BANGKA, BNBABEL.COM – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (DPMPTSPK UKM) Kabupaten Bangka hingga saat ini mencatat hingga akhir tahun 2022 ada sebanyak 2.647 tenaga kerja yang terserap di sejumlah perusahaan.
Kepala Dinas PMPTSPK UKM Bangka, Elius Gani menyebutkan dengan terus bertumbuhnya iklim investasi di daerah, tentunya akan mewujudkan banyak perputaran ekonomi di Kabupaten Bangka.
“Tentunya juga menciptakan lapangan kerja. Dari catatan kami sebanyak 2.647 orang penyerapan tenaga kerja secara formal di akhir tahun 2022, kemarin,” jelasnya, Selasa (7/3/2023).
Hingga saat ini, dikatakannya jenis investasi yang sangat diminati investor di Kabupaten Bangka, jatuh pada sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan.
Untuk nilai investasinya sendiri sebesar 1 triliun lebih. Disusul sektor industri makanan senilai 195 miliar dan perumahan properti dan perkantoran di angka 76 miliar.
Sementara untuk sektor pertambangan dengan nilai investasi sebesar Rp70 miliar.
“Ada 15 sektor. Tanaman pangan, perkebunan dan peternakan yang paling besar dengan nilai investasi Rp1 Triliun lebih, untuk jenis perkebunan sawit. Pertambangan malah diurutan ke 4 semua ada 15 sektor,” ungkap Elius.
Pasalnya, nilai investasi tersebut melampaui angka yang ditetapkan pemerintah pusat di tahun 2022
“Nilai investasi ini paling tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Ibnu/Rd)





