<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tidur - BN Babel</title>
	<atom:link href="https://bnbabel.com/tag/tidur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<description>Referensi Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 08:42:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bnbabel.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-BNBABEL-black-3-32x32.png</url>
	<title>Tidur - BN Babel</title>
	<link>https://bnbabel.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jerman Bangkitkan ‘Raksasa Tidur’, Siapkan Militer Terkuat Sejak Perang Dunia II</title>
		<link>https://bnbabel.com/jerman-bangkitkan-raksasa-tidur-siapkan-militer-terkuat-sejak-perang-dunia-ii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 08:42:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[militer]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[Sejak]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[terkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/jerman-bangkitkan-raksasa-tidur-siapkan-militer-terkuat-sejak-perang-dunia-ii/</guid>

					<description><![CDATA[Selain kekuatan darat, Jerman juga menantang supremasi maritim Inggris dengan membangun Hochseeflotte atau armada laut lepas. Meskipun kalah dalam jumlah kapal permukaan, Jerman memperkenalkan ancaman baru yang sangat ditakuti: kapal <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/jerman-bangkitkan-raksasa-tidur-siapkan-militer-terkuat-sejak-perang-dunia-ii/" title="Jerman Bangkitkan ‘Raksasa Tidur’, Siapkan Militer Terkuat Sejak Perang Dunia II" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jerman-bangkitkan-raksasa-tidur-siapkan-militer-terkuat-sejak-perang-dunia-ii/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<p>Selain kekuatan darat, Jerman juga menantang supremasi maritim Inggris dengan membangun Hochseeflotte atau armada laut lepas. Meskipun kalah dalam jumlah kapal permukaan, Jerman memperkenalkan ancaman baru yang sangat ditakuti: kapal selam atau U-Boat. Strategi perang kapal selam tak terbatas ini hampir mencekik jalur pasokan ekonomi Sekutu di Samudra Atlantik, menjadikan Jerman sebagai pelopor peperangan bawah laut modern yang mengubah jalannya sejarah maritim.</p>
<p>Namun, kekalahan dalam Perang Dunia I membawa Jerman pada keruntuhan total melalui Perjanjian Versailles tahun 1919. Kondisi Jerman setelah perang pertama sangat memprihatinkan; militer mereka dipangkas secara ekstrem hingga hanya tersisa 100.000 personel tanpa pesawat tempur, tank, maupun kapal selam. Secara ekonomi, Jerman hancur akibat hiperinflasi dan beban reparasi perang yang mustahil dibayar, menciptakan ketidakstabilan sosial yang menjadi celah bagi kebangkitan ideologi radikal.</p>
<p>Memasuki era Perang Dunia II, Jerman di bawah rezim Nazi melakukan persenjataan kembali secara ilegal dan masif. Kekuatan militer mereka berevolusi melalui doktrin Blitzkrieg atau perang kilat, yang menggabungkan serangan tank terpusat (Panzer), infanteri bermotor, dan dukungan udara jarak dekat dari Luftwaffe. Kombinasi ini sangat efektif sehingga Jerman mampu menaklukkan Polandia, Prancis, dan sebagian besar Eropa Barat hanya dalam hitungan minggu, sebuah pencapaian yang belum pernah terlihat sebelumnya.</p>
<p>Keunggulan teknologi Jerman pada Perang Dunia II juga mencakup inovasi yang jauh melampaui zamannya. Mereka menciptakan roket balistik pertama di dunia, V-2, serta pesawat jet tempur pertama yang operasional, Messerschmitt Me 262. Di medan darat, tank-tank seperti Tiger dan Panther menjadi momok yang sangat ditakuti oleh pasukan Sekutu karena ketebalan lapis baja dan akurasi meriamnya. Jerman benar-benar mengubah peperangan menjadi sebuah perlombaan teknologi tinggi.</p>
<p>Namun, kekuatan besar ini kembali hancur akibat perang atrisi di dua front yang tidak berkelanjutan. Setelah kekalahan telak di Stalingrad dan pendaratan Normandia, mesin perang Jerman mulai kehabisan sumber daya dan personel. Pada Mei 1945, Jerman menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Kondisi mereka setelah Perang Dunia II jauh lebih buruk daripada perang sebelumnya; seluruh wilayah Jerman diduduki, infrastruktur kota-kota besar rata dengan tanah, dan negara tersebut akhirnya dibelah menjadi dua bagian: Barat dan Timur.</p>
<p>Setelah 1945, Jerman mengalami periode de-militerisasi total. Militer mereka dibubarkan sepenuhnya dan para jenderalnya diadili dalam Pengadilan Nuremberg. Bangsa Jerman dilarang memiliki angkatan bersenjata selama bertahun-tahun sebagai hukuman atas kekejaman perang. Kondisi ini memaksa Jerman untuk fokus sepenuhnya pada pembangunan kembali ekonomi dari nol, yang kemudian dikenal sebagai Wirtschaftswunder atau “Keajaiban Ekonomi”, menjadikannya kekuatan ekonomi nomor satu di Eropa meskipun tanpa kekuatan militer.</p>
<div class="code-block code-block-1" style="margin: 8px 0; clear: both;">
<div class="parallxads">
<div class="parallxads-wrap">
<div class="parallxads-box">
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/jerman-bangkitkan-raksasa-tidur-siapkan-militer-terkuat-sejak-perang-dunia-ii/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter yang Viral karena Pukuli Pasien di Tempat Tidur RS Diskorsing</title>
		<link>https://bnbabel.com/dokter-yang-viral-karena-pukuli-pasien-di-tempat-tidur-rs-diskorsing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 15:37:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Diskorsing]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Pukuli]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bnbabel.com/dokter-yang-viral-karena-pukuli-pasien-di-tempat-tidur-rs-diskorsing/</guid>

					<description><![CDATA[– Dokter yang memukuli pasien di Rumah Sakit Indira Gandhi Medical College (IGMC), Shimla, Negara Bagian Himachal Pradesh, India, diberhentkan sementara dari tugasnya. Video saat sang dokter, diketahu bernama Raghav <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/dokter-yang-viral-karena-pukuli-pasien-di-tempat-tidur-rs-diskorsing/" title="Dokter yang Viral karena Pukuli Pasien di Tempat Tidur RS Diskorsing" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dokter-yang-viral-karena-pukuli-pasien-di-tempat-tidur-rs-diskorsing/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-4906335357990017487" itemprop="articleBody">
<p><b/>  – Dokter yang memukuli pasien di Rumah Sakit Indira Gandhi Medical College (IGMC), Shimla, Negara Bagian Himachal Pradesh, India, diberhentkan sementara dari tugasnya. Video saat sang dokter, diketahu bernama Raghav Narula (31),  memukuli pasien Arjun Panwar (36) yang sedang terbaring di ranjang perawatan viral di media sosial.</p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Pihak berwenang Himachal Pradesh melakukan penyelidikan kriminal terhadap Narula. Tidak main-main, selain viral, kejadian itu memicu perselisihan politik di wilayah tersebut.
</p>
<p>Rekaman video yang beredar luas di media sosial pada Senin (22/12/2025), menunjukkan dokter residen senior di departemen kedokteran paru itu memukuli pasien secara membabi buta.
</p>
<p>Menurut Panwar, konfrontasi dimulai karena perselisihan bahasa. Dia menuduh Narula memanggilnya menggunakan “tu”, bahasa kasar Hindi yang berarti “kamu”, setelah menjalani prosedur bronkoskopi.
</p>
<p>“Saya baru saja menjalani bronkoskopi dan kesulitan bernapas. Ketika saya meminta oksigen, dokter mempertanyakan status perawatan saya,” kata Panwar kepada stasiun televisi NDTV.
</p>
<p>“Saya meminta agar dia berbicara kepada saya dengan sopan, tapi dia malah bersikap konfrontatif. Dia mengklaim saya punya masalah pribadi lalu memukul saya,” ujarnya, melanjutkan.
</p>
<p>Sementara itu Narula membantah melakukan kesalahan dan mengatakan kepada media lokal bahwa dia tidak menyesal telah memukuli Panwar.
</p>
<p>Dia menegaskan menggunakan kata ganti informal dengan cara yang ramah, menunjukkan bahwa pasien tampak familiar. Narula mengklaim pernyataannya jusru disambut dengan pelecehan verbal dan agresi fisik.
</p>
<p>“Anda melihat 10 hingga 15 detik dari perkelahian itu, tapi argumen dimulai 5 hingga 10 menit sebelumnya,” kata Narula, seraya menyebut dirinya hanya membela diri setelah diserang menggunakan batang besi terlebih dulu.
</p>
<p>Asosiasi Dokter Residen IGMC menyatakan dukungan Narula dengan mengklaim pasienlah yang memulai perkelahian dan menggunakan kata-kata kasar terhadap keluarga dokter tersebut.
</p>
<p>Asosiasi tersebut menyerukan penyelidikan yang tidak memihak yang memeriksa keseluruhan kejadian, bukan sekadar cuplikan video yang beredar.
</p>
<p>Kepolisian Shimla mengkonfirmasi bahwa pengaduan pidana telah diajukan terhadap dokter tersebut.
</p>
<p>Sanjeev Kumar Gandhi, Kepala Kepolisian Distrik Shimla, mengatakan para penyelidik sedang meninjau rekam medis dan bukti elektronik.
</p>
<p>“Semua aspek kasus sedang diperiksa, termasuk rekaman video. Tindakan tegas akan diambil sesuai hukum, berdasarkan temuan,” kata Gandhi
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1" type="87404ded4d9afa99c5508c3a-text/javascript"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/dokter-yang-viral-karena-pukuli-pasien-di-tempat-tidur-rs-diskorsing/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Pulas saat Rapat Dirujak Warganet Kinerja Dilaporkan ke Kejagung</title>
		<link>https://bnbabel.com/bos-perumda-tirta-patriot-tidur-pulas-saat-rapat-dirujak-warganet-kinerja-dilaporkan-ke-kejagung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 19:30:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bos]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dirujak]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Patriot]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Pulas]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Saat]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Tirta]]></category>
		<category><![CDATA[Warganet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bos-perumda-tirta-patriot-tidur-pulas-saat-rapat-dirujak-warganet-kinerja-dilaporkan-ke-kejagung/</guid>

					<description><![CDATA[-Upaya penegakan hukum atas dugaan korupsi pengelolaan air di Perumda Tirta Patriot memasuki babak baru. Laporan resmi dari Pemuda Peduli Air Minum Indonesia (PPAMI) mengenai maladministrasi dan dugaan penyimpangan anggaran <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bos-perumda-tirta-patriot-tidur-pulas-saat-rapat-dirujak-warganet-kinerja-dilaporkan-ke-kejagung/" title="Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Pulas saat Rapat Dirujak Warganet Kinerja Dilaporkan ke Kejagung" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bos-perumda-tirta-patriot-tidur-pulas-saat-rapat-dirujak-warganet-kinerja-dilaporkan-ke-kejagung/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div id="post-body-5218245703250776803" itemprop="articleBody">
<p><b/> -Upaya penegakan hukum atas dugaan korupsi pengelolaan air di Perumda Tirta Patriot memasuki babak baru. </p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Laporan resmi dari Pemuda Peduli Air Minum Indonesia (PPAMI) mengenai maladministrasi dan dugaan penyimpangan anggaran perusahaan daerah tersebut telah didisposisikan resmi oleh Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
</p>
<p>Hal ini menandai bahwa perkara ini masuk radar penyidik dan berada dalam proses pendalaman di Kejagung.
</p>
<p>Namun di tengah sorotan hukum itu, publik kembali digegerkan oleh perilaku Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, yang tertangkap kamera sedang tertidur ketika Pansus 8 DPRD Kota Bekasi menggelar rapat pembahasan Raperda Penyertaan Modal Tahun Anggaran 2026.
</p>
<p>Momen viral itu dianggap sebagai gambaran tentang lemahnya keseriusan manajemen perusahaan dalam menghadapi persoalan krusial yang sedang menyeret mereka ke meja hukum.
</p>
<p>Dilansir dari akun Instagram gobekasi.official, Ali Imam terlihat pulas tertidur saat rapat dengan DPRD. Praktis tindakan itu langsung menjadi bulan-bulanan warganet.
</p>
<p>“Woeyyy Bapak yg terhormat trimakasih kiriman air pamnya sampai rumah saya hari ini lumayan keruh,lebih baik dari hari” sebelumnya warnanya kyak di campur susu coklat,semoga Anda tertidur pulas dan tidak terbangun lagi,semoga Allah menerima amal perbuatannya,” tulis pemilik akun @budiantowahyu92.
</p>
<p>“Lanjutkan tidurnya, Pak. Lanjutkan di rumahkan lbh nyaman,” timpal akun @sablonplastikbekasi.
</p>
<p>Bahkan beberapa warganet juga meminta agar Dirut Perumda dipecat.
</p>
<p>“Pecat kata gw mah,” tulis akun @friyansyahyusuf.
</p>
<p>“Pecat lgsung bukan di evaluasi,” timpal akun @frhnoktri.
</p>
<p>Terkait itu, Ketua Umum PPAMI, Garisah Indarul Haq, menyebut bahwa dua peristiwa besar yang terjadi bersamaan ini memperkuat pentingnya pengawasan publik dan penegakan hukum.
</p>
<p>“Air pelanggan TMS, temuan BPK jelas, hasil lab PAM Jaya menguatkan. Anggaran pengelolaan air besar, tetapi yang diterima warga justru air kotor. Sekarang dirutnya tertidur saat rapat pembahasan penyertaan modal. Ini bukan sekadar buruknya manajemen, ini tanda ada sesuatu yang sangat tidak sehat di tubuh perusahaan,” ujar Garisah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 29 November 2025.
</p>
<p>Ia menegaskan bahwa PPAMI akan terus mengawal proses hukum yang kini sedang masuk tahap pendalaman di Pidsus Kejagung.
</p>
<p>“Disposisi Pidsus berarti laporan kami sudah naik meja dan sedang diperiksa isinya. Publik butuh kepastian, bukan drama kantor. Kami meminta kasus ini diproses secara tegas, transparan, dan tanpa intervensi,” tegasnya.
</p>
<p>Dengan kasus sudah di Pidsus, publik kini menunggu langkah tegas berikutnya: apakah penyidik akan meningkatkan status laporan ini ke tahap penyidikan, atau hanya berhenti pada klarifikasi administratif.
</p>
<p>Laporan itu bukan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, warga pelanggan Tirta Patriot mengeluhkan air keruh, berbau, bahkan tidak jarang menimbulkan iritasi. Pengaduan itu diperkuat oleh hasil uji laboratorium PAM Jaya terhadap sampel air yang disampaikan langsung oleh PPAMI, serta temuan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan kinerja 2020-2022, yang menyebutkan sejumlah parameter air pelanggan TMS (Tidak Memenuhi Syarat).
</p>
<p>Kondisi air yang bermasalah ini kontras dengan biaya pengelolaan air yang terus meningkat, sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan Perumda Tirta Patriot tahun 2023. Besarnya anggaran operasional tidak sejalan dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya penyimpangan penggunaan anggaran negara.
</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi mencoba untuk menghubungi pihak Perumda Tirta Patriot untuk dimintai klarifikasi namun belum mendapat respons.
</p>
</div>
<p><script src="https://connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"></script><br />
<br /><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bos-perumda-tirta-patriot-tidur-pulas-saat-rapat-dirujak-warganet-kinerja-dilaporkan-ke-kejagung/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak bisa tidur? Anda Tidak Sendirian, Namun Para Ahli Memperingatkan Terhadap “Perbaikan” Umum Ini</title>
		<link>https://bnbabel.com/tidak-bisa-tidur-anda-tidak-sendirian-namun-para-ahli-memperingatkan-terhadap-perbaikan-umum-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 04:37:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[memperingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Namun]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[sendirian]]></category>
		<category><![CDATA[terhadap]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tidak-bisa-tidur-anda-tidak-sendirian-namun-para-ahli-memperingatkan-terhadap-perbaikan-umum-ini/</guid>

					<description><![CDATA[Lebih dari satu dari lima orang dewasa muda mengatakan mereka menggunakan ganja atau alkohol untuk membantu mereka tertidur. Penelitian terbaru dari Studi Panel Monitoring Masa Depan (MTF) tahunan Universitas Michigan, <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tidak-bisa-tidur-anda-tidak-sendirian-namun-para-ahli-memperingatkan-terhadap-perbaikan-umum-ini/" title="Tidak bisa tidur? Anda Tidak Sendirian, Namun Para Ahli Memperingatkan Terhadap “Perbaikan” Umum Ini" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tidak-bisa-tidur-anda-tidak-sendirian-namun-para-ahli-memperingatkan-terhadap-perbaikan-umum-ini/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Lebih dari satu dari lima orang dewasa muda mengatakan mereka menggunakan ganja atau alkohol untuk membantu mereka tertidur. Penelitian terbaru dari Studi Panel Monitoring Masa Depan (MTF) tahunan Universitas Michigan, yang didukung oleh Institut Nasional Penyalahgunaan Narkoba, menemukan bahwa 22% orang dewasa muda AS yang berusia antara 19 dan 30 tahun menggunakan (&#8230;)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b></p>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tidak-bisa-tidur-anda-tidak-sendirian-namun-para-ahli-memperingatkan-terhadap-perbaikan-umum-ini/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para ilmuwan mengekspos bagaimana perumahan dan perjalanan mencuri tidur</title>
		<link>https://bnbabel.com/para-ilmuwan-mengekspos-bagaimana-perumahan-dan-perjalanan-mencuri-tidur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 11:30:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Mencuri]]></category>
		<category><![CDATA[Mengekspos]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/para-ilmuwan-mengekspos-bagaimana-perumahan-dan-perjalanan-mencuri-tidur/</guid>

					<description><![CDATA[Di Tokyo, para ilmuwan telah menemukan bahwa semakin lama Anda bepergian dan semakin kecil rumah Anda, semakin besar kemungkinan Anda berjuang dengan insomnia. Studi ini menyoroti pertukaran perkotaan yang kuat: <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-mengekspos-bagaimana-perumahan-dan-perjalanan-mencuri-tidur/" title="Para ilmuwan mengekspos bagaimana perumahan dan perjalanan mencuri tidur" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-mengekspos-bagaimana-perumahan-dan-perjalanan-mencuri-tidur/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<div class="gmr-banner-beforecontent"></div>
<p>Di Tokyo, para ilmuwan telah menemukan bahwa semakin lama Anda bepergian dan semakin kecil rumah Anda, semakin besar kemungkinan Anda berjuang dengan insomnia. Studi ini menyoroti pertukaran perkotaan yang kuat: kenyamanan hidup kota versus istirahat yang dalam yang dibutuhkan tubuh kita. Solusi perumahan dan perjalanan yang lebih cerdas bisa menjadi kunci untuk meningkatkan kesehatan tidur (…)</p>
<p><b>RisalahPos.com Network</b>
</p>
<div class="gmr-banner-aftercontent text-center"></div>
<p>			<!-- .entry-footer -->
		</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/para-ilmuwan-mengekspos-bagaimana-perumahan-dan-perjalanan-mencuri-tidur/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidur yang hilang mungkin meninggalkan racun berbahaya yang bersembunyi di otak</title>
		<link>https://bnbabel.com/tidur-yang-hilang-mungkin-meninggalkan-racun-berbahaya-yang-bersembunyi-di-otak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 10:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[bersembunyi]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Mungkin]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Racun]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/tidur-yang-hilang-mungkin-meninggalkan-racun-berbahaya-yang-bersembunyi-di-otak/</guid>

					<description><![CDATA[Para ilmuwan telah menemukan jaringan pembuangan limbah otak itu sendiri, yang dikenal sebagai sistem glymphatic, yang tampaknya paling aktif saat kita tidur. Kredit: Shutterstock Tidur dapat meningkatkan kemampuan otak untuk <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/tidur-yang-hilang-mungkin-meninggalkan-racun-berbahaya-yang-bersembunyi-di-otak/" title="Tidur yang hilang mungkin meninggalkan racun berbahaya yang bersembunyi di otak" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tidur-yang-hilang-mungkin-meninggalkan-racun-berbahaya-yang-bersembunyi-di-otak/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_494966" aria-describedby="caption-attachment-494966" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-494966" class="wp-caption-text">Para ilmuwan telah menemukan jaringan pembuangan limbah otak itu sendiri, yang dikenal sebagai sistem glymphatic, yang tampaknya paling aktif saat kita tidur. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Tidur dapat meningkatkan kemampuan otak untuk menghilangkan limbah berbahaya. Tidur yang buruk atau terganggu bisa meningkatkan risiko demensia.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Otak memiliki sistemnya sendiri untuk menghilangkan limbah, yang dikenal sebagai sistem glymphatic, yang diyakini menjadi lebih aktif selama tidur.
</p>
<p>Ketika tidur terganggu, proses pembersihan ini mungkin terganggu, memperlambat penghapusan racun dan produk limbah lainnya dari otak. Para peneliti menyarankan bahwa akumulasi racun tersebut karena tidur yang tidak memadai dapat berkontribusi pada risiko demensia yang lebih tinggi.
</p>
<p>Ketidakpastian tetap tentang bagaimana tepatnya sistem glymphatic berfungsi pada manusia, karena banyak bukti saat ini berasal dari studi tikus. Namun, temuan ini meningkatkan kemungkinan bahwa tidur yang lebih baik dapat meningkatkan pembersihan zat berbahaya di otak dan dengan demikian menurunkan risiko demensia.
</p>
<p>Inilah yang dipahami oleh para peneliti tentang bidang studi yang sedang berkembang ini.
</p>
<h4>Mengapa Limbah Penting</h4>
<p>Semua sel dalam tubuh menghasilkan limbah. Di luar otak, sistem limfatik menghilangkan bahan ini dengan membawanya dari ruang antar sel ke dalam aliran darah melalui jaringan pembuluh.
</p>
<p>Otak, bagaimanapun, tidak memiliki pembuluh limfatiknya sendiri. Sampai sekitar 12 tahun yang lalu, para ilmuwan tidak tahu bagaimana otak menangani limbahnya. Itu berubah dengan penemuan sistem glymphatic, yang digambarkan sebagai mekanisme yang “menyiram” racun dari otak.
</p>
<p>Cairan serebrospinal, yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, memainkan peran sentral dalam proses ini. Cairan mengalir di sekitar pembuluh darah di otak, kemudian bergerak ke ruang di antara sel -sel otak, di mana ia mengumpulkan limbah sebelum menguras melalui pembuluh darah besar.
</p>
<p>Studi pada tikus kemudian menunjukkan bahwa sistem glymphatic menjadi paling aktif selama tidur, dengan pembuangan limbah meningkat secara nyata pada waktu itu.
</p>
<p>Salah satu zat yang dibersihkan melalui sistem ini adalah protein amiloid beta (Aβ). Ketika Aβ menumpuk di otak, ia dapat membentuk plak. Bersamaan dengan kusut protein lain, tau, ditemukan di neuron, plak ini adalah fitur utama dari <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="cmtt_44d955d660610a76fe199b3479668107" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Alzheimer</span> penyakit, bentuk demensia yang paling umum.
</p>
<p>Pada manusia dan tikus, penelitian telah menunjukkan bahwa kadar Aβ yang terdeteksi dalam cairan serebrospinal meningkat ketika terjaga dan kemudian dengan cepat jatuh selama tidur.
</p>
<p>Tetapi baru -baru ini, penelitian lain (pada tikus) menunjukkan sebaliknya – menunjukkan sistem glymphatic lebih aktif di siang hari. Para peneliti sedang memperdebatkan apa yang mungkin menjelaskan temuan tersebut.
</p>
<p>Jadi kita masih memiliki beberapa cara untuk pergi sebelum kita dapat mengatakan dengan tepat bagaimana sistem glymphatic bekerja – pada tikus atau manusia – untuk membersihkan otak racun yang mungkin meningkatkan risiko demensia.
</p>
<h4>Apakah ini terjadi pada manusia juga?</h4>
<p>Kita tahu tidur nyenyak bagi kita, terutama kesehatan otak kita. Kita semua sadar akan efek jangka pendek dari kurang tidur pada kemampuan otak kita untuk berfungsi, dan kita tahu tidur membantu meningkatkan ingatan.
</p>
<p>Dalam satu percobaan, satu malam satu malam kurang tidur kurang tidur pada orang dewasa yang sehat meningkatkan jumlah Aβ di hippocampus, area otak yang terlibat dalam penyakit Alzheimer. Ini menunjukkan tidur dapat mempengaruhi pembersihan Aβ dari otak manusia, mendukung gagasan bahwa sistem glymphatic manusia lebih aktif saat kita tidur.
</p>
<p>Ini juga menimbulkan pertanyaan apakah tidur yang baik dapat menyebabkan pembersihan racun yang lebih baik seperti Aβ dari otak, dan jadi menjadi target potensial untuk mencegah demensia.
</p>
<h4>Bagaimana dengan apnea tidur atau insomnia?</h4>
<p>Yang kurang jelas adalah apa yang terganggu tidur jangka panjang, misalnya jika seseorang memiliki gangguan tidur, berarti kemampuan tubuh untuk membersihkan Aβ dari otak.
</p>
<p>Sleep apnea adalah gangguan tidur umum ketika pernapasan seseorang berhenti beberapa kali saat mereka tidur. Hal ini dapat menyebabkan kurang tidur kronis (jangka panjang), dan mengurangi oksigen dalam darah. Keduanya mungkin terlibat dalam akumulasi racun di otak.
</p>
<p>Sleep apnea juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia. Dan kita sekarang tahu bahwa setelah orang dirawat karena apnea tidur lebih banyak Aβ dibersihkan dari otak.
</p>
<p>Insomnia adalah ketika seseorang mengalami kesulitan tertidur dan/atau tetap tidur. Ketika ini terjadi dalam jangka panjang, ada juga peningkatan risiko demensia. Namun, kami tidak tahu efek mengobati insomnia pada racun yang terkait dengan demensia.
</p>
<p>Jadi sekali lagi, masih terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti bahwa mengobati gangguan tidur mengurangi risiko demensia Anda karena berkurangnya kadar racun di otak.
</p>
<h4>Jadi di mana ini meninggalkan kita?</h4>
<p>Secara kolektif, studi ini menunjukkan kualitas tidur yang cukup baik penting untuk otak yang sehat, dan khususnya untuk membersihkan racun yang terkait dengan demensia dari otak.
</p>
<p>Tapi kami masih belum tahu jika <em>merawat</em> Gangguan tidur atau meningkatkan tidur lebih luas mempengaruhi kemampuan otak untuk menghilangkan racun, dan apakah ini mengurangi risiko demensia. Ini adalah seorang peneliti daerah, termasuk kami, sedang bekerja secara aktif.
</p>
<p>Sebagai contoh, kami menyelidiki konsentrasi Aβ dan tau yang diukur dalam darah di seluruh siklus tidur 24 jam pada orang dengan sleep apnea, pengobatan dan mati, untuk lebih memahami bagaimana sleep apnea mempengaruhi pembersihan otak.
</p>
<p>Para peneliti juga mencari potensi untuk mengobati insomnia dengan kelas obat yang dikenal sebagai antagonis reseptor orexin untuk melihat apakah ini mempengaruhi pembersihan Aβ dari otak.
</p>
<h4>Jika Anda khawatir</h4>
<p>Ini adalah bidang yang muncul dan kami belum memiliki semua jawaban tentang hubungan antara tidur yang terganggu dan demensia, atau apakah tidur yang lebih baik dapat meningkatkan sistem glymphatic dan karenanya mencegah penurunan kognitif.
</p>
<p>Jadi, jika Anda khawatir tentang tidur atau kognisi Anda, silakan temui dokter Anda.
</p>
<p>Diadaptasi dari artikel yang awalnya diterbitkan dalam percakapan.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/tidur-yang-hilang-mungkin-meninggalkan-racun-berbahaya-yang-bersembunyi-di-otak/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan tidur umum ini juga dapat melindungi otak Anda dari Alzheimer</title>
		<link>https://bnbabel.com/bantuan-tidur-umum-ini-juga-dapat-melindungi-otak-anda-dari-alzheimer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 20:52:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Juga]]></category>
		<category><![CDATA[Melindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/bantuan-tidur-umum-ini-juga-dapat-melindungi-otak-anda-dari-alzheimer/</guid>

					<description><![CDATA[Bantuan tidur yang akrab dan disetujui FDA memulihkan tidur yang lebih sehat dan kerusakan otak yang digerakkan oleh tau pada tikus model Alzheimer, menunjuk ke sirkuit tidur sebagai tuas terhadap <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/bantuan-tidur-umum-ini-juga-dapat-melindungi-otak-anda-dari-alzheimer/" title="Bantuan tidur umum ini juga dapat melindungi otak Anda dari Alzheimer" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bantuan-tidur-umum-ini-juga-dapat-melindungi-otak-anda-dari-alzheimer/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_479181" aria-describedby="caption-attachment-479181" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-479181" class="wp-caption-text">Bantuan tidur yang akrab dan disetujui FDA memulihkan tidur yang lebih sehat dan kerusakan otak yang digerakkan oleh tau pada tikus model Alzheimer, menunjuk ke sirkuit tidur sebagai tuas terhadap neurodegenerasi. Dengan memblokir pensinyalan orexin, obat ini mengurangi tau dan peradangan abnormal, suatu pendekatan yang dapat melengkapi terapi anti-amiloid. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Lemborexant dan obat tidur serupa menunjukkan potensi untuk mengobati gangguan terkait tau, termasuk <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Alzheimer’s&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Alzheimer's disease is a progressive neurological disorder that primarily affects older adults, leading to memory loss, cognitive decline, and behavioral changes. It is the most common cause of dementia. The disease is characterized by the buildup of amyloid plaques and tau tangles in the brain, which disrupt cell function and communication. There is currently no cure, and treatments focus on managing symptoms and improving quality of life.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Alzheimer</span> penyakit.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Penelitian baru dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis menunjukkan bahwa obat tidur yang umum digunakan dapat mengembalikan pola tidur normal dan tikus perisai dari kerusakan otak yang terkait dengan kondisi neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer. Obat, lemoreksant, menghalangi penumpukan bentuk abnormal protein tau di otak, sehingga mengurangi peradangan dan cedera seluler yang biasanya disebabkan oleh tau di Alzheimer.
</p>
<p>Temuan menunjukkan bahwa lemoreksan, bersama dengan obat-obatan lain yang bertindak dengan cara yang sama, dapat menjanjikan untuk mengobati atau mencegah kerusakan terkait tau pada beberapa gangguan neurodegeneratif, termasuk penyakit Alzheimer, sindrom supranuklear progresif, sindrom kortikobasal, dan bentuk-bentuk tertentu dari deminsia frontotemporal.
</p>
<p>Studi ini baru -baru ini diterbitkan di jurnal <em>Neuroscience Alam.</em>
</p>
<h4>Menghubungkan kehilangan tidur dan penumpukan tau</h4>
<p>“Kami sudah lama tahu bahwa kehilangan tidur adalah faktor risiko penyakit Alzheimer,” kata penulis senior David M. Holtzman, MD, Barbara Burton dan Reuben M. Morriss III Profesor Neurologi Terhormat di Washu Medicine. “Dalam penelitian baru ini, kami telah menunjukkan bahwa lemoreksan meningkatkan tidur dan mengurangi tau abnormal, yang tampaknya menjadi pendorong utama kerusakan neurologis yang kami lihat dalam Alzheimer dan beberapa gangguan terkait. Kami berharap temuan ini akan menyebabkan studi lebih lanjut tentang obat tidur ini dan pengembangan terapi baru yang mungkin lebih efektif daripada sendiri atau lebih efektif daripada sendiri atau sendirian dalam kombinasi saat ini.
</p>
<p>“Antibodi terhadap amiloid yang sekarang kami gunakan untuk merawat pasien dengan demensia Alzheimer yang lebih awal sangat membantu, tetapi mereka tidak memperlambat penyakit sebanyak yang kami inginkan,” tambahnya. “Kami membutuhkan cara untuk mengurangi penumpukan tau yang abnormal dan peradangannya yang menyertainya, dan jenis bantuan tidur ini layak untuk dilihat lebih jauh. Kami tertarik apakah mengejar amiloid dan tau dengan kombinasi terapi bisa lebih efektif dalam memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit ini.”
</p>
<h4>Menguji Lemborexant dalam Model Tikus</h4>
<p>Holtzman dan rekan -rekannya adalah yang pertama menunjukkan bahwa tidur yang buruk adalah faktor risiko penyakit Alzheimer, terkait erat dengan penumpukan protein seperti amiloid dan tau. Dalam penelitian sebelumnya menggunakan tikus yang secara genetik cenderung mengembangkan deposit protein ini, mereka menunjukkan bahwa kehilangan tidur mempercepat penumpukan ini. Penelitian terbaru mereka mengungkapkan bahwa meningkatkan tidur pada tikus -tikus ini dengan kusut tau yang berkurang dan menurunkan tingkat kematian sel saraf yang biasanya terkait dengan penyakit Alzheimer.</p>
<figure id="attachment_491976" aria-describedby="caption-attachment-491976" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491976" class="wp-caption-text">Sebuah studi baru oleh peneliti kedokteran Washu menunjukkan bahwa alat bantu lemoreksan dan tidur yang bekerja dengan cara yang sama dapat membantu mengobati atau mencegah kerusakan yang disebabkan oleh penumpukan protein tau yang berbahaya dalam berbagai penyakit neurodegeneratif, termasuk Alzheimer. Ditampilkan adalah penampang jaringan otak dari dua tikus yang secara genetik rentan terhadap akumulasi tau. Pengobatan dengan lemborexant (kanan) menghasilkan volume yang lebih besar di hippocampus (spiral ungu sentral), penting untuk memori, dan celah yang lebih kecil dalam jaringan otak (ruang putih) dibandingkan tanpa pengobatan (kiri). Kredit: Kedokteran Samira Parhizkar/Washu</figcaption></figure>
</p>
<p>Protein tau terakumulasi di otak dalam beberapa gangguan neurologis, termasuk Alzheimer, di mana ia memicu peradangan dan degenerasi neuron. Tim Holtzman, dengan Samira Parhizkar, PhD, sebagai penulis pertama, menyelidiki Lemborexant sebagian karena menargetkan daerah otak yang sangat rentan terhadap penumpukan tau yang abnormal. Yang penting, itu tidak mengganggu koordinasi motorik, masalah yang sering diangkat ketika mempertimbangkan obat tidur untuk orang dengan demensia.
</p>
<h4>Mekanisme aksi dan perbandingan</h4>
<p>Lemborexant termasuk dalam kelas tiga obat tidur yang disetujui FDA yang bertindak sebagai antagonis reseptor orexin. Orexins adalah protein kecil yang mengatur tidur dengan mengikat reseptor pada permukaan sel. Dengan memblokir kedua jenis reseptor orexin (1 dan 2), lemborexant mengganggu aktivitas orexin, mempengaruhi siklus tidur-bangun dan proses terkait seperti regulasi nafsu makan.
</p>
<p>Perusahaan farmasi Eisai menyediakan Lemborexant untuk studi ini sebagai bagian dari kolaborasi penelitian dengan Washu Medicine yang berfokus pada pengembangan perawatan inovatif untuk penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan penyakit neurodegeneratif lainnya.
</p>
<p>Pada tikus yang secara genetik rentan terhadap penumpukan tau yang berbahaya, lemborexant mengurangi kerusakan otak dibandingkan dengan tikus kontrol. Sebagai contoh, mereka yang menerima lemoreksan menunjukkan volume 30% hingga 40% lebih besar di hippocampus – bagian dari otak yang penting untuk membentuk ingatan – dibandingkan dengan tikus kontrol dan mereka yang menerima obat tidur yang berbeda, Zolpidem, yang termasuk dalam kelas obat yang berbeda. Zolpidem meningkatkan tidur tetapi tidak memiliki efek perlindungan terhadap akumulasi tau di otak yang terlihat dengan lemoreksan, menunjukkan bahwa jenis bantuan tidur – antagonis reseptor orexin – adalah kunci dalam menghasilkan efek neuroprotektif. Para peneliti juga menemukan bahwa efek menguntungkan hanya terlihat pada tikus jantan, yang masih mereka pahami.
</p>
<p>Tau normal penting dalam mempertahankan struktur dan fungsi neuron. Saat sehat, ia membawa sejumlah kecil tag kimia yang disebut gugus fosfat. Tetapi ketika Tau mengambil terlalu banyak tag kimia ini, itu dapat menggumpal bersama, yang menyebabkan peradangan dan kematian sel saraf. Para penulis menemukan bahwa dengan memblokir reseptor orexin, Lemborexant mencegah kelebihan tag ditambahkan ke Tau, membantu Tau mempertahankan perannya yang sehat di otak.
</p>
<p>Holtzman mengatakan timnya terus mengeksplorasi alasan efek neuroprotektif pengobatan LemboreSant hanya terlihat pada tikus jantan. Dia berspekulasi bahwa perbedaan jenis kelamin bisa disebabkan oleh pengamatan bahwa tikus betina dengan kecenderungan genetik yang sama terhadap akumulasi tau mengembangkan neurodegenerasi yang kurang parah dibandingkan dengan tikus jantan. Dengan lebih sedikit kerusakan untuk memulai, efek menguntungkan potensial dari obat ini bisa lebih kecil dan lebih sulit dideteksi.
</p>
<p>Reference: “Lemborexant ameliorates tau-mediated sleep loss and neurodegeneration in males in a mouse model of tauopathy” by Samira Parhizkar, Xin Bao, Wei Chen, Nicholas Rensing, Yun Chen, Michal Kipnis, Sihui Song, Grace Gent, Eric Tycksen, Melissa Manis, Choonghee Lee, Javier Remolina Serrano, Megan E. Bosch, Emily Franke, Carla M. Yuede, Eric C. Landsness, Michael Wong dan David M. Holtzman, 27 Mei 2025, <i>Neuroscience Alam</i>.<br />Dua: 10.1038/S41593-025-01966-7
</p>
<p>Pekerjaan ini didukung oleh <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;National Institutes of Health&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The National Institutes of Health (NIH) is the primary agency of the United States government responsible for biomedical and public health research. Founded in 1887, it is a part of the U.S. Department of Health and Human Services. The NIH conducts its own scientific research through its Intramural Research Program (IRP) and provides major biomedical research funding to non-NIH research facilities through its Extramural Research Program. With 27 different institutes and centers under its umbrella, the NIH covers a broad spectrum of health-related research, including specific diseases, population health, clinical research, and fundamental biological processes. Its mission is to seek fundamental knowledge about the nature and behavior of living systems and the application of that knowledge to enhance health, lengthen life, and reduce illness and disability.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Institut Kesehatan Nasional</span> (NIH), nomor hibah P01NS074969, RF1NS090934 dan RF1AG061776; Yayasan JPB; Asosiasi Alzheimer, nomor hibah AARF-21-850865; Yayasan Rainwater, dan Cobras Feldman Fellowship.
</p>
<p>Holtzman adalah penemu paten yang dilisensikan oleh Universitas Washington untuk diagnostik C2N tentang penggunaan terapeutik antibodi anti-TAU. Holtzman didorong dan berada di Dewan Penasihat Ilmiah C2N Diagnostik.<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/bantuan-tidur-umum-ini-juga-dapat-melindungi-otak-anda-dari-alzheimer/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produk ganja menunjukkan manfaat tidur jangka panjang</title>
		<link>https://bnbabel.com/produk-ganja-menunjukkan-manfaat-tidur-jangka-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 21:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jangka]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Menunjukkan]]></category>
		<category><![CDATA[Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/produk-ganja-menunjukkan-manfaat-tidur-jangka-panjang/</guid>

					<description><![CDATA[Ganja dapat menawarkan bantuan tidur dan kecemasan yang langgeng bagi orang -orang yang berjuang melawan insomnia kronis. Kredit: scitechdaily.com Sebuah studi jangka panjang menunjukkan bahwa perawatan medis berbasis ganja dapat <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/produk-ganja-menunjukkan-manfaat-tidur-jangka-panjang/" title="Produk ganja menunjukkan manfaat tidur jangka panjang" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/produk-ganja-menunjukkan-manfaat-tidur-jangka-panjang/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_492845" aria-describedby="caption-attachment-492845" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-492845" class="wp-caption-text">Ganja dapat menawarkan bantuan tidur dan kecemasan yang langgeng bagi orang -orang yang berjuang melawan insomnia kronis. Kredit: scitechdaily.com</figcaption></figure>
<p><strong>Sebuah studi jangka panjang menunjukkan bahwa perawatan medis berbasis ganja dapat membawa bantuan abadi bagi orang-orang dengan insomnia kronis.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p><em>Lebih dari 18 bulan, pasien melaporkan tidak hanya tidur yang lebih baik tetapi juga mengurangi kecemasan, lebih sedikit depresi, dan bahkan tingkat nyeri yang lebih rendah. Efek samping ringan dan sementara untuk sebagian besar, membuat <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;cannabis&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Cannabis, commonly known as marijuana, is a psychoactive plant that has been used both recreationally and medicinally for thousands of years. The plant originates from Central Asia and is characterized by its broad leaves and a glandular hairs known as trichomes, which contain cannabinoids—chemical compounds that interact with the body's endocannabinoid system. The most well-known cannabinoids are tetrahydrocannabinol (THC), which is primarily responsible for the plant's psychoactive effects, and cannabidiol (CBD), which is non-psychoactive and has been studied for its potential therapeutic effects.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">ganja</span> Alternatif potensial di mana obat tidur tradisional gagal.</em>
</p>
<h4>Produk berbasis ganja menunjukkan janji</h4>
<p>Orang yang hidup dengan insomnia yang menggunakan perawatan medis berbasis ganja melaporkan tidur lebih baik selama 18 bulan, menurut penelitian yang diterbitkan 27 Agustus di jurnal akses terbuka <em>PLOS Kesehatan Mental</em>. Penelitian ini dipimpin oleh Arushika Aggarwal <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;Imperial College London&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Imperial College London is one of the world’s leading science and technology universities, known for excellence in medicine, engineering, physics, and computing. Located in South Kensington, it collaborates with organizations like CERN, WHO, and NASA. The university plays a prominent role in climate science, vaccine development, and AI research.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Imperial College London</span>Inggris, bersama dengan rekan -rekannya.
</p>
<p>Masalah tidur mempengaruhi sekitar satu dari tiga orang, dan sekitar 10 persen orang dewasa memenuhi kriteria untuk gangguan insomnia. Pilihan pengobatan standar seringkali sulit diakses, dan obat -obatan yang disetujui untuk insomnia membawa risiko ketergantungan.
</p>
<p>Untuk mengeksplorasi apakah terapi berbasis ganja dapat meringankan insomnia, para peneliti meninjau hasil dari 124 pasien yang diresepkan ganja medis. Mereka melacak perubahan dalam kualitas tidur yang dilaporkan, tingkat kecemasan dan depresi, dan kualitas hidup secara keseluruhan selama satu hingga 18 bulan perawatan.
</p>
<h4>Manfaat tidur dan kesehatan mental yang langgeng</h4>
<p>Pasien secara konsisten melaporkan tidur yang lebih baik selama periode 18 bulan. Mereka juga mencatat berkurangnya kecemasan dan depresi, bersama dengan tingkat rasa sakit yang lebih rendah. Sekitar sembilan persen mengalami efek samping seperti kelelahan, mulut kering, atau insomnia, tetapi tidak ada yang dianggap serius. Sementara uji coba terkontrol acak yang lebih ketat diperlukan untuk mengkonfirmasi keamanan dan efektivitas, hasilnya menunjukkan bahwa produk medis berbasis ganja dapat menyediakan jalan baru untuk meningkatkan tidur di antara orang-orang dengan insomnia kronis.
</p>
<p>Co-author Dr. Simon Erridge, Research Director at Curaleaf Clinic, explained: “Over an 18-month period, our study showed that treatment for insomnia with cannabis-based medicinal products was associated with sustained improvements in subjective sleep quality and anxiety symptoms. These findings support the potential role of medical cannabis as a medical option where conventional treatments have proven ineffective, though further randomised trials are needed to confirm long-term efficacy.”
</p>
<h4>Pentingnya Pemantauan Jangka Panjang</h4>
<p>Dia menambahkan: “Melakukan studi jangka panjang ini memberikan bukti dunia nyata yang berharga tentang hasil pasien yang melampaui apa yang biasanya kita lihat dalam uji coba jangka pendek. Sangat menarik untuk mengamati tanda-tanda toleransi potensial dari waktu ke waktu, yang menyoroti pentingnya pemantauan berkelanjutan dan rencana perawatan individual.”
</p>
<p>Referensi: “UK Medical Cannabis Registry: Hasil Klinis untuk Insomnia” oleh Arushika Aggarwal, Simon Erridge, Isaac Cowley, Lilia Evans, Madhur Varadpande, Evone Clark, Ross Comeomer, Ross Comeomer, James J. Rucker, Mark W. Weathalll dan Mikael H. Soder H. Soder H. Soder H. H. H. H. H. H. H. H. <i>PLOS Kesehatan Mental</i>.<br />Doi: 10.1371/journal.pmen.0000390<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/produk-ganja-menunjukkan-manfaat-tidur-jangka-panjang/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa kita perlu tidur? Ilmuwan Oxford melacak jawaban untuk mitokondria</title>
		<link>https://bnbabel.com/mengapa-kita-perlu-tidur-ilmuwan-oxford-melacak-jawaban-untuk-mitokondria/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 04:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Melacak]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa]]></category>
		<category><![CDATA[Mitokondria]]></category>
		<category><![CDATA[Oxford]]></category>
		<category><![CDATA[Perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/mengapa-kita-perlu-tidur-ilmuwan-oxford-melacak-jawaban-untuk-mitokondria/</guid>

					<description><![CDATA[Ilmuwan Oxford telah menemukan bahwa tidur dapat dipicu oleh kebocoran energi kecil di mitokondria sel otak, menunjukkan istirahat malam kami adalah mekanisme keamanan vital untuk catu daya tubuh. Kredit: Saham <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/mengapa-kita-perlu-tidur-ilmuwan-oxford-melacak-jawaban-untuk-mitokondria/" title="Mengapa kita perlu tidur? Ilmuwan Oxford melacak jawaban untuk mitokondria" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-kita-perlu-tidur-ilmuwan-oxford-melacak-jawaban-untuk-mitokondria/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_453184" aria-describedby="caption-attachment-453184" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-453184" class="wp-caption-text">Ilmuwan Oxford telah menemukan bahwa tidur dapat dipicu oleh kebocoran energi kecil di mitokondria sel otak, menunjukkan istirahat malam kami adalah mekanisme keamanan vital untuk catu daya tubuh. Kredit: Saham</figcaption></figure>
<p><strong>Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa penumpukan metabolisme dalam sel otak khusus adalah yang memicu kebutuhan untuk tidur.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Tidur dapat berfungsi lebih dari sekadar istirahat untuk pikiran; Ini juga dapat berfungsi sebagai pemeliharaan penting untuk sistem energi tubuh. Studi baru dari <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;University of Oxford&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;The University of Oxford is the oldest university in the English-speaking world and one of the most prestigious institutions globally. It has a distinguished record in scientific innovation, from early astronomical observations to modern vaccine development. Oxford is a leader in quantum computing, AI ethics, and biomedical research, with dozens of cutting-edge departments and institutes. Its global collaborations include CERN, WHO, and the UN.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">Universitas Oxford</span> peneliti, diterbitkan di <em>Alam,</em> menunjukkan bahwa dorongan untuk tidur disebabkan oleh stres listrik yang menumpuk dalam struktur kecil penghasil energi sel otak.
</p>
<p>Temuan ini memberikan penjelasan fisik yang konkret untuk kebutuhan biologis untuk tidur dan memiliki potensi untuk membentuk kembali pemikiran ilmiah tentang tidur, penuaan, dan gangguan neurologis.
</p>
<h4>Mitokondria dan ketidakseimbangan energi</h4>
<p>Tim peneliti, yang dipimpin oleh Profesor Gero Miesenböck dari Departemen Fisiologi, Anatomi dan Genetika (DPAG) dan Dr. Raffaele Sarnataro di Pusat Sirkuit dan Perilaku Saraf Oxford, menemukan bahwa tidur dipicu ketika otak merespons ketidakseimbangan energi yang halus. Peran sentral terletak pada mitokondria, organel mikroskopis yang mengubah oksigen dan makanan menjadi energi yang dapat digunakan.
</p>
<p>Pada neuron regulasi tidur tertentu yang dipelajari dalam lalat buah, mitokondria yang menjadi kelebihan beban mulai membocorkan elektron. Kebocoran ini menghasilkan produk sampingan berbahaya yang disebut oksigen reaktif <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;species&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;A species is a group of living organisms that share a set of common characteristics and are able to breed and produce fertile offspring. The concept of a species is important in biology as it is used to classify and organize the diversity of life. There are different ways to define a species, but the most widely accepted one is the biological species concept, which defines a species as a group of organisms that can interbreed and produce viable offspring in nature. This definition is widely used in evolutionary biology and ecology to identify and classify living organisms.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">jenis</span>. Kebocoran berfungsi sebagai sinyal yang memaksa otak menjadi tidur, memungkinkan keseimbangan dipulihkan sebelum kerusakan sel menyebar lebih jauh.
</p>
<p>“Anda tidak ingin mitokondria Anda membocorkan terlalu banyak elektron,” kata Dr. Sarnataro. “Ketika mereka melakukannya, mereka menghasilkan molekul reaktif yang merusak sel.”
</p>
<h4>Neuron sebagai pemutus sirkuit</h4>
<p>Tim juga menemukan bahwa neuron khusus berperilaku seperti pemutus sirkuit: mereka memantau kebocoran elektron dari mitokondria dan memicu tidur begitu ambang kritis tercapai. Dengan mengubah bagaimana sel -sel ini mengelola energinya – baik meningkatkan atau mengurangi aliran elektron – para ilmuwan dapat secara langsung mengontrol jumlah tidur dalam lalat buah.
</p>
<p>Bahkan mengganti elektron dengan energi dari cahaya (menggunakan protein yang dipinjam dari mikroorganisme) memiliki efek yang sama: lebih banyak energi, lebih banyak bocor, lebih banyak tidur.
</p>
<p>Profesor Miesenböck mengatakan: “Kami mulai memahami apa itu Sleep, dan mengapa kami merasa perlu untuk tidur sama sekali. Terlepas dari beberapa dekade penelitian, tidak ada yang mengidentifikasi pemicu fisik yang jelas. Temuan kami menunjukkan bahwa jawabannya mungkin terletak pada proses yang memicu tubuh kami. Saat ini-dalam hal-hal lain yang membuat sel-sel. Kebocoran menjadi terlalu besar, sel -sel ini bertindak seperti pemutus sirkuit, tersandung sistem menjadi tidur untuk mencegah kelebihan beban. ”
</p>
<p>Temuan ini membantu menjelaskan hubungan terkenal antara metabolisme, tidur, dan umur. Hewan yang lebih kecil, yang mengonsumsi lebih banyak oksigen per gram berat badan, cenderung lebih banyak tidur dan hidup lebih pendek. Manusia dengan penyakit mitokondria sering mengalami kelelahan melemahkan bahkan tanpa tenaga, sekarang berpotensi dijelaskan oleh mekanisme yang sama.
</p>
<p>“Penelitian ini menjawab salah satu misteri besar biologi,” kata Dr. Sarnataro. “Mengapa kita membutuhkan tidur? Jawabannya tampaknya ditulis ke dalam cara sel -sel kita mengubah oksigen menjadi energi.”
</p>
<p>Referensi: “Asal Mitokondria Tekanan untuk Tidur” oleh Raffaele Sarnataro, Cecilia D. Velasco, Nicholas Monaco, Anissa Kempf dan Gero Miesenböck, 16 Juli 2025, <i>Alam</i>.<br />Doi: 10.1038/s41586-025-09261-y<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/mengapa-kita-perlu-tidur-ilmuwan-oxford-melacak-jawaban-untuk-mitokondria/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Praktik kuno meniup melalui cangkang keong dapat membantu mengobati kondisi tidur yang berbahaya</title>
		<link>https://bnbabel.com/praktik-kuno-meniup-melalui-cangkang-keong-dapat-membantu-mengobati-kondisi-tidur-yang-berbahaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 06:09:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cangkang]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[keong]]></category>
		<category><![CDATA[Kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Membantu]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati]]></category>
		<category><![CDATA[meniup]]></category>
		<category><![CDATA[Praktik]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bnbabel.com/praktik-kuno-meniup-melalui-cangkang-keong-dapat-membantu-mengobati-kondisi-tidur-yang-berbahaya/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah uji coba terkontrol acak kecil menunjukkan bahwa secara teratur meniup cangkang keong, praktik pernapasan yoga kuno yang dikenal sebagai Shankh Blowing, dapat meringankan gejala apnea tidur obstruktif (OSA). Kredit: <a class="read-more" href="https://bnbabel.com/praktik-kuno-meniup-melalui-cangkang-keong-dapat-membantu-mengobati-kondisi-tidur-yang-berbahaya/" title="Praktik kuno meniup melalui cangkang keong dapat membantu mengobati kondisi tidur yang berbahaya" itemprop="url">baca &#62;&#62;</a><p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/praktik-kuno-meniup-melalui-cangkang-keong-dapat-membantu-mengobati-kondisi-tidur-yang-berbahaya/">BN Babel</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div>
<figure id="attachment_491575" aria-describedby="caption-attachment-491575" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491575" class="wp-caption-text">Sebuah uji coba terkontrol acak kecil menunjukkan bahwa secara teratur meniup cangkang keong, praktik pernapasan yoga kuno yang dikenal sebagai Shankh Blowing, dapat meringankan gejala apnea tidur obstruktif (OSA). Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
<p><strong>Kelos bertiup kerang meredakan gejala apnea tidur dan meningkatkan kualitas tidur. Praktik ini dapat memberikan alternatif sederhana untuk mesin atau obat.</strong></p>
<div class="gmr-banner-insidecontent gmr-parallax">
<div class="rellax">
<div class="in-rellax"></div>
</div>
</div>
<p>Uji coba terkontrol acak kecil yang diterbitkan di <em>ERJ Open Research</em> menemukan bahwa individu yang berlatih meniup melalui cangkang keong selama enam bulan mengalami peningkatan dalam gejala apnea tidur obstruktif (OSA) mereka.
</p>
<p>OSA adalah gangguan tidur yang meluas di mana bernafas berulang kali berhenti pada malam hari karena obstruksi jalan napas. Ini terkait dengan dengkuran yang keras, tidur berkualitas buruk, dan kelelahan yang berlebihan di siang hari, dan itu meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, <span class="glossaryLink" aria-describedby="tt" data-cmtooltip="&lt;div class=glossaryItemTitle&gt;cardiovascular disease&lt;/div&gt;&lt;div class=glossaryItemBody&gt;Cardiovascular disease (CVD) encompasses a range of disorders affecting the heart and blood vessels, including coronary artery disease, heart attack, stroke, and hypertension. These conditions are primarily driven by atherosclerosis, a process where plaque builds up in the arterial walls, leading to narrowed or blocked arteries. Risk factors include smoking, unhealthy diet, lack of exercise, obesity, and genetic predisposition. CVD remains a leading cause of global mortality, emphasizing the importance of lifestyle changes, medical interventions, and preventive measures in managing and reducing the risk of heart-related illnesses.&lt;/div&gt;" data-gt-translate-attributes="({" attribute="" tabindex="0" role="link">penyakit kardiovaskular</span>dan stroke.
</p>
<p>Cong Shell Blowing, juga dikenal sebagai Shankh Blowing, telah menjadi praktik tradisional di India selama ribuan tahun. Studi ini mengungkapkan bahwa orang dengan OSA sedang yang terlibat dalam Shankh Blowing melaporkan tidur yang lebih baik, kewaspadaan yang lebih besar di siang hari, dan lebih sedikit gangguan pernapasan malam hari. Menurut para peneliti, praktik ini dapat mewakili pendekatan sederhana dan terjangkau untuk mengurangi gejala tanpa mengandalkan pengobatan atau perangkat medis.
</p>
<h4>Dibandingkan dengan pengobatan CPAP</h4>
<p>Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Krishna K Sharma di Eternal Heart Care Center dan Institut Penelitian di Jaipur, India. Dia menjelaskan: “Perawatan standar untuk OSA adalah mesin tekanan saluran napas positif yang berkelanjutan, atau CPAP, yang mencegah keruntuhan jalan napas dengan memberikan udara melalui facemask selama tidur. Meskipun sangat efektif, banyak pasien merasa tidak nyaman dan mengalami kesulitan menggunakannya secara konsisten.</p>
<figure id="attachment_491027" aria-describedby="caption-attachment-491027" style="width: 360px" class="wp-caption alignright"><figcaption id="caption-attachment-491027" class="wp-caption-text">Potret peneliti utama Dr Krishna K Sharma. Kredit: Krishna K Sharma / Erj Open Research</figcaption></figure>
</p>
<p>“Dalam praktik klinis saya, beberapa pasien melaporkan merasa lebih segar dan memperhatikan lebih sedikit gejala setelah secara teratur terlibat dalam peniup Shankh – teknik pernapasan yoga tradisional yang melibatkan menghembuskan napas ke dalam cangkang keong. Laporan ini mendorong kami untuk melakukan studi ilmiah untuk mengevaluasi dengan cermat apakah praktik kuno ini dapat memberikan pengobatan yang berguna bagi orang -orang dengan OSA.”
</p>
<p>Persidangan mendaftarkan 30 orang dengan OSA moderat, berusia 19 hingga 65, yang dievaluasi di Eternal Heart Care Center dan Institut Penelitian antara Mei 2022 dan Januari 2024. Peserta menjalani polisomnografi, tes yang mencatat aktivitas tidur sepanjang malam, dan menyelesaikan penilaian tentang kualitas tidur mereka dan kantuk di siang hari.
</p>
<h4>Kelompok Perawatan dan Pelatihan</h4>
<p>Peserta secara acak ditugaskan ke salah satu dari dua kelompok: 16 orang dilatih untuk berlatih meniup melalui cangkang keong, sementara 14 diinstruksikan dalam latihan pernapasan yang dalam. Orang Eacpolysomnographyh menerima shankh tradisional yang biasa digunakan dalam praktik yoga dan diajarkan teknik secara langsung di klinik oleh anggota tim studi sebelum memulai sesi di rumah. Mereka diminta untuk berlatih setidaknya selama 15 menit sehari, lima hari seminggu. Setelah enam bulan latihan yang konsisten, semua peserta dinilai kembali.</p>
<figure id="attachment_491574" aria-describedby="caption-attachment-491574" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491574" class="wp-caption-text">Conch Shell Blowing adalah latihan pernapasan yoga tradisional yang menghasilkan pernafasan dan getaran yang berkelanjutan, yang dapat memperkuat otot jalan napas bagian atas dan meningkatkan fungsi pernapasan. Kredit: Shutterstock</figcaption></figure>
</p>
<p>Hasilnya menunjukkan perbedaan yang jelas antara kedua kelompok. Mereka yang berlatih Shankh meniup melaporkan merasa 34% lebih sedikit mengantuk di siang hari, mengalami tidur yang lebih baik secara keseluruhan, dan memiliki empat hingga lima lebih sedikit episode apnea malam (jeda dalam pernapasan selama tidur) rata -rata dibandingkan dengan kelompok pernapasan yang dalam. Mereka juga mempertahankan kadar oksigen darah malam hari yang lebih tinggi.
</p>
<h4>Bagaimana Shankh Meniup Berhasil</h4>
<p>Dr Sharma mengatakan: “Cara shankh itu hancur sangat khas. Ini melibatkan inhalasi yang dalam diikuti oleh pernafasan yang kuat dan berkelanjutan melalui bibir yang kuat. Tindakan ini menciptakan getaran yang kuat dan resistensi aliran udara, yang kemungkinan besar menguatkan otot -otot jalan napas atas, termasuk losing dan langit -langit yang lembut – daerah -daerah yang sering runtuh selama orang -orang yang runtuh dengan orang -orang dengan orang -orang yang runtuh. Efek mekanis yang semakin merangsang dan mengencangkan otot -otot ini.</p>
<figure id="attachment_491026" aria-describedby="caption-attachment-491026" style="width: 777px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-491026" class="wp-caption-text">Gambar cangkang keong dan seorang peneliti yang menunjukkan praktik peniup Shankh. Kredit: Krishna K Sharma / Erj Open Research</figcaption></figure>
</p>
<p>“Untuk orang yang hidup dengan OSA, terutama mereka yang menganggap CPAP tidak nyaman, tidak terjangkau, atau tidak dapat diakses, temuan kami menawarkan alternatif yang menjanjikan. Shankh Blowing adalah teknik pernapasan sederhana dan berbiaya rendah yang dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi gejala tanpa perlu mesin atau obat.
</p>
<p>“Ini adalah studi kecil, tetapi kami sekarang merencanakan uji coba yang lebih besar yang melibatkan beberapa rumah sakit. Fase berikutnya akan memungkinkan kami untuk memvalidasi dan memperluas temuan kami dalam populasi yang lebih luas dan lebih beragam dan menilai bagaimana Shankh meniupkan kinerja dalam periode yang lebih lama. Kami juga ingin melakukan perbandingan pada perbandingan yang lebih menarik dalam perbandingan dengan tonus otot jalan napas, level oksigen, dan tidur lebih besar. Kami sangat tertarik pada perbandingan yang lebih menarik pada perbandingan. Bentuk OSA yang parah. “
</p>
<p>Profesor Sophia Schiza, Kepala Kelompok ERS tentang Tidur Bernafas, yang berbasis di University of Crete, Yunani, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan: “Apnea tidur obstruktif adalah penyakit umum di seluruh dunia. Kita tahu bahwa pasien OSA memiliki kualitas tidur yang lebih buruk, dan risiko yang lebih tinggi dari tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung. keparahan penyakit, masih ada kebutuhan untuk perawatan baru.
</p>
<p>“Ini adalah studi yang menarik yang menunjukkan praktik kuno meniup Shankh berpotensi menawarkan pengobatan OSA untuk pasien terpilih dengan menargetkan pelatihan otot. Sebuah studi yang lebih besar akan membantu memberikan lebih banyak bukti untuk intervensi ini, yang bisa bermanfaat sebagai pilihan pengobatan atau dalam kombinasi dengan perawatan lain pada pasien OSA yang dipilih.”
</p>
<p>Referensi: “Efisiensi Blowing Shankh pada apnep apnep sleep apnep apnea: uji coba kontrol acak” Sharma, 10 Agustus 2025, <em>ERJ Open Research</em>.<br />Doi: 10.1183/23120541.00258-2025<!--TrendMD v2.4.8-->
</p>
<p><b>Jangan pernah melewatkan terobosan: Bergabunglah dengan buletin ScitechDaily.</b>
</p>
</div>
<p><b>BN Babel</b></p>
<p>Baca lebih lanjut di <a href="https://bnbabel.com/praktik-kuno-meniup-melalui-cangkang-keong-dapat-membantu-mengobati-kondisi-tidur-yang-berbahaya/">BN Babel</a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!-- WP Optimize page cache - https://getwpo.com - page NOT cached -->
