BANGKA, BNBABEL.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangka mencatat sepanjang tahun 2023 atau terhitung dari bulan Januari hingga April mengalami sebanyak 48 kejadian bencana alam. Kejadian alam tersebut terdiri dari angin puting beliung, orang hilang, orang tenggelam hingga sambaran petir.
Sementara itu, di tahun 2021 BPBD Bangka mencatat ada 97 bencana alam dan untuk tahun 2022 terdapat 56 kasus bencana alam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Ridwan mengatakan jika melihat data diatas maka kejadian bencana alam yang terjadi di Bangka terhitung dari tahun 2021, 2022 hingga 2023 bulan April tercatat mengalami peningkatan.
“Dengan adanya peningkatan kasus bencana alam dari tahun tahun sebelumnya ini, maka sudah sepantasnya menjadi bahan evaluasi bagi kita,” tegasnya, Selasa (2/5/2023).
Oleh sebab itu melihat catatan bencana alam yang terjadi selama ini, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap selaku meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam lanjutan seperti angin puting beliung, kebakaran dan lainnya.
Kemudian Ridwan juga memberikan peringatan kepada warga agar menjalankan himbauan-himbauan yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah seperti untuk menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Dan apabila ingin meninggalkan rumah, dia mengingatkan agar warga untuk mematikan listrik yang mana bisa menyebabkan ada potensi kebakaran.
“Semoga ini menjadi bahan evaluasi dan masukan untuk masyarakat agar tetap selalu siap dan waspada dalam menghadapi datangnya bencana. Bagi rekan-rekan yang berprofesi sebagai nelayan harap waspada jika pergi melaut, karena dikhawatirkan ada angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba,” pungkasnya. (Ibnu/Rd)






