang kita (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"><img decoding="async" loading="lazy" title="Example 300250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMoDVZt8W2vJfrNtKcTwAxYmfXpY1GIAeUwJkKD-MseiVUNTg3i6KCW-Rd8txblK2P6IgBpF3GLOhDGZGJh1aUAtCXH2fOSR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250"/></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/apakah-anak-anda-memiliki-covid-yang-panjang-peneliti-mengungkap-gejala-utama/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
