The Anrealage Show di PFW berpasangan robotika dengan detak jantung manusia

Petunjuk terletak pada undangan untuk pertunjukan landasan pacu Anrealage di Paris Fashion Week. Dikirim di samping tiket adalah jantung plastik merah kecil. Diaktifkan melalui tombol, itu bergetar lembut disertai dengan suara detak jantung yang lembut.

Demikian juga koleksinya. Ketika mereka berjalan di landasan pacu, berputar -putar meluncur dari pakaian yang bergelombang atas kemauan mereka sendiri seolah -olah mereka adalah makhluk hidup. Hal yang sama berlaku untuk tas Furry Feline-esque dengan ‘ekor’ metronomis yang dipeluk di lengan model yang tanpa sadar membelai muatan mereka saat mereka berjalan.

Di belakang sensor gerak dan teknologi kinetik yang tertanam dalam kain adalah startup robotika Yukai Engineering Inc. yang mendapat inspirasi dari produk robotika Qoobo – bantal robot terapi dengan ekor yang melambai dengan lembut ketika dibelai. Ide adalah bahwa mereka memberikan manfaat kesejahteraan yang sama dengan membelai hewan kehidupan nyata.

Baca juga  Gunung Berapi Mekanis Abad ke-18 Hidup Kembali Setelah 250 Tahun

Konsep ini mengingatkan robot Animaltronic Lovot yang ditampilkan dalam sebuah instalasi oleh label streetwear kultus Hiroshi Fujiwara FRGMT di Moncler’s Art of Genius Show yang berlangsung di London beberapa tahun yang lalu. Mereka awalnya dikandung selama pandemi untuk meniru hubungan manusia untuk orang -orang yang mengisolasi.

Cetakan koleksi adalah kemitraan dengan heralboni, dengan pangkalan-pangkalan di Tokyo dan di stasiun kampus Paris Innovation F. Perusahaan ini memberdayakan para seniman dengan disabilitas, 18 di antaranya menyusun karya seni yang dicetak ke kain dengan pra-printer yang berkelanjutan yang sesuai dengan pra-dan.

Heralbony menerima Penghargaan Inovasi pada tahun 2024 untuk pengalaman karyawan, keanekaragaman inklusi dan singa emas, kaca, singa untuk perubahan di THE 2025 Cannes Lions International Festival for Creativity.

Baca juga  Godzilla telah menginjak perang ember popcorn

Kunihiko Morinaga dari Anrealage telah lama menjadi pelopor dalam inovasi kain dan tahun lalu ia bekerja sama dengan Kuchofuku, seorang pelopor Jepang dalam pakaian ber-AC yang ber-AC untuk membuat potongan-potongan yang mendinginkan pemakainya melalui kipas tertanam.

Acara ini disuarakan oleh detak jantung yang dibuat dengan Thomas Bangalter dari Daft Punk yang melapisi ritme terhadap suara -suara yang dibuat oleh para seniman saat mereka menghasilkan cetakan.

Menurut Morinaga Anrealage, itu menandai pernyataan tentang apa artinya menjadi manusia di dunia yang semakin didominasi oleh kecerdasan buatan atau AI.

RisalahPos.com Network

BN Babel